LAPORAN KINERJA
UNIVERSITAS SYIAH KUALA
TAHUN 2017
KEMENTERIAN RISET TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS SYIAH KUALA
BANDA ACEH
2018
i
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT karena hanya dengan rahmat, kasih sayang, dan hidayah-Nya seluruh kegiatan penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Universitas Syiah Kuala (Universitas Syiah Kuala) pada Tahun 2017 dapat diselenggarakan dengan lancar dan baik. Demikian juga dengan penyusunan Laporan Kinerja Universitas Syiah Kuala Tahun 2017 ini.
Rencana program dan kegiatan pembangunan pendidikan di Universitas Syiah Kuala telah dilaksanakan dengan sasaran yang tercermin dalam Rencana Strategis dan Master Plan Universitas Syiah Kuala yang disusun untuk mewujudkan visi, misi yang diembannya dapat dicermati dalam Laporan Kinerja Universitas Syiah Kuala Tahun 2017. Selain merupakan laporan pertanggungjawaban kinerja kepada Pemerintah, juga menjadi dokumen penting dalam Siklus Perencanaan, Pemantauan, dan Umpan Balik untuk tahun pelaksanaan kegiatan operasional dan pembangunan pendidikan pada tahun berikutnya.
Dokumen ini menjadi penting artinya karena merupakan data terpadu antara kinerja kegiatan dan kinerja anggaran yang mendukungnya, antara sasaran dan keluaran yang dicapai, sehingga dapat menjadi instrumen untuk menilai efektivitas, efisiensi, dan produktivitas institusi. Karena itu, laporan Kinerja ini telah disusun dengan cermat, melibatkan semua unit kerja di lingkungan Universitas Syiah Kuala didukung dengan komitmen kuat dari unsur pimpinan Universitas Syiah Kuala.
Dalam Laporan Kinerja Tahun 2017 telah dilakukan integrasi kinerja kegiatan dengan anggaran pendukungnya secara terpadu, sehingga melalui laporan ini dapat dilihat kinerja masing-masing secara timbal balik dalam penyelenggaraan institusi tahun 2017 dan dapat digunakan dalam kepentingan-kepentingan pengembangan di masa datang, terutama dalam implementasi pencapaian kinerja yang tertuang dalam dokumen Rencana Strategis Universitas Syiah Kuala Tahun 2015-2019, oleh karenanya saran-saran yang membangun dari berbagai pihak sangat diharapkan. Semoga laporan ini dapat memberikan manfaat kepada pihak-pihak yang berkepentingan, khususnya kepada Universitas Syiah Kuala sendiri.
Banda Aceh, 9 Februari 2018 Rektor,
Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng.
ii
PERNYATAAN TELAH DI REVIU
LAPORAN KINERJA UNIVERSITAS SYIAH KUALA
TAHUN 2017
Kami telah mereviu Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk tahun anggaran 2017, sesuai Pedoman Reviu atas Laporan Kinerja. Substansi informasi yang dimuat dalam Laporan Kinerja menjadi tanggung jawab manajemen Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
Reviu bertujuan untuk memberikan keyakinan terbatas laporan kinerja telah disajikan secara akurat, andal dan valid.
Berdasarkan reviu kami, tidak terdapat kondisi atau hal-hal yang menimbulkan perbedaan yang signifikan dalam menyakini keandalan informasi yang disajikan di dalam laporan kinerja ini.
Banda Aceh, 8 Februari 2018 Ketua Satuan Pengawasan Internal,
Dr. Darwanis, S.E., M.Si.Ak
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
iii
IkhtisarIKHTISAR EKSEKUTIF
Laporan Akuntabilitas Kinerja Universitas Syiah Kuala Tahun 2017 ini, disusun terutama untuk memenuhi kewajiban sebagaimana yang diamanahkan dalam:
1. Undang-undang nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN);
2. Undang-undang nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah;
3. Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
4. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 53 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP).
5. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 012 Tahun 2015 Tentang Pedoman Evaluasi Atas Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.
6. Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 51 Tahun 2015 Tentang Pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah di Kementerian Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi.
7. Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 333/M/KPT/2016 tentang Indikator Kinerja Utama 2015-2019 di Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
8. Peraturan Rektor Nomor 02 Tahun 2017 tentang Rencana Strategis Universitas Syiah Kuala Tahun 2015-2019.
Universitas Syiah Kuala sebagai institusi perguruan tinggi yang mengemban tugas untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan dan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) terampil sebagai pelaksana pembangunan nasional dan sesuai Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Universitas Syiah Kuala mengemban mandat menyelenggarakan tugas-tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi.
1. Dalam bidang pendidikan dan pengajaran, Universitas Syiah Kuala bertanggung jawab menyelenggarakan pendidikan yang menghasilkan lulusan yang berketuhanan, beretika, dan bermoral baik, mandiri, siap bekerja dan/atau berwirausaha, serta mampu beradaptasi terhadap setiap bentuk perubahan lingkungan yang terjadi;
2. Dalam bidang penelitian, Universitas Syiah Kuala bertanggung jawab untuk mengembangkan penelitian terapan yang bermutu dan bermanfaat untuk meningkatkan efektifitas, efisiensi, dan produktivitas dalam proses produksi,
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
iv
Ikhtisar perkembangan teknologi, dan ilmu pengetahuan yang mengarah kepada pencapaian HAKI (Hak atas Kekayaan Intelektual) dan kesejahteraan masyarakat; dan3. Dalam bidang pengabdian masyarakat, Universitas Syiah Kuala bertanggung jawab untuk mengembangkan terselenggaranya pengabdian kepada masyarakat yang bermanfaat secara langsung dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Laporan Akuntabilitas Kinerja ini melaporkan tingkat ketercapaian sasaran strategis dan indikator kinerja utama yang telah ditetapkan dalam dokumen Perjanjian kinerja tahun 2017. Perlu dijelaskan bahwa Universitas Syiah Kuala dalam menetapkan Perjanjian Kinerja dengan kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, pada awal tahun 2017 melalui pertimbangan logis dan rasional.
Universitas Syiah Kuala menetapkan 4 (empat) sasaran program yang terdiri dari 27 Indikator Kinerja Utama (IKU). Secara umum seluruh sasaran yang diukur dengan Indikator Kinerja Utama yang telah ditetapkan sesuai dengan perjanjian kinerja, maka dapat disimpulkan Universitas Syiah Kuala tahun 2017 sudah berhasil memenuhi sebagian besar target, namun masih terdapat target indikator kinerja yang belum tercapai.
Untuk sasaran meningkatnya kualitas pembelajaran, dari 4 (empat) indikator kinerja utama yang digunakan, 4 (empat) indikator telah mencapai target, yakni: Rata-rata lama studi S1, Rata-rata-Rata-rata IPK lulusan S1 dan Persentase lulusan bersertifikat kompentensi/ bersertifikat profesi. Sedangkan satu indikator belum mencapai target yakni: Persentase lulusan yang langsung bekerja di bidangnya, sebagaimana terlihat pada grafik berikut ini.
Grafik 1. Deviasi Capaian Terhadap Target Kinerja Sasaran Meningkatnya Kualitas Pembelajaran (%)
95,42
105,92 100,30
102,32
Persentase Lulusan yang Langsung Bekerja di Bidangnya
Persentase Lulusan Bersertifikat Komptensi/Profesi
Rata-rata IPK Lulusan S1 Rata-rata Lama Studi
= Dibawah target = Sesuai/melebihi target
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
v
Ikhtisar Sebagaimana disebutkan di atas bahwa capaian indikator kinerja utama pada persentase lulusan yang langsung bekerja di bidangnya belum memenuhi target, hal tersebut terkendala karena beberapa hal :1) Belum optimalnya program tracer study;
2) Kurangnya program pelatihan/soft skill bagi mahasiswa.
Sasaran meningkatnya relevansi produktivitas hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dari 7 (tujuh) indikator kinerja utama yang digunakan, 6 (enam) indikator telah mencapai target, yakni: Jumlah Publikasi Nasional, Jumlah Publikasi Internasional Bereputasi, Jumlah Sitasi Karya Ilmiah, Jumlah HAKI yang Didaftarkan, Jumlah Prototipe R & D dan Jumlah Produk Penelitian yang Dapat Dimanfaatkan, serta satu indikator belum mencapai target yakni: Jumlah Pusat Unggulan IPTEK/PUI, sebagaimana terlihat pada grafik berikut ini.
Grafik 2. Deviasi Capaian Terhadap Target Kinerja Sasaran Meningkatnya Relevansi Produktivitas Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (%)
Dari grafik di atas dijelaskan bahwa capaian indikator kinerja utama jumlah pusat unggulan IPTEK (PUI) belum sesuai dengan target yang telah ditentukan, hal tersebut terkendala karena :
1) Belum optimalnya penyusunan roadmap terhadap potensi wilayah yang dapat diunggulkan;
2) Sosialisasi terhadap pusat-pusat yang dapat dijadikan sebagai sarana mengakomodir potensi wilayah belum maksimal.
Selanjutnya, sasaran meningkatnya kualitas kegiatan kemahasiswaan, dari 3 (tiga) indikator kinerja utama yang digunakan antara lain Persentase Mahasiswa Penerima
50,00 320,00 140,00 371,42 103,83 124,44 112,63
Jumlah Pusat Unggulan IPTEK/PUI Jumlah Produk Penelitian yang Dapat…
Jumlah Prototipe R & D Jumlah HAKI yang Didaftarkan
Jumlah Sitasi Karya Ilmiah Jumlah Publikasi Internasional Bereputasi Jumlah Publikasi Nasional
= Dibawah target = Sesuai/melebihi target
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
vi
Ikhtisar Beasiswa, Jumlah Mahasiswa yang Berwirausaha dan Jumlah Mahasiswa Berprestasi semuanya sudah mencapai target, sebagaimana terlihat pada grafik berikut ini.Grafik 3. Deviasi Capaian Terhadap Target Kinerja Sasaran Meningkatnya
Kualitas Kegiatan Kemahasiswaan (%)
Dari grafik di atas tergambarkan bahwa semua target dalam capaian indikator kinerja utama pada program peningkatan kualitas kegiatan kemahasiswaan telah melebihi target yang ditentukan namun demikian dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala antara lain:
1) Kurangnya minat mahasiswa untuk mengikuti program ektrakurikuler;
2) Kurangnya kesadaran mahasiswa untuk menyampaikan informasi prestasi mereka setelah mengikuti suatu kompetisi terutama bagi mahasiswa yang mengikutinya dengan biaya di luar Universitas Syiah Kuala;
3) Belum optimalnya sistem informasi dan manajemen dalam pengelolaan kegiatan kemahasiswaan.
Sedangkan sasaran Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pendidikan Tinggi dari 13 (tiga belas) indikator kinerja utama yang digunakan, 6 (enam) indikator telah mencapai target yang telah ditentukan, yakni Ranking PT Nasional, Rangking PT dalam Pemeringkatan di Dunia (webometrics), Akreditasi Institusi, Prensentase Program Studi Terakreditasi Minimal B, Persentase Dosen Bersertifikat Pendidik dan Rasio Dosen terhadap Jumlah Mahasiswa, sedangkan 7 (tujuh) indikator utama belum memenuhi target yang telah ditentukan, yakni: Jumlah Program Studi yang Berakreditasi Internasional, Jumlah Persentase Program Studi yang Menerapkan SPMI (Satuan Penjaminan Mutu Internal), Jumlah Laboratorium yang Bersertifikat, Persentase dosen Berkualifikasi S3, Persentase Dosen dengan Jabatan Guru Besar, Persentase Dosen dengan Jabatan Lektor Kepala dan Persentase Serapan Anggaran, sebagaimana terlihat pada grafik berikut ini.
192,68 105,05
136,35
Jumlah Mahasiswa Berprestasi Jumlah Mahasiswa yang Berwirausaha Presentase Mahasiswa Penerima Beasiswa
= Dibawah target = Sesuai/melebihi target
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
vii
Ikhtisar Grafik 4. Deviasi Capaian Target Terhadap Kinerja Sasaran Meningkatnya KualitasTata Kelola Pendidikan Tinggi (%)
Dari grafik di atas tergambarkan bahwa 7 (tujuh) capaian indikator kinerja utama belum sesuai target yang disebabkan oleh beberapa kendala yang dapat dirincikan sebagai berikut:
1) Belum tercapainya indikator kinerja utama pada prodi yang berakreditasi internasional karena pada tahun 2017 baru taraf persiapan dan sedang proses pengajuan terutama pada 8 prodi dengan rincian: Akuntasi (FEB), Ilmu Hukum (FH), Teknik Sipil (FT), Teknik Mesin (FT), Teknik Kimia (FT), Teknik Elektro (FT), Agroteknologi (FP) dan Pendidikan Biologi (FKIP);
2) Belum tercapainya indikator kinerja utama pada prodi yang menerapkan SPMI terdapat pada program studi yang baru dibuka dan belum memiliki Tim Penjaminan Mutu Akademik (TPMA);
3) Belum tercapainya indikator kinerja utama pada laboratorium yang bersertifikat karena belum matangnya persiapan laboratorium yang akan diajukan sertifikasi terutama lemahnya pemahaman terhadap klausul dan dokumen yang diperlukan;
4) Belum tercapainya indikator kinerja utama pada dosen yang berkualifikasi S3, antara lain disebabkan sulitnya mendapatkan sponsor untuk mensupport biaya pendidikan, kurangnya pemahaman tentang mekanisme perizinan dan penugasan belajar;
97,90 89,80 93,16 95,20 100,15 100,00 30,00 99,02 30,00 110,81 100,00 107,97 156,52
Persentase Serapan Anggaran Persentase Dosen dengan Jabatan Lektor Kepala Persentase Dosen dengan Jabatan Guru Besar Persentase Dosen Berkualifikasi S3 Persentase Dosen Bersertifikat Pendidik Rasio Dosen terhadap Jumlah Mahasiswa
Jumlah Laboratorium yang Bersertifikat Jumlah Persentase Prodi yang Menerapkan SPMI Jumlah Prodi yang Berakreditasi Internasional Prensentase Program Studi Terakreditasi Minimal B Akreditasi Institusi Rangking PT dlm Pemeringkatan di Dunia…
Ranking PT Nasional
= Dibawah target = Sesuai/melebihi target
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
viii
Ikhtisar 5) Belum tercapainya indikator kinerja utama pada persentase dosen dengan jabatan gurubesar, antara lain belum optimalnya pemetaan keilmuan guru besar, belum optimalnya
roadmap pengembangan keilmuan guru besar, belum optimalnya roadmap penelitian
dan publikasi dalam lingkup keahlian guru besar, belum optimalnya roadmap pembimbingan guru besar dalam penelitian dosen muda dan mahasiswa, belum optimalnya penguatan kegiatan yang mendukung peningkatan publikasi ilmiah dalam jurnal internasional bereputasi, belum optimalnya peningkatan peran guru besar untuk mendukung regenerasi guru besar baru;
6) Belum tercapainya indikator kinerja utama pada persentase dosen dengan jabatan lektor kepala, antara lain kurangnya sosialisasi kenaikan jabatan; kurangnya workshop untuk dosen agar memperoleh hibah penelitian; kurangnya workshop mengenai software untuk manajemen referensi; kurangnya desiminasi dan pembimbingan penulisan jurnal international; kurangnya program international conference;
7) Belum tercapainya indikator kinerja utama pada persentase serapan anggaran, antara lain belum maksimalnya sistem monitoring dan evaluasi anggaran dan daya serap, belum makasimalnya ketaatan unit-unit kerja memenuhi target serapan sesuai dengan jadwal yang direncanakan.
Secara keseluruhan capaian sasaran strategis dan indikator kinerja utama Universitas Syiah Kuala pada tahun 2017, untuk pelaksanan program dan kegiatan tersebut diatas dapat dilihat pada Tabel 1 berikut ini.
Tabel 1. Capaian Indikator Kinerja Utama Tahun 2017
No. Strategis Sasaran Indikator Kinerja Sat. Target 2015-2019
Tahun 2017
Capaian % Target Realisasi
1 Meningkatnya kualitas pembelajaran
Rata-rata lama studi S1 thn 4.2 4.4 4.3 102,32 Rata-rata IPK lulusan S1 IPK 3.3 3.3 3.3 100,30 Persentase lulusan bersertifikat kompetensi/ bersertifikat profesi % 20 14 14.83 105,92 Persentase lulusan
yang langsung bekerja di bidangnya % 40 35 33 95,42 2 Meningkatnya Relevansi Produktivitas hasil penelitian dan pengabdian masyarakat Jumlah publikasi nasional Judul 210 190 214 112,63 Jumlah publikasi
internasional bereputasi Judul 700 180 224 124,44 Jumlah sitasi karya
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
ix
IkhtisarNo. Strategis Sasaran Indikator Kinerja Sat.
