GAMBARAN SEROLOGI IgG HELICOBACTER PYLORI PADA PENDERITA DISPEPSIA TIPE TUKAK. Muhammad Yusuf

Teks penuh

(1)

GAMBARAN SEROLOGI IgG HELICOBACTER PYLORI PADA

PENDERITA DISPEPSIA TIPE TUKAK

Tesis Oleh:

Muhammad Yusuf

DEPARTEMEN PATOLOGI KLINIK

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

RSUP. H. ADAM MALIK

MEDAN

(2)

Medan, Maret 2011

Tesis ini diterima sebagai salah satu syarat Program Pendidikan Untuk mendapatkan gelar Dokter Spesialis Patologi Klinik di Departemen Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara / RSUP H. Adam Malik, Medan.

Disetujui:

Pembimbing Pertama Pembimbing Kedua

Dr. Ricke Loesnihari SpPK-K DR.Dr. Juwita Sembiring SpPD-KGEH

NIP : 19491011 1979 01 1 001 NIP : 19491011 1979 01 1 001

Disyahkan oleh :

Ketua Departemen Patologi Klinik Ketua Program Studi Departemen

FK USU/RSUP H. Adam Malik Patologi Klinik FK USU / RSUP

Medan H.Adam Malik Medan

Prof. Dr. Adi Koesoema Aman SpPK-KH,FISH Prof. Dr. dr. Ratna. A. Ganie SpPK, FISH

NIP : 19491011 1979 01 1 001 NIP : 19480711 1979 03 2 001

(3)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya ucapkan kehadirat AllahSWT atas rahmat dan hidayah-Nya, sehingga saya dapat mengikuti Program Pendidikan Dokter spesialis Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Sumatera utara dan dapat menyelesaikan Karya tulis (tesis) yang berjudul Gambaran Serologi IgG Helicobacter Pylori Pada Penderita

Dispepsia Tipe Tukak.

Selama saya mengikuti pendidikan dan proses penyelesaian penelitian untuk karya tulis ini, saya telah banyak mendapat bimbingan, petunjuk, bantuan dan pengarahan serta dorongan baik moril dan materil dari berbagai pihak sehinggan saya dapat menyelesaikan pendidikan dan karya tulis ini. Untuk semua itu perkenankanlah saya menyampaikan rasa hormat dan terimakasih yang tiada terhingga kepada :

Yth, Dr. Ricke Loesnihari, SpPK-K, sebagai pembimbing saya dan juga Sekretaris Program Studi Departemen Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Sumatera Utara yang telah banyak memberikan bimbingan, petunjuk, pengarahan, bantuan dan dorongan selama dalam pendidikan dan proses penyusunan, sampai selesainya tesis ini.

Yth, Dr. dr. Juwita Sembiring SpPD-KGEH, pembimbing II dari departemen Penyakit Dalam yang sudah memberikan banyak bimbingan, petunjuk, pengarahan dan bantuan mulai dari penyusunsn proposal, selama dilaksanakan penelitian sampai selesainya tesis ini.

Yth, Prof,Dr. Adi Koesoema Aman SpPK-KH, FISH, Ketua Departemen Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara / RSUP H. Adam Malik Medan, yang telah menerima dan memberikan kesempatan kepada saya

(4)

sebagai peserta Pendidikan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan telah memberikan pengarahan selama saya mengikuti pendidikan.

Yth, Prof. Dr. Dr. Ratna Akbarie ganie, SPPK-KH, FISH , sebagai Ketua dan Sekretaris Program Studi di Departemen Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Sumatera Utara, yang telah banyak membimbing, mengarahkan dan memotivasi sejak awal pendidikan dan menyelesaikannya.

Yth, Prof. Herman Hariman, PhD, SpPK-KH, FISH, yang memberikan bimbingan, pengarahan dan masukan selama saya mulai pendidikan sampai menyelesaikan penulisan tesis ini.

Yth, Prof. Burhanuddin Nasution, SpPK-KN, FISH, yang banyak memberikan bimbingan dan pengarahan selama pendidikan dan menyelesaikan penulisan tesis ini

Yth, Prof. Dr. Iman Sukiman, SpPk-KH, FISH, Dr. R. Ardjuna M Burhan,

DMM, SpPK-K (Alm), Dr. Muzahar, DMM, SpPK-K, Dr. Zulfikar Lubis, SpPK-K, FISH, dr. Tapisari Tambunan, SpPK-KH, Dr. Ozar Sanuddin SpPK, Dr. Farida Siregar, SpPK, Dr. Ulfah Mahidin, SpPK, Dr. Chairul Rahmah, SpPk, Dr. Lina SpPK dan Dr Nelly Elfrida SpPK, semuanya guru-guru saya yang telah banyak

memberikan petunjuk, arahan selama saya mengikuti pendidikan Spesialis Patologi Klinik dan selama penyelesaian tesis ini. Hormat dan terimakasih saya ucapkan.

