Halaman A dari 92 halaman
LAPORAN TAHUNAN 2016
PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PONTIANAK
PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PONTIANAK
JL.JENDRAL.A.YANI. NO.10 PONTIANAKHalaman 1 dari 92 halaman DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
BAB II STRUKTUR ORGANISASI (TUPOKSI) A. Standar Operasional Prosedur (SOP)
1. Eselon II 2. Eselon III 3. Eselon IV 4. Staf
5. Fungsional
B. Kinerja / Sasaran Kerja Pegawai (SKP) 1. Struktural
2. Fungsional 3. Staf
BAB III PEMBINAAN DAN PENGELOLAAN A. Sumber Daya Manusia
1. Profil Sumber Daya Manusia Teknis Yudisial 2. Sumber Daya Manusia Non Teknis Yudisial 3. Mutasi
4. Promosi 5. Pensiun
B. Keadaan Perkara
C. Pengelolaan Sarana dan Prasarana D. Pengelolaan Keuangan
1. Belanja Pegawai 2. Belanja Barang 3. Belanja Modal
E. Dukungan Teknologi Informasi F. Regulasi Tahun 2016
BAB IV PENGAWASAN
A. Internal B. Evaluasi
Halaman 2 dari 92 halaman
PENGANTAR
Segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas segala rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua sehingga kami masih tetap diberi kesempatan untuk menyelesaikan Laporan Tahunan Kegiatan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak pada tahun 2016 ini.
Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta sebagai Kordinator Wilayah juga seluruh jajaran Mahkamah Agung Republik Indonesia, kami mengucapkan banyak terima kasih atas segala bantuan dan arahan yang telah diberikan sehingga tugas dan pekerjaan di Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak telah dapat berjalan, Kami akan berusaha menjadikan keberhasilan yang telah dicapai itu sebagai modal untuk meraih yang lebih baik dari hari ini.
Demikian, Laporan Tahunan 2016 Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak ini kami sajikan sebagai bahan koreksi dan menjadi masukan bagi kami kedepannya.
PLH. KETUA
PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PONTIANAK
YUDI RINALDI SURACHMAN, SH NIP. 19720810 200502 1 002
Halaman I dari 92 halaman
BAB I
Halaman 3 dari 92 halaman
BAB I
PENDAHULUAN
Secara umum kebijakan yang dilakukan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak dalam melaksanakan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan Peradilan Tingkat Pertama, baik yang bersifat administratif, keuangan dan organisasi mengacu pada Surat Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor : MA/SEK/07/SK/III/2006 tentang Organisasi dan Tata kerja Sekretariat Mahkamah Agung RI. Lembaga Mahkamah Agung RI sebagai salah satu institusi negara / kepemerintahan sesuai dengan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Nomor : XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme dan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentangAkuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, berkewajiban untuk mempertanggung jawabkan pelaksanaan tugas, fungsi dan peranannya dalam pengelolaan sumberdaya, dan sumber dana serta kewenangan yang ada yang dipercayakan kepada publik. Untuk itulah Pengadilan Tata Usaha Negara pontianak membuat Laporan Tahunan Tahun 2016.
Wilayah hukum Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak meliputi seluruh Wilayah Propinsi Kalimantan Barat yang terdiri 2 Kota dan 12 Kabupaten yaitu :
1. Kota Pontianak ; 2. Kota Singakawang ; 3. Kabupaten Pontianak ; 4. Kabupaten Sambas ; 5. Kabupaten Bengkayang ; 6. Kabupaten Landak ; 7. Kabupaten Sanggau ; 8. Kabupaten Ketapang ; 9. Kabupaten Sintang ; 10. Kabupaten Kapuas Hulu ; 11. Kabupaten Sekadau ; 12. Kabupaten Melawi ; 13. Kabupaten Kayong Utara ; 14. Kabupaten Kubu Raya ;
Jumlah kecamatan di Provinsi Kalimantan Barat adalah 175 kecamatan, dengan jumlah kelurahan sebanyak 89 kelurahan dan jumlah desa sebanyak 1.869 desa.
Halaman 4 dari 92 halaman VISI DAN MISI PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PONTIANAK
Sebagaimana halnya Mahkamah Agung yang merupakan lembaga peradilan tertinggi dan Pengadilan Tata Usaha Negara dalam struktur organisasi berada dibawah naungan Mahkamah Agung R.I, memiliki visi dan misi yang sama dengan organisasi induknya yaitu :
Visi
" Terwujudnya Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak yang Agung " Misi
Untuk mencapai visi tersebut di atas, maka Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak menetapkan misi sebagai berikut :
1. Meningkatkan pelayanan prima dan berkeadilan bagi pencari keadilan. 2. Meningkatkan profesionalisme aparatur peradilan Tata Usaha Negara. 3. Meningkatkan kualitas kepemimpinan Peradilan Tata Usaha Negara.
Halaman II dari 92 halaman
BAB II
STRUKTUR ORGANISASI
(TUPOKSI)
Halaman 5 dari 92 halaman
BAB II
STRUKTUR ORGANISASI ( TUPOKSI )
KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PONTIANAK NOMOR : W2-TUN4/ 233 /OT.01.3/I/2016
TENTANG
PENETAPAN URAIAN TUGAS PADA
PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PONTIANAK
KETUA PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PONTIANAK
Menimbang : Bahwa agar supaya tiap pejabat pada Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak memperoleh pedoman dalam melaksanakan tugas jabatannya sehari-hari, dipandang perlu mengeluarkan Keputusan Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak tentang Penetapan Uraian Tugas pada Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak.
Mengingat : 1. Undang-Undang nomor 4 Tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman
2. Undang Nomor 5 Tahun 2004 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 14 tentang Mahkamah Agung.
3. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004
4. Keppres No. 52 Tahun 1990 tentang Pembentukan Pengadilan Tata usaha Negara Pontianak.
5. Keputusan Presiden RI Nomor 21 tahun 2004 tanggal 23 Maret 2004 tentang Pengalihan Organisasi, Administrai dan Finansial di lingkungan Peradilan Umum, Peradilan Tata Usaha Negara dan Peradilan Agama.
6. Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor : KMA/012/SK/III/1993 tanggal 5 Maret 1993 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepaniteraan Pengadilan Tata Usaha Negara dan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara
Halaman 6 dari 92 halaman 7. Keputusan Menteri Kehakiman RI Nomor : M.02-PR.07.02 Tahun 1991 tanggal 5 Maret 1993 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepaniteraan Pengadilan Tata Usaha Negara dan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara.
Memperhatikan : Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : B 373 / I / MENPAN / 4 / 1989 tanggal 15 april 1989 tentang Pengembangan Analisa Jabatan.
M E M U T U S K A N
Menetapkan : KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PONTIANAK TENTANG PENETAPAN URAIAN TUGAS PADA PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PONTIANAK.
PERTAMA : Menetapkan berlakunya uraian tugas sebagaimana tersebut pada Lampiran Keputusan ini di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak. KEDUA : Uraian tugas yang ditetapkan dalam Keputusan ini merupakan pedoman
bagi setiap Pejabat pada Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak dalam melaksanakan tugas jabatan sehari-hari.
KETIGA : Uraian Tugas sebagaimana tersebut dalam lampiran ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Keputusan ini.
KEEMPAT : Uraian Tugas di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak terdiri dari :
1. Uraian Jabatan Pimpinan Pengadilan, yaitu Ketua dan Wakil Ketua 2. Uraian Jabatan Hakim
3. Uraian Jabatan Struktural yaitu uraian jabatan bagi pejabat yang ada dalam strutur organisasi, baik di Kepaniteraan maupun Sekretariatan berupa : Panitera, Sekretaris, Wakil Panitera, para Panitera Muda dan Kepala Sub Bagian.
4. Uraian Jabatan untuk pejabat fungsional kepaniteraan. 5. Uraian Jabatan untuk pejabat fungsional kejurusitaan
6. Uraian jabatan fungsional lainnya, yang saat ini baru ada 4 yaitu : Bendahara Keuangan Perkara, Bendahara Pengeluaran, Bendahara Penerimaan dan Bendahara Gaji / Pembuat Daftar Gaji.
Halaman 7 dari 92 halaman 7. Uraian Tugas staff / pelaksana.
8. Apabila kemudian hari terdapat jabatan fungsional selain sebagaimana tersebut diatas, misalnya jabatan pranata computer, arsiparis, dan perencana maka akan dibuatkan uraian jabatan untuk jabatan yang bersangkutan, yang merupakan penambahan dari Lampiran Keputusan ini.
KELIMA : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan bilamana ternyata terdapat kekeliruan, akan diadakan pembetulan seperlunya.
Ditetapkan di : PONTIANAK Pada Tanggal : 02 Januari 2016
PENGADILAN
TATA USAHA NEGARA PONTIANAK KETUA
TTD
HERRY WIBAWA, SH., MH NIP. 19570805 198203 1 006
Halaman 8 dari 92 halaman STRUKTUR ORGANISASI
PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PONTIANAK Periode 2016
KETUA
GURUH JAYA SAPUTRA, SH, MH. &
Wakil Ketua -
Majelis Hakim (senioritas) 1. Yudi Rinaldi Surachman, SH 2. Ceckly Jembly Kereh, SH. 3. Akhdiat Sastrodinata, SH, MH. 4. Andi Darmawan, SH.
5. Marta Satria Putra, SH., MH. 6. M. Herry I.P. S.Sos, SH., MH 7. Maria Pingkan Telew, SH. 8. Dessy Anggraeni, SH. Sekretaris JONI WANTO Wakil Panitera* Amir Fahrudin, SH. Panitera Muda Perkara - Panitera Muda Hukum Yandi Syuhada, SH. Sub Bagian Perencanaa, Teknologo Informasi, dan Pelaporan Kasub - Sub Bag. Kepegawaian, Organisasi, dan Tata Laksana Kasub Dianekawati,SH. Sub Bag. Umum & Keuangan Kasub Rahmawati,SH.
Kelompok Jabatan Fungsional 1. Panitera Pengganti
2. Juru Sita/Juru Sita Pengganti 3. Pranata Peradilan
Keterangan :
--- : Garis Koordinas ____ : Garis Tanggung Jawab
* : Jabatan Wakil Panitera ditiadakan. Jika sebelumnya sudah ada yang menduduki, maka berlaku hanya dalam masa 5 tahun ke depan
Panitera
SRI HASTUTI EKAWATI, SH.
Kelompok Jabatan Fungsional 1. Fungsional Arsiparis
2. Fungsional Pustakawan 3. Fungsional Pranata Komputer 4. Fungsional Bendahara.
Halaman 9 dari 92 halaman A. Standar Operasional Prosedur (SOP)
1. Eselon II
Standar Operasional Prosedur (SOP) KETUA
URAIAN JABATAN
K
K
E
E
T
T
U
U
A
A
RUMUSAN TUGAS :RINCIAN TUGAS :
1. Mempelajari Surat Gugatan .
2. Membuat penetapan dismissal berdasarkan pasal 62 ayat (1)
3. Mengucapkan penetapan tersebut dalam Rapat Permusyawaratan (bukan dalam persidangan) 4. Apabila diajukan gugatan perlawanan terhadap Penetapan Dismissal tersebut maka Ketua
membuat Penetapan tentang Penunjukan Majelis Hakim untuk memeriksa dan memutus dengan acara singkat pasal 62 ayat (5)
5. Apabila gugatan perlawanan dikabulkan oleh Majelis Hakim yang akan memeriksa dan memutuskan perkara yang bersangkutan dengan acara biasa pasal 62 ayat (5)
6. Membuat penetapan tentang menolak / mengabulkan permohonan pemeriksaan perkara dengan acara cepat
7. Menetapkan apakah permohonan Penggugat agar Pengadilan Tata Usaha Negara memeriksa gugatannya dengan acara cepat dikabulkan atau tidak dalam waktu 14 hari sejak permohonan tersebut diterima di Kepaniteraan Pengadilan Tata Usaha Negara. Apabila permohonan itu dikabulkan dalam waktu 7 hari tempat dalan waktu sidang tanpa melalui prosedur pemeriksaan persiapan (pasal 98, 99).
8. Dalam hal permohonan tersebut dikabulkan, maka Ketua dengan penetapan menunjuk Hakim Tunggal untuk memeriksa dan memutus perkara tersebut.
9. Membuat penetapan tentang mengabulkan/menolak permohonan beracara dengan cuma-cuma (pasal 60,61)
10. Dalam hal ada permohonan penundaan pelaksanaan Keputusan Tata Usaha Negara yang diselenggarakan maka Ketua berdasarkan jabatan dapat mengeluarkan tentang mengeluarkan penundaan pelaksanaan Keputusan Tata Usaha Negara tersebut dengan sedapat mungkin
Membina, mengkoordinasikan dan memipmpin penyelenggaraan tugas bidang tehnis yustisial dan administrasi Pengadilan untuk kelancaraan pelaksanaan tugas Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Halaman 10 dari 92 halaman mendengar keterangan para pihak terutama pihak Tergugat dan dilaksanakan secara selektif (pasal 67 jo. SEMA No. 2 Tahun 1991)
11. Melakukan pemanggilan terhadap salah satu pihak dalam hal dia berkedudukan atau berada di luar negeri (vide pasal 66)
12. Membuat penetapan tentang penunjukan susunan Majelis untuk memeriksa dan mengadili perkara.
13. Memberi ijin kepada pihak-pihak untuk mempelajari surat-surat resmi lainnya yang bersangkutan dengan perkara di Kepaniteraan dan membuat kutipan atau salinan (pasal 81, 82)
- Dalam hal perkara sudah putus dan para pihak hendak menyusun memori atau kontra memori banding dan memori kasasi atau kontra memori kasasi harus ijin Ketua.
- Dalam hal perkara masih dalam proses yaitu mempelajari berkas untuk penyusunan kesimpulan para pihak cukup minta ijin pada Ketua Majelis Hakim yang bersangkutan. 14. Memberi perintah kepada Panitera Pengadilan Tata usaha Negara untuk mengirim salinan
putusan Pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap kepada para pihak dengan surat tercatat (pasal 116 ayat (1)
15. Dalam hal gugatan didasarkan pada pasal 97 ayat (9) huruf b dan c dikabulkan dan bila dalam jangka waktu 3 bulan setelah dikeluarkan putusan Pengadilan, Tergugat tidak melaksanakan kewajibannya maka Ketua Pengadilan atas permohonan Penggugat memerintahkan Tergugat melaksanakan putusan tersebut (pasal 116 ayat (3)
16. Mengawasi pelaksanaan Court Calender dan mengumumkannya pada pertemuan berkala pada Hakim
17. Meneliti Court Calender dan membina Hakim agar memutus perkara yang diserahkan kepadanya paling lama 6 bulan
18. Mengevaluasi laporan mengenai penanganan perkara yang dilakukan Hakim dan Panitera Pengganti, selanjutnya mengirimkan laporan dan hasil evaluasinya secara periodik kepada Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung.
19. Memberikan ijin berdasarkan ketentuan Undang-Undang untuk membawa keluar dari ruang Kepaniteraan : daftar catatan risalah, berita acara serta berkas perkara (pasal 141)
20. Meneruskan SEMA, PERMA JUKLAK dan surat-surat dari Mahkamah Agung atau Pengadilan Tinggi yang berkaitan dengan hukum dan perkara kepada para Hakim, Panitera, Wakil Panitera, Panitera Muda dan Panitera Pengganti.
21. Dalam Administrasi Peradilan dengan rincian :
a. Memberi petunjuk, pengarahan, pembinaan dan persetujuan terhadap pengelolaan dan penyelenggaraan administrasi peradilan yang diselenggarakan oleh Kepaniteraan Pengadilan TUN, serta apabila perlu melakukan teguran, peringatan dan mengambil tindakan terhadap petugas yang lalai dalam melaksanakan administrasi peradilan drengan baik.
Halaman 11 dari 92 halaman b. Meneruskan SEMA, PERMA dan surat-surat dari Mahkamah Agung RI yang berkaitan dengan administrasi pengadilan kepada para pejabat struktural dan fungsional kepaniteraan,
c. Membuat penetapan dan keputusan yang berkaitan dengan pelaksanaan administrasi peradilan.
d. Membuat penetapan tentang besarnya panjar biaya perkara gugatan.
e. Melakukan pengawasan atas penyelenggaraan administrasi keuangan perkara dan meminta kepada panitera untuk melaporkan setiap bulannya pertanggungjawaban keuangan perkara.
f. Mengevaluasi laporan-laporan administrasi peradilan. 22. Dalam Administrasi Umum dengan rincian :
a. Meneruskan UU, PP, KEPPRES, KEP. Ketua MARI, SEMA, PERMA, KEP Ses MARI dan surat-surat dari MARI yang berkaitan dengan administrasi umum pada para pejabat struktural sekretariat
b. Memdelegasikan wewenang selaku Kuasa Pengguna Anggaran yang diberikan oleh Sekretaris Mahkamah Agung RI kepada Panitera /Sekretaris Pengadilan TUN Pontianak untuk bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran pada Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak
c. Memberi petunjuk, pengarahan dan pengawasasn terhadap perencanaan anggaran (penyusunan RAK-KL) dan pelaksanaan anggaran (DIPA) pada satuan kerja dalam wilayah hukum Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak.
23. Tugas-tugas lainnya meliputi :
a. Melakukan pembinaan dan nasehat terhadap organisasi-organisasi non kedinasan / profesi yang ada di Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak yang diharapkan akan sangat menunjang didalam pelaksanaan tugas-tugas dan kesejahteraan pegawai, yaitu : 1. Ikatan Hakim Indonesia ( IKAHI )
2. Ikatan Panitera / Sekretaris Indonesia ( IPASI ) 3. Korps Pegawai Negeri ( KORPRI )
4. Badan Pelaksana Olahraga (BAPOR) dan Persatuan Tenis Warga Pengadilan ( PTWP )
5. Koperasi Pegawai
6. Dharmayuktikarini (organisasi pegawai wanita dan istri)
b. Melakukan tugas-tugas khusus yang diperintahkan oleh Mahkamah Agung RI c. Membuat rencana dan program kerja Ketua
d. Melakukan penilaian dan pengesahan penilaian pelaksanaan pekerjaan pejabat bawahan (SKP)
Halaman 12 dari 92 halaman Hubungan Kerja dengan pihak terkait tergambar sebagai berikut :
KETUA WAKIL KETUA MAJELIS HAKIM Keterangan :
= Garis Komando / Perintah (Administrasi/Manajemen Peradilan) = Garis Koordinasi (Tehnis Peradilan)
Halaman 13 dari 92 halaman Standar Operasional Prosedur (SOP) WAKIL KETUA
URAIAN JABATAN
W
W
A
A
K
K
I
I
L
L
K
K
E
E
T
T
U
U
A
A
RUMUSAN TUGAS :RINCIAN TUGAS :
1. Tehnis yustisial/penyelenggaraan kekuasaan kehakiman dengan rincian :
a. Membantu Ketua di dalam melaksanakan tuga-tugas di bidang tehnis yustisial, administrasi peradilan dan administrasi Kepaniteraan.
b. Sebagai Ketua Majelis Hakim, memeriksa, menyelesaikan dan memutus perkara yang dibagikan kepadanya.
2. Tugas Acting Ketua / Pimpinan Pengadilan, yaitu melakukan tugas dan fungsi Ketua / Pimpinan Pengadilan atau mewakili Ketua, apabila Ketua berhalangan hadir (sementara dan atau tetap) dan apabila Ketua dimutasi, akan tetapi Ketua Definitif yang baru belum malaksanakan tugasnya.
3. Tugas pendelegasian wewenang / mandat dengan rincian: a. Menerima dan mendisposisi surat masuk
b. Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap aparatur Pengadilan dibidang tehnis yustisial, administrasi peradilan dan administrasi kepaniteraan dan penyelenggaraan Kekuasaan Kehakiman yang dilakukan oleh Pengadilan TUN sesuai dengan mandat yang diberikan oleh Ketua
c. Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap aparatur Pengadilan dibidang sekretariat/administrasi umum yang dilakukan oleh Kesekretariatan Pengadilan sesuai dengan mandate yang diberikan oleh Ketua.
d. Melaksanakan tugas-tugas yang berkenaan dengan SEMA No. 2 Tahun 1988 tanggal 8 Pebruari 1988 tentang Pedoman Pembagian Tugas antara Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan yaitu dalam hal / bertindak sebagai Pengawas Umum.
e. Melakukan koordinasi, pengendalian dan monitoring terhadap bidang-bidang tugas yang diberikan mandat oleh Ketua.
4. Lain-lain, dengan rincian :
Membantu Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak dalam membina, mengkoordinasikan dan memimpin penyelenggaraan tugas bidang tehnis yustisial dan adminitrasi Pengadilan untuk kelancaran pelaksanaan tugas Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Halaman 14 dari 92 halaman a. Membantu Ketua di dalam melakukan pembinaan dan penasehatan terhadap
organisasi-organisasi profesi / non kedinasan yang ada di Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak untuk kesejahteraan pegawai.
b. Membuat rencana dan program kerja Wakil Ketua.
KETUA
WAKIL KETUA
MAJELIS HAKIM
Keterangan :
= Garis Komando / Perintah (Administrasi/Manajemen Peradilan) = Garis Koordinasi (Tehnis Peradilan)
Halaman 15 dari 92 halaman Standar Operasional Prosedur (SOP) HAKIM
URAIAN JABATAN
H
H
A
A
K
K
I
I
M
M
RUMUSAN TUGAS :Menangani sengketa TUN yang diberikan oleh Ketua Pengadilan TUN Pontianak atas perkara gugatan yang diajukan oleh orang atau badan hukum perdata denga mendengar, mengjkaji dan menelaah semua keterangan, alat bukti dan saksi dari pihak yang berperkara dalam persidangan untuk mempertimbangkan, mkemutus dan menyelesaikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan menyelesaikan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak.
RINCIAN TUGAS :
1. Tehnis yustisial / penyelenggaraan kekuasaan kehakiman dengan rincian : a. Melakukan pemeriksaan persiapan terhadap gugatan yang diterima
b. Memberikan nasehat kepada Penggugat berdasarkan hasil pemeriksaan persiapan untuk memperbaiki gugatan dan/atau melengkapi dengan data yang diperlukan.
c. Menetapkan hari sidang, dengan mempertimbangkan jauh dekatnya tempat tinggal para pihak dengan tempat persidangan agar sidang dapat dihadiri pihak-pihak yang bersangkutan sesuai dengan surat panggilan.
d. Melakukan sidang perkara berdasarkan penetapan hari sidang untuk memeriksa, mempertimbangkan, memutus dan menyelesaikan sengketa TUN.
e. Bertanggung jawab atas pembuatan dan kebenaran berita acara persidangan dan menandatanganinya sebelum hari sidang berikutnya.
f. Mengemukakan pendapat dalam musyawarah.
g. Menyiapkan dan memaraf naskah putusan lengkap untuk diucapkan. h. Menandatangani putusan yang sudah diucapkan dalam persidangan.
i. Menandatangani Penetapan penundaan pelaksanaan keputusan dalam hal perkara sudah ditangani Majelis Hakim.
j. Bertanggungjawab atas ketepatan batas waktu minutasi perkara 2. Tugas pengawasan, dengan rincian :
Melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan peradilan di Pengadilan TUN sesuai dengan mandat yang diberikan kepadanya.
3. Lain-lain dengan rincian :
Halaman 16 dari 92 halaman 2. Eselon III
Standar Operasional Prosedur (SOP) PANITERA
URAIAN JABATAN
P
P
A
A
N
N
I
I
T
T
E
E
R
R
A
A
RUMUSAN TUGAS :Menyelenggarakan dan bertanggung jawab atas pelaksanaan administrasi di bidang tehnis peradilan, administrasi kepaniteraan dan administrasi umum pada Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
RINCIAN TUGAS :
1. Bertanggung jawab atas pengurusan berkas perkara, putusan, dokumen, akta, buku daftar, biaya perkara, surat-surat bukti lainnya yang disimpan di kepaniteraan.
2. Menyelenggarakan administrasi perkara
3. Mengatur tugas Wakil Panitera, Panitera Muda dan Panitera Pengganti. 4. Membuat daftar semua perkara yang diterima di kepaniteraan
5. Membuat salinan putusan 6. Membuat akta :
- permohonan banding
- pemberitahuan adanya permohonan banding
- penyampaian salinan memori/kontra memori banding
- pemberitahuan membaca/memeriksa berkas perkara (inzage) - pemberitahuan putusan banding
- permohonan kasasi
- pemberitahuan adanya permohonan kasasi - penerimaan memori kasasi
- penyampaiaan salinan memori kasasi - penerimaan kontra memori kasasi - penyampaian kontra memori kasasi - pemberitahuan putusan kasasi - permohonan peninjauan kembali
Halaman 17 dari 92 halaman - pemberitahuan adanya permohonan peninjauan kembali
- penerimaan/penyampaian jawaban permohonan peninjauan kembali
- penyampaian salinan putusan peninjauan kembali kepada pemohon peninjauan kembali - pemberitahuan bunyi putusan peninjauan kembali kepada termohon peninjauan kembali 7. Melegalisir surat-surat yang akan dijadikan bukti dalam persidangan
8. Pemungutan biaya-biaya Pengadilan dan menyetorkannya ke Kas Negara.
9. Mengirim berkas perkara yang dimohonkan banding, kasasi, dan peninjauan kembali.
10. Melakukan penelitian administratif mengenai segi-segi formal yang pokok-pokok terhadap berkas perkara yang masuk ( pasal 56 jo. SEMA No. 2 tahun 1991 )
11. Mendahulukan pemeriksaan perkara dan segera menyerahkan kepada Ketua, apabila ada permohonan penundaan pelaksanaan Keputusan Tata Usaha Negara yang digugat apabila ada permohonan dengan acara cepat atau apabila ada permohonan pemeriksaan secara cuma-cuma
- menyelenggarakan biaya administrasi perkara
- membuat akte penolakan dalam hal tidak ada kemungkinan upaya hukum terhadap perlawanan (pasal 62 ayat (6), juga terhadap putusan Niet Onvankelijk (NO) karena tidak memenuhi pasal 63 ayat (3)
- sebagi Pengadilan Tingkat Pertama bias merumuskan gugatan atas petunjuk Ketua Pengadilan
12. Menyelenggarakan administrai perkara, hukum dan keuangan perkara sesuaikan dengan peraturan yang berlaku dengan dibantu Wapan dan Panmud.
13. Menyelenggarakan administrasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Peradilan dibantu oleh Wakil Sekretaris
14. Pemungutan biaya-biaya Pengadilan
15. Mengolah, mengkaji dan menevaluasi laporan periodik tentang perkara dan keuangan perkara. 16. Membantu hakim dengan mengikuti dan mencata jalannya sidang Pengadilan
17. Membantu hakim dalam hal membuat penetapan hari sidang
18. Menyusun dan membuat berita acara persidangan yang sudah selesai sebelum sidang berikutnya dan ditandatangani bersama Ketua Majelis.
Halaman 18 dari 92 halaman 19. Mengetik putusan
20. Menandatangani penetapan penundaan pelaksanaan putusan dalam hal perkara sudah ditangan Majelis Hakim atau dalam hal pemeriksaan perkara dengan acara cepat.
21. berkoordinasi dengan Panitera Muda Perkara mengenai penundaan hari sidang dan perkara yang sudah putus berikut amar putusannya agar dicatat dalam register perkara.
22. Melakukan tugas-tugas selaku Kuasa Pengguna Anggaran lainnya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, utamanya dalam pengadaan barang sebagaimana yang diatur dalam Keppres 80 Th. 2003 dan Pengelolaan Anggararan sebagaiman diatur dalam Peraturan Dirjen Perbendaharaan tentang Mekanisme Pelaksanaan Pembayaran atas beban APBN.
23. Membantu pimpinan Pengadilan dalam membuat program kerja jangka pendek dan jangka panjang, pelaksanaannya serta pengkoordinasiannya.
24. Menyusun rencana kerja Kepaniteraan.
25. Mengkoordinasikan ketatausahaan di lingkungan Pengadilan
26. Melakukan penilaian dan pengesahan penilaian pelaksanaan pekerjaan pejabat bawahan (SKP)
27. Melakukan bimbingan kepegawaian
28. Menyiapkan, menyusun dan mengkoordinasikan bahan-bahan rapat yang akan diselenggarakan oleh Pengadilan TUN Pontianak.
