i
DINAS KEPENDUDUKAN DAN
PENCATATAN SIPIL
KABUPATEN PURWOREJO
TAHUN 2017
PERUBAHAN
RENCANA STRATEGIS
(RENSTRA)
DINAS KEPENDUDUKAN DAN
PENCATATAN SIPIL
KABUPATEN PURWOREJO
TAHUN 20162021
D A F T A R I S I
Keputusan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo Nomor : 040.13/0553/2019 BAB I BAB II BAB III PENDAHULUAN ... ... 1.1 Latar Belakang ... 1.2 Landasan Hukum ... 1.3 Maksud dan Tujuan ... 1.4 Sistematika Penulisan ...
GAMBARAN PELAYANAN DINAS KEPENDUDUKAN DAN
PENCATATAN SIPIL KABUPATEN
PURWOREJO ...
2.1 Struktur Organisasi, Tugas dan Fungsi Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil Kabupaten
Purworejo ...
2.2 Sumber Daya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten
Purworejo ... 2.3 Kinerja Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Kabupaten Purworejo ... 2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo ...
ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI ...
3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten
1 1 2 4 5 7 7 21 32 40 43 43 44 47 49 51 1
BAB IV BAB V BAB VI BAB VII Purworejo...
3.2 Telaahan Visi, Misi dan Program Bupati dan Wakil Bupati Purworejo....
3.3 Telaahan Renstra Kementerian / Lembaga dan Renstra Instansi Terkait... ...
3.4 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup
Strategis ... ...
3.5 Penentuan Isi-Isu
Strategis ...
TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN
KEBIJAKAN ...
4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil Kabupaten
Purworejo ...
4.2 Strategi dan Kebijakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten
Purworejo ...
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA,
KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN
INDIKATIF ...
5.1 Rencana Program Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Kabupaten Purworejo Tahun
2016-2021 ...
5.2 Rencana Kegiatan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Kabupaten Purworejo Tahun
2016-2021 ...
INDIKATOR KINERJA PERANGKAT DAERAH MENGACU PADA
TUJUAN DAN SASARAN
RPJMD ... PENUTUP ... 52 52 54 56 56 56 73 75 2
...
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1LATAR BELAKANG Pembangunan daerah merupakan pemanfaatan sumberdaya yang dimiliki untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang nyata, baik dalam aspek pendapatan, kesempatan kerja, lapangan berusaha, akses terhadap pengambilan kebijakan, peningkatan dayasaing, maupun peningkatan indeks pembangunan manusia. Sedangkan perencanaan pembangunan daerah adalah suatu proses penyusunan tahapan tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan di dalamnya, guna pemanfaatan dan pengalokasian sumberdaya yang ada dalam rangka meningkatkan kesejahteraan social pada suatu lingkungan wilayah/daerah dalam jangka waktu tertentu.
Searah dengan upaya pembangunan daerah, Undangundang Nomor 32 tahun 2004 yang telah diubah dengan Undangundang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan Undangundang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, memberikan kewenangan bagi pemerintah daerah untuk menyusun sendiri rencana pembangunan yang akan dilaksanakan. Hal tersebut memberi peluang yang besar bagi pemerintah daerah dan perangkatnya untuk melaksanakan tugastugas Pemerintahan Umum sebagai tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan sumberdaya yang tersedia.
Dalam menjalankan tugastugas pemerintahan tersebut, Pemerintah Daerah wajib menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah, yang termuat baik dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Demikian halnya dengan Perangkat Daerah diharuskan untuk menyusun dokumen perencanaan pembangunan yang dimuat dalam dokumen Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah dan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah.
Isuisu terkait kependudukan merupakan tugas yang harus diselesaikan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo. Sebagai salah satu Perangkat Daerah di lingkungan
2
Pemerintah Kabupaten Purworejo maka urgensi perencanaan strategis menjadi penting untuk menjawab tantangan dan isuisu terkait pembangunan dan pengembangan bidang kependudukan dan pencatatan sipil. Oleh karenanya Renstra Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo disusun sebagai pedoman dan arah dalam pelaksanaan program dan kegiatan selama 5 (lima) tahun yaitu tahun 20162021.
Dengan diterbitkannya Undangundang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undangundang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, terjadi perubahan yang mendasar pada pelayanan Administrasi Kependudukan, sehingga dalam penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) Tahun 20162021 harus menyesuaikan dengan Undangundang tersebut. Dalam rangka percepatan pencapaian Visi Misi Bupati Purworejo periode 20162021 dan guna meningkatkan kinerja Organisasi Perangkat Daerah sebagai dasar pencapaian predikat SAKIP A, maka perlu adanya penyesuaian kegiatan agar selaras dengan tugas fungsi masingmasing Perangkat Daerah. . 1.2LANDASAN HUKUM Sebagai landasan hukum penyusunan Rencana Strategis ( Renstra 20162021 ) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo adalah:
1. Pasal 18 ayat (16) Undang –Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
2. UndangUndang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan DaerahDaerah Kabupaten Dalam Lingkungan Provinsi Jawa Tengah: 3. UndangUndang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
4. Undangundang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
5. Undangundang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan sebagaimana telah diubah dengan UndangUndang
3
Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan UndangUndang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan;
6. Undangundang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 20052025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);
7. Undangundang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga;
8. UndangUndang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah terakhir dengan UndangUndang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas UndangUndang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58);
9. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4871);
10. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015 2019 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 3); 11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang
Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
12. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Rencana Pembangunan Daerah;
13. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 3 Tahun 2008 tentang Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 20052025 (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 Nomor 3);
4
14. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 20132018 (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 Nomor 5, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 65);
15. Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 3 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 20052025 (Lembaran Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 2010 Nomor 3);
16. Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 27 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Purworejo Tahun 20112031 (Lembaran Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 2011 Nomor 27);
17. Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 3 Tahun 2012 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 2012 Nomor 3);
18. Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 12 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Purworejo Tahun 2016 – 2021.
19. Peraturan Daerah Kabupaten PurworejoNomor 1 Tahun 2017 tentang Perubahan Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Purworejo.
20. Peraturan Bupati Purworejo Nomor 64 Tahun 2017 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi, Serta Tata Kerja Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo;
1.3MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dari penyusunan Renstra Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo tahun 20162021adalah :
1. Memberikan gambaran kondisi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo dalam kurun waktu 5 (lima) tahun kedepan yang diwujudkan dalam penyelenggaraan pembangunan bidang kependudukan dan pencatatan sipil.
2. Memberikan acuan landasan yang kuat dan jelas bagi Dinas Kependudukan dan PencatatanSipil Kabupaten Purworejo dalam
5
menyelenggarakan program pembangunan dibidang kependudukan dan pencatatan sipil.
3. Sebagai bahan acuan dalam menyusun pertanggungjawaban kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo selama 1 (satu) tahun dalam bentuk Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP).