Yth, Dr. Arlinda Sari Wahyuni, MKes, yang telah memberikan bimbingan, arahan dan bimbingan di bidang statistik selama saya memulai penelitian sampai selesainya tesis saya, terimakasih banyak saya ucapkan.

Ucapan terimakasih juga saya ucapkan kepada seluruh teman-teman sejawat Program Pendidikan Dokter Spesialis Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, para analis dan pegawai, serta semua pihak yang tidak

(5)

dapat saya sebutkan satu persatu, atas bantuan dan kerja sama yang diberikan kepada saya, sejak mulai pendidikan dan selesainya tesis ini.

Ucapan terimakasih juga kepada Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, Rektor Universitas Sumatera Utara, Direktur rumah Sakit umum Pusat H. Adam Malik yang telah memberikan kesempatan dan menerima saya untuk mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis Patologi Klinik.

Terimakasih yang setulus-tulusnya saya sampaikan kepada ayahanda H.

Gulam Rasul dan ibunda Hj. Aminah, yang telah melahirkan, membesarkan,

mengasuh, mendidik serta memberikan dorongan moril dan materil kepada ananda selama ini. Semoga Allah SWT membalas semua budi baik dan kasih sayangnya. Juga kepada kedua adik saya Ir. Muhammad Yunus dan Zarina, serta adik ipar saya Rahmi Hidayati dan Titon saya ucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya atas dukungan nya buat saya selama ini

Akhirul kalam, semoga kiranya tesis ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Amin ya Rabbal Alamin

Medan, Maret 2011 Penulis,

(6)

DAFTAR ISI

Halaman

Kata Pengantar...i

Daftar isi ………...ii

Daftar singkatan ………...iv

Ringkasan...v BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang ………... 1.2. Perumusan Masalah……….. 1.3. Hipotesa Penelitian ……… 1.4. Tujuan Penelitian 1.4.1. Tujuan Umum ………... 1.4.2. Tujuan Khusus ……… 1.5. Manfaat Penelitian ………... BAB II. Tinjauan Kepustakaan

2.1. Helicobacter pylori... 2.2. Patogenesa Helicobacter Pylori... 2.3. Dispepsia... 2.3.1 Definisi... 

2.3.2. Manifestasi Klinis Dispepsia... 2.3.3. Penunjang Diagnostik Dispepsia... 2.4. Pemeriksaan Serologi... 2.4.1. Cara Elisa Untuk IgA dan IgG... BAB III. Metode Penelitian

3.1. Desain Penelitian ………. 1 6 6 6 6 6 6 7 9 13 14 16 18 20 22 23 23 23

(7)

3.2. Tempat dan Waktu Penelitian ……… 3.3. Populasi dan Subyek Penelitian...

3.3.1. Populasi Penelitian ……… 3.3.2. Subyek Penelitian ……….. 3.4. Perkiraan Besar Sampel ………... 3.5. Analisa Data... 3.6. Bahan dan Cara Kerja...

3.6.1. Bahan dan Pengolahan Sampel ………. 3.6.2. Pemeriksaan Serologi IgA dan IgG…………... 3.6.3. Cara Kerja... 3.6.4. Cara Perhitungan ... 3.6.5. Interpretasi………... 3.7. Pemantapan Kualitas... 3.8. Ethical Clearance dan Informed Consent ………. 3.9. Batasan Operasional... 3.10. Perkiraan Biaya Penelitian ……… 3.11. Jadwal Penelitian ………... 3.12. Kerangka Konsep... 3.13. Kerangka Operasional... Bab IV. Hasil Penelitian... Bab V. Pembahasan... Bab VI. Kesimpulan dan Saran... DAFTAR PUSTAKA ………... 23 23 24 24 25 25 26 26 26 27 28 28 30 30 31 31 32 33 34 38 42 42 43    

(8)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Status Pasien……….. ...50

Lampiran 2. Formulir Persetujuan………... .51

Lampiran 3. Data Hasil Penelitian...52

Lampiran 4. Lembar Penjelasan Kepada Subjek Penelitian...54

Lampiran 5. Surat Izin Melakukan Penelitian...55

Lampiran 6. Daftar Riwayat Hidup...56

           