29. Menyusun laporan bulanan Kepaniteraan Perkara. 30. Menyusun rencana kerja Kepaniteraan Perkara.
Halaman 19 dari 92 halaman Standar Operasional Prosedur (SOP) Sekretaris
URAIAN JABATAN
S
S
E
E
K
K
R
R
E
E
T
T
A
A
R
R
I
I
S
S
RUMUSAN TUGAS :
Membantu Ketua Pengadilan Tata Uasaha Negara Pontianak dalam membina mengkoordinasikan dan memimpin penyelenggaraan tugas bidang sekretariatan Pengadilan yang berhubungan dengan kepegawaian, keuangan tata usaha dan perlengkapan dalam rangka memberikan pelayanan administratif kepada semua unsur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
RINCIAN TUGAS :
1. Administrasi Sub Bagian Umum dan Keuangan, dengan rincian :
a. Mengkoordinasikan penyusunan RKA-KL sebagai bahan penyediaan anggaran.
b. Mengkoordinasikan dan pembahasan anggaran Satuan Kerja di lingkung Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak.
c. Menyusun dan membuat dokumen DIPA untuk ditandatangani oleh Pejabat yang berwenang setelah dilakukan pembahasan.
d. Mengkoordinasikan usulan revisi anggaran
e. Meneliti kelengkapan dan kebenaran konsep register penutupan kas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
f. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas-tugas Sub Bagian Kepegawaian, Ornganisasi dan Tata Laksana lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
g. Mengkoordinasikan pendistribusian, pengelolaan surat masuk dengan sistem kartu kendali untuk memperlancar penyampaian informasi.
h. Mengkoordinasikan pengiriman surat keluar untuk memperlancar penyampaian informasi. i. Meneliti konsep pertanggungjawaban selaku Kuasa Pengguna Anggaran tentang
penggunaan pengiriman surat dinas, telex dan telegram sesuai dengan kwitansi / resi.
j. Meneliti dan mengkoreksi konsep surat yang berkaitan dengan tugas kerumahtanggaan yang diajukan oleh Sub Bagian Umum dan Keuangan.
k. Mengkoordinasikan dn mengawasi pelaksanaan tugas-tugas kerumahtanggaan.
l. Meneliti berkas tagihan yang akan diajukan ke Sekretaris selaku Kuasa Pengguna Anggaran yang menyangkut pemeliharaan alat perlengkapan kantor, gedung kantor, rumah dinas, biaya langganan listrik, air dan telepon untuk mendapat penyelesaian pembayaran.
m. Mengkoordinasikan pengelolaan perpustakaan
n. Mengkoordinasikan Barang Milik Negara (BMN/IKN).
Halaman 20 dari 92 halaman p. Mengkoordinasikan pelaksanaan pemeliharaan dan perawatan gedung kantor beserta sarana
dan prasarannya.
q. Mengkoordinasikan di dalam penerimaan tamu, acara-acara pelantikan upacara, protokol, dan perjalanan dinas.
r. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas-tugas seluruh Sub Bagian sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
2. Administrasi Sub Bagian Kepegawaian, Organisasi dan Tatalaksana, dengan rincian : a. Menganalisa data kepegawaian dan menyiapkan usul-usul formasi, diklat pegawai ke
Mahkamah Agung RI
b. Mengkoordinasikan dalam pengumpulan dan pengolahan data kepegawaian.
c. Mengkoordinasikan pelaksanaan administrasi kepegawaian yang berhubungan dengan kesejahteraan pegawai, yaitu dalam hal kenaikan pangkat, pensiun, kenaikan gaji berkala, usul dan penetapan jabatan, cuti, dan lain sebagainya.
d. Mengkoordinasikan pembinaan pegawai yang berkaitan dengan pengembanga, berupa diklat, kursus, simposium, dan lain sebagainya.
e. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas-tugas Sub Bagian Kepegawaian lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3. Selaku Pejabat Penanggung Jawab Kegiatan / Pejabat Pembuat Komitmen dengan rincian : a. Melakukan tugas pokok dalam pengadaan barang / jasa instasi pemerintah sebagaimana
tersebut dalam Keppres 80 TH.. 2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang / jasa instansi pemerintah beserta perubahan-perubahannya.
b. Melaksanakan tugas pokok dalam pelaksanaan/ pengelolaan anggaran atas delegasi wewenang dari Kuasa Pengguna Anggaran untuk melakukan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran anggaran belanja / Penanggung Jawab Kegiatan / Pembuat Komitmen sebagaimana tersebut dalam Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor : 02/PB/2005 tentang Mekanisme Pelaksanaan Pembayaran Atas Beban APBN. 4. Lain-lain dengan rincian :
a. Menyusun rencana kerja kesekretariatan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak. b. Membuat laporan bulanan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak.
c. Membuat rencana kerja Sekretaris.
d. Melakukan tugas-tugas Sekretaris apabila Sekretaris berhalangan hadir.
e. Melakukan pembinaan pegawai dilingkungan kesekretariatan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak.
f. Mengkoordinasikan penyiapan bahan Rastaf A dan B dan rapat-rapat lainnya. g. Melakukan pengawasan melekat dalam lingkungan kesekretariatan.
Halaman 21 dari 92 halaman 3. Standar Operasional Prosedur (SOP) Eselon IV
Standar Operasional Prosedur (SOP) Wakil Panitera :
URAIAN JABATAN
W
W
A
A
K
K
I
I
L
L
P
P
A
A
N
N
I
I
T
T
E
E
R
R
A
A
RUMUSAN TUGAS :Membantu Panitera / Sekretaris Pengadilan Tata Uasaha Negara Pontianak dalam memberikan pelayanan this dibidang administrasi perkara, kepaniteraan dan administrasi peradilan lainnya di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
RINCIAN TUGAS :
1. Administrasi tehnis yustisial / penyelenggaraan kekuasaan kehakiman dengan rincian : a. Melakukan tugas dan fungsi Panitera dalam menyelenggarakan administrasi perkara
apabila Panitera berhalangan.
b. Melaksanakan tugas-tugas di bidang administrasi perkara yang didelegasikan kepadanya. 2. Administrasi Kepaniteraan dengan rincian :
a. Mengkoordinasikan persiapan pelaksanaan persidangan b. Menyelenggarakan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi.
c. Mengkoordinasikan tugas-tugas Panitera Muda Perkara dan Panitera Muda Hukum. d. Mengkoordinasikan pembuatan laporan administrasi perkara dan kepaniteraan.
e. Melakukan tugas dan fungsi Panitera dalam menyelenggarakan administrasi kepaniteraan apabila Panitera berhalangan.
f. Melaksanakan tugas-tugas di bidang administrasi kepaniteraan yang didelegasikan kepadanya.
g. Melaksanakan tugas-tugas dibidang kepaniteraan lainnya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3. Administrasi Persidangan dengan rincian :
a. Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya sidang Pengadilan. b. Membantu Hakim dalam hal membuat penetapan hari sidang.
c. Menyusun dan membuat berita acara persidangan yang harus sudah selesai sebelum sidang berikutnya dan ditandatangani bersama Ketua Majelis.
d. Mengetik putusan.
e. Menandatangani penetapan penundaan pelaksanaan putusan dalam hal perkara sudah ditandatangani Majelis Hakim atau dalam hal perkara dengan acara cepat.
Halaman 22 dari 92 halaman f. Mengkoordinasikan kepada Panitera Muda Perkara mengenai penundaan hari-hari sidang dan perkara yang sudah diputu berikut amar putusannya agar dicatat dalam register perkara.
g. Menyerahkan berkas perkara kepada Panitera Muda Perkara bila telah selesai minutasi. h. Melaksanakan tugas-tugas dibidang administrasi persidangan lainnya berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku. 4. lain-lain dengan rincian :
a. Membuat rencana kerja Wakil Panitera
b. Melakukan pengawasan melekat di lingkungan Kepaniteraan. c. Mengkoordinasikan ketatausahaan di lingkungan Kepaniteraan d. Melakukan bimbingan kepegawaian.
e. Menyiapkan, menyusun dan mengkoordinasikan bahan-bahan rapat yang akan diselenggarakan oleh Pegadilan Tata Usaha Negara Pontianak khususnya yang berkaitan dengan rapat dibidang tehnis peradilan.
Halaman 23 dari 92 halaman Standar Operasional Prosedur PANITERA MUDA PERKARA
URAIAN JABATAN
P
P
A
A
N
N
I
I
T
T
E
E
R
R
A
A
M
M
U
U
D
D
A
A
P
P
E
E
R
R
K
K
A
A
R
R
A
A
RUMUSAN TUGAS :Menyelenggarakan administrasi perkara untuk menunjang kelancaran tugas di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
RINCIAN TUGAS :
1. Administrasi Peradilan, dengan rincian :
a. Menyelenggarakan administrasi perkara dan penyusunan / pengolahan laporan sesuai dengan bidangnya, diantaranya :
1) Meneliti berkas gugatan yang diterima dan mengembalikan berkas surat gugatan / surat gugatan perlawanan serta dokumen-dokumen terkait yang belum lengkap dengan melampirkan daftar periksa supaya Penggugat atau kuasanya dapat melengkapi surat-surat sesuai dengan kekurangannya.
2) Menerima berkas perkara
3) Menerima dan mengelola surat-surat yang berhubungan dengan berkas perkara 4) Melakukan / mengisi Daftar Periksa (Chek List) Administrasi Perkara
5) Menerima pembayaran biaya panjar perkara dan membuat SKUM, serta mengelola dan mencatat ke dalam Buku Jurnal dan Buku Induk Keuangan Perkara
6) Memberi nomor register pada setiap perkara yang diterima di Kepaniteraan
7) Mempersiapkan Penetapan Penunjukkan Majelis Hakim dan Panitera / Panitera Pengganti yang akan menangani suatu perkara
8) Melaksanakan pendistribusian berkas perkara kepada Majelis Hakim yang ditunjuk 9) Membuat dan mengirimkan pemberitahuan-pemberitahuan kepada para pihak 10) Menyampaikan panggilan-panggilan kepada para pihak
11) Memberitahukan perkara kasasi dan PK kepada pihak lawan
12) Memberitahukan permohonan penetapan penundaan pelaksanaan Keputusan TUN kepada pihak Tergugat
13) Mencatat setiap perkara yang diterima kedalam buku daftar disertai catatan singkat tentang isinya .
14) Menyiapkan salinan putusan kepada para pihak yang berperkara bila memintanya 15) Menyiapkan berkas perkara yang dimohonkan kasasi atau PK
16) Menyerahkan arsip berkas perkara kepada Panitera Muda Hukum.
Halaman 24 dari 92 halaman c. Mempersiapkan persidangan perkara
d. Menyimpan berkas perkara yang masih berjalan.
e. Melaksanakan urusan lainnya yang berhubungan dengan masalah perkara, sesuai dengan peraturan perundangan.
2. Administrasi persidangan, dengan rincian :
a. Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya sidang pengadilan. b. Membantu Hakim dalam hal membuat penetapan hari sidang
c. Menyusun dan membuat berita acara persidangan yang harus sudah selesai sebelum sidang berikut ; dan ditanda tangani bersama Ketua Majelis.
d. Mengetik putusan
e. Menanda tangani penetapan penundaan pelaksanaan putusan dalam hal perkara sudah ditangan Majelis Hakim atau dalam hal pemeriksaan perkara dengan acara cepat
f. Melaporkan kepada Panitera Muda Perkara untuk dicatat dalam register perkara mengenai penundaan hari-hari sidang dan perkara yang sudah putus berikut amar putusannya.
g. Menyerahkan berkas perkara kepada Panitera Muda Perkara bila telah selesai minutasi h. Melaksanakan tugas-tugas dibidang administrasi persidangan lainnya berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku 3. Lain-lain, dengan rincian :
a. Membuat rencana kerja Panitera Muda Perkara
b. Melakukan pengawasan melekat di lingkungan Sub Kepaniteraan Perkara
c. Menyusun laporan bulanan perkara dan keuangan perkara untuk disampaikan kepada Panitera Muda Hukum
d. Mengkoordinasikan ketatausahaan di lingkungan Sub Kepaniteraan Perkara e. Melakukan bimbingan, pembinaan dan pengawasan kepegawaian bawahannya f. Melakukan penilaian terhadap pelaksanaan pekerjaan bawahannya (SKP) g. Menyusun laporan kerja sub kepaniteraan perkara.
h. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan, didelegasikan dan atau dimandatkan kepada Panitera Muda Perkara
Halaman 25 dari 92 halaman Standar Operasional Prosedur PANITERA MUDA HUKUM
URAIAN JABATAN
P
P
A
A
N
N
I
I
T
T
E
E
R
R
A
A
M
M
U
U
D
D
A
A
H
H
U
U
K
K
U
U
M
M
RUMUSAN TUGAS :Menyelenggarakan urusan data perkara, statistic dan dokumentasi perkara dan urusan lain yang berhubungan dengan Sub Kepaniteraan Hukum, untuk menunjang kelancaran tugas di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
RINCIAN TUGAS :
1. Administrasi Peradilan, dengan rincian :
s. Melakukan urusan pengumpulan dan pengolahan data perkara t. Melakukan urusan statistik dan dokumentasi perkara
u. Menyusun laporan perkara v. Melakukan law report
w. Melakukan urusan lain yang berhubungan dengan statistik dan dokumentasi perkara
x. Melaksanakan tugas-tugas di bidang administrasi hukum dan kepaniteraan perkara yang diberikan, dimandatkan atau delegasikan kepadanya sesuai peraturan yang berlaku.
y. Menyimpan berkas perkara yang sudah diputus. 2. Administrasi persidangan, dengan rincian :
a. Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya sidang pengadilan. b. Membantu Hakim dalam hal membuat penetapan hari sidang
c. Menyusun dan membuat berita acara persidangan yang harus sudah selesai sebelum sidang berikutnya ; dan ditanda tangani bersama Ketua Majelis.
d. Mengetik putusan
e. Menanda tangani penetapan penundaan pelaksanaan putusan dalam hal perkara sudah ditangan Majelis Hakim atau dalam hal pemeriksaan perkara dengan acara cepat
f. Melaporkan kepada Panitera Muda Perkara untuk dicatat dalam register perkara mengenai penundaan hari-hari sidang dan perkara yang sudah putus berikut amar putusannya. g. Menyerahkan berkas perkara kepada Panitera Muda Perkara bila telah selesai minutasi h. Melaksanakan tugas-tugas dibidang administrasi persidangan lainnya berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku 3. Lain-lain, dengan rincian :
a. Membuat rencana kerja Panitera Muda Hukum
b. Melaksanakan ketatausahaan Sub Kepaniteraan Hukum
c. Melakukan pengawasan melekat di lingkungan Sub Kepaniteraan Hukum d. Menyusun laporan kerja Sub Kepaniteraan Hukum
Halaman 26 dari 92 halaman e. Melakukan bimbingan, pembinaan dan pengawasan kepegawaian bawahannya
Halaman 27 dari 92 halaman Standar Operasional Prosedur (SOP) PANTERA PENGGANTI
URAIAN JABATAN
P
P
A
A
N
N
I
I
T
T
E
E
R
R
A
A
P
P
E
E
N
N
G
G
G
G
A
A
N
N
T
T
I
I
RUMUSAN TUGAS :
Mencatat dan menangani segala hal yang menyangkut tehnis administrasi persidangan sengketa TUN dengan mengikuti sidang untuk membantu Majelis Hakim menyelenggarakan kekuasaan kehakiman untuk menunjang kelancaran tugas di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
RINCIAN TUGAS :
1. Administrasi persidangan, dengan rincian :
a. Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya sidang pengadilan. b. Membantu Hakim dalam hal membuat penetapan hari sidang.
c. Membuat dan mengirim surat panggilan kepada pihak-pihak yang berperkara untuk hadir dalam persidangan .
d. Melakukan persiapan persidangan.
e. Menyusun dan membuat berita acara persidangan yang harus sudah selesai sebelum sidang berikutnya dan ditandatangani bersama Ketua Majelis.
f. Mengetik putusan
g. Menandatangani penetapan penundaan pelaksanaan putusan dalam hal perkara sudah ditangan Majelis Hakim atau dalam hal pemeriksaan perkara dengan acara cepat.
h. Melaporkan kepada Panitera Muda Perkara untuk dicatat dalam register perkara mengenai penundaan hari-hari sidang dan perkara yang sudah putus berikut amar putusannya.
i. Menyerahkan berkas perkara kepada Panitera Muda Perkara bila telah selesai minutasi j. Melaksanakan tugas-tugas dibidang administrasi persidangan lainnya berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku 2. Lain-lain, dengan rincian :
Halaman 28 dari 92 halaman TUPOKSI KEPALA SUB BAGIAN PERENCANAAN, TEKNOLOGI INFORMASI DAN PELAPORAN
RUMUSAN TUGAS :
Mengkoordinasikan Urusan Perencanaan, Teknologi Informasi dan Pelaporan untuk menunjang kelancaran tugas di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
RINCIAN TUGAS :
1. Menyusun Rencana Kerja Anggaran (RKA-KL) 2. Menyusun Data dan Informasi Dalam Website 3. Dokumentasi data dan Informasi
4. Pengelolaan Server dan Aplikasi 5. Pengelolaan Jarigan
6. Pengelolaan Dan Sinkronisasi data base 7. Pengelolaan Publikasi Informasi Perkara
8. Pelaksanaan Sistem Informasi Penelusuran Perkara SIPP) 9. Menyusun Laporan Kegiatan Bulanan
10. Menyusun Laporan Tahunan
11. Menyusun Rencana Umum Kegiatan Pengadaan, Pemerliharaan Barang Inventaris Negara
TUPOKSI KEPALA SUB BAGIAN KEPEGAWAIAN ORGANISASI DAN TATA LAKSANA
RUMUSAN TUGAS :
Mengkoordinasikan Urusan Kepegawaian untuk menunjang kelancaran tugas di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
RINCIAN TUGAS :
1. Menyusun formasi pegawai untuk dikirim ke Mahkamah Agung RI
2. Membantu Mahkamah Agung RI di dalam melakukan recruitmen / penerimaan pegawai baru dan calon hakim
3. Menyusun dan menyampaikan daftar CAPEG yang telah memenuhi syarat untuk mengikuti Lat Prajabatan ke Mahkamah Agung RI
4. Menyiapkan surat permintaan pengujian kesehatan bagi CAPEG kepada Dokter / Tim Penguji Kesehatan untuk pengangkatan PNS
5. Mengusulkan CPNS menjadi PNS
6. Mempersiapkan pelaksanaan Ujian Dinas Tingkat I, II dan Penyesuaian Ijasah 7. Menyusun Daftar Urut Kepangkatan dan Daftar Keadaan Pegawai (Bezetting)
Halaman 29 dari 92 halaman 8. Menyusun Daftar Nominatif Kenaikan Pangkat, memproses usul kenaikan pangkat dan membuat SK Kenaikan Pangkat sesuai kewenangan Ketua Pengadilan Tinggi TUN Jakarta
9. Mengusulkan dan memproses usul-usul jabatan, baik struktural maupun fungsional 10. Memproses usul mutasi pegawai
11. Memproses usul pemberhentian dan pemensiunan pegawai 12. Memproses Kenaikan Gaji Berkala pegawai
13. Memproses usul pemberian penghargaan, tanda kehormatan dan bentuk penghargaan lainnya
14. Menyelenggarakan upacara pelantikan dan pengambilan sumpah PNS dan jabatan 15. Memproses usul permintaan Karpeg, Karis/Karsu, Taspen dan Cuti
16. Memproses usul Diklat Pegawai
17. Menghimpun dan menyiapkan bahan-bahan rapat yang berkaitan dengan tugas-tugas Sub Bagian Kepegawaian sebagai penyelenggara administrasi kepegawaian
18. Melakukan pembinaan dan pengawasan pegawai dalam lingkungan sub bagian kepegawaian
19. Melakukan penilaian pelaksanaan pekerjaan bawahannya (SKP)
20. Menyiapkan dan menyusun laporan pelaksanaan tugas sub bagian kepegawaian 21. Menyusun rencana kerja sub bagian kepegawaian
22. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan, didelegasikan dan atau dimandatkan kepada Kepala Sub Bagian Kepegawaian.
