• Tidak ada hasil yang ditemukan

Profil Penggunaan Obat Pada Pasien Rawat Jalan Jaminan Kesehatan Nasional (Jkn) Di Rsup H. Adam Malik Periode Oktober-Desember 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Profil Penggunaan Obat Pada Pasien Rawat Jalan Jaminan Kesehatan Nasional (Jkn) Di Rsup H. Adam Malik Periode Oktober-Desember 2014"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

55

DAFTAR PUSTAKA

Anief, M. (2004). Prinsip Umum dan Dasar Farmakologi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Halaman: 19-24,52-53.

Andrina, S. (2015). Profil Penggunaan dan Potensi Interaksi Obat Analgetika Di Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan Periode Mei - Juli 2014. Skripsi. Medan: Program Studi Sarjana Ekstensi Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara. Halaman: 38,45.

Bakri, T. K. (2011). Profil Peresepan Obat Pada Pasien Rawat Jalan Jamkesmas Dari Poli Kardiovaskular di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Periode Januari–Maret 2011. Skripsi. Medan: Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara. Halaman: 23-27.

Coylewright M, Keith C. F., MD. (2008). Assessment of Cardiovascular RiskFactors in Postmenopausal Women. Atlanta: Cardiology Division Emory University Chief Science Officer Association of Black. (51): 952.

Drugs.com. Diakses 5 Mei – 21 Mei 2015.

Erkadius. (2012). Klasifikasi Statistik Internasional Mengenai Penyakit Dan Masalah Kesehatan Terkait (International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problem) ICD-10 dan Penggunaannya. Padang: Akademi Perekam Dan Informasi Kesehatan. Halaman: 2-5.

Gitawati, R. (2008). Interaksi Obat dan Beberapa Implikasinya. Jakarta: Media Litbang kesehatan. 18 (1) : 175.

Isnaini, N. (2007). Analisis Utilisasi Resep Antibiotik Pasien Rawat Jalan Tingkat Pertama (RJTP) di Puskesmas Tebet Jakarta Selatan Tahun 2005. Jakarta: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional. 1(6): 268, 273.

Jas, A. (2008). Perihal Resep dan Dosis, Edisi kedua, Medan: Penerbit USU Press. Halaman 1-10.

(2)

56

Wilayah Kerja Puskesmas Mataram. Mataram: Media Bina Ilmiah 39. 1(8) : 1-2.

Joenoes, N.Z. (2001). Ars Prescribendi: Resep yang Rasional Edisi 2. Surabaya: Airlangga University Press. Halaman: 7, 13-14.

Katzung, B.G. 2004. “Farmakologi Dasar dan Klinik Edisi 10”.Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. Halaman: 1437-1438.

Krisna, A. (2014). Sekilas tentang ICD-10, Pengertian dan Manfaatnya. Diakses pada 25 Agustus 2015. http://inacbg.com/2014/02/icd-10.html

Menteri Kesehatan RI. (1990). Keputusan Menteri Kesehatan NOMOR 335/MENKES/Per/VII/1990 tentang Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik Sebagai Rumah Sakit kelas A. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Menteri Kesehatan RI. (2010). Keputusan Menteri Kesehatan NOMOR 02/MENKES/068/I/2010 tentang Kewajiban Menggunakan Obat Generik di Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Halaman: 1-2.

Menteri Kesehatan RI. (2005). Kebijakan Obat Nasional. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Menteri Kesehatan RI. (2006). Pharmaceutical Care Untuk Pasien Penyakit Jantung Koroner: Fokus Sindrom Koroner Akut. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Menteri Kesehatan RI. (2009). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Menteri Kesehatan RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Peneliti dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Menteri Kesehatan RI. (2014). Buku pegangan Sosialisasi jaminan kesehatan Nasional (JKN) dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Halaman: 10,16-19, 30-31.

Menteri Kesehatan RI. (2014). Pedoman Penerapan Formularium Nasional. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Halaman: 9-11.

(3)

57

Mercola. (2010). Antibiotic Alert: The Drug the Doctor Ordered Could Cause

Deadly Side Effect. Diakses pada 18 Agustus 2015.

Mutschler, E. (2007). Dinamika Obat Edisi Kelima. Bandung: Penerbit ITB. Halaman: 88-93, 634-635.

