BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Umum
Dalam pelayanan kesehatan, obat merupakan komponen yang penting karena diperlukan dalam sebagian besar upaya kesehatan baik untuk menghilangkan gejala dari suatu penyakit, obat juga dapat mencegah penyakit bahkan obat juga dapat menyembuhkan penyakit. Tetapi di lain pihak obat dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan apabila penggunaannya tidak tepat. Oleh sebab itu, penyediaan informasi obat yang benar, objektif dan lengkap akan sangat mendukung dalam pemberian pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat sehingga dapat meningkatkan kemanfaatan dan keamanan penggunaan obat .
1.2 Maksud dan Tujuan
Adapun maksud penulisan laporan ini adalah : 1. Sebagai wujud nyata riset yang dilakukan penulis
2. Untuk menambah wawasan bagi mahasiswa tentang sistem penjualan obat pada sebuah apotek
Sedangkan tujuan kami dalam penulisan laporan ini adalah untuk memenuhi mata kuliah Analisa dan Perancangan Sistem Informasi (APSI) pada semester empat jurusan Manajemen Informatika Akademik Manajemen Informatika Bina Sarana Informatika.
1.3 Metode Penelitian
Metode penelitian merupakan langkah penting dalam penyusunan laporan khususnya bagi perancangan sistem. Di dalam kegiatan penelitian kami mengumpulkan data melalui cara :
1. Wawancara (Interview)
Dalam penulisan laporan ini untuk mendapatkan informasi secara lengkap dan akurat maka kami melakukan suatu metode tanya jawab dengan narasumber terkait mengenai semua hal kegiatan sistem penjualan yang berlangsung di dalam perusahaan.
2. Pengamatan (Observation)
Tak hanya lewat wawancara tatapmuka, kami pun melakukan metode penelitian pengamatan atau Observation. Dengan mengamati hal-hal yang terjadi di perusahaan tentunya kami lebih mengerti dan memahami system yang berjalan di perusahaan tersebut.
3. Studi Pustaka
1.4 Ruang Lingkup
Agar dalam pembahasan lebih terarah dan berjalan dengan baik maka perlu adanya ruang lingkup penelitian. Penelitian hanya dibatasi pada Sistem Penjualan Obat yaitu dimulai dari pembelian, pengecekan obat, sampai proses pembayaran.
1.5 Sistematika Penulisan
Sebelum membahas lebih lanjut, sebaiknya kami menjelaskan terlebih dahulu secara garis besar mengenai sistematika penulisan. Sehingga pembaca dapat lebih mudah memahami isi laporan ini.
Dalam penjelasan sistematika penulisan laporan ini adalah:
BAB I PENDAHULUAN
Dalam bab ini diuraikan masalah secara umum, maksud dan tujuan kami menulis laporan tersebut, metode penelitiannya dan ruang lingkup
BAB II LANDASAN TEORI
Bab ini menjelaskan uraian konsep dasar sistem dan peralatan pendukung sistem atau Tool System.
BAB III ANALISA SISTEM BERJALAN
Bab ini menjelaskan tentang umum, tinjauan apotek dengan menguraikan sejarah apoteknya dan struktur organisasi dan fungsi, serta prosedur sistem berjalan, Diagram Alir Data, Kamus Data, Spesifikasi-spesifikasi.
BAB IV PENUTUP
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1. Konsep Dasar Sistem
Konsep Dasar Sistem Terdapat dua kelompok pendekatan di dalam mendefinisikan sistem, yaitu yang menekankan pada prosedurnya dan yang menekankan pada komponen atau elemennya. Pendekatan sistem yang menekankan pada prosedur mendefinisikan sistem sebai berikut. Menurut Jerry FitzGerard, Andra F. FritzGerard, Warren D. Stalilings, Jr. dalam Jogiyanto (2005:1) “Suatu sistem adalah satu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu”. Pendekatan sistem yang merupakan jaringan kerja dari prosedur lebih menekankan urutan-urutan operasi di dalam sistem. Prosedur (procedure) didefinisikan oleh Richard F. Neuschel dalam Jogiyanto (2005:1) sebagai berikut ini. ”Suatu prosedur adalah suatu urut-urutan operasi klerikal (tulias menulis), biasanya melibatkan beberapa orang di dalam satu atau lebih departemen, yang diterapkan untuk menjamin penanganan yang seragam dari transaksi-transaksi bisnis yang terjadi”. Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada elemen atau komponennya, Gordon B. Davis dalam Jogiyanto (2005:2) mendefinisikan sistem sebagai berikut ini. ”Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu”
A. Pengertian Sistem
B. Karakteristik Sistem
Jogianto (2005: 3) mengemukakan sistem mempunyai karekteristik atau sifat-sifat tertentu, yakni:
1. Komponen
Suatu komponen terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi membentuk satu kesatuan.
2. Batasan Sistem (Boundary)
Merupakan daerah yang membatasi antara satu sistem dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luar.
3. Lingkungan Luar (Enviroment)
Lingkungan Luar dari suatu sistem adalah apapun diluar batas sistem yang memengaruhi operasi sistem, lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut.
4. Penghubung Sistem (Interface)
Penghubung atau interface merupakan media penghubung antara suatu sub sistem dengan sub sistem lainnya.
5. Masukan Sistem (Input)
Adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input).
C. Klasifikasi Sistem
Abstrak (Abstract System) adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik, misalnya sistem teologia, yaitu sistem yang berupa pemikiran hubungan antara Sistem Fisikmanusia dengan Tuhan. Physical System adalah sistem yang nampak secara fisik, misalnya sistem komputer, sistem produksi, dan lain-lain.
Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia Sistem Alamiah (Natural System) adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat oleh manusia, misalnya sistem perputaran bumi, terjadinya siang dan malam, pergantian musim. Sistem Buatan Manusia (Human Made System) adalah sistem yang melibatkan interaksi manusia, misalnya sistem akuntansi, sistem informasi, dan lain-lain
Sistem Sistem Deterministik dan Sistem Probabilistik (Deterministic System) adalah sistem yang beroperasi dengan tingkah laku yang dapat diprediksi, misalnya sistem komputer, adalah contoh sistem yang tingkah lakunya dapat dipastikan berdasarkan program-program komputer Sistem Probabilistik yang dijalankan. (Probabilistic System) disebut juga dengan sistem tak tentu adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi, karena mengandung sistem probabilistik, misalnya sistem manusia.
Sistem Terbuka dan Sistem Tertutup Sistem Terbuka (Open System) adalah sistem yang berhubungan dan dipengaruhi oleh lingkungan luarnya. Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk subsistem lainnya, misalnya sistem kebudayaan manusia. Sistem Tertutup (Close System) adalah sistem yang
D. Pengertian Informasi
Telah diketahui bahwa informasi merupakan hal yang sangat penting bagi manajemen di dalam pengambilan keputusan. Informasi menunjukkan hasil dari pengolahan data yang telah diorganisasikan dan berguna bagi orang yang menerimanya. Sistem Informasi merupakan suatu sistem pada organisasi yang memertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung informasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari luar oraganisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan pihak luar tertentu.
Informasi merupakan hasil akhir dari data yang telah diproses pada suatu sistem sehingga menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya untuk pengambilan keputusan.
E. Pengertian Sistem Informasi
Sistem merupakan suatu grup dari elemen-elemen baik berupa fisik maupun bukan fisik yang menunjukkan suatu kumpulan saling berhubungan diantaranya dan berinteraksi bersama-sama menuju satu atau lebih tujuan sasaran akhir dari suatu sistem.
Sistem Informasi terdiri dari komponen-komponen yang tersebut dengan blok bangunan yang terdiri dari:
A. Blok Masukan
Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi, input disini termasuk metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang berupa dokumen-dokumen dasar.
B. Blok Model
C. Blok Keluaran
Produk dari keluaran sistem informasi adlaah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkat manajemen serta semua pemakai sistem.
D. Blok Teknologi
Teknologi merupakan "tool box" dalam sistem informasi, teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membentuk pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Tekhnologi terdiri dari tiga bagian utama yaitu tekhnisi (brainware), perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware). E. Blok Basis
Data Basis Data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan diperangkat keras komputer digunakan perangkat untuk memanimpulasinya. Basis Data diakses atau dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak paket yang disebut dengan DBMS (Database Management System).
F. Blok Kendali
F. Sistem Informasi Manajemen
Sistem informasi manajemen adalah Suatu kerangka yang menjadi alat-alat penghubung bagi sumber daya-sumber daya terkoordinasi guna mengumpulkan, memproses, mengendalikan dan informasi yang disampaikan melalui jaringan komunikasi ke berbagai pemakaian menuju satu tujuan atau lebih.
