• Tidak ada hasil yang ditemukan

Model Pengendalian Demam Berdarah Dengue

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Model Pengendalian Demam Berdarah Dengue"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Korelasi Antarvariabel Bebas

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel temperatur, curah hujan, kelembaban udara dan penyinaran matahari yang mempengaruhi perubahan iklim secara serempak berpengaruh positif

Model prediksi kejadian DBD di Kota Yogyakarta menggunakan variasi 3 prediktor iklim yaitu curah hujan, hari hujan dan suhu pada time lag 1 dengan nilai korelasi diatas 57% -

Subsistem pertama ada- lah iklim yang mencakup berbagai faktor cuaca yang mempengaruhi kehidupan vektor meliputi curah hujan, suhu, kelembaban, dan CO2 yang berperan memberi

udara dengan kasus DBD di kota Sukabumi di tahun 2010-2015, tetapi tidak ada hubungan yang signifi ­ kan antara faktor iklim (curah hujan, dan kelembaban) dengan tingkat kejadian

Peubah iklim yang menentukan angka kejadian penyakit DBD adalah curah hujan atau selisih hujan dengan evapotranspirasi potensial sebagai unsur lengas, dan suhu udara sebagai

Model prediksi kejadian DBD di Kota Yogyakarta menggunakan variasi 3 prediktor iklim yaitu curah hujan, hari hujan dan suhu pada time lag 1 dengan nilai korelasi diatas 57% -

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh keadaan iklim meliputi curah hujan, temperature udara, kelembaban udara dan kecepatan angin terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue

Model prediksi kejadian DBD di Kota Yogyakarta menggunakan variasi 3 prediktor iklim yaitu curah hujan, hari hujan dan suhu pada time lag 1 dengan nilai korelasi diatas 57% -