• Tidak ada hasil yang ditemukan

Baru Saja Oleh Irfan Husaini Nasution da

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Baru Saja Oleh Irfan Husaini Nasution da"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

*) PUISI-PUISI KARYA IRFAN HUSAINI NASUTION

Baru Saja

Oleh : Irfan Husaini Nasution dan Heni Anggraini

Untuk Tawa mereka

Malam tetap malam Kelam juga kelam

Muram, malam memang kelam

Hanya beda, Jika titik-titik sinar

Membentuk rasi-rasi impian

Malam adalah malam Kelam sebuah takdir, dan Muram itu pilihan

Bukan muram mimpi kami,

Juga bukan kelam takdir yang digariskan untuk kami Karena takdir akan kami sulam menjadi terang

Ini awal dari perjalanan,

Yang membentuk nekat untuk berbuat, Mengukir impian jadi kenyataan

Kerikil tak akan menghentikan langkah Yang telah berjalan setapak

Batu besar, gunung, dan bukit pun Tak akan lelahkan langkah

Yang berpijak setapak demi setapak ini

Akan ada waktu menyulap bara menjadi api

Dan kami hembuskan pada setiap sudut tonggak mereka

Lalu kami aliri dengan damainya sajak-sajak Menunjukkan kepada mereka,

Inilah mimpi yang telah menjadi kenyataan

(2)

*) PUISI-PUISI KARYA IRFAN HUSAINI NASUTION

Apakah Aku Mati Atau Masih Hidup ? Oleh : Irfan Husaini Nasution

Masih ada suatu tempat

Kehidupan yang masih tersisah dalam diriku Aku melihat secerah harapan baru

Ini memberitahuku kalau aku masih hidup

Harapan hancur dikubur saat ini Dimana saat ini?

Benar dihadapanku sekarang Biarkan aku merasakannya

Apakah aku mati atau masih hidup?

Haruskah aku merangkul kebahagiaan Atau meneteskan air mata

Sebuah tubuh terkena terik dibawah sinar matahari Telah menemukan tempat teduh

Seolah-olah seperti anak nakal Mendapatkan senyumannya kembali

Inilah suasana hati yang ku rasakan sekarang Merasa seperti luka lama yang sembuh terobati Dimana saat ini ?

Apakah aku mati atau masih hidup

(3)

*) PUISI-PUISI KARYA IRFAN HUSAINI NASUTION

Ini Dunia Ku

Oleh : Irfan Husaini Nasution

Sudah cukup dekat untuk menyentuh Tapi hilang seperti khayalan belaka Bunga mimpi, hangat seperti baju hangat Melewati awan-awan putih

Inilah dunia ku.

Biarkan aku masuk tanpa teriakan Biarkan aku masuk, aku dalam keraguan

Ada lagi , banyak lagi, masih banyak lagi sepertiku Aku tidak sendiri

Mengigau , terbelalak, melangkah dan tersandung.

Aku tidak sendiri , tidur berjalan , dengan mata terbuka Melangkah, tersandung lagi dan lagi

Sekarang aku tidak dalam keraguan

Hanya seperti sedang merangcang matahari terbit kembali

Suatu saat duniaku akan terungkap Akan mengejutkan setiap orang.

Buka mata , bagaimana aku berlari ke lain sisi Dengan telinga aku mencoba mendapatkannya

Lalu aku meluncur seperti burung Aku hanya ingin seperti itu.

Beribu sayap terbang, untuk melintasi bumi Banyak lika liku ku temui

Namun jalan kecil ku ikuti Dan menemukan duniaku

(4)

*) PUISI-PUISI KARYA IRFAN HUSAINI NASUTION

Permainan Terakhir

Oleh : Irfan Husaini Nasution

Nafas tersendat, menahan rasa sakit Merah merona, seakan tak berarti

Menahankan api, tubuhku semakin larut. Jiwa terkoyak, bermimpikan manismu

Rasa amarah, kini semakin padam

Bermandikan daki, semuanya tertunaikan

Ku tahu dalam kesunyian, mata pejam tak terhiraukan Ku rapuh dan tenggelam dalam dalam

Darah menjalar, dosa tak terhapuskan Semua menggila seakan tak berarti Jantung terhimpit , mata tak terpejam Semua menghilang dalam dalam

Oh Tuhan tolonglah, ku berdosa Tunjukkan sinarmu oh malaikat

Tubuhku terguncang, ku pun hancur tanpa lebam

Tak ada rasa yang menghilang, semua belum berakhir permainan ini.

Referensi

Dokumen terkait

Ketika di Besut, status sebagai pegawai kerajaan British tidak menghalang beliau untuk berusaha menubuhkan UMNO pertama di Besut pada tahun 1947 yang juga UMNO pertama

Trough current Trough current.. Jika terjadi gangguan pada zone 1, maka jumlah arus dari masing-masing CT a, b dan c tidak sama dengan nol, akibatnya ada arus yang melalui relai

Dakwah tersebut harus dilakukan oleh dai dengan penuh pengertian dan lapang dada sehingga ia dapat menimbang segala sesuatu dengan benar, bersikap kasih sayang

Dari kesulitan itu dapat diambil kesimpulan bahwa siswa kelas IV MIN Habirau Tengah mengalami kesulitan belajar materi pecahan terletak pada siswa yang kurang memahami konsep

Kegiatan mendongeng sambil bermain ini diasumsikan memiliki keterkaitan dengan lima aspek kecerdasan emosional, antara lain mencakup kemampuan mengenali emosi diri sendiri,

Salah satu tuntutan kurikulum sekarang peserta didik harus memiliki pengalaman belajar mengamati, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan mengomunikasikan. Pengalaman belajar

Filter stop band, berkebalikan dengan filter lolos pita, frekuensi dari 1 radian/detik sampai  2 radian/detik adalah ditolak, sementara frekuensi

Data hasil eksperimen pada variasi kemiringan lereng menunjukkan terjadi peningkatan daya dukung hampir seragam dari lereng tanpa perkuatan terhadap lereng yang