Pendapat yang dikemukakan oleh Barry E Cushing, menurutnya Sistem Informasi Manajemen adalah Suatu kumpulan manusia dan sumber modal didalam suatu organisasi yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan mengolah data dalam menghasilkan informasi yang berguna bagi setiap tingkat manajemen dalam perancangan dan pengendalian aktivitas-aktivitas organisasi.
Jadi Sistem Informasi Manajemen merupakan suatu penerapan sistem yang melakukan fungsi-fungsi untuk menyediakan semua informasi yang mempengaruhi semua operasi organisasi yang berguna untuk menyediakan informasi-informasi yang dibutuhkan suatu organisasi dan semua tingkatan manajemen.
2.2. Peralatan Pendukung (Tools System)
Diagram Alir Data atau Data Flow Diagram menurut Jogiyanto (2005:700) adalah “Diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus data sistem”. Diagram Alir Data atau Data Flow Diagram merupakan alat yang cukup populer sekarang ini, karena dapat menggambarkan arus data didalam sistem dengan terstruktur dan jelas dan juga merupakan dokumentasi dari sistem yang baik.Istilah yang digunakan dalam DAD
A. Diagram Alir Data (DAD atau DFD)
menggunakan sejumlah bentuk-bentuk symbol untuk menggambarkan bagaimana data mengalir melalui suatu proses yang berkaitan. Simbol atau lambang yang digunakan dalam membuat diagram alir data yang lazim digunakan, terdiri dari empat buah symbol yaitu :
1. Entitas/Lingkungan Luar (External Entity)
Simbol ini digunakan untuk menggambarkan asal atau tujuan data, menunjukkan entitas atau kesatuan yang berhubungan dengan sistem, dapat berupa orang, organisasi, atau sistem lainnya yang akan memberikan input atau menerima input dari sistem atau keduanya digunakan dengan symbol empat persegi panjang. 2. Proses (Process)
Simbol ini digunakan untuk proses pengolahan atau transformasi data, menunjukkan kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin atau komputer dan hasil suatu data yang masuk kedalam proses untuk menghasilkan arus data yang akan keluara dari proses, digambarkan dengan simbol lingkaran. 3. Arus Data (Data Flow)
Simbol ini digunakan untuk menggambarkan aliran data yang berjalan, menunjukan arus data yang berupa masukan untuk Sistem atau hasil dari proses sistem yang mengalir diantara proses (process), simpanan data (data store) dan entitas (external entity) digambarkan dengan arah panah.
4. Simpanan Data (Data Store)
Tahap pembuatan Diagram Alir Data (DAD) dibagi menjadi tiga tingkatan kontruksi Diagram Alir Data yaitu :
1. Diagram Konteks
Diagram ini dibuat untuk menggambarkank sumber serta tujuan data yang akan diproses atau dengan kata lain diagram tersebut untuk menggambarkan sistem secara global dari keseluruhan sistem yang ada.
2. Diagram Nol
Diagram ini dibuat untuk menggambarkan tahap-tahap proses yang akan ada didalam konteks atau penjabaran secara rinci.
3. Diagram Detail
Diagram ini dibuat untuk menggambarkan arus data secara lebih detail dan terperinci dari tahapan proses yang ada dalam diagram.
Berikut ini adalah aturan main Diagram Alir Data dan bentuk rambut-rambut atau aturan main yang baku dan berlaku dalam penggunaan diagram alir data untuk membuat model sistem yaitu :
a. Didalam diagram alir data tidak boleh menghubungkan antara eksternal entity dengan eksternal entity lain secara langsung.
b. Didalam diagram alir data tidak boleh menghubungkan data store dengan data store yang lain secara langsung.
c. Didalam diagram alir data tidak diperkenankan menghubungkan data store dengan eksternal entity secara langsung.
d. Setiap proses harus ada data flow yang masuk dan ada juga data flow yang keluar.
B. Kamus Data (Data Dictionary)
1. Arus Data
Arus data menunjukkan dari mana data mengalir dan kemana data akan menuju. Keterangan arus data ini perlu dicatat di kamus data supaya memudahkan mencari arus data didalam diagram arus data.
2. Nama Arus Data
Karena kamus data dibuat berdasarkan arus data yang mengalir diagram alir data, maka nama dari arus data ini perlu dicatat di kamus data, sehingga mereka yang membaca Diagram Alir Data memerlukan penjelasan lebih lanjut tentang suatu arus data tertentu di diagram alira data dapat langsung mencarinya dengan mudah di kamus data.
