• Tidak ada hasil yang ditemukan

labsheets praktikum penelupan dengan zpa dan fiksasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "labsheets praktikum penelupan dengan zpa dan fiksasi"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Petunjuk Praktikum Teknologi Kimia Tekstil A. Maksud dan Tujuan

1. Mengetahui sumber-sumber diperolehnya zat warna alam 2. Menjelaskan tujuan proses fiksasi

3. Mampu melakukan proses pencelupan menggunakan zat warna alam

4. Mengetahui fungsi zat-zat kimia yang digunakan dalam proses pencelupan zat warna alam

5. Mampu menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja di laboratorium

B. Peralatan

1. Gelas piala 2. Pengaduk 3. Gelas Ukur

4. Kaki tiga dan Burner(Kompor spiritus) 5. Kasa Asbes

6. Thermometer

7. Timbangan (neraca analitis) 8. Pipet tetes

C. Bahan dan Zat Kimia

1. Kain birkolin dan kain sutera yang telah di mordanting 2. Ekstrak zat warna

3. Tawas 4. Tunjung 5. Kapur tohor

D. Resep

Ekstraksi Zat Warna Alam

Vlot : 1 : 10

Bahan Zat warna alam : 500 gr

Suhu : mendidih

Waktu : volume air menjadi setengah dari volume semula

Atau

Vlot : 1 : 5

Bahan Zat warna alam : 500 gr

Suhu : mendidih

Waktu : 2-3 jam volume air dipertahankan konstan

Resep pencelupan

Vlot 1:30 (menggunakan air larutan zat warna alam hasil proses ekstraksi) Larutan Fiksasi

Vlot : 1 : 40

Fiksasi Tawas : 70 gr/liter (larutan 1) Fiksasi Tunjung : 70 gr/liter (larutan 2) Fiksasi Kapur tohor : 70 gr/liter (larutan 3) Suhu : kamar

Praktikum 5 PENCELUPAN DENGAN ZAT WARNA ALAM PROSES PENCELUPAN DAN FIKSASI

Prodi: T. Busana

(2)

Petunjuk Praktikum Teknologi Kimia Tekstil E. Prosedur Kerja

Proses ekstraksi zat warna alam (pembuatan larutan celup)

1. Siapkan bahan ekstrak (sumber zat warna alam) seberat 500 gram

2. Potong kecil-kecil bahan agar proses ekstraksi pigmen warna dapat berlangsung optimal

3. Masukkan potongan bahan ke dalam panci perebusan dan tambahkan air sesuai vlot

4. Rebus bahan hingga volume air menjadi setangahnya (resep 1) atau selama 2 – 3 jam (resep 2)

5. Ambil larutan ekstraks dengan disaring

6. Setelah dingin larutan ekstrak siap digunakan untuk proses penceluan

Pembuatan larutan fiksasi

Larutan fiksasi tawas

- Masukkan tawas sesuai resep ke dalam gelas piala

- Tambahkan air sesuai resep dan lakukan pengadukan hingga tawas larut - Biarkan mengendap dan ambil larutan beningnya

Larutan fiksasi Tunjung

- Masukkan tunjung sesuai resep ke dalam gelas piala

- Tambahkan air sesuai resep dan lakukan pengadukan hinggatunjung larut - Biarkan mengendap dan ambil larutan beningnya

Larutan fiksasi kapur tohor

- Masukkan kapur tohor sesuai resep ke dalam gelas piala

- Tambahkan air sesuai resep dan aduk hingga kapur tohor larut - Biarkan mengendap dan ambil larutan beningnya

PROSES PENCELUPAN Pencelupan

1. Masukkan larutan ekstrak zat warna alam ke dalam gelas piala

2. Masukkan bahan kapas dan sutera ke dalam larutan celup (gelas piala)

3. Proses bahan selama 30 menit

4. Angkat bahan dan masukkan bahan ke dalam larutan fiksasi (tawas, tunjung dan kapur tohor)

5. Proses bahan selama 10 – 15 menit

6. Bilas dan cuci bahan

7. L:akukan proses pengeringan

8. Amati warna timbul pada masing-masing bahan setelah difiksasi

F. Diskusi

1. Sebutkan tujuan proses fiksasi

2. Sebutkan fungsi zat-zat kimia yang digunakan untuk proses pencelupan dengan zat warna alam!

Praktikum 5 PENCELUPAN DENGAN ZAT WARNA ALAM PROSES PENCELUPAN DAN FIKSASI

Prodi: T. Busana

Referensi

Dokumen terkait

Pada Tabel 4, terlihat bahwa apabila menggunakan pembasa kapur tohor (CaO) untuk mendapatkan koagulasi sempurna yakni terjadi endapan dan larutan yang tidak berwarna,

Lebih kurang 350 mg sampel yang ditimbang saksama, larutkan dalam asam klorida encer. Tambahkan larutan dengan natrium hidroksida hingga terbentuk kabut yang mantap, tambahkan 5 ml

Larutan PDA dituang dalam tabung reaksi, miringkan tabung tutup dengan kapas. Biarkan

Campurkan gula dan minyak sayur, aduk sampai rata dan tambahkan larutan mineral mix, kemudian masukkan susu skim dan tepung sedikit demi sedikit, aduk sampai kalis dan berbentuk

Pada larutan cuplikan ditambahkan setetes larutan asam sulfat, akan terjadi endapan putih yang larut dalam larutan amonium asetat pekat... Pada setetes larutan cuplikan

Lebih kurang 350 mg sampel yang ditimbang saksama, larutkan dalam asam klorida encer. Tambahkan larutan dengan natrium hidroksida hingga terbentuk kabut yang mantap, tambahkan 5 ml

Masukkan basis krim ke dalam mortir yang berisi zat aktif (kloramfenikol dan nipagin) aduk ad homogeny tambahkan parfum melati 0,02 gram aduk ad homogeny

Masukkan kuning telur sedikit demi sedikit lalu kocok hingga rata; 2 Tambahkan tepung terigu dan baking powder lalu diaduk dengan spatula; 3 Tambahkan minyak goreng dan aduk hingga