RENCANA INDUK PENELITIAN
UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA
PERIODE TAHUN 2012-2016
UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA
2011
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN DAFTAR ISI
BAB I. PENDAHULUAN 1
BAB II. LANDASAN PENGEMBANGAN UKWMS Analisis kondisi UKWMS saat ini
Potensi yang dimiliki di bidang penelitian Organisasi manajemen
Analisis SWOT
3 3 5 7 8 BAB III. GARIS BESAR RENCANA INDUK PENELITIAN
UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA Tujuan umum
Rumpun Kesehatan Rumpun Ekonomi Rumpun Pendidikan Rumpun Teknologi
11 11 12 15 20 25
BAB IV. SASARAN, PROGRAM STRATEGIS DAN INDIKATOR
SUB-TEMA 1: Prevensi, Pengobatan dan Perwatan Penyakit Diabetes Mellitus sebagai upaya peneingkatan kesejahteraan keluarga
SUB-TEMA 2: Pengembangan energi alternative sebagai upaya peneingkatankesejahteraan keluarga
35 37 47
BAB V. PELAKSANAAN RIP UKWMS
SUB-TEMA 1: Prevensi, Pengobatan dan Perwatan Penyakit Diabetes Mellitus sebagai upaya peneingkatan kesejahteraan keluarga
SUB-TEMA 2: Pengembangan energi alternative sebagai upaya peneingkatankesejahteraan keluarga
52 52 58
BAB VI. PENUTUP
64
LAMPIRAN
BAB I. PENDAHULUAN
Rencana Induk Penelitian Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (RIP UKWMS) merupakan arah kebijakan dan pengambilan keputusan dalam pengelolaan penelitian yang dilakukan oleh UKWMS dalam kurun waktu 5 tahun yaitu 2012-2016.
RIP UKWMS disusun berdasarkan pada evaluasi diri penelitian UKWMS.
Visi UKWMS adalah terbentuknya komunitas akademik yang reflektif dan kreatif berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan prinsip-prinsip Katolik, dan misinya adalah untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi yang menghasilkan lulusan profesional, menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya, bermoral, terbuka terhadap perubahan dan perkembangan serta memiliki solidaritas yang tinggi dengan memperhatikan pelayanan dan pengabdian kepada golongan yang lemah. Realisasi visi dan misi tersebut dituangkan dalam semboyan “Non Scholae Sed Vitae Discimus” (kita belajar bukan hanya demi ilmu pengetahuan, tetapi demi kehidupan).
Seiring dengan visi, misi dan semboyan tersebut, maka UKWMS menetapkan tema
“KESEJAHTERAAN KELUARGA” dalam Rencana Strategis periode 2010-2015 pada bidang penelitian. Pengertian Kesejahteraan Keluarga adalah kondisi keluarga yang terpenuhi kebutuhannya, baik dalam bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi (well being). Dalam hal ini keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat, sehingga kesejahteraan keluarga merupakan satu kesatuan dengan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, setiap penelitian yang dilakukan di UKWMS ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada umumnya melalui pendekatan aspek/rumpun: pendidikan, kesehatan, teknologi dan ekonomi. Pembentukan rumpun-rumpun ini sesuai dengan arah pembangunan Indonesia, khususnya di bidang kesehatan, ekonomi, pangan, bioenergi, manajemen sumberdaya alam dan lingkungan.
Berdasarkan pada track record penelitian di UKWMS selama 3 tahun terakhir terutama penelitian-penelitian yang memperoleh dana dari luar UKWMS (proyek-proyek penelitian besar), maka pada RIP UKWMS tahun 2012-2016, sub tema yang diangkat adalah 1) Prevensi, Pengobatan dan Perawatan Penyakit Diabetes Mellitus sebagai upaya peningkatan kesejahteraan keluarga; dan 2) Pengembangan energi alternatif sebagai upaya peningkatan kesejahteraan keluarga. Maka semua topik penelitian yang diusulkan harus berkaitan dengan masalah diabetes mellitus dan energi alternatif.
Rumpun Pendidikan
Pada rumpun ini, penelitian ditujukan untuk meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan baik pada usia pertumbuhan sampai dengan lanjut usia. Sesuai dengan tujuan Kementerian Pendidikan Indonesia, maka penelitian-penilitian yang termasuk dalam cluster pendidikan ditujukan antara lain untuk:
-Meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan.
-Meningkatkan kesetaraan dalam memperoleh pelayanan pendidikan.
-Meningkatkan kualitas dan pemberdayaan SDM dengan pendekatan berdasarkan kelompok usia dan kebutuhan (Balita, remaja, dewasa dan lanjut usia)
Rumpun Kesehatan
Pada rumpun ini, penelitian ditujukan pada penanggulangan penyakit degeneratif pada masyarakat karena beban bio, psiko, sosio ekonomi dan peningkatan kesehatan paliatif serta pengembangan produk-produk yang mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, yang sejalan dengan tujuan Kementerian Kesehatan Indonesia, untuk meningkatkan ketersediaan dan keterjangkauan obat, alat kesehatan dan makanan sehat. Disamping itu,
penelitian-penelitian yang dilakukan ditujukan untuk meningkatkan pengembangan dan pemberdayaan SDM untuk menunjang kesehatan. Penelitian-penelitian yang menunjang kesehatan dapat dilakukan dengan pendekatan berdasarkan kelompok usia (pra sekolah, sekolah, produktif, dan usia lanjut) dan kebutuhan (paliatif).
Rumpun Teknologi
Pada rumpun ini, penelitian ditujukan untuk pengembangan teknologi tepat guna (yang efisien dan mudah diimplemmmentasikan) yang mendukung peningkatan produktivitas masyarakat dengan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan hidup.
Rumpun Ekonomi
Secara umum, kesulitan ekonomi banyak dihadapi oleh masyarakat golongan ekonomi lemah. Oleh karena itu, penelitian-penelitian yang dilakukan ditujukan untuk pemberdayaan dan peningkatan daya saing UMKM (Usaha Mikro Kecil menengah), yang sesuai dengan tujuan Menteri Perekonomian Indonesia, sehingga diharapkan dapat menurunkan tingkat pengangguran melalui penciptaan lapangan kerja.
Rencana Induk Penelitian UKWMS dengan tema “Kesejahteraan Keluarga” telah dituangkan dalam Renstra UKWMS 2010-2015 (Lampiran 1) bidang penelitian, serta telah ditetapkan dengan keputusan Senat Akademik Universitas (Lampiran 2).
BAB II. LANDASAN PENGEMBANGAN UKWMS
Dalam pengembangannya, UKWMS selalu mengacu pada visi, misi, semboyan, dan tiga nilai keutamaan Universitas, yaitu peduli, komit, dan antusias.
Visi UKWMS:
Terbentuknya komunitas akademik yang reflektif dan kreatif serta dilandasi oleh nilai-nilai Pancasila dan prinsip-prinsip Katolik.
Misi UKWMS:
Menyelenggarakan Pendidikan Tinggi untuk menghasilkan lulusan yang profesional, menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya, bermoral, terbuka terhadap perubahan dan perkembangan serta memiliki solidaritas yang tinggi dengan memperhatikan pelayanan dan pengabdian kepada golongan yang lemah.
Semboyan UKWMS:
Non Scholae Sed Vitae Discimus (kita belajar bukan demi ilmu pengetahuan, tetapi demi kehidupan).
Sebagai landasan di dalam tahapan pengembangannya, UKWMS menyusun dan menetapkan Rencana Strategis untuk jangka waktu 5 (lima) tahun dan Rencana Operasional untuk setiap tahunnya. Rencana Strategis untuk periode 2010-2015 di bidang penelitian, meliputi kegiatan-kegiatan pengembangan berikut ini:
1. Membentuk kelompok peneliti dalam bidang ilmu dan lintas bidang ilmu
2. Mengembangkan bidang penelitian unggulan untuk mendukung tema “Kesejahteraan Keluarga” dengan sasaran pemerolehan HAKI
3. Mengembangkan kompetensi dosen dalam pengelolaan kegiatan penelitian 4. Mengembangkan kompetensi dosen dalam mendiseminasikan hasil penelitiannya 5. Meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan penelitian yang dilakukan oleh
dosen
6. Meningkatkan jaringan kerjasama penelitian dengan pihak luar
7. Meningkatkan peluang untuk mendapatkan dana penelitian dari pihak luar
Analisis kondisi UKWMS saat ini Riwayat Perkembangan UKWMS
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) didirikan pada tanggal 4 Januari 1960 oleh Yayasan Widya Mandala berdasarkan atas Surat Keputusan No.
001/Ja/Sek/60 dan disahkan oleh notaris Anwar Mahajudin dengan akta No. 42/1960. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan tenaga sarjana S1 yang profesional, mengelola 9 (sembilan) fakultas dengan 4939 mahasiswa terdaftar pada tahun akademik 2010/2011.
Fakultas dan jurusan di UKWMS meliputi:
• Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan dua jurusan, yaitu Pendidikan MIPA (1961) dan Pendidikan Bahasa dan Seni (1962)
• Fakultas Farmasi (1964)
• Fakultas Bisnis dengan dua jurusan: Manajemen (1965) dan Akuntansi (1985)
• Fakultas Teknik dengan tiga jurusan: Teknik Elektro (1982), Teknik Kimia (1986), dan Teknik Industri (1997)
• Fakultas Teknologi Pertanian (1986) dengan jurusan Teknologi Pangan dan Gizi dan program studi Teknologi Pangan
• Fakultas Psikologi (1998)
• Fakultas Keperawatan (2006)
• Fakultas Filsafat (2009)
• Fakultas Kedokteran (2011)
• Fakultas Ilmu Komunikasi (2011)
Untuk mengelola seluruh fakultas beserta jurusan-jurusannya, pusat, biro, lembaga, perpustakaan, dan sistem-sistem pendukung lainnya, UKWMS memiliki 261 staf akademik tetap (dengan 151 master, 34 doktor, dan 23 guru besar), 200 staf akademik tidak tetap, dan 166 staf non-akademik tetap.