3. Tipe Data
Telah diketahui bahwa arus data dapat mengalir dari hasil suatu proses ke proses yang lainnya. Data yang mengalir ini biasanya dalam bentuk laporan serta dokumen hasil cetakan komputer. Dengan demikian bentuk dari yang mengalir dapat berupa dokumen dasar atau formulir, dokumen hasil cetakan komputer, laporan tercetak, tampilan layar di monitor, variabel, parameter dan field-field. Bentuk data seperti ini perlu dicatat di kamus data.
4. Struktur Data
Struktur data menunjukkan arus data yang dicatat pada kamus data yang terdiri dari item-item atau elemen-elemen data.
5. Alias
Alias atau nama lain dari data yang harus dituliskan. Alias perlu ditulis karena data yang sama mempunyai nama yang berbeda untuk orang atau departemen yang satu dengan yang lainnya.
6. Volume
7. Periode
Periode ini menunjukkan kapan terjadinya arus data ini. Periode perlu dicatat di kamus data karena digunakan untuk mengidentifikasikan kapan input data harus dimasukkan kedalam sistem, kapan proses program harus dilakukan dan kapan laporan-laporan harus dihasilkan.
8. Penjelasan
Untuk lebih memperjelas lagi tentang makna dari arus data yang dicatat di kamus data, maka bagian penjelasan dapat diisi dengan keterangan-keterangan tentanng analisis data tersebut. Selain hal tersebut diatas, kamus data juga mempunyai suatu bentuk untuk mempersingkat arti atau makna dari simbol yang dijelaskan, yang disebut notasi tipe data Notasi atau Simbol yang digunakan dibagi menjadi dua macam yaitu sebagai :
a. Notasi Tipe Data
Notasi ini digunakan untuk membuat spesifikasi format input maupun input suatu data. Notasi yang umum digunakan antara lain :
b. Notasi Struktur Data
Notasi ini digunakan untuk membuat spesifikasi elemen data. Dimana notasi yang umum digunakan adalah sebagai berikut :
BAB III
ANALISA SISTEM BERJALAN
3.1 Umum
Sistem berjalan yang ada pada Apotek Melati Indah Wisma Asri menggunakan sistem manual dan terkomputerisasi, dimana sistem tersebut dijalankan dengan menggunakan Jaringan LAN yang menghubungkan semua bidang atau bagian yang ada pada Apotek Melati Indah Wisma Asri. Sistem ini menghubungkan antar bagian, mulai dari Kepala Apotek, Penanggung jawab Apotek, Laboratorium pembuatan obat, dan Kasir. Sistem LAN ini di buat oleh suatu programmer jaringan, sehingga memberikan kemudahan bagi pelayanan apotek dan pencatatan laporan apotek.
Visi dari Apotek Melati Indah Wisma Asri adalah Menjadi Apotek modern yang berbasi pelayanan kepada masyarakat, selalu berusaha memberikan solusi, ramah, namun harganya tetap terjangkau, sehingga pelayanan yang prima bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan status sosial.
Sedangkan Misi dari Apotek Melati Indah Wisma Asri adalah sebagai berikut: 1. Kami selalu memberikan pelayanan dengan penuh semangat dan antusiasme yang
tinggi sehingga pelanggan merasa dihargai dan puas terhadap pelayanan kami, 2. Kami memiliki kemauan tinggi untuk terus belajar, mengembangkan diri dan terus
berusaha untuk mencari cara yang lebih efektif dan efisien untuk meningkatkan pelayanan dan kualitas produk kami,
3. Kami senantiasa memupuk rasa kepedulian terhadap customer, supplier dan mitra kerja kami,
4. Kami bekerja berdasarkan keikhlasan hati, selalu berusaha memberikan kinerja terbaik kami sehingga tercipta ikatan emotional yang kuat dengan customer kami, 5. Kami senantiasa membangun kemitraan yang saling menguntungka bagi siapa saja
3.2 Tinjauan Apotek
Dalam tinjauan ini berisi tentang sejarah, struktur organisasi, serta fungsi-fungsi dari masing-masing bagian yang ada dalam apotek melati indah wisma asri.
3.2.1 Sejarah Apotek
Apotek Melati Indah Wisma Asri berdiri sejak 5 tahun yang lalu pada tanggal 2 September 2010 oleh Antoni Tarigan S.Farm.Apt. dengan Surat Izin Apotek (S.I.A):449/88/BPPT/X/2010. Dengan apoteker Ellist Octaviani S.Farm. Apt. Apotek Melati Indah Wisma Asri merupakan cabang ke empat dari lima cabang cabang yang dimiliki. Apotek ini beralamat di Jl. Perjuangan No.62 RT.003/008, Harapan Baru, Bekasi.
3.2.2 Struktur Organisasi dan Fungsi
Gambar III.2. Struktur Organisasi
Adapun fungsi dari bagian-bagian tersebut adalah: 1. Pemilik Sarana Apotek (PSA)
Sebagai pemilik dari apotek. 2. Apoteker
Sebagai penanggung jawab kegiatan harian di apotek. 3. Kasir
Sebagai customer sevice dan mengelola proses pembayaran. 4. Asisten Apoteker
3.3 Prosedur Sistem Berjalan 1. Proses pembelian
Konsumen membawa resep dari dokter dan memberikannya kepada kasir,ataupun jika ada konsumen yang tanpa resep dokter bisa langsung meminta jenis obat yang dibutuhkan kepada kasir Kemudian kasir memberikan resep kepada asisten apoteker.
2. Pembuatan Obat
Bagian asisten apoteker mengecek persediaan obat yang ada di penyimpanan obat, dan membuatkan obat sesuai pesanan, setelah itu membawa obat yang telah dipesan sesuai resep ke bagian kasir. Lalu resep yang tadi diterima disimpan untuk diarsipkan dan dilaporkan kepada apoteker setiap harinya.
3. Proses Pembayaran
Bagian kasir memasukan apa saja obat yang dibeli oleh konsumen baik berdasarkan resep mulai dari jenis obat, jumlah, dan harganya.Setelah kasir menginput data pembelian dari konsumen dan selanjutnya menginformasikan harga barang, maka selanjutnya konsumen membayar total harga obat yang dibeli. Kemudian kasir mencetak struk pembelian dan memberikan obatnya pada konsumen.
4. Laporan
3.4 Diagram Alir Data (DAD) Sistem Berjalan
Gambar III.5 Diagram Detail 2.0
3.5 Kamus Data Sistem Berjalan
Adapun kamus data sistem berjalan pada sistem Penjualan obat pada Apotek Melati Indah Wisma Asri adalah sebagai berikut :
1. Spesifikasi Bentuk Dokumen Masukan a. Nama Dokumen : Resep Obat
Alias :
-Bentuk data : Dokumen cetakan manual Arus data : Resep Obat-Proses 0.0
Proses 0.0-Arsip Resep Obat Penjelasan : Untuk Pemesanan Obat Volume : Rata-rata perhari 30 resep Struktur data : Header + Isi + Footer - Header = nama_apotek + alamat - Isi = nama_obat + jumlah_obat
- Footer = nama_pasien + no.RM + tgl + berat_badan + nama_dokter + stampel_rumah_sakit
2. Spesifikasi Bentuk Dokumen Keluaran
a. Nama Dokumen : Struk Pembelian
Alias :
-Bentuk data : Dokumen cetakan komputer Arus data : Struk pembelian-Proses 2.0
Proses 2.0-Laporan Arsip Pembelian Penjelasan : Sebagai data laporan penjualan obat Volume : Rata-rata 30 perhari
Struktur data : Header + Isi
3.6 Spesifikasi Sistem Berjalan
Spesifikasi merupakan rangkaian yang terdiri dari dokumen masukan (input) dan dokumen keluaran (output) yang semuanya diatur dan dipakai pada sistem berjalan.
3.6.1 Spesifikasi Bentuk Dokumen Masukan
Dalam spesifikasi sistem berjalan ini akan menjelaskan tentang dokumen – dokumen yang digunakan, spesifikasi file. Adapun bentuk dokumen masukan tersebut adalah sebagai berikut :
a. Nama Dokumen : Resep Obat
Fungsi : Sebagai surat pemesanan obat
Sumber : Konsumen
Tujuan : Kasir - Apotek
Media : Dokumen cetakan manual Jumlah : Satu Lembar
Frekuensi : Setiap Membuatkan Resep Obat Pasien
3.6.2 Spesifikasi Bentuk Dokumen Keluaran
Dokumen output atau dokumen keluaran adalah segala bentuk dokumen perusahaan berupa dokumen-dokumen yang akan mendukung kegiatan manajemen. Adapun dokumen keluaran tersebut adalah :
a. Nama Dokumen : Struk pembelian
Fungsi : Sebagai surat penjualan obat
Sumber : Kasir
Tujuan : Apoteker - Pasien
Media : Dokumen cetakan komputer Jumlah : Satu Lembar
3.7 Permasalahan
Sistem penjualan obat dengan resep pada Apotek Melati Indah Wisma Asri masih dilakukan secara manual. Oleh karena itu, menimbulkan beberapa masalah antara lain :
a. Semua arsip dan laporan masih dicatat dalam buku, kertas sehingga belum tersusun dengan rapih dan adanya kemungkinan data akan hilang.
b. Kurangnya ketelitian dan lambatnya proses perhitungan hasil penjualan. c. Sistem komputerisasi yang belum berkembang.