Tujuan dari penyusunan Renstra Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo tahun 20162021 adalah :
1. Menjelaskan visi, misi, tujuan dan sasaran, strategi dan kebijakan pembangunan bidang kependudukan dan pencatatan sipil yang akan dicapai dalam kurun waktu 5 (lima) tahun dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2021.
2. Sebagai dasar dalam penyusunan rencana kerja (Renja) Tahunan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo. 3. Memberikan pedoman dalam penyusunan instrument pengendalian,
pengawasan dan evaluasi pembangunan, khususnya di bidang kependudukan dan pencatatan sipil. 1.4 SISTEMATIKA PENULISAN BAB I PENDAHULUAN Memuat penjelasan umum mengenai Latar Belakang, Landasan Hukum, Maksud dan Tujuan, serta Sistematika Penulisan. BAB II GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH
Memuat Struktur Organisasi, Tugas, Fungsi, Sumber Daya, Kinerja Pelayanan, Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo.
BAB III ISUISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI Berisi tentang Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan. Telaahan Visi, Misi, dan Program Bupati Purworejo, Telaahan Renstra Kementerian Dalam Negeri, Telaahan Renstra DinpermasdesDukcapil Provinsi Jawa Tengah, Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis, dan Penentuan Isuisu Strategis.
6
BAB IV TUJUAN, SASARAN STRATEGI DAN KEBIJAKAN
Berisi tentang Tujuan dan Sasaran, serta Strategi dan Kebijakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan SipilKabupaten Purworejo.
BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF
Merupakan penjelasan rencana program, kegiatan, indikator kinerja, keluaran sasaran, dan pendanaan indikatif beserta sumbernya , baik yang berasal dari APBD II , APBD I,APBN dan sumber –sumber pendanaan lainnya yang sah , dalam periode 5 tahun dan tahunan.
BAB VI INDIKATOR KINERJA PERANGKAT DAERAH YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD
Berisi tentang Indikator Kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo yang secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai dalam lima tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung tujuan dan sasaran RPJMD.
BAB VII PENUTUP
Memuat kaidah pelaksanaan meliputi penjelasan antara lain , Renstra Perangkat Daerah merupakan pedoman dalam penyusunan Renja Perangkat Daerah, penguatan peran para stakholders dalam pelaksanaan Renja dan merupakan dasar evaluasi dan laporan pelaksanaan atas kinerja tahunan dan lima tahunan serta catatan dan harapan Kepala Perangkat Daerah lima tahun kedepan.
BAB II
GAMBARAN PELAYANAN DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN PURWOREJO
2.1 STRUKTUR ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN PURWOREJO 1. Struktur Organisasi
Struktur organisasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo sesuai Peraturan Bupati Purworejo Nomor 64 Tahun 2017 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi, Serta Tata Kerja Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo adalah sebagai berikut : a. Kepala Dinas b. Sekretariat membawahkan : 1) Subbagian Perencanaan dan Keuangan 2) Subbagian Umum dan Kepegawaian c. Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, membawahkan : 1) Seksi Identitas Penduduk 2) Seksi Pindah Datang Penduduk 3) Seksi Pendataan Penduduk d. Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil membawahkan : 1) Seksi Kelahiran 2) Seksi Perkawinan dan Perceraian 3) Seksi Perubahan Status Anak, Pewarganegaraan dan Kematian e. Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dan
Pemanfaatan Data , membawahkan : 1) Seksi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan 2) Seksi Pengolahan dan Penyajian Data 3) Seksi Kerjasama dan Inovasi Pelayanan f. UPT g. Kelompok Jabatan Fungsional Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas. Bidangbidang dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas. Subbagiansubbagian dipimpin oleh seorang Kepala Subbagian yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Sekretaris. Seksiseksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang yang bersangkutan. UPT dipimpin oleh seorang Kepala UPT yang berada
dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas. Kelompok jabatan fungsional dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior sebagai ketua kelompok dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas.
Adapun Bagan Struktur Organisasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo adalah sebagai berikut :
BAGAN ORGANISASI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN PURWOREJO
KEPALA
KELOMPOK JABATAN
SEKRETARIS
SUB BAGIAN PERENCANAAN
DAN KEUANGAN SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN
BIDANG PELAYANAN PENCATATAN SIPIL
SEKSI KELAHIRAN
SEKSI PERKAWINAN DAN PERCERAIAN
BIDANG PELAYANAN PENDAFTARAN KEPENDUDUKAN
SEKSI IDENTITAS PENDUDUK
SEKSI PINDAH DATANG PENDUDUK
SEKSI PENDATAAN PENDUDUK
UPT
SEKSI PERUBAHAN STATUS ANAK, PEWARGANEGARAAN DAN
BIDANG PENGELOLAAN INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN
SEKSI SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI
SEKSI PENGOLAHAN DATA DAN PENYAJIAN DATA
SEKSI KERJASAMA DAN INOVASI PELAYANAN
15
2. Tugas dan Fungsi
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo dibentuk melalui Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor : 1 Tahun 2017 tentang Perubahan Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Purworejo dan Peraturan Bupati Purworejo Nomor 64 Tahun 2017 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi, Serta Tata Kerja Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo, mempunyai tugas membantu Bupati melaksanakan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah dan tugas pembantuan yang diberikan kepada kabupaten di bidang kependudukan dan pencatatan sipil.
Dalam melaksanakan tugas pokok, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo menyelenggarakan fungsi : Perumusan kebijakan teknis bidang kependudukan dan
pencatatan sipil;
Pelaksanaan kebijakan bidang kependudukan dan pencatatan sipil;
Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan bidang kependudukan dan pencatatan sipil;
Pelaksanaan administrasi dinas bidang administrasi kependudukan dan pencatatan sipil;
Pelaksanaan koordinasi kegiatan dan kerjasama teknis dengan pihak lain dibidang administrasi kependudukan dan pencatatan sipil;
Pembinaan UPT dalam pelaksanaan kegiatan teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang tertentu;
Penyelenggaraan monitoring , evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugastugas bidang administrasi kependudukan dan pencatatan sipil;
Penyelenggaraan kesekretariatan DISDUKCAPIL;
Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsi.
Adapun tugas dan fungsi masingmasing struktur organisasi adalah sebagai berikut :
16
Mempunyai tugas mengkoordinasikan penyiapan perumusan kebijakan teknis dan menyelenggarakan tugastugas Bidang secara terpadu, melayani dan mengendalikan administrasi, yang meliputi perencanaan dan keuangan, serta umum dan kepegawaian.
Fungsi :
Pengkoordinasian penyiapan perumusan kebijakan teknis;
Pengkoordinasian penyelenggaraan tugastugas bidang secara terpadu;
Pengkoordinasian penyelenggaraan pelayanan dan pengendalian administrasi perencanaan dan keuangan. Pengkoordinasian penyelenggaraan pelayanan
dan pengendalian administrasi umum dan kepegawaian;
Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala DISDUKCAPIL sesuai dengan tugas dan fungsi.
Sekretariat membawahkan 2 Subbagian dengan tugas pokok masingmasing :
1) Subbagian Perencanaan dan Keuangan
Mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan dan melaksanakan kebijakan teknis, melayani dan mengendalikan administrasi di bidang perencanaan dan keuangan, yang meliputi koordinasi, penyusunan program, pengelolaan sistem informasi, evaluasi, pelaporan, pengelolaan keuangan, verifikasi, pembukuan dan akutansi di lingkungan DISDUKCAPIL, serta pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan tugas dan fungsi.
2) Subbagian Umum dan Kepegawaian
Mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan dan melaksanakan kebijakan teknis, melayani dan mengendalikan administrasi di bidang umum dan kepegawaian, yang meliputi pengelolaan administrasi kepegawaian, hukum, hubungan
17
masyarakat, organisasi dan tatalaksana, ketatausahaan, rumah tangga dan perlengkapan di lingkungan DISDUKCAPIL, serta pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan tugas dan fungsi.
b. Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk
Mempunyai tugas menyiapkan perumusan kebijakan teknis, membina, melaksanakan dan mengendalikan bidang pelayanan pendaftaran penduduk.
Fungsi :
Penyiapan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pelaksanaan dan pengendalian di Seksi Identitas Penduduk;
Penyiapan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pelaksanaan dan pengendalian di Seksi Pindah Datang Penduduk;
Penyiapan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pelaksanaan dan pengendalian di Seksi Pendataan Penduduk;
Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsi. Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk membawahkan 3 Seksi dengan tugas masingmasing :
1) Seksi Identitas Penduduk,
Mempunyai tugas meyiapkan bahan perumusan dan melaksanakan kebijakan teknis, serta melakukan pembinaan di seksi identitas penduduk, yang meliputi :
menyusun dan melaksanakan rencana dan program kerja di seksi identitas penduduk;
mengumpulkan, mengolah, analisa data dan informasi di seksi identitas penduduk;
menyusun bahan petunjuk teknis di seksi identitas penduduk;
18
menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi di seksi identitas penduduk;
melaksakan verifikasi dan vasilidasi syaratsyarat permohonan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik dan Kartu Keluarga (KK);
melayani penerbitan dokumen kependudukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik dan Kartu Keluarga (KK);
melayani penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik bagi petugas rahasia khusus (reserse dan intelijen);
mendokumentasikan hasil pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil;
menjamin kerahasiaan dan keamanan data hasil pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil;
menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi di seksi identitas penduduk;
menyampaikan saran dan bahan pertimbangan kepada Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk di seksi identitas penduduk;
melaksanakan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas di seksi identitas penduduk;
melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk sesuai dengan tugas dan fungsi.
2) Seksi Pindah Datang Penduduk
Mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan dan melaksanakan kebijakan teknis, serta melakukan pembinaan di seksi pindah datang penduduk , yang meliputi:
menyusun dan melaksanakan rencana dan program kerja di seksi pindah datang penduduk;
mengumpulkan, mengolah, analisa data dan informasi di seksi pindah datang penduduk;
menyusun bahan petunjuk teknis di seksi pindah datang penduduk;
menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi di seksi pindah datang penduduk;
melaksanakan pendaftaran penduduk datang dan pindah antar kabupaten, povinsi dan negara;
melaksanakan verifikasi dan validasi syaratsyarat permohonan penduduk pindah/datang;
19
melayani penerbitan dokumen Surat Keterangan Pindah/Datang;
mendokumentasikan hasil mobilitasi kependudukan;
menjamin kerahasiaan dan keamanan data hasil mobilitasi kependudukan;
menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi di seksi pindah datang penduduk;
menyampaikan saran dan bahan pertimbangan kepada kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk di Seksi Pindah Datang Pergi;
melaksanakan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas Seksi Pindah Datang Penduduk;
melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk sesuai dengan tugas dan fungsi.
3) Seksi Pendataan Penduduk
Mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan dan melaksanakan kebijakan teknis, serta melakukan pembinaan di seksi pendataan penduduk, yang meliputi :
Menyusun dan melaksanakan rencana dan program kerja di seksi pendataan penduduk;
Mengumpulkan, mengolah, analisa data dan informasi di seksi pendataan penduduk;
Menyusun bahan petunjuk teknis di seksi pendataan penduduk;
Menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi di seksi pendataan penduduk;
Menyampaikan saran dan bahan pertimbangan kepada Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk di seksi pendataan penduduk;
Melaksanakan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas di seksi pendataan penduduk;
melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk sesuai dengan tugas dan fungsi.
20
Mempunyai tugas menyiapkan perumusan kebijakan teknis, membina, melaksanakan dan pengendalian bidang pencatatan sipil yang meliputi kelahiran, perkawinan dan perceraian seta perubahan status anak pewarganegaraan dan kematian.
Fungsi :
penyiapan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pelaksanaan dan pengendalian di Seksi Kelahiran; penyiapan perumusan kebijakan teknis,
pembinaan, pelaksanaan dan pengendalian di Seksi Perkawinan dan Perceraian;
penyiapan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pelaksanaan dan pengendalian di Seksi Perubahan status Anak, Pewarganegaraan dan Kematian;
pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala DISDUKCAPIL sesuai dengan tugas pokok dan fungsi.
Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil membawahkan 3 seksi dengan tugas masingmasing :
1) Seksi Kelahiran
Mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan dan melaksanakan kebijakan teknis, serta melakukan pembinaan di seksi kelahiran, yang meliputi :
menyusun dan melaksanakan rencana dan program kerja di seksi kelahiran;
mengumpulkan, mengolah, analisa data dan informasi di seksi kelahiran;
menyusun bahan petunjuk teknis di seksi kelahiran;
menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi di seksi kelahiran;
mencatat kelahiran;
melaksanakan pembetulan dan pembatalan akta pencatatan sipil;
menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi di seksi kelahiran;
menyampaikan saran dan bahan pertimbangan kepada Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil di seksi kelahiran; evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas di seksi kelahiran;
21
melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil sesuai dengan tugas dan fungsi.
2) Seksi Perkawinan dan Perceraian
Mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis, serta melakukan pembinaan di seksi perkawinan dan perceraian, yang meliputi :
menyusun dan melaksanakan rencana dan program kerja di seksi perkawinan dan perceraian;
mengumpulkan, mengolah, analisa data dan informasi di seksi perkawinan dan perceraian;
menyusun bahan petunjuk teknis di seksi perkawinan dan perceraian;
menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi di seksi perkawinan dan perceraian;
mencatat perkawinan; mencatat perceraian;
menyampaikan saran dan bahan pertimbangan kepada Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil di seksi perkawinan dan perceraian;
melaksanakan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas di seksi perkawinan dan perceraian;
melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil sesuai dengan tugas dan fungsi.
