SENIATI 2018 ITN Malang
Banjir
Pemakalah
dari
Berbagai Daerah
Seminar Nasional Inovasi dan Aplikasi Teknologi di Industri (SENIATI) 2018 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang dibanjiri pemakalah dari berbagai daerah. Tercatat sebanyak 185 pemakalah yang sudah terferivikasi tidak hanya dari kalangan dosen, peneliti, dan praktisi namun juga mahasiswa. Mereka yang mendaftar berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Peserta yang mendaftar datang dari Jayapura, Palembang, Riau, Makassar, Kalimantan, Jawa, dan banyak lagi. Selain akademisi, peserta juga dari peneliti, perusahaan dan publik, terang Dr.Ir. Nelly Budiharti, MSIE,IPM., Ketua Pelaksana saat ditemui di Kampus II ITN Malang, Sabtu (26/1).
Banyaknya pemakalah mahasiswa yang mendaftar mendapat apresiasi tersendiri dari Ketua Pelaksana sekaligus Kaprodi Teknik Industri S1 ini. Kurang lebih 70 pemakalah merupakan mahasiswa baik S1, S2, maupun S3. Jumlah ini menurutnya lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.
SENIATI 2018 ITN Malang Banjir Pemakalah dari Berbagai Daerah Sedangkan banyaknya peserta/pemakalah dari mahasiswa menurut dosen asli Pelembang ini dikarenakan ada beberapa universitas yang mensyaratkan mahasiswa boleh ujian skripsi dengan syarat mereka mengikuti seminar nasional. Banyaknya mahasiswa yang mendaftar membuat kami menolak puluhan makalah, karena tidak memenuhi konten dan tidak sesuai dengan yang disyaratkan, sesalnya.
Nantinya tiap-tiap pemakalah akan diberi waktu untuk menyampaikan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Mereka akan dikelompokkan sesuai dengan bidang ilmu masing-masing. Hal ini bagi mahasiswa akan menambah wawasan dan memotivasi dalam menemukan ide-ide baru. Sedangkan manfaat pada perusahaan selain untuk karir dari peserta, juga bermanfaat untuk pengembangan inovasi dalam perusahaan. (mer/humas)
Kembangkan Teknologi Ramah
Lingkungan, FTI ITN Malang
Gelar SENIATI 2018
Berkembangnya industri, manufaktur dan jasa mengakibatkan konsekuensi pada meningkatnya dampak polusi. ITN Malang sebagai institusi pendidikan yang konsen dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan berupaya merespon dengan mengadakan Seminar Nasional Inovasi dan Aplikasi Teknologi di Industri (SENIATI) 2018.
SENIATI merupakan kegiatan rutin dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITN Malang yang dihelat setiap tahun. SENIATI diharapkan menjadi wadah para akademisi, praktisi, masyarakat pemerhati di bidang teknologi industri, pemerintahan dan industri dalam menyampaikan hasil penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang teknologi industri. Selain itu juga sebagai sarana pengembangan riset dan penerapannya di bidang teknologi industri dalam upaya pengembangan teknologi yang ramah lingkungan.
Kegiatan ini sudah rutin kami adakan tiap tahun, dari sini (SENIATI) diharapkan muncul ide-ide dalam bidang pendidikan, keilmuwan berkelanjutan, kata Dr.Ir. Nelly Budiharti, MSIE,IPM., Ketua Pelaksana saat ditemui di sela-sela persiapan SENIATI, Sabtu (26/1).
Menurut Nelly biasa disapa, industri dan manufaktur dunia tengah bersiap menghadapi revolusi industri 4.0. Revolusi 4.0 mengintegrasikan dunia online dengan semua lini produksi dalam industri. Setiap 20 tahun sekali ada perubahan dalam dunia industri, ini tidak bisa dihindarkan maka perlu dipersiapkan, terangnya.
Untuk itulah SENIATI 2018 mengangkat tema Green Technology and Sustainable Innovation. Dari kegiatan tersebut diharapkan akan tercipta kolaborasi antar peneliti dalam bidang riset dan pengabdian masyarakat.