3.8 Pemecahan Masalah
Melihat keadaan pada proses ini kirianya peran suatu sistem pengolahan data yang lebih baik sangat diperlukan. Pemecahan dari permasalahan diatas adalah sebagai berikut :
a. Semua arsip dan laporan akan tersimpan pada komputer, sehingga akan memudahkan dalam mencari data serta dapat mencegah kehilangan data. b. Dengan menggunakan program computer maka proses perhitungan akan lebih
BAB IV
PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis dan data yang diperoleh penulis pada, maka penulis menarik kesimpulan sebagai berikut:
a. Sistem terkomputerisasi yang kurang memadai , melainkan masih menggunakan sistem manual disalah satu proses.
b. Karena masih menggunakan sistem yang manual, sehingga dapat menimbulkan suatu permasalahan dan mengganggu efektifitas dan efisiensi apotek.
c. Dengan menggunakan sistem yang secara manual, dapat menimbulkan resiko kesalahan pencatatan data.
4.2. Saran
Dari kesimpulan tersebut, penulis mencoba memberikan beberapa saran sebagai masukan yang mungkin berguna bagi yakni sebagai berikut:
DAFTAR PUSTAKA
Al Fatta, Hannif. 2007. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi untuk Keunggulan Bersaing Perusahaan dan Organisasi Modern. Edisi ke Satu. Yogyakarta:Andi.
HM, Jogianto. 2005. Sistem Teknologi Informasi. Yogyakarta: Andi.
Daftar Riwayat Hidup
Nama : Restu Akhmad Husein
Tempat, Tanggal Lahir : JAKARTA, 06 Januari 1994 Jenis Kelamin : Laki-Laki
Alamat : Kav Pengarengan Gg.Merpati RT/RW : 02/028
Kel/Desa : Kaliabang Tengah Kecamatan : Bekasi Utara
Agama : Islam
Status : Belum Menikah
Pendidikan
SD : SDN Kaliabang Tengah IV SMP : SMP Negeri 3 Babelan SMK : SMK Taman Harapan
Daftar Riwayat Hidup
Nama : Yokky Agustinus P
Tempat, Tanggal Lahir : Malang, 24 Agustus 1996 Jenis Kelamin : Laki - Laki
Alamat : Jl. Tawes Raya No.7 RT/RW : 009/012
Kel/Desa : Kayuringin Jaya Kecamatan : Bekasi Selatan
Agama : Islam
Status : Belum Kawin
Pendidikan
Daftar Riwayat Hidup
Nama : Dedy Wijayanto
Tempat, Tanggal Lahir : Jakarta, 18 September 1995 Jenis Kelamin : Laki-laki
Alamat : Kav. Bulak Sentul, Jl. Alia 4 RT/RW : 002/025
Kel/Desa : Harapan Jaya Kecamatan : Bekasi Utara
Agama : Islam
Status : Belum Kawin
Pendidikan
SD : SDN Duren Jaya VI Bekasi SMP : SMP Seroja Bekasi
Daftar Riwayat Hidup
Nama : Tommy Ferari
Tempat, Tanggal Lahir : Bekasi, 06 Februari 1993 Jenis Kelamin : Laki-laki
Alamat : Taman Wisma Asri Blok AA17 No.27 RT/RW : 003/022
Kel/Desa :Teluk Pucung Kecamatan : Bekasi Utara
Agama : Islam
Status : Belum Kawin
Pendidikan
SD : SDN Teluk Pucung XI SMP : SMPN 21 Bekasi SMK : SMK Taruna Bangsa
Daftar Riwayat Hidup
Nama : Teguh Maulana Ramadhani
Tempat, Tanggal Lahir : Subang, 20 februari 1993 Jenis Kelamin : laki-laki
Alamat : bulak perwira RT/RW : 002/005 Kel/Desa : perwira Kecamatan : bekasi utara
Agama : islam
Status : belum nikah
Pendidikan
SD : SDN TUNAS HARAPAN
SMP : SMP NEGERI 3 CIASEM
SMK : SMK RIYADHUL JANNAH SUBANG