Target 2015-2019 Tahun 2017 Capaian % Target Realisasi
Jumlah HAKI yang
didaftarkan HAKI 30 7 26 371,42
Jumlah prototipe R & D Buah 9 5 7 140,00 Jumlah produk
penelitian yang dapat dimanfaatkan
Buah 20 5 16 320,00
Jumlah Pusat Unggulan
IPTEK/PUI Buah 2 2 1 50,00 3 Meningkatnya kualitas kegiatan mahasiswa Persentase mahasiswa penerima beasiswa % 25.16 25.05 31.43 136,35 Jumlah mahasiswa yang
berwirausaha Mhs 240 198 208 105,05 Jumlah mahasiswa berprestasi Mhs 50 41 79 192,68 4 Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pendidikan Tinggi
Rangking PT Nasional Peringkat 19 36 23 156,52 Ranking PT dalam pemeringkatan di Dunia (webometrics) Pering kat 1970 1970 1825 107,97 Akreditasi institusi Ter- akre-ditasi A A A 100,00 Presentase program studi terakreditasi minimal B % 75 62,20 68,93 110,81
Jumlah program studi berakreditasi
internasional Prodi 3 3 0 30,00
Persentase program studi yang menerapkan SPMI
% 98 95 94,07 99,02
Jumlah laboratorium
bersertifikat Lab. 3 0 3 30,00
Rasio dosen terhadap
jumlah mahasiswa Rasio 1:22 1:22 1:22 100,00 Persentase dosen
bersertifikat pendidik % 99 95,00 95,15 100,15 Persentase dosen
berkualifikasi S3 % 60 35,00 33,32 95,20 Persentase dosen
dengan jabatan guru
besar % 6,01 3,51 3,27 93,16
Presentase dosen dengan jabatan lektor kepala
% 43,23 35,21 31,62 89,80 Persentase serapan
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
x
Ikhtisar Alokasi Anggaran Tahun Anggaran 2017 Universitas Syiah Kuala secara keseluruhansebesar Rp. 659.725.923.000,-. Adapun realisasi belanja yang terserap sebesar Rp. 516.062.283.668,- atau sebesar 78,22%. Secara rinci daya serap anggaran berdasarkan
sumber dana dapat terlihat pada Tabel 2 berikut ini:
Tabel 2. Daya Serap Anggaran Berdasarkan Sumber Dana
No. Sumber Dana Pagu Realisasi Serapan (%)
1 Rupiah Murni dan BOPTN 291.497.949.000 254.838.425.547 90,49
2 PNBP 210.375.000.000 200.749.527.121 95,43
3 Hibah Langsung 5.448.005.000 5.447.675.000 99,99
4 PHLN 152.404.969.000 55.026.656.000 36,11
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
xi
Daftar IsiDAFTAR ISI
Kata Pengantar i
PERNYATAAN TELAH DIREVIU ii
Ikhtisar Eksekutif x
DAFTAR ISI xi
DAFTAR GAMBAR xii
DAFTAR TABEL xiii
DAFTAR GRAFIK xvi
DAFTAR LAMPIRAN xviii
BAB I PENDAHULUAN 1
1.1 Gambaran Umum 1
1.2 Dasar Hukum 4
1.3 Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi 5
1.4 Sumber Daya Manusia 8
1.5 Anggaran 12
1.6 Permasalahan Utama Yang Dihadapi Organisasi 13
1.6.1 Permasalahan Internal 13
1.6.2 Permasalahan Eksternal 16
BAB II PERENCANAAN KINERJA 18
2.1 Rencana Strategis (Renstra) 2015–2019 18
2.1.1 Visi 18
2.1.2 Misi 18
2.1.3 Tujuan Strategis 19
2.1.4 Sasaran Strategis 19
2.2 Arah Kebijakan Universitas Syiah Kuala 21
2.3 Perjanjian Kinerja Tahun 2017 24
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2017 26
3.1. Capaian Kineja Organisasi 26
3.1.1. Pengendalian Kinerja 26
3.1.2. Pengukuran Kinerja 27
3.1.3. Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 28
3.1.4. Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 29
3.1.5. Analisis Capaian Kinerja 30
3.2. Realisasi Anggaran 83
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
xii
Daftar GambarDAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1. Gedung Kantor Pusat Administrasi Universitas Syiah Kuala 1 Gambar 1.2. Struktur Organisasi Universitas Syiah Kuala 7 Gambar 3.1. Manajemen Kinerja Berioritentasi Hasil (output/outcome) 26 Gambar 3.2. Rektor menyampaikan target dan capaian kinerja pada
Rapat Kerja Univesitas Syiah Kuala 27
Gambar 3.3. Penghargaan kepada wisudawan terbaik 32
Gambar 3.4. Program magang/praktek kerja lapangan mahasiswa
FKIP Universitas Syah Kuala untuk mempersiapkan kualitas
lulusan yang mampu bekerja dibidangnya 39
Gambar 3.5. Robot Cempala Kuneng dan Aneuk Kleung, karya mahasiswa Fakultas Teknik yang berprestasi dalam ajang kompetisi robot dan merupakan hasil pengembangan riset di bidang iptek dan dapat
dimanfaatkan untuk mendeteksi keberadaan titik ganja 51 Gambar 3.6. Pusat Riset Tsunami dan Mitigasi Bencana atau Tsunami
and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC), yang
ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) binaan 55 Kemenristekdikti
Gambar 3.7. Mahasiswa yang meraih Juara II (Medali Perak)
Skim PKM-Pe pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Ke 30 di UMI Makasar dengan judul
karya “Isolasi dan Karakterisasi Nanoserat Selulosa dari
Ampas Tebu Menggunakan Hidrolisa Asam dengan Penambahan
Katalis Ferric Chloride.” 61
Gambar 3.8. Sertifikat Akreditasi “A” Universitas Syiah Kuala 68 Gambar 3.9. Penyerahan berita acara hasil pelaksanaan Audit Internal
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
xiii
Daftar TabelDAFTAR TABEL
Tabel 1. Capaian Indikator Kinerja Utama Tahun 2017 viii
Tabel 2. Daya Serap Anggaran Berdasarkan Sumber Dana x Tabel 1.1. Keadaan Dosen Universitas Syiah Kuala Berdasarkan Golongan 8
pada Tahun 2017
Tabel 1.2. Keadaan Dosen Universitas Syiah Kuala Berdasarkan Pendidikan 9 pada Tahun 2017
Tabel 1.3. Keadaan Dosen Universitas Syiah Kuala Berdasarkan Jabatan 9 Fungsional pada Tahun 2017
Tabel 1.4. Keadaan Kependidikan Universitas Syiah Kuala Berdasarkan 10 Golongan pada Tahun 2017
Tabel 1.5. Keadaan Kependidikan Universitas Syiah Kuala Berdasarkan 11 Tingkat Pendidikan pada Tahun 2017
Tabel 1.6. Anggaran Universitas Syiah Kuala Tahun 2017 13 Tabel 2.1. Sasaran Strategis dan IKU Renstra Universitas Syiah Kuala 2015-2019 20
Tabel 2.2 Perjanjian Kinerja Tahun 2017 24
Tabel 3.1. Capaian Indikator Kinerja Utama Tahun 2017 29 Tabel 3.2. Capaian Sasaran Meningkatnya Kualitas Pembelajaran 31 Tabel 3.3. Kegiatan Pendukung Peningkatan Rata-rata Lama Studi S1 33 Tabel 3.4. Jumlah Lulusan Berdasarkan IPK Lulusan S1 35 Tabel 3.5. Kegiatan Pendukung Peningkatan Rata-rata IPK Lulusan S1 36 Tabel 3.6. Kegiatan Pendukung Peningkatan Persentase Lulusan Bersertifikat 38
Kompetensi/Bersertifikat Profesi
Tabel 3.7. Kegiatan Pendukung Peningkatan Persentase Lulusan yang 40 Langsung di Bidangnya
Tabel 3.8. Kegiatan Penelitian Universitas Syiah Kuala Tahun 2017 42 Tabel 3.9. Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Syiah Kuala 42
Tahun 2017
Tabel 3.10. Capaian Sasaran Meningkatnya Relevansi Produktivitas Hasil 44 Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
xiv
Daftar Tabel Tabel 3.12. Kegiatan Pendukung Peningkatan Jumlah Publikasi Internasional 48Bereputasi
Tabel 3.13. Kegiatan Pendukung Peningkatan Jumlah Sitasi Karya Ilmiah 50 Tabel 3.14. Kegiatan Pendukung Peningkatan Jumlah HAKI yang Didaftarkan 51 Tabel 3.15. Kegiatan Pendukung Peningkatan Jumlah Protioripe R & D 53 Tabel 3.16. Kegiatan Pendukung Peningkatan Jumlah Produk Penelitian
yang dapat Dimanfaatkan 54
Tabel 3.17. Kegiatan Pendukung Peningkatan Jumlah Pusat Unggulan IPTEK/PUI 56 Tabel 3.18. Capaian Sasaran Meningkatnya Kualitas Kegiatan Mahasiswa 57
Tabel 3.19. Jumlah Mahasiswa Penerima Beasiswa 58
Tabel 3.20. Kegiatan Pendukung Peningkatan Persentase Mahasiswa Penerima 59 Beasiswa
Tabel 3.21. Kegiatan Pendukung Peningkatan Jumlah Mahasiswa yang berwirausaha 61 Tabel 3.22. Kegiatan Pendukung Peningkatan Jumlah Mahasiswa Berprestasi 62 Tabel 3.23. Capaian Sasaran Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pendidikan Tinggi 64 Tabel 3.24. Kegiatan Pendukung Peningkatan Rangking PT Nasional 67 Tabel 3.25. Peningkatan Ranking PT dalam Pemeringkatan di Dunia (Webometrics) 70 Tabel 3.26. Kegiatan Pendukung Mempertahankan Akreditasi A 71 Tabel 3.27. Peningkatan Jumlah Persentase Program Studi Terakreditasi Minimal B 73 Tabel 3.28. Kegiatan Pendukung Peningkatan Program Studi Berakreditasi 74