Dalam upaya pengembangannya, UKWMS telah memperoleh berbagai hibah kompetisi yaitu SEMI QUE, TPSDP, PHK A1, A2, A3, I-MHERE, PHK-I, Hibah Soft Skills, dan Hibah Penguatan Lembaga Penelitian.
UKWMS berhasil meraih berbagai penghargaan, antara lain masuk di dalam daftar 50 Promising University (Kementerian Pendidikan Nasional), 5 Perguruan Tinggi Unggulan Kopertis Wilayah VII Jawa Timur (Kopertis Wilayah VII Jawa Timur), Anugerah Kampus Unggulan (AKU) di dalam bidang tata kelola penelitian, pengabdian masyarakat, dan kemahasiswaan pada tahun 2008, 2010, dan 2011 (Kopertis Wilayah VII Jawa Timur).
Capaian dan prestasi penelitian dan publikasi ilmiah
Ditinjau dari perkembangan penelitian dan publikasi ilmiah selama tiga tahun terakhir (tahun 2008 – 2010), tampak bahwa prestasi tersebut secara umum meningkat, baik ditinjau dari kuantitas maupun kualitasnya. Publikasi ilmiah yang telah dilakukan oleh UKWMS, baik yang berskala nasional maupun internasional, meningkat dari tahun ke tahun. Menurut SCOPUS Index, UKWMS berada pada peringkat 26 dari 49 Perguruan Tinggi Indonesia yang berada di dalam daftar peringkat tersebut. Selain publikasi artikel di jurnal ilmiah, Fakultas Filsafat yang berdiri pada tahun 2009 telah menghasilkan publikasi sebanyak 7 buku dengan ISBN lengkap dan 5 artikel yang menjadi bagian atau bab di dalam buku yang lain.
Selain itu, hasil penelitian yang telah memperoleh HAKI sebanyak 3 buah, yaitu 2 buah Hak Cipta dan 1 buah Paten.
Secara umum, jumlah dosen yang melakukan penelitian meningkat. Dosen yang melakukan penelitian tersebut umumnya melibatkan mahasiswa, sehingga semakin banyak dosen yang terlibat di dalam penelitian berarti juga semakin banyak jumlah mahasiswa yang terlibat di dalam penelitian. UKWMS sudah lama memanfaatkan fasilitas internet, baik di kalangan mahasiswa, dosen, maupun staf penunjang akademik dan staf pelaksana administrasi. Pada tahun 1990 telah dirintis pembangunan jaringan LAN (Local Area Network). Aktivitas selama tiga tahun terakhir menunjukkan frekuensi akses e-journal yang cukup tinggi dan seluruh dosen di fakultas memang memanfaatkan fasilitas tersebut. Terlihat bahwa akses Proquest mencakup bidang Pertanian, Seni, Biologi, Religi, dan Sosiologi.
Selain itu, akses e-journal juga dilakukan di bidang Bisnis Informasi (ABI). Orientasi akses internet ke ABI tampak paling tinggi (3485 dalam kurun waktu Januari-Mei 2011; dan sejumlah 9978 di tahun 2010). Jumlah dosen yang ada di UKWMS sekitar 261 orang dan jumlah mahasiswa 4939 orang, sehingga pemanfaatan fasilitas e-journal masih berpotensi untuk dapat lebih ditingkatkan mengingat DIKTI baru melanggan e-journal tersebut di tahun 2010. Sosialisasi keberadaan fasilitas e-journal ini akan bermanfaat bagi pengembangan suasana akademik dan kualitas sivitas akademika UKWMS di masa mendatang.
Sitasi untuk publikasi internasional dari dosen UKWMS sebanyak 439 publikasi/261 dosen = 1,682 (data dari browsing di internet). Publikasi hasil karya penelitian yang dilakukan oleh dosen UKWMS meliputi topik: pengolahan limbah, teknologi pengolahan pangan, energi, dan obat-obatan yang mendukung program “keluarga sejahtera”.
Peran UKWMS
UKWMS yang didirikan pada tahun 1960 berperan dalam menghasilkan SDM dan pengembangan IPTEKS. Kedua peran UKWMS tersebut dapat diimplementasikan melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Potensi yang dimiliki di bidang penelitian Prasarana dan Sarana
Prasarana dan sarana adalah salah satu masukan dalam peningkatan kuantitas dan kualitas penelitian. Keberadaan dan pilihan jenis, jumlah, mutu prasarana dan sarana tergantung pada kebutuhan masing-masing program studi (karakteristik bidang ilmu), kondisi masing-masing Fakultas/Departemen/Program Studi, dan arah kebijakan Universitas. Pengelolaan prasarana dan sarana harus dilakukan secara terintegrasi, sehingga dapat digunakan oleh seluruh program studi yang membutuhkan.
Laboratorium sebagai sistem pendukung pelaksanaan penelitian saat ini sedang diupayakan untuk lebih optimal. Permasalahan kualitas dan kuantitas peralatan laboratorium diupayakan untuk terus ditingkatkan. Pembenahan fasilitas yang dilakukan memperhatikan dukungannya terhadap kinerja Tridharma. Dengan demikian peralatan yang ada diselaraskan agar sesuai dengan azas kemanfaatannya untuk penelitian. Hal ini menjadi salah satu faktor penting dalam upaya peningkatan kuantitas dan kualitas penelitian di lingkungan Universitas Katolik Widya Mandala Suarabaya.
Laboratorium dan fasilitas penunjang penelitian lainnya yang ditujukan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian, tersedia di berbagai jurusan dan fakultas di lingkungan Universitas. Kelengkapan dan kondisi laboratorium cukup terawat dengan ketersediaan peralatan yang memadai. Ketersediaan prasarana dan sarana laboratorium ini memberikan dampak positif bagi kelancaran penelitian. Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana laboratorium didukung oleh dana rutin dan dana-dana hibah kompetitif yang bersumber dari Ditjen Dikti. Perkembangan peralatan untuk mendukung penelitian yang memenuhi standar tentunya berdampak pada kuantitas dan kualitas penelitian di UKWMS.
Pemanfaatan laboratorium dan fasilitas penunjang penelitian lainnya di UKWMS diupayakan secara optimal untuk merencanakan dan menyelenggarakan penelitian melalui pendekatan multidisipliner dan pelayanan masyarakat. Hal ini didasari oleh ilmu pengetahuan dan teknologi demi mencapai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berwawasan global, serta bermanfaat bagi kesejahteraan keluarga dan mengangkat pencitraan publik terhadap UKWMS.
Tenaga Peneliti (SDM)
Prestasi dosen dalam memperoleh hibah penelitian dijelaskan berikut ini: tahun 2008 sebanyak 11 orang, yang meliputi 4 orang untuk Penelitian Dosen Muda/Kajian Wanita, 1 orang untuk Penelitian Fundamental, dan 6 orang untuk Penelitian Hibah Bersaing; tahun 2009 sebanyak 31 orang, yang meliputi 14 orang untuk Penelitian Dosen Muda/Kajian Wanita, 1 orang untuk Fundamental, dan 16 orang untuk Penelitian Hibah Bersaing; dan tahun 2010 sebanyak 30 orang yang meliputi 15 orang untuk Penelitian Dosen Muda/Kajian Wanita, 3 orang untuk Penelitian Fundamental, 9 orang untuk Penelitian Hibah Bersaing, dan 3 orang untuk Penelitian Kerjasama internasional. Dengan demikian terdapat peningkatan kerterlibatan dosen dalam penelitian yang didukung oleh dana DIPA DP2M DIKTI. Selain itu, terjadi peningkatan keterlibatan dosen dalam penelitian yang didukung oleh dana di luar DP2M DIKTI, yaitu pada tahun 2008 sebanyak 48 orang yang meliputi 3 orang untuk Penelitian RISTEK dan 45 orang untuk penelitian yang didukung oleh dana UKWMS; pada tahun 2009 sebanyak 99 orang yang meliputi 8 orang untuk penelitian RISTEK dan 91 orang untuk penelitian yang didukung oleh dana UKWMS; dan pada tahun 2010 sebanyak 96 orang
yang meliputi 5 orang untuk penelitian RISTEK dan 91 orang untuk penelitian yang didukung oleh dana UKWMS.
Dana Penelitian
Sumber dana untuk mendukung kegiatan penelitian meliputi dana internal dan dana eksternal. Sumber dana internal berasal dari universitas yang dikelola oleh LPPM, sedangkan dana eksternal berasal dari DIKTI, RISTEK, dan sumber-sumber lainnya. Dari tahun 2008 hingga 2010, sebanyak 142 proyek penelitian telah didanai oleh Universitas. Besaran dana penelitian yang dikucurkan oleh Universitas juga mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2008, Universitas mengeluarkan dana penelitian sebesar Rp. 205.101.200,- guna membiayai 30 penelitian. Pada tahun 2009, total dana yang dikeluarkan oleh universitas (Rp. 520.834.000,-) dapat membiayai 62 proyek penelitian, sedangkan pada tahun 2010 terjadi peningkatan lagi, yaitu Universitas mengeluarkan dana penelitian sejumlah Rp.
572.104.750,- untuk membiayai 57 proyek penelitian. Perlu diketahui bahwa setiap penelitian yang didanai oleh Universitas melewati proses seleksi sejawat dengan tingkat keketatan 1:3.
Dalam 3 tahun terakhir sejak tahun 2008, UKWMS berhasil mendapatkan total dana Rp.
1.149.180.350,- dari DIKTI melalui program Penelitian Dosen Muda, Fundamental, Hibah Bersaing, Kompetensi, kerjasama antar lembaga, dan kerjasama internasional. Selain sumber pendanaan dari DIKTI, para dosen UKWMS juga berhasil mendapatkan dana penelitian dari RISTEK. Total dana penelitian RISTEK yang diperoleh UKWMS selama 3 tahun terakhir mulai tahun 2008 sebesar Rp. 1.262.000.000,-. Selain itu, UKWMS juga berhasil mendapatkan dana DIPA PTN sebesar Rp. 79.940.000,-.
Dana kegiatan penelitian, juga didapatkan melalui program hibah kompetisi, antara lain PHK A2 yang diperoleh Fakultas Psikologi, PSP Bahasa Inggris, Fakultas Farmasi sejak tahun 2006 - 2008. Alokasi dana per paket penelitian sebesar Rp. 30.000.000,- untuk setiap tahunnya. Program Studi Manajemen juga mendapatkan dana hibah penelitian melalui Program Hibah Kompetisi A3. Selain itu, program I-MHERE yang diperoleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sejak tahun 2008 – 2010 juga mengalokasikan anggaran untuk mendukung proyek penelitian. Setelah program hibah kompetisi selesai, masing- masing fakultas tetap menganggarkan dana internal Universitas untuk mendukung kegiatan penelitian dosen.
Secara keseluruhan total dana yang diperoleh dari luar UKWMS (DIKTI dan RISTEK) sebesar Rp. 2.411.340.230,-. Jumlah dana ini belum termasuk anggaran penelitian yang didukung oleh Hibah PHK dan I-MHERE. Sedangkan total dana penelitian dari internal UKWMS selama 3 tahun terakhir sebesar Rp 1.298.039.950,-. Dengan demikian total dana penelitian dari luar UKWMS lebih dari 2 kali lipat dana penelitian yang bersumber dari UKWMS.
Kerja sama
UKWMS selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas penelitian, oleh karenanya UKWMS menjalin kerjasama dengan pihak luar, baik dengan sesama perguruan tinggi, instansi pemerintah, maupun lembaga non pemerintah. Kerjasama yang terjalin tersebut dapat merupakan kerjasama di tingkat unversitas, fakultas/program studi, maupun tingkat lembaga/pusat.
Kerjasama yang telah dilakukan antara lain berpartisipasi di dalam paguyuban LPPM PTS Surabaya. Melalui paguyuban tersebut, setiap tahun diadakan pelatihan penyusunan proposal penelitian dengan nara sumber reviewer nasional dan lokal. Hasil pelatihan tersebut cukup menggembirakan karena dalam tiga tahun terakhir sebanyak 35 penelitian berhasil mendapatkan dana hibah penelitian dari DIKTI.
Sistem Informasi
Untuk mendukung kegiatan akademik dan administratif di lingkungan UKWMS yang meliputi tiga kampus, yaitu kampus Dinoyo 42, Dinoyo 48, dan Kalijudan, tersedia 714 buah komputer yang sudah terhubung dengan jaringan intranet & internet, 10 buah server (Homepage, Mail, FTP, Administrasi, File Server).
Sejalan dengan kemajuan TIK, kebutuhan akan akses internet di UKWMS senantiasa meningkat dari waktu ke waktu. Meskipun upaya penambahan bandwidth selalu dilakukan dari tahun ke tahun, namun masih belum dapat mencukupi kebutuhan yang semaking meningkat. Sebagai akibatnya perlu dilakukan pengaturan dan pembatasan akses.
Pengelolaan infrastruktur TIK, yang meliputi fasilitas jaringan komputer (intranet dan internet), dilakukan secara terpusat oleh PDI.
Mengingat kualitas dan kemajuan akademik suatu institusi pendidikan tinggi sangat tergantung pada kapasitas institusi di bidang TIK, khususnya ketersediaan akses yang cepat dan luas pada berbagai sumber informasi, maka UKWMS memberikan prioritas pada pengembangan infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung pengembangan TIK.
Multiguna pengembangan TIK yang telah diperoleh melalui kedua grant ISS-TPSDP tersebut dapat lebih berdayaguna jika dapat dilakukan intensifikasi dan ekstensifikasi fasilitas jaringan secara bersamaan dan berkelanjutan. Selain itu, fasilitas ini juga dapat dipakai sebagai alat komunikasi dengan kolega, seperti telekonferensi.
Ketersediaan fasilitas internet memungkinkan perpustakaan untuk berlangganan jurnal elektronik sejak tahun 2009, misalnya Proquest, Gale, EBSCO, dan e-journal dari DIKTI.
Fasilitas ini memungkinkan para dosen untuk mengakses berbagai jurnal untuk referensi bahan penelitian. Selain itu, melalui hibah TPSDP-ISS di tahun 2006-2007 untuk Pengembangan Audiovisual dan Perpustakaan Digital (Digital Library), secara umum dapat membantu peningkatan layanan perpustakaan dalam hal akses fasilitas bahan pustaka yang berbentuk elektronik. Hal ini pada gilirannya dapat mendukung proses belajar mengajar dan penelitian.
Organisasi Manajemen
Rektor dengan mempertimbangkan masukan dari Senat Akademik UKWMS menetapkan arah kebijakan universitas (termasuk arah kebijakan penelitian), yang dituangkan di dalam dokumen rencana strategis. Arah kebijakan tersebut diterjemahkan oleh LPPM, yang ditindaklanjuti oleh fakultas/jurusan untuk digunakan dalam penetapan road map penelitian di tingkat fakultas/jurusan. Semua kegiatan penelitian yang dilakukan oleh peneliti di tingkat fakultas/jurusan harus searah dengan kebijakan yang telah diambil.
Pengelolaan penelitian di UKWMS dikoordinasi oleh LPPM. Penelitian dilakukan oleh dosen di fakultas/jurusan sebagai peneliti, dan LPPM berperan sebagai pengontrol arah dan bobot penelitian melalui reviewer yang ditetapkan oleh LPPM. Untuk menjamin tata kelola yang transparan dan akuntabel, LPPM menyusun Prosedur Operasional Standar (POS) berikut ini: rekruitmen reviewer internal, keterlibatan reviewer eksternal dalam seleksi proposal internal, seleksi proposal internal (desk evaluation, seminar proposal), pengumuman penetapan pemenang, kontrak Lembaga dengan peneliti, monev lapangan internal, seminar hasil penelitian (internal), tim follow up hasil penelitian (arahan hasil penelitian untuk jurnal, HKI, atau TTG), pelaporan (output) Lembaga ke DIKTI/sumber dana lain, kemudahan bagi peneliti: persiapan penelitian, pelaksanaan penelitian, penuntasan penelitian; pelatihan:
pembuatan proposal, penulisan karya ilmiah, HKI/paten, Lembaga Kontrol Internal (Lembaga Pengaduan Peneliti). Staf administrasi mendukung kegiatan penelitian melalui penanganan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi. Monitoring dan evaluasi kegiatan penelitian dilakukan oleh Kantor Penjaminan Mutu (KPM).
Struktur organisasi manajemen di UKWMS ditunjukkan pada gambar berikut ini:
Gambar 1. Struktur Organisasi Manajemen Penelitian di UKWMS
Pelayanan yang diberikan bagi peneliti meliputi pelayanan pada tahap persiapan penelitian, pelaksanaan penelitian, penuntasan penelitian; penyelenggaraan pelatihan: pembuatan proposal, penulisan karya ilmiah, dan HKI/paten. UKWMS menyediakan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan penelitian (laboratorium, peralatan, komputer, dan lain-lain), dana pendukung, dan sumberdaya manusia yang memadai (teknisi, laboran, dan lain-lain).
Analisis SWOT Strength (Kekuatan)
1. UKWMS melalui LPPM, pusat-pusat penelitian seperti PPOT dan PPPG, dan Fakultas secara proaktif mendorong dosen, baik senior maupun yunior, untuk melakukan penelitian;
2. UKWMS mendorong para dosen untuk mendiseminasikan karya ilmiahnya melalui seminar dan jurnal, baik berskala nasional maupun internasional;
3. UKWMS memiliki tenaga peneliti potensial yang semakin tahun semakin meningkat dalam hal kuantitas dan kualitasnya;
4. Persentase dosen yang melakukan penelitian setiap tahun meningkat;
5. Persentase penelitian dosen yang dibiayai oleh instansi luar setiap tahun semakin meningkat;
6. Sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan penelitian cukup memadai, baik dalam hal kualitas maupun kuantitas;
7. Persentase publikasi karya penelitian dosen UKWMS di berkala ilmiah bereputasi nasional dan internasional setiap tahun semakin meningkat;
Rektor
Dekan/Kajur Kantor Penjaminan
Mutu Ketua LPPM
Peneliti
Ketua Pusat
Senat Akademik Universitas
Staf Reviewer
Senat Akademik
Fakultas
8. UKWMS telah menjalin komunikasi dengan instansi pemerintah dan swasta, di luar dan di dalam negeri, untuk melakukan kerjasama dalam kegiatan penelitian;
9. UKWMS telah menjalin kerjasama yang baik dengan media massa nasional dan internasional yang memungkinkan hasil penelitian dapat diketahui dan dimanfaatkan oleh masyarakat;
10. UKWMS telah menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi swasta di kopertis wilayah VII dalam hal penelitian;
11. Ketersediaan payung penelitian di tingkat Fakultas/Program Studi/Pusat Penelitian/Laboratorium;
12. Berdasarkan data Perguruan Tinggi di Indonesia yang terekam di SCOPUS per 21 Juni 2011, UKWMS telah menghasilkan 50 buah publikasi internasional dan berada pada peringkat ke-26 dari 49 Perguruan Tinggi Indonesia yang masuk di dalam daftar tersebut.
Weaknesses (Kelemahan)
1. Perbandingan jumlah publikasi nasional dan internasional belum proporsional, dengan jumlah publikasi internasional masih relatif rendah;
2. Keterlibatan dosen dalam kegiatan penelitian belum merata;
3. Persentase penelitian lintas disiplin masih rendah/belum membudaya sehingga koordinasi antar fakultas/jurusan masih perlu ditingkatkan;
4. Rumpun penelitian interdisipliner di UKWMS masih relatif baru;
5. Tidak tersedianya instrumen untuk analisis sehingga perlu merujuk pada universitas/institut di luar UKWMS;
6. Belum ada keselarasan antara payung penelitian dengan isu strategis yang sifatnya global atau nasional.
Opportunities (Peluang)
1. Ada kesempatan untuk memperoleh dana penelitian, baik dari UKWMS maupun instansi pemerintah, swasta, dan mitra di dalam dan di luar negeri;
2. Ada kesempatan untuk berpartisipasi dalam memperoleh dana penelitian kompetitif, baik dari institusi pemerintah maupun swasta di luar dan di dalam negeri;
3. Ada kesempatan untuk melakukan diseminasi hasil penelitian, baik melalui publikasi berskala nasional dan internasional maupun penerapannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat;
4. Ada kesempatan untuk bekerjasama dengan instansi lain dalam penggunaan fasilitas penelitian.
Threats (Ancaman)
1. Tingkat kompetisi untuk memperoleh dana penelitian, baik dari organisasi pemerintah maupun swasta, semakin ketat karena semakin banyak perguruan tinggi lain yang memiliki tenaga peneliti yang semakin banyak dan semakin handal.
UKWMS memiliki peneliti, sumberdaya (sarana dan prasarana), dana pendukung internal, serta kapasitas untuk meraih dana eksternal (mitra di dalam negeri (instansi pemerintah dan swasta) dan di luar negeri) yang memadai, untuk mampu melakukan kegiatan penelitian dalam berbagai disiplin ilmu. Penelitian UKWMS telah menghasilkan berbagai produk/luaran, antara lain berupa publikasi ilmiah di jurnal nasional dan internasional, maupun diseminasi hasil penelitian di berbagai forum seminar nasional dan internasional, serta pemerolehan HAKI. Beberapa hasil penelitian telah diaplikasikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis IPTEKS.
Namun, hingga saat ini penelitian-penelitian yang bersifat lintas bidang dinilai masih terbatas. Oleh karena itu strategi yang akan dilakukan oleh UKWMS adalah melakukan penelitian interdisipliner dalam rumpun kesehatan, pendidikan, teknologi, dan ekonomi, yang akan menghasilkan produk-produk yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat secara berkesinambungan dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
BAB III GARIS BESAR RENCANA INDUK PENELITIAN UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA
Tujuan Umum
Secara umum Rencana Induk Penelitian Universitas Katolik Widya Mandala (RIP UKWMS) ditujukan untuk mencari penyebab permasalahan yang dihadapi oleh keluarga sebagai bagian dari masyarakat serta mencari alternatif solusinya sehingga dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Agar penelitian dapat lebih terarah dan hasilnya dapat memberikan dampak yang nyata, maka RIP UKWMS 2012-2016 dikhususkan pada masalah utama yang dihadapi oleh masyarakat yaitu bidang kesehatan dan energi. Pada bidang kesehatan, penelitian di UKWMS difokuskan pada penelitian interdisipliner dan multi disipliner untuk mengatasi masalah diabetes mellitus (DM) atau yang secara umum dikenal sebagai kencing manis. Pada saat ini penyakit DM telah diderita oleh berbagai lapisan masyarakat bahkan ternyata sebagian besar penderita adalah masyarakat lapisan bawah. Dampak penderitaan DM disamping menyengsarakan secara fisik dan psikologis, juga ekonomis karena biaya pengobatan yang mahal. Oleh karena itu pencegahan dan penanganan penyakit DM dengan biaya yang ekonomis perlu diupayakan.
Pencegahan DM dapat dilakukan dengan mengatur konsumsi makanan sehat dengan glycemic index rendah, serta makanan-makanan dengan kandungan anti oksidan tinggi. Namun makanan tersebut masih banyak dinikmati oleh masyarakat lapisan menengah ke atas, sedangkan lapisan bawah belum dapat menjangkaunya.
Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk memproduksi makanan sehat dari bahan-bahan lokal yang terjangkau oleh berbagai lapisan masyarakat. Demikian juga pengobatan yang ada masih dirasa mahal, oleh karena itu penelitian pemanfaatan bahan lokal untuk menanggulangi penyakit DM dengan obat herbal yang terjangkau sangat diperlukan. Dengan ditemukannya formulasi dan proses pengolahan yang ekonomis di bidang penyediaan pangan dan pengobatan untuk penanggulangan DM, diharapkan dampak negatif penyakit ini dapat ditanggulangi, minimal dikurangi.
Disamping itu teknologi pengolahan yang tepat guna dan murah diharapkan akan memacu munculnya UMKM di bidang pangan dan obat herbal (jamu) sehingga akan menjadi alternatif untuk meningkatkan pendapatan keluarga atau masyarakat secara umum.
Agar dapat melakukan pencegahan dan penanggulangan secara efektif, diperlukan pengetahuan yang memadai dari penderita dan keluarga penderita. Oleh karena itu perlu dilakukan pula penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat secara umum, penderita dan keluarga penderita tentang penyakit DM dan cara pencegahan serta penanggulangannya. Kemudian perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui metode yang tepat untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penanggulangan penyakit DM.
Disamping bidang kesehatan, keterbatasan energi menjadi permasalahan yang perlu segera dicari alternatif penyelesaiannya. Tingginya harga energi bahan bakar dirasa sangat memberatkan terutama bagi masyarakat lapisan bawah, sehingga perlu segera dicari solusinya. Oleh karena itu RIP UKWMS difokuskan pada penelitian- penelitian untuk mencari sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dan ekonomis sehingga layak untuk diimplementasikan di masyarakat.
Penelitian akan dilakukan secara interdisipliner dan multi disipliner yang melibatkan Fakultas/Jurusan yang ada di UKWMS. Dengan demikian, hasil keluaran
dari penelitian yang dilakukan benar-benar dapat dan siap diaplikasikan di masyarakat.
Sesuai dengan target sasaran yang akan dicapai yaitu peningkatan kesejahteraan keluarga sebagai bagian dari masyarakat yang didekati dengan peningkatan kesehatan, peningkatan ekonomi dan pemberdayaan melalui pendidikan dan teknologi, maka dalam RIP UKWMS dibuat pengelompokan, yang disebut dengan rumpun. Ada empat rumpun yang masing-masing melibatkan berbagai Fakultas dan Jurusan yang ada di UKWMS (inter dan multidisipliner), yaitu: Rumpun Kesehatan, Rumpun Ekonomi, Rumpun Pendidikan, dan Rumpun Teknologi.
Rumpun Kesehatan Tujuan dan Sasaran:
Tujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui penanggulangan diabetes mellitus melalui penyediaan makanan sehat yang memenuhi kebutuhan diet penderita diabetes dan menu untuk penanggulangan diabetes mellitus.
Strategi dan Kebijakan Unit Kerja
Dalam bidang kesehatan, UKWMS menyadari perlunya pemenuhan kebutuhan diet untuk mencegah dan menanggulangi DM melalui beberapa strategi pengembangan dan pengadaan produk pangan yaitu yoghurt, angkak, nugget, kerupuk, permen rendah gula dan cake. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan potensi untuk pengembangan produk-produk tersebut sebagai sarana untuk mengatur diet bagi penderita DM atau orang yang berisiko terkena DM. Penelitian ini dilakukan secara sinergis oleh Fakultas Teknologi Pertanian, Pusat Penelitian Pangan dan Gizi, Fakultas Kedokteran, Fakultas Teknik, Fakultas Farmasi, Fakultas Keperawatan dan Fakultas Bisnis UKWMS. Harapan dari penelitian yang direncanakan selanjutnya adalah untuk pengembangan paket teknologi pengolahan makanan sehat dalam skala industry, UMKM dan mendapatkan paten.
Sejalan dengan program pemerintah yaitu saintifikasi jamu untuk memberi bukti ilmiah pada khasiat obat herbal, dalam bidang kesehatan ada 3 jenis ramuan herbal yang diunggulkan oleh UKWMS untuk pengobatan DM yaitu kombinasi sambiloto-daun salam, jamu pahitan, dan daun angsana. Penelitian yang telah dilakukan untuk sambiloto menunjukkan potensinya bukan saja menurunkan gula darah, tetapi juga dapat melindungi organ dalam yang dibuktikan dari histopatologi pankreas, hati dan ginjal, sedangkan untuk penelitian jamu pahitan menunjukkan efek farmakologis yang menjanjikan untuk dilakukan penelitian selanjutnya. Daun angsana sebagai tanaman peneduh jalan, juga memberikan prospek yang menjanjikan, terbukti dari hasil penelitian tahap awal yang menunjukkan efek farmakologis yang cukup menjanjikan pula terutama bila diberikan secara transdermal. Penelitian ini dilakukan secara sinergis oleh Pusat Penelitian Obat Tradisional, Fakultas Farmasi dan Fakultas Kedokteran UKWMS. Untuk tahap uji manfaat dilakukan kerja sama pula dengan Poliklinik Obat Tradisional Indonesia RSU Dr. Soetomo Surabaya dan membuka peluang untuk bekerjasama dengan RS Sardjito Yogyakarta. Harapannya setelah melalui berbagai tahap uji manfaat dan uji klinik, sediaan tersebut dapat dipatenkan sebagai djamoe fitofarmaka, bekerjasama dengan beberapa institusi mitra kerja semisal Konimex, Dexa Medica dan Dankos. Unika Widya Mandala juga berkomitmen dalam perbaikan formularium obat antidiabetik oral yang digunakan di beberapa rumah sakit mitra dalam rangka peningkatan perbaikan klinis penderita Diabetes Mellitus. Penggunaan obat golongan biguanide sebagai obat lini pertama
Diabetes Mellitus dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat golongan ekonomi lemah sangat banyak, sehingga obat tersebut memiliki prospek untuk diteliti lebih lanjut. Dalam prakteknya, obat golongan biguanide sering dikombinasikan dengan obat turunan inhibitor alfa glukosidase secara oral, namun secara klinis masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk efektifitas penggunaan obat tersebut untuk mendapatkan hasil terapi yang lebih baik. Penelitian dilakukan secara sinergis dan integratif antara Fakultas Kedokteran dan Fakultas Farmasi Unika Widya Mandala.
Caranya adalah melalui studi data penggunaan obat dan studi pengobatan yang terkait dengan penyusunan formularium. Keadaan ini memungkinkan kerjasama Unika Widya Mandala Surabaya dengan rumah sakit mitra di wilayah Surabaya, seperti RSUD Dr. Soetomo, RS Pelabuhan, Siloam Hospital, RS Dr. Ramelan dan RS.
