• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PERBEDAAN ANTARA LABA FISKAL DAN LABA AKUNTANSI TERHADAP PERSISTENSI LABA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH PERBEDAAN ANTARA LABA FISKAL DAN LABA AKUNTANSI TERHADAP PERSISTENSI LABA."

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH PERBEDAAN ANTARA LABA FISKAL DAN

LABA AKUNTANSI TERHADAP PERSISTENSI LABA

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Mencapai Gelar Sarjana Pada Program Studi S1

Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Andalas

Oleh :

PUTI AMANAH BAMAS

0910532094

PROGRAM STUDI S1 JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS

EKONOMI UNIVERSITAS ANDALAS

(2)

No Alumni Universitas Alamat Orang Tua: Perumahan Az Hadi I No.A6 Gurun Tanjung, Bukittinggi

Pengaruh Perbedaan Antara Laba Akuntansi dan Laba Fiskal Terhadap Persistensi Laba

Skripsi oleh : Puti Amanah Bamas

Pembimbing : Fauzan Misra, SE, M.Sc, Ak

ABSTRAK

Informasi yang terkandung didalam laba mempunyai peran sangat

penting bagi pihak yang berkepentingan terhadap suatu perusahaan. Salah satu

cara kualitas laba dilihat dari perbedaan antara laba akuntansi dengan laba

fiskal.

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris pengaruh

perbedaan antara laba akuntansi dan laba fiskal terhadap persistensi laba,

mengetahui apakah perusahaan yang mempunyai large book-tax difference

mempunyai persistensi laba yang lebih rendah dari perusahaan yang memiliki

small book-tax differences. Metode yang digunakan adalah kuantitatif.

Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, diambil kesimpulan bahwa

book-tax differences berpengaruh positif terhadap persistensi laba, small book-tax

differences berpengaruh positif terhadap persistensi laba dan perusahaan yang

memiliki small book-tax differences dan large book-tax differences tidak

mempunyai perbedaan persistensi laba yang signifikan tetapi cenderung

memiliki penurunan persistensi laba ketika perusahaan memiliki large book-tax

differences.

(3)

ABSTRACT

The information contained in earnings has a very important role for

stakeholders in a company. One way of earnings quality views of the

differences between accounting income with taxable profit.

Research is to provide empirical evidence of the effect of the difference

between accounting profit and taxable profit to earnings persistence, find out if

the company has a large book-tax difference to have lower earnings persistence

than small companies that have book-tax differences. The method used is

quantitative.

The result showed that the book-tax differences positive effect on

earnings persistence, small book-tax differences positive effect on earnings

persistence and companies that have a small book-tax differences and the large

book-tax differences have no difference in earnings persistence significant but

tend to have a decrease in the persistence of earnings when the company has a

large book-tax differences.

Key words : book-tax differences, earnings persistence

Skripsi telah dipertahankan di depan sidang penguji dan dinyatakan lulus pada tanggal 26 Februari 2014, dengan penguji :

Tanda Tangan

Nama

Terang Fauzan Misra, SE, M.Sc, Ak Dra. Nini Syofriyeni, M.Si, Ak

Mengetahui :

Ketua Jurusan Akuntansi: Dr. Efa Yonnedi SE, MPPM, Ak

NIP. 197205021996021001 Tanda tangan

Alumnus telah mendaftar ke fakultas dan telah mendapat Nomor Alumnus : Petugas Fakultas / Universitas

No Alumni Fakultas Nama: Tanda tangan:

(4)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Informasi yang terkandung di dalam laba (earnings) mempunyai peran

sangat penting bagi pihak yang berkepentingan terhadap suatu perusahaan. Pihak

eksternal dan internal perusahaan sering menggunakan laba sebagai dasar

pengambilan keputusan seperti pemberian kompensasi dan pembagian bonus

kepada manajer, pengukur kinerja manajemen dan dasar penentuan besarnya

pajak.

Oleh karena itu kualitas laba menjadi pusat perhatian bagi investor,

kreditor, pembuat kebijakan akuntansi, dan pemerintah. Laba yang berkualitas

adalah laba yang dapat mencerminkan laba berkelanjutan (sustainable earnings)

di masa depan, yang ditentukan oleh komponen akrual dan aliran kasnya.

Pentingnya informasi tentang laba bagi para calon investor sering

dimanfaatkan oleh manajemen untuk merekayasa laba yang dilaporkan dalam

laporan keuangan. Hal ini terjadi karena keterbatasan informasi yang diperoleh

para calon investor terhadap laba yang dilaporkan. Para calon investor hanya

dapat mengandalkan data-data yang dilaporkan oleh manajemen tanpa mengetahui

dengan pasti kebenaran akan data-data atau informasi tersebut. Sedangkan

manajemen yang merupakan pihak yang membuat laporan keuangan tersebut

sangat mengetahui kondisi perusahaan yang sebenarnya. Akibat adanya

kesenjangan tersebut memungkinkan pihak manajemen untuk merekayasa laba

(5)

adalah hasil rekayasa manajemen, maka laba tersebut dinilai mempunyai kualitas

yang rendah.