23. Hubungan Kerja dengan pihak terkait, tergambar sebagai berikut :
KEPALA SUB BAGIAN KEPEGAWAIAN, ORGANISASI DAN TATA LAKSANA
STAF KEPEGAWAIAN
STAF KEPEGAWAIAN
1. Menyusun formasi pegawai
2. Menyusun dan menyampaikan daftar CAPEG yang telah memenuhi syarat untuk mengikuti Lat Prajabatan ke Mahkamah Agung RI
3. Mengusulkan CPNS menjadi PNS
4. Mempersiapkan Daftar Pegawai yang akan mengikuti Ujian Dinas Tingkat I, II dan Penyesuaian Ijasah
Halaman 30 dari 92 halaman Menyelenggarakan Urusan Keuangan APBN untuk menunjang kelancaran tugas di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
6. Menyusun Daftar Nominatif Kenaikan Pangkat, memproses usul kenaikan pangkat dan membuat SK Kenaikan Pangkat.
7. Mengusulkan dan memproses usul-usul jabatan, baik structural maupun fungsional 8. Memproses usul mutasi pegawai
9. Memproses usul pemberhentian dan pemensiunan pegawai
10. Menerima dan mengarsipkan surat pemberitahuan Kenaikan Gaji Berkala pegawai 11. Memproses usul pemberian penghargaan, tanda kehormatan dan bentuk penghargaan
lainnya
12. Memproses usul permintaan Karpeg, Karis/Karsu, Taspen dan Cuti 13. Memproses usul Diklat Pegawai
14. Menyusun dan mengolah data kepegawaian ke dalam file / odner Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikan kepadanya, berkaiatan dengan tugas pokok dan fungsi Sub Bagian Kepegawaian.
TUPOKSI KEPALA SUB BAGIAN UMUM DAN KEUANGAN RUMUSAN TUGAS :
RINCIAN TUGAS :
1. Menyusun Daftar Gaji pegawai dan membuat SPPnya
2. Membuat SPM oleh Pejabat PTUN Pontianak kemudian diajukan ke KPPN untuk diterbitkan SP2D
3. Mengambil gaji di Bank dan mendistribusikan kepada pegawai yang berhak setelah dilakukan pemotongan sesuai peraturan yang berlaku
4. Mencatat SPM dan membukukannya
5. Membuat Laporan Bulanan berkenaan dengan pengurusan gaji pegawai 6. Membuat SSP (Surat Setoran Pajak)
7. Mengajukan uang lembur dan mendistribusikannya kepada yang berhak 8. Membuat perincian gaji untuk lampiran Pajak
9. Membuat KP-4
10. Membuat SKPP pindah / masuk 11. Mengurus permintaan persekot gaji 12. Mengurus biaya mutasi / pindah 13. Mengurus permohonan uang duka
Halaman 31 dari 92 halaman 14. Menerima / memotong gaji sebagai PNBP dari uang sewa rumah dinas berdasarkan SPM
Gaji
15. Menerima PNBP (uang leges) dari Bendahara Keuangan Perkara dan mencatatnya dalam pembukuan serta menyetorkannya ke Kas Negara melalui Kantor Pos / Bank
16. Membuat laporan bulanan PNBP dan dikirim ke Sekretaris Mahkamah Agung RI 17. Melakukan pembukuan PNBP sesuai peraturan perundangan
18. Membuat Berita Acara Pemeriksaan yang dilakukan oleh Atasan Langsung dan mengirimkannya ke Sekretaris Mahkamah Agung
19. Membuat Berita Acara Pemeriksaan yang dilakukan oleh Atasan Langsung triwulan sekali, dan mengirimkannya ke Sekretaris Mahkamah Agung RI
20. Membuat SPP dan SPM Non Gaji serta mengajukan ke KPPN untuk diterbitkan SP2D 21. Mengambil SP2D untuk dicairkan di Bank
22. Menggunakan anggaran berdasarkan peraturan yang berlaku 23. Mencatat SPM dan bukti-bukti pengeluaran untuk dibukukan
24. Membuat Labul pengelolaan / pelaksanaan anggaran dan menyampaikan kepada yang berwenang
25. Membuat Berita Acara Pemeriksaan yang dilakukan oleh Atasan Langsung dan menyampaikan kepada yang berwenang
26. Membuat Berita Acara Pemeriksaan yang dilakukan oleh Atasan Langsung triwulanan dan menyampaikan kepada yang berwenang
27. Menyusun dan mengkoordinasikan penyusunan RKA-KL seluruh satker di lingkungan PTUN Pontianak
28. Menyusun Rekonsiliasi Anggaran dan menyampaikan ke KPPN Pontianak dan Unit Anggaran Wilayah (UAW), dalam hal ini Pengadilan Tinggi Jakarta di Jakarta.
29. Menyusun dan mengelola arsip keuangan
20. Melakukan Pengujian SPP dan menanda tangani SPM sesuai dengan peraturan yang berlaku
21. Melakukan penatausahaan keuangan
22. Menghimpun dan menyiapkan bahan-bahan rapat yang berkaitan dengan tugas-tugas Sub Bagian Keuangan sebagai penyelenggara administrasi keuangan
23. Melakukan pembinaan dan pengawasan pegawai dalam lingkungan sub bagian kepegawaian
24. Melakukan penilaian pelaksanaan pekerjaan bawahannya (SKP)
25. Menyiapkan dan menyusun laporan pelaksanaan tugas sub bagian keuangan 26. Menyusun rencana kerja sub bagian keuangan
27. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan, didelegasikan dan atau dimandatkan kepada Kepala Sub Bagian Keuangan.
Halaman 32 dari 92 halaman PEMBUAT DAFTAR GAJI/BENDAHARA GAJI
1. Membuat SPP Gaji
2. Membuat SPM oleh Pejabat PTUN Pontianak kemudian diajukan ke KPPN untuk diterbitkan SP2D
3. Mengambil gaji di Bank kemudian didistribusikan kepada pegawai setelah dilakukan pemotongan sesuai dengan peraturan yang berlaku
4. Mencatat SPM dan membukukan 5. Membuat laporan bulanan
6. Membuat SSP ( Surat Setoran Pajak ) 7. Mengajukan uang lembur
8. Membuat perincian gaji untuk lampiran pajak 9. Membuat KP-4
10. Membuat SKPP pindah/masuk 11. Meminta persekot gaji
12. Membuat permohonan biaya mutasi pindah 13. Membuat permohonan uang duka
BENDAHARA PENGELUARAN
1. Membuat Membuat SPP dan SPM serta mengajukan ke KPPN untuk diterbitkan SP2D.
2. Mengambil SP2D untuk dicairkan di Bank.
3. Menggunakan anggaran berdasarkan peraturan yang berlaku dan sesuai dengan renlok.
4. Mencatat SPM dan bukti-bukti pengeluaran untuk dibukukan
5. Membuat laporan bulanan dan menyampaikan kepada yang berwenang
6. Membuat pemeriksaan bulanan/menutup buku induk oleh Atasan Langsung dan menyampaikan Berita Acara Pemeriksaan kepada yang berwenang
7. Membuat pemeriksaan triwulan/menutup buku induk oleh Atasan Langsung dan menyampaikan berita acara pemeriksaan kepada yang berwenang
8. Melakukan pembukuan PNBP dari sewa rumah dinas berdasarkan SPM Gaji
9. Menerima PNBP ( uang leges ) dari Bendahara Perkara kemudian dicatat dalam pembukuan dan disetorkan ke Kas Negara melalui Kantor Pos/Bank
10. Membuat laporan bulanan PNBP dan dikirim ke Sekretaris Mahkamah Agung
11. Membuat pemeriksaan bulanan/menutup buku oleh Atasan Langsung dan membuat Berita Acara Pemeriksaan kemudian dikirim ke Sekretaris Mahkamah Agung
Halaman 33 dari 92 halaman 12. Membuat pemeriksaan triwulan/menutup buku oleh Atasan Langsung dan membuat
Berita Acara Pemeriksaan kemudian dikirim ke Sekretaris Mahkamah Agung PETUGAS TATAUSAHA KEUANGAN
1. Mengagendakan surat-surat masuk 2. Mengarsipkan surat-surat
3. Membantu penghitungan uang gaji dan mendistribusikan kepada yang berhak
4. Mengadministrasikan pemotongan-pemotongan gaji (koperasi, iuaran-iuran, peminjaman bank, dll)
5. Membantu Bendahara Pengeluaran di dalam pengadministrasian bukti-bukti pengeluaran. 6. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan kepadanya untuk menunjang kelancaran
tugas pokok dan fungsi Sub Bagian Keuangan .
PETUGAS PENGELUARAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP) 1. Mencatat Pembukuan
2. Melaksanakan tugas perbendaharaan yang bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak dalam rangka pelaksanaan anggaran pendapatan
3. Menerima dan menyetor uang Penerimaan Negara bukan pajak ke bank 4. Menyiapkan bahan laporan bulanan dan triwulan
5. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan atau pimpinan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak
Halaman 34 dari 92 halaman A. STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)
1. KEPANITERAAN PERKARA
Pelaksana Mutu Baku
No Aktivitas
Staf
Ketua/Eselon Persyaratan/
Waktu
III/IV/Fungsional Perlengkapan
PROSEDUR PENGAJUAN GUGATAN DI PTUN PONTIANAK -Menerima, memeriksa dan menelliti surat
Panmud Perkara Surat Gugatan 10 menit/ 1 hk gugatan
- Memeriksakelengkapansurat gugatandengan
Surat gugatan, menggunakandaftar periksa (checklist) dan
Panmud Perkara chek list daftar isi 30 menit/ 1 hk meneruskan berkas yang telah selesai
berkas gugatan diperiksa
- Apabila berkas belum lengkap,
mengembalikan berkas dengan Surat gugatan,
melampirkan daftar periksa supaya Panmud Perkara chek list daftar isi 30 menit/ 1 hk Penggugat atau Kuasanya melengkapi berkas gugatan
kekurangannya :
- Membuat SKUM dan selanjutnya
Meja I 10 menit/ 1 hk
memerintahkan agar
- Menerima berkas perkara yang telah
Meja I 10 menit/ 1 hk
lengkap dilampiri
- Setelah Penggugat membayar panjar biaya perkara gugatan, gugatan didaftarkan
Kasir, Meja II 10 menit/ 1 hk
dengan memberikan no. urut gugatan dan
dicatat dalam buku jurnal oleh kasir dan dicatat ke buku register induk perkara :
- Menyerahkan berkas ke Panmud Perkara Meja II 10 menit/ 1 hk
- Menerima dan mencatat surat kuasa dari
kuasa hokum pihak yang bersengketa dalam Panmud Hukum 15 Menit/ 1 hk buku bantu pendaftaran surat kuasa
- Mengagendakan surat kuasa kedalam Panmud Hukum 15 menit/ 1 hk - Menarik PNBP dari legalisasi surat kuasa Bendahara penerima 15 menit/ 1 hk - Cheklist kelengkapan berkas perkara dan
Panmud Perkara 30 menit/ 1 hk formulir penetapan majelis
- Menyerahkan berkas perkara ke Wakil
Panmud Perkara 15 menit/ 1 hk Panitera
- Menyerahkan berkas perkara ke Panitera Wakil Panitera 15 menit/ 1 hk - Meneliti dan menyerahkan berkas
Panitera 1 jam/ 1 hk
perkara kepada Ketua PTUN
DISMISSAL PROCESS DAN LOLOS DISMISSAL
- Ketua PTUN setelah menerima berkas dari panitera mempelajari berkas perkara dapat
Ketua PTUN 2 hk
memerintahkan kepada Panitera memanggil
para pihak untuk dismissal proses.
- Panitera memanggil para pihak Panitera 1 hk
- KPTUN mendengar keterangan para pihak
Ketua PTUN 2 hk
yang dituangkan dalam berita acara - ApabilaKPTUN berpendapat tidak lolos maka
Ketua PTUN 2 hk
Halaman 35 dari 92 halaman - Apabila KPTUN berpendapat lolos
Ketua PTUN 2 hk
dismissal maka dibuat penetapan penunjukan Hakim / Majelis Hakim
- Setelah pembacaan penetapan
Dismisal diberitahukan kepada pihak yang Ketua PTUN 1 hk tidak hadir
- Mengirimkan salinan penetapannya kepada
Panitera 14 hk
para pihak. (Pasal 51A UU PERATUN )
- Menyerahkan berkas ke Panitera Ketua 30 menit
- Menunjuk Panitera Pengganti Panitera 15 menit
- Menyerahkan berkas ke Panmud Perkara Panitera 15 menit - Mencatat susunan majelis hakim dan PP dalam
staf Panmud perkara 2 jam
register perkara
- Menyerahkan berkas kepada Ketua Panmud Perkara,
Majelis Hakim untuk diserahkan kepada PP 30 menit
Panitera Pengganti
B. Kinerja / Sasaran Kerja Pegawai (SKP)
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil. Penilaian prestasi kerja PNS adalah suatu proses penilaian secara sistematis yang dilakukan oleh pejabat penilai terhadap sasaran kerja pegawai dan perilaku kerja PNS. Penilaian prestasi kerja PNS terdiri atas unsur SKP (Sasaran Kerja Pegawai) dengan bobot nilai 60% dan Perilaku kerja (bobot nilai 40%). Sasaran Kerja Pegawai adalah rencana kerja dan target yang akan dicapai oleh seorang PNS.
SKP memuat kegiatan tugas jabatan dan target yang harus dicapai dalam kurun waktu penilaian yang bersifat nyata dan dapat diukur, setiap kegiatan tugas jabatan yang akan dilakukan harus didasarkan pada tugas dan fungsi, wewenang tanggung jawab, dan uraian tugasnya yang secara umum telah ditetapkan dalam struktur organisasi dan tata kerja (SOTK).
Penilaian prestasi kerja PNS bertujuan untuk menjamin objektivitas pembinaan PNS yang dilakukan berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja. Penilaian prestasi kerja PNS dilakukan berdasarkan prinsip :
a. Objektif;
b. Terukur;
c. Akuntabel;
d. Partisipatif;
Halaman 36 dari 92 halaman ➢ Unsur-Unsur Sasaran Kerja Pegawai
1. Kegiatan Tugas Jabatan
Mengacu pada Penetapan Kinerja/RKT. Dalam melaksanakan kegiatan tugas jabatan pada prinsipnya pekerjaan dibagi habis dari tingkat jabatan tertinggi s/d jabatan terendah secara hierarki.
2. Angka Kredit
3. Target
Dalam menetapkan target meliputi aspek sbb:
Kuantitas (Target Output) Kualitas (Target Kualitas) Waktu (Target Waktu) Biaya (Target Biaya)
ESELON II
- SASARAN KERJA PEGAWAI (SKP) KETUA ( Herry Wibawa,SH.,MH)
NO I. PEJABAT PENILAI NO II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI
1 Nama DR. Istiwibowo, SH., MH. 1 Nama
Herry Wibawa, SH., MH.
2 NIP 19571011 198503 1 001 2 NIP 19570805 198203 1 006
3 Pangkat/Gol.Ruang Pembina Utama (IV/e) 3 Pangkat/Gol.Ruang Pembina Utama Madya (IV/d)
4 Jabatan Ketua / Hakim Utama 4 Jabatan
Ketua / Hakim Utama Muda
5 Unit Kerja
Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara
Jakarta 5 Unit Kerja Pengadilan Tata Usaha negara Pontianak
NO III. KEGIATAN TUGAS JABATAN AK
TARGET KUANT/OUTPUT KUAL/MUTU WAKTU BIAYA
1 Mempelajari, mendisposisi dan menjawab surat masuk 0 600 berkas/surat 100 12 BLN -
2 Mempelajari surat gugatan 0 40 berkas 100 12 BLN -
3 Membuat penetapan-penetapan ( Dissmissal, lolos dissmissal, 0 80 berkas 100 12 BLN -
penunjukan Majelis Hakim, Penggantian majelis hakim)
4 Menetapkan Hari Pemeriksaan Persiapan 0 8 Penetapan 100 12 BLN
5 Pemeriksaan Persiapan (memberikan saran untuk perbaikan gugatan) 0 8 Gugatan 100 12 BLN
6 Menetapkan Hari Persidangan yang Terbuka untuk Umum 0 8 Penetapan 100 12 BLN
7 Memutus permohonan pihak ketiga yang akan masuk menjadi 0 8 Putusan Sela 100 12 BLN
Pihak Intervensi
Pemeriksaan Sengketa (Pembacaan gugatan dan Jawaban,
8 replik, Duplik, Pembuktian surat, saksi, ahli, kesimpulan dan 0 8 Pemeriksaan 100 12 BLN
Pembacaan Putusan/Penetapan Pencabutan )
9 Koreksi Putusan/Penetapan Pencabutan 0 8
Putusan/Pen.
