• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Meningkatkan minat membaca siswa kelas II (materi pada buku tema 3 subtema 4 Tujuan yang ingin dicapai

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "1. Meningkatkan minat membaca siswa kelas II (materi pada buku tema 3 subtema 4 Tujuan yang ingin dicapai"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : Rini Rifianti NO. UKG : 201501554256

Kelas : PPG 004 UNKHAIR

Tempat Tugas : SD Negeri 48 Lubuklinggau Kota : Lubuklinggau

Provinsi : Sumatera Selatan

LK 3.1 Menyusun Best Practices

Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)

Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Siswa Dalam Pembelajaran

Lokasi SD Negeri 48 Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan

Lingkup Pendidikan Sekolah Dasar (SD)

Tujuan yang ingin dicapai

1. Meningkatkan minat membaca siswa kelas II (materi pada buku tema 3 subtema 4 pembelajaran 5)

2. Meningkatkan hasil belajar siswa kelas II (materi operasi hitung pengurangan pada buku tema 1 subtema 4 pembelajaran 1)

Penulis Rini Rifianti, S.Pd.

Tanggal 25 Agustus 2022 dan 8 September 2022 Situasi:

Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini.

Kondisi yang menjadi latar belakang masalah dalam praktik ini ditinjau dari 3 hal, meliputi:

1. Penyusunan perangkat pembelajaran Adapun permasalahan yang penulis hadapi, adalah:

a. Minimnya kemampuan dan penguasaan IT penulis terhadap berbagai jenis aplikasi yang dapat digunakan untuk memberi kemudahan dalam membuat perangkat pembelajaran, beberapa diantaranya penggunaan microsoft publisher dan e modul interaktif.

Sehingga pada aksi 1 dalam penyusunan perangkat pembelajaran berupa bahan ajar, penulis membuatnya dengan menggunakan microsoft word, alhasil tampilannya pun cenderung kurang menarik perhatian. Sedangkan di aksi 2 penulis mulai berproses, bahan ajar dibuat menggunakan aplikasi canva. Namun dengan kurun waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan bahan ajar tersebut, disebabkan belum familiar dengan aplikasi tersebut. Hal ini juga terjadi pada pembuatan LKPD yang

(2)

semula penulis buat menggunakan aplikasi power poin (PPT) kemudian beralih ke aplikasi canva.

b. Isi dari bahan ajar yang dibuat juga masih sangat sederhana karena dibeberapa bagian latihan soal masih bersifat ‘mengopypastekan’ yang ada di buku siswa. Pada aksi 1 bahan ajar di poin literatur penulis tidak mencantumkan identitas pengutipan.

c. Pada pembuatan instrumen penilaian, pada aksi 1 penulis mengalami kesulitan dalam menentukan indikator soal dan membuat keterangan pada lembar pengamatan penilaian sikap spritual dan sosial pada tiap aspek yang dinilai.

2. Pelaksanaan proses pembelajaran

Adapun permasalahan yang penulis hadapi, adalah:

a. Banyaknya jumlah siswa dalam 1 kelas dan tingkatan kelas yang tergolong rendah menimbulkan kesulitan bagi penulis dalam mengondisikannya.

b. Waktu belajar yang melampaui batas waktu istirahat mengakibatkan beberapa siswa terlihat jenuh, lelah.

c. Terdengar suara bising (ribut) dari siswa yang berada di luar kelas dikarenakan situasi ketika diwaktu istirahat.

d. Pada aksi 1, jumlah siswa dalam satu kelompok terlalu padat / banyak, yakni 1 kelompok 7 atau 8 siswa.

e. Beberapa siswa saat diskusi kelompok cenderung pasif.

f. Siswa belum terbiasa melaksanakan diskusi dan mempresentasikannya sehingga tidak terlepas dari pembimbingan guru.

g. Penempatan tempat duduk siswa setiap kelompok belum teratur karena luas ruang kelas tidak seimbang dengan jumlah siswa.

h. Pada penerapan model pembelajaran talking stik, penggunaan tongkat tidak dibuat beberapa bagian sehingga dalam penggunaannya hanya tertuju pada beberapa siswa saja.

i. Pada aksi 1, saat menyanyikan lagu Indonesia Raya, guru tidak menugaskan siswa untuk berdiri.

j. Suara siswa dalam menyajikan hasil karya dan menjawab pertanyaan siswa dari kelompok lain cenderung kurang

(3)

jelas terdengar.

k. Posisi layar infokus dengan papan tulis penempatannya belum tepat.

l. Kegiatan tindak lanjut pembelajaran seperti pemberian tugas dan menyampaikan pembelajaran yang akan datang belum dilaksanakan pada aksi 1.