Vincentius A. Paulo. Sebagai bentuk perhatian terhadap penderita diabetes, Unika Widya Mandala juga memperhatikan perawatan luka kaki diabetik sebagai salah satu bentuk komplikasi diabetes mellitus. Penelitian akan dilakukan secara sinergis antara Fakultas Kedokteran dan Fakultas Keperawatan dengan harapan terjadinya penurunan prevalensi luka kaki diabetik pada pasien di daerah Surabaya sehingga meningkatkan kesejahteraan keluarga secara global.
Unika Widya Mandala Surabaya mengembangkan teknologi pengolahan pangan sehat untuk menghasilkan paket teknologi komersialisasi yang meliputi tahap optimasi proses, karakterisasi produk yang dapat diterima oleh konsumen, setelah didukung dengan data klinis. Perancangan paket teknologi yang sudah diuji secara sensoris (penerimaan oleh konsumen) kemudian diformulasikan untuk diajukan studi kelayakan secara ekonomi meliputi segmen pasar yang sesuai (kuantitas permintaan pasar, harga jual bersaing, jumlah pesaing dan tingkat persaingan), aspek keuangan (break event point, struktur modal, rencana pembiayaan, proforma laba-rugi), aspek manajemen dan hukum (bentuk badan hukum, struktur organisasi, penggunaan tenaga ahli, pengawasan dan pengendalian), aspek sosial ekonomi (penyerapan tenaga kerja, transfer teknologi, peningkatan devisa negara, dan dampak lingkungan). Disisi lain, Unika Widya Mandala Surabaya juga berkomitmen untuk mengawasi penggunaan obat anti diabetes melalui kontrol kualitas sediaan obat dan uji bioekivalensi- bioavailabilitas obat anti diabetes yang umum digunakan di masyarakat.
Perkembangan Unit Mikro Kelompok Menengah (UMKM) yang meningkat dari segi kuantitas belum diimbangi oleh meratanya peningkatan kualitas.
Peningkatan kualitas UMKM dilakukan secara internal dan eksternal. Peningkatan kualitas UMKM secara internal meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia UMKM dalam manajemen, organisasi, penguasaan teknologi, dan pemasaran, menanamkan kewirausahaan dari para pelaku UMKM, dan kemudahan akses UMKM terhadap permodalan, informasi, teknologi dan pasar, serta faktor produksi lainnya.
Peningkatan kualitas UMKM secara eksternal meliputi ketersediaan bahan baku dan legalitas formal. Penelitian dalam rumpun ekonomi berupaya memberikan temuan terkait efektivitas pelatihan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi dalam peningkatan daya saing UMKM, struktur permodalan dan strategi pemasaran UMKM penghasil produk makanan kesehatan dan obat tradisional. Temuan dari penelitian diupayakan untuk didiseminasikan dalam seminar dan/atau jurnal internasional, maupun nasional. Keterlibatan mahasiswa dalam penelitian ini juga diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan.
Peta strategi pengembangan Input
Sarana prasarana: Laboratorium dengan instrument yang diperlukan untuk pelaksanaan penelitian. Dana dari universitas yang meningkat selama tiga tahun terakhir (205 juta, 250 juta, dan 570 juta) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) dan PPPG yang dikompetisikan. Sumber dana nonpemerintah lain yang dapat menjadi bantuan dana penelitian meliputi Nestle, Danone, dan Bogasari. Sementara dana penelitian dari pemerintah yang berhasil diperoleh selama tiga tahun terakhir adalah Hibah bersaing, hibah kompetensi berbasis institusi, hibah kompentensi, hibah dana Ristek (insentif penelitian). Staff peneliti yang mendukung meliputi tim peneliti mapan dengan track record penerima hibah ristek, hibah pekerti, dosen muda, dan grant riset di tingkat universitas. Intermultidisipliner dari staf UKWMS juga mendukung tercapainya kesuksesan program/strtategi pengembangan.
Proses
Pelaksanaan penelitian yang diajukan berfungsi untuk meningkatkan kompetensi dan keilmuan fakultas dalam menyumbangkan solusi dalam penanggulangan diabetes melitus. Untuk keahlian pengujian klinis dan perancangan peralatan diperlukan staf dari fakultas kedokteran, fakultas teknik, fakultas keperawatan, PPOT, dan fakultas farmasi, serta fakultas bisnis. Kemitraan dari masyarakat di kawasan gerbangkertosusilo (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoardjo, dan Lamongan) dijalin melalui Dinas kesehatan dan organisasi di bawahnya (seperti puskesmas, posyandu dan daerah kantong-kantong rawan DM).
Output
Dari hasil penelitian akan dihasilkan publikasi ilmiah, HKI/patent, dan model produksi makanan kesehatan. Hasil penurunan kasus diabetes melitus dalam keluarga akan menurunkan pengeluaran biaya untuk penanganan diabetes dan dapat meringankan beban keluarga.
Formulasi strategi pengembangan
UKWMS mencapai tujuan penelitiannya melalui penelitian multidisipliner dalam universitas dan kerjasama dengan lembaga pemerintah (Dinas kesehatan, balitbang di bawah departement pertanian), industri/stakeholders serta forum komunikasi difusi ipteks SB sehingga membuat weakness (kelemahan) dan threat (ancaman) dalam SWOT UKWMS dapat dikurangi dan strength (kekuatan) dan opportunity (peluang) dalam mengembangkan profil penelitian UKWMS ditingkatkan. Pelaksanaan penelitian bekerjasama dengan masyarakat desa/kelurahan/kecamata/kota-kabupaten binaan/mitra juga akan meningkatkan kompetensi penelitian UKWMS karena dapat menyumbangkan penyelesaian dalam masalah konkrit yang dihadapi masyarakat.
Peran aktif industri pengguna dalam keikutsertaan mendanai penelitian (FF-FK-PPOT industri obat dan makanan). Hasil dari penelitian berupa karya ilmiah memiliki potensi untuk dikomersialisasikan sehingga pengajuan HKI/paten perlu dilakukan.
Selanjutnya, mitra penelitian dari industri/UMKM akan menjadi pihak yang memelihara paten yang diperoleh.
Bahasan per topik
Semua produk pangan yang dikembangkan dan diproduksi merupakan produk yang mengandung herbal merupakan sarana deliveri komponen aktif yang memiliki kemampuan hypoglycemic atau mengandung gula secara terkontrol rendah (permen dan cake) setelah dikonsumsi pada kurun waktu tertentu. Bentuk produk meliputi
yogurt, minuman, kerupuk dan nugget yang memiliki serat-protein seimbang. Produk- produk tersebut merupakan produk pangan popular yang digemari berbagai kalangan dan umur sehingga merupakan sarana strategis dalam menyediakan sarana deliveri komponen aktif antioksidan dari herbal atau pengontrolan asupan gula dalam makanan. Tetapi kerusakan aktivitas biologis komponen aktif antioksidan menjadi penting untuk dikaji sehingga apa yang difortifikasikan dalam produk pangan masih terjaga stabilitasnya dan fungsinya. Selanjutnya pengujian sifat sensoris perlu diuji untuk melihat penerimaan konsumen akan produk yang dimodifikasi dengan pengayaan komponen aktif. Demikian pula dengan adanya produk permen dan cake atau nugget serta kerupuk sehingga ditemukan perubahan formulasi yang masih diterima oleh konsumen. Selanjutnya hasil penelitian diarahkan untuk komersialisasi pada level UMKM melalui kemitraan pengembangan scaling up, optimasi, dan diseminasi. Setelah diajukan untuk mendapat HKI/paten, kemitraan dengan UMKM tersebut ditindaklanjuti oleh mitra industri yang diajak kerjasama. HKI/paten yang diharapkan berupa teknologi tepat guna untuk produksi makanan sehat berupa yogurt, permen, nuget, kerupuk, dan minuman. Pengalaman mahasiswa yang terlibat dalam kegitan penelitian ini akan menjadi bekal bagi mahasiswa tersebut dalam kewirausahaan yang merupakan keunggulan alumni FTP-UKWMS.
Rumpun Ekonomi Tujuan dan Sasaran:
Tujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan dan peningkatan daya saing UMKM yang bergerak di bidang produk makanan kesehatan, herbal, dan obat tradisional Diabetes Mellitus.
Strategi dan Kebijakan Unit Kerja
Pemberdayaan dan peningkatan daya saing usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) merupakan langkah yang strategis dalam meningkatkan dan memperkuat kesejahteraan keluarga dari bangsa Indonesia, khususnya melalui penyediaan lapangan kerja dan mengurangi kesenjangan dan tingkat kemiskinan. Peningkatan kesejahteraan keluarga juga diupayakan melalui peningkatan kesehatan masyarakat, terutama melalui tindakan preventif dan kuratif terhadap suatu penyakit. Penyakit Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit yang semakin meningkat jumlah penderitanya terutama di daerah perkotaan. Di Indonesia, DM merupakan penyebab kematian ke dua terbesar di daerah perkotaan pada kelompok usia 45-54 tahun.
Melihat kedua fenomena tersebut, Unika Widya Mandala Surabaya berkewajiban untuk berkontribusi dalam pemberdayaan dan peningkatan kualitas daya saing UMKM sekaligus membantu menanggulangi penyakit DM melalui berbagai kegiatan penelitian. Mengingat kompleksnya permasalahan yang dihadapi dalam pemberdayaan dan peningkatan daya saing UMKM produk makanan kesehatan, herbal dan obat DM, maka kegiatan penelitian tidak memungkinkan untuk dilakukan secara mandiri. Penelitian yang dilakukan bersifat multidisipliner dalam waktu lima tahun dengan melibatkan peneliti dari Fakultas Bisnis, Fakultas Psikologi, Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Teknologi Pangan, Fakultas Farmasi, PPOT dan Fakultas Teknik (Jurusan Teknik Industri).