Internasional
Tabel 3.29. Kegiatan Pendukung Peningkatan Jumlah Prodi Menerapkan SPMI 76 Tabel 3.30. Kegiatan Pendukung Peningkatan Jumlah Laboratorium Bersertifikat 77 Tabel 3.31. Kegiatan Pendukung Pemenuhan Rasio Dosen Terhadap Jumlah 79
Mahasiswa
Tabel 3.32. Kegiatan Pendukung Peningkaan Persentase Dosen Berserfikat Pendidik 80 Tabel 3.33. Keadaan Dosen Universitas Syiah Kuala Berdasarkan Pendidikan 81
pada Tahun 2017
Tabel 3.34. Kegiatan Pendukung Peningkatan Persentase Dosen Berkualifikasi S3 82 Tabel 3.35. Kegiatan Pendukung Peningkatan Persentase Dosen dengan 84
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
xv
Daftar Tabel Tabel 3.36. Kegiatan Pendukung Peningkatan Persentase Dosen dengan Lektor Kepala 85 Tabel 3.37. Kegiatan Pendukung Peningkatan Persentase Daya Serap Anggaran 86 Tabel 3.38. Daya Serap Anggaran Berdasarkan Sumber Dana 86 Tabel 3.39. Daya Serap Anggaran Berdasarkan Jenis Belanja 87Laporan Kinerja Unsyiah 2017
xvi
Daftar GrafikDAFTAR GRAFIK
Grafik 1. Deviasi Capaian Terhadap Target Kinerja Sasaran iv Meningkatnya Kualitas Pembelajaran (%)
Grafik 2. Deviasi Capaian Terhadap Target Kinerja Sasaran v Meningkatnya Relevansi Produktivitas Hasil Penelitian dan
Pengabdian Kepada Masyarakat (%)
Grafik 3. Deviasi Capaian Terhadap Target Kinerja Sasaran vi Meningkatnya Kualitas Kegiatan Kemahasiswaan (%)
Grafik 4. Deviasi Capaian Terhadap Target Kinerja Sasaran
Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pendidikan Tinggi (%) vii Grafik 1.1. Komposisi Dosen Universitas Syiah Kuala berdasarkan Golongan 8 Grafik 1.2. Komposisi Dosen Universitas Syiah Kuala berdasarkan Tingkat Pendidikan 9 Grafik 1.3. Komposisi Dosen Universitas Syiah Kuala berdasarkan Jabatan Fungsional 10 Grafik 1.4. Komposisi Tenaga Kependidikan Universitas Syiah Kuala berdasarkan 11
Golongan
Grafik 1.5. Komposisi Tenaga Kependidikan Universitas Syiah Kuala berdasarkan 12 Tingkat Pendidikan
Grafik 1.6. Komposisi Jenis Belanja pada Anggaran Universitas Syiah Kuala 13 Tahun 2017
Grafik 3.1. Rata-rata lama studi S1 33
Grafik 3.2. Jumlah Lulusan Berdasarkan IPK 35
Grafik 3.3. Rata-rata IPK Lulusan S1 35
Grafik 3.4. Persentase Lulusan Bersertifikat Kompetensi/Bersertifikat Profesi 38 Grafik 3.5. Persentase Lulusan yang Langsung Bekerja di Bidangnya 40
Grafik 3.6. Jumlah Publikasi Nasional 45
Grafik 3.7. Jumlah Publikasi Internasional Bereputasi 47
Grafik 3.8. Jumlah Sitasi Karya Ilmiah 49
Grafik 3.9. Jumlah HAKI yang didaftarkan 50
Grafik 3.10. Jumlah Prototipe R & D 52
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
xvii
Daftar GrafikGrafik 3.12. Jumlah Pusat Unggulan IPTEK/PUI 56
Grafik 3.13. Persentase Mahasiwa Penerima Beasiswa 59
Grafik 3.14. Jumlah Mahasiswa yang Berwirausaha 60
Grafik 3.15. Jumlah Mahasiswa Berprestasi 62
Grafik 3.16. Rangking PT Nasional 67
Grafik 3.17. Ranking PT dalam Pemeringkatan di Dunia (Webometrics) 69 Grafik 3.18. Jumlah Presentase Progam Studi Terakreditasi Minimal B 72
Grafik 3.19. Komposisi Akreditasi Program Studi 72
Grafik 3.20. Jumlah Prodi Berakreditasi Internasional 74
Grafik 3.21. Persentase Prodi yang Menerapkan SPMI 76
Grafik 3.22. Jumlah Laboratorium yang Bersertifikat 77
Grafik 3.23. Rasio Dosen terhadap Jumlah Mahasiswa 78
Grafik 3.24. Persentase Dosen Bersertifikat Pendidik 79 Grafik 3.25. Komposisi Dosen Universitas Syiah Kuala berdasarkan Tingkat 81
Pendidikan
Grafik 3.26. Persentase Dosen Berkualifikasi S3 82
Grafik 3.27. Persentase Dosen dengan Jabatan Guru Besar 83 Grafik 3.28. Persentase Dosen dengan Jabatan Lektor Kepala 85
Grafik 3.29. Kurva Target dan Realisasi Anggaran 87
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
xviii
Daftar LampiranDAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Nama Program Studi dan Peringkat Akreditasi 91 Universitas Syiah Kuala Tahun 2017
Lampiran 2 Jumlah Data Mahasiswa Baru, Aktif dan Lulusan
Universitas Syiah Kuala Tahun 2017 96
Lampiran 3 Nama Laboratorium Universitas Syiah Kuala 97 Lampiran 4 Nama-nama Unit Kegiatan Mahasiswa
Universitas Syiah Kuala Tahun 2017 104
Lampiran 5 Jumlah Tenaga Edukatif Universitas Syiah Kuala yang
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
1
Bab I PendahuluanBAB I
PENDAHULUAN
1.1. Gambaran Umum
Kehadiran Universitas Syiah Kuala tidak terlepas dari keinginan Rakyat Aceh untuk memiliki sebuah lembaga pendidikan tinggi berkualitas yang merefleksikan perwujudan sejarah Aceh sebagai Daerah Istimewa dalam bidang pendidikan dan pernah menjadi salah satu pusat ilmu pengetahuan dan peradaban di masa silam. Maka tidak salah pada saat peresmian Universitas Syiah Kuala yang ditandai dengan pembukaan selubung Tugu Darussalam pada tanggal 2 September 1959, Presiden Soekarno menulis pada prasasti tugu tersebut “Tekad Bulat Melahirkan Perbuatan jang Njata, Darussalam Menudju kepada
Pelaksanaan Tjita-tjita”.
Tanggal peresmian tersebut dijadikan tonggak sejarah pendidikan Aceh. Dengan semangat historis inilah kemudian Universitas Syiah Kuala terpatri sebagai Jantung Hati (Jantong Hatee) Rakyat Aceh. Karena itu, cukup rasional bila visi dan misi Universitas Syiah Kuala disesuaikan dengan keinginan masyarakat Aceh tersebut,
menjadikannya sebagai universitas yang terkemuka seperti yang dicita-citakan pada awal pendiriannya dan mewujudkan kawasan Universitas Syiah Kuala, Darussalam, sebagai kota pelajar dan mahasiswa sebagai pusat keunggulan berbagai aktivitas keilmuan, dan peradaban.
Universitas Syiah Kuala sebagai sebuah universitas negeri, secara resmi didirikan pada tanggal 21 Juni 1961 melalui SK Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Nomor 11 Tahun 1961 dan disahkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 161 tanggal 24 April 1962. Universitas Syiah Kuala pada awal pendirian, terdiri atas: (1) Fakultas Ekonomi, (2) Fakultas Kedokteran Hewan dan Ilmu Peternakan, (3) Fakultas
Gambar 1.1. Gedung Kantor Pusat Administrasi Universitas
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
2
Bab I Pendahuluan Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dan (4) Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat yang selanjutnya berubah nama menjadi Fakultas Hukum.Pengembangan Universitas Syiah Kuala dilanjutkan dengan pendirian Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, Fakultas Kedokteran dan Fakultas MIPA, Fisipol, Perikanan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Fakultas Kedokteran Gigi, dan Keperawatan. Di samping 12 buah Fakultas dengan jenjang Strata 1 tersebut, hingga saat ini Universitas Syiah Kuala telah memiliki program profesi untuk dokter dan dokter hewan, profesi ekonomi, keperawatan, dan profesi dokter gigi. Beberapa Fakultas telah memiliki Program diploma 3 (D-III) yaitu: Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, Fakultas MIPA, Fakultas Pertanian. Universitas Syiah Kuala juga telah memiliki Program Spesialis Fakultas Kedokteran dan program Magister dan Doktor. Sampai saat ini Universitas Syiah Kuala memiliki jenjang D3 memiliki 15 Program Studi (PS), S1 sebanyak 63 PS, S2 sebanyak 32 PS, S3 berjumlah 7 PS, dan 6 program Profesi, serta 7 Spesialis-1.
Dalam menuju pencapaian daya saing internasional di 2026, pada tahun 2015 Universitas Syiah Kuala telah mendapatkan akreditasi institusi perguruan tinggi (AIPT) dengan nilai A dari Badan Akreditasi Nasional (BAN). Kondisi ini menyebabkan sikap kompetitif ilmiah dan etos kerja sebagian civitas akademik untuk melaksanakan visi dan misi semakin meningkat untuk menjadikan Universitas Syiah Kuala sebagai salah satu universitas terbaik ditingkat nasional maupun internasional.
Terkait dengan penyusunan Renstra Universitas Syiah Kuala untuk periode 2015-2019 maka beberapa penyesuaian terhadap kebijakan dan strategi pencapaian visi dan misi harus dilakukan terutama untuk mempercepat capaian dan menyesuaikan dengan tuntutan masa depan. Salah satu perubahan yang harus disesuaikan adalah perubahan tingkat pusat dengan perubahan kementerian menjadi Kemenristekdiki yang diikuti juga dengan terbitnya renstra baru pendidikan tinggi. Selain itu pada tahap selanjutnya, Universitas Syiah Kuala akan memasuki era internasionalisasi sehingga memerlukan perencanaan, kebijakan dan strategi yang lebih kuat agar dapat eksis dalam era globalisasi dan menyambut era MEA (Masyarakat Ekonomi Asia). Dari sisi kedaerahan, Universitas Syiah Kuala juga memiliki fungsi sebagai “agent of change” untuk membawa pemuda/pemudi Aceh menjadi lulusan PT yang memiliki daya saing tinggi dan lebih profesional sehingga harus diakomodir dalam rencana strategis.
Pada Rencana Strategis Universitas Syiah Kuala Tahun 2010-2014 telah menetapkan sasaran strategis:
1. Ketersediaan Sistem Pendidikan yang Bermutu dan Relevan:
a) Melakukan diversifikasi mandat dan misi Universitas Syiah Kuala;
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
3
Bab I Pendahuluan c) Mengembangkan sumber daya dan memfasilitasi program kademik perguruan tinggi; d) Mengimplementasikan perguruan tinggi berbasis good governance;e) Meningkatkan keselarasan hasil perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat; f) Mendorong proses pendidikan dan pembelajaran yang kondusif untuk menghasilkan
lulusan yang cerdas, terampil, dan berkarakter; g) Meningkatkan kemampuan kewirausahaan lulusan;
h) Mengembangkan pusat unggulan berbasis riset dan meningkatkan relevansi riset; i) Mendukung implementasi program strategis nasional secara berkelanjutan; j) Memperluas dan memperkuat implementasi sistem penjaminan mutu; dan k) Mendorong meningkatkan kerjasama internasional.
2. Keterjangkauan, Kesetaraan, dan Keterjaminan, Akses untuk Memperoleh Perguruan Tinggi;
a) Meningkatkan beasiswa dan bantuan biaya pendidikan;
b) Mendayagunakan berbagai sumber daya untuk meningkatkan cakupan beasiswa dan bantuan biaya pendidikan;
c) Memperbaiki ekuitas Universitas Syiah Kuala bagi masyarakat Aceh yang kurang terwakili;
d) Meningkatkan peran masyarakat terutama dunia usaha dan Pemerintah Aceh dalam memperluas akses dan kesetaraan;
e) Meningkatkan peran teknologi informasi dan telekomunikasi; dan f) Meningkatkan daya tamping dan mahasiswa pendidikan vokasi.
3. Mewujudkan Sistem Manajemen Pengelolaan Perguruan Tinggi yang Otonom dan Akuntabel.
a) Mendorong pembangunan sistem kelembagaan mandiri;
b) Menyiapkan kerangka legal Universitas Syiah Kuala menjadi lembaga otonom dan akuntabel;
c) Menguatkan dan menyehatkan Universitas Syiah Kuala yang otonom dan akuntabel; d) Membangun mutu dan kapasitas Universitas Syiah Kuala melalui pembinaan dan
kemitraan;
Secara terstruktur, Universitas Syiah Kuala pada Periode Renstra ini telah melaksanakan sistem penjaminan mutu internal dan setiap tahunnya melakukan audit internal yang saat ini telah memasuki Siklus 3 Audit Internal Mutu Akademik (AIMA). Secara spesifik capaian Universitas Syiah Kuala hingga akhir tahun 2015 adalah:
1. QS Stars : Bintang 1.
2. Webometric (www.webometrics.info): Peringkat 84 di Indonesia, 2535 dunia (berdasarkan muatan dari Website).
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
4
Bab I Pendahuluan 3. 4icu (www.4icu.org): Peringkat 37 di Indonesia, 4997 dunia (berdasarkan muatan dariWebsite).
4. Green Metric UI (greenmetric.ui.ac.id): Peringkat 16 di Indonesia, 81 dunia. 5. DIKTI: BAIK dalam menjalankan Sistem Penjaminan Mutu Internal sejak 2009/2010. 6. DIKTI : Potensi Karya Ilmiah Perguruan Tinggi: Peringkat 33 dari 126 PT di Indonesia. 7. INTERNAL: Terlaksana Siklus III Audit Internal Mutu Akademik (AIMA).
8. Publikasi Internasional pada Peringkat 19 ter-Indeks Scopus di Indonesia (197 dokumen).
9. Akeditasi Institusi A.
1.2. Dasar Hukum
Landasan hukum penyelenggaraan pendidikan di Univeritas Syiah Kuala adalah sebagai berikut :
1. Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 161 tahun 1962, tanggal 24 April 1962 tentang Pendirian Universitas Syiah Kuala;
2. Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 048 Tahun 2015, tanggal 31 Desember 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Syiah Kuala;
3. Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 74/D/O/1998, tanggal 25 Agustus 1998 tentang Rincian Tugas Bagian dan Sub Bagian di Lingkungan Universitas Syiah Kuala;
4. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 201/U/2002, tanggal 28 Nopember tentang Statuta Universitas Syiah Kuala;
5. Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
6. Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor dan Reformasi Birokrasi nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah; dan
7. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012, tanggal 10 Agustus 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
8. Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2015 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Syiah Kuala.
9. Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 333/M/KPT/2016 tentang Indikator Kinerja Utama 2015-2019 di Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
10. Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 99 Tahun 2016 Tentang Statuta Universitas Syiah Kuala.
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
5
Bab I Pendahuluan1.3. Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi
Berdasarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Syiah Kuala pada pasal 2 disebutkan bahwa, Universitas Syiah Kuala mempunyai tugas menyelenggarakan pendidikan akademik dan dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam berbagai rumpun ilmu pengetahuan dan/atau teknologi dan jika memenuhi syarat dapat menyelenggarakan pendidikan profesi.
Untuk melaksanakan tugasnya memiliki fungsi: a. Pelaksanaan dan pengembangan pendidikan tinggi;
b. Pelaksanaan penelitian dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi; c. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat;
d. Pelaksanaan pembinaan sivitas akademika dan hubungannya dengan lingkungan; dan e. Pelaksanaan kegiatan layanan administratif.
Universitas Syiah Kuala merupakan perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang dipimpin oleh Rektor yang berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Pembinaan Universitas Syiah Kuala secara fungsional dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Dalam mengemban mandat penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi, disusun struktur organisasi dengan tugas pokok dan fungsi sesuai dengan Permenristekdikti Nomor 48 Tahun 2015 sebagaimana diubah dengan Permenristekdikti No. 124 tahun 2016, sebagai berikut:
1. Dewan Penyantun adalah kelengkapan Universitas Ssyiah Kuala yang bertugas dan bertanggung jawab untuk ikut serta mengasuh dan membantu memecahkan permasalahan Universitas.
2. Senat merupakan organ yang menjalankan fungsi penetapan dan pertimbangan pelaksanaan kebijakan akademik.
3. Pimpinan Universitas Syiah Kuala yang terdiri dari Rektor dan para Wakil Rektor adalah penanggung jawab utama yang, di samping melaksanakan arahan dan kebijakan umum, mempunyai wewenang untuk menetapkan peraturan, norma, dan tolok ukur penyelenggaraan pendidikan tinggi atas dasar keputusan Senat Universitas.
4. Satuan Pengawas Internal merupakan organ yang menjalankan fungsi pengawasan non-akademik.
5. Fakultas dan Pascasarjana merupakan unsur pelaksana akademik yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Rektor.
6. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan unsur pelaksana akademik Universitas Syiah Kuala yang bertugas melaksanakan koordinasi,
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
6
Bab I Pendahuluan pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.7. Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu merupakan unsur pelaksana akademik Universitas Syiah Kuala yang bertugas melaksanakan koordinasi, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi kegiatan peningkatan pengembangan pendidikan dan penjaminan mutu.
8. Biro unsur pelaksana administrasi Universitas Syiah Kuala yang menyelenggarakan pelayanan teknis dan administratif kepada seluruh unsur di lingkungan Universitas Syiah Kuala.
9. UPT Perpustakaan merupakan unit pelaksana teknis di bidang perpustakaan.
10. UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan unit pelaksana teknis di bidang pengembangan dan pengelolaan sistem dan teknologi informasi dan komunikasi. 11. UPT Bahasa merupakan unit pelaksana teknis di bidang pengembangan pembelajaran
bahasa dan layanan kebahasaan.
12. UPT Laboratorium Terpadu merupakan unit pelaksana teknis di bidang layanan laboratorium di lingkungan Universitas Syiah Kuala.
Laporan Kinerja Unsyiah 2017 7 Bab I Pendahuluan STRUKTUR ORGANISASI UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
8
Bab I Pendahuluan1.4. Sumber Daya Manusia
Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, Universitas Syiah Kuala di dukung oleh 2.201 orang pegawai, yang terdiri dari 1.492 tenaga pendidik (dosen) dan 709 tenaga kependidikan. Untuk melihat keadaan jumlah dosen berdasarkan golongan dapat dilihat pada tabel berikut ini.
Tabel 1.1. Keadaan Dosen Universitas Syiah Kuala berdasarkan Golongan pada Tahun 2017
No. Unit Kerja Golongan Jumlah
III IV
1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis 108 48 156
2 Fakultas Kedokteran Hewan 34 39 73
3 Fakultas Hukum 43 43 86
4 Fakultas Teknik 203 74 275
5 Fakulatas Pertanian 123 74 197
6 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 149 128 277
7 Fakultas Kedokteran 119 31 150
8 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 109 49 157
9 Fakultas Sosial dan Ilmu Politik 14 1 15
10 Fakultas Keperawatan 32 6 38
11 Fakultas Kedokteran Gigi 40 5 45
12 Fakultas Kelautan dan Perikanan 17 6 23
Total 990 502 1492
Dari data di atas dapat digambarkan bahwa dosen yang mengajar di lingkungan Universitas Syiah Kuala pada tahun 2017 sebagian besar menduduki Golongan III, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada grafik di bawah ini.
Grafik 1.1. Komposisi Dosen Universitas Syiah Kuala berdasarkan Golongan
Jumlah dosen Universitas Syiah Kuala tahun 2017 berdasarkan tingkat pendidikan dapat dilihat pada tabel berikut ini.
66,35 33,65
= Gol. III = Gol. IV
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
9
Bab I Pendahuluan 3,3865,28 31,34
Tabel 1.2. Keadaan Dosen Universitas Syiah Kuala berdasarkan Pendidikan pada Tahun 2017
No. Unit Kerja S1 Pendidikan S2 S3 Jumlah
1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis 2 98 56 156
2 Fakultas Kedokteran Hewan 0 48 25 73
3 Fakultas Hukum 0 59 27 86
4 Fakultas Teknik 4 164 107 275
5 Fakulatas Pertanian 1 113 83 197
6 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 1 204 72 277
7 Fakultas Kedokteran 3 111 36 150
8 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 0 89 68 157
9 Fakultas Sosial dan Ilmu Politik 0 12 3 15
10 Fakultas Keperawatan 0 30 8 38
11 Fakultas Kedokteran Gigi 9 29 7 45
12 Fakultas Kelautan dan Perikanan 0 17 6 23
Total 20 974 498 1492
Dari data di atas dapat digambarkan bahwa dosen yang mengajar di lingkungan Universitas Syiah Kuala pada tahun 2017 sebagian besar berpendidikan S2, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada grafik di bawah ini.
`
Grafik 1.2. Komposisi Dosen Universitas Syiah Kuala berdasarkan Tingkat Pendidikan
Jumlah dosen Universitas Syiah Kuala tahun 2017 berdasarkan jabatan fungsional dapat dilihat pada tabel berikut ini.
Tabel 1.3. Keadaan Dosen Universitas Syiah Kuala berdasarkan Jabatan Fungsional pada Tahun 2017
No. Unit Kerja
Pendidikan Jumlah Tenaga Pengajar Asisten Ahli Lektor Lektor Kepala Guru Besar
1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis 14 30 62 44 6 156
2 Fakultas Kedokteran Hewan 0 10 21 38 4 73
3 Fakultas Hukum 4 8 31 38 5 86
4 Fakultas Teknik 9 60 128 68 10 275
= S1 = S2 = S3
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
10
Bab I Pendahuluan 5,90 19,44 39,95 3,28 31,43Tenaga Pengajar Asisten Ahli Lektor
Lektor Kepala Guru Besar
No. Unit Kerja
Pendidikan Jumlah Tenaga Pengajar Asisten Ahli Lektor Lektor Kepala Guru Besar 5 Fakulatas Pertanian 6 26 91 63 11 197 6 Fakultas KIP 6 33 106 125 7 277 7 Fakultas Kedokteran 16 62 40 32 0 150 8 Fakultas MIPA 5 30 72 47 3 157 9 Fakultas ISIP 3 7 4 1 0 15 10 Fakultas Keperawatan 8 8 17 5 0 38
11 Fakultas Kedokteran Gigi 13 12 15 5 0 45
12 Fakultas KP 4 4 9 3 3 23
Total 88 290 596 469 49 1492
Dari data di atas dapat digambarkan bahwa dosen yang mengajar di lingkungan Universitas Syiah Kuala pada tahun 2017 sebagian besar menduduki jabatan fungsional Lektor, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada grafik di bawah ini.
Grafik 1.3. Komposisi Dosen Universitas Syiah Kuala berdasarkan Jabatan Fungsional
Selain tenaga pendidik (dosen), dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya Universitas Syiah Kuala juga didukung oleh tenaga kependidikan yang melaksanakan tugas sebagai tenaga administrasi, tenaga pustakawan, tenaga pranata laboratorium dan jabatan fungsionan umum lainnya. Adapun jumlah tenaga kependidikan di lingkungan Universitas Syiah Kuala berdasarkan golongan pada tahun 2017 sebesar 709 orang, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut ini.
Tabel 1.4. Keadaan Kependidikan Universitas Syiah Kuala berdasarkan Golongan pada Tahun 2017
No Unit Kerja Golongan Jumlah
I II III IV
1 Kantor Pusat Administrasi 7 54 127 14 202
2 UPT Perpustakaan - 16 23 7 46
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
11
Bab I PendahuluanNo. Unit Kerja Golongan Jumlah
I II III IV
4 Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat 1 2 10 1 14 5 Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu - 1 5 1 7
6 Fakultas Ekonomi dan Bisnis 8 12 57 - 77
7 Fakultas Kedokteran Hewan 1 6 23 - 30
8 Fakultas Hukum - 5 17 1 23
9 Fakultas Teknik 2 7 52 2 63
10 Fakulatas Pertanian 3 11 29 1 44
11 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 5 13 31 4 53
12 Fakultas Kedokteran 1 5 25 2 33
13 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2 13 29 2 46
14 Fakultas Sosial dan Ilmu Politik - 3 10 1 9
15 Fakultas Keperawatan 1 3 10 1 15
16 Fakultas Kedokteran Gigi - 2 7 1 10
17 Fakultas Kelautan dan Perikanan - 1 8 - 9
18 Program Pasca Sarjana 1 7 6 - 14
Total 32 166 473 38 709
Dari data di atas dapat digambarkan bahwa tenaga kependidikan di lingkungan Universitas Syiah Kuala pada tahun 2017 sebagian besar menduduki memiliki Golongan III, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada grafik di bawah ini.
Grafik 1.4. Komposisi Tenaga Kependidikan Universitas Syiah Kuala berdasarkan Golongan
Jumlah tenaga kependidikan Universitas Syiah Kuala tahun 2017 berdasarkan tingkat pendidikan dapat dilihat pada tabel berikut ini.
Tabel 1.5. Keadaan Kependidikan Universitas Syiah Kuala Berdasarkan Tingkat Pendidikan pada Tahun 2017
No. Unit Kerja Pendidikan Jumlah
SD SLTP SLTA S0 S1 S2` S3
1 Kantor Pusat Administrasi 5 6 48 42 87 15 - 202
2 UPT Perpustakaan - - 10 7 27 2 - 46
3 UPT Pusat TIK - - 5 3 6 - - 14
4,51
23,41
66,71 5,36
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
12
Bab I PendahuluanNo. Unit Kerja Pendidikan Jumlah
SD SLTP SLTA S0 S1 S2 S3
4 LP2M - 1 2 2 8 1 - 14
5 LP3M - - 2 - 4 1 - 7
6 Fakultas Ekonomi dan Bisnis 5 2 13 11 44 2 - 77 7 Fakultas Kedokteran Hewan 1 1 8 - 19 1 - 30
8 Fakultas Hukum 1 - 7 2 12 1 - 23 9 Fakultas Teknik 2 1 19 9 31 1 - 63 10 Fakulatas Pertanian 3 - 16 2 21 2 - 44 11 Fakultas KIP 1 6 16 7 22 1 - 53 12 Fakultas Kedokteran 1 - 9 2 19 2 - 33 13 Fakultas MIPA 1 2 12 5 22 4 - 46
14 Fakultas Sosial dan Ilmu Politik - - 1 3 4 1 - 9
15 Fakultas Keperawatan 1 - 2 5 7 - 15
16 Fakultas Kedokteran Gigi - - 2 3 5 - - 10 17 Fakultas Kelautan & Perikanan - - 1 1 6 1 - 9
18 Program Pasca Sarjana 1 - 6 4 3 - 14
Total 22 19 178 108 347 35 - 709
Dari data di atas dapat digambarkan bahwa tenaga kependidikan di lingkungan Universitas Syiah Kuala pada tahun 2017 sebagian besar berpendidikan S1, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada grafik di bawah ini.
Grafik 1.5. Komposisi Tenaga Kependidikan Universitas Syiah Kuala berdasarkan Tingkat Pendidikan
1.5. Anggaran
Tahun Anggaran 2017 pagu keseluruhan Universitas Syiah Kuala sebesar Rp. 659.725.923.000,- yang bersumber dari Rupah Murni, Penerimaan Negara Bukan Pajak
(PNBP), Hibah Langsung dan Pinjaman Hibah Luar Negari (PHLN). Secara rinci anggaran berdasarkan sumber dana sebagai berikut:
3,10 2,68 25,11 15,23 48,94 4,94 0,00 SD SLTP SLTA S0 S1 S2 S3
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
13
Bab I Pendahuluan Tabel 1.6. Anggaran Universitas Syiah Kuala Tahun 2017No. Sumber Dana Pagu Proporsi (%)
1 Rupiah Murni (Eks Rutin & BOPTN) 291.497.949.000 44,18 2 Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) 210.375.000.000 31,89
3 Hibah Langsung 5.448.005.000 0,83
4 Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN) 152.404.969.000 23,10
Jumlah 659.725.923.000 100,00
Untuk mengetahui komposisi anggaran berdasarkan sumber dana dapat dilihat pada grafik di bawah ini.
Grafik 1.6. Komposisi Anggaran berdasarkan Sumber Dana Universitas Syiah Kuala Tahun 2017
1.6. Permasalahan Utama yang Dihadapi Organisasi
1.6.1. Permasalahan Internal
Permasalahan internal yang dihadapi Universitas Syiah Kuala saat ini adalah:
1. SDM Berdasarkan Standar Kompetensi Dosen
Jika dilihat dari jumlahnya, tenaga pendidik yang dimiliki Universitas Syiah Kuala saat ini merupakan faktor yang menjadi kekuatan, namun jika dilihat dari tingkat kompetensinya, maka standard kompetensi tenaga pendidik di Universitas Syiah Kuala masih dikategorikan sebagai sebuah kelemahan. Jumlah tenaga pendidik bergelar pascasarjana (S2 dan S3) sudah mengalami peningkatan tetapi dengan diberlakukannya UU Guru dan Dosen, maka sesuai perundang-undangan, semua tenaga pendidik di Universitas Syiah Kuala seharusnya berijazah pascasarjana dan
44,18 31,89
0,83
23,10
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
14
Bab I Pendahuluan memiliki sertifikasi. Hal ini diperparah lagi dengan keluarnya PP. Nomor 17 Maret tahun 2013 bahwa tenaga dosen yang tidak bergelar doktor tidak dapat diusulkan menjadi lektor kepala. Dalam beberapa kompetensi yang lain, antara lain; penguasaan Bahasa Inggris (tulisan dan terutama lisan), kemahiran menggunakan komputer dan teknologi informasi, serta keahlian metodologi pengajaran dan penelitian para tenaga pendidik Universitas Syiah Kuala ini masih harus terus ditingkatkan. Hal ini semakin penting terutama dalam mengantisipasi semakin tingginya kompetensi lulusan yang diminta pengguna dan beragamnya tuntutan masyarakat pengguna lulusan perguruan tinggi.2. Sumber dan alokasi pembiayaan
Sumber dana juga ditenggarai masih merupakan sebuah kelemahan di Universitas Syiah Kuala karena dana pengelolaan masih bertumpu kepada dana yang berasal dari Pemerintah (Dana APBN). Dana masyarakat masih berupa suplemen saja dalam porsi yang masih sedikit, demikian juga dengan dana yang dihasilkan dari kegiatan penelitian dan jasa lainnya. Selain itu, pengalokasian antar tridharma juga masih terlalu di dominasi untuk kegiatan pembelajaran sementara berdasarkan visinya universitas Syiah Kuala menuju research university. Alokasi dana untuk penelitian yang di masa depan akan dapat menjadi sumber penghasilan tambahan, masih sangat kecil. Hal ini memperlemah posisi Universitas Syiah Kuala dalam persaingan dengan pesaing dalam meraih berbagai penghargaan dan prestasi. Jumlah PTS di provinsi Aceh yang dinegerikan semakin bertambah jumlahnya sehingga akan ada kecendrungan pendanaan yang berasal dari sumber pendanaan pemerintah (APBN) semakin menurun.
3. Manajemen/Pengelolaan
Kemajuan dalam pengelolaan antara fakultas/jurusan atau prodi dilingkungan Universitas Syiah Kuala belum merata yang terindikasi pada peringkat akreditasinya masing-masing bahkan beberapa program studi belum terakreditasi, Disisi lain masa studi mahasiswa masih panjang serta rendahnya kualifikasi dosen/staf dalam melaksanakan tugas.
4. Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Aktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh staf dosen masih sangat sedikit jika dibandingkan dengan total dosen Universitas Syiah Kuala yang ada serta masih rendahnya penerimaan paten pada produk penelitian dan pengabdian masyarakat.
Dalam bidang penelitian, setiap tenaga pendidik pada dasarnya adalah tenaga peneliti. Karenanya setiap tenaga pendidik, selain harus melibatkan diri (engaged) dengan pengajaran, juga harus engaged dengan penelitian/riset sesuai bidang
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
15
Bab I Pendahuluan ilmunya. Tiap, individu dosen adalah anggota peneliti dalam research area di bidang ilmunya. Setiap anggota peneliti dalam tiap bidang ilmu membuat research area secara utuh (ideal), kemudian bersama-sama menentukan produk apa yang dapat dicapai. Research area tersebut ditata dalam suatu roadmap. Kemudian seluruh anggota peneliti menentukan research area garapan (mungkin tidak seluruh researcharea dapat digarap karena tidak ada pakarnya) dan membagi habis semua
dosen/anggota peneliti, temasuk mahasiswa S2, S3) ke dalam riset area garapan. Tiap research area garapan dapat identik dengan satu Program Penelitian Payung, atau tiap research area dapat tediri atas beberapa Program Penelitian Payung. Dapat pula beberapa research area bergabung membentuk satu Program Penelitian Payung. Tema penelitian menjadi hak otonom core researcher (kesepakatan di antara anggotanya). Koordinasi Penelitian yang menjadi role function Lembaga Penelitian, dapat dimulai dari pembentukan research area yang membagi habis semua dosen/peneliti termasuk mahasiswa S2 dan S3. “Sekecil” apapun penelitian yang dilakukan (termasuk penelitian S2 dan S3, bahkan S1) harus jelas posisi dan kontribusinya dalam arah mencapai tujuan (road map) Dalam konteks inilah penelitian yang product oriented harus dimaknai. Research area bersifat terbuka dan menjadi instrumen utama pengembangan jejaring (networking) internal penelitian, sekaligus sebagai obyek pengukuran kinerja tiap pemangku penelitian di Universitas Syiah Kuala. Research
area berikut para pakar, hasil (penelitian) yang telah dicapai dan arah penelitiannya
(road map) merupakan bagian penting dari “show room” Universitas Syiah Kuala. Pada gilirannya research area berikut kelengkapannya tersebut dapat menjadi pintu masuk kerjasama penelitian dengan institusi lain di luar Universitas Syiah Kuala, pemerintah, swasta, dalam maupun luar negeri, dan terbentuknya Revenue Generating Activity.
5. Kekurangan dari organisasi penyelenggaraan
Taat asas Pemerintah adalah rendahnya fleksibilitas struktur organisasi. Pimpinan menjadi tidak leluasa untuk bergerak cepat dalam merespons berbagai perubahan dan memanfaatkan berbagai peluang yang ada. Universitas Syiah Kuala sudah sejak berdirinya merupakan perguruan tinggi negeri (PTN) yang sangat memegang teguh asas paternalistik, sehingga hampir semua tahapannya memiliki profesionalisme yang belum memenuhi standar. Setiap pelaksanaan kegiatan dituntut tersedianya Tatakelola dan Standard Pelayanan Minimum agar semua fihak memahami tugas, kewenangan, kewajiban, dan tanggung jawab masing-masing, tetapi SOP (Standard
Operating Prosedure) yang ada belum sepenuhnya mencerminkan tugas, kewenangan,
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
16
Bab I Pendahuluan mempengaruhi Universitas Syiah Kuala dalam maju dan berkembang, karena kinerja organisasi Universitas Syiah Kuala menjadi tidak sebagaimana mestinya.Selain lima faktor kelemahan yang dominan, terdapat 3 faktor yang memiliki kategori kelemahan yang relatif kurang dominan namun tetap perlu diantisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan. Faktor-faktor dimaksud adalah Tenaga kependidikan memiliki kesenjangan antara pekerjaan dengan kompetensinya; Ketersediaan prasarana masih belum didayagunakan secara optimal; Sarana pendukung penyelenggaraan pendidikan masih terbatas dan belum sepenuhnya terintegrasi; Organisasi penyelenggaraan memiliki keterbatasan fleksibilitas jika dihadapkan kepada dinamika tuntutan masyarakat; Pemanfaatan teknologi belum terintegrasi, belum menjadi prioritas; dan belum menjadi sumber keunggulan.
1.6.2. Permasalahan Eksternal
Permasalahan yang dihadapi Universitas Syiah Kuala juga tercermin pada 8 faktor yang terdeteksi. Di antara 8 faktor tersebut ada empat faktor yang dianggap paling mengancam keberlangsungan (sustainability), kelancaran, dan keberadaan Universitas Syiah Kuala yaitu:
1. Undang-undang dan regulasi dalam pengelolaan keuangan
Faktor UU dan regulasi dalam pengelolaan keuangan dianggap sebagai sebuah ancaman bagi fleksibilitas, keleluasaan, dan keefektivan Universitas Syiah Kuala dalam menyusun dan menyelenggarakan program-program kerjanya. UU No. 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mempersulit ruang gerak pengelolaan keuangan karena semua dana PNBP harus terlebih dahulu masuk ke Kas Negara dan hanya dapat dikeluarkan setelah mendapat persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat, sehingga pada gilirannya akan menghambat atau membatasi kelancaran pelaksanaan program kerja.
