• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 Konsep Dasar Sistem

2.1.1 Pengertian Sistem

Sistem adalah sekumpulan atau bagian-bagian yang mempunyai kaitan satu sama lain, yang bersama-sama berinteraksi menurut pola tertentu terhadap masukan dengan tujuan menghasilkan keluaran.

Murdick dan Ross (1993)mendefinisikan sistem sebagai seperangkat elemen yang digabungkan satu dengan lainya untuk suatu tujuan bersama.

Menurut Scott (1996), system terdiri dari unsur-unsur seperti masukan (input), pengolahan (processing), serta keluaran (output). Ciri pokok sistem menurut Gapspert ada empat, yaitu sistem itu beroperasi dalam satu lingkungan, terdiri atas unsur-unsur ditandai dengan saling berhubungan, dan mempunyai satu fungsi atau tujuan utama.

Gambar 2.1 Model Sistem Masukan (Input) Pengolahan (Processing) Keluaran (Out Put)

(2)

2.1.2 Karakteristik Sistem

Sebuah sistem memiliki karakteristik atau sifat-sifat tertentu, yang mencirikan bahwa hal tersebut bisa dikatakan sebuah sistem. Adapun karakteristik yang dimaksud adalah sebagai berikut :

a. Memiliki komponen :

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem.

b. Batas sistem (boundary) :

Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut.

c. Lingkungan luar sistem (environment) :

Adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.

d. Penghubung sistem (interface) :

Merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya.

e. Masukan sistem (input) ;

Merupakan energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat

(3)

beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran. Sebagai contoh didalam sistem komputer, program adalah maintanance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputernya dan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.

f. Keluaran sistem (Output) :

Merupakan hasil dari energi yang diolah oleh sistem.

g. Pengolah sistem (Process) :

Merupakan bagian yang memproses masukan untuk menjadi keluaran yang diinginkan.

h. Sasaran sistem :

Kalau sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya.

2.2 Konsep Dasar Informasi

2.2.1 Pengertian Informasi

Menurut Davis dalam Abdul Kadir (2003: 28) Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau saat mendatang.

(4)

2.2.2 Nilai Informasi

Nilai Informasi ditentukan dari dua hal, yaitu manfaat dan biaya mendapatkannya. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya. Pengukuran nilai informasi biasanya dihubungkan dengan analisis cost effectiveness atau cost benefit.

2.2.3 Kualitas Informasi

Kualitas Informasi tergantung dari 3 hal, yaitu informasi harus :

1). Akurat, berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan masudnya.

2). Tetap pada waktunya, berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat.

3). Relevan, berarti informasi tersebut menpunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda.

2.3 Konsep Dasar Sistem Informasi

Sistem informasi adalah kombinasi dari orang-orang, hardware, software, jaringan komputer, dan sumber daya data yang mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam sebuah organisasi (James A. O’Brein, 2005 :15).

Gambar 2.2 Konsep Sistem Informasi Input

Data

Pemrosesan Output

(5)

2.4 Waterfall

Model Sekuensial Linear (Water Fall). Model sekuensial linier untuk software engineering, sering disebut juga dengan siklus kehidupan klasik atau model air terjun. Model ini mengusulkan sebuah pendekatan kepada perkembangan software yang sistematik dan sekuensial yang mulai pada tingkat dan kemajuan sistem pada seluruh analisis, desain, kode, pengujian, dan pemeliharaan.

Gambar 2.3Model Waterfall

A. Fase Model Waterfall

1. Rekayasa dan pemodelan sistem

Karena sistem merupakan bagian dari sebuah sistem yang lebih besar, kerja dimulai dengan membangun sysrat dari semua element sistem dan mengalokasikan beberapa subset dari kebutuhan ke software tersebut. Pandangan sistem ini penting ketika software harus berhubungan dengan elemen-elemen yang lain seperti software, manusia, dan database. Rekayasa dan analisis sistem menyangkut pengumpulan kebutuhan pada tingkat sistem dengan sejumlah kecil analisis serta

(6)

desain tingkat puncak. Rekayasa informasi mencakup juga pengumpulan kebutuhan pada tingkat bisnis strategis dan tingkat area bisnis.