3) Seksi Perubahan Status Anak,Pewarganegaraan dan Kematian. Mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis, serta melaksanakan pembinaan di seksi perubahan status anak, pewarganegaraan dan kematian, yang meliputi :
menyusun dan melaksanakan rencana dan program kerja di seksi perubahan status anak, pewarganegaraan dan kematian;
mengumpulkan, mengolah, analisa data dan informasi di seksi perubahan status anak, pewarganegaraan dan kematian;
menyusun bahan petunjuk teknis di seksi perubahan status anak,pewarganegaraan dan kematian;
22
menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi di seksi perubahan status anak,pewarganegaraan dan kematian; mencatat perubahan status anak;
mencatat perubahan status kewarganegaraan; mencatat kematian;
menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi di seksi perubahan status anak,pewarganegaraan dan kematian; menyampaikan saran dan bahan pertimbangan kepada
Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil di seksi perubahan status anak,pewarganegaraan dan kematian;
melaksanakan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas di seksi perubahan status anak,pewarganegaraan dan kematian; melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil sesuai dengan tugas dan fungsi.
d. Bidang Pengelolaan informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data
Mempunyai tugas menyiapkan perumusan kebijakan teknis, membina, melaksanakan dan mengendalikan bidang sistem informasi kependudukan, pengolahan dan penyajian data kependudukan serta kerjasama dan inovasi pelayanan.
Fungsi :
penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis Seksi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan; penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis Seksi Pengolahan dan Penyajian Data Kependudukan; penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis Seksi Kerjasama Dan Inovasi Pelayanan; pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala DISDUKCAPIL sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. 1) Seksi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan
Mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan dan melaksanakan kebijakan teknis, serta melakukan pembinaan di
23
seksi sistem informasi administrasi kependudukan, yang meliputi :
menyusun dan melaksanakan rencana dan program kerja di seksi sistem informasi administrasi kependudukan;
mengumpulkan, mengolah, analisa data dan informasi di seksi sistem informasi administrasi kependudukan;
menyusun bahan petunjuk teknis di seksi sistem informasi administrasi kependudukan;
menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi di seksi sistem informasi administrasi kependudukan;
mengelola data di seksi sistem informasi administrasi kependudukan;
melaksanakan penyebarluasan (diseminasi)/penyajian data di seksi sistem informasi administrasi kependudukan kepada instansi terkait, baik tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat;
melaksanakan analisis data di seksi sistem informasi administrasi kependudukan;
menyampaikan saran dan bahan pertimbangan kepada Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data di seksi sistem informasi administrasi kependudukan;
melaksanakan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas di seksi sistem informasi administrasi kependudukan;
melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data sesuai dengan tugas dan fungsi.
2) Seksi Pengolahan Dan Penyajian Data Kependudukan
Mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan dan melaksanakan kebijakan teknis, serta melakukan pembinaan di seksi pengolahan dan penyajian data kependudukan, yang meliputi :
menyusun dan melaksanakan rencana dan program kerja di seksi pengolahan dan penyajian data kependudukan;
mengumpulkan, mengolah, analisa data dan informasi di seksi pengolahan dan penyajjian data kependudukan;
24
menyusun bahan petunjuk teknis di seksi pengolahan dan penyajian data kependudukan;
menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi di seksi pengolahan dan penyajian data kependudukan;
mengkaji dan mengembangkan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK);
mengelola dan memelihara perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware) Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK);
menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi di seksi pengolahan dan penyajian data kependudukan;
menyampaikan saran dan bahan pertimbangan kepada Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data di seksi pengolahan dan penyajian data kependudukan;
melaksanakan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas di seksi pengolahan dan penyajian data kependudukan;
melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data sesuai dengan tugas dan fungsi.
3) Seksi Kerjasama Dan Inovasi Pelayanan
Mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan dan melaksanakan kebijakan teknis serta melakukan pembinaan di seksi kerjasama dan inovasi pelayanan, yang meliputi :
menyusun dan melaksanakan rencana dan program kerja di seksi kerjasama dan inovasi pelayanan;
mengumpulkan, mengolah, analisa data dan informasi di seksi kerjasama dan inovasi pelayanan;
menyusun bahan petunjuk teknis di seksi kerjasama dan inovasi pelayanan;
menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi di seksi kerjasama dan inovasi pelayanan;
menyampaikan saran dan bahan pertimbangan kepada Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi
25
Kependudukan dan Pemanfaatan Data di seksi kerjasama dan inovasi pelayanan;
melaksanakan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas di seksi kerjasama dan inovasi pelayanan;
melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data sesuai dengan tugas dan fungsi.
e. UPT
UPT berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala DISDUKCAPIL
UPT dipimpin oleh Kepala UPT f. Kelompok Jabatan Fungsional
Kelompok jabatan Fungsional berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala DISDUKCAPIL.
Kelompok jabatan Fungsional dipimpin oleh seorang fungsional senior yang ditunjuk diantara tenaga fungsional sebagai ketua kelompok dan bertanggungjawab kepada Kepala DISDUKCAPIL Kelompok jabatan fungsional terdiri dari sejumlah tenaga
fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang keahliannya.
Jumlah jabatan fungsional ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja.
Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas sesuai dengan Jabatan Fungsional masing masing berdasarkan peraturan perundang undangan yang berlaku.
2.2 SUMBER DAYA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN PURWOREJO
Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo didukung sumber daya yang berupa sumber daya manusia, asset/modal, dan unit usaha pelayanan administrasi kependudukan.
26
Sumber daya manusia yang dimiliki berupa jumlah pegawai/karyawan yang meliputi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sejumlah 85 orang dan Non PNS sejumlah 30 orang. Karyawan non PNS sangat diperlukan untuk menunjang pelayanan khususnya di Kecamatan sehubungan dengan tidak diisinya pejabat pada UPT PAK di 16 Kecamatan. Penggajian karyawan tersebut dianggarkan melalui APBD Kabupaten Purworejo yang tertuang dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Adapun penjelasan jumlah PNS pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil adalah sebagai berikut : a. Jumlah pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sesuai dengan Pangkat dan Golongan adalah sebagai berikut : 1) Pembina Utama Muda/Ivc : 1 orang 2) Pembina TK.I/ IVb : orang 3) Pembina / IVa : 2 orang 4) Penata TK.I / IIId : 9 orang 5) Penata / III/c : 3 orang 6) Penata Muda TK I / IIIb : 10 orang 7) Penata Muda / IIIa : 16 orang 8) Pengatur TK II/ IId : 7 orang 9) Pengatur / IIc : 21 orang 10) Pengatur Muda TK.I / IIb : 1 orang 11) Pengatur Muda / IIa : 2 orang Jumlah = 72 orang b. Jumlah pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang menduduki Jabatan Struktural / Fungsional adalah sebagai berikut : 1) Kepala Dinas , Eselon II.b : 1 orang 2) Sekretaris , Eselon III.a : 1 orang 3) Kabid, Eselon III.b : 2 orang 4) Kasubbag / Kasi , Eselon IVa : 10 orang 5) Pejabat Fungsional Arsiparis : 2 orang 6) Pejabat Fungsional Pranata Komputer : 13 orang 7) Pelaksana/Staf : 43 orang Jumlah = 72 orang
c. Jumlah Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menurut Pendidikan adalah sebagai berikut :
1) Pendidikan Formal
27 SLTP : orang SLTA : 37 orang SARJANA MUDA/D1 : 1 orang SARJANA MUDA / DIII : 17 orang SARJANA /DIV : 12 orang S2 : 4 orang S3 : 1 orang Jumlah = 72 orang 2) Pendidikan Kedinasan ADUM /DIKLAT PIM IV : 7 orang SPAMA/ DIKLAT PIM III : 3 orang DIKLAT PIM II/SPAMEN : 1 orang 2. Asset/Modal
Sumber daya berupa asset/modal yang dimiliki oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo dapat dibedakan menjadi 2, yaitu dari segi asal sumber dana (perolehannya) dan persebarannya (lokasi keberadaan asset).
