• Tidak ada hasil yang ditemukan

VOLUME X-NO.03 BULETIN METEOROLOGI. Condensation. Precipitation. Evaporation. collection MAR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "VOLUME X-NO.03 BULETIN METEOROLOGI. Condensation. Precipitation. Evaporation. collection MAR"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

Precipitation

collection Evaporation

Condensation

BULETIN METEOROLOGI

MAR 2022

(2)

B

uletin Meteorologi edisi bulan Februari 2022 yang kami terbitkan ini memuat informasi parameter cuaca hasil pengamatan dan analisis dinamika atmosfer dari faktor cuaca yang diamati oleh Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor Banjarmasin, yang berkedudukan di Bandara Udara Syamsudin Noor Banjarmasin pada lokasi 030 26’ 19.5”

LS dan 1140 45’ 8.78” BT.

Analisis dinamika tersebut digunakan untuk mengetahui kondisi cuaca secara umum di Indonesia dan wilayah Kalimantan Selatan khususnya. Unsur-unsur cuaca yang ditampilkan dalam buletin ini berupa profil unsur-unsur cuaca hasil pengamatan baik harian maupun rata-rata perjamnya, unsur cuaca global dan regional serta ditampilkan pula analisis kondisi cuaca ekstrem yang terjadi di Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor Banjarmasin.

Demikian, mudah-mudahan dengan terbitnya buletin ini dapat menambah wawasan tentang kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Selatan, dengan harapan semoga bermanfaat.

Banjarbaru, 10 Maret 2022

(3)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

DAFTAR ISI

PENGANTAR

I. PENGERTIAN ... 3

II. RINGKASAN ... 4

III. ANALISIS KONDISI CUACA BULAN FEBRUARI 2022 ... 5

A. GAMBARAN KONDISI CUACA GLOBAL DAN REGIONAL ... 5

1. Southern Oscillation Index (SOI) dan Anomali Sea Surface Temperature (SST) Nino 3.4 ... 5

2. Dipole Mode Index (DMI) ... 6

3. Madden Jullian Oscillation (MJO) ... 6

4. Suhu Muka Laut ... 8

5. Monsun ... 10

6. Gradien Angin Lapisan Atas ... 12

B. GAMBARAN KONDISI CUACA LOKAL ... 15

1. Angin ... 15

2. Kelembapan Udara ... 16

3. Suhu Udara ... 17

4. Jarak Pandang Mendatar (Visibility) ... 18

5. Curah Hujan ... 19

6. Keadaan Cuaca ... 20

7. Kalender Cuaca ... 20

IV. KEJADIAN CUACA EKSTRIM ... 22

V. PRAKIRAAN ... 24

A. PRAKIRAAN HUJAN ... 24

1. Prakiraan Curah Hujan Februari 2022 ... 24

2. Prakiraan Sifat Hujan Februari 2022 ... 25

B. INFORMASI KELAUTAN ... 27

1. Tinggi Gelombang Signifikan ... 27

2. Pasang Surut ... 27

TIM REDAKSI ... 29

LAMPIRAN ... 30

(4)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

I. PENGERTIAN

A. SIFAT HUJAN

Sifat Hujan adalah perbandingan antara jumlah curah hujan yang terjadi selama satu bulan dengan nilai rata-rata atau normal dari bulan tersebut di suatu tempat.

B. NORMAL CURAH HUJAN

Normal curah hujan bulanan adalah nilai rata-rata curah hujan masing-masing bulan selama periode 30 tahun berturut-turut yang periodenya dapat ditentukan secara berkala.

C. STANDAR NORMAL CURAH HUJAN BULANAN

Standar normal curah hujan bulanan adalah nilai rata-rata curah hujan pada masing- masing bulan selama periode 30 tahun dimulai dari 1 Februari 1920 s.d 31 Februari 1950, 1 Februari 1951 s.d 31 Februari 1980, 1 Februari 1981 s.d 31 Februari, dst.

D. INTENSITAS CURAH HUJAN

KRITERIA CH CH/hari CH/Jam

Ringan 0.5 – 20 mm 1 – 5 mm

Sedang 20 – 50 mm 5 – 10 mm

Lebat 50 – 100 mm 10 – 20 mm

Sangat Lebat 100 – 150 mm >20 mm

Ekstrim >150 mm

E. CUACA EKSTRIM

Cuaca ekstrim adalah kejadian cuaca yang tidak normal, tidak lazim yang dapat mengakibatkan kerugian terutama keselamatan jiwa dan harta. Dalam peraturan KBMKG tentang Prosedur Standar Operasional Peringatan Dini, Pelaporan dan Diseminasi Informasi Cuaca Ekstrim yang termasuk kategori ekstrim antara lain adalah:

a. Angin kencang diatas 25 knot

b. Angin puting beliung yang keluar dari awan Cumulunimbus dengan kecepatan lebih dari 34,8 knot

c. Hujan lebat dengan intensitas paling rendah 50 mm/ hari atau 20 mm/jam

d. Hujan es yang mempunyai garis tengah minimum 5 mm dan berasal dari awan Cumulunimbus

e. Jarak Pandang Mendatar Ekstrim yang kurang dari 1000 meter

f. Suhu Udara Ekstrim yang mencapai 30C atau lebih di atas nilai normalnya.

(5)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

II. RINGKASAN

Secara umum, kondisi fenomena cuaca global pada Februari 2022 menunjukkan bahwa suhu muka laut di sekitar wilayah Indonesia bernilai ≥ 290C. Anomali suhu muka laut di Samudera Pasifik Ekuator bagian Tengah (Nino 3.4) bernilai antara -0.70C s.d - 0.60C, yang menunjukkan anomali suhu muka laut dalam kondisi di bawah normal. Indeks SOI (Southern Oscillation Index) selama 3 bulan terakhir hingga bulan Februari 2022 menunjukkan bahwa ENSO (El-Nino Southern Oscillation) berada pada kondisi La Nina.