Menghadirkan tiga keynote speakers, Dr.Ir. Wawan Rusiawan, MM., (Direktur Riset dan Pengembangan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF)), Prof.Ir.I.N.G. Wardana, M.Eng,PhD., (Peneliti bidang Advance Technology dan peraih penghargaan tingkat dunia; penemu alat konversi minyak jelantah menjadi hidrogen), dan Prof. Erry Yulian Triblas Adesta, PhD. (Profesor dan Dekan Fakultas Teknik, Universitas Islam Internasional Malaysia). Acara akan digelar di hari Sabtu, 3 Februari 2017, di Kampus II ITN Malang.
Dr.Ir. Wawan Rusiawan kita ketaui bersama merupakan Direktur Riset dan Pengembangan BEKRAF, Prof Wardana terpilih dan mendapatkan penghargaan peneliti dunia, sedangkan Prof Erry konsen dengan pengembangan green technology, tambahnya.
Peserta/pemakalah dari seluruh Indonesia nantinya akan dikelompokkan sesuai dengan masing-masing jurusan, sehingga ada interaksi antar peneliti. Istimewanya makalah nantinya akan di-online-kan lewat prosiding. Makalah-makalah yang baik
akan kami tawarkan untuk masuk jurnal sesuai dengan bidang ilmu masing-masing, tandasnya.(mer/humas)
“Mesin Cup XIX 2018”, Gelaran
Turnamen Futsal antar SMA/SMK
Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) S-1 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang mengadakan acara “Mesin Cup XIX 2018”, dengan menggelar turnamen futsal antar SMA/SMK se-Malang Raya dan Kota Batu.
Turnamen Futsal memperebutkan hadian jutaan rupiah dan trophy bergilir ini akan dilaksanakan pada :
Tanggal : 22-25 Februari 2018 Waktu : 13.00 s/d selesai
Tempat : Lapangan Futsal SM D’Wiga Soekarno Hatta
Hanya dengan biaya 300 ribu rupiah per tim, tim sekolah kamu sudah bisa mendaftar langsung ke sekretariatan HMM S1 ITN Malang di Kampus II ITN Malang, Jl. Raya Karanglo Km. 2 Malang.
Ingat, pendaftaran sebelum tanggal 17 Februari 2018 ya !
Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi contact person: Falih : 0838-3267-3307
Bima : 0813-3381-5223 Kiki : 0857-3879-3225
Coming Soon ITN Islamic
Festival (IFEST) 2018
ITN Islamic Festival (IFEST) sudah memasuki tahun ketiga. Berbagai lomba akan digelar di Kampus I Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Jalan Bendungan Sigura-gura No 2 Malang Jawa Timur. Peserta lomba tidak hanya dari Malang Raya, namun juga se-Jawa Timur.
Kategori lomba mulai dari tingkat SD/MI, SMP/MTs dan
SMA/SMK/MA bahkan tahun ini dibuka cabang lomba untuk umum.
Pendaftaran event yang digelar oleh Lembaga Dakwah Islamiyah (LDI) ITN Malang ini resmi dibuka mulai tanggal 13 Januari s/d 01 Maret 2018.
Rangkaian lomba dan kegiatan : Tingkat SD/MI se-Malang Raya
1.
Lomba PILDACIL
Tingkat SMP/MTs sederajat se-Malang Raya
2.
Lomba Islamic Story Telling
Tingkat SMA/SMK/MA sederajat se-Jawa Timur
3.
Musabaqoh Tilawatil Qur’an Islamic Story Telling
Tingkat UMUM (batas usia maksimal 25 tahun)
4.
Musabaqoh Hifdzil Qur’an Musabaqoh Khat Qur’an Al Banjari
Tabligh Akbar
Jadi, tunggu apalagi persiapkan diri kalian buat ITN Islamic Festival (IFEST) 2018.
Pendaftaran bisa langsung datang ke sekretariat LDI di Mushola Ad Dakwah ITN Malang Kampus I, Jalan Bendungan Sigura-gura No 2 Malang, atau dengan mem-follow :
F b : I f e s t L d i I t n M a l a n g https://www.facebook.com/profile.php?id=100010839976721& ref=br_rs Twitter : @ifestLDI_ITN Ig: IFEST_ITNMalang Line: @ljq9731c
Youtube: ITN Islamic Festival
Email: [email protected] Web: http://itnislamicfestival.blogspot.co.id Download Brosur Contact Person: 081235652504 (Vikanisa) 085247888884 (Carry)
Arda Al Farhani, Top Skor
Cilik Rector Cup ITN Malang
Ingin Jadi Pemain Arema
Arda Al Farhani, usianya baru 12 tahun, tapi Arda cilik sudah menorehkan prestasi dengan mencetak Top Skor dalam ajang
Turnamen Rector Cup Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Siswa kelas enam SD Negeri Panggungrejo 4 Kepanjen ini berhasil mengumpulkan 12 gol selama turnamen yang dihelat mulai tanggal 18 November – 31 Desember 2017 lalu.