100 12 BLN
Pncbtn
10 Penandatanganan Putusan/Penetapan Pencabutan 0 8 Putusan 100 12 BLN
11 Memeriksa Berita Acara (BA) 0 8 BA 100 12 BLN
Halaman 37 dari 92 halaman - SASARAN KERJA PEGAWAI (SKP) HAKIM
1. Yudi Rinaldi Surachman,SH
FORMULIR SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL* N
O I. PEJABAT PENILAI O II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI N 1 Nama Herry Wibawa, SH., M.H 1 Nama Yudi Rinaldi Surachman, S.H. 2 NIP 19570805 198203 1 006. 2 NIP 19720810 200502 1 002 3 Pangkat/Gol.Ruang Pembina Utama (IV/e) 3 Pangkat/Gol.Ruang Penata ( III/c )
4 Jabatan Ketua / Hakim Utama 4 Jabatan Hakim / Hakim Pratama madya 5 Unit Kerja
Pengadilan Tata Usaha Negara
Pontianak 5 Unit Kerja
Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak
N
O III. KEGIATAN TUGAS JABATAN
A K TARGET KUANT/OUTPU T KUAL/MU TU WAKTU BIAYA
1 Menerima, Memeriksa dan Memutuskan Perkara 13 Berkas 100 12 bln 2 Membuat Konsep Putusan 5 Berkas 100 12 bln 3 Memeriksa Berita Acara Persidangan dan Putusan 13 Berkas 100 12 bln 4 Melaksanakan Pengawasan dan Pembinaan Daerah 1 Kegiatan 100 12 bln 5 Melaksanakan Pengawasan dan Pembinaan Bidang 4 Kegiatan 100 12 bln
Pontianak, 12 Januari 2016 Pejabat Penilai, Pegawai Negeri Sipil/Hakim Yang Dinilai
Herry Wibawa, SH., M.H Yudi Rinaldi Surachman, S.H. NIP. 19570805 198203 1006 NIP. 19720810 200502 1 002.
Halaman 38 dari 92 halaman 2. Sudarsono,SH.,MH.
FORMULIR SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL
NO I. PEJABAT PENILAI NO II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI 1 Nama Herry Wibawa, SH., MH 1 Nama SUDARSONO, S.H., M.H.
2 NIP 195708051982031000 2 NIP 19760503 2006 1 004
3 Pangkat/Gol.Ruang Pembina Utama Madya/IV d 3 Pangkat/Gol.Ruang Penata / III-c
4 Jabatan Ketua / Hakim Utama Muda 4 Jabatan Hakim Pratama Madya 5 Unit Kerja Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak 5 Unit Kerja Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak
NO III. KEGIATAN TUGAS JABATAN AK
TARGET KUANT/O UTPUT KUAL/ MUTU WAKTU BIA YA
1 Menetapkan Hari Pemeriksaan Persiapan 0 10 Penetapan 100 12 bulan - 2 Pemeriksaan Persiapan (memberikan saran untuk perbaikan gugatan) 0 10 Gugatan 100 12 bulan - 3 Menetapkan Hari Persidangan yang Terbuka untuk Umum 0 10 Penetapan 100 12 bulan - 4 Memutus permohonan pihak ketiga yang akan masuk menjadi Pihak Intervensi 0 5
Putus an Sela 100 12 bul an 5
Pemeriksaan Sengketa (Pembacaan gugatan dan Jawaban, replik, Duplik, Pembuktian surat, saksi, ahli, kesimpulan dan Pembacaan
Putusan) 0
1
0 Putusan 100 12 bulan -
6 Koreksi Putusan 0 10 Putusan 100 12 bulan -
7 Penandatanganan Putusan 0 10 Putusan 100 12 bulan -
8 Memeriksa Berita Acara (BA) 0 10
0 BA 100 12 bul an - Pontianak, 2 Januari 2016 Pejabat Penilai, Pegawai Negeri Sipil Yang Dinilai
Herry Wibawa, SH., MH SUDARSONO, S.H., M.H.
19570805 198203 1 006 19760503 2006 1 004
Catatan :
Halaman 39 dari 92 halaman 3. Salman Khalik Alfarisi, SH.
FORMULIR SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL N
O I. PEJABAT PENILAI NO II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI 1 Nama Herry Wibawa, SH., MH 1 Nama Salman Khalik Alfarisi, SH
2 NIP `195708051982031006 2 NIP 198219082007041000
3 Pangkat/Gol.Ruang Pembina Utama Madya( IV /d) 3 Pangkat/Gol.Ruang Penata Muda Tk.I (III/b) 4 Jabatan
Ketua / Hakim Utama
Muda 4 Jabatan Hakim Pratama Muda 5 Unit Kerja Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak 5 Unit Kerja Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak N
O III. KEGIATAN TUGAS JABATAN AK
TARGET KUANT/OU TPUT KUAL/M UTU WAKTU BIA YA
1 Menetapkan Hari Pemeriksaan Persiapan 0 18 Penetapan 100 12 bulan - 2 Pemeriksaan Persiapan (memberikan saran untuk perbaikan gugatan) 0 18 Gugatan 100 12 bulan - 3 Menetapkan Hari Persidangan yang Terbuka untuk Umum 0 16 Penetapan 100 12 bulan - 4 Memutus permohonan pihak ketiga yang akan masuk menjadi Pihak Intervensi 0 12 Putusan Sela 100 12 bulan 5 Pemeriksaan Sengketa (Pembacaan gugatan dan Jawaban, replik, Duplik, Pembuktian surat, saksi, ahli, kesimpulan dan Pembacaan Putusan) 0 16 Putusan 100 12 bulan - 6 Koreksi Putusan 0 18 Putusan 100 12 bulan - 7 Penandatanganan Putusan 0 18 Putusan 100 12 bulan -
8 Memeriksa Berita Acara (BA) 0 15
0 BA 100 1
2 bulan - Pontianak, 2 Januari 2016 Pejabat Penilai, Pegawai Negeri Sipil Yang Dinilai
Herry Wibawa, SH., MH Salman Khalik Alfarisi, SH
Halaman 40 dari 92 halaman 4. Ayi Solehudin,SH.,MH.
FORMULIR SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL N
O I. PEJABAT PENILAI O N II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI 1 Nama Herry Wibawa, SH., MH 1 Nama Ayi Solehudin, SH., MH.
2 NIP `195708051982031006 2 NIP `197811042007041001
3 Pangkat/Gol.Ruang Pembina Utama Madya/Ivd 3 Pangkat/Gol.Ruang Pratama Madya/IIIc
4 Jabatan Ketua 4 Jabatan Hakim
5 Unit Kerja
Pengadilan Tata Usaha
Negara Pontianak 5 Unit Kerja
Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak N
O III. KEGIATAN TUGAS JABATAN
A K TARGET KUANT/OU TPUT KUAL/ MUTU WAKTU BIA YA
1 Menetapkan Hari Pemeriksaan Persiapan 0 18 Penetapan 100 12 bulan - 2 Pemeriksaan Persiapan (memberikan saran untuk perbaikan gugatan) 0 18 Gugatan 100 12 bulan - 3 Menetapkan Hari Persidangan yang Terbuka untuk Umum 0 16 Penetapan 100 12 bulan - 4 Memutus permohonan pihak ketiga yang akan masuk menjadi Pihak Intervensi 0 12 Putusan Sela 100 12 bulan 5 Pemeriksaan Sengketa (Pembacaan gugatan dan Jawaban, replik, Duplik, Pembuktian surat, saksi, ahli, kesimpulan dan Pembacaan Putusan) 0 16 Putusan 100 12 bulan -
6 Koreksi Putusan 0 18 Putusan 100 12 bulan -
7 Penandatanganan Putusan 0 18 Putusan 100 12 bulan - 8 Memeriksa Berita Acara (BA) 0 150 BA 100 12 bulan - Pontianak, 2 Januari 2016 Pejabat Penilai, Pegawai Negeri Sipil Yang Dinilai
Herry Wibawa, SH., MH Ayi Solehudin, SH., MH.
Halaman 41 dari 92 halaman 5. M.Herry I.P.,S.Sos.,SH.,MH.
FORMULIR SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL N
O I. PEJABAT PENILAI O N II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI
1 Nama Herry Wibawa, SH., MH 1 Nama
M. Herry Indrawan P, S.Sos, SH., MH.
2 NIP `195708051982031006 2 NIP 197807082008051001
3 Pangkat/Gol.Ruang Pembina Utama /Iv e 3 Pangkat/Gol.Ruang Penata/IIIc 4 Jabatan Ketua/ Hakim Utama. 4 Jabatan Hakim
5 Unit Kerja Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak 5 Unit Kerja Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak N
O III. KEGIATAN TUGAS JABATAN AK
TARGET KUANT/OUT PUT KUAL/ MUTU WAKTU BIA YA
1 Menetapkan Hari Pemeriksaan Persiapan 0 30 Penetapan 100 12 bulan - 2 Pemeriksaan Persiapan (memberikan saran untuk perbaikan gugatan) 0 30 Gugatan 100 12 bulan - 3 Menetapkan Hari Persidangan yang Terbuka untuk Umum 0 30 Penetapan 100 12 bulan - 4 Memutus permohonan pihak ketiga yang akan masuk menjadi Pihak Intervensi 0 10 Putusan Sela 100 12 bulan 5 Pemeriksaan Sengketa (Pembacaan gugatan dan Jawaban, replik, Duplik, Pembuktian surat, saksi, ahli, kesimpulan dan Pembacaan Putusan) 0 30 Putusan 100 12 bulan -
6 Koreksi Putusan 0 30 Putusan 100 12 bulan -
7 Penandatanganan Putusan 0 30 Putusan 100 12 bulan - 8 Memeriksa Berita Acara (BA) 0 405 BA 100 12 bulan - Pontianak, 4 Januari 2016 Pejabat Penilai, Pegawai Negeri Sipil Yang Dinilai
Herry Wibawa, SH., MH
M. Herry Indrawan P, S.Sos, SH., MH.