Masing-masing Fakultas di Unika Widya Mandala Surabaya selama ini telah berulang kali melakukan kerja sama secara berkesinambungan dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. Di samping itu masing-masing Fakultas telah melakukan serangkaian penelitian terkait tema kesejahteraan keluarga, baik yang
sifatnya mandiri maupun multidispliner. Berbagai kegiatan penelitan tersebut sebagai rintisan yang mengarah pada Rencana Induk Penelitian Universitas di bidang kesejahteraan keluarga melalui penanggulangan penyakit DM.
Peta strategi pengembangan Input
Sarana prasarana: Laboratorium dengan instrument yang diperlukan untuk pelaksanaan penelitian. Dana dari universitas yang meningkat selama tiga tahun terakhir (205 juta, 250 juta, dan 570 juta), baik dana Fakultas dan PPPG yang dikompetisikan. Dana penelitian dari pemerintah yang berhasil diperoleh selama tiga tahun terakhir adalah hibah bersaing, hibah kompetensi berbasis institusi, hibah kompetensi, hibah pascasarjana, hibah dana RISTEK (insentif penelitian) dan hibah fundamental. Staff peneliti yang mendukung meliputi tim peneliti mapan dengan rekam jejak penerima hibah ristek, hibah pekerti, dosen muda, dan grant riset di tingkat universitas. Intermultidisipliner dari staf UKWMS juga mendukung tercapainya kesuksesan program/strtategi pengembangan.
Proses
Proses penelitian dilakukan dalam lima periode penelitian sesuai dengan kebutuhan upaya untuk pengembangan dan peningkatan daya saing UMKM produk makanan kesehatan, herbal, dan obat tradisional DM. Pada tahun pertama penelitian difokuskan pada pengembangan pengelolaan UMKM melalui pelatihan dengan pendekatan yang berbasis teknologi informasi. Tahapan ini akan dimulai dengan pemberian pelatihan pengembangan produk dari Fakultas Teknologi Pangan untuk produk makanan kesehatan, sedangkan Fakultas Farmasi dan PPOT memberikan pelatihan terkait pengembangan produk herbal dan obat tradisional DM. Pelatihan yang diberikan Fakultas Bisnis terkait pengelolaan usaha dan keuangan UMKM.
Untuk lebih meningkatkan efektivitas pelatihan, maka dari Pogram Studi Komunikasi dan FKIP akan membuat film dokumenter sebagai visualisasi pelatihan tersebut dari segi teknologi informasi. Tujuannya adalah agar UMKM dapat melakukan pelatihan mandiri secara periodik di kemudian hari. Dari berbagai kegiatan tersebut diharapkan akan dihasilkan beberapa penelitian terkait dengan efektivitas pelatihan terhadap peningkatan kinerja UMKM.
Tahun kedua penelitian difokuskan pada pembenahan pengelolaan usaha UMKM produk makanan kesehatan, herbal dan obat tradisional DM. Dalam tahapan ini akan melibatkan peneliti dari Fakultas Bisnis, Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Teknik Industri, dan Fakultas Psikologi. Fakultas Bisnis akan berkontribusi dengan Program Studi Ilmu Komunikasi untuk meneliti tentang pengembangan pemasaran yang efektif bagi UMKM produk makanan kesehatan, herbal dan obat tradisional DM. Dengan Fakultas Psikologi, Fakultas Bisnis akan bekerja sama untuk meneliti aspek perilaku dari karyawan dalam pengembangan pengelolaan SDM dan aspek perilaku dari konsumen dalam konsumsi produk makanan kesehatan, herbal dan obat tradisional DM yang dihasilkan UMKM. Dengan Fakultas Teknik terutama Teknik Industri, Fakultas Bisnis akan menghasilkan penelitian-penelitian terkait efisiensi produksi dalam menghitung harga pokok produksi sehingga menghasilkan harga jual yang bersaing di pasaran. Di samping itu, Fakultas Bisnis juga akan melakukan penelitian mandiri yang terkait dengana pengelolaan keuangan dan manajemen risiko serta penerapan sistem akuntansi bagi UMKM produk makanan kesehatan, herbal dan obat tradisional DM.
Di tahun ketiga aktivitas akan diarahkan pada perkuatan organisasi, strategi pengembangan operasi, dan modernisasi manajemen. Pada tahapan ini kerjasama
akan dilakukan antara Fakultas Bisnis, Fakultas Psikologi, dan Program Studi Ilmu Komunikasi. Penelitian multidisipliner dari ketiga Fakultas tersebut akan menghasilkan penelitian terkait aspek perilaku dalam pengembangan strategi pemasaran, SDM, akuntansi dan pengelolaan keuangan. Dengan Program Studi Ilmu Komunikasi akan dihasilkan penelitian-penelitian yang terkait dengan komunikasi dalam pengembangan strategi pemasaran yang efektif dan pengelolaan SDM. Di samping itu, Fakultas Bisnis akan melakukan penelitian mandiri terkait lembaga keuangan mikro bagi pendanaan UMKM produk makanan kesehatan, herbal dan obat tradisional DM.
Pada tahun keempat, penelitian akan lebih mengarah pada pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pengembangan dan peningkatan daya saing UMKM produk makanan kesehatan, herbal dan obat tradisional DM. Penelitian- penelitian multidisipliner dalam periode ini akan melibatkan Fakultas Bisnis, fakultas Psikologi, Fakultas Teknik terutama Teknik Industri dan Elektro, dan Program Studi Ilmu Komunikasi. Pada tahapan ini akan dilihat aspek perilaku penerimaan teknologi informasi oleh SDM dalam UMKM tersebut. Penelitian ini akan melibatkan Fakultas Bisnis dan Fakultas Psikologi. Perancangan teknologi informasi dan komunikasi yang tepat bagi UMKM produksi dan pemasaran produk makanan kesehatan, herbal dan obat tradisional, akan melibatkan peneliti dari Fakultas Teknik, Program Studi Ilmu Komunikasi dan Fakultas Bisnis.
Dalam tahun kelima, fokus kegiatan penelitian akan diarahkan pada pengembangan jiwa dan semangat kewirausahaan dan meningkatkan daya saing UMKM produk makanan kesehatan, herbal, dan obat tradisional DM. Sasaran yang akan dicapai adalah berkembangnya pengetahuan serta sikap wirausaha, meningkatnya produktivitas, tumbuhnya wirausaha baru berbasis pengetahuan dan teknologi, berkembangnya ragam produk-produk unggulan UMKM. Penelitian- penelitian multidispliner dalam lingkup ini akan melibatkan peneliti dari fakultas Psikologi dan Fakultas Bisnis.
Output
Dari hasil penelitian akan dihasilkan beberapa publikasi ilmiah baik yang bersifat lokal, nasional maupun internasional. Hasil berikutnya adalah model pengembangan dan peningkatan daya saing UMKM produk makanan, herbal dan obat tradisional DM. Teknologi tepat guna lainnya dari hasil penelitian ini adalah piranti lunak sistem akuntansi UMKM produk makanan kesehatan, herbal dan obat tradisional DM. Dari segi pembelajaran, hasil penelitian ini akan menghasilkan buku ajar terkait dengan pengembangan, peningkatan daya saing dan kewirausahaan dari UMKM.
Formulasi strategi pengembangan
Output media pembelajaran dalam bentuk film dapat dikembangkan penyebarluasannya kepada masyarakat melalui kerja sama dengan institusi-institusi yang telah menjalin kerja sama dengan UKWMS, yaitu MHTV, dan Metro TV.
Model pengembangan dan peningkatan daya saing UMKM produk makanan, herbal dan obat tradisional DM akan diseminasikan dalam seminar, dan pelatihan UMKM agar dapat disosialisasikan bagi pengembangan UMKM sektor industri yang sejenis.
Piranti lunak akan diberikan kepada UMKM dan dilakukan pendampingan dalam aplikasinya. Hasil penelitian akan dipublikasikan dalam beberapa jurnal yang bersifat lokal, nasional, dan internasional agar dapat menjadi acuan dan sumber pustaka bagi peneliti maupun pelaku UMKM.
Bahasan per topik
Kemampuan Usaha Kecil Menengah perlu diberdayakan dan dikembangkan secara terus menerus dengan berusaha mereduksi kendala yang dialami UMKM, sehingga mampu memberikan kontribusi lebih maksimal terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan membantu menanggulangi penyakit DM. UMKM memiliki daya tahan yang cukup baik terhadap berbagai gejolak ekonomi. Namun hal ini tidak dapat dianggap bahwa UMKM tidak memiliki permasalahan. Berbagai permasalahan mikro yang terdapat pada Usaha Kecil Menengah yang meliputi kecilnya modal, sempitnya pangsa pasar dan kurangnya penguasaan teknologi, dapat menghambat perkembangan UMKM dengan baik terutama dalam mengoptimalkan peluang yang ada. Kondisi tersebut memberikan isyarat bahwa UMKM sepatutnya diberikan bantuan sesuai dengan kebutuhannya.
Kegiatan penelitian ini menitikberatkan pengembangan dan peningkatan daya saing UMKM produk makanan kesehatan, herbal, dan obat tradisional DM di sekitar wilayah Surabaya yang dipilih karena tiga faktor berikut. Pertama, jenis UMKM tersebut selain diharapkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dari segi perekonomian, juga memberikan peningkatan dari segi kesehatan. Dari segi ekonomi, UMKM tersebut diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan penyerapan tenaga kerja. Dari segi kesehatan, UMKM tersebut diharapkan mampu mengubah gaya hidup masyarakat dengan konsumsi makanan kesehatan, herbal dan obat tradisional yang terkait dengan DM. Hal ini dilandasi bahawa penyakit DM secara statistik dikatakan sebagai penyakit ketiga yang mematikan di daerah kota besar seperti Surabaya. Kedua, kontribusi UMKM yang cukup besar baik dari segi finansial, unit usaha, dan penyerapan tenaga kerja terhadap wilayah Surabaya dan sekitarnya. Ketiga, potensi tumbuh kembang UMKM Jatim masih cukup besar, mengingat 50 persen produk domestik regional bruto (PDRB) 2008 disumbang sektor ini. Alasan ini mendorong Pemprov Jatim fokus pada pengembangan UKM dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2010.