Berkeinginan menjadi pemain sepak bola profesional, Arda kecil sudah mempunyai cita-cita menjadi pemain Arema serta Timnas. “Ingin menjadi pemain Arema dan bisa bermain juga di Timnas,” ujarnya malu-malu saat ditemui di lokasi pemberian hadiah di Kampus II ITN Malang, Minggu (14/1).
Prestasi Arda tidak bisa dilepaskan dari sosok Yahya sang ayah.
Menurutnya, sang ayah yang selama ini memperkenalkan dan mengajarkan sepak bola serta bagaimana menjadi pemain sepak bola yang baik. “Bapak yang mengajari (sepak bola), soalnya bapak juga pemain sepak bola,” terangnya.
Untuk itulah Arda bersama teman-temannya selalu giat berlatih setiap minggu di sekolah maupun di luar sekolah. “Latihan seminggu empat kali setelah pulang sekolah,” tambahnya. Sebagai striker, ia sangat mengidolakan Lionel Messi. Menurutnya pemain dunia dari tim Barselona ini bagus dalam permainan. “Soalnya (Messi) bagus mainnya,” katanya. (mer/humas)
SD Negeri Panggungrejo 04
Kepanjen Dulang Prestasi di
Ajang Rector Cup ITN Malang
Menang dalam ajang Rector Cup ITN Malang melengkapi prestasi SD Negeri Panggungrejo 4 Kepanjen dalam kejuaraan sepak bola
tingkat SD. Berhasil meraih juara I dan berhak memboyong Piala Bergilir Rector Cup ITN Malang serta meraih Top Skor merupakan prestasi yang membanggakan bagi tim besutan David Sumardi pelatih sekaligus guru olahraga SD Negeri Panggungrejo.
“Sangat senang dan bangga menang dalam Rector Cup ITN. Ini melengkapi prestasi kami karena bulan-bulan ini juga meraih kejuaran dari beberapa turnamen,” katanya saat ditemui di lokasi penyerahan hadiah di Kampus II ITN Malang, Minggu (14/1).
Meskipun sempat menghadapi lawan yang berat dari MI Raudlatul Nasyihin Singosari di sesi final, namun dengan pengalaman dan kesiapan menjadi kunci sukses SDN Panggungrejo dalam meraih juara. “Postur tubuh lawan-kan lebih besar, tenaganya juga lebih kuat, sedangkan SD kami kecil-kecil,” tambahnya.
David mengungkapkan, anak didiknya yang tergabung dalam ekstra kurikuler sepak bola harus giat berlatih seusai sekolah. “Latihan seminggu empat kali, kalau mendekati turnamen bisa lima sampai enam kali,” ungkap lulusan IKIP Budi Utomo ini.
SD Negeri Panggungrejo 04 Kepanjen Dulang Prestasi di Ajang Rector Cup ITN Malang
Sebagai sekolah rujukan pembina, SD Negeri Panggungrejo 4 Kepanjen memiliki Sekolah Sepak Bola (SBB) sebagai ekstra kurikuler. Bahkan satu tahun terakhir ini mendapat bantuan dana dari pemerintah. “Kami mendapat bantuan dana 10 juta untuk pengembangan ekstra kurikuler sepak bola, dan ini satu-satunya di Indonesia ada SBB tingkat SD,” akunya, SBB sudah membina 38 siswa mulai kelas satu s ampai kelas enam.
Prestasi SD Negeri Panggungrejo 04 kepanjen dalam sepak bola sudah tidak diragukan lagi. Pernah memenangkan juara I pada ajang Lawang Amoeba Soccer, juara I turnamen SD se-Kabupaten Malang, serta pernah masuk dalam 48 tim SD terbaik se-Jawa Timur. “Setelah ini kami diundang ke Blitar untuk mengikuti turnamen Wali Kota,” kata David yang telah mengantongi lisensi wasit C2. (mer/humas)
Tidak ada Training Khusus,
Universitas Jendral Ahmad
Yani Berikan Komposisi Beton
Pilihan
Tim dari berbagai universitas memberikan karya beton terbaiknya dalam ajang Lomba Kuat Tekan Beton (LKTB) Nasional Tingkat Universitas di Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Beton dari campuran agregat air, semen dan zat tambahan secara bergantian diuji di Lab Beton ITN Malang. Begitupula beton dari Universitas Jendral Ahmad Yani (Unjani) Bandung.
Meskipun Ibnu Rheina Nurchedani, Frily Lies Nurfauziyah, dan Fathurrahman Farizi, tim dari Galih Bantala Unjani baru kali pertama mengikuti lomba kuat beton, namun mereka merupakan mahasiswa pilihan hasil seleksi kampus. Hal ini diungkapkan oleh Ramli, ST, MT, dosen pendamping Galih Bantala. “Mereka baru pertama kali mengikuti (LKTB), tapi Unjani sebelumnya sudah sering ikut lomba,” terangnya saat mendampingi mahasiswa untuk uji beton, Sabtu (13/1).
Menurut dosen Teknik Sipil ini, Unjani sering mengikuti lomba inovasi beton disalah satu perusahaan semen ternama di Indonesia. “Seringnya memang ikut lomba inovasi beton di perusahaan semen, kalau LKTB baru kali ini,” katanya.
Untuk komposisi campuran beton dosen asli Bandung ini menyerahkan sepenuhnya kepada mahasiswa. Tidak ada training khusus dalam persiapan lomba. “Kalau mahasiswa dipandu terus nantinya malah tidak mendidik. Biarkan mahasiswa belajar sambil berjalan sesuai dengan kreatifitas mereka sendiri,”
akunya.
Lomba LKTB menurut Ramli sangat bagus sekali diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Sipil ITN Malang, dengan lomba seperti ini mahasiswa terpacu untuk berinovasi. “Lomba ini bagus sekali, mahasiswa bisa berinovasi membuat beton dengan bahan murah tetapi hasilnya bagus,” tegasnya. (mer/humas)
Mahasiswa Universitas Fajar
Tetap Antusias Ikuti LKTB
Nasional di ITN Malang
Kali pertama menginjakkan kaki di bumi Arema membawa kesan tersendiri bagi Rita Hardianti, Ria Indah Putri, dan Azhari Zahlim. Ketiganya merupakan mahasiswa Universitas Fajar Makasar (UNIFA) yang sedang mengikuti Lomba Kuat Tekan Beton (LKTB) Nasional 2017 Tingkat Universitas yang diadakan oleh Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang.
“Kami baru kali pertama ke Malang. Rasanya dingin di Malang, tapi kami tetap semangat mengikuti lomba,” aku Rita Hardianti saat ditemui di lokasi acara, Sabtu (13/1).
Rita terlihat antusias memberikan informasi perolehan nilai dari hasil uji kuat tekan beton kepada kedua rekannya. “Berat beton kami 11,82 kilogram, sedangkan kuat tekan mencapai 661 kilonewton,” terangnya dengan optimis nilai perolehan mereka menjadi salah satu yang terbaik.
Mengikuti ajang perlombaan menurutnya bisa menambah wawasan dan ilmu. Kesulitan membawa beton jauh-jauh dari Makasar ke ITN Malang bagi mereka merupakan pengalaman unik tersendiri.
“Sempat jatuh (beton) saat di bandara, untungnya kami bisa menanganinya dengan baik,” katanya.
Rita mengungkapkan, bahwa mereka bertiga baru kali pertama mengikuti LKTB dan tempatnya langsung di luar Jawa. Itupun setelah mereka mendapatkan informasi dan mengecek lewat web ITN Malang. Setelah melalui seleksi oleh kampus maka mereka bertiga terpilih mewakili kampus dengan dosen pendamping Asri Mulia Setiawan ST.MT. “Kami mendaftar via onlinesehari sebelum penutupan,” katanya.
Di bawah bimbingan dosen pendamping mereka bertiga dibimbing secara instensif mulai dari teori sampai praktek. “Kami berikan materi lebih mendalam tentang kuat tekan beton, bahan-bahan material pendukung, cara mixing, sampai bentuk desain. Ada studi literatur di sini,” jabar Asri.