Nilai OLR (Outgoing Longwave Radiation) rata-rata bulan Februari 2022 di wilayah Indonesia berkisar antara 180 – 220 W/m2. Sedangkan di wilayah Kalimantan Selatan, nilai OLR berkisar antara 180 – 200 W/m2. Hal ini menunjukkan bahwa tutupan awan di Kalimantan Selatan selama bulan Februari 2022 cukup banyak. Posisi gerak semu matahari pada bulan Februari berada di selatan ekuator. Daerah bertekanan tinggi terdapat di Belahan Bumi Utara dan beberapa terdapat di Belahan Bumi Selatan, sementara daerah bertekanan rendah berada di wilayah Belahan Bumi Utara dan ekuator. Kondisi ini mengakibatkan massa udara basah dari Belahan Bumi Utara bergerak menuju ke Belahan Bumi Selatan melewati wilayah ekuator. Kondisi ini berpotensi menghasilkan banyak hujan di sebagian besar wilayah Indonesia yang menandakan sedang berlangsungnya musim hujan di wilayah Indonesia termasuk wilayah Kalimantan Selatan.

Hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin pada bulan Februari 2022, angin permukaan dominan bertiup dari arah Selatan (150.5° – 202.5°) dengan kecepatan angin maksimum mencapai 34 knot. Kelembapan maksimum harian berkisar antara 95 – 99%, sementara kelembapan udara minimum harian berkisar antara 53 – 79%. Suhu udara maksimum harian berkisar antara 27.0 – 34.00C, sebaliknya suhu udara minimum harian berkisar antara 22.1 – 24.90C. Sementara itu jarak pandang mendatar rata- rata per jam pada umumnya berkisar 9.0 km. Hasil pengukuran curah hujan kumulatif bulan Februari 2021 mencatat jumlah curah hujan sebesar 304.0 mm, dengan sifat hujan Normal, serta hari hujan sebanyak 16 hari. Kondisi cuaca signifikan selama bulan Februari 2022 diantaranya: kejadian hujan sebanyak 16 kali, kejadian petir sebanyak 12 kali, suhu udara ekstrim sebanyak 1 kali, jarak pandang mendatar kurang dari 1000 m terdapat 6 kali kejadian, dan angin maksimum ekstrem sebanyak 1 kali.

(6)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

III. ANALISIS KONDISI CUACA BULAN FEBRUARI 2022

A. GAMBARAN KONDISI CUACA GLOBAL DAN REGIONAL

1. Southern Oscillation Index (SOI) dan Anomali Sea Surface Temperature (SST) Nino 3.4

Berdasarkan perkembangan dinamika atmosfer pada bulan Februari 2022, anomali suhu muka laut di Samudera Pasifik Ekuator bagian tengah (Nino3.4) pada dasarian I, II, dan III berkisar antara -0.7 0C s.d -0.6 0C, kondisi ini menunjukkan anomali suhu yang lebih dingin dari normalnya. Indeks SOI pada bulan Desember (+13.8), Januari (+4.1) dan Februari (+8.2) mengindikasikan adanya potensi La Nina dengan pergerakan suplai uap air dari Pasifik Timur ke Pasifik Barat, sehingga aktivitas potensi pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia Timur signifikan.

Gambar 1. Grafik Indeks NINO 3.4

(Sumber: http://www.bom.gov.au/climate/enso/indices.shtml)

Gambar 2. Grafik Indeks SOI (South Oscillation Index)

(Sumber: http://www.bom.gov.au/climate/enso/#tabs=Pacific-Ocean&pacific=SOI)

(7)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022 2. Dipole Mode Index (DMI)

Nilai DMI pada bulan Februari 2022 ditunjukkan oleh rincian tabel 1 di bawah.

Terlihat pada dasarian I nilai DMI berada pada kisaran (-0.70 s.d -0.33), dasarian II (-0.50 s.d -0.33), dan dasarian III (-0.50 s.d -0.46). Secara umum pada bulan Februari 2022, Indeks Dipole Mode menunjukkan kondisi lebih dingin dari normalnya (normal ±0.4), sehingga cukup signifikan menambah pasokan uap air di wilayah Indonesia bagian Barat.

Kondisi ini juga sedikit berkontribusi dalam penambahan jumlah curah hujan di wilayah Kalimantan Selatan.

Tabel 1. Nilai DMI Bulan Februari 2022

No. Tanggal DMI

1 31 Januari – 06 Februari -0.70

2 07 – 13 Februari -0.33

3 14 – 20 Februari -0.50

4 21 – 27 Februari -0.46

Gambar 3. Grafik Nilai Dipole Mode Indeks

(Sumber: http://www.bom.gov.au/climate/enso/indices.shtml)

3. Madden Jullian Oscillation (MJO) a. Outgoing Longwave Radiation (OLR)

Bumi memancarkan radiasi gelombang panjang ke luar angkasa yang disebut Outgoing Longwave Radiation (OLR). Tidak semua radiasi gelombang panjang yang terpancar dari bumi sampai ke luar angkasa. Adanya awan-awan konvektif merupakan salah satu faktor yang menghalangi radiasi gelombang panjang dari bumi sehingga nilai

(8)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

OLR yang cenderung rendah menunjukkan banyaknya tutupan awan pada daerah tersebut, sebaliknya nilai OLR yang tinggi menunjukkan kurangnya tutupan awan.

Gambar 4. Rata-rata nilai OLR Februari 2022

(Sumber: http://www.bom.gov.au/climate/mjo/#tabs=Cloudiness)

Gambar 4 menunjukkan Nilai OLR total rata-rata bulan Februari 2022 beserta anomalinya. Berdasarkan gambar 4, nilai OLR rata-rata bulan Februari 2022 di wilayah Indonesia berkisar antara 180 – 220 W/m2. Nilai rata-rata OLR terendah berkisar antara 180 – 200 W/m2 terdapat di sekitar wilayah Kalimantan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku serta Papua. Sedangkan untuk nilai rata-rata OLR tertinggi berkisar 200 – 220 W/m2 terlihat di sekitar Sumatera dan Kalimantan Utara. Masih berdasarkan gambar 4, secara umum tutupan awan di wilayah Indonesia terlihat hampir sama jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya seperti di wilayah Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua. Untuk wilayah Kalimantan Selatan, nilai OLR terlihat berkisar 180 – 200 W/m2. Hal ini menunjukkan bahwa tutupan awan di Kalimantan Selatan cukup banyak selama bulan Februari 2022.

(9)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022 b. Fase Madden Jullian Oscillation (MJO)

Pada bulan Februari 2022 pada dasarian I MJO berada di fase 2 (Indian Ocean) dan pada dasarian II dan III berada di fase 3 (Indian Ocean) hingga 4 (Maritime Continent).

Secara umum pada bulan Februari 2022 khususnya pada dasarian II dan III, MJO cukup memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia termasuk juga wilayah Kalimantan Selatan.

Gambar 5. Fase MJO Februari 2022

(Sumber: http://www.bom.gov.au/climate/mjo/graphics/rmm.phase.Last40days.gif)

4. Suhu Muka Laut

Berdasarkan gambar 6, secara umum rata-rata suhu muka laut pada bulan Februari 2022 di perairan Indonesia cukup hangat, dengan nilai >290C. Suhu muka laut tertinggi di wilayah Indonesia berada di sekitar wilayah perairan Samudra Hindia barat Aceh dan Laut Laut Arafuru yang bernilai sekitar 300C. Suhu muka laut yang hangat ini berpotensi menyebabkan penguapan yang tinggi dan dapat menghasilkan banyak uap air di atmosfer.

Uap air yang dihasilkan dari penguapan tersebut merupakan sumber utama bagi pembentukan awan-awan hujan, khususnya di sekitar wilayah dengan suhu muka laut yang tinggi. Namun, pada bulan Februari 2022 penguapan yang dihasilkan belum tentu menghasilkan awan-awan hujan. Hal tersebut dikarenakan pertumbuhan awan hujan juga dipengaruhi oleh keadaan anomali suhu muka laut dari bulan normalnya.

(10)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

Gambar 6. Rata-rata Suhu Muka Laut Februari 2022 (Sumber: https://psl.noaa.gov/map/images/sst/sst.month.gif)

Di sisi lain, gambar 7 yang menunjukkan anomali suhu muka laut pada bulan Februari 2022, terlihat di sebagian besar wilayah perairan Indonesia anomali suhu muka laut berkisar antara 0 s.d 1.0 0C. Pada rentang nilai ini, jika dilihat lebih detil secara umum anomali suhu muka laut di sebagian besar wilayah perairan Indonesia menunjukkan nilai yang lebih hangat dibanding normalnya. Anomali suhu muka laut di wilayah Indonesia yang bernilai positif antara lain di perairan sekitar Samudera Hindia barat Sumatera, Laut Natuna, Laut Sulawesi, Laut Maluku dan Samudera Pasifik utara Papua. Anomali positif suhu muka laut atau di atas normal ini memberikan dampak terhadap bertambahnya uap air di wilayah Indonesia. Kondisi ini berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan di wilayah tersebut. Sementara wilayah dengan anomali negatif memberikan dampak terhadap berkurangnya kandungan uap air di wilayah tersebut.

Gambar 7. Rata-rata Anomali Suhu Muka Laut Februari 2022 (Sumber: https://psl.noaa.gov/map/images/sst/sst.anom.month.gif)

(11)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022 5. Monsun

Posisi gerak semu matahari pada bulan Februari bergerak dari Belahan Bumi Selatan (BBS) menuju ke sekitar ekuator. Berdasarkan gambar 8, pusat tekanan rendah terlihat berada di sekitar wilayah Samudra Pasifik bagian utara dengan nilai 1000.0 hPa.

Sementara itu pusat tekanan tinggi terdapat di BBU daratan Asia dengan nilai 1027.5 hPa, sedangkan untuk wilayah BBS pusat tekanan tinggi berada di Samudera Hindia barat Australia dengan nilai tekanan udara 1020.0 hPa. Untuk wilayah Indonesia rata-rata nilai tekanan udara permukaan laut pada bulan Februari 2022 umumnya bernilai sekitar 1010.0 hPa hingga 1012.5 hPa.

Gambar 8. Rata-rata Tekanan Permukaan Laut Februari 2022

(Sumber:ftp://ftp.bom.gov.au/anon/home/ncc/www/cmb/mslp/mean/month/colour/latest.rsmc.gif)

Gerak semu matahari pada bulan Februari berada di selatan ekuator. Daerah bertekanan tinggi terdapat di Belahan Bumi Utara dan beberapa terdapat di Belahan Bumi Selatan, sementara daerah bertekanan rendah berada di wilayah Belahan Bumi Utara dan ekuator. Kondisi ini mengakibatkan massa udara basah dari Belahan Bumi Utara bergerak menuju ke Belahan Bumi Selatan melewati wilayah ekuator. Kondisi ini berpotensi menghasilkan banyak hujan di sebagian besar wilayah Indonesia yang menandakan sedang berlangsungnya musim hujan di wilayah Indonesia termasuk wilayah Kalimantan Selatan.

(12)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

Gambar 9. Rata-rata Angin Lapisan 3000 feet Februari 2022 dan Normalnya (Sumber: BMKG dan NOAA)

Gambar 9 di atas menunjukkan rata-rata angin lapisan 3000 feet pada bulan Februari 2022 dan normalnya. Pada gambar pertama, terlihat pada bulan Februari 2022 wilayah Indonesia bagian Selatan, angin umumnya bertiup dari arah Barat hingga Barat Laut.

Sedangkan di Indonesia bagian Utara, angin dominan bertiup dari arah Barat Laut hingga Timur Laut. Terdapat wilayah belokan angin atau shearline di sekitar Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Maluku Utara dan Papua Barat. Terlihat juga terdapat pertemuan angin atau konvergensi di sekitar wilayah Sumatera Barat, Lampung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Laut Banda dan Papua. Berdasarkan kondisi normal angin bulan Februari, daerah pertemuan angin (konvergensi) umumnya berada di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Laut Jawa bagian Timur hingga Nusa Tenggara Timur. Pola angin berupa pertemuan angin atau konvergensi serta belokan angin atau shearline dapat memicu pengangkatan massa udara yang berpotensi membentuk awan hujan di wilayah tersebut.

(13)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022 6. Gradien Angin Lapisan Atas

a. Dasarian Pertama

Berdasarkan peta analisis angin gradien (gambar 10), pada sepuluh hari pertama (dasarian I) bulan Februari 2022 terlihat wilayah Indonesia di sekitar ekuator didominasi oleh kurang lebih 4 hingga 6 sel tekanan rendah, yaitu di Teluk Benggala, Samudera Hindia, Barat Aceh, Kalimantan Barat, Maluku, Laut Seram, Laut Timor, Australia, Laut Solomon, dan Samudera Pasifik. Di wilayah ekuator Indonesia juga tercatat kurang lebih 1 hingga 2 sel sirkulasi tertutup (eddy).

Gambar 10. Analisa Gradien Angin Lapisan Atas Dasarian I Februari 2022

Terdapat 1 sistem tekanan rendah yang aktif di sekitar Samudera Hindia yakni siklon tropis “Batsirai”. Siklon tropis Batsirai mulai terbentuk pada akhir bulan Januari dan berakhir pada 11 Februari. Siklon tropis ini tercatat memiliki tekanan minimum 934 hPa dan kecepatan angin maksimum 78 knot. Siklon tropis ini bergerak ke arah Barat Daya dan punah di wilayah Barat Daya Madagaskar.

Pola angin di wilayah Indonesia sebelah utara ekuator pada dasarian I Februari 2022 umumnya bertiup dari arah Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan berkisar antara 0 – 30 knot, sedangkan di sebelah Selatan ekuator, angin bertiup dari arah Barat Daya – Utara dengan kecepatan yang berkisar antara 0 – 45 knot. Daerah pertemuan angin (konvergensi) umumnya terjadi di Samudera Hindia, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Laut Natuna, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Laut Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Laut Banda, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Laut Arafuru, Papua Barat, dan Papua. Daerah konvergensi tersebut dapat memicu naiknya massa udara yang mengakibatkan tumbuhnya awan-awan hujan di sekitar wilayah tersebut. Belokan angin tajam (shearline) terdapat di sekitar wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau,

(14)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

Selat Karimata, Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Selat Makassar, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Laut Sulawesi, Maluku Utara, Maluku dan Papua Barat. Hasil pantauan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin, kondisi cuaca di Banjarmasin dan sekitarnya pada dasarian I bulan Februari 2022 terdapat 9 hari hujan dengan 7 hari hujan intensitas ringan, dan 2 hari hujan intensitas lebat.

b. Dasarian Kedua

Pada sepuluh hari kedua (dasarian II) di bulan Februari 2022, seperti yang ditunjukkan pada peta analisis angin gradien (gambar 11), terlihat wilayah Indonesia di sekitar ekuator didominasi oleh kurang lebih 3 hingga 8 sel tekanan rendah, yaitu di Teluk Benggala, Samudera Hindia, Australia, Barat Aceh, Kalimantan Barat, Selatan Jawa, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Laut Arafura. Di wilayah ekuator Indonesia juga tercatat kurang lebih 1 hingga 2 sel sirkulasi tertutup (eddy).

Gambar 11. Analisa Gradien Angin Lapisan Atas Dasarian II Februari 2022

Terdapat 1 sistem tekanan rendah yang aktif di sekitar Samudera Hindia yakni siklon tropis “Emnati”. Siklon tropis Emnati mulai terbentuk pada akhir 18 Februari 2022 dan berakhir pada 25 Februari 2022. Siklon tropis ini tercatat memiliki tekanan minimum 940 hPa dan kecepatan angin maksimum 73 knot. Siklon tropis ini bergerak ke arah Barat menuju Madagaskar dan berakhir di wilayah Selatan Madagaskar.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada dasarian II Februari 2022 umumnya bertiup dari arah Barat Laut – Timur Laut dengan kecepatan 0 – 30 knot, sedangkan di bagian Selatan angin bertiup dari arah Barat – Timur dengan kecepatan 15 – 30 knot. Daerah pertemuan angin (konvergensi) umumnya terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Laut Natuna, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Selat Karimata, Laut Jawa, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara,

(15)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

Selat Makassar, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Laut Sulawesi, Laut Banda, Maluku, Maluku Utara, Laut Maluku, Laut Flores, Laut Seram, Papua Barat dan Papua. Daerah konvergensi tersebut dapat memicu naiknya massa udara yang mengakibatkan tumbuhnya awan-awan hujan di sekitar wilayah tersebut. Belokan angin tajam (Shearline) terdapat di sekitar wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Banten, Laut Jawa, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Laut Sulawesi, Laut Banda, Laut Maluku, Maluku Utara, Maluku, dan Laut Arafura. Hasil pantauan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin, kondisi cuaca di Banjarmasin dan sekitarnya pada dasarian II bulan Februari 2022, terdapat 6 hari hujan dengan rincian 5 hari hujan intensitas ringan, dan 1 hari hujan intensitas sedang.

c. Dasarian Ketiga

Pada sepuluh hari ketiga (dasarian III) bulan Februari 2022, peta analisis gradien (gambar 12) menunjukkan daerah sekitar ekuator wilayah Indonesia didominasi oleh kurang lebih 3 s.d 8 sel tekanan rendah yaitu di daerah Teluk Benggala, Samudera Hindia, Barat Aceh, Nusa Tenggara Timur, dan Australia. Di wilayah ekuator Indonesia juga tercatat kurang lebih 1 s.d 2 sel sirkulasi tertutup (eddy).

Gambar 12. Analisa Gradien Angin Lapisan Atas Dasarian III Februari 2022

Pada Dasarian ini terdapat 2 sistem tekanan rendah yang aktif di sekitar Samudera Hindia yakni siklon tropis “Vernon” dan “Anika”. Siklon tropis Vernon mulai terbentuk pada 25 Februari dan masih bertahan hingga dasarian I bulan Maret 2022. Siklon tropis ini tercatat memiliki tekanan minimum 983 hPa dan kecepatan angin maksimum 60 knot.

Siklon tropis Vernon bergerak ke arah Barat dan posisi terakhir ada di sekitar Samudera Hindia. Siklon tropis Anika mulai terbentuk pada 26 Februari dan masih bertahan hingga

(16)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

akhir dasarian III Februari 2022. Siklon tropis ini tercatat memiliki tekanan minimum 987 hPa dan kecepatan angin maksimum 45 knot. Siklon tropis Anika terbentuk di wilayah Nusa Tenggara Timur, bergerak ke arah Selatan dan posisi terakhir berada di sekitar Australia Barat.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian Utara pada Dasarian III Februari 2022 umumnya bertiup dengan arah variabel dari Barat Laut – Utara dengan kecepatan angin 5 – 30 knot, sedangkan di bagian Selatan angin bertiup dari arah Selatan – Barat Laut dengan kecepatan 15 – 45 knot. Daerah pertemuan angin atau konvergensi umumnya terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Laut Jawa, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Selat Makassar, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Laut Flores, Laut Banda, Maluku, Laut Arafura, dan Papua. Daerah konvergensi tersebut dapat memicu naiknya massa udara yang mengakibatkan tumbuhnya awan-awan hujan di sebagian wilayah tersebut. Belokan angin tajam (shearline) terdapat di wilayah Aceh, Kepulauan Riau, Laut Natuna, Lampung, Selat Sunda, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Laut Sulawesi, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara, dan Papua Barat. Hasil pantauan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin, kondisi cuaca di Banjarmasin dan sekitarnya pada dasarian III bulan Februari 2022 terdapat 5 hari hujan dengan rincian 5 hari hujan intensitas ringan.

B. GAMBARAN KONDISI CUACA LOKAL 1. Angin

Berdasarkan hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin pada bulan Februari 2022, arah angin dominan bertiup dari arah Selatan (157.5° – 202.5°) dengan persentase sebesar 15.3%. Kecepatan angin terbanyak adalah 1 – 4 knot dengan persentase 36.1%, sedangkan kecepatan angin maksimum tercatat mencapai 34 knot pada tanggal 28 Februari 2022. Distribusi angin pada bulan Februari 2022 berdasarkan arah dan kecepatannya (Windrose) dapat dilihat pada gambar 13 di bawah ini.

(17)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

Gambar 13. Grafik Arah dan Kecepatan angin dominan Bulan Februari 2022

2. Kelembapan Udara

Profil kelembapan udara rata-rata harian bulan Februari 2022 berkisar antara 77 – 92%, dengan kelembapan maksimum harian berkisar antara 95 – 99%, dan kelembapan udara minimum harian berkisar antara 53 – 79%. Kelembapan minimum terendah terjadi pada tanggal 1 dan 15 Februari 2022 dengan nilai kelembapan 53%, sedangkan kelembapan maksimum tertinggi terjadi pada tanggal 4 dan 5 Februari 2022 dengan nilai kelembapan mencapai 99%. Profil kelembapan harian bulan Februari 2022 dapat dilihat pada gambar 14 di bawah ini.

Gambar 14. Grafik Profil Kelembapan Udara Harian Bulan Februari 2022

Profil kelembapan udara rata-rata per jam mencapai nilai maksimum terjadi antara jam 04.00 – 07.00 WITA dengan nilai berkisar antara 95 – 96%, sedangkan nilai

(18)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

kelembapan udara minimum terjadi antara jam 13.00 – 15.00 WITA dengan nilai berkisar antara 69 – 71%. Profil kelembapan rata-rata per jam bulan Februari 2022 secara rinci dapat dilihat pada gambar 15.

Gambar 15. Grafik Profil Kelembapan Udara Rata-rata perjam Bulan Februari 2022

3. Suhu Udara

Profil suhu udara rata-rata harian bulan Februari 2022 berkisar antara 24.2 – 28.2 0C, suhu udara maksimum harian berkisar antara 27.0 – 34.0 0C dan suhu udara minimum harian berkisar antara 22.1 – 24.9 0C. Suhu udara maksimum tertinggi adalah sebesar 34.00C yang terjadi pada tanggal 1 Februari 2022. Sedangkan suhu minimum terendah tercatat 22.1 0C yang terjadi pada tanggal 28 Februari 2022. Profil suhu udara harian pada bulan Februari 2022 dapat dilihat pada gambar 16 di bawah ini.

Gambar 16. Grafik Profil Suhu Udara Harian Bulan Februari 2022

(19)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

Profil suhu udara rata – rata per jam bulan Februari 2022 dapat dilihat pada gambar 17. Dari grafik dapat terlihat kecenderungan suhu udara meningkat mulai pukul 08.00 WITA. Nilai maksimum suhu udara rata-rata per jam berkisar antara 29.7 - 30.1 0C terjadi antara pukul 13.00 – 16.00 WITA. Nilai minimum suhu udara rata-rata per jam berkisar antara jam 05.00 – 07.00 WITA dengan suhu berkisar 24.1 – 24.3 0C.

Gambar 17. Grafik Profil Suhu Udara Rata-rata Per Jam Bulan Februari 2022

4. Jarak Pandang Mendatar (Visibility)

Hasil pengamatan jarak pandang mendatar rata-rata per jam di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin bulan Februari 2021 umumnya 9 km. Jarak pandang maksimum (≥ 9 km) terjadi pada pagi hingga malam hari antara pukul 09.00 – 22.00 WITA. Jarak pandang mendatar mulai menurun (< 9 km) antara pukul 23.00 – 08.00 WITA. Profil jarak pandang mendatar (visibility) rata-rata harian pada bulan Februari 2022 dapat dilihat pada gambar 18 di bawah ini.

Gambar 18. Grafik Jarak Pandang Mendatar (visibility) Bulan Februari 2022

(20)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

Gambar 19. Grafik Jarak Pandang Mendatar (visibility) Ekstrim Bulan Februari 2022

Selama bulan Februari 2022, jarak pandang mendatar (visibility) yang tergolong ekstrim (< 1000 m) terjadi sebanyak 6 kali kejadian pada tanggal 1, 6, 17, 22, 26 dan 28 Februari 2022. Jarak pandang mendatar terendah tercatat mencapai 100 meter pada tanggal 28 Februari pada pukul 17.00 WITA. Kondisi ini terjadi akibat hujan lebat yang terjadi di sekitar wilayah Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin. Grafik jarak pandang mendatar (visibility) ekstrim pada bulan Februari 2022 dapat dilihat pada gambar 19.

5. Curah Hujan

Berdasarkan hasil pengukuran, jumlah curah hujan kumulatif bulan Februari 2022 adalah sebesar 304.0 mm dengan hari hujan sebanyak 16 hari. Pada dasarian I total curah hujan terukur sebesar 118.0 mm. Pada dasarian II total curah terukur hujan sebesar 46.8 mm dan pada dasarian III total curah hujan terukur sebesar 78.3 mm. Curah hujan tertinggi dalam 24 jam tercatat sebesar 85.8 mm yang terjadi pada tanggal 6 Februari 2022. Normal jumlah curah hujan (rata-rata 30 tahun) bulan Februari di Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin sebesar 299 mm. Jika dibandingkan dengan normalnya, jumlah curah hujan pada bulan Februari 2022 tergolong bersifat Normal. Grafik jumlah curah hujan harian bulan Februari 2022 dapat dilihat pada gambar 20 di bawah ini.

(21)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

Gambar 20. Grafik Curah Hujan Harian Februari 2022

Berdasarkan hasil pantauan penakar hujan otomatis tipe Hellman di Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin selama bulan Februari 2022, tercatat total jumlah curah hujan maksimum perjam sebesar 35.8 mm yang terjadi antara pukul 03.00–

04.00 WITA dan jumlah curah hujan maksimum mutlak yakni sebesar 35.3 mm yang terjadi pada tanggal 2 Februari 2022. Grafik kejadian hujan harian pada bulan Februari 2022 dapat dilihat pada gambar 21 di bawah ini.

Gambar 21. Grafik Profil Curah Hujan Setiap Jam Bulan Februari 2022

6. Keadaan Cuaca

Berdasarkan hasil pantauan cuaca yang terjadi bulan Februari 2022 di Stasiun Syamsudin Noor Banjarmasin, kondisi cuaca signifikan kejadian hujan terjadi sebanyak 16

(22)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

kali, kejadian petir sebanyak 12 kali, kejadian jarak pandang mendatar kurang dari 1000 m terdapat 6 kali kejadian, suhu udara ekstrem sebanyak 1 kali, dan kecepatan angin maksimum ekstrem sebanyak 1 kali. Profil keadaan cuaca siginifikan pada bulan Februari 2022 dapat dilihat pada gambar 22 di bawah ini.

Gambar 22. Grafik Cuaca Signifikan Bulan Februari 2022

7. Kalender Cuaca

Gambar 23. Kalender Cuaca Bulan Februari 2022

(23)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

IV. KEJADIAN CUACA EKSTRIM

DASARIAN I

a. Hujan Lebat – Sangat Lebat

Pada tanggal 1 dan 6 Februari 2022 terjadi hujan dengan intensitas lebat dengan jumlah curah hujan tercatat sebesar 60.1 mm/hari pada tanggal 1 Februari 2022 dan 85.8 mm/hari pada tanggal 6 Februari 2022. Kondisi ini terjadi akibat adanya belokan angin (shearline) diwilayah Kalimantan selatan pada tanggal 1 Februari 2022 dan adanya daerah pertemuan angin (konvergensi) di wilayah Kalimantan Selatan pada tanggal 6 Februari 2022 sehingga berpotensi menumbuhkan awan-awan konvektif di wilayah Kalimantan Selatan yang dapat menyebabkan hujan lebat.

b. Angin Kencang NIHIL

c. Suhu Ekstrim

Pada tanggal 1 Februari 2022 suhu udara tercatat mencapai 34.0 0C, kondisi tersebut termasuk Suhu Udara Ekstrim dimana 3.00C di atas nilai normal dari suhu udara pada bulan Februari. Hal ini kemungkinan diakibatkan karena tidak adanya tutupan awan di wilayah Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin pada pukul 15.00 WITA di hari tersebut.

d. Jarak Pandang Mendatar

Pada tanggal 1 dan 6 Februari 2022 tercatat jarak pandang mendatar minimum mencapai 700 m pada tanggal 1 Februari 2022 dan 500 m pada tanggal 6 Februari 2022 yang disebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin.

DASARIAN II

a. Hujan Lebat – Sangat Lebat NIHIL

b. Angin Kencang NIHIL

c. Suhu Ekstrim NIHIL

(24)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022 d. Jarak Pandang Mendatar

Pada tanggal 17 Februari 2022 tercatat jarak pandang mendatar minimum mencapai 700 m yang disebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin.

DASARIAN III

a. Hujan Lebat – Sangat Lebat NIHIL

b. Angin Kencang

Pada tanggal 28 Februari 2022 tercatat kecepatan angin maksimum tercatat sebesar 34 knot hal ini disebabkan adanya downbrust dari awan cumulonimbus di Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin.

c. Suhu Ekstrim NIHIL

d. Jarak Pandang Mendatar

Pada tanggal 22, 26 dan 28 Februari 2022 tercatat jarak pandang mendatar minimum mencapai 500 m pada tanggal 22 Februari 2022, 1000 m pada tanggal 26 Februari 2022 dan 100 m pada tanggal 28 Februari 2022 yang disebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin.

(25)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

V. PRAKIRAAN

A. PRAKIRAAN HUJAN

1. Prakiraan Curah Hujan Maret 2022

Prakiraan akumulasi curah hujan Maret 2022 di wilayah Kalimantan Selatan secara keseluruhan berada dalam kategori tinggi antara 301 – 400 mm. Sedangkan wilayah yang berada dalam kategori menengah antara 201 – 300 mm meliputi Kab. Tanah Laut (SMPK Pelaihari, Bajuin, Batu Ampar, Kintap/ Kebun Raya, Jorong), Kab. Kotabaru (PL Tanjung Selayar/ Bangun Rejo, Kelumpang Utara/ Pudi Seberang, Sampanahan, Pamukan Selatan/ Sekandis, PL Selatan/ Tanjung Seloka, PL Barat/ Lontar, Pamukan Utara/ Bakau, PL Kepulauan/ Tanjung Lala, Kelumpang Tengah/ Senakin, Pamukan Barat/ Sengayam), Kab. Barito Kuala (Barambai/ Kolam Kanan, Wanaraya/ Kolam Kiri, Jejangkit/

Sampurna, Rantau Badauh/ Sei Bamban), Kab. Tapin (Tapin Tengah/ Andhika, Tapin Selatan/ Harapan Masa), Kab. Hulu Sungai Selatan (Telaga Langsat/ Gumbil), Kab.

Hulu Sungai Tengah (Limpasu/ Pauh, Batang Alai Selatan/ Kapar, Pandawan, SMPK Batang Alai Utara, Barabai/ Mandingin, Batu Benawa/ Pagat, Batang Alai Utara/ Ilung), Kab. Hulu Sungai Utara (Amuntai Utara/ T. Daun, Babirik/ Babirik Hilir, Amuntai Tengah/ Pasar Senin, Sei Pandan/ Sungai Sandung, Amuntai Selatan/ Kotaraja), Kab.

Tabalong (Murung Pudak/ Sulingan, Tanta/ Murung Baru, Haruai/ Kembang Kng, Upau/

Masingai I, Kelua/ Kel Pulau, Tanta/ Tamiyang), Kab. Tanah Bumbu (Kuranji/ Giri Mulya, Sei Loban/ Marga Mulya, Batu Licin/ Segumbang, Kusan Hilir/ Mudalang, Kr.

Bintang/ Manunggal, Angsana/ Kr. Indah), Kab. Balangan (Lampihong/ Batu Merah, Batu Mandi/ Hamparaya, Paringin Selatan/ Lingsir, Juai/ Mungkur Uyam, Awayan/ Putat Basiun, Halong/ Binjai Punggal). Prakiraan curah hujan bulan Maret 2022 di wilayah Kalimantan Selatan dapat dilihat pada Gambar 24.

(26)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

Gambar 24. Prakiraan Curah Hujan Kalimantan Selatan Bulan Maret 2022 (Sumber: Stasiun Klimatologi Banjarbaru)

2. Prakiraan Sifat Hujan Maret 2022

Prakiraan sifat hujan Februari 2022 di wilayah Kalimantan Selatan berdasarkan data Stasiun Klimatologi Banjarbaru secara umum pada kondisi Normal. Adapun untuk sifat hujan Atas Normal diprakirakan terjadi di wilayah. Kab. Tanah Laut (Takisung/ Gn.

Makmur, Panyipatan/ Batu Mulia, Kintap/ Kebun Raya), Kab. Kotabaru (Stamet Gusti Syamsir Alam, PL Utara/ Gunung Ulin, Sungai Durian/ Manunggal Lama, PL Timur/

Langkang Lama, PL Kepulauan/ Tanjung Lala, Kelumpang Barat/ Siayuh, Kelumpang Selatan/ Pantai), Kab. Banjar (Sungai Pinang/ Rantau Nangka, Danau Salak/ Gn. Sari, Danau Salak/ Lawa, Gambut/ Kayu Bawang, Beruntung Baru/ Kmpg Baru, Astambul/

Kelampaian Tengah, Kertak Hanyar/ Manarap Baru, Martapura Kota, Danau Salak/

Atayo), Kab. Barito Kuala (Tabunganen/ Sei Jingah Besar, Mandastana/Karang Indah, Barambai/ Kolam Kanan), Kab. Tapin (Tapin Utara/ Rantau Kiwa, Bungur/ Banua Padang, Candi Laras Selatan/ Baringin, Tapin Selatan/ Harapan Masa, Lok Paikat/

Binderang), Kab. Hulu Sungai Selatan (Padang Batung/ Durian Rabung, Kandangan/

Sungai Kupang, Daha Selatan/ Muning Tengah, Simpur/ Wasah Hulu, Angkinang/

(27)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

Bamban Selatan), Kab. Hulu Sungai Tengah (Batu Benawa/ Pagat, Barabai/ Mandingin, Pandawan, Labuan Amas Utara/ Kasarangan, Labuan Amas Utara/ Samhurang, Batang Alai Selatan/ Kapar, Hantakan, SMPK Pantai Hambawang), Kab. Hulu Sungai Utara (Banjang, Sungai Tabukan/ Banua Hanyar, Danau Panggang, Babirik/ Babirik Hilir), Kab.

Tabalong (Murung Pudak/ Maburai, Upau/ Masingai I, Muara Harus/ Tantaringin, Tanjung/ Hikun, Pugaan/ Halangan, Haruai/ Kembang Kng), Kab. Tanah Bumbu (Kusan Hilir/ Mudalang), Kab. Balangan (Juai/ Mungkur Uyam). Prakiraan sifat curah hujan bulan Maret 2022 di wilayah Kalimantan Selatan dapat dilihat pada Gambar 25.

