• Tidak ada hasil yang ditemukan

Respons Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Sabrang (Eleutherine Americana Merr.) Pada Beberapa Jarak Tanam Dan Berbagai Tingkat Pemotongan Umbi Bibit

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Respons Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Sabrang (Eleutherine Americana Merr.) Pada Beberapa Jarak Tanam Dan Berbagai Tingkat Pemotongan Umbi Bibit"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Grafik hubungan umur bertunas dengan pemotongan umbi bibit pada bawang sabrang
Grafik pertumbuhan jumlah daun dari perlakuan jarak tanam dapat dilihat pada Gambar 2
Tabel 3. Umur Berbunga dari Perlakuan Jarak Tanam dan Pemotongan Umbi Bibit pada Bawang  Sabrang
Tabel 6. Jumlah Umbi per Sampel  dari Perlakuan Jarak Tanam dan Pemotongan Umbi Bibit pada  Bawang Sabrang
+3

Referensi

Dokumen terkait

Parameter yang diamati adalah perkecambahan tanaman (hari), tinggi tanaman (cm), jumlah helaian daun (helai), jumlah anakan (buah), bobot basah umbi (gr), bobot kering umbi (gr),

Berdasarkan hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa Waktu aplikasi arang sekam berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah daun dan jumlah anakan tetapi tidak

Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun per tanaman, jumlah anakan per sampel, diameter umbi basah per sampel, diameter umbi kering per sampel, bobot basah umbi

Hasil analisis statisik menunjukan bahwa perlakuan jarak tanam dan pemotongan umbi bibit berpengaruh nyata pada jumlah anakan per rumpun umur 15 HST tetapi tidak

Hasil produksi yang diharapkan pada tanaman bawang sabrang yaitu umbi tanaman yang digunakan sebagai obat, pada pemberian kompos jerami padi sebanyak 0 kg/plot

Kombinasi antara konsentasi bio slurry dan pemotongan umbi bibit (SxP) tidak berpengaruh nyata terhadap semua pengamatan namun hasil berat umbi segar per petak tertinggi diperoleh

Pengamatan, parameter yang diamati adalah : tinggi bibit cm, diameter batang bibit mm, jumlah daun helai, panjang daun cm dan panjang akar cm HASIL DAN PEMBAHASAN Pengaruh Media Tanam

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pemberian berbagai jenis mulsa yang terbaik pada M2 yaitu mulsa jerami padi yang menghasilkan pengaruh nyata pada bobot basah umbi per rumpun