M e n g i k u t i k e g i a t a n p e r l o m b a a n m e n u r u t A s r i mendapat support penuh oleh kampus. “Di tempat kami ada divisi keilmuwan yang tugas salah satunya mencari ajang perlombaan di seluruh Indonesia. Dari sini mahasiswa mendapat informasi dan berlomba untuk mengikuti ajang tersebut,” ungkapnya.
Menurut dosen Teknik Sipil ini, Wakil Rektor III UNIFA mendukung penuh keikutsertaan mahasiswa dalam berbagai perlombaan. Bahkan WR III berpesan mahasiswa harus banyak mendapatkan pengalaman perlombaan.”Kalaulah dapat juara itu bonus dari perjuangan kata beliau,” tukasnya. (mer/humas)
maka Damai Sejahtera akan
Hadir dalam Diri
Rektor ITN Malang Dr.Ir. Lalu Mulyadi, MT., mengajak umat Kristiani untuk melengkapi diri dengan iman dan ketakwaan, dengan begitu maka damai sejahtera akan hadir dalam diri. Hal ini disampaikan Lalu Mulyadi dalam acara Perayaan Natal Keluarga Besar Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang di aula Kampus I ITN Malang. “Kita harus memiliki kemapanan iman dan ketakwaan. Kalau iman dan ketakwaan melengkapi diri kita maka kita akan memiliki kekuatan lahir dan batin sehingga kedamaian dan kesejahteraan menjadi milik kita,” kata rektor, Senin (15/1).
Pernyataan rektor ini selaras dengan tema Perayaan Natal “Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu”. Di hadapan umat Kristiani dan seluruh undangan rektor mengatakan, ITN Malang multikultural civitas akademikanya berasal dari berbagai ras, suku dan agama. Oleh sebab itu ITN berupaya selalu mengakomodir kebutuhan akan tempat ibadah dan perayaan keagamaan bagi semua agama.
“ITN mengakomodir lintas agama. Tahun ini kami berencana melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan pura. Setelah sebelumnya sudah lebih dahulu berdiri masjid, sedangkan kapel masih dalam tahap pembangunan,” ungkapnya.
Pemenuhan fasilitas ini diharapkan mampu mendekatkan mahasiswa dengan tempat ibadah dan pemuka agamanya. “Saya berharap mahasiswa akan memiliki aktifitas untuk meningkatkan keimanan, sehingga akan terhindar dari kegiatan negatif,” harapnya.
Rektor mengatakan setiap tahun ada tiga kegiatan religius yang digelar oleh ITN Malang, yaitu Halal bi Halal setelah Idhul Fitri, Perayaan Natal dan Dharma Shanti. “Tiga kegiatan keagamaan ini merupakan barometer bagi ITN Malang sebagai kampus yang menegakkan nasionalisme,” ujarnya berharap, dengan suka cita natal akan terus terjaga kerukunan dan persatuan antar umat khususnya di ITN Malang dan Indonesia. (mer/humas)
Perayaan Natal datangkan
Suasana Damai di Lingkungan
ITN Malang
Spirit natal adalah menghayati dan mengamalkan perdamaian sejati. Perayaan natal diharapkan mendatangkan suasana damai di seluruh lingkungan ITN Malang. Hal ini disampaikan oleh Ir. Kartiko Ardi Widodo, MT., Ketua P2PUTN (Perkumpulan Pengelola Pendidikan Umum dan Teknologi Nasional) dalam Perayaan Natal 2017 Keluarga Besar ITN Malang, Senin (15/1).
“Ini merupakan momentum yang baik bagi lembaga untuk menjadi institusi yang damai. Saling menghargai serta keterbukaan menjadi pondasi ITN Malang dalam menatap masa depan,” katanya dihadapan seluruh undangan yang terdiri dari karyawan, dosen dan mahasiswa serta tamu undangan.
Dalam kesempatan tersebut Ketua P2PUTN ini juga menyampaikan, ada agenda besar yang menanti ITN Malang di tahun 2018. Agenda tersebut yakni, akreditasi lembaga, menyusun kegiatan anggaran tahunan dan penerimaan mahasiswa baru.
Kartiko berharap ITN Malang bisa memperoleh akreditasi A, baik akreditasi lembaga maupun akreditasi tiap jurusan. Akreditasi ini nantinya akan berdampak pada prestasi ITN Malang.
“Saya harap semua civitas akademika jangan lagi hanya jadi penonton. Mari bersatu membangun ITN Malang menjadi institusi yang besar dan damai,” tandasnya. (mer/humas)