LAPORAN KERJASAMASEKOLAH
Teks penuh
(2) BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Pendidikan tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab orang tua dan masyarakat. Orang tua dan masyarakat sebagai pendukung dan penunjang pendidikan memiliki peran yang sangat penting demi ketercapaian sistem pembelajaran di suatu lembaga pendidikan. Sekolah Khusus Santo Fransiskus Assisi Balikpapan tidak henti-hentinya melakukan kerjasama dan berkolaborasi dengan para orang tua, stakeholders yang ada di sekitar. Peran serta masyarakat dan orang tua bertujuan mendayagunakan kemampuan yang ada pada orang tua dan masyarakat bagi pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan, terlebih pada masa pendemi Covid-19 seperti sekarang ini, segala benyuk dukungan sangat di butuhkan oleh sekolah bahkan para peserta didik itu sendiri. Sekolah jelas bukan sekolah yang berjalan terisolasi dari masyarakat, melainkan sekolah yang berorientasi kepada kenyataan-kenyataan kehidupan dan hidup bersama-sama masyarakatnya baik masyarakat orangtua siswa, masyarakat terorganisasi, atau masyarakat secara luas. Masyarakat memiliki potensi-potensi yang dapat didayagunakan dalam mendukung program-program sekolah. Untuk itu agar sekolah dapat tumbuh dan berkembang, maka program sekolah harus sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Partisipasi masyarakat dan orang tua di sekitarnya sangat penting. Di satu sisi sekolah memerlukan masukan dari masyarakat dalam menyusun program yang relevan, sekaligus memerlukan dukungan masyarakat dalam melaksanakan program tersebut. Dilain pihak, masyarakat memerlukan jasa sekolah untuk mendapatkan program-program pendidikan sesuai dengan yang diinginkan. Jalinan semacam itu dapat terjadi, jika orang tua dan masyarakat dapat saling melengkapi untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan di tingkat sekolah. Partisipasi orang tua dan masyarakat hendaknya diperhatikan oleh pihak sekolah, khususnya kepemimpinan Kepala Sekolah agar dapat terwujud dan terpelihara keberadaannya. Pada akhirnya apabila partisipasi telah terpelihara dengan baik, maka sekolah tidak akan mengalami kesulitan yang berarti dalam mengembangkan berbagai jenis program, karena semua pihak telah memahami dan merasa bertanggung jawab terhadap keberhasilan suatu program yang akan dikembangkan oleh pihak sekolah. Dengan sendirinya agar semua terpelihara dengan baik, maka harus ada komunikasi timbal balik antara sekolah dengan semua pihak yang berkepentingan, terutama masyarakat setempat dan orang tua murid, sehingga sekolah, masyarakat dan orang tua merupakan satu kesatuan yang utuh dalam menyelenggarakan proses pendidikan yang bermutu di sekolah. Melalui upaya-upaya yang dilakukan pihak sekolah diharapkan masyarakat dan orang tua murid dapat berpartisipasi aktif dan optimal dalam proses pendidikan di sekolah. Hal ini berarti bahwa pemberdayaan masyarakat harus menjadi tujuan utama dan peran serta masyarakat bukan hanya pada stakeholders, tetapi menjadi bagian mutlak dari sistem pengelolaan. Hal ini jelas menggambarkan bahwa sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan hendaknya melibatkan masyarakat dan orang tua murid..
(3) B. Tujuan 1. Mengetahui bagaimanakah peran serta orang tua dalam pembelajaran. 2. Memahami bagaimana upaya-upaya yang dilakukan sekolah untuk meningkatkan peran serta orang tua dan masyarakat dalam mendukung proses keberhasilan sekolah. C. Sasaran 1. Orang tua siswa Sekolah Khusus Santo Fransiskus Assisi 2. Masyarakat dan Stakeholders.
(4) BAB II PEMBAHASAN A. PERAN SERTA ORANG TUA DALAM PEMBELAJARAN Orang tua tidak saja membantu belajar anak di rumah, bisa juga dilakukan di sekolah. Bahkan kalau perlu orang tua yang memiliki pengetahuan dan keahlian khusus, misalnya ahli dalam musik atau seni rupa, dengan koordinasi yang baik dengan pihak sekolah, para orang tua ini bisa saja membantu mengadakan proses pembelajaran musik dan seni rupa pada ekstrakurikuler di sekolah maupun di rumah. Dalam keadaan sekarang ini (pandemi) peran serta orang tua dan masyarakat sanagt penting bagi perkembangan setiap peserta didik. Di sekolah Khusus Santo Fransiskus Assisi sendiri, kolaborasi sekolah dan orang tua sangatlah baik. Hal ini ditunjukan dengan perkembanga para peserta didik yang setiap harinya semakin baik. Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga masyarakat dan pemerintah. Sehingga orang tua tidak boleh menganggap bahwa pendidikan anak hanyalah tanggung. jawab. sekolah.. Pendidikan. merupakan. suatu. usaha. manusia. untuk. membina. kepribadiannya agar sesuai dengan norma-norma atau aturan di dalam. masyaratakat. Setiap orang dewasa di dalam masyarakat dapat menjadi pendidik, sebab pendidik merupkan suatu perbuatan sosial yang mendasar untuk petumbuhan atau perkembangan anak didik menjadi manusia yang mampu berpikir dewasa dan bijak. Bentuk-bentuk kerjasama orang tua dengan sekolah sebagai berikut : 1. Sekolah melibatkan orang tua dalam semua kegiatan yang ada di sekolah melalui Komite sekolah. 2. Sekolah melibatkan orang tua dalam membimbing anak di rumah 3. Orang tua mengerjakan tugas-tugas yang telah diberikan sekolah sesuai yang telah di sepakati 4. Orang tua membimbing anak mengerjakan tugas-tugas yang telah di berikan guru dari sekolah. 5. Orang tua ikut berperan dalam pengambilan keputusan tentang rencana kegiatan pembelajaran di sekolah, baik dalam pendanaan, pengembangan dan pengadaan alat bantu pembelajaran. Dari beberapa poin di atas keluarga sebagai lembaga pendidikan memiliki beberapa fungsi yaitu fungsi dalam perkembangan kepribadian anak dan mendidik anak dirumah; fungsi keluarga/orang tua dalam mendukung pendidikan di sekolah. Fungsi keluarga dalam pembentukan kepribadian dan mendidik anak di rumah. 1. Sebagai pengalaman pertama masa kanak-kanak 2. Menjamin kehidupan emosional anak 3. Menanamkan dasar pendidikan moral anak 4. Memberikan dasar pendidikan sosial 5. Meletakan dasar-dasar pendidikan agama 6. Bertanggung jawab dalam memotivasi dan mendorong keberhasilan anak.
(5) 7. Memberikan kesempatan belajar dengan mengenalkan berbagai ilmu pengetahuan dan keterampilan yang berguna bagi kehidupan kelak sehingga ia mampu menjadi anak yang mandiri. 8. Menjaga kesehatan anak sehingga ia dapat dengan nyaman menjalankan proses belajar mengajar dengan baik.. Fungsi keluarga/ orang tua dalam mendukung pendidikan anak di sekolah. 1. Orang tua bekerjasama dengan sekolah 2. Sikap anak terhadap sekolah sangat di pengaruhi oleh sikap orang tua terhadap sekolah, sehingga sangat. dibutuhkan. kepercayaan orang tua terhadap sekolah. yang. menggantikan tugasnya selama di ruang sekolah. 3. Orang tua harus memperhatikan sekolah anaknya, yaitu dengan memperhatikan pengalaman-pengalamannya dan menghargai segala usahanya. 4. Orang tua menunjukkan kerjasama dalam menyerahkan cara belajar di rumah, membuat pekerjaan rumah dan memotivasi dan membimbimbing anak dalam belajar. 5. Orang tua bekerjasama dengan guru untuk mengatasi kesulitan belajar anak 6. Orang tua bersama anak mempersiapkan jenjang pendidikan yang akan dimasuki dan mendampingi selama menjalani proses belajar di lembaga pendidikan.. B. Upaya Sekolah untuk Meningkatkan Peran Serta Orang Tua dan Masyarakat dalam Mendukung Proses Keberhasilan Sekolah. Sangat penting bagi sekolah untuk menjalankan peranan kepemimpinan yang aktif dalam menggalakkan program-program sekolah melalui peran serta aktif orang tua dan masyarakat. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam mengupayakan partisipasi orang tua dan masyarakat terhadap keberhasilan program sekolah, diantaranya: 1. Menjalin komunikasi yang efektif dengan orang tua dan masyarakat Ada beberapa pendekatan yang dapat digunakan untuk membangun komunikasi dengan orang tua dan masyarakat, yaitu: a. Mengidentifikasi. orang-orang. kunci,. yaitu. orang-orang. yang. mampu. mempengaruhi teman lain. b. Melibatkan orang-orang kunci tersebut dalam kegiatan sekolah, khususnya yang sesuai dengan minatnya. c. Memilih saat yang tepat 2. Melibatkan masyarakat dan orang tua dalam program sekolah Untuk maksud diatas, sekolah dapat melakukan: a. Melaksanakan program-program kemasyarakatan b. Mengadakan open house yang memberi kesempatan masyarakat luas untuk mengetahui program dan kegiatan sekolah. c. Mengadakan buletin sekolah atau majalah atau lembar informasi yang secara berkala memuat kegiatan dan program sekolah, untuk diinformasikan kepada masyarakat..
(6) d. Mengundang tokoh untuk menjadi pembicara atau pembina suatu program sekolah e. Membuat program kerja sama sekolah dengan masyarakat.
(7) BAB III PENUTUP Kesimpulan Orang tua merupakan salah satu mitra sekolah yang dapat berperan serta dalam meningkatkan mutu pendidikan sekolah. Melalui orang tua kegiatan belajar anak di rumah dapat dipantau. Bahkan orang tua dapat menjadi bagian dari paguyuban para orang tua siswa yang dapat memberi masukan dan dukungan dalam merencanakan pengembangan sekolah. Keterlibatan orang tua selain sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan pendidikan anak, juga sebagai bentuk partisipasi mereka dalam sistem manajemen sekolah. Orang tua dapat terlibat secara aktif mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan kemajuan dan perkembangan sekolah dalam mewujudkan akuntabilitas sekolah. Peran serta itu dapat terjadi dalam pembelajaran, perencanaan pengembangan sekolah, dan pengelolaan kelas. Disinilah guna orang tua menjalankan peran perannya dalam mendukung pendidikan.. Mengetahui, Kepala Sekolah Khusus Santo Fransiskus Assisi Balikpapan. Elisabet br Manik, S.S,.M.Pd.
(8) SURAT KERJA (SK) KOMITE SEKOLAH KHUSUS SANTO FRANSISKUS ASSISI.
(9)
(10)
(11)
(12) SURAT MOU DALAM PENDIDIKAN.
(13) SURAT KUNJUNGAN KE DISHUB.
(14) RUNDOWN ACARA KUNJUNGAN DISHUB Selasa, 03 Desember 2019 Semua peserta yang ikut wajib berangkat dari sekolah di dampingi oleh orang tua masingmasing. Pukul 08.00 WITA. : Star dari sekolah. Pukul 08.15 WITA. : Briefing untuk para orang tua. Pukul 08.30 – Selesai. : Perkenalan rambu-rambu dari Dishub. Pukul 09.30 WITA. : Penyerahan Cinderamata dari pihak Sekolah Khusus Santo Fransiskus Assisi. Pukul 09. 45 WITA. : Snack. Pukul 10.00 WITA. : Bubar. Mengetahui, Kepala Sekolah Khusus Santo Fransiskus Assisi. Elisabet br Manik, S.S.,M.Pd.
(15) MOU PUSKESMAS.
(16)
(17)
(18) SURAT-SURAT KERJASAMA DARI PUSKESMAS DAMAI.
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25) UNDANGAN PARENTING SEKOLAH KHUSUS SANTO FRANSISKUS ASSISI.
(26)
(27) UNDANGAN RAPAT DAN RENANG.
(28)
(29)
(30)
(31) DOKUMENTASI KUNJUNGAN DISHUB.
(32)
(33) DOKUMENTASI PERTEMUAN OTANG TUA PENERIMAAN RAPORT.
(34)
(35) DOKUMENTASI PARENTING.
(36)
(37) DOKUMENTASI PERTEMUAN-PERTEMUAN ORANG TUA.
(38)
(39) PERAYAAN PASKAH DAN PELEPASAN PESERTA DIDIK TKLB DAN KELAS VI SDLB. PENJARINGAN KESEHATAN PESERTA DIDIK BARU.
(40) SUMBANGAN DARI PUSKESMAS.
(41)
(42)
(43) PEMBERIAN OBAT CACING.
(44)
(45)
(46)
(47) DOKUMENTASI KEGIATAN RENANG.
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
Dokumen terkait
Hingga 180° pada generator arus bolak-balik dari 0° sampai dengan 180° pada gambar 2.4, lingkaran angker bergerak dengan arah yang sama dalam memotong medan magnet yaitu lingkaran
Dari hasil pengujian didapat hasil yang sama dengan pengujian dengan menggunakan model dua pulau sehingga bisa disimpulkan juga bahwa jumlah generasi yang tinggi
masing sebanyak 100 µL menggunakan pipet eppendorf larutan contoh yang telah siap dianalisis lalu dimasukkan ke dalam tabung analisis yang telah berisi 50 mL larutan SnCl 2 10
Tabela 7: Število samozaposlitev po občinah v obdobju 2001 – 2004 Oddelek za prestrukturiranje RTH, 2006 Tabela 8: Število prezaposlitev in samozaposlitev skupaj po občinah v
Namun, perubahan BOD yang terjadi antara pengukuran hari ke 0 dan hari ke 7 menunjukkan bahwa variasi bakteri pada tiap perlakuan yang ditambahkan bekerja dalam
Pelaksanaan proses pembelajaran pada penelitian ini menggunakan dua siklus yang terdiri dari 6 kali dengan 4 kali pelaksaan tindakan dan 2 kali ulangan harian pada akhir
Varietas padi lokal yang cukup luas penyebarannya adalah varietas Sirendah yang ditanam oleh petani di enam Kabupaten yaitu di Kabupaten Sambas, Kabupaten Pontianak, Kabupaten Kubu
Hasil kajian ini menginformasikan bahwa model matematika pengeringan rumput laut yang paling sesuai adalah model Page dengan nilai R 2. berkisar pada 0,98-0,99, dan nilai R 2