Berikut ini adalah Project Updates Hari Sabtu, 15 Oktober 2016 yang disarikan dari berbagai sumber. Untuk selengkapnya dapat berlangganan layanan khusus info tender proyek di www.tender-indonesia.com dengan menghubungi PT. Tender Indonesia,
Saudari Linagie (021-6247372) atau email : [email protected].
DAFTAR ISI :
1. PLTG TERBESAR SEGERA DIBANGUN DI BANTEN 2. 2017, 5.000 HUNIAN PRAJURIT TNI AKAN DIBANGUN 3. REKIND GARAP PIPA BAWAH LAUT KILANG BALONGAN 4. CITRAMITRA CITY PASARKAN ORIGAMI JUNCTION 5. DRY PORT BUTUH JALUR KERETA API
6. CIPUTRA BIDIK RP 1 TRILIUN DARI CITRA MAJA RAYA 7. STATISTIC TENDER IN SEVERAL PROVINCES 15 SEPTEMBER
2016
8. TOTAL UPDATE TENDER SABTU, 15 OKTOBER 2016 SEBANYAK 338 PROYEK TENDER
[KATEGORI : ELECTRICITY]
1. PLTG TERBESAR SEGERA DIBANGUN DI BANTEN
JAKARTA - Pembangkit listrik bertenaga gas terbesar di Indonesia dengan kapasitas total 1.350 megawatt (MW) bakal dibangun di Banten dalam kurun waktu lima tahun mendatang.
Rencana pembangunan tersebut tertuang dalam nota kesepahaman yang dilakukan antara PT Banten Global Development (BCD), badan usaha milik daerah (BUMD) Provinsi Banten dengan Australia Indonesia Business Council (AIBC).
Direktur Utama Banten Global Sudibyo. mengatakan, perusahaan milik daerah itu telah mempersiapkan lahan seluas 770 hektare di ujung Sungai Cisadane, Tangerang, Banten. Menurutnya, di wilayah tersebut akan dibangun kawasan industri yang di dalamnya terdapat pembangkit listrik tenaga gas (PLTG).
Sudibyo menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan studi kelayakan termasuk kesiapan legal untuk pembangunan pembangkit berbasis gas tersebut.
Proyek pembangkit itu bakal menjadi milik dari investor atau pengembang listrik swasta yang bekerja sama dengan Banten Global Development. Sementara itu, AIBC akan mengoordinasikan beberapa perusahaan swasta Australia sebagai investor.
"Sudah ada investornya yang berkomitmen membangun pembangkit listrik. Nanti pembangkit ini akan mendukung daerah ini menjadi daerah apapun yang akan dikembangkan," katanya.
Dia belum bersedia menyatakan siapa saja investor yang meminati pembangunan PLTG tersebut. Namun, investor sudah memiliki skema pembangunan PLTG dengan kapasitas jumbo itu.
Selain untuk memasok listrik di kawasan industri, Sudibyo menjelaskan, listrik dari pembangkit itu bisa juga dialirkan ke PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) guna memperkuat sistem kelistrikan daerah sekitar.
Dia menyatakan, nilai investasi proyek pembangkit itu diperkirakan mencapai US$ 1,3 miliar atau Rp 16,9 triliun. Dengan asumsi nilai investasi untuk tiap 1 MW adalah US$ 1 juta.
Pembangkit berbahan bakar gas ini bakal terdiri dari tiga unit dengan kapasitas masing-masing 450 MW. Saat ini, studi kelayakan dilakukan dan memakan waktu selama enam bulan.
Sudibyo mengatakan, studi kelayakan akan meliputi aspek teknis, komersial, legal dan operasional, "Kami akan konsultasi dengan konsultan yang ditunjuk AIBC yakni PwC, supaya studi kelayakan tidak hanya studi kelayakan komersial," tegas Sudibyo.
Selain itu, listrik yangdihasilkan dari PLTG tersebut diharapkan turut berkontribusi untuk memenuhi program pemerintah dalam proyek pembangkit listrik 35.000 MW.
STUDI KELAYAKAN
President AIBC Debnath Guharoy menjelaskan, sudah banyak investor baik dari Australia dan Indonesia yang berminat masuk dalam bisnis pembangkit listrik. Namun, katanya, para investor tersebut masih menunggu hasil dari uji kelayakan.
"Ada sebuah perusahaan lokal Indonesia yang berminat bangun pembangkit, mereka sudah mencari partner dari luar negeri. Setelah studi kelayakan selesai, para pihak yang tertarik baru bisa buat keputusan" kata Debnath.
Di sisi lain, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Azhar Lubis menjelaskan, penandatanganan nota kesepahaman merupakan langkah awal masuknya investasi di Indonesia. Dia berharap agar implementasi dari nota kesepahaman itu dapat segera terlaksana.
"Yang kami ingin lihat adalah realisasi investasinya. Mudah-mudahan setelah tandatangan (nota kesepahaman) dimulai kegiatan untuk realisasinya," kata Azhar.
Berdasarkan data BKPM, Australia berkontribusi sebesar 1,4% dari total investasi yang masuk ke Indonesia. Porsi terbesar realisasi investasi tersebut berasal dari sektor pertambangan 42%, sektor kelistrikan dan farmasi 39%, dan sisanya berasal dari gas dan air. KERJA SAMA AUSTRALIA DENGAN INDONESIA
Rencana pembangunan : 3 Unit PLTG Kapasitas : 3 x 450 Mw
Lokasi : Banten
Nilai investasi : Rp 16,9 triliun Pengembang : BDG dan Mitra
Sasaran konsumen listrik : Kawasan industri
[KATEGORI : PROPERTY]
2. 2017, 5.000 HUNIAN PRAJURIT TNI AKAN
DIBANGUN
JAKARTA - Pemerintah berencana membangun sekitar 5.000 unit hunian bagi anggota TNI/Polri tahun depan.
Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono mengatakan, rencana pembangunan itu akan direalisasikan dengan usulan pagu senilai Rp 390 miliar yang ada dalam RAPBN 2017.
"Alokasi Rp 390 miliar pada 2017 itu kurang lebih 5.000-an unit hunian bagi TNI/Polri di luar rusus [rumah khusus]," katanya.
Angka tersebut akan menambah hunian yang selama ini sudah dikerjakan. Sepanjang 2010-2016 sudah ada 146 unit hunian TNI/Polri yang dibangun. Pada 2014-2016, ada pembangunan 11.216 unit.
Pihaknya menyampaikan dalam pembahasan yang berlangsung tertutup dengan Komisi I DPR, ada keinginan untuk mengembalikan alokasi pengerjaan hunian TNI/Polri dari Kementerian PUPR ke lembaga masing-masing. Untuk rusus TNI/Polri di perbatasan masih akan tetap di PUPR.
[KATEGORI : MINING]
3. REKIND GARAP PIPA BAWAH LAUT KILANG
BALONGAN
JAKARTA - Perusahaan konstruksi. PT Rekayasa Industri mendapatkan proyek pembangunan fasilitas penerimaan minyak mentah di Kilang Balongan yang berlokasi di Indramayu, Jawa Barat senilai Rp 1,67 triliun.
Anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) itu menandatangani kerja sama proyek dengan PT Pertamina (Persero). Rekayasa Industri (Rekind) menjadi kontraktor pengerjaan engineering, procurement,
construction, installation and commissioning (EPCIC) untuk proyek
infastruktur penerimaan minyak mentah milik Pertamina. Rekind menggandeng InterMoor Pte. Ltd. untuk mengerjakan proyek tersebut. Infrastruktur tersebut terdiri dari pipa bawah laut, penambatan tanker (single point mooring/SPM) dan flushing system facilities untuk Kilang Balongan di Indramayu, Jawa Barat.
Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direktur Pengolahan Pertamina Rachmad Hardadi dan Direktur Utama Rekayasa Industri Jobi Triananda Hasjim disaksikan oleh Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto di kantor pusat Pertamina, Jakarta.
Rachmad berharap agar proyek itu dapat selesai tepat waktu yakni selama 23 bulan sehingga infrastruktur dapat selesai secara keseluruhan pada September 2018.
"Kami mengharapkan agar proyek ini dapat dilaksanakan oleh konsorsium dengan baik, tepat waktu, tepat budget (anggaran), dan tepat kualitas sehingga dapat cepat mendukung keandalan Kilang RU [refinery unit] VI Balongan," kata Hardadi.
Menurutnya, Pertamina telah memiliki infrastruktur penerimaan minyak mentah di Balongan. Namun, fasilitas tersebut tergolong tua dengan umur lebih dari 40 tahun sehingga perlu diperbaharui.
