PERBEDAAN PENGARUH PENGGUNAAN METODE AUDIO VISUAL DAN KONVESIONAL TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN SERVIS PANJANG, LOB DAN SMASH BULUTANGKIS PADA SEKOLAH BULUTANGKIS PMS SOLO TAHUN 2015.
Teks penuh
Dokumen terkait
Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pukulan lob pada permainan bulutangkis melalui penggunaan media Audio Visual pada siswa kelas VIII MTs Al-Jamiyatul
Berdasarkan hasil penelitian diketahui kemampuan dasar pukulan servis panjang siswa putra SMP Negeri 3 Gombong Kebumen Yang Mengikuti Ekstrakurikuler Bulutangkis yang
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Servis pendek BackHand Dalam Permainan Bulutangkis Melalui Penggunaan Media Audio Visual Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 4
Hal ini yang mendorong penulis untuk mengadakan penelitian tentang hubungan kemampuan pukulan servis panjang dan pendek dengan keterampilan bermain tunggal bulutangkis siswa
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar servis pendek bulutangkis pegangan backhand dengan menggunakan penerapan media audio visual pada peserta
Salah satu upaya yang dilakukan guru untuk pembelajaran bulutangkis khususnya tentang keterampilan servis panjang adalah dengan menerapkan model Problem Based Learning
bulutangkis menggunakan pegangan backhand melalui media audio visual yang diterapkan oleh peneliti dan kolaborator mampu mengatur kondisi kelas, sehingga proses
Sedangkan implikasi praktis dari hasil penelitian ini adalah bagi pemain Persatuan Bulutangkis Purnama kemampuan pukulan servis panjang bulutangkis dapat meningkat