Dari segi asal sumber dana (perolehannya) dapat dibedakan menjadi 2 yaitu asset yang bersumber dari anggaran APBN dan Asset yang bersumber dari dana APBD II. Sedangkan dari segi persebarannya dibedakan menjadi dua yaitu asset yang ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo dan asset yang ada pada 16 Kecamatan dalam rangka mendukung pelayanan.
Dukungan asset dan sarana prasarana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo secara garis besar dapat dijelaskan sebagai berikut : Aset yang berasal dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kendaraan dinas roda empat = 5 unit Kendaraan dinas roda dua = 24 unit Komputer/PC = 48 unit Laptop = 11 unit Notebook = 8 unit Aset lainnya = 1.223. Dukungan asset dan sarana prasarana penunjang pelayanan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo, dapat dilihat pada tabel 2.1 dibawah ini :
28
Tabel 2.1.
Aset dan Sarana Prasarana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo per 31 Desember 2018
KOD
E NAMA BARANG JUMLAH BARANG NILAI (Rp)
ASET TETAP 13.195.686.983,75 01 Tanah 1.111.021.500,00 Tanah 2 1.111.021.500,00 02 Peralatan dan Mesin 6.778.234.625,00 2 Alatalat besar 0 0,00 3 Alatalat angkutan 29 1.661.136.433,00 4 Alatalat bengkel dan alat ukur 4 62.324.848,00 5 Alat pertanian 7 16.581.887,00 6 Alat kantor dan rumah tangga 1.260 4.924.682.545,00 7 Alat studio dan alat komunikasi 10 46.848.912,00 8 Alatalat kedokteran 0 0,00 9 Alat laboratorium 0 66.660.000,00 10 Alatalat persenjataan/keamanan 0 0,00 03 Gedung dan bangunan 5.195.841.258,75 11 Bangunan gedung 6 5.195.841.258,75 12 Monumen 0 04 Jalan, Irigasi, dan Jaringan 110.589.600,00 13 Jalan dan jembatan 0 14 Bangunan air/irigasi 0 15 Instalasi 6.220.000,00 16 Jaringan 6 104.369.600,00 05 Aset tetap lainnya 0,00 17 Buku dan perpustakaan 0 0,00 18 Barang bercorak 0 0,00
29 kebudayaan 19 Hewan dan ternak serta tanaman 0 0,00 06 Konstruksi dalam pengerjaan ASET LAINNYA 272.468.044,00 07 Aset lainnya 20 Aset kondisi rusak berat 272.468.044,00 21 Aset yang dimanfaatkan pihak lain 22 Aset renovasi 23 Aset tidak berujud Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa total asset per 31 Desember 2018 sebesar Rp.13.195.686.983,75 terdiri dari : No Nama barang Jumlah barang 2017 a Tanah 1.111.021.500,00 b Peralatan dan mesin 6.778.234.625,00 c Gedung dan bangunan 5.195.841.258,75 d Jalan irigasi dan bangunan 110.589.600,00 e Aset lainnya 272.468.044,00 3. Unit Usaha Pelayanan
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo mempunyai 3 Unit Pelayanan yaitu pelayanan pendaftaran penduduk, pelayanan pencatatan sipil dan pelayanan informasi kependudukan.
a. Pelayanan Pendaftaran Penduduk
Pelayanan pendaftaran penduduk meliputi pelayanan Kartu Keluarga (KK), pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP el), pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA), dan pelayanan Surat Pindah Datang.
Mengenai persyaratan pelayanan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :
1) Pencatatan Biodata Penduduk / Penerbitan NIK untuk bayi lahir
KK orangtua asli
Keterangan Kelahiran dari Penolong Kelahiran (dokter/bidan/lainnya)
30
2) Pencatatan Biodata Penduduk / Penerbitan NIK selain Bayi Lahir
Mengisi formulir tidak memiliki Dokumen Kependudukan (diketahui RT, RW dan Desa/Kelurahan)
Dokumen yang dimiliki (Ijazah, Akte Kelahiran, KK dan atau KTP lama, dll) 3) Kartu Keluarga (KK) Kartu Keluarga karena kelahiran : KK asli Mengisi biodata F1.07 Pengantar RT dan Desa/Kelurahan Kartu Keluarga Hilang : Surat Kehilangan dari Kepolisian Fotocopy KTPel Kartu Keluarga Rusak : KK yang rusak Fotocopy KTP – el Kartu Keluarga karena kedatangan : KK asli Surat Pindah KTP asli si pendatang Kartu Keluarga Pindah : KK asli Surat Pindah Kartu Keluarga orang asing Pasport Surat dari Polres KITAP (Kartu Ijin Tinggal Tetap) dari Imigrasi Mengisi formulir F1.01 ontuk orang asing Mengisi biodata penduduk orang asing Fotocopy Ijazah 4) Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTPel) KTPel baru : Telah berusia 17 tahun, sudah kawin, atau pernah kawin
31 Fotocopy KK Pasport (untuk WNA) KITAP (Kartu Ijin Tinggal Tetap untuk WNA) Mengisi formulir permohonan KTPel Luar Domisili : Mengisi Formulir Permohonan Tidak melakukan perubahan data Fotocopy KK KTPel rusak : Membawa KTP yang rusak Fotocopy KK Surat pernyataan penyebab terjadinya kerusakan diketahui Desa/Kelurahan KTPel Hilang : Membawa Surat Kehilangan dari Kepolisian Fotocopy KK KTP perubahan elemen data : KTP asli KK asli Mengisi F1.05 Data dukung untuk perubahan KTP orang asing : Pasport KITAP (Kartu Ijin Tinggal Tetap) Surat Keterangan dari Polres Fotocopy KK 5) Kartu Identitas Anak (KIA) bagi anak WNI Fotocopy Akta Kelahiran Fotocopy KK dan KTP orang tua Pas Foto berwarna ukuran 4X6 (untuk anak > 5 tahun) Untuk anak 05 tahun tidak menggunakan pas foto 6) SKTT ( Surat Keterangan Tinggal Terbatas ) Pasport KITAS ( Kartu Ijin Tinggal Terbatas) Surat Keterangan dari Polres 7) Pindah bagi WNI KK asli KTPel asli Mengisi Formulir permohonan pindah 8) Pindah WNA
32 KK asli KTPel asli KITAP KITAS Pasport Mengisi Formulir Permohonan Pindah 9) Pindah Transmigran KK asli Kartu Seleksi Calon Transmigran Surat Pemberitahuan Pemberangkatan b. Pelayanan Pencatatan Sipil Pelayanan Pencatatan Sipil meliputi : 1) Pencatatan Kelahiran
Akta Kelahiran untuk anak Pasangan Suami Istri WNI dan WNA