2. Analisis dan kebutuhan software

Proses pengumpulan kebutuhan diintensifkan dan difokuskan, khususnya pada software. Untuk memahami sifat program yang dibangun, analis harus memahami domain informasi, tingkah laku, unjuk kerja, dan interface yang diperlukan. Kebutuhan baik untuk sistem maupun software didokumentasikan dan dilihat lagi dengan user.

3. Desain

Desain softwaresebenarnya adalah proses multi langkah yang berfokus pada empat atribut sebuah program yang berbeda, struktur data, arsitektur software, representasi interface, dan detail (algoritma) prosedural. Proses desain menterjemahkan syarat/kebutuhan ke dalam sebuah representasi softwareyang dapat diperkirakan demi kualitas sebelum dimulai pemunculan kode. Sebagaimana persyaratan, desain didokumentasikan dan menjadi bagian dari konfigurasi software. 4. Pengujian

Sekali program dibuat, pengujian program dimulai. Proses pengujian berfokus pada logika internal software, memastikan bahwa semua pernyataan sudah diuji, dan pada eksternal fungsional, yaitu mengarahkan pengujian untuk menemukan kesalahan – kesalahan dan memastikan bahwa input yang dibatasi akan memberikan hasil aktual yang sesuai dengan hasil yang dibutuhkan.

(7)

5. Pemeliharaan

Software akan mengalami perubahan setelah disampaikan kepada pelanggan (pengecualian yang mungkin adalah software yang dilekatkan). Perubahan akan terjadi karena kesalahan–kesalahan ditentukan, karena software harus disesuaikan untuk mengakomodasi perubahan–perubahan di dalam lingkungan eksternalnya (contohnya perubahan yang dibutuhkan sebagai akibat dari perangkat peripheral atau sistem operasi yang baru), atau karena pelanggan membutuhkan perkembangan fungsional atau unjuk kerja. Pemeliharaan softwaremengaplikasikan lagi setiap fase program sebelumnya dan tidak membuat yang baru lagi.

B. Permasalahan Model Waterfall

Masalah yang kadang terjadi ketika model sekuensial linier diaplikasikan adalah:

1. Jarang sekali proyek nyata mengikuti aliran sekuensial yang dianjurkan oleh model. Meskipun model linier bisa mengakomodasi iterasi, model ini melakukannya dengan cara tidak langsung. Sebagai hasilnya, perubahan– perubahan dapat menyebabkan keraguan pada saat tim proyek berjalan.

2. Kadang–kadang sulit bagi pelanggan untuk menyatakan semua kebutuhannya secara eksplisit. Model linier sekuensial memerlukan hal ini dan mengalami kesulitan untuk mengakomodasi ketidakpastian natural yang ada pada bagian awal beberapa proyek.

3. Pelanggan harus bersifat sabar. Sebuah versi kerja dari program-program kerja itu tidak akan diperoleh sampai akhir waktu proyek dilalui. Sebuah

(8)

kesalahan besar jika tidak terdeteksi sampai program yang bekerja tersebut dikaji ulang, bisa menjadi masalah.

4. Pengembang sering melakukan penundaan yang tidak perlu. Sifat alami dari siklus kehidupan klasik membawa kepada blocking state di mana banyak anggota tim proyek harus menunggu tim yang lain untuk melengkapi tugas yang saling memiliki ketergantungan.

2.5 Pengertian E-Commerce

Menurut Yuan Gao dalam Encyclopedia of information Science and Technology (2005), E-Commerce adalah Penggunaan Jaringan Komputer untuk melakukan komunikasi bisnis dan transaksi komersial.

Karakteristik E-Commerce Berbeda dengan transaksi perdagangan biasa, transaksi e-commerce memiliki beberapa karakteristik yang sangat khusus yaitu:

a. Transaksi Tanpa Batas Sebelum era internet, batas-batas geografi menjadi penghalang suatu perusahaan atau individu yang ingin go-international. Sehingga,hanya perusahaan atau individu dengan modal besar yang dapat memasarkan produk ke luar negri. Dewasa ini dengan internet pengusaha kecil dan menengah dapat memasarkan produknya secara international cukup dengan membuat situs web atau dengan memasang iklan di situs-situs internet tanpa batas waktu (24 jam), dan tentu saja pelanggan dari seluruh dunia dapat mengakses situs tersebut dan melakukan transaksi secara on line.

(9)

b. Transaksi Anonim para penjual dan pembeli dalam transaksi melalui internet tidak harus bertemu muka satu sama lainnya. Penjual tidak memerlukan nama dari pembeli sepanjang mengenai pembayarannya telah diotorisasi oleh penyedia sistem pembayaran yang ditentukan, yang biasanya dengan kartu kredit.

c. Produk Digital Dan Non Digital produk-produk digital seperti software computer, musik dan produk lain yang bersifat digital dapat dipasarkan melalui internet dengan cara mendownload secara elektronik. Dalam perkembangannya obyek yang ditawarkan melalui internet juga meliputi barang-barang kebutuhan hidup lainnya.

d. Produk Barang Tak Berwujud banyak perusahaan yang bergerak di bidang e-commerce dengan menawarkan barang tak berwujud seperti data, sortware dan ide-ide yang dijual melalui internet.

Secara umum e-commerce dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis yaitu:

a. Business to business(B2B)

Business to business adalah sistem komunikasi bisnis online antara pelaku bisnis, dalam business to business pada umumnya transaksi dilakukan oleh para trading partners.

(10)

b. Business to consumer(B2C)

Business to consumer merupakan mekanisme toko online (electronic shopping mall) yaitu transaksi antara e-merchant dan e-customer.

2.6 Konsep Dasar Berorientasi Objek

Bahasa pemrograman Object Oriented pertama kali diperkenalkan oleh bahasa SIMULA 67 yang didesain untuk program simulasi, inilah sebuah awal dari Object Oriented. Unified Modelling Language (UML) adalah sebuah bahasa yang telah menjadi standar dalam industri untuk visualisasi, merancang dan mendokumentasikan sistem peranti lunak. UML menawarkan sebuah standar untuk merancang model suatu sistem.

Dengan UML dapat dibuat model untuk semua jenis aplikasi peranti lunak, dimana aplikasi tersebut dapat berjalan pada piranti keras, sistem operasi dan jaringan apapun, serta ditulis dalam bahasa pemrograman apapun. Karena UML juga menggunakan class dan operation dalam konsep dasarnya, maka ia lebih cocok untuk penulisan piranti lunak dalam bahasa-bahasa berorientasi objek seperti C++, Java, C# atau VB.Net. Walaupun demikian, UML tetap dapat digunakan untuk model aplikasi prosedural dalam VB atau C.

2.7 Analisa Berorientasi Objek

Analisa dan perancangan berorientasi objek berarti merumuskan dan menyelesaikan masalah serta menghasilkan suatu hipotesa atau diagnosa (solusi), memodelkannya dengan pendekatan objek.

(11)

Dalam tahap ini, kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam menganalisa sistem adalah sebagai berikut:

1. Menganalisa sistem yang ada dan mempelajari apa yang dikerjakan oleh sistem yang ada.

2. Menspesifikasikan sistem yaitu menspesifikasikan masukan yang digunakan databaseyang ada, proses yang dilakukan dan keluaran yang dihasilkan Pendekatan-pendekatan yang digunakan dalam analisa berorientasi objek adalah sebagai berikut :

1. Pendekatan top down yaitu memecahkan masalah ke dalam bagian-bagian terkecil atau perlevel sehingga mudah untuk diselesaikan.

2. Pendekatan modul yaitu membagi sistem ke dalam modul-modul yang dapat beroperasi tanpa ketergantungan.

3. Penggunaan alat-alat bantu dalam bentuk grafik dan teks sehingga mudah untuk mengerti serta dapat dikoreksi apabila terjadi perubahan.

Pendekatan dalam analisa berorientasi objek dilengkapi dengan alat-alat dan teknik-teknik yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem sehingga hasil akhir dari sistem yang dikembangkan akan didapatkan sistem yang dapat terdefinisi dengan baik dan jelas.

UML (Unified Modelling Language) adalah salah satu alat Bantu yang sangat handal di dunia pengembangan sistem yang berorientasi obyek. Hal ini disebabkan karena UML menyediakan bahasa pemodelan visual yang memungkinkan bagi pengembang sistem untuk membuat cetak biru atas visi mereka dalam bentuk yang baku, mudah dimengerti serta dilengkapi dengan mekanisme

(12)

yang efektif untuk berbagi (sharing) dan mengkomunikasikan rancangan mereka dengan yang lain.

UML merupakan kesatuan dari bahasa pemodelan yang dikembangkan oleh Booch, Object ModellingTechnique (OMT) dan Object Oriented Software Engineering (OOSE). Metode Booch dari Grady Booch sangat terkenal dengan nama metode Design Object Oriented. Metode ini menjadikan proses analisis dan design kedalam empat tahapan iteratif, yaitu: identifikasi kelas-kelas dan obyek-obyek, identifikasi semantic dari hubungan obyek dan kelas tersebut, perincian interface dan implementasi. Keunggulan metode Booch adalah pada detail dan kayanya dengan notasi dan elemen. Pemodelan OMT yang dikembangkan oleh Rumbaugh didasarkan pada analisis terstruktur dan pemodelan entity-relationship. Tahapan utama dalam metodologi ini adalah analisis, design sistem, design obyek dan implementasi. Keunggulan metode ini adalah dalam penotasian yang mendukung semua konsep OO. Metode OOSE dari Jacobson lebih memberi penekanan pada Use Case. OOSE memiliki tiga tahapan yaitu membuat model reqruitment dan analisis, design dan implementasi, dan model pengujian (test model). keunggulan metode ini adalah mudah dipelajari karena memiliki notasi yang sederhana namun mencakup seluruh tahapan dalam rekayasa perangkat lunak.

Dengan UML, metode Booch, OMT dan OOSE digabungkan dengan membuang elemen-elemen dari metode lain yang lebih efektif dan elemen-elemen baru yang belum ada pada metode terdahulu sehingga UML lebih ekspresif dan seragam daripada metode lainya.

(13)

Gambar 2.4Model 4 + 1 View

Adapun alat bantu yang digunakan dalam analisa berorientasi objek dapat dilihat pada tabel

1. Diagram Use Case

Use Case adalah deskripsi fungsi dari sebuah sistem perspektif dari pengguna. Use Case bekerja dengan cara mendeskripsikan tipikal interaksi antara user (pengguna) sebuah sistem dengan sistemnya sendiri melalui sebuah cerita bagaimana sebuah sistem dipakai. Use Casediagram menampilkan actor, Use Case, dan hubungan antara mereka. Use Case diagram dapat sangat membantu bila kita sedang menyusun kebutuhan sistem, mengkomunikasikan rancangan dengan klien, dan merancang test khusus untuk semua desain yang ada pada sistem. Notasi yang digunakan diagram Use Casedapat dilihat pada tabel 2.1

Design View Implementation View Process View Deployment View UseCase View

(14)

Tabel 2.1Notasi Use CaseDiagram

Contoh diagram Use Casedapat dilihat pada gambar 2.5

Actor1 UseCase1

System

Actor2 «uses» «uses» Use Case

(15)

2. SequenceDiagram

Sequence diagram digunakan untuk menggambarkan perilaku scenario. Diagram ini menunjukan sejumlah contoh obyek dengan message (pesan) yang diletakkan diantara obyek-obyek ini didalam Use Case.

