• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertemuan 4 Materi Manajemen Sumber Daya Manusia Pertemuan IV

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pertemuan 4 Materi Manajemen Sumber Daya Manusia Pertemuan IV"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

HUBUNGAN

STRUKTUR-AKTIVITAS ANALGETIKA

(2)

Tinjauan umum

 Analgetik adalah senyawa

yang dapat menekan fungsi sistem saraf pusat secara selektif

 Digunakan untuk mengurangi

rasa sakit tanpa

mempengaruhi kesadaran

 Analgetika bekerja dengan

(3)

Penggolongan

Analgetika

 Berdasarkan mekanisme kerja pada

tingkat molekul, analgetika dibagi menjadi dua golongan:

 analgetik narkotika (morfin,

meperidin, metadon, dsb.)

 analgetika non narkotik

(4)
(5)
(6)
(7)

Morfin dan Turunannya

 Menurut Beckett dan Casy, reseptor turunan

morfin mempunyai tiga sisi yang sangat penting untuk timbulnya aktivitas analgesik, yaitu:

 1. struktur bidang datar, yang mengikat

cincin aromatik obat melalui ikatan Vander Waals

 2. tempat anionik, yang mampu berinteraksi

dengan pusat muatan positif obat.

 3. lubang dengan orientasi yang sesuai

untuk menampung bagian –CH2CH2- dari

(8)

Diagram Permukaan Reseptor

Analgesik yang Sesuai Dengan

Permukaan Molekul Obat

1

(9)
(10)

Analgetik Non Narkotik

 Digunakan untuk mengurangi rasa

sakit yang ringan sampai moderat, menurunkan suhu badan, dan

sebagai antiradang

 Sering disebut

analgetika-antipiretika dan NSAID

 Bekerja pada perifer dan SSP

 Bersifat potensiasi dengan obat

(11)

Mekanisme Kerja

 Analgesik : menghambat secara

langsung dan selektif enzim-enzim pada SSP yang mengkatalisis

biosintesis prostaglandin.

 Antipiretik : meningkatkan eliminasi

panas dengan cara menimbulkan

dilatasi pembuluh darah perifer dan mobilisasi air sehingga terjadi

pengeluaran keringat

 Antiradang : menghambat

(12)

Penggolongan Analgetik non

Narkotik

analgetik-antipiretik

turunan anilin dan p-aminofenol (asetanilid,

fanasetin)

turunan 5-pirazolon (antipirin, metampiron,

propifenazon)

antiradang bukan steroid [NSAID]

turunan salisilat (asam salisilat, salisilamida,

asetosal)

turunan 5-pirazolidindion (fenilbutazon,

sulfinpirazon)

turunan N-arilantranilat (asam mefenamat)

turunan asam arilasetat (diklofenak, ibuprofen)

turunan asam heteroarilasetat (asam tiaprofenat,

fentiazak)

turunan oksikam (piroksikam, tenoksikam)

(13)

Tugas presentasi

kelompok

 Carilah hubungan antara struktur dan

aktivitas obat-obat analgesik yang meliputi :

 Struktur obat dan penjelasannya

 Mekanisme farmakologis obat tersebut  Hubungan antara struktur dan aktivitas

obat tersebut

 Serta penjelasan lainnya yang penting

(14)

Kelompok 1

 Analgesik Narkotik

1. Turunan morfin

(15)

Kelompok 2

 Analgetik – antipiretik

(16)

Kelompok 3

 NSAID

1. Turunan asam salisilat

2. Turunan 5 – Pirazolidindion

(17)

Kelompok 4

 NSAID

1. Turunan asam Arilasetat

Referensi

Dokumen terkait

• Terlihat bahwa pada Tingkat Kehadiran meliputi datang tepat waktu, absen tanpa keterangan, meninggalkan tempat kerja tanpa ijin bernilai sangat tidak baik, Hal ini

Peran utama MSDM di perusahaan multinasional tipikal adalah untuk mendukung aktivitas-aktivitas perusahaan (dan fungsi SDM local) di setiap pasar domestic di

Manajemen sumber daya manusia dalam hal ini mempunyai peranan yang sangat penting, mengingat manajemen sumber daya manusia bukan bertanggungjawab

Pengelolaan memori utama sangat penting untuk sistem komputer, penting untuk memproses dan fasilitas masukan/keluaran secara efisien, sehingga memori dapat

Tujuan dilaksanakannya sebuah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu untuk menciptakan seorang karyawan yang mempunyai etos kerja yang baik dengan cara meningkatkan

Pendekatan Sumber Daya manusia secara mikro, merupakan penelaahan yang dilakukan dengan sumber telaah adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di dalam organisasi

1) Mengadakan lembar monitoring dosen untuk memantau kehadiran dosen dan materi yang diajarkan pada setiap pertemuan. Pemantauan kehadiran dosen dilakukan karena

I Pekerjaan sangat sederhana dan sangat rutin; dilakukan dalam pengawasan yang sangat ketat; tidak membutuhan pengalaman dan pelatihan untuk melakukannya; tidak memerlukan