(9)

DAFTAR SINGKATAN

HP = Helicobacter pylori

IL = Interleukin

Ig = Immunoglobulin

UBT = Urea Breath Test

TNF = Tumour Necrosis Factor SCBA = Saluran Cerna Bagian Atas

MALT = Mucosal Associated Limphoid tissue VAC = Vacuolating Cytotoxin Cell

MHC = Major Histocompability Complex

Th = T Helper

CLO = Campylobacter Like Organism OMD = Oesophageal Maag Duodenal

ELISA = Enzyme Linked Immunosorbent Assay Ag-Ab = Antigen- Antibodi

OD = Optical Density

PPI = Proton Pump Inhibitor Cag = Chronic Antral Gastritis PAI = Pathogenicity island

NSAID = Non Steroid Inflammatory Drugs IBS = Intestinal Bowel Syndrome PPV = Positive Predictive Value NPV = Negative Predictive Value TMB = Tetramethylbenzidine AP = Activator Protein

(10)

RINGKASAN

Helicobacter pylori diketahui sebagai faktor resiko dan penyebab terkuat untuk terjadinya gastritis kronik. Yang selanjutnya akan menjadi ulkus peptikum dan kanker lambung bagian bawah sehingga Helicobacter pylori sebagai kuman penyebab utama gastritis kronik harus dieradikasi secara tuntas. Helicobacter pylori yang menginfeksi kurang lebih 50% penduduk di seluruh dunia, yang menyebabkan inflamasi lambung kronis yang akan menjadi atrofi, metaplasia, displasia dan akhirnya kanker lambung. Inflamasi kronis tersebut melibatkan netrofil, limfosit (sel T dan B), sel plasma, dan makrofag, sesuai dengan tingkat degenerasi dan kerusakan selnya. Mekanisme inflamasi lainnya melalui kontak langsung dengan sel epitel lambung dan merangsang pembentukan serta pelepasan sitokin inflamasi. Adanya inflamasi karena H pylori dapat ditunjukkan dengan peningkatan interleukin-1β (IL-interleukin-1β), IL-2, IL-6, IL-8 dan TNF-α.

Tes serologi terutama berguna untuk pemeriksaan penyaring sejumlah orang untuk kepentingan epidemilogi karena sifatnya yang tidak invasif, relatif cepat dan mudah dikerjakan, serta biayanya lebih murah dari pemeriksaan endoskopi dan biopsi. Di samping itu keuntungan tes serologi adalah kurang dipengaruhi oleh supresi infeksi Helicobacter pylori oleh garam bismuth, proton pump inhibitor dan antibiotik yang sangat berpengaruh terhadap tes-tes yang berdasarkan enzim urease. Penelitian dilakukan secara cross sectional study ( potong lintang ).

Populasi penelitian adalah pasien yang menderita dyspepsia yang rawat jalan dan rawat inap dan sebagai kelompok kontrol adalah pasien yang tidak menderita dispepsia tipe tukak pada Penyakit Dalam FK USU/ RSUP H. Adam Malik Medan dengan usia diatas 40 tahun bekerjasama dengan Departemen Penyakit Dalam, pada Divisi Gastroentero-Hepatologi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera

(11)

Utara dengan jumlah pasien sebanyak 31 0rang, dan kelompok kontrol sebanyak 31 orang. Penelitian dilakukan pada bulan September 2010 sampai dengan Desember 2010, dengan metode ELISA: Enzyme Linked Immunosorbent Assay.

Dari tabulasi hasil penelitian dimana dijumpai hasil positif 8 orang dari kelompok sampel ( 12,9% ), hasil negatif dari kelompok sampel adalah 23 orang ada perbedaan yang bermakna antara sampel Ig G dengan kelompok kontrol dengan p= 0,002. Sedangkan dari kelompok kontrol dijumpai hasil negatif dari jumlah kontrol yaitu 31 orang ( 100% ). Hasil yang didapat berdasarkan dari pada pemeriksaan Serologi IgG, dijumpai perbedaan yang bermakna dengan nilai p < 0,05. Ada perbedaan rata – rata IgG pada kelompok sampel dan kelompok kontrol.

Hasil pemeriksaan serologi yang positif dapat dipakai sebagai acuan bagi klinisi untuk mengobati pasien. Pemeriksaan serologi harus dilanjutkan dengan uji diagnostik yang lain baik yang bersifat invasif dan non invasif

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...