Nastiti, F.H. (2011). Pola Peresepan Dan Kerasionalan Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Balita di Puskesmas Kecamatan Jatinegara.Skripsi. Depok: Program Studi Sarjana Ekstensi Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia. Halaman: 38,45.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta. Halaman: 145-146.

Oktaviani, S. (2012). Masalah pada Lansia. Diakses pada 15 Juni 2015. http://oktavianisc.com/2012/05/masalah-pada-lansia.html

Rahmi, R., Retnosari A., dan Sudibyo S. (2010). Pengaruh Informasi Obat Kepada Dokter Terhadap Penurunan Kejadian Permasalahan Terkait Obat (PTO) Pada Pasien Penyakit Jantung Dan Pembuluh Darah di Apotek X Jakarta. Jakarta: Buletin Penelitian kesehatan. 38 (3): 155.

Presiden RI. (2009). Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit.

Sevilla, C. G. (2007). Research Methods. Quezon City: Rex Printing Company. Halaman: 42.

Sitepoe, M. Dr. (2007). Mendapatkan Harga Obat yang Wajar. Jakarta: DRh. Mangku Sitepoe. Halaman: 20-22.

Stockley, I.H. (2008). Stockley’s Drug Interaction. Edisi kedelapan. Great Britain: Pharmaceutical Press. Halaman: 1-9.

(4)

58

Tan, H.T., dan Rahardja, K. (2007). Obat-Obat Penting: Khasiat, Penggunaan dan Efek-Efek Sampingnya. Cetakan Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Halaman: 65-66.

Tatro, D.S. (2009). Drug Interaction Facts. San Carlos, California: A Wolters Kluwer Health Inc.

Timmerman, C. MM. (2009). Kewajiban Menulis Resep dan atau Menggunakan Obat Generik di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pemerintah dan Standar Pelayanan Medis. Tesis. Jakarta: Program Pasca Sarjana Universitas Kristen. Halaman: 33.

Wambrauw, J. (2006). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Dokter Dalam Penulisan Resep Sesuai Dengan Formularium Rumah Sakit Umum R.A. Kartini Jepara Tahun 2006. Tesis. Semarang: Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro. Halaman: 2-3.

World Health Organization. (1993). How to Investigate Drugs Use in Health Facilities (Selected drug use indicators). World Health Organization. Geneva. Halaman: 12-14.

World Health Organization. (2003). Introduction to Drug Utilization Research.Oslo:WHO International Working Group for Drug Statistics Methodology. 6(4): 8.

World Health Organization. (2005). International Statistical Classification of Disesase and Related Health Problems (ICD-10). World Health Organization. Geneva.

Yuliastuti, F., Punomo A., dan Sudjaswadi, R. (2013). Analisis Penggunaan Obat Pada Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman Yogyakarta Periode April 2009. Yogyakarta: Media Farmasi. 10(2): 106.

Referensi

Dokumen terkait

Kategori Drug Related Problems (DRPs) yang paling banyak terjadi pada pasien anak Demam Berdarah Dengue di Instalasi Rawat Inap rindu B RSUP Haji Adam Malik Medan

IDENTIFIKASI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) PADA PASIEN ANAK DEMAM BERDARAHDENGUE DI INSTALASI RAWAT INAP RINDU B RSUP HAJI ADAM MALIK MEDAN PERIODE OKTOBER 2014 - DESEMBER

IDENTIFIKASI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) PADA PASIEN ANAK DEMAM BERDARAHDENGUE DI INSTALASI RAWAT INAP RINDU B RSUP HAJI ADAM MALIK MEDAN PERIODE OKTOBER 2014 - DESEMBER

Kategori Drug Related Problems (DRPs) yang paling banyak terjadi pada pasien anak Demam Berdarah Dengue di Instalasi Rawat Inap rindu B RSUP Haji Adam Malik Medan

Tujuan: Untuk mengetahui profil penderita kanker payudara di departemen Ilmu Bedah RSUP Haji Adam Malik Medan dari Januari 2015 sehingga Desember 2015 dan mengetahui

Penelitian yang telah dilaksanakan berjudul “Prevalensi Kista Ovariu m di RSUP Haji Adam Malik Medan Periode Januari.. 2012 –

data rekam medik dengan kasus kista ovarium di RSUP Haji Adam Malik Medan.. periode Januari 2012 sampai dengan

Berdasarkan data yang didapatkan dari Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan, terlihat bahwa kepuasan pelanggan atas pelayanan rawat jalan di RSUP Haji