Komponen utama Sequence diagram terdiri atas obyek yang dituliskan dengan kotak segiempat bernama. Massage diwakili oleh garis dengan tanda panah danwaktu yang ditunjukkan dengan progress vertical.

Tabel 2.2Notasi Sequence Diagram

Notasi Nama Simbol Keterangan

Object Object merupakan instance dari sebuah class dan dituliskan tersusun secara horizontal. Digambarkan sebagai sebuah class (kotak) dengan nama obyekdidalamnya yang diawali dengan sebuah titik koma.

Actor Actor juga dapat berkomunikasi dengan object, maka actor juga dapat diurutkan sebagai kolom.

Simbol Actor sama dengan simbol pada Actor Use CaseDiagram.

(16)

Lifeline Lifeline mengindikasikan keberadaan sebuah object dalam basis waktu. Notasi untuk Lifeline adalah garis putus-putus vertikal yang ditarik dari sebuah obyek.

Activation Activation dinotasikan sebagai sebuah kotak segi empat yang digambar pada sebuah lifeline.

Activation mengindikasikan sebuah obyek yang akan melakukan sebuah aksi.

Massage Message, digambarkan dengan anak panah horizontal antara Activation. Message mengindikasikan komunikasi antara object-object.

Contoh Diagram Sequence sebuah sistem minuman Otomatis dapat dilihat pada gambar 2.6

(17)

3. Diagram Aktivitas (Activity Diagram)

Diagram aktivitas digunakan untuk memodelkan alur kerja (work flow) sebuah proses bisnis dan urutan aktivitas pada suatu proses. Diagram ini sangat mirip dengan flowchartkarena kita dapat memodelkan prosedur logika, proses bisnis dan alur kerja. Perbedaan utamanya adalah flowchart dibuat untuk menggambarkan alur kerja dari sebuah sistem, sedangkan activity diagram dibuat untuk menggambarkan aktivitas dari aktor.

Tabel 2.3 Notasi Diagram Aktivitas

Simbol Keterangan

Titik awal

Titik akhir

Activity

pilihan untuk pengambilan keputusan

fork : digunakan untuk menunjukn kegiatan yang dilakukan secara parallel atau untuk meggabungkan dua kegiatan parallel menjadi satu

tanda pengiriman

(18)

Contoh activity diagram dapat dilihat pada gambar 2.7

Gambar 2.7ActivityDiagram Model

4. Class Diagram

Class adalah sebuah spesifikasi yang jika diinstansiasi akan menghasilkan sebuah objek dan merupakan inti dari pengembangan dan desain berorientasi objek. Class menggambarkan keadaan (atribut/properti) suatu sistem, sekaligus menawarkan layanan untuk memanipulasi keadaan tersebut (metoda/fungsi).

Class Diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class, package dan objek beserta hubungan satu sama lain seperti containment, pewarisan, asosiasi, dan lain-lain.

Class memiliki tiga area pokok : 1. Nama (dan stereotype)

2. Atribut

(19)

Atribut dan metoda dapat memiliki salah satu sifat berikut :

1. Private, tidak dapat dipanggil dari luar class yang bersangkutan

2. Protected, hanya dapat dipanggil oleh class yang bersangkutan dan

anak-anak yang mewarisinya

3. Public, dapat dipanggil oleh siapa saja

4. Class dapat merupakan implementasi dari sebuah interface, yaitu class abstrak yang hanya memiliki metoda. Interface tidak dapat langsung diinstansiasikan, tetapi harus diimplementasikan dahulu menjadi sebuah class. Dengan demikian interface mendukung resolusi metoda pada saat run-time.

Tabel 2.4 Notasi Pada Class Diagram

Notasi Nama Simbol Keterangan

Class Class adalah blok - blok pembangun pada pemrograman berorientasi obyek. Sebuah class digambarkan sebagai sebuah kotak yang terbagi atas 3 bagian. Bagian atas adalah bagian nama dari class. Bagian tengah mendefinisikan property/atribut class. Bagian akhir mendefinisikan method-method dari sebuah class.

(20)

paling umum antara 2 class, dan dilambangkan oleh sebuah garis yang menghubungkan antara 2 class. Garis ini bisa melambangkan tipe-tipe relationship dan juga dapat menampilkan hukum-hukum multiplisitas pada sebuah relationship(Contoh: One-to-one, one-to-many, many-to-many).

Dependency Kadangkala sebuah class menggunakan class yang lain. Hal ini disebut dependency. Umumnya penggunaan dependency digunakan untuk menunjukkan operasi pada suatu class yang menggunakan class yang lain. Sebuah dependency dilambangkan sebagai sebuah panah bertitik-titik.

Contoh Class Diagram dapat dilihat pada Gambar 2.8

(21)

2.8 MySQL

MySQL adalah sebuah program database server yang mampu menerima dan mengirimkan datanya dengan sangat cepat, multi user serta menggunakan perintah standar SQL (Structured Query Language). MySQL merupakan sebuah database server yang free, artinya kita bebas menggunakan database ini untuk keperluan pribadi atau usaha tanpa harus membeli atau membayar lisensinya. MySQL ini pertama kali dirintis oleh seorang programmer database bernama Michael Widenius.

2.8.1 Kelebihan MySQL

MySQL adalah sebuah database server, dapat juga berperan sebagai client sehingga sering disebut database client/server, yang pen source dengan kemampuan dapat berjalan baik di OS ( Operating Sistem ) manapun, dengan Platform Windows maupun Linux. Selain itu database ini memiliki beberapa kelebihan disbanding database lain, di antaranya adalah:

1). MySQL sebagai Database Management Sistem (DBMS)

2). MySQL sebagai Relation Database Management Sistem (RDBMS)

3). MySQL mampu menerima query yang bertumpuk dalam satu permintaan atau yang disebut Multi-Threading.

4). MySQL merupakan sebuah database yang mampu menyimpan data berkapasitas sangat besar hingga berukuran Gigabyte sekalipun.

5). MySQL adalah database menggunakan enkripsi password. Jadi database ini cukup aman karena memiliki password untuk mengaksesnya.

(22)

6). MySQL memiliki kecepatan dalam pembuatan table maupun peng-update-an table.

7).

2.9 PHP

Perl Hypertex Preprocessor (PHP) adalah skrip yang berjalan dalam server side yang di tambahkan dalam HTML. PHP itu sendiri merupakan singkatan dari Personal Home Page Tools. Skrip ini akan membuat suatu aplikasi dapat di integrasikan kedalam HTML sehingga suatu halaman HTML tidak lagi bersifat statis, namun menjadi besifat dinamis. Sifat server side ini membuat pengerjaaan skrip tersebut dikerjakan di server sedangkan yang dikirimkan kepada browser adalah hasil proses dari skrip tersebut yang sudah berbentuk HTML.

PHP dibuat pada tahun 1994 oleh Rasmus Lerdorf. Tetapi kemudian dikembangkan oleh orang lain dan setelah melalui tiga kali karya penulisan akhirnya PHP menjadi bahasa pemrograman web. PHP adalah sebuah produk yang bersifat open source, sehingga source code-code dari PHP dapat digunakan, diganti atau diedit tanpa harus membayar atau dikenai biaya. Keunggulan PHP adalah selain sifatnya open source adalah multi platform selain dapat dijalankan pada platform LINUX. PHP juga dapat dijalankan pada platform windows dengan menggunakan software PHP for windows, dengan web server IIS pada Windows 2000 ataupun PWS pada Windows 98.

(23)

2.10 Basis Data (Database)

Menurut Linda Marlinda (2004:1) “ Suatu susunan atau kumpulan data operasional lengkap dari suatu organisasi atau perusahaan yang di organisir atau di kelola dan disimpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu.”

Menurut Junindar (2008:19) “ Basis data merupakan kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan lainnya yang tersimpan dalam perangkat keras komputer dan di perlukan suatu perangkat untuk memanipulasikan basis data tersebut.”

