• Tidak ada hasil yang ditemukan

^-?e^p^/kp.05.01/b2/2021 Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan BKKBN TA 2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "^-?e^p^/kp.05.01/b2/2021 Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan BKKBN TA 2021"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

b k k b r ^

November 2021 Nomor

Hal

^-?e^p^/KP.05.01/B2/2021

Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan B K K B N T A 2021

Yth. Sekretaris Jenderal/ Sekretaris Kementerian/ Sekretaris Utama Lembaga/

Sekretaris Pemerintah Provinsi/ Sekretaris Institut/ Sekretaris Perguruan Tinggi Negeri/ Ketua Koalisi Kependudukan Indonesia

(daftar terlampir) d i -

Dalam rangka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi ( J P T ) Madya di lingkungan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang memenuhi kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan latihan, rekam jejak jabatan, dan integritas serta persyaratan lain yang dibutuhkan, akan dilakukan seleksi terbuka dan kompetitif dalam mengisi J P T Madya Deputi Bidang Pengendalian Penduduk.

Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengharapkan bantuan Saudara untuk menyampaikan informasi pelaksanaan seleksi terbuka kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil dan Non Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Instansi Saudara. Informasi selengkapnya mengenai persyaratan dan ketentuan seleksi terbuka pengisian J P T Madya dapat melihat di web https://www.bkkbn.go.id/.

Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

Tempat

Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya

Drs. Tavip Agus Rayanto, M.Sii

Tembusan:

1. Kepala B K K B N (sebagai laporan);

2. Para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya B K K B N .

Jl. Permata No. 1, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur 13650 | PO.BOX: 296 JKT 13013 T: (+6221) 809 8018, 800 9029-45-53-69-77-85 | F: (+6221) 8008554 bkkbn.go.id

(2)

Lampiran Surat

Nomor : B - ^ 8 C ^ /KP.05.01/B2/2021 Tanggal : 1") November 2021

A. Sekretariat Lembaga Negara

1. Sekretariat Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat;

2. Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat;

3. Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah;

4. Sekretariat Jenderal Mahkamah Agung;

5. Sekretariat Jenderal Mahkamah Konstitusi;

6. Sekretariat Jenderal Badan Pemeriksa Keuangan;

7. Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial.

B. Sekretariat Kementerian dan Setingkat Kementerian 1. Sekretariat Kabinet;

2. Kementerian Sekretariat Negara;

3. Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan;

4. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian;

5. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan;

6. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi;

7. Kementerian Dalam Negeri;

8. Kementerian Luar Negeri;

9. Kementerian Pertahanan;

10. Kementerian Agama;

11. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;

12. Kementerian Keuangan;

13. Kementerian Pendidika, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi;

14. Kementerian Kesehatan;

15. Kementerian Sosial;

16. Kementerian Ketenagakerjaan;

17. Kementerian Perindustrian 18. Kementerian Perdagangan;

19. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral;

20. Kementerian Perhubungan;

2 1 . Kementerian Komunikasi dan Informatika;

22. Kementerian Pertanian;

23. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan;

24. Kementerian Kelautan dan Perikanan;

25. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi;

26. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN;

27. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/BAPPENAS;

28. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi;

29. Kementerian Badan Usaha Milik Negara;

30. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah;

31. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif;

32. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak;

33. Kementerian Investasi;

34. Kementerian Pemuda dan Olahraga.

(3)

C. Sekretariat Utama Lembaga Pemerintah Non Kementerian 1. Arsip Nasional Republlk Indonesia;

2. Badan Informasi Geospasial;

3. Badan Intelijen Negara;

4. Badan Kepegawaian Negara;

5. Badan Koordinasi Penanaman Modal;

6. Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional;

7. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika;

8. Badan Narkotika Nasional;

9. Badan Nasional Penanggulangan Bencana;

10. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme;

11. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan/BASARNAS;

12. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia;

13. Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan;

14. Badan Pengawas Obat dan Makanan;

15. Badan Pengawas Tenaga Nuklir;

16. Badan Pengendalian Dapak Lingkungan;

17. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi;

18. Badan Pusat Statistik;

19. Badan Standarisasi Nasional;

20. Badan Tenaga Nuklir Nasional;

21. Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia;

22. Badan Keamanan Laut Republik Indonesia;

23. Badan Siberdan Sandi Negara;

24. Lembaga Administrasi Negara;

25. Lembaga llmu Pengetahuan Indonesia;

26. Lembaga Ketahanan Nasional;

27. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan J a s a Pemerintah;

28. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional;

29. Lembaga Sandi Negara;

30. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia;

31. Ombudsman Republik Indonesia;

32. Komisi Pemilihan Umum;

33. Badan Pengawas Pemilihan Umum.

D. Sekretariat Pemerintah Provinsi di Indonesia 1. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta;

2. Pemerintah Provinsi Banten;

3. Pemerintah Provinsi Jawa Barat;

4. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah;

5. Pemerintah Provinsi D.I. Yogyakarta;

6. Pemerintah Provinsi Jawa Timur;

7. Pemerintah Provinsi Aceh;

8. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara;

9. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat;

10. Pemerintah Provinsi Riau;

11. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau;

12. Pemerintah Provinsi Bengkulu;

13. Pemerintah Provinsi Jambi;

(4)

1 / 1 r errierinian r rovinsi

1 R 1 0 . rerner inian P m \ / i n c i r 1UVII lol 1 R 1 0 . r ernerinTan D m \ / m o 1

r rovinsi

1 7 1 / . r ernsrinian D m \ / i n o 1

r rovinsi

1 R remerinian ^5 m \ / i n o i r rovinsi

1 Q

1 y. r errierinian m x / 1 n o 1 r rovinsi on remerinian ^3 r n x / i n o i rrovinsi

0 1 z 1 . remerinian 1 1 • " y Y \ i 1 K \ •

rrovinsi oo remerinian rrovinsi

O R remerinian m \ /i n o ! rrovinsi

0 / 1 1 1 11^^ I * ! i > ^ T y ^ n

remerinian rrovinsi

0 * ^ r C l l l c i II Udi 1 r i UVII lol 0 8 /iO. remerinian P r / - \ \ / i n c i

rrovinsi

0 7 r c l l l c l llUcill r i UVII lol O R r c l l l c l II l l d l 1 r 1 UVII lOI 2 9 . Pemerintah D r/^\ / 1 o 1 rrovinsi

3 0 . Pemerintah Provinsi

3 1 . Pemerintah Provinsi

3 2 . Pemerintah Provinsi

3 3 . Pemerintah Provinsi

3 4 . Pemerintah Provinsi

Kepulauan Bangka Belitung;

Sumatera Selatan;

Lampung;

Kalimantan Barat;

Kalimantan Selatan;

Kalimantan Tengah;

Kalimantan Timur;

Kalimantan Utara;

Sulawesi Selatan;

Sulawesi Barat;

Sulawesi Tengah;

Sulawesi Utara;

Suawesi Tenggara;

Gorontalo;

Bali;

Nusa Tengara Barat;

Nusa Tenggara Timur;

Maluku;

Maluku Utara;

Papua;

Papua Barat.

E. Sekretariat Akademi dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia 1 . Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh;

2 . Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe;

3 . Universitas Samudra, Langsa;

4 . Universitas Teuku Umar, Meulaboh;

5 . UIN Ar-Raniry, Banda Aceh;

6 . Universitas Sumatera Utara, Medan;

7 . Universitas Negeri Medan, Medan;

8 . Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara, Medan;

9 . UIN Sumatera Utara, Medan;

1 0 . IAIN Padang Sidempuan, Tapanuli Selatan;

1 1 . Universitas Andalas, Padang;

1 2 . Universitas Negeri Padang, Padang;

1 3 . IAIN Imam Bonjol, Padang;

1 4 . Universitas Riau, Pekanbaru;

1 5 . UIN Sultan Syarif Kasim (SUSKA), Pekanbaru;

1 6 . Universitas Jambi, Jambi;

1 7 . IAIN Sultan Thaha Saifuddin;

1 8 . Universitas Bengkulu, Bengkulu;

1 9 . IAIN Bengkulu;

2 0 . Universitas Sriwijaya, Palembang;

2 1 . IAIN Raden Fatah;

2 2 . Universitas Lampung, Bandar Lampung;

2 3 . Politeknik Negeri Lampung, Bandar Lampung;

2 4 . Institut Agama Islam Negeri Raden Intan, Bandar Lampung;

2 5 . IAIN Raden Intan, Bandar Lampung;

2 6 . Universitas Bangka Belitung, Bangka Belitung;

2 7 . IAIN Sultan Maulana Hasanuddin;

(5)

28. Universitas Indonesia;

29. Universitas Negeri Jakarta;

30. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta;

31. Universitas Padjadjaran, Bandung;

32. Institut Pertanian Bogor, Bogor;

33. Institut Teknologi Bandung, Bandung;

34. Universitas Diponegoro, Semarang;

35. Universitas Negeri Semarang, Semarang;

36. UIN Walisongo, Semarang;

37. IAIN Surakarta, Surakarta;

38. IAIN Salatiga, Salatiga;

39. IAIN Purwokerto, Purwokerto;

40. UIN Sunan Kalijaga;

4 1 . Universitas Airlangga, Surabaya;

42. Universitas Negeri Surabaya, Surabaya;

43. Universitas Brawljaya, Malang;

44. Universitas Negeri Malang, Malang;

45. Universitas Jember, Jember;

46. Universitas Trunojoyo, Bangkalan;

47. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang;

48. UIN Sunan Ampel;

49. Universitas Mataram, Mataram;

50. IAIN Mataram, Lombok;

51. Universitas Udayana, Denpasar;

52. Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja;

53. Universitas Tanjungpura, Pontianak;

54. Universitas Palangka Raya, Palangka Raya;

55. Universitas Mulawarman, Samarinda;

56. Universitas Sam Ratulangi, Manado;

57. Universitas Negeri Manado, Manado;

58. Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo;

59. Universitas Tadulako, Palu;

60. Sekolah Tinggi llmu Ekonomi ( Y P P Mujahidin), Tolitoli;

61. IAIN Dato Karamau, Palu;

62. Universitas Hasanuddin, Makassar;

63. Universitas Negeri Makassar;

64. Universitas Islam Negeri Makassar;

65. Universitas 19 November Kolaka;

66. Universitas Muhammadiyah Kendari;

67. Universitas Negeri Sulawesi Barat.

Referensi

Dokumen terkait

Mekanisme yang diatur untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi utama dan madya adalah secara terbuka dan kompetitif di kalangan PNS, tetapi dalam jabatan tinggi

Dalam rangka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di Lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5

Dalam rangka promosi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah, dengan ini diumumkan dan dibuka pendaftaran bagi para

Dalam rangka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sesuai amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang

tidak menjadi anggota/pengurus Partai Politik terhitung 5 (lima) tahun sebelum pendaftaran Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Kementerian Agraria dan

Dalam rangka pengisian dan mutasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Pertanian Tahun 2016 sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun

Dalam rangka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Pertanian Tahun 2016 sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur

Mekanisme dan tata cara pendaftaran mengikuti ketentuan dalam Pengumuman Nomor PENG-04/PANSEL/2014 tanggal 18 November 2014 tentang Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan