• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROSES PRODUKSI MEDIA LUAR RUANG NEON BOX IKLAN ANEKA MASAKAN NUSANTARA BOLO DI PT. ARESTA LINTAS MEDIA YOGYAKARTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PROSES PRODUKSI MEDIA LUAR RUANG NEON BOX IKLAN ANEKA MASAKAN NUSANTARA BOLO DI PT. ARESTA LINTAS MEDIA YOGYAKARTA"

Copied!
90
0
0

Teks penuh

(1)

commit to user

PROSES PRODUKSI MEDIA LUAR RUANG NEON BOX

IKLAN ANEKA MASAKAN NUSANTARA BOLO DI

PT. ARESTA LINTAS MEDIA YOGYAKARTA

Oleh:

Nama : YUNIANINGRUM DIAH PURNAMASARI

NIM : D 1308079

TUGAS AKHIR

Diajukan untuk melengkapi tugas-tugas dan memenuhi syarat-syarat guna

Memperoleh sebutan Ahli Madya bidang Komunikasi Terapan

PROGRAM DIPLOMA III KOMUNIKASI TERAPAN

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

(2)

commit to user

ii

PERSETUJUAN

Tugas Akhir Berjudul:

Proses Produksi Media Luar Ruang Neon Box Iklan Aneka Masakan Nusantara BOLO Di PT. Aresta Lintas Media Yogyakarta

Karya:

Nama : YUNIANINGRUM DIAH PURNAMASARI NIM : D 1308079

Konsentrasi:

Periklanan

Disetujui untuk dipertahankan di hadapan Panitia Penguji Tugas Akhir Program

DIII Komunikasi Terapan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Universitas Sebelas Maret

Surakarta

Surakarta, 9 Mei 2011

Menyetujui Dosen Pembimbing

Sri Herwindya Baskara Wijaya, S. Sos, M. Si

(3)

commit to user

iii

PENGESAHAN

Tugas Akhir ini telah diujikan dan disahkan oleh Panitia Ujian Tugas Akhir

Program DIII Komunikasi Terapan

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Universitas Sebelas Maret

Surakarta

Hari : Kamis

Tanggal : 09 Juni 2011

Panitia Ujian Tugas Akhir:

1. Drs. Kandyawan (...)

NIP. 196104131990031002

2. Sri Herwindya Baskara Wijaya, S. Sos, M. Si (...)

NIP. 198203022009121005

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Universitas Sebelas Maret

Surakarta

Dekan

Prof. Drs. H. Pawito, Ph. D.

(4)

commit to user

iv

MOTTO

Seseorang yang optimis akan melihat adanya kesempatan dalam setiap

malapetaka, sedangkan orang pesimis melihat malapetaka dalam setiap

kesempatan.

Melihatkan ke atas untuk urusan akhiratmu dan melihatlan ke bawah untuk urusan

duniamu maka hidup akan tenteram.

Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu

(Benjamin Franklin).

Orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan yang ia

lakukan, dan akan mencoba kembali untuk melakukan dalam suatu cara yang

berbeda-beda (Dale Carnegie).

Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita

(5)

commit to user

v

HALAMAN PERSEMBAHAN

Karya ini penulis persembahkan teruntuk:

Tuhan Yesus Kristus,

Ayahanda dan Ibunda tercinta,

yang selalu memberikan nasehat untuk keberhasilan Ananda, serta

(6)

commit to user

vi

KATA PENGANTAR

Segala puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristrus, yang

telah melimpahkan kasihNya kepada penulis sehingga penulis dapat

menyelesaikan tugas akhir ini dengan baik. Tanpa pertolongan dan campur

tanganNya tugas akhir ini tidak akan selesai dengan baik.

Penulisan Tugas Akhir ini guna menyelesaikan pendidikan di Program

Diploma III Komunikasi Terapan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Universitas Sebelas Maret Surakarta dan membantu penulis untuk memperoleh

tambahan pengetahuan tentang periklanan serta menerapkan atau mengaplikasikan

ilmu pengetahuan yang telah di dapat di bangku kuliah untuk diterapkan di dunia

pekerjaan.

Dalam penyusunan tugas akhir ini, penulis mendapat dukungan dan

bimbingan dari berbagai pihak, sehingga tidak lupa penulis untuk

mempersembahkan ucapan terima kasih yang kepada:

1. Prof. Drs. H. Pawito, Ph. D. selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu

Politik Universitas Sebelas Maret (FISIP UNS) Surakarta.

2. Sri Herwindya Baskara Wijaya, S. Sos, M. Si selaku dosen pembimbing

Tugas Akhir. Terima kasih atas segala bimbingan, maupun kritik dan

sarannya.

3. Drs. Kanyawan selaku dosen penguji. Terima kasih atas segala masukan,

kritik, dan saran guna perbaikan dan kesempurnaan Tugas Akhir ini.

4. Yeni Aristina selaku Direktur PT. Aresta Lintas Media. Terimakasih atas

(7)

commit to user

vii

5. Bapak, Ibu, Mbak Indah, Mas Aris, Mas Kris, Oh David, Cik Davina, dan

Dek Daniel yang selalu mendoakan, memberikan dukungan, serta

memberikan arahan kepada penulis supaya sukses dan bahagian kelak di

kemudian hari.

6. Sutriyanto selaku Job Trainning serta Aini, Heni, Yuli, Hendi, serta semua

bagian produksi terimakasih yang telah bersedia menerima kehadiran penulis,

berbagi pengalaman, ilmunya serta bimbingannya selama penulis Magang.

7. Seseorang Ardhi yang menemani saat pembuatan Tugas Akhir ini dan

memotivasi untuk lekas diselesaikannya. Terimakasih atas doa dan

dukungannya.

8. Teman-teman tercinta Kosan Perwita: Riris, Selvi, Kaka, Lia, dan Tia. Jangan

lupakan perjuangan kita teman.

9. Sahabat-sahabat yang selalu ada dalam suka maupun duka: Ita, Kiki, April,

Vero. Terima kasih atas semangat, persahabatan, serta doa kalian.

10. Dan, terakhir untuk berbagai pihak yang tak dapat disebutkan namanya satu

per satu, penulis ucapkan terima kasih atas segenap bantuan dan dukungan

baik secara langsung maupun tidak langsung sehingga karya ini dapat selesai.

Akhirnya, semoga tugas akhir yang sederhana ini dapat bermanfaat, baik

bagi penulis sendiri maupun pembaca pada umumnya.

Surakarta, 09 Juni 2011

(8)
(9)

commit to user

ix

c. Teori-Teori Media yang Digunakan Dalam Beriklan ... 15

d. Efektivitas Penempatan Media Luar Ruang ... 18

e. Kelebihan dan Kekurangan Media Luar Ruang ... 20

BAB III. DESKRIPSI LEMBAGA/INSTANSI ... 22

(10)

commit to user

x

b. Produksi ... 55

c. Pasca Produksi ... 62

F. Kendala Pelaksanaan Kuliah Kerja Media ... 67

G. Upaya Penyelesaian Kendala ... 69

H. Kemajuan yang Diperoleh ... ... 70

BAB V. PENUTUP ... 72

A. Kesimpulan ... 72

B. Saran-Saran ... 75

DAFTAR PUSTAKA ... xiv

(11)

commit to user

xi

DAFTAR GAMBAR

Gb.1. Logo PT. Aresta Lintas Media yang Digunakan Pada Lembar Kerja. 20

Gb.2. Logo PT. Aresta Lintas Media Pada Kops-Kops Surat Penawaran.... 21

Gb.3. Hasil Desain ... 48

Gb.4. Hasil Desain yang Disetujui ... 49

Gb.5. Proses Pengelasan Neon Box ... 50

Gb.6. Pemasangan Lampu Pada Neon Box ... 51

Gb.7. Mendesain Ulang Dari CorelDraw ke Lembar Kerja ... 52

Gb 8. Pemasangan Cover Pada Kerangka Neon Box ... 53

Gb.9. Penempelan Stiker Oracal Pada Cover ... 54

Gb.10. Rangka Penyangga Neon Box Aneka Masakan Nusantara Bolo.... 56

Gb .11. Pemasangan Neon Box Aneka Masakan Nusantara Bolo ... 57

Gb.12. Menyiapkan Alat dan Bahan Untuk Pemasangan ... 58

Gb.13. Penggalian Tanah Sebagai Pondasi Neon Box ... 58

Gb.14. Penggabungan Penyangga Neon Box ... 59

Gb.15. Mendirikan Neon Box ... ... 60

(12)

commit to user

xii

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Perbedaan Above The Line dan Below The Line ... 10

Tabel 2. Bentuk Iklan Outdoor PT. Aresta Lintas Media ... 23

(13)

commit to user

xiii

DAFTAR BAGAN

(14)

commit to user

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Dewasa ini periklanan telah mengalami pertumbuhan yang semakin

meningkat setiap tahunnya. Ini terbukti dengan semakin berkembangnya

iklan-iklan yang dihasilkan dan digunakan oleh beberapa masyarakat

sebagai alat promosinya untuk mempromosikan barang atau jasanya.

Dimana yang dahulu hanya dengan menggunakan media dari mulut ke

mulut untuk menyampaikan pesannya kini telah berkembang dengan

beberapa media yang canggih.

Berkembangnya periklanan juga dipengaruhi oleh zaman yang

semakin modern. Dengan berkembangnya zaman mempengaruhi alat

atau media yang digunakan untuk beriklan tidak lupa dengan

memperhatikan kreativitas yang digunakan dalam desain. Karena dengan

kreativitas itulah yang nantinya membuat desain iklan pada media yang

digunakan semakin menarik.

Dimana kreativitas ini juga harus memperhatikan isi daripada pesan

yang ingin disampaikan oleh pengiklan kepada khalayak masyarakat

luas. Supaya nantinya dalam menyalurkan kreativitas dalam desain tidak

melenceng dari maksud pesan yang akan disampaikan. Namun desain

juga tidak perlu terlalu rumit supaya yang menjadi fokusnya dapat lebih

(15)

commit to user

2

Telah banyak kita temui hampir di sepanjang jalan papan-papan

iklan yang terpasang dengan ukuran, desain, serta bentuk yang

bermacam-macam. Sehingga dapat disimpulkan kalau periklanan di

Indonesia saling bersaing untuk memberikan yang terbaik di industri

periklanan Indonesia ini.

Periklanan secara sederhana dapat diartikan sebagai pesan yang

disampaikan oleh komunikator kepada komunikan. Pesan yang

disampaikan merupakan suatu informasi yang ditujukan kepada

masyarakat dengan menggunakan media iklan. Informasi ini biasanya

bersifat persuasif guna membujuk masyarakat untuk membeli atau

beralih kepada produk atau jasa yang telah ditawarkan oleh suatu

perusahaan.

Iklan mampu membangun citra yang baik di benak masyarakat

terhadap produk atau jasa yang telah ditawarkan oleh suatu perusahaan.

Sehingga untuk mempengaruhi perilaku masyarakat iklan dinilai sangat

efektif. Keefektifannya dalam mempengaruhi perilaku konsumen ini

disebabkan karena iklan dinilai mempunyai kemampuan dalam

membujuk masyarakat untuk membeli, beralih, ataupun sebagai

pengingat kepada produk atau jasa yang telah ditawarkan suatu

(16)

commit to user

3

Periklanan secara umum dapat berfungsi sebagai kegiatan

pemasaran serta dapat juga sebagai kegiatan komunikasi. Sebuah iklan

itu harus bisa mengkomunikasikan tentang produk atau jasa yang sedang

ditawarkan kepada khalayak masyarakat ramai. Maka dari itu, untuk

dapat mengkomunikasikan kepada masyarakat secara efektif, pengiklan

terlebih dahulu harus mengenal akan siapa khalayak sasarannya, isi

materi yang akan digunakan untuk beriklan, serta media apa saja yang

dapat secara tepat digunakan untuk produk atau jasa yang akan

ditawarkan suatu perusahaan tersebut.

Menentukan siapa target sasaran tersebut penting untuk dilakukan

supaya dalam mempromosikan produk atau jasa serta dalam

penyampaian pesan yang dimaksud perusahaan kepada masyarakat tidak

terjadi kesalahan dalam menentukan media maupun isi dari materi yang

akan disampaikan. Maka bila perusahaan sudah tahu akan siapa target

sasarannya serta telah memiliki gambaran akan isi dari materi yang akan

digunakan, maka perusahaan mampu untuk memilih media mana yang

dirasa tepat untuk digunakan dalam mempromosikan barang atau jasanya

sehingga dapat lebih efektif dan efisien.

Salah satu contoh iklan luar ruang adalah neon box. Saat ini neon

box telah banyak digunakan oleh perusahaan untuk mengiklankan produk

atau jasa yang akan ditawarkannya. Neon box dinilai lebih menarik dalam

penyampaian iklannya. Kelebihan dari neon box selain dapat menyala di

(17)

commit to user

4

bermacam-macam, desainnya yang dapat disesuaikan dengan keinginan

perusahaan untuk menarik perhatian masyarakat, dipasang

ditempat-tempat yang mudah dibaca oleh khalayak masyarakat ramai, serta

ukurannya yang tidak terlalu kecil sehingga masih dapat dibaca oleh

masyarakat meskipun sedang mengendarai kendaraan. Sehingga

diperