• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lensa Tele (Telephoto)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Lensa Tele (Telephoto)"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

Anita's Personal Blog | Lensa Tele (Telephoto) Copyright anita handayani anitanet@ipb.ac.id

http://anitanet.staff.ipb.ac.id/fotografi-photography/telephoto-zoom-lens/

Lensa Tele (Telephoto)

 Telephoto Zoom Lenses

These high-magnification lenses cover a broad range of focal lengths from wide to telephoto and exhibit outstanding performance whether shooting faraway athletes in action or portraits with a shallow depth of field. The supremely reliable performance of Canon’s camera shake correction enables photographers to confidently use the telephoto side without resorting to a tripod.

Lensa Tele

Lensa dengan perbesaran tinggi lensa mencakup berbagai focal length dari lebar ke tele dan menunjukkan kinerja yang luar biasa, untuk memotret atlet dari jarak jauh atau disebut dengan memotret dengan kedalaman dangkal. Kinerja amat diandalkan koreksi goyangan kamera Canon memungkinkan fotografer untuk percaya diri menggunakan sisi tele tanpa menggunakan tripod.

Lensa Tele : 135, 300, 150, 200 mm.

Lensa Tele biasanya untuk motret fashion karena kita tidak bisa mendekat kalau motret.  Dan agar orang yang kita potret tidak terganggu oleh background.

Lensa Super Tele: 800, 1200 mm

Lensa Super Tele untuk motret satwa liar dan pemandangan.

Dengan memakai Lensa Tele maka subjek yang sangat jauh bisa kelihatan dekat dan jelas.

18-200mm adalah Focal Length.  Focal Length artinya "lensanya bisa motret seberapa jauh?" , yaitu 18 mm s/d 200mm sebenarnya itu ada lah ukuran jarak titik api ke planar (sensor/film)

pada prakteknya.. makin kecil nilai mm nya.. makin wide makin besar.. makin tele

Jadi kalo focal length anda 80mm, artinya, supaya obyek yang anda liat itu focus, jarak dari sensor (kalo digital) ke titik apinya lensa itu 80mm.

Jika anda lihat dikamera didaerah atas kamera akan ada tanda angka 0 dicoret (seperti lambang tetha) nah itulah dimulai titik 0 mm, tanda itu menandakan film/sensor berada. sedangkan jarak 80mm itu adalah jarak lensa tunggal (ekivalen dari kumpulan lensa) ke sensor tersebut.

Lensa tele atau yang lebih dikenal dengan lensa teropong karena berfungsi untuk ‘meneropong’ dari jarak jauh populer digunakan pada dunia olahraga, petualangan alam liar serta foto konser. Tak lupa pula di dunia selebriti dan paparazi lensa ini adalah andalan utama mereka.

Fungsi utamanya yang mengambil foto dari jarak jauh memungkinkan sang fotografer dan subyek (obyek) foto bisa lebih aman dan nyaman sehingga ‘tidak saling mengganggu’ satu sama lain. Soal keamanan ini pula menjadi faktor utama bagi para fotografer di alam liar, dimana mereka bisa mengambil foto dari seekor singa / harimau dari jarak yang aman ataupun mengambil foto gunung berapi yang sedang bergejolak memuntahkan lavanya.

(2)

Ada beberapa tips dan trick untuk bisa memaksimalkan fungsi dari lensa tele yang Anda miliki saat ini, apapun merek serta tipenya (tele-fix atau tele-zoom), tips ini bisa diaplikasikan lebih jauh.

Berikut ini tips dan trik memaksimalkan fungsi lensa tele:

1. Kenali terlebih dahulu panjang fokal serta bukaan diagrafragmanya (apperture). Biasanya hal ini bisa ditemui pada sisi depan lensa tersebut / box lensa tersebut. Contoh : 200mm f/4, 70-200mm f/2.8, dst. Hal ini berfungsi untuk mengetahui kemampuan dari lensa tersebut dan kita bisa mempersiapkan serta mengantisipasi hal-hal yang mungkin terjadi pada saat ‘on the stage‘ nantinya. 

2. Semakin besar nilai dari fokal maka mempunyai kemampuan ‘tele’ lebih jauh dalam posisi pengambilan yang sama, tapi mempunyai konsekwensi rentang sudut pengambilan yang semakin sempit jika dibandingkan dengan fokal yang lebih kecilnya. Lensa dengan panjang fokal 200mm bisa ‘memperbesar’ obyek yang lebih jauh jika dibandingkan dengan lensa dengan panjang fokal 70mm. 

3. Semakin besar nilai bukaan diagfragma (apperture) maka semakin ‘cepat’ lensa tersebut dapat digunakan. Arti cepat disini adalah semakin cepat setting untuk exposurenya dalam kondisi minim cahaya (redup / gelap). Sebagai contoh lensa dengan f/2.8 dapat digunakan ‘lebih cepat’ jika dibandingkan dengan lensa dengan f/4, begitu juga lensa dengan f/4 ‘lebih cepat’ daripada lensa dengan f/5.6, begitu juga seterusnya. Secara teori hal ini disebabkan semakin besar bukaan diagfragma sehingga semakin besar ‘jumlah cahaya’ yang bisa diterima oleh sensor / film kamera Anda, jadi setting shutter speed bisa diset lebih cepat lagi tanpa khawatir hasil menjadi gelap karena kurangnya waktu exposure. 

4. Satu trick agar gambar tidak goyang (shake) atau blur dengan menset exposure time menjadi “satu per panjang fokus lensa”. Sebagai contoh jika Anda sedang menggunakan lensa dengan panjang fokus 200mm, maka setting exposure time ‘yang aman’ adalah 1/200 detik. Begitu juga jika Anda menggunakan lensa dengan panjang fokus 400mm setting exposure time ‘yang aman’ adalah 1/400 detik. Untuk bisa mendapatkan waktu exposure yang tinggi serta hasil yang

‘bagus’ dibutuhkan bukaan diagfragma yang semakin besar (seperti yang telah dijelaskan pada tips nomor 3). 

5. Gunakan penyangga (tripod / bipod / monopod) untuk mengurangi efek goyang (shake). Goyangan / getaran sekecil apapun ketika Anda menggunakan lensa tele, hal itu sudah dapat membuat hasil foto Anda blur / bergoyang. Hal itu dikarenakan efek ‘pembesaran’ yang disebabkan lensa tele tersebut. Penyangga (tripod / bipod / monopod) juga bisa digunakan untuk membantu ‘menopang’ lensa tele Anda yang rata-rata berukuran besar dan berat, terutama jika Anda menunggu momen yang tepat dalam waktu yang lama. 

6. Semakin besar nilai bukaan diagfragma lensa Anda, semakin ‘bagus dan unik’ bokeh yang akan dihasilkan dalam kondisi

‘normal’ dengan mudah. Lensa dengan nilai bukaan (apperture) f/2.8 bisa menghasilkan bokeh ‘lebih mudah’ jika dibandingkan dengan lensa dengan nilai bukaan (apperture) f/4. Hal ini juga berfungsi untuk mengisolasi subyek / obyek yang akan di foto dengan Deep of Field (DoF) untuk memberikan kesan ‘ruang/3D’. 

7. Gunakan fitur stabilizer yang bisa ditemukan pada sistem internal lensa seperti halnya Image Stabilizer (IS) pada lensa-lensa keluaran Canon ataupun VR pada lensa-lensa keluaran Nikon ataupun stabilizer yang ada pada body kamera seperti IS pada kamera Olympus ataupun Steady-Shoot pada kamera Sony. 

8. Gunakan ISO yang lebih tinggi untuk mengkompensasi bukaan lensa (apperture) yang kecil untuk mendapatkan nilai shutter (expose) yang tinggi. ISO 1600 bisa mengkompensasi nilai shutter (expose) yang lebih cepat jika dibandingkan dengan ISO 400 pada kondisi pencahayaan dan bukaan lensa (apperture) yang sama. Hal ini berguna untuk mengurangi efek blur / shake pada hasil akhir. Tetapi hal ini mempunyai konsekwensi lain yaitu timbulnya grainy/noise/bintik-bintik yang lebih besar dan banyak jika Anda menggunakan ISO yang lebih tinggi.

Yap, itu semua beberapa tips & trick untuk memaksimalkan lensa tele Anda, baik yang berupa tele-zoom (70-200mm, 100-200mm, dst), tele-fix (200mm, 300mm, dst), variable apperture (f/4-5.6, dst), fix apperture (f/2.8, f/4, dst), dan berbagai macam merk mulai dari Canon, Nikon, Olympus, Sony, Sigma, dll.

page 2 / 21

(3)

Anita's Personal Blog | Lensa Tele (Telephoto) Copyright anita handayani anitanet@ipb.ac.id

http://anitanet.staff.ipb.ac.id/fotografi-photography/telephoto-zoom-lens/

Hasil fotonya (EF-S18-200mm f/3.5-5.6 IS • 1/500 sec. • f/16) adalah sebagai berikut:

(4)

page 4 / 21

(5)

Anita's Personal Blog | Lensa Tele (Telephoto) Copyright anita handayani anitanet@ipb.ac.id

http://anitanet.staff.ipb.ac.id/fotografi-photography/telephoto-zoom-lens/

Hasil fotonya (EF28-300mm f/3.5-5.6L IS USM • 1/40 sec. • f/6.3) adalah sebagai berikut:

(6)

page 6 / 21

(7)

Anita's Personal Blog | Lensa Tele (Telephoto) Copyright anita handayani anitanet@ipb.ac.id

http://anitanet.staff.ipb.ac.id/fotografi-photography/telephoto-zoom-lens/

Hasil fotonya (EF-S55-250mm f/4-5.6 IS II • 1/125 sec. • f/5.6) adalah sebagai berikut:

Lensa tele ini yang saya punya, saya beli seharga Rp. 2.375.000,- pada tahun 2009

(8)

page 8 / 21

(9)

Anita's Personal Blog | Lensa Tele (Telephoto) Copyright anita handayani anitanet@ipb.ac.id

http://anitanet.staff.ipb.ac.id/fotografi-photography/telephoto-zoom-lens/

Hasil fotonya (EF70-200mm f/2.8L IS II USM • 1/5000 sec. • f/5.6 ) adalah sebagai berikut:

 Lensa tele ini harganya sangat mahal melebihi harga beli 1 set camera canon standard harganya sekitar Rp. 12.000.000,- pada tahun 2009 Saya ingin... sekali punya lensa ini sebab lensa ini selain bagus buat motret pemandangan juga bagus buat memotret close up, hasilnya sangat detail dan proporsional. Lensa ini disebut Tele ke Tele, artinya lensa Tele yang bisa dipakai Wide. Lensa ini mahal banget karena nilai f (aperture, diafragma) nya kecil sekali yaitu 2,8.  Jadi kalau dipakai close

(10)

up maka hasilnya latar belakangnya bisa bokeh banget (bokeh=blur) sehingga subjek yang kita akan ambil akan sangat menonjol kelihatannya.  Do'akan aku diberi rezeki lebih sehingga bisa membeli lensa ini ya :) 

page 10 / 21

(11)

Anita's Personal Blog | Lensa Tele (Telephoto) Copyright anita handayani anitanet@ipb.ac.id

http://anitanet.staff.ipb.ac.id/fotografi-photography/telephoto-zoom-lens/

(12)

Hasil fotonya (EF70-200mm f/4L IS USM • 1/100 sec. • f/4) adalah sebagai berikut:

page 12 / 21

(13)

Anita's Personal Blog | Lensa Tele (Telephoto) Copyright anita handayani anitanet@ipb.ac.id

http://anitanet.staff.ipb.ac.id/fotografi-photography/telephoto-zoom-lens/

(14)

Hasil fotonya (9EF70-300mm f/4-5.6L IS USM • 1/60 sec. • f/5) adalah sebagai berikut:

page 14 / 21

(15)

Anita's Personal Blog | Lensa Tele (Telephoto) Copyright anita handayani anitanet@ipb.ac.id

http://anitanet.staff.ipb.ac.id/fotografi-photography/telephoto-zoom-lens/

(16)

 Hasil fotonya (EF70-300mm f/4-5.6 IS USM • 1/500 sec. • f/11) adalah sebagai berikut:

page 16 / 21

(17)

Anita's Personal Blog | Lensa Tele (Telephoto) Copyright anita handayani anitanet@ipb.ac.id

http://anitanet.staff.ipb.ac.id/fotografi-photography/telephoto-zoom-lens/

(18)

Hasil fotonya (EF70-300mm f/4.5-5.6 DO IS USM • 1/40 sec. • f/6.3) adalah sebagai berikut:

page 18 / 21

(19)

Anita's Personal Blog | Lensa Tele (Telephoto) Copyright anita handayani anitanet@ipb.ac.id

http://anitanet.staff.ipb.ac.id/fotografi-photography/telephoto-zoom-lens/

(20)

Hasil fotonya (EF100-400mm f/4.5-5.6L IS USM • 1/80 sec. • f/14) adalah sebagai berikut:

page 20 / 21

(21)

Anita's Personal Blog | Lensa Tele (Telephoto) Copyright anita handayani anitanet@ipb.ac.id

http://anitanet.staff.ipb.ac.id/fotografi-photography/telephoto-zoom-lens/

 

Sumber: Hasil Pelatihan Fotografi di Canon School dan http://web.canon.jp/imaging/lens/technology/lineup/index3.html http://munjalindra.com/2009/11/19/trick-memaksimalkan-lensa-tele.html

 

Referensi

Dokumen terkait

a) Kolom BULAN untuk mencatat bulan terjadinya transaksi dan memudahkan dalam pengelompokan transaksi tiap bulan dengan fungsi Excel. Pada kolom ini pengguna dapat

Bicara berlebihan, memandang berlebihan, bergaul berlebihan, makan berlebihan, dan tidur berlebihan merupakan racun-racun hati yang tidak hanya bisa mengotori hati kita tetapi

dengan beberapa orang tua siswa kelas tiga (3) SD/MI di lima sekolah di sekitar wilayah Cicalengka, Rancaekek dan Tanjungsari, diperoleh data bahwa para orangtua murid ini

Ketiga , Persoalan hukum tentang HAKI di Indonesia sangatlah rumit dengan segala persoalan yang ada. Hal ini dikarenakan masing-masing pihak tidak memahami hak dan

Akan tetapi secara internal tugas Monev implementasi PHK tersebut menjadi tanggung jawab Pusat Jaminan Mutu (PJM) Universitas Brawijaya untuk mengevaluasi pengembangan Jurusan dan

Karakteristik yang terlihat dari gerombol ini adalah hampir seluruh nilai rataan pada masing – masing peubahnya merupakan nilai yang paling kecil dibandingkan dengan gerombol

diharapkan peserta didik mampu menganalisis bentuk perjuangan rakyat melawan VOC sampai abad ke 20 serta terampil mengolah informasi tentang strategi perlawanan bangsa

Jadi bangun yang mempunyai simetri putar dan simetri lipat adalah bangun (iii).. Jawab: d Pembahasan: kanan kanan kanan kiri kiri kiri depan tutup depan depan blkang