• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertumbuhan dan Produksi Bawang merah (Allium ascalonicum L.) Lokal Samosir Generasi M1V5 Hasil Iradiasi Sinar Gamma di Dataran Rendah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pertumbuhan dan Produksi Bawang merah (Allium ascalonicum L.) Lokal Samosir Generasi M1V5 Hasil Iradiasi Sinar Gamma di Dataran Rendah"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

42

DAFTAR PUSTAKA

Ambarwati.E dan P. Yudono. 2003. Keragaan Stabilitas Hasil Bawang Merah. Ilmu Pertanian. 10 (2) : 1-10

Aryanto, M. D., 2008. Pengembangan Teknologi Nuklir Untuk Meningkatkan Hasil Panen. Makalah. Jurusan Fisika FMIPA, Universitas Sebelas Maret, Surabaya.

BPS Sumatera Utara.2015.Produksi Cabai Besar, Cabai Rawit, dan Bawang Merah Tahun 2014. No. 50/08/12/Th. XVIII,

Badan Litbang Pertanian. 2011. Pemanfaatan Sinar Radiasi dalam Pemuliaan Tanaman.Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian 33 (1).

Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Majalengka. 2012. Budidaya Bawang Merah. www. Majalengkakab.go.id/pdf. [12 februari 2016].

Dinas Pertanian Yogyakarta. 2012. Standard Operating Procedure (SOP) Bawang

Merah Gunung Kidul. Dikutip dari [5 Februari 2016].

Dalmadi. 2010. Syarat Tumbuh Bawang Merah. [5 Februari2016].

Dyan, F. 2015. Pengujian Potensi Dosis Radiasi Sinar Gamma Terhadap Terjadinya Mutan Padi (Oryza sativaL.) Varietas Lokal Mentik Susu dan Umbul. Skripsi. Universitas Sebelas Maret. Surakarta

Hanafiah D.S, Trikoesoemaningtyas, S. Yahya dan D. Wirnas. 2010. Induced mutations by gamma ray irradiation to Argomulyo soybean variety (Glycine max (L) Merr). J.Nusantara Bioscience 2 (3) : 121-125

Hendro S, Yett, dan Ety. 2010. Pengaruh Iradiasi Sinar Gamma Terhadap Pertumbuhan Bawang merah.Balai Penelitian Hortikultura, Bogor.

Hervani, D., L. Syukriani, E. Swasti, dan Erbasrida. 2009. Teknologi Budidaya Bawang Merah pada Beberapa Media Tanam dalam POT di Kota Padang.Warta Pengabdian Andalas 15(22)

Irawan, A., Y. Jufri dan Zuraida. 2000. Pengaruh Pemberian Bahan Organik Terhadap Perubahan Sifat Kimia Andisol, Pertumbuhan dan Produksi Gandum (Triticum eastivum L.). Program Studi Agroteknologi Universitas Syiah Kuala. Banda aceh

Kochian LV. 1995. Celluler mechanism of aluminum toxicity and resistance in plant.Ann. Rev. Plant Physiol. Mol. Biol. 46: 237-260.

(2)

43

Leiwakabessy, F dan A. Sutandi. 1998. Pupuk dan Pemupukan. Jurusan Ilmu tanah. Fakultas Pertanian, IPB. Bogor

Melina, R. 2008. Pengaruh Mutasi Induksi Dengan Iradiasi Sinar Gamma Terhadap Keragaan Dua Spesies Philodendron (Philodendron bipinnatifidum cv. crocodile teeth dan P. xanadu).Skripsi. Fakultas Pertanian IPB. Bogor.

Mugiono, 2001. Pemuliaan Tanaman Dengan Teknik Mutasi. Puslitbang Teknologi Isotop dan Radiasi, Jakarta.

Maemunah dan Nuraeni.2006. Mutu Benih Nangka Pada Berbagai Tingkat Kemasakan dan Lama Penyimpanan. Prosiding Seminar Nasional Perbenihan 2005. Tadaluko University Pers

Nani, S dan A. Hidayat. 2005. Budidaya Bawang Merah. Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Bandung.

Niken, K dan I. Yuliana.2009.Pengembangan Varietas Apel Malang Dengan Induksi Mutasi Menggunakan Radiasi Sinar Gamma. Hibah Penelitian Strategis Nasional. Univesritas Brawijaya. Malang

Norfadzrin F, Ahmad HO, Shaharudin S, Rahman AD. 2007. A Preliminary study on gamma radiosensitivity of tomato (Lycopersicum esculentum) and okra (Abel moschus esculentus). International Journal of Agricultural Research 2(7) : 620-625.

Puspa, H.S., F.E. Sitepu., dan Mariati., 2015. Tanggap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Lokal Samosir Terhadap Varietas Lokal Samosir Terhadap Beberapa Dosis Iradiasi Sinar Gamma.J.Agroekoteknologi. 3 (1) : 221 – 228

Purba, R. 2014. Produksi Dan Keuntungan Usahatani Empat Varietas Bawang Merah Di Luar Musim (Off-Season) di kabupaten Serang, Banten. Agriekonomika 3 (1)

Rahayu, E dan Berlian. 1999. Bawang Merah. Penebar Swadaya. Jakarta.

Rabinowitch, H.D. and R. Kamenetsky.2002. Shallot (Allium cepa, Agregatum Group) edited by Rabinowitch, H.D. and L. Curah. Allium crop science: Recent advances. CAB International.p. 409-430.

Steenis, C., G., G., J. 2003. Flora Untuk Sekolah di Indonesia. Pradnya Paramita. Jakarta.

Sumarni dan Hidayat. 2005. Panduan teknis PTT Bawang merah No.3. Balai Penelitian Sayuran IPB.

(3)

44

Siwi, 1996.Pengaruh Radiasi Sinar Gamma (Co-60) Terhadap Beberapa Varietas Padi di Indonesia. Lembaga Pusat Penelitian TanamanPangan, Bogor. Steel, R.G.D dan J.H. Torrie. 1995. Prinsip dan Prosedur Statistik. Gramedia

Pustaka Utama. Jakarta.

Sinclair, P. 1988. The Botany of Onions.Australian Onion Grower. Vol 5:7-10 Sungkono. 2010. Seleksi Galur Mutan (Sorghum bicolor (L.) Moench) Untuk

Produktivitas Biji dan Bioetanol Tinggi di Tanah Masam Melalui Pendekatan Particitory Plant Breeding.Disertasi. Program Pasca Sarjana, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Syukur, M. S. Sujiprihati dan R. Yunianti. 2012. Teknik Pemuliaan Tanaman. Penebar Swadaya. Jakarta

Tim Penulis. 2006. Khasiat dan Pengolahan Bawang (Teori dan Praktek).

Wibowo, S. 2007. Budidaya Bawang Merah, Bawang Putih, dan Bawang Bombay Penebar Swadaya, Jakarta.

Zanzibar, M Dan D. J. Sudrajat. 2013.Prospek dan Aplikasi Teknologi Iradiasi Sinar Gamma Untuk Perbaikan Mutu Benih dan Bibit Tanaman Hutan.Balai Penelitian Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan. Bogor.

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa interaksi antara aksesi bawang merah dan pemberian dosis iradiasi sinar gamma berpengaruh tidak nyata terhadap parameter panjang

Iradiasi sinar gamma pada dosis 8 Gy dan 10 Gy menghasilkan tanaman bawang merah yang abnormal, pada dosis 12 Gy tanaman tidak dapat menghasilkan umbi dan hanya mampu

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium ascalonicum L.) lokal Samosir pada berbagai dosis belerang. Hasil penelitian

Adapun judul penelitian ini adalah “Eksplorasi dan Identifikasi Beberapa Aksesi Bawang Merah Lokal Samosir (Allium ascalonicum L.) di Pulau Samosir” yang merupakan syarat untuk

lokal samosir ( Allium ascalonicum L. ) sehingga dapat dikarakterisasi aksesi-aksesi varietas lokal bawang merah di wilayah Pulau Samosir juga dapat menyediakan

Perlakuan iradiasi sinar gamma dosis 3 Gy dan 6 Gy tidak berbeda nyata terhadap kandungan klorofil a bawang merah, namun berbeda nyata dengan dosis 0 Gy..

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dosis iradiasi sinar gamma terhadap keragaan beberapa varietas bawang merah dari benih TSS dibandingkan dengan varietas Bauji (benih dari

pemberian iradiasi sinar gamma pada umbi tanaman bawang merah berbeda sangat nyata menurunkan produksi di dosis 5 Gy dan 6 Gy, dapat dilihat dari parameter bobot segar