Gambar 25. Prakiraan Sifat Hujan Kalimantan Selatan Bulan Maret 2022 (Sumber: Stasiun Klimatologi Banjarbaru)

(28)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022 B. INFORMASI KELAUTAN

1. Tinggi Gelombang Signifikan

Gambar 27. Rata-rata Tinggi Gelombang Signifikan Bulan Februari

Berdasarkan gambar 27, secara klimatologis rata-rata tinggi gelombang signifikan pada bulan Maret di wilayah perairan Kalimantan Selatan berkisar antara 0.2 hingga 0.8 m.

Rata-rata gelombang signifikan tertinggi berada di wilayah Laut Jawa dengan arah gelombang dominan dari arah Barat.

Gambar 28. Rata-rata Maksimum Tinggi Gelombang Signifikan Bulan Februari

(29)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022

Berdasarkan gambar 28, secara klimatologis rata- rata maksimum tinggi gelombang signifikan pada bulan Maret berkisar antara 0.6 hingga 2.0 m dengan arah gelombang dominan dari arah Barat dengan gelombang tertinggi di wilayah perairan Laut Jawa bagian timur.

2. Pasang Surut

Informasi prakiraan pasang surut air laut bulan Maret 2022 dibagi menjadi dua wilayah yaitu di Perairan Muara Sungai Barito dan Perairan Kotabaru (Lampiran 1). Pasang maksimum untuk Perairan Muara Sungai Barito diprakirakan terjadi pada rentang tanggal 1 – 3 Maret, 12 – 14 Maret, dan 25 – 31 Maret dengan pasang maksimum rata-rata 2.5 m dan pasang tertinggi mencapai 2.8 m. Pasang maksimum Perairan Sungai Barito terjadi pada siang hingga sore hari. Sedangkan pasang maksimum untuk Perairan Kotabaru diprakirakan terjadi pada rentang tanggal 1 – 8 Maret dan 18 – 25 Maret dengan pasang maksimum rata- rata 2.5 m dan pasang tertinggi mencapai 2.8 m. Pasang maksimum Perairan Kotabaru terjadi pada pagi hari dan sore hingga malam hari.

(30)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022 TIM REDAKSI

Pelindung : Karmana, S.Si, M.M.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor Banjarmasin

Penanggungjawab : Asyrofi

Koordinator Bagian Observasi Dan Informasi

Anggota Tim : 1. Rianita Sekar Utami 2. Uli Mahanani 3. Adhitya Prakoso 4. Rizqi Nur Fitriani 5. Utari Randiana 6. Bayu Kencana Putra 7. Rimelda Yuni Hasteti

8. Muhammad Shaa Imul Qadri 9. Ruth Mandasari Saragih 10. Putri Cahyaningsih 11. Fitma Surya Arghani

(31)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022 LAMPIRAN Lampiran 1

Pasang Surut Air Laut Bulan Maret 2022

Sumber : Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut

(32)

Buletin Meteorologi Edisi Februari 2022 Lampiran 2

Alamat Website Informasi Meteorologi - BMKG

www.bmkg.go.id

- BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor http://stamet.syamsudinnoor.bmkg.go.id

- Prakiraan Cuaca Harian Provinsi Kalimantan Selatan http://web.meteo.bmkg.go.id/id/prakiraan/cuaca-prakiraan - InformasiMeteorologi Penerbangan

http://aviation.bmkg.go.id - Informasi Meteorologi Kelautan

http://maritim.bmkg.go.id - Informasi Titik Panas (hotspot)

http://satelit.bmkg.go.id/BMKG/index.php?pilih=31 - Informasi Potensi Kebakaran Lahan

http://web.meteo.bmkg.go.id/id/peringatan/kebakaran-hutan

(33)

Bandar Udara Syamsudin Noor Banjarbaru-Kalimantan Selatan 70724 Tlp.(0511)4705198, email: [email protected], ig:@cuacakalsel

Website: http://stamet.syamsudinnoor.bmkg.go.id/

Gambar

Gambar 1. Grafik Indeks NINO 3.4
Tabel 1. Nilai DMI Bulan Februari 2022
Gambar 4. Rata-rata nilai OLR Februari 2022
Gambar 5. Fase MJO Februari 2022
+7

Referensi

Dokumen terkait

RKPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2016 merupakan penjabaran RPJMD Provinsi Jawa Timur tahun 2014- 2019 dengan mengacu pada Undang-undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang RPJPN dan

Penggunaan ini mencakup seluruh bentuk, meliputi keuangan, teknis, sumberdaya alam akan dapat mendorong bermacam-macam cara dalam pembangunan masyarakat (ada keanekaragaman

Dalam mewujudkan visi dedikasi kepada anak-anak di wilayah pedesaan Tegalweru, Sanggar Baca PANDA membangun kemitraan jaringan dengan sejumlah organisasi yang

Dinas Sosial mempunyai fungsi pelaksanaan kewenangan Pemerintah Daerah di bidang pertanian, kewenangan dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang diberikan oleh Pemerintah.. Paragraf

Diharapkan apa yang dihasilkan dari penelitian ini dapat membantu memberikan tambahan dan masukan bagi Bank Muamalat KCP Kudus berkaitan dengan respon nasabah non muslim

Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 55% responden mempunyai gambaran yang baik tentang prosedur pemasangan intravenous line yang dilakukan oleh perawat kepada

Hasil ini sejalan dengan dua penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh (Pratama, 2013), yang meneliti mengenai “Pengaruh Risk Based Capital, Penerimaan Premi, dan Beban

Masalah selanjutnya adalah mengenai pengukuran tingkat kinerja dalam sistem politik otonomi daerah, khususnya analisis dan penilaian kinerja APBD dari nilai input,