UMKM menempati posisi strategis untuk mempercepat perubahan struktural dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara makro dan kesejahteraan keluarga secara mikro melalui perannya dengan memperluas penyediaan lapangan kerja, menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, memeratakan peningkatan pendapatan, dan membantu peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Bersamaan dengan itu adalah meningkatnya daya saing dan daya tahan ekonomi nasional. Dengan perspektif peran seperti itu, sasaran rumpun penelitian ekonomi untuk pemberdayaan dan peningkatan daya saing UMKM dalam periode tahun lima tahun adalah
1. Pengembangan pengelolaan UMKM melalui pelatihan dengan pendekatan yang berbasis teknologi informasi;
Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang rendah baik dilihat dari tingkat pendidikan formal maupun ditinjau dari kemampuan untuk melihat peluang bisnis, tingkat produktivitas SDM yang rendah, etos kerja dan disiplin rendah, juga penggunaan tenaga kerja cenderung eksploitatif dengan tujuan untuk mengejar target, serta sering mengandalkan anggota keluarga sebagai pekerja tidak dibayar.
2. Pembenahan pengelolaan usaha UMKM produk makanan kesehatan, herbal dan obat tradisional DM;
Manajemen UMKM yang buruk adalah penyebab terbesar kegagalan usaha kecil tersebut. Oleh karena itu, diperlukan pembenahan pengelolaan UMKM agar dapat
berkembang dan berdaya saing melalui pengembangan pemasaran yang efektif bagi UMKM produk makanan kesehatan, herbal dan obat tradisional DM. Dengan pengembangan pengelolaan SDM, kualitas pelayanan konsumen, efisiensi produksi dalam menghitung harga pokok produksi sehingga menghasilkan harga jual yang bersaing di pasaran. Pembenahan lainnya adalah menyangkut pengelolaan keuangan dan manajemen risiko serta penerapan sistem akuntansi bagi UMKM produk makanan kesehatan, herbal dan obat tradisional DM.
3. Perkuatan organisasi, strategi pengembangan operasi, dan modernisasi manajemen;
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menghasilkan penelitian terkait aspek perilaku dalam pengembangan strategi pemasaran, SDM, akuntansi dan pengelolaan keuangan. Di samping itu, kegiatan ini diarahkan untuk menghasilkan formulasi pengembangan strategi pemasaran yang efektif dan pengelolaan SDM, sumber pendanaan melalui lembaga keuangan mikro bagi UMKM produk makanan kesehatan, herbal dan obat tradisional DM
4. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pengembangan dan peningkatan daya saing UMKM produk makanan kesehatan, herbal dan obat tradisional DM;
Karakteristik UKM/UMKM yang sebagian merupakan unit usaha dengan sistem tradisional belum menerapkan sistem informasi yang efektif dan efisien. Kondisi ini mengakibatkan rendahnya kemampuan UKM dalam mengelola bisnis dan rendahnya penyerapan terhadap peluang usaha. Beberapa contoh yang dapat dikemukakan adalah kesinambungan produksi dan kualitasnya, pengendalian aktiva dalam mendukung operasional perusahaan dan memenuhi kewajiban serta proyeksi anggaran. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi bagi pemberdayaan dan peningkatan daya saing UMKM diupayakan melalui pegelolaan administrasi, desain produk dan pemasaran serta proses produksi.
5. Pengembangan jiwa dan semangat kewirausahaan dan meningkatkan daya saing UMKM produk makanan kesehatan, herbal, dan obat tradisional DM.
Pengembangan dan peningkatan daya saing UMKM ditujukan agar UMKM mempunyai kemampuan menjalankan operasi usahanya secara berkesinambungan. Oleh karena itu diperlukan jiwa kewirausahaan dari SDM UMKM. Jiwa kewirausahaan pertama adalah memiliki daya pikir kreatif, yang meliputi (a) selalu berpikir secara visionaris (melihat jauh ke depan), sehingga memiliki perencanaan tidak saja jangka pendek, namun bersifat jangka panjang (stratejik)’ dan (b) Belajar dari pengalaman orang lain, kegagalan, dan dapat terbuka menerima kritik dan saran untuk masukan pengembangan UKM. Kedua, bertindak inovatif, yaitu (a) selalu berusaha meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan produktivitas dalam setiap aspek kegiatan UKM, dan (b) meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi persaingan bisnis. Ketiga, berani mengambil resiko, dan menyesuaikan profil resiko serta mengetahui resiko dan manfaat dari suatu bisnis. UKM harus memiliki manajemen resiko dalam segala aktivitas usahanya.
Rumpun Pendidikan Tujuan dan Sasaran:
Tujuan dari penellitian ini adalah mengetahui apakah film merupakan media yang tepat untuk meningkatkan pemahaman keluarga mengenai penyakit DM.
Dipilihnya media film karena film dianggap lebih dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat dan lebih mudah disebarluaskan kepada masyarakat. Setelah pemahaman tentang DM meningkat, akan dilihat apakah terjadi perubahan perilaku terkait dengan pola hidup sehat pada mereka yang terlibat dalam penelitian ini. Dengan adanya perubahan perilaku pola hidup sehat, diharapkan kesejahteraan keluarga juga menjadi lebih bak.
Strategi dan Kebijakan Unit Kerja
Kesejahteraan keluarga tidak hanya diukur dari hal-hal yang bersifat materi, namun juga terkait dengan faktor kesehatan dan psikologis individu yang berada dalam keluarga tersebut. Apabila kesehatan keluarga terjaga dengan baik, maka keluarga secara psikologis akan merasa nyaman, bahagia dan dapat beraktifitas dengan baik. Demikian pula, bila salah satu anggota keluarga terserang penyakit, misalnya DM maka dukungan dari anggota keluarga yang lain amat diperlukan.
Dengan demikian, individu yang sakit semakin termotivasi untuk sembuh. Pengertian yang baik dari anggota keluarga, dengan sendirinya diharapkan dapat membawa suasana yang baik bagi seuruh anggota keluarga. Tentu saja dukungan dan pengertian dari keluaga akan kondisi penderita DM dimulai dari pemahaman mereka mengenai penyakit DM itu sendiri dan bagaimana mengatasinya.
Subyek dari penelitian ini adalah para penderita DM dan keluarganya di wilayah kotamadya Surabaya. Dipilihnya kota Surabaya karena kota ini merupakan kota terbesar kedua di Indonesia dan kota urban. Banyak pendatang cenderung memiliki pola hidup yang tidak sehat. Akibatnya, tidak sedikit warga kota yang menderita DM. Menurut salah seorang dokter di RS di Surabaya, sekitar 5% dari total penduduk Surabata menderita DM. Angka ini diprediksikan akan terus bertambah.
Wilayah Surabaya, dibagi menjadi 31 kecamatan. Oleh karenanya penelitian ini akan mencakup semua wilayah kecamatn yang ada di Surabaya. Setiap kecamatan, akan diambil sampel secara incidental 20 orang penderita DM. Dengan demikian jumlah keseluruhan sampel sebanyak 620 orang.
Mengingat pentingnya faktor kesehatan dan psikologis dalam hal mewujudkan kesejahteraan keluarga dan semakin meningkatnya jumlah penderita DM, maka rumpun pendidikan berencana membuat penelitian mengenai efektivitas media film dalam meningkatkan pemahaman tentang DM. Pemahaman tersebut meliputi pengetahuan tentang penyakit DM itu sendiri, pola konsumsi sehat sebagai upaya pencegahan penyakit DM, pentingnya olah fisik dan jiwa agar terhindar dari penyakit DM, pentingnya pemberian ASI sebagai salah satu cara pencegahan penyakit degeneratif termasuk penyakit DM, manajemen stres bagi pasien DM dan keluarga, dan promosi pengobatan herbal sebagai alternatif pengobatan yang relatif aman bagi penyakit DM.
Oleh karena untuk peningkatan pemahaman masyarakat mengenai penyakit DM memerlukan keterlibatan dari berbagai bidang ilmu, maka Penelitian di rumpun pendidikan merupakan penelitian multidisipliner dengan melibatkan para peneliti dari Fakultas Psikologi, Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Keperawatan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta Fakultas Bisnis. Mengingat kesamaan bidang
ilmu di rumpun sosial, kemungkinan untuk melakukan penelitian ini sangatlah potensial, karena masing-masing bidang ilmu memiliki peran sesuai dengan bidangnya masing-masing.
Rancangan besar penelitian rumpun pendidikan ini, sudah sesuai dengan strategi dan kebijakan masing-masing program studi yang terlibat. Secara umum, terdapat kesamaan visi diantara Fakultas Psikologi, Program Studi Ilmu Komunikasi, dan Fakultas Keperawatan terkait dengan fokus penelitian dalam usaha peningkatan kesejahteraan keluarga. Pembuatan rancangan induk penelitian fakultas sejalan dengan Kebijakan LPPM dalam menentukan Rencana Induk Penelitian Universitas di bidang kesejahteraan keluarga yaitu prevensi, pengobatan, dan perawatan penyakit Diabetes Melitus sebagai upaya peningkatan kesejahteraan keluarga.
Fakultas Psikologi mempunyai visi untuk mengembangkan penelitian di bidang sosio-klinis untuk melakukan promosi kesehatan mental berbasis komunitas, dan bidang sosio-industri untuk mengembangkan sumber daya manusia dan kesejahteraan berkelanjutan. Fakultas Ilmu Komunikasi mempunyai visi untuk mengembangkan riset di bidang komunikasi antar personal dan komunikasi melalui media massa sebagai sarana penyampaian berbagai pesan terkait isu-isu yang penting untuk kesejahteraan masyarakat. Sedangkan Fakultas Keperawatan mempunyai visi untuk melakukan penelitian yang berkesinambungan dalam membentuk keluarga sejahtera dalam keperawatan para anggota keluarganya yang menderita DM. Selain itu, terkait dengan isi pesan yang banyak membahas penyakit DM, kerja sama juga dijalin dengan fakultas lain yang banyak meneliti dari segi medis (Fakultas Kedokteran), nutrisi (Fakultas Teknologi Pangan) dan promosi obat herbal (Fakultas Bisnis).