Surat Keterangan Lahir dari dokter/bidan/penolong kelahiran (asli); Fotocopy Surat Nikah Fotocopy KK dan KTP Ortu; Fotocopy KTPel 2 orang saksi Pasport bagi WNI bukan penduduk dan orang asing (jika WNA) Akta Kelahiran Anak Seorang Ibu
Asli Surat Keterangan Lahir dari dokter/bidan/penolong kelahiran Fotocopy KK dan KTP Orang Tua Fotocopy KTPel 2 orang saksi Pasport bagi WNI bukan penduduk dan Orang Asing (jika WNA) Akta Kelahiran Tidak diketahui Asal Usul Asli Berita Acara dari Kepolisian
SPTJM Kebenaran Data Kelahiran yang ditandatangani oleh wali/penanggungjawab Fotocopy KK wali/penanggungjawab Fotoopy KTPel 2 orang saksi Akta Kelahiran dengan Frase Kutipan II karena rusak Akta yang rusak Mengisi formulir (disediakan Dinas) Fotocopy KK
33 Akta Kelahiran dengan Frase Kutipan II karena hilang Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian Mengisi Formulir (disediakan Dinas) Fotocopy KK 2) Pencatatan Pengangkatan Anak Salinan Penetapan Pengadilan Kutipan Akta Kelahiran Anak (asli) KK orang tua angkat KK orang tua KTPel orang tua angkat Pasport, Visa (jika orang tua angkat orang asing) 3) Pencatatan Pengakuan Anak Surat Pernyataan Pengakuan Anak dari ayah biologis yang disetujui ibu kandung atau Surat Penetapan Pengadilan tentang pengakuan anak jika ibu kandung orang asing
Surat Keterangan Perkawinan dari pemuka agama atau Penghayat Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa Kutipan Akta Kelahiran (asli) KK dan KTPel ayah ibu Pasport,KITAP,KITAS jika ibu orang asing. 4) Pencatatan Pengesahan Anak Kutipan Akta Kelahiran (asli)
Fotocopy Akta Perkawinan dari pemuka agama atau penghayat kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa sebelum lahir anak
Fotocopy KK
5) Pencatatan Perkawinan Akta Perkawinan WNI
Surat Keterangan Perkawinan dari pemuka agama atau penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa; Pas Photo berwarna suami isteri KK; KTPel suami isteri; Akta Kematian jika ditinggal mati; Akta Perceraian jika cerai. Akta Perkawinan Orang Asing
Surat Keterangan Perkawinan dari pemuka agama atau penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Pas Foto berwarna suami isteri Dokumen perjalanan (Pasport/Visa) SKTT bagi pemegang KITAS KK KTPel calon suami isteri Surat ijin dari Negara atau perwakilan negaranya 6) Pencatatan Perceraian
34
Salinan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hokum tetap;
Kutipan Akta Perkawinan (jika pemohon tidak dapat menunjukkan kutipan tersebut, pemohon membuat surat pernyataan tidak memiliki kutipan akta perkawinan dengan alasan sesuai ketentuan peraturan perundang undangan)
KK dan KTPel;
7) Pencatatan/Akta Kematian
Surat kematian dari rumah sakit/Dokter atau Kades/Lurah; KK asli, KTPel si mati; Fotocopy KTPel 2 orang saksi; Fotocopy KTPel Pelapor Surat Keterangan dari Kepolisian bagi kematian seseorang yang tidak jelas identitasnya
Salinan penetapan pengadilan bagi seseorang yang tidak jelas keberadaannya karena hilanh atau mati tapi tidak ditemukan jenazahnya; 8) Pencatatan Perubahan Nama Fotocopy salinan penetapan pengadilan; Akta Kelahiran asli; KK dan KTPel asli; Pasport, Visa bagi orang asing
9) Pencatatan Perubahan Kewarganegaraan dari orang asing menjadi WNI
Petikan Keppres tentang pewarganegaraan dan Berita Acara pengucapan sumpah atau pernyataan janji setia atau petikan pernyataan janji setia atau Keputusan Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan dibidang hokum tentang perubahan status kewarganegaraan; Kutipan Akta Pencatatan Sipil; KK dan KTPel; Dokumen perjalanan; 10) Pembetulan Akta Pencatatan Sipil Dokumen autentik yang menjadi dasar pembetulan; Kutipan Akta Pencatatan Sipil dimana terdapat kesalahan tulis redaksional.; 11) Pembatalan Akta Pencatatan Sipil
Pembatalan dilakukan atas permintaan orang lain atau subyek Akta, dengan alasan Akta cacat hokum karena dalam proses pembuatan didasarkan pada keterangan yang tidak benar dan tidak sah, yang memenuhi persyaratan;
35
Salinan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hokum tetap; Kutipan Akta Pencatatan Sipil yang dibatalkan; KK dan KTPel 12) Legalisasi Akta Asli Kutipan Akta yang dilegalisasi; Foto copy kutipan akta yang akan dimintakan legalisasi. c. Pelayanan Informasi Administrasi Kependudukan Pelayanan informasi administrasi kependudukan meliputi :
1) Penyediaan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan beserta ketersediaan koneksi jaringan di 16 Kecamatan dan instansi yang telah mengadakan MOU dengan DISDUKCAPIL. 2) Kerjasama pelayanan dokumen kependudukan dengan
instansi terkait.
3) Pengolahan dan penyediaan data kependudukan.
4) Pengembangan inovasi pelayanan administrasi kependudukan dalam rangka mendukung pelayanan prima kepada masyarakat.
2.3KINERJA PELAYANAN DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN PURWOREJO
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya mengacu pada visi dan misi Bupati Purworejo sesuai yang tertera dalam RPJMD 20162021 dan berpedoman pada kebijakankebijakan dari Pemerintah Pusat. Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 69 Tahun 2012 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Pemerintahan Dalam Negeri di Kabupaten/Kota, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil merupakan salah satu dinas yang melaksanakan Standard Pelayanan Minimal (SPM), tetapi dengan diterbitkannya Undangundang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah DISDUKCAPIL sudah bukan merupakan Perangkat Daerah Pemangku SPM tetapi sebagai pelaksana urusan wajib bukan pelayanan dasar.
Kinerja pelayanan DISDUKCAPIL yang ditampilkan merupakan kinerja pada tahapan pelaksanaan RENSTRA tahun 20112015
36 sehingga masih melaksanakan SPM sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2008. Adapun SPM yang harus dilaksanakan adalah : 1. Cakupan Kepemilikan Kartu Keluarga, dengan target 100% pada tahun 2015. 2. Cakupan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP), dengan target 100% pada tahun 2015. 3. Cakupan Penerbitan Kutipan Akte Kelahiran, dengan target 90% pada tahun 2020. 4. Cakupan Penerbitan Kutipan Akte Kematian, dengan target 70% pada tahun 2020.
Untuk mencapai target tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo mempunyai indikator kinerja sasaran yang dilaksanakan melalui program Penataan Administrasi Kependudukan dan berbagai kegiatan.
Pencapaian kinerja pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo sesuai target Renstra Tahun 20112015 dapat dilihat pada Tabel 2.2 berikut ini.
37
Dari tabel 2.2 diatas dapat dijelaskan analisis kinerja pelayananDinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo dari Tahun 2011 sampai dengan Tahun 2015, sebagai berikut :
1. Realisasi kinerja pelayanan kependudukan dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 selalu stabil mencapai 100%, bahkan pada tahun 2012 dapat mencapai 300%. Hal ini disebabkan karena pada tahun 2012 merupakan tahun perekaman data KTP el secara masal sehingga proses pelayanan KTP dipercepat sebagai syarat melakukan perekaman data. 2. Realisasi capaian kinerja pelayanan pencatatan sipil dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2013 ratarata mengalami kenaikan, pada tahun 2014 dan 2015, kecuali pelayanan perubahan nama dan perubahan status kewarganegaraan semua mengalami penurunan, hal ini disebabkan kehatihatian dalam verifikasi berkas agar data benarbenar valid.
3. Realisasi capaian kinerja prosentase penduduk yang memiliki KTP dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 mengalami penurunan sebanding dengan realisasi kinerja prosentase kepemilikan KTP.
4. Realisasi capaian kinerja prosentase kepemilikan Akte Kelahiran dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 mengalami kenaikan
38
sebanding dengan realisasi kinerja prosentase kepemilikan Akte Kelahiran.
5. Realisasi capaian kinerja terpeliharanya database kependudukan dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 selalu mencapai 100% sama dengan realisasi kinerja terpeliharanya database kependudukan.
Pencapaian kinerja anggaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo sesuai target Renstra Tahun 20112015 dapat dilihat pada Tabel 2.3.berikut ini.
Dari table 2.3 diatas dapat dijelaskan analisis kinerja anggaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 sebagai berikut :
1. Jumlah anggaran yang digunakan untuk membiayai kegiatan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil selama 5 (lima) tahun dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 sebesar Rp.15.018.601.350, ( Lima belas milyard delapan belas juta enam ratus satu ribu tiga ratus lima puluh rupiah). Sedangkan realisasi anggaran sampai dengan tanggal 31 Desember 2015 sebesar Rp.13.885.723.466, (Tiga belas milyarddelapan ratus delapan puluh lima juta tujuh ratus dua puluh tiga ribu empat ratus enam puluh enam rupiah) atau sebesar 92,5%.
2. Jumlah anggaran pada tahun 2012 merupakan anggaran tertinggi selama periode renstra 20112015. Hal ini disebabkan pada tahun 2012 diselenggarakan perekaman data secara masal dalam rangka perubahan dari KTP regular menjadi KTP elektronik (KTP el).
2.4 TANTANGAN DAN PELUANG PENGEMBANGAN PELAYANAN DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN PURWOREJO
39
Pelayanan yang dilaksanakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo meliputi penyelenggaraan pendaftaran penduduk, pelayanan pencatatan sipil, dan pengelolaan sistem informasi administrasi kependudukan.
Wilayah kerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo meliputi seluruh Kabupaten Purworejo dengan jumlah penduduk 839.580. Untuk melayani jumlah penduduk tersebut sumber daya manusia/pegawai negeri sipil yang ada berjumlah 72 orang.Untuk itu dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran DISDUKCAPIL kami mengalokasikan anggaran untuk tenaga operator non PNS sejumlah 30 orang sebagai penunjang pelaksanaan pelayanan.
Adanya gedung baru telah dilengkapi dengan sarana prasarana, diantaranya : perlengkapan rapat, penataan ruang pelayanan, lingkungan kantor/ tempat parkir pegawai dan pelanggan, serta adanya kendaraan pelayanan merupakan peluang yang sangat baik guna peningkatan kinerja. Namun demikian gedung lama yang difungsikan sebagai gudang dan ruang arsip masih dirasa kurang representative karena sudah rapuh dan perlu adanya perbaikan /rehab untuk menfasilitasi jumlah arsip yang ada.
Dengan adanya kemajuan teknologi dan Sistem Informasi, Sumber daya manusia dan sarana prasarana yang ada sekarang dirasa masih kurang sesuai. Untuk itu perlu adanya bintek yang berkelanjutan dan penambahan sarana prasarana disesuaikan dengan kemajuan IPTEK untuk mendukung pelayanan yang optimal.
Dengan adanya amanat Undangundang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Undangundang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Adminstrsai Kependudukan bahwa pemerintah harus stelsel aktif dalam kepengurusan administrasi kependudukan, diperlukan adanya mobil pelayanan yang digunakan untuk jemput bola pelayanan. Pada tahun anggaran 2015, terdapat pengadaan kendaraan pelayanan 2 buah. Untuk melayani seluruh penduduk Kabupaten Purworejo yang berjumlah 839.580 jiwa dan tersebar di 16 kecamatan dengan medan yang berbedabeda, keberadaan 2 mobil pelayanan dirasa masih
40
kurang, padahal jumlah penduduk dari tahun ke tahun selalu bertambah.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa pengembangan pelayanan yang ada pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo sangat ditentukan oleh kekuatan dan kelemahan yang dimiliki Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo dan Peluang serta tantangan yang berasal dari luar instansi sesuai analisis SWOT, adalah :
1. Kekuatan (Strengths) :
Adanya Sumber Daya Manusia (Pegawai)
Adanya sarana prasarana (gedung kantor, ruang pelayanan, sarpras pelayanan, peralatan pendukung SIAK dan kendaraan pelayanan) untuk optimalisasi pelayanan.
Adanya Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) online berstandar nasional dan link data sehingga dapat mengakses data seluruh penduduk untuk mempermudah pelayanan dan menghindari data kependudukan ganda
Adanya SIAk terintegrasi dan SIAK relasi telah mempermudah dan mempendek jarak pelayanan dari Desa/Kelurahan dan instansi terkait Jaminan validitas data kependudukan untuk keperluan lintas sektor 2. Kelemahan (Weaknesses) Kurangnya kuantitas SDM Rendahnya kualitas SDM
Peralatan rekam data yang ada merupakan peralatan dari pusat tahun 2011, sehingga banyak yang telah rusak; Belum adanya Genset mengganggu pelayanan pada saat listrik mati.. Koneksi jaringan SIAK sering trouble. 3. Peluang (Opportunities) : Adanya dukungan anggaran APBN dan APBD
Adanya kepastian hukum warganegara terkait dengan kepemilikan akte pencatatan sipil warga Negara.
Tuntutan regulasi terkait Undangundang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Undangundang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.
41
Kebutuhan masyarakat akan pelayanan yang cepat, murah, tidak berbelitbelit dan prosedur yang sederhana.
Kemajuan teknologi yang sedemikian pesat memerlukan sumber daya manusia dan prasarana yang memadai.
Prosentase penduduk yang memiliki dokumen kependudukan perlu ditingkatkan
43
BAB III
ISUISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI
3.1 IDENTIFIKASI PERMASALAHAN BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI PELAYANAN DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN PURWOREJO
Dalam rangka mencapai sasaran yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten Purworejo Tahun 20162021 yaitu ”meningkatnya kepemilikan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil” , permasalahan yang dihadapi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purworejo dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk
a. Pencetakan KTP Elektronik (KTPel) yang telah didelegasikan kepada Kab/Kota belum dapat maksimal, hal ini disebabkan proses pengadaan blangko KTPel masih dipusatkan di Ditjend Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan distribusinya masih belum sesuai dengan jumlah wajib KTP yang belum rekam data. b. Kurangnya sarana prasarana pelayanan (alat rekam data ,
kendaraan pelayanan).
c. Peralatan perekaman KTPel yang ada yang berasal dari pemerintah pusat sudah banyak yang rusak ( pengadaan tahun 2011).
d. Masih ada masyarakat khususnya jompo, kaum difabel dan wajib KTP pemula tidak segera melaksanakan perekaman KTPel.
e. Dukungan anggaran baik APBN, APBD Propinsi, APBD Kabupaten kurang memadai.
2. Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil
a. Belum semua penduduk mempunyai Akte Kelahiran.
b. Rendahnya tingkat pelaporan peristiwa kematian / Kesadaran masyarakat untuk mengurus dokumen pencatatan sipil masih rendah terutama Akte Kematian.
c. Kurangnya pemahaman masyarakat tentang persyaratan dan tatacara pengurusan akta pencatatan sipil.
d. Kurangnya pemahaman masyarakat untuk melaporkan peristiwa kelahiran tepat waktu < 60 hari.
e. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan peristiwa penting yang dialaminya sendiri maupun keluarganya.
44
g. Statistik vital pencatatan sipil belum dapat diakses dan dipergunakan untuk perencanaan kegiatan / program. 3. Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan a. Koneksi jaringan antar kecamatan belum optimal b. Belum optimalnya updating data kependudukan c. Koordinasi lintas sektor belum optimal. d. Pemanfaatan data kependudukan belum maksimal
e. Inovasi pelayanan belum terdokumentasi dan belum diketahui masyarakat/publik.
f. Masih banyak data kepemilikan akta kelahiran sebelum tahun 2008 yang belum masuk database
g. Jaringan untuk pelayanan online masih sering trouble karena masih ikut jaringan PDE (belum mempunyai IP Publik sendiri) h. Sulitnya mendapatkan biometri pada saat perekaman data
terhadap warga jompo dan penderita sakit jiwa. i. Penghapusan biometri masih mengalami kendala.
j. Terbatasnya sarana prasarana dan SDM yang kompeten untuk mendukung inovasi pelayanan
k. Kurangnya dukungan anggaran.
3.2 TELAAHAN VISI, MISI, DAN PROGRAM BUPATI DAN WAKIL BUPATI PURWOREJO.
1. Visi, Misi Bupati dan Wakil Bupati Purworejo
Bupati dan Wakil Bupati Purworejo yang telah dilantik pada tanggal 17 Februari 2016 mempunyai visi ” Terwujudnya Kabupaten Purworejo yang Semakin Sejahtera Berbasis Pertanian, Pariwisata, Industri dan Perdagangan yang Berwawasan Budaya, Lingkungan dan Ekonomi Kerakyatan ”, dengan penjabaran sebagai berikut : Tujuan utama : Kesejahteraan rakyat meningkat signifikan Basis Utama : Pertanian, pariwisata, industri, perdagangan Wawasan utama : Budaya, lingkungan, ekonomi kerakyatan Dengan pengertian : Semakin sejahtera adalah suatu kondisi masyarakat yang ditandai dengan adanya peningkatan pendapatan masyarakat, penurunan tingkat kesenjangan antar wilayah maupun antar kelompok pendapatan;
45
Peningkatan kemudahan aksebilitas sarana produksi, sandang, pangan, papan, sumbersumber ekonomi, lapangan pekerjaan, serta sarana prasarana pelayanan umum, pendidikan, kesehatan yang berkualitas;
Adanya lingkungan yang kondusif untuk melakukan aktifitas aktifitas rekreatif (seni, budaya, dan olah raga), keagamaan, kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, ketentraman keluarga dan ketertiban masyarakat, kepestian hukum;
Berbasis pertanian maksudnya adalah upayaupaya peningkatan kesejahteraan dengan fokus pada pengelolaan potensi pertanian, melalui:
1) Sumberdaya yaitu petani, lahan pertanian yang berkelanjutan, penyuluh pertanian, teknologi pertanian yang inovatif dan berkelanjutan;
2) Sarana prasarana produksi pertanian yang menjamin pada peningkatan produktivitas sektor pertanian dalam arti luas. Berbasis pariwisata maksudnya adalah upayaupaya peningkatan
kesejahteraan dengan fokus pada pengelolaan potensi pariwisata melalui:
1) Pengelolaan pariwisata dengan pola pengelolaan oleh pemerintah daerah, pola pemberdayaan masyarakat, maupun oleh investor
2) Penyediaan sarana prasarana pendukung yang keduanya mengarah pada peningkatan jumlah kunjungan wisata ke Purworejo
Berbasis industri maksudnya adalah upayaupaya peningkatan kesejahteraan dengan fokus pada :
1) Pengembangan industri kecil dan menengah dari sisi peningkatan daya saing produk yang berbasis sumberdaya lokal, serta
2) Fasilitasi pengembangan industri besar.
Berbasis perdagangan maksudnya adalah upayaupaya peningkatan kesejahteraan dengan fokus pada :
1) Pengembangan sarana prasarana perdagangan; 2) Perlindungan konsumen;
3) Dukungan promosi dan pemasaran produk.
Untuk mencapai visi tersebut diimplementasikan melalui 7 misi. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil termasuk dalam pelaksanaan misi keenam yaitu ” Mewujudkan Kabupaten Purworejo menjadi kabupaten yang memiliki aparatur pemerintahan yang