Laba yang berkualitas adalah laba yang dapat mencerminkan laba

berkelanjutan (sustainable earning) di masa depan. Para peneliti baik dalam dan

luar negri banyak yang meneliti tentang cara pendeteksian manajemen laba yang

dilakukan manajemen perusahaan yang membuat kualitas laba yang dilaporkan

menjadi rendah. Salah satu cara, informasi mengenai kualitas laba dilihat dari

perbedaan antara laba akuntansi dengan laba fiskal. Beberapa penelitian terdahulu

antara lain Hanlon (2005); Wijayanti (2006); Djamaludidin, dkk. (2008);

Wiryandari dan Yulianti (2009); Yulianti (2005) dan Suranggane (2007)

mengungkapkan bahwa terdapat pengaruh perbedaan antara laba akuntansi

dengan laba fiskal terhadap persistensi laba. Perbedaan antara laba akuntansi

dengan laba fiskal dapat dibagi menjadi tiga, yaitu large positive book-tax

differences, large negative book-tax differences, dan small book-tax differences.

Namun hasil penelitian tersebut masih belum konsisten antara peneliti yang satu

dengan peneliti lainnya. Hasil penelitian Hanlon (2005) menyimpulkan bahwa

perusahaan dengan large positive (negative) book-tax differences signifikan

menunjukan persistensi laba akuntansi yang lebih rendah dari perusahaan dengan

small boox-tax differences. Hasil penelitian Wijayanti (2006) menyimpulkan

bahwa hanya perusahaan dengan large positive book-tax differences memiliki

persistensi laba yang lebih rendah dari perusahaan dengan small book-tax

differences.

Dengan demikian penelitian ini menguji peranan book-tax differences

(6)

book-tax differences mempunyai persistensi laba lebih rendah dibandingkan

perusahaan dengan small book-tax differences.

1.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut dan beberapa hasil penelitian

sebelumnya, maka masalah yang hendak dijawab melalui penelitian ini adalah:

a. Apakah book-tax differences berpengaruh terhadap persistensi laba?

b. Apakah perusahaan dengan large positive (negative) book-tax

differences mempunyai persistensi laba yang lebih rendah dari

perusahaan yang memiliki small book-tax differences?

1.3 Tujuan Penelitian

Berdasarkan perumusan masalah tersebut di atas, maka tujuan yang

hendak dicapai dalam penelitian ini adalah:

1. untuk memberikan bukti empiris pengaruh perbedaan antara laba

akuntansi dengan laba fiskal terhadap persistensi laba

2. untuk mengetahui apakah perusahaan yang mempunyai large positive

(negative) book-tax difference mempunyai persistensi laba yang lebih

rendah dari perusahaan yang memiliki small book-tax differences.

1.4 Manfaat Penelitian

Berdasarkan tujuan penelitian yang telah dikemukakan di atas, maka penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada berbagai pihak, antara lain penulis sendiri, maupun bagi para pembaca atau pihak-pihak yang berkepentingan.

(7)

Dengan melakukan penelitian ini diharapkan penulis dan semua pihak

yang berkepentingan diharapkan dapat menambah wawasan ilmu

pengetahuan dan penelitian juga ditujukan untuk memberikan bukti

tambahan atas penelitian sebelumnya yang belum menemukan suatu

kesepakatan dan dapat dijadikan referensi pada penelitian berikutnya.

2. Manfaat praktis

Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan masukan dan suatu

sumbangan pemikiran bagi kepada manajemen dalam meningkatkan

persepsi positif para pengguna laporan keuangan terhadap kualitas laba

akuntansi yang dilaporkan dan penelitian ini dapat digunakan sebagai

referensi yang dapat memberikan informasi dan pengetahuan kualitas

laba sebagai bahan pertimbangan dalam membuat keputusan dan

menentukan pilihan dalam berinvestasi pada perusahaan yang memiliki

perbedaan laba akuntansi dan laba fiskal.

Referensi

Dokumen terkait

24 Tahun 2004 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor. 94, Tambahan Lembaran Negara

Puji syukur kehadiran Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Toksisitas Spora Jamur

Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) maka pemerintah desa memiliki kewenangan secara luas untuk memanfaatkan segala sumber kekayaan Desa, termasuk didalamnya tanah

berbahaya dan potensi risiko terhadap lingkungan dan kesehatan di Uni Eropa dengan metode survei dan pemeriksaan laboratorium. Perbedaannya adalah tidak merumuskan dan mengkaji

Bahwa dalam rangka meningkatkan kelancaran pelaksanaan tugas - tugas operasional Pemerintah Kabupaten Aceh Timur yang lebih berdaya guna dan berhasil guna dan menindaklanjuti

Jadi, dengan hasrat untuk melahirkan modal insan yang kreatif, inovatif dan berkemahiran tinggi, m-pembelajaran adalah kaedah pengajaran dan pembelajaran yang digunakan dalam

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya sengketa perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste di Kabupaten Timor Tengah Utara dan Distrik Oekusi yang

Hasil penelitian yang kami lakukan menunjuk- kan bahwa kepuasan kerja dan kinerja mengajar pada guru Sekolah Dasar Negeri di Gugus Kihajar Dewan- tara Kecamatan Kledung