7 BAB II
TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI
2.1. Tinjauan Pustaka
Penggunaan Virtual Reality sudah digunakan untuk berbagai macam bidang implementasi. Berikut ini adalah produk aplikasi virtual reality yang diciptakan oleh salah satu mahasiswa D3 Teknik Informatika UNS bernama (Putra, 2017) yang membuat aplikasi 3D Virtual Reality Museum Sangiran Klaster Bukuran. Aplikasi ini tidak hanya menyajikan virtual Museum Sangiran Klaster Bukuran, tetapi juga terdapat vitual yang menggambarkan kehidupan di zaman Stegodon.
(Sang Gde Aditya Bhaskara, 2017) pernah melakukan penelitian mengenai aplikasi permainan edukasi dengan teknologi vitual reality. Aplikasi ini merupakan aplikasi permainan yang mensimulasikan lingkungan virtual labirin yang dapat mengasah otak dan menambah wawasan pengetahuan umum.
(Prayudha, 2017) melakukan penelitian tentang aplikasi pembelajaran dengan teknologi virtual reality. Aplikasi ini berisi tentang informasi- informasi mengenai tata surya, bukan hanya informasi umum tetapi juga informasi lapisan planet. Selain itu juga terdapat fitur quiz untuk menguji pemahaman pengguna.
Penelitian berjudul “Educational Effectiveness of Virtual Reality Games Promoting Metacogntion and Problem-Solving” yang ada pada (Education, 2012) mengenai proses pendidikan untuk mengintegrasikan metakognisi dan pemecahan masalah dalam lingkungan belajar yang menyenangkan dengan ditunjukkan melalui permainan sampel yaitu Mystery of Traffic Lights. Penilian tersebut mengkonfirmasikan utilitas dan kegunaan alat metakognitif dalam desain teknik.
Penelitian yang dilakukan penulis berjudul “ Pembuatan Game Virtual Reality Tebak Fosil Ruang Pamer 2 Museum Sangiran Berbasis Android”. Pada penelitian ini membahas tentang permainan virtual yang berisi objek berupa fosil yang berada di ruang pamer 2 yang ditampilkan secara interaktif, dan menampilkan lingkungan atau environment gurun pasir.
2.2.Landasan Teori
Landasan teori yang digunakan penulis pada penelitian ini adalah sebagai berikut :
2.2.1. Sangiran
Sangiran merupakan situs prasejarah yang berada di Kabupaten Sragen Jawa Tengah, terletak sekitar 15 km disebelah utara kota Solo. Sangiran sendiri memilki luas sekitar 56 km persegi dimana didalamnya banyak peninggalan masa lalu seperti sisa- sisa kehidupan manusia, hewan, dan juga tumbuhan. Fosil manusia purba, fosil fauna, fosil tumbuhan, artefak, dan data lapisan tanah yang terendapkan secara alamiah tidak kurang dari 2 juta tahun silam merupakan sumber ilmu pengetahuan untuk memahami kehidupan masa lalu. Karena diantara kelebihan itulah UNESCO menetapkan Sangiran sebagai Warisan Budaya Dunia no. C 593 tahun 1996 dengan nama The Sangiran Early Man Site (Sangiran, 2017).
2.2.2. Virtual Reality/ Realitas Maya
VR merupakan cara baru dalam komunikasi manusia dengan mesin dalam hal ini computer (human-computer interface technology). Unsur penting dalam VR adalah keterlibatan secara total segenap inderawi manusia dalam proses desain seperti melihat, merasakan, memegang dan mendengar. Semua itu disimulasikan dalam satu perangkat terintegerasi yang berjalan secara real time. (Yudhanto &
Purnomo, Panduan Mahir Pengantar Teknologi Informasi, 2017) .
2.2.3. Gyroscope
Gyroscope merupakan suatu alat elektronik yang digunakan untuk mengukur kecepatan sudut dengan satuan (o/s) yang dialami oleh suatu benda pada pitch, roll dan yaw. Sehingga dengan memanfaatkan data kecepatan sudut tersebut dapat diketahui sudut kemiringan suatu benda (Pramana, 2012).
2.2.4. VR BOX
Virtual Reality Box atau sering disebut VR BOX merupakan peralatan yang digunakan untuk meletakkan handphone agar pengguna dapat melihat aplikasi secara virtual dalam 360 derajat. VR BOX merupakan output paling populer dalam sistem VR, sedangkan jenis tampilan lain adalah sebagai pelengkap. Tampilan visual merupakan perangkat yang dikhususkan untuk mata pengguna yang disajikan dunia 3D (Bahar, 2014). Berikut merupakan VR BOX yang digunakan, ditunjukkan pada Gambar 2.1 :
Gambar 2. 1 Perangkat VR BOX yang digunakan 2.2.5. Joystick Bluetooth Controller
Joystick Bluetooth Controller adalah perangkat input dan sarana bagi pengguna berinteraksi dengan dunia maya. Perangkat ini mengirim sinyal ke sistem tentang tindakan pengguna, sehingga akan memberikan reaksi yang tepat kembali kepada pengguna melalui perangkat output secara real-time dimana Joystick Bluetooth Controller dihubungkan ke handphone melalui Bluetooth. (Bahar, 2014). Berikut merupakan Joystick Bluetooth Controller yang digunakan, ditunjukkan pada Gambar 2.2 :
Gambar 2. 2 Perangkat Joystick Bluetooth Controller yang digunakan
2.2.6. Animasi
Animasi bisa diartikan serangkaian gambar gerak cepat yang countinue atau terus-menerus yang memiliki hubungan satu dengan lainnya. Animasi yang awalnya hanya berupa rangkaian dari potongan-potongan gambar yang digerakkan sehingga terlihat hidup. Dalam makna lain, animasi dijelaskan sebagai seni dasar dalam mempelajari gerak suatu objek, gerakan merupakan pondasi utama agar suatu karakter terlihat nyata. Gerakan memiliki hubungan yang erat dalam pengaturan waktu dalam animasi (Yudhanto & Purnomo, 2017).
2.2.7. Audio
Penyajian audio merupakan cara lain untuk lebih memperjelas pengertian suatu informasi. Contohnya narasi, narasi merupakan kelengkapan dari penjelasan yang dilihat melalui video.Suara dapat lebih menjelaskan karakteristik suatu gambar, misalnya musik dan suara efek (sound effect).Authoring software yang digunakan harus mempunyai kemampuan untuk mengontrol recording dan playback. Beberapa authoring software dapat merekam suara dengan macam macam sampling size dan sampling rate. Bila narasi atau suara yang digunakan tidak memerlukan prioritas kualitas suara, maka tidak perlu khawatir akan kemampuan software dengan audio apapun yang digunakan.
MP3 merupakan format yang menarik karena bisa mempertahankan kualitas suara sementara memiliki ukuran yang tidak terlalu besar. Teknologi ini dikembangkan oleh seorang insinyur Institut Fraunhofer di Jerman, Karlheinz Brandenburg. MP3 terdiri dari banyak sekali frame ,dimana setiap frame mengandung sebagian detik dari data audio yang berguna,yang siap dikonstruksi ulang oleh decoder. Yang dimasukkan ke setiap bagian awal dari frame data adalah
“header frame”,yang mengandung 32 bit meta-data yang berhubungan dengan frame data yang masuk (Setiawan, 2009)
2.2.8. Android
Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat bergerak layar sentuh seperti telepon pintar dan komputer tablet.
Awalnya dikembangkan oleh Android, Inc dengan dukungan finasial dari Google, yang kemudian membelinya pada tahun 2005. Sistem operasi ini dirilis secara resmi pada tahun 2007 bersamaan dengan didirikannya Open Handser Alliance, konsorsium dari perusahaan-perusahaan perangkat keras, perangkat lunak dan telekomunikasi yang bertujuan untuk memajukan standar terbuka perangkat selular (Yudhanto & Wijayanto, 2017) .
2.2.9. Unity Game Engine
Unity Game Engine merupakan suatu perangkat pengembangan game yang memiliki kualitas render dan cara kerja yang cukup baik, menjadikannya sebagai perangkat intuitif dalam pembuatan game 2D maupun 3D. Unity juga memiliki kemampuan ketersediaan dalam berbagai platform serta Asset dan komunitas yang telah terkenal dipenjuru dunia (Technologies, 2017). Unity memilki penawaran untuk seorang pengembang indie yaitu berupa pemecahan terhadap masalah biaya dan waktu dalam pembuatan game yang menarik dan menciptakan sesuatu yang mereka sukai yang dapat dijalankan banyak platform. Unity membuat proses produksi game sederhana dengan langkah- langkah logis untuk membangun skenario game apapun. Unity menawarkan sebuah kanvas kosong dan konsisten produser untuk memberikan ruang dalam berimajinasi dan kreativitas tanpa batas.
Unity memiliki banyak asset yang dapat diunduh di https://www.assetstore.unity3d.com/en , asset yang ada dapat berupa cuaca atau suasana. Untuk membuat aplikasi Virtual Reality menggunakan unity memerlukan modul tambahan yaitu dive camera SDK sebagai pengganti objek manusia dalam virtual, sehingga pengguna dapat melihat suasana yang dalam bentuk 360 derajat.
Asset tersebut dapat di download di https://www.durovis.com/en/sdk.html.
2.2.10. Bahasa Pemrograman #C
C# merupakan bahasa pemrograman baru yang diciptakan Microsoft dan dikembangkan dibawah kepemimpinan Anders Hejlsberg yang telah menciptakan berbagai macam bahasa pemrograman termasuk Borland Turbo C++ dan orland
Delphi. Seperti bahasa pemgrograman yang lain, C# bisa digunakan untuk membangun berbagai macam jenis aplikai, contohnya aplikasi berbasis desktop, aplikasi web dan aplikasi berbasis web service. Tool yang digunakan dalam penulisan bahasa pemrograman tersebut adalah monodevelop (Norton, 2013).
2.2.11. Blender
Blender merupakan software open source yang digunakan untuk membuat konten multimedia khususunya 3 dimensi (Ardhianto, 2012). Beberapa kelebihan Blender dibandingkan software sejenisnya adalah sebagai berikut :
1. Open Source
Blender termasuk dalam salah satu software open source, yaitu dimana kita bebas memodifikasi source codenya untuk keperluan pribadi maupun komersial, asal tidak melanggar GNU ( General Public License) yang digunakan oleh Blender.
2. Update
Karena Blender termasuk dalam open source¸Blender bisa dikembangkan oleh siapapun. Sehingga update software ini lebih cepat dibandingkan dengan software sejenis yang lainnya.
3. Lengkap
Blender memiliki fitur yang lebih lengkap dibanding software 3D sejenisn lainnya, yaitu Video Editing, Game Engine, Node Compositing, Sculpting.
4. Ringan
Aplikasi blender relatif ringan jika dibandingkan software sejenis lainnya. Hal ini dibuktikan dengan sistem minimal untuk menjalankan aplikasi Blender.
2.2.12. Adobe Photoshop
Adobe Photopshop merupakan perangkat lunak editor citra buatan Adobe System yang dikhususkan untuk pengeditan foto atau gambar dan juga pembuatan efek. Adobe Photoshop banyak digunakan oleh fotografer digital dan juga
perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar untuk perangkat lunak pengolah gambar atau foto (Effendhy, 2011).
2.2.13. Corel Draw
Corel Draw merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk editing pada garis vector. Corel Draw menawarkan kemudahan dalam menuangkan kreasi desain kedalam media baik digital maupun media cetak. Corel Draw merupakan perangkat lunak grafis 2 dimensi yang sangat andal dalam mengolah objek- objek grafis yang berupa garis atau vector (Mulyanta, 2008).