2. Kebijakan Pemerintah tentang anggaran pendidikan
Kebijakan Pemerintah tentang anggaran pendidikan juga menjadi salah satu faktor yang paling mengancam Universitas Syiah Kuala karena sebagian besar dana pengelolaan Universitas Syiah Kuala merupakan dana APBN. Contohnya, walaupun perundang-undangan mewajibkan Pemerintah mengalokasikan 20% dana APBN dan APBD untuk sektor pendidikan, kebijakan Pemerintah yang memprioritaskan ke pendidikan dasar dan menengah akan mengurangi jatah dana pendidikan tinggi, termasuk untuk Universitas Syiah Kuala.
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
17
Bab I Pendahuluan Dalam penyelenggaraan pendidikan, Universitas Syiah Kuala ingin selalu bersaing secara sehat dengan para pesaingnya, sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku dalam dunia pendidikan. Namun demikian, adanya praktik tidak terpuji, antara lain. Penyelenggaraan pendidikan yang tidak sesuai perundangan, yang dilakukan oleh berbagai lembaga pendidikan pesaing, merupakan ancaman yang penting terhadap eksistensi Universitas Syiah Kuala.4. Tuntutan Pengguna Terhadap Kompetensi Lulusan
Perubahan tuntutan kebutuhan pengguna jasa lulusan dalam menyerap tenaga kerja berkembang dengan sangat cepat dengan persyaratan softskill serta akreditasi yang semakin menjadi persyaratan.
5. Persaingan Global
Sehubungan dengan perkembangan global dan pembelakuan MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), maka pengembangan Universitas Syiah Kuala diarahkan untuk dapat menghasilkan lulusan yang dapat berdaya saing di tingkat internasional. Hal tersebut dimaksudkan agar dapat meningkatkan daya saing global.
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
18
Bab II Perencanaan Kinerja “Menjadi universitas yang inovatif, mandiri, dan terkemuka di Asia Tenggaradalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat”
BAB II
PERENCANAAN KINERJA
2.1. Rencana Strategis (Renstra) 2015-2019
Rencana Strategis Universitas Syiah Kuala Tahun 2015-2019 ditetapkan sesuai dengan Peraturan Rektor No 02 Tahun 2017 tanggal 3 Januari 2017.
Dalam rangka menjalankan amanah Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi serta mempertimbangkan kondisi umum dan kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tinggi, kerangka kerja logis yang dibangun untuk menopang daya saing regional, mengoptimalkan potensi yang dimiliki dan mencermati potret permasalahan-permasalahan, maka Universitas Syiah Kuala menyusunan, Visi, Misi dan Sasaran Strategis.
2.1.1. Visi
Universitas Syiah Kuala sebagai bagian wujud keistimewaan Aceh di bidang pendidikan dan dalam upaya mewujudkan masyarakat Aceh yang maju dan bermartabat melalui keberadaan lembaga pendidikan tinggi yang bermutu dan terkemuka. Visi Universitas Syiah Kuala adalah:
2.1.2. Misi
Sebagai upaya untuk mewujudkan visi tersebut di atas, maka misi Universitas Syiah Kuala adalah:
a. Menyelenggarakan pendidikan berkualitas yang berbasis penelitian untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter dan berdaya saing tinggi;
b. Menyelenggarakan penelitian berkualitas dan inovatif untuk mendukung pembangunan daerah, nasional, dan internasional;
c. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat berbasis penerapan penelitian; d. Meningkatkan kualitas akademik untuk menghasilkan lulusan yang berdaya saing
tinggi;
e. Menerapkan manajemen mutu terpadu dibidang pendidikan melalui penerapan prinsip transparansi, pastisipatif, efisiensi, dan produktif;
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
19
Bab II Perencanaan Kinerja f. Memperkuat dan memperluas jaringan kerja sama institusional dalam rangkamengembangkan dan melestarikan temuan ilmu pengetahuan, teknologi, humaniora, olahraga dan seni; dan
g. Mewujudkan universitas yang mandiri.
2.1.3. Tujuan Strategis
Dalam rangka mencapai visi dan misi Universitas Syiah Kuala, maka dirumuskan dalam bentuk yang lebih terarah dan operasional berupa perumusan tujuan strategis, dalam rangka memecahkan permasalahan yang dihadapi untuk mewujudkan visi dan misi, maka tujuan strategis yang harus dicapai adalah:
a. Menjadi universitas yang bermutu di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat;
b. Menghasilkan lulusan berkualitas yang mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam memecahkan masalah-masalah kekinian yang muncul dalam masyarakat dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, keimanan, dan ketaqwaan;
c. Memberikan pelayanan yang maksimal bagi seluruh stakeholders; d. Menjadi universitas yang akuntabel mencirikan good governance;
e. Menjadi mitra (partner in progress) bagi pembangunan daerah, nasional dan internasional; dan
f. Menjadi universitas mandiri.
Untuk melihat secara lebih konkrit ketercapaian tujuan strategis tersebut perlu ditetapkan ukuran indikator tujuan tersebut secara kuantitatif.
2.1.4. Sasaran Strategis
Tujuan strategis tersebut kemudian dijabarkan dalam 4 (empat) sasaran strategis sesuai dengan permasalahan-permasalahan yang harus diselesaikan dalam kurun waktu 2015-2019. Sasaran strategis tersebut adalah :
1. Meningkatnya kualitas pembelajaran
2. Meningkatnya Relevansi, Produktivitas dan Daya Saing Hasil Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
3. Meningkatnya kualitas kegiatan kemahasiswaan 4. Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pendidikan Tinggi
Sasaran strategis tersebut tertuang dalam Rencana Strategis Universitas Syiah Kuala dengan indikator kinerja utama sebagai berikut:
Laporan Kinerja Unsyiah 2017
20
Bab II Perencanaan Kinerja Tabel 2.1. Sasaran Strategis dan IKU Renstra Universitas Syiah Kuala 2015-2019No. Strategis Sasaran Indikator Kinerja Sat.
Capai -an 2015 Capai -an 2016 Capai -an 2017 Tar-get 2018 Tar-get 2019 1 Meningkatnya kualitas pembelajaran
Rata-rata lama studi S1 Thn 4.8 4.6 4.3 4.25 4.2 Rata-rata IPK lulusan S1 IPK 3.2 3.3 3.3 3.3 3.3 Persentase lulusan
bersertifikat kompetensi/ bersertifikat profesi
% 5 7.5 14.83 17 20
Persentase lulusan yang langsung bekerja di bidangnya % 27 32 33 37 40 2 Meningkatnya Relevansi Produktivitas hasil penelitian dan pengabdian masyarakat
Jumlah publikasi nasional Judul 160 180 214 200 210 Jumlah publikasi
internasional bereputasi
Judul 145 144 224 400 700 Jumlah sitasi karya ilmiah sitasi 623 705 758 800 830 Jumlah HAKI yang
didaftarkan
HAKI 5 6 26 28 30
Jumlah prototipe R & D Buah 0 5 7 8 9 Jumlah produk penelitian
yang dapat dimanfaatkan
Buah 3 10 16 18 20 Jumlah Pusat Unggulan
IPTEK/PUI Buah 0 1 1 1 2 3 Meningkatnya kualitas kegiatan mahasiswa Persentase mahasiswa penerima beasiswa % 26,1 21,85 31.43 24.12 25.16 Jumlah mahasiswa yang
berwirausaha Mhs 132 137 208 225 240 Jumlah mahasiswa berprestasi Mhs 22 35 79 44 50 4 Meningkatnya Kualitas Tata Kelola Pendidikan Tinggi
Rangking PT Nasional Peringkat 0 61 23 20 19 Ranking PT dalam
pemeringkatan di Dunia (webometrics)
Pering
kat 1243 1976 1825 1970 1970 Akreditasi institusi
Tera- kredi-tasi
A A A A A
Presentase program studi terakreditasi minimal B
%
58,27 62,21 68,93 72,20 75,00 Jumlah program studi
berakreditasi internasional
Prodi 0 0 0 3 3
Persentase program studi
yang menerapkan SPMI % 70 80 94,07 98 98 Jumlah laboratorium
bersertifikat Lab. 0 0 0 3 3
Rasio dosen terhadap jumlah
mahasiswa Rasio 1:22 1:22 1:22 1:22 1:22 Persentase dosen bersertifikat pendidik % 87,6 90 95 97 99 Persentase dosen berkualifikasi S3 % 26,2 28,61 33,32 50 60 Persentase dosen dengan
jabatan guru besar
% 2,87 3,05 3,27 4,31 6,01 Presentase dosen dengan
jabatan lektor kepala
% 30,61 31,95 31,62 39,22 43,23 Persentase serapan anggaran % 89,58 92,35 93,01 95 95