Pembangunan proyek yang berlokasi di Balongan, Indramayu, Jawa Barat tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas infrastruktur penerimaan minyak mentah yang semula berkapasitas 150.000 dead
weight tonnage (DWT) menjadi 165.000 DWT.
Selain itu, Rekind akan membangun jaringan ganda sepanjang 32 inci untuk pipa lepas pantai dan pipa darat, dan fasilitas flushing system. Fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas operasional bongkar muat minyak mentah.
Hardadi menambahkan, dengan terpilihnya Rekind sebagai pelaksana proyek maka dapat menciptakan sinergi badan usaha milik negara (BUMN).
Jobi menambahkan, Rekind bakal bekerja keras untuk mencapai target penyelesaian proyek. Dia mengatakan pihaknya akan mencuri start dalam pelaksanaan engineering. "Engineering nanti sekitar 3-4 bulan, terus procurement beberapa peralatan," kata Jobi.
Dia mengatakan proses konstruksi dapat dilakukan kurang lebih setahun sejak kontrak diteken.
Proyek ini akan mengintegrasikan teknologi SPM, Pipeline End Manifold (PLEM), Offshore Pipeline, Onshore pipeline dan receiving facility sebagai satu sistem yang beroperasi bersama.
Pembangunan proyek di industri migas lepas pantai dan darat menjadi salah satu keahlian dan kompetisi utama yang dimiliki oleh Rekayasa Industri.
[KATEGORI : PROPERTY]
4. CITRAMITRA CITY PASARKAN ORIGAMI
JUNCTION
JAKARTA - Ciputra Croup melalui proyek CitraMitra City Banjarbaru, Kalimantan Selatan yang dikembangkan di lahan 200 hektare sejak 2015 merilis area komersial pertama bernama Origami Junction.
General Manager Ciputra Croup Piter Simpony mengatakan, area Origami Junction ini diproyeksikan menjadi pusat gaya hidup baru di Kalimantan Selatan, khususnya di Banjarmasin dan Banjarbaru. Beberapa potensi bisnis yang bisa dikembangkan dalam proyek Origami Junction, antara lain pusat kuliner, fesyen, dan perlengkapan hobi, seperti olahraga dan gawai (gadget).
"Meski baru kami tawarkan dalam tahap pre-launch, ternyata minat masyarakat, baik pengusaha dan investor cukup besar terhadap produk ini. Saat ini sudah ada sekitar 20 orang konsumen yang menyatakan minatnya membeli unit. Sebagian besar melihat besarnya potensi bisnis di area komersial tersebut," katanya.
Piter mengatakan, unit ruang usaha Origami Junction akan dibangun secara terbatas. Perusahaan akan membangun mulai dari tipe luas bangunan/luas tanah 37/60 dengan harga mulai dari Rp 400 jutaan. Potensi kenaikan nilai investasi, dia mengklaim sangat besar karena memiliki pangsa pasar yang tinggi pula. Sementara itu, dari total 2.000 unit rumah yang drencanakan terbangun di CitraMitra City, sebanyak 300 unit rumah sudah rampung.
"Kami optimistis area komersial ini akan sukses dipasarkan mengingat tempat hangout baru di Kalimantan Selatan tidak banyak. Padahal,
lifestyle masyarakat di Kalimantan Selatan makin berkembang
mengikuti tren gaya hidup seperti kota-kota besar di Pulau Jawa," katanya.
Sementara itu, Piter menuturkan, sejak objek wisata keluarga Pasar Apoeng beroperasi, Origami Park dan Orgami Like semakin ramai dikunjungi masyarakat baik pada hari libur atau hari kerja.
[KATEGORI : INFRASTRUCTURE]
5. DRY PORT BUTUH JALUR KERETA API
JAKARTA - Pemerintah diimbau, guna melengkapi infrastruktur transportasi menuju lokasi pelabuhan kering atau dry port di Karawang dan Tangerang dimana hal tersebut berfungsi untuk menurunkan beban Pelabuhan Tanjung Priok.
Wakil Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Mahendra Kianto mengatakan setiap pembangunan dry port sangat memerlukan bentuk infrastruktur yang memadai.
"Menurut saya, kalau ada rencana pemerintah mau membangun dry
port di Tangerang, persiapkan juga infrastruktur kereta apinya. Seperti
di Cikarang," katanya.
Saat ini, sudah ada dry port yang dikelola oleh PT Gerbang Teknologi Cikarang atau Cikarang Dry Port (COP). Kawasan itu juga dilengkapi dengan infrastruktur langsung berupa kereta api kontainer yang mengangkut peti kemas dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju CDP. Sebelumnya, dia menilai rencana pemerintah mengerahkan pembangunan dry port di kawasan Tangerang, Banten harus didukung dengan pembangunan dry port di kawasan lain.
Menurutnya, ada tiga titik kawasan industri yang menggantungkan kebutuhan produksi dari pasokan bahan baku melalui Pelabuhan Tanjung Priok yaitu kawasan industri Karawang, Jawa Barat, kawasan industri Bogor (Cileungsi, Cibinong, dan Depok) serta kawasan industri di Tangerang, Banten.
Oleh karena itu, Mahendra mengusulkan agar pemerintah ikut mengembangkan jalur kereta api ringan atau light rapid transit (LRT) menuju kawasan Bogor agar bisa digunakan juga angkutan barang. Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap Pemerintah Jepang menggarap proyek revitalisasi jalur KA Jakarta-Surabaya. Revitalisasi jalur KA itu bisa menaikkan kecepatan rata-rata perjalanan KA lintas Jakarta-Surabaya dari 100 km per jam menjadi 200 km per jam.
"Kami sudah menyampaikan surat resmi kepada Pemerintah Jepang untuk dapat mengerjakan proyek ini. Secara pribadi, saya yakin teknologi Jepang tepat untuk proyek ini," katanya.
Luhut menyebutkan revitalisasi jalur KA Jakarta-Surabaya mampu memangkas jarak perjalanan kedua kota itu hanya dalam waktu 3,5 jam. Jalurnya akan berupa rel ganda (double track) yang memungkinkan untuk dimanfaatkan juga membantu operasi angkutan peti kemas dry port antara Jakarta-Semarang-Surabaya.
Dia juga menegaskan Jepang bisa melakukan alih teknologi dengan Indonesia. Hal itu disampaikan dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.
[KATEGORI : PROPERTY]
6. CIPUTRA BIDIK RP 1 TRILIUN DARI CITRA MAJA
RAYA
TANGERANG SELATAN - PT Ciputra Residence kembali menargetkan pendapatan penjualan sebesar Rp 1 triliun dari pemasaran Citra Maja Raya tahap II di Banten. Pengembangan tahap II seluas 300 hektare itu merangkum 1.500 unit rumah tapak dan sejumlah area komersial yang masih direncanakan.
GM Marketing PT Ciputra Residence Yance Onggo mengatakan, sejak 8 Oktober 2016 perusahaan telah membuka nomor unit pembelian atau NUP seharga Rp 2 juta. Hingga saat ini, tercatat sudah 1.100 NUP yang berhasil diserap pasar.
"Kami akan luncurkan secara resmi pada 26 November mendatang. Jadi, pembeli yang sudah mengambil NUP sudah dapat memilih unit," katanya.
Yance menuturkan, perusahaan menawarkan empat tipe hunian, yakni dengan luas bangunan/luas tanah 22/60, 27/72, 36/72, dan 36/108. Ciputra menjual dengan harga mulai dari Rp 149 juta hingga Rp 261 jutaan.
Pembangunan Citra Maja Raya tahap II akan dilakukan selama 24 bulan sejak awal 2017 untuk dapat diserahterimakan kepada konsumen pada awal 2019.
Yance menjelaskan, untuk pengembangan Citra Maja Raya tahap I seluas 430 ha sudah terjual lebih dari 7.000 unit dan 500 ruko dari 13 klaster yang sudah dipasarkan. Sejak 2015, perusahaan fokus merampungkan pembangunan tersebut.
"Itulah kenapa kami baru luncurkan akhir tahun ini, tahap 1 akan kami lakukan serah terima pada Januari 2017."
[KATEGORI : INFO TENDER]
7. STATISTIC TENDER IN SEVERAL PROVINCES 15
SEPTEMBER 2016
Sabtu, 15 Oktober 2016 ada 338 tender proyek yang disiarkan di
www.tender-indonesia.com
Menurut data sampling kami, dibeberapa Provinsi di Indonesia, yaitu Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Papua, Sulawesi Selatan, & Nusa Tenggara Timur terdapat beberapa tender seperti :
Sumatera Selatan; Agro, Farm & Fishery : 1 Civil Construction : 1
Electricity, Power Generation, Transmission, Distribution & Lighting : 3 Land Transportation & Services, Traffic Light & Signs : 1
Medical Equipment : 1 Kalimantan Timur; Books & Printing : 1 Civil Construction : 4
Electricity, Power Generation, Transmission, Distribution & Lighting : 1 Marine Transportation & Equipment, Docking, Port Equipment : 1 Mechanical Services & Underwater Work : 1
Papua; Others : 1
Sulawesi Selatan; Books & Printing : 1 Civil Construction : 5 Consultant : 4
Electricity, Power Generation, Transmission, Distribution & Lighting : 2 Medical Equipment : 2
Others : 1
Nusa Tenggara Timur; Civil Construction : 4
MICE, Advertising & Travel : 1
[KATEGORI : INFO TENDER]
8. TOTAL UPDATE TENDER SABTU, 15 OKTOBER
2016 SEBANYAK 338 PROYEK TENDER
Tender Update Hari Ini Sebanyak 338 Dengan Penender Terbanyak Oil, Gas & Electricity Dari PT PLN (Persero) Area Barabai Dengan 2 Tender, Diikuti Oleh PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Timur Dan Kalimantan Utara Dengan 2 Tender. Adapun beberapa tender menarik ialah : 1. Pengadaan Material Rutin Treatment Cooling Tower Gunung Salak
2017 (SODIUM) - Pemilik proyek : Indonesia Power.
2. Revitalisasi Mesin SWD 9TM 410 RR S/N 3329 Unit #2 di PLTD Karang Asam PT PLN (Persero) Sektor Pembangkitan Mahakam - Pemilik Proyek : PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Timur Dan Kalimantan Utara.
3. Pembangunan Jaringan Distribusi untuk Rehab Gardu Hubung Barabai di PT PLN (Persero) Area Barabai - Pemilik Proyek : PT PLN (Persero) Area Barabai.
Info Tender Indonesia Tanggal 15 Oktober 2016.
[KATEGORI : INFO TENDER]
9. INFORMASI TERKAIT PEMENANG LELANG TENDER
JAKARTA - Total pengumuman pemenang lelang tender berdasarkan data di www.tender-indonesia.com hari ini Tanggal 15 Okt. 16. ada 238 Perusahaan.
Berikut kami paparkan beberapa lelang tender menarik tersebut yakni; Civil Construction
1. Tender Award : Kota Surakarta
(Lelang Tender Pengadaan Mekanikal dan Elektrikal Pasar Klewer Barat Dinas Pengelolaan Pasar Kota Surakarta Tahun Anggaran 2016)
PT. Astoria Perkasa Nusantara, Harga Penawaran : Rp 16.569.736.000,00
2. Tender Award : Provinsi Kalimantan Barat
(Lelang Tender Peningkatan Struktur Jalan Dan Jembatan Pesaguan - Kendawangan (MYC))
PT. Deltamarga Adyatama, Harga Penawaran : Rp 52.684.680.000,00
3. Tender Award : Provinsi Kalimantan Barat
(Lelang Tender Peningkatan Jalan Dan Jembatan Nanga Tayap (Simp. Betenung) - Tumbang Titi (MYC))
PT. Strada Multiperkasa, Harga Penawaran : Rp 61.621.092.000,00
4. Tender Award : Provinsi Kalimantan Barat
(Lelang Tender Peningkatan Struktur Jalan Simpang Medang - Nanga Mau (MYC))
PT. Kencana Indah Inti Sejahtera, Harga Penawaran : Rp 49.934.211.000,00
5. Tender Award : Provinsi Kalimantan Barat
(Lelang Tender Peningkatan Struktur Jalan Dan Jembatan Nanga Pinoh (Simpang Tahlud) - Sayan (MYC))
PT. Kencana Indah Inti Sejahtera, Harga Penawaran : Rp 63.219.773.000,00
6. Tender Award : Provinsi Kalimantan Barat
(Lelang Tender Peningkatan Struktur Jalan Dan Jembatan Rawak - Nanga Taman - Nanga Mahap (MYC))
7. Tender Award : Provinsi Kalimantan Barat
(Lelang Tender Peningkatan Struktur Jalan Sambas - Subah - Ledo (MYC))
PT. Anugerah Karya Agra Sentosa, Harga Penawaran : Rp 53.576.345.000,00
8. Tender Award : Provinsi Kalimantan Barat
(Lelang Tender Peningkatan Struktur Jalan Dan Jembatan Ngabang - Serimbu (MYC)