Kerjasama antar fakultas dalam hal penelitian merupakan sesuatu yang telah sering dilakukan di lingkungan UKWMS. Setiap tahun LPPM mengadakan interdisipliner research grant, yaitu kompetisi penelitian yang melibatkan beberapa program studi dalam satu tim peneliti. Dengan demikian, tidaklah sulit untuk melaksanakan rencana penelitian di rumpun pendidikan.
Peta strategi pengembangan Input
Sarana prasarana: Laboratorium televisi dan komputer editing yang dimiliki Program Studi Ilmu Komunikasi berperan dalam proses produksi media pembelajaran dalam bentuk film yang merupakan objek penelitian pada tahun kedua, ketiga, dan keempat. Fakultas Keperawatan juga memiliki skill lab yang dapat dimanfaatkan dalam pembuatan film mengenai pentingnya pemberian ASI. Sedangkan fakultas Psikologi memiliki Pusat Layanan Psikologi yang salah satu programnya adalah manajemen stres bagi yang membutuhkan.
SDM : Masing-masing fakultas yang ada di rumpun pendidikan memiliki jumlah dosen yang memadai untuk melakukan penelitian yang telah direncanakan.
FKIP memiliki 31 dosen, 5 diantaranya telah bergelar guru besar, 9 orang sudah S3, dan sisanya berpendidikan S2. Sejumlah dosen FKIP telah memenangkan Grant Penelitian Hibah Bersaing tentang efektivitas media film/berbasis komputer dalam pembelajaran bahasa untuk anak usia sekolah. Selain itu, juga meneliti metode pembelajaran yang meningkatkan kemampuan kognitif.
Fakultas Psikologi memiliki 24 orang dosen yang minimal pendidikannya S2.
Beberapa orang dosen Psikologi telah melakukan penelitian dan pengabdian
masyarakat tentang manajemen stres, misal manajemen stres untuk karyawan (2011) dan penelitian pengaruh senam otak pada lansia (2010).. Terkait dengan kesejahteraan keluarga, Fakultas Psikologi memiliki penelitian kesejahteraan para nelayan di Kecamatan Sukolilo Surabaya (2010). Pada tahun 2011, bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia, Fakultas Psikologi meneliti tentang kesejahteraan anak dan remaja di Kampung Pegirikan, Surabaya. Beberapa dosen Fak. Psikologi juga telah mendapatkan hibah dosen muda dan hibah bersaing.
Jumlah dosen Fakultas Keperawatan berjumlah 10 orang, yang terdiri dari 1 orang guru besar, 1 orang S3, 2 orang S2 dan 6 orang S1. Namun demikian, dosen- dosen Fakultas Keperawatan telah melakukan penelitian awal terkait fungsi ASI.
Penelitian pertama adalah tentang kekuatan dan kelemahan ibu menyusui. Penelitian kedua yang bertema lahirnya nilai-nilai, ketrampilan hidup, karakter anak melalui proses menyusui telah memenangkan Interdispliner Research Grant tingkat Universitas tahun 2011. Penelitian tersebut merupakan kolaborasi dengan Fakultas Psikologi. Selain itu dilakukan promosi kesehatan melalui suatu booklet dengan judul
“ASI sebagai sumber kehidupan keluarga.” Kampanye dengan tema “Ibu Menyusui”
memberi sumbangan terkait pesan yang ingin disampaikan melalui media film pada tahun ketiga.
Jumlah dosen FTP sebanyak 19 orang, terdiri dari 2 orang guru besar, 2 orang S3, dan 14 orang S2. Fakultas Teknologi Pertanian memberikan masukan materi pengetahuan tentang pola konsumsi dan kandungan nutrisi. Pada tahun 2011, Fakultas Teknologi Pangan dan Fakultas Psikologi dengan menggunakan dana Interdispliner Reasrch Grant tingkat Universitas, melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat mengenai peningkatan pemahaman pola konsumsi sehat berbasis kebijakan lokal di Sukolilo, Surabaya. Pengetahuan ini membantu masyarakat untuk memiliki pola konsumsi sehat agar terbebas dari potensi DM
Jumlah dosen Fakultas Bisnis, sebanyak 38 orang, terdiri dari 1 orang guru besar, 5 orang S3, dan 30 orang S2. Dosen Fakultas Bisnis telah melakukan beberapa penelitian terkait dengan motivasi dan preferensi konsumen terhadap produk makanan kesehatan organik. Di samping itu, Fakultas Bisnis juga telah beberapa kali melakukan pengabdian masyarakat terhadap UMKM produsen obat herbal terkait pelatihan manajemen dalam rangka peningkatan daya saing UMKM tersebut.
Aktivitas penelitian dan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk membantu menanamkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dalam rangka preventif dan kuratif terhadap berbagai macam penyakit.
Dana : UKWMS berupaya untuk melaksanakan dharma kedua Perguruan Tinggi yaitu di bidang Pendidikan. Oleh karenanya dana internal untuk penelitian dari tahun ke tahun terus ditingkatkan. Hal ini terlihat jumlah dana yang dikeluarkan universitas selama 3 tahun terakhir. Pada tahun 2008, Universitas telah mengeluarkan dana penelitian sebesar Rp. 205.101.200 guna membiayai 30 penelitian. Pada tahun 2009, total dana yang dikeluarkan universitas untuk membiayai 62 penelitian sebesar Rp. 520.834.000. Sedangkan pada tahun 2010, terjadi peningkatan, universitas mengeluarkan dana penelitian sebesar Rp. 572.104.750. Dana penelitian di masing- masing fakultas juga mengalami peningkatan dari tahun-ke tahun. Fakultas Psikologi, misalnya pada tahun 2009 menyediakan dana 3 juta untuk setiap penelitian bagi 7 orang dosen. Sedangkan tahun 2010 menyediakan dana 7 juta untuk setiap penelitian bagi 7 orang dosen. Selain sumber internal, pendanaan penelitian juga didapat dari berbagai hibah yang dilaksanakan oleh DIKTI, misalnya hibah bersaing, hibah kompetensi berbasis institusi, RISTEK, fundamental, PHK A-2, dan IM-HERE.
Proses
Kegiatan penelitian yang dilaksanakan di UKWMS berjalan dengan cukup baik. Hal ini terlihat dari ketersediaan dana penelitian baik yang dikelola masing- masing fakultas, LPPM, PPPG dan PPOT. Setiap tahun, LPPM dan PPOT menyelenggarakan research grant bagi para dosen. Reserach grant ini merupakan kompetisi dengan rasio 3:1. Hal ini dilakukan agar mutu setiap penelitian semakin meningkat.. Dalam pelaksanaan Research Grant, dihadirkan reviewer yang akan menilai setiap proposal yang masuk. Reviewer tersebut biasanya adalah dosen yang telah memiliki track record penelitian yang baik, pernah memenangkan hibah, dan sesuai dengan bidang ilmunya. Sebagian besar fakultas, juga telah mengadopsi sistem kompetisi research grant tersebut.
Sedangkan untuk penelitian rumpun pendidikan sendiri, prosesnya adalah sebagai berikut: Pelaksanaan penelitian yang diajukan selama lima tahun berfokus pada usaha untuk meningkatkan pemahaman masyarakat di 31 kecamatan di Kota Surabaya tentang DM melalui media film. Penelitian dimulai dengan pengumpulan data di masyarakat terkait tingkat pemahaman, dampak yang dialami penderita DM dan keluarganya, dan merangkum kebutuhan informasi apa saja yang diperlukan oleh masyarakat. Dari penelitian ini, akan dihasilkan potret kesejahteraan keluarga penderita DM. Hasil dari pengumpulan data ini selain akan dipublikasikan dalam bentuk buku, juga akan menjadi bahan untuk pembuatan film. Sebagai media untuk meningkatkan pemahaman mengenai DM, seharusnya isi dari film berbasis pada budaya dan kebiasaan masyarakat setempat. Dengan demikian, diharapkan film tersebut akan lebih mudah diterima dan dipahami oleh masyarakat. Selain itu, hasil tahun pertama adalah sebuah buku dan publikasi ilmiah.
Tahun kedua hingga keempat akan difokuskan pada penelitian untuk menguji efektivitas film yang diproduksi berdasarkan data temuan pada tahun pertama yang digunakan sebagai media pendidikan seputar masalah DM. Pada tahun kedua, penelitian difokuskan pada efektivitas film sebagai media meningkatkan pemahaman mengenai pola konsumsi dan Olah Jiwa Raga sebagai usaha pencegahan potensi DM.
Penelitian ini diawali dengan produksi film dengan topik ”Hidup Sehat Tanpa DM”.
Film diproduksi untuk populasi sasaran remaja dan dewasa. Selanjutnya, subjek penelitian akan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Masing-masing kelompok berjumlah 30 orang. Langkah selanjutnya semua subjek mengisi kuesioner tentang pola konsumsi dan olah jiwa raga. Setelah itu, subyek kelompok eksperimen dikenakan intervensi yaitu melihat film ”Hidup Sehat Tanpa DM”, sedangkan kelompok kontrol tidak dikenakan intervensi apapun.
Berikutnya semua subjek kembali diminta mengisi kuesionar yang sama. Hasil kuesioner sebelum dan setelah intervensi kemudian akan dibandingkan. Hasil perbandingan ini yang menunjukkan apakah media film merupakan sarana yang efektif untuk meningkatkan pemahaman mengenai pola konsumsi sehat dan olah jiwa raga. Hasil dari tahun kedua adalah film dan mengikuti seminar nasional.
Pada tahun ketiga, dan empat akan dilakukan penelitian dengan pola yang kurang lebih sama. Tema film pada tahun ketiga adalah ”pendidikan ibu menyusui”
dengan populasi sasaran para ibu , wanita dewasa dan remaja wanita. Topik ini dirasa penting mengingat ASI merupakan salah satu sarana mengurangi insiden terjadinya penyakit degeneratif (antara lain DM) di kemudian hari. Penelitian yang akan dilakukan adalah menguji efektivitas film sebagai media pendidikan ibu menyusui.
Hasil dari tahun ketiga adalah film dan mengikuti seminar nasional.