1. Pengertian Sistem Basis Data

Beberapa pengertian tentang sistem basis data ( data base) menurut para ahli: Menurut yakub (2008:1) sistem basis data (data base) merupakan system yang terdiri dari kumpulan-kumpulan file atau tabel yang saling berhubungan dan memungkinkan beberap pemkai mengakses atau memanipulasinya. Sistem basis data juga merupakan system yang menyusun dan mengelola data, sehingga mampu menyediakan informasi yang di perlukan oleh pemakai. Sistem basis data merupakan lingkup yang lebih luas dari pada basis data, dan menurut Adi nugroho (2004:5) sistem basis data adalah kumpulan terorganisasi dari data - data yang berhubungan dari sedemikian rupa sehinga mudah di simpan di manipulasi atau di panggil oleh pengguna.

(24)

Proses perancangan basis data, dibagi menjadi 3 tahapan:

1) Perancangan Basis Data Konseptual

Merupakan upaya untuk membuat model yang masih bersifat konsep. Perancangan basis data secara konseptual terdiri tiga langkah yaitu:

a) penentuan entitas pada basis data,

b) pendefisian hubungan antar entitas,

c) penerjemahan hubungan ke dalam entitas.

2) Perancangan Basis Data secara logis

Merupakan tahapan untuk memetakan model konseptual ke model basis data yang akan dipakai. Namun sebagaimana halnya perancangan basis data secara konseptual, perancangan ini tidak bergantung pada DBMS yang akan dipakai.

3) Perancangan Basis Data secara fisis

Merupakan tahapan untuk menuangkan perancangan basis data yang bersifat logis menjadi basis data fisis yang tersimpan pada media penyimpanan eksternal (yang spesifik terhadap DBMS yang dipakai).

3. Struktur data dari sebuah databaseadalah :

a. Karakter, merupakan bagian data terkecil, dapat berupa karakter numeric, huruf, ataupun special character.

(25)

suatu entity, misalnya nama, nim, alamat, hobi. Atribut disebut sebagai data elemen, data field, atau data item.

c. Record, kumpulan elemen-elemen yang saling berhubungan untuk

menginformasikan tentang suatu entitysecara lengkap dan direkam dalam satu record.

d. File, kumpulan record-record sejenis yang mempunyai panjang elemen yang sama, namun berbeda-beda data value-nya.

e. Database, Kumpulan file - file yang saling berelasi, relasi

tersebut biasa ditunjukkan dengan kunci dari tiap file yang ada. Satu database menunjukkan satu kumpulan data yang dipakai dalam satu lingkup perusahaan.

2.11 Macromedia Dreamweaver 08

Macromedia Dreamweaver 08(www.bookoopedia.com/13 Juni 2009) adalah sebuah editor web profesional yang digunakan untuk mendesain dan mengelola situs Web atau halaman Web. Dreamweaver paling sering digunakan oleh Web desainer atau Web programmer dalam mengembangkan suatu situs Web. Hal ini disebabkan area kerja, fasilitas, dan kemampuan Dreamweaver yang makin powerful dan menunjang peningkatan produktifitas dan efektifitas untuk mendesain atau membangun situs web. Dreamweaver juga dilengkapi dengan fasilitas untuk manajemen situs yang cukup lengkap. Pembahasan mencakup :

(26)

 Mendesain halaman web.  Bekerja dengan teks.  Menggunakan CSS.  Bekerja dengan gambar.  Bekerja dengan frame.  Bekerja dengan form.  Bekerja dengan media.  Membuat navigasi web.

 Menggunakan panel dalam web.  Mem-publish situs Web.

Gambar 2.9Tampilan Macromedia Dreamweaver 8

2.12 Apache Web server

Secara singkat web serveradalah sebuah aplikasi yang memberikan layanan web, sedangkan pengertian dari web server sebenarnya adalah Program komputer yang bertanggung jawab menerima request HTTP dari clients, yang dikenal sebagai

(27)

web browser,dan melayani mereka, dan bersedia merespon data konten yang diminta seperti web pages (dalam bentuk HTML atau objek seperti jpg, dan kawan kawan). Web servermenggunakan protokol yang disebut dengan HTTP (Hypert Text Transfer Protocol). Dengan ini anda mempunyai banyak pilihan di dunia open source, tentu saja semuanya itu tergantung pada keperluan anda sendiri. Kali ini saya akan menjelaskan tentang salah satu web server yang sangat terkenal dan menjadi standart de factosetiap distribusi linux,yaitu Apache.

Apache adalah sebuah nama web server yang bertanggung jawab pada request-response HTTP dan logging informasi secara detail (kegunaan basicnya). Selain itu, Apache juga diartikan sebagai suatu web server yang kompak, modular, mengikuti standar protokol HTTP,dan tentu saja sangat digemari. Kesimpulan ini bisa didapatkan dari jumlah pengguna yang jauh melebihi para pesaingnya. Sesuai hasil survai yang dilakukan oleh Netcraft, bulan Januari 2005 saja jumlahnya tidak kurang dari 68% pangsa web server yang berjalan di Internet. Ini berarti jika semua web server selain Apache digabung, masih belum bisa mengalahkan jumlah Apache.

2.13 Photoshop

Photoshop (www.dipsw.files.wordpress.com/08.3.2009).adalah software yang digunakan untuk memodifikasi gambar atau foto secara profesional baik meliputi modifikasi obyek yang sederhana maupun yang sulit sekalipun. Photoshop merupakan salah satu software yang berguna untuk mengolah gambar berbasis bitmap, yang mempunyai tool dan efek yang lengkap sehingga dapat menghasilkan gambar atau foto yang berkwalitas tinggi (jika ingin lebih jauh mengetahui tentang gambar berbasis bitmap silakandownloaddokumennya di sini).

(28)

Kelengkapan fitur yang ada di dalam Photoshop inilah yang akhirnya membuat software ini banyak digunakan oleh desainer grafis profesional. Dan mungkin juga sampai saat ini masih belum ada software desain grafis lain yang bisa menyamai kelengkapan fitur dalam Photoshop.

Gambar

Gambar 2.1 Model SistemMasukan(Input)Pengolahan(Processing) Keluaran (Out Put)
Gambar 2.3 Model Waterfall
Gambar 2.4 Model 4 + 1 View
Tabel 2.1 Notasi Use Case Diagram
+7

Referensi

Dokumen terkait

Pada tahap perumusan strategi balanced scorecard digunakan untuk memperluas cakrawala dalam menafsirkan hasil penginderaan terhadap trend perubahan lingkungan macro dan

Hal yang relevan untuk diajukan dalam temuan baru studi ini, yakni teori yang mengatakan bahwa, “Negara memiliki kewajiban konstitusional untuk mengakomodasi dan

suhu dan akan membuka atau menutup kontaktor pada saat suhu yang terjadi melebihi batas yang ditentukan atau peralatan kontrol listrik yang berfungsi untuk memutuskan jaringan

7 Adapun yang di maksud wanprestasi adalah suatu keadaan yang di karenakan kelalaian atau kesalahan, debitur tidak dapat memenuhi prestasi seperti yang telah ditentukan

sistem yang terkomputerisasi akan mempermudah segala aktifitas operasional perusahaan; kesalahan-kesalahan yang terjadi dengan menggunakan sistem manual

Dan dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran adalah usaha sadar dari guru untuk membuat siswa belajar,yaitu terjadi perubahan tingkah laku pada diri siswa yang belajar,

Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki peserta didik setelah ia menerima pengalaman belajarnya. 17 Perubahan tingkah laku dalam belajar sudah ditentukan

Pemerintah sendiri perlu menyadari secara serius bahwa kesalahan kebijakan dibidang lingkungan hidup akan sangat merugikan, baik dari segi ekonomi, kesehatan,