3. Pembuatan video pembelajaran

Adapun permasalahan yang penulis hadapi, adalah:

a. Melakukan uninstall pada beberapa aplikasi di HP untuk dapat menampung kapasitas penyimpanan video rekaman.

b. Membutuhkan waktu yang lama dalam mengunggah video asli ke dalam google drive atau youtube, dikarenakan durasi video yang panjang.

c. Tampilan video dibeberapa bagian terlihat blur karena fokus kamera bergeser lebih cepat.

d. Pengambilan video dilakukan oleh tenaga yang tidak berkompeten dibidangnya sehingga terdapat posisi pengambilan video yang kurang tepat.

Contohnya terlihat penulis membelakangi kamera.

e. Keterbatasan kemampuan penulis dalam mencut video asli menjadi potongan – potongan video dengan menggunakan aplikasi kinemaster.

f. Pada aksi 1, lebih dari 1 aplikasi yang penulis uji cobakan dalam membuat video pembelajaran 15 menit, dikarenakan disetiap aplikasi yang digunakan muncul hak cipta / lisensi sehingga hasilnya terlihat kurang enak dipandang.

g. Membutuhkan waktu yang lama dalam proses editing video.

Praktik ini penting untuk dibagikan

Karena menurut saya, diluar sana tentunya ada guru - guru yang mengalami kendala atau masalah yang serupa seperti saya alami.

Sehingga saya mengharapkan melalui praktik ini selain bisa memotivasi saya dalam menerapkan pembelajaran yang inovatif juga diharapkan bisa menjadi referensi atau inspirasi bagi rekan-rekan guru dalam mengatasi permasalahan serupa di unit kerjanya masing - masing.

Peran dan tanggung jawab saya dalam praktik ini

Peran saya dalam praktik ini adalah sebagai

(4)

fasilitator (memfasilitasi siswa supaya terlibat aktif dalam proses pembelajaran), motivator / inspirator (pemberi semangat dalam mencapai cita – cita), dan mentor (pemberi arahan dan bimbingan) kepada siswa. Adapun tanggung jawab saya dalam praktik ini adalah melaksanakan praktik pembelajaran secara efektif dengan menggunakan model pembelajaran yang tepat dan inovatif sehingga tujuan pembelajaran meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas II bisa tercapai sesuai dengan apa yang diharapkan.

Tantangan :

Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat,

Tantangan untuk mencapai tujuan 1. Penulis / guru harus ‘melek teknologi’.

2. Penulis / guru harus mampu membuat kelas kondusif.

3. Penulis / guru dituntut untuk berinovasi dalam mengajar, menguasai berbagai model, metode, strategi, ataupun media pembelajaran.

4. Penulis / guru harus mampu memahami karakteristik dan kebutuhan setiap siswa dalam satu kelas.

5. Penulis / guru harus mampu membuat / mencipta bahan ajar dan LKPD secara mandiri.

6. Penulis / guru harus memanfaatkan sarana prasarana yang ada di sekolah.

Personil yang terlibat dalam mencapai tujuan

1. Kepala sekolah 2. Pengawas sekolah 3. Tenaga Pendidik / Guru 4. Tenaga kependidikan 5. Pustakawan sekolah 6. Siswa kelas II

Aksi :

Langkah-langkah apa yang

dilakukan untuk

menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang

diperlukan untuk

melaksanakan strategi ini

Langkah – langkah yang dilakukan untuk menghadapi tantangan / strategi yang digunakan / bagaimana prosesnya

1. Join di grup paguyuban / komunitas guru.

2. Mengikuti berbagai kegiatan pelatihan, seminar, dan sejenisnya untuk meningkatkan mutu atau kualitas diri.

3. Melakukan refleksi diri pada proses pembelajaran bersama kepala sekolah, pengawas, dan guru senior.

4. Mencari, memilih, dan menonton video – video pembelajaran sebagai bahan referensi atau role model.

Personil yang terlibat

1. Para dosen dan guru pamong PPG UNKHAIR, Ternate

2. Pemerintah, terkhusus Dinas Pendikan

(5)

Kota Lubuklinggau 3. Pengawas Pembina 4. Kepala Sekolah 5. Guru

Sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi

1. Berbagai jenis aplikasi yang dapat digunakan dalam pembelajaran beserta cara penerapan / penggunaannya.

2. Materi tentang mengupas hal – hal yang berkenaan penyusunan pembuatan perangkat pembelajaran guru.

3. Materi tentang karakteristik dan kebutuhan siswa di masa sekarang.

4. Video pembelajaran yang dipatenkan sebagai role model bagi guru dalam mengajar.

Refleksi Hasil dan dampak Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif?

Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut

Dampak dari aksi atau langkah – langkah yang dilakukan

1. Penggunaan media pembelajaran berbasis IT ini sangat membantu pemahaman dan antusias siswa terhadap materi yang dipelajari. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan minat dan hasil belajar siswa di atas KKM.

2. Penerapan model pembelajaran problem based learning dipadu dengan talking stik yang berpusat kepada siswa terbukti dapat meningkatkan keaktifan dan kemampuan berpikir ktiris siswa dalam belajar.

3. Pemberian reward berupa hadiah dalam bentuk benda kepada siswa juga berdampak dengan meningkatnya minat siswa dalam membaca.

Hasil

Adapun deskripsi dari hasil evaluasi pembelajaran, diketahui dari 30 siswa, untuk materi tema 1 subtema 4 pembelajaran 1 nilai keseluruhan perolehan, ialah 2.250 dengan rata – rata 75. Secara rinci yang memperoleh nilai 70 ada 20 siswa (67%), yang memperoleh nilai 80 ada 5 siswa (17%), dan yang memperoleh nilai 90 ada 5 siswa (17%).

Sedangkan materi tema 3 subtema 4 pembelajaran 5 nilai keseluruhan perolehan, ialah 2.300 dengan rata – rata 77. Secara rinci yang memperoleh nilai 70 ada 15 siswa (50%), yang memperoleh nilai 80 ada 10 siswa (33%), dan yang memperoleh nilai 90 ada 5 siswa (17%). Adapun KKM sekolah, adalah 65.

Berdasarkan uraian di atas, dapat penulis simpulkan bahwa penerapan media pembelajaran IT, model pembelajaran problem

(6)

based learning dipadu dengan talking stik, dan strategi pemberian reward, efektif digunakan dalam pembelajaran karena dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas II SD Negeri 48 Lubuklinggau mengalamai peningkatan.

Respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan

1. Menurut Kepala Sekolah

a. Penerapan media pembelajaran berbasis IT memang sangat tepat digunakan guru dalam mengajar. Karena media pembelajaran berbasis IT ini bersifat audio visual sehingga diindikasikan dapat menimbulkan kemudahan dalam pemahaman serta memunculkan ketertarikan dalam diri siswa ketika belajar.

b. Penerapan model dan strategi pembelajaran juga harus diperhatikan dalam proses pembelajaran. Pemilihan model pembelajaran yang berpusat pada siswa dapat memacu siswa dalam berpikir tingkat tinggi.

2. Menurut Guru

Penerapan media pembelajaran berbasis IT memang harus diterapkan guru dalam mengajar supaya minat siswa muncul.

Sedangkan model pembelajaran problem based learning sudah sangat tepat bila diterapkan dalam proses pembelajaran.

Karena melalui model pembelajaran ini dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa.

3. Menurut Siswa

Dari kegiatan PPL 1 dan PPL 2, siswa memberi respon merasa senang pada saat proses pembelajaran berlangsung.

Faktor keberhasilan

1. Melakukan evaluasi diri terhadap kesalahan mengajar yang kurang efektif dilakukan pada proses pembelajaran aksi 1.

2. Mampu menggunakan media pembelajaran IT untuk mempermudah pemahaman materi pelajaran pada siswa.

3. Mampu menggunakan model pembelajaran dan strategi pembelajaran yang bervariasi untuk mengatasi kebosonan dan menimbulkan antusias / keaktifan siswa dalam belajar.

4. Setelah melaksanakan proses pembelajaran, siswa menguasai sekitar

(7)

75% materi yang diajarkan.

5. Terdapat perubahan perilaku dalam diri siswa setelah proses pembelajaran dilaksanakan.

Pembelajaran dari keseluruhan proses

Pembelajaran yang dapat penulis petik dari keseluruhan proses praktik ini adalah:

1. Membantu penulis untuk belajar dan meningkatkan kualitas diri.

2. Membantu penulis untuk memperbaiki cara mengajar.

3. Penulis termotivasi untuk berusaha mengatasi tantangan dalam belajar berbagai aplikasi pembelajaran di bidang IT.

4. Membuat penulis lebih bertanggung jawab terhadap kemajuan dan keberhasilan siswa dalam belajar.

Referensi

Dokumen terkait

Belum adanya syslog server yang dapat menampilkan log jika terjadi serangan di sebuah jaringan client yang ditampilkan secara terpusat untuk memudahkan para admin wahana

Berdasarkan data yang terkumpul dan hasil analisis yang diperoleh dari soal post test menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dari yang

Adapun peran dan tanggung jawab saya dalam praktik pembelajaran ini adalah sebagai guru yang bertanggung jawab dalam mendesain pembelajaran yang kreatif,

Untuk menjamin kadar obat dalam darah relatif konstan sehingga mampu menghambat parasit lebih kuat walaupun pemberian ekstrak dihentikan, maka telah telah dilakukan penelitian

Kecamatan Tondong Tallasa adalah salah satu dari 13 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, terletak di wilayah laut Kabupaten Pangkajene dan

Gerak nasti adalah gerak sebagian tubuh tumbuhan dan tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang.. Fotonasti, gerak nasti yang dipengaruhi

Mahasiswa terampil melaksanakan praktik pembelajaran terintegrasi teman sejawat untuk model-model pembelajaran inovatif dalam kerangka Lesson Study.. 5.1 Melaksanakan

Mahasiswa terampil melaksanakan praktik pembelajaran terintegrasi teman sejawat untuk model-model pembelajaran inovatif dalam kerangka Lesson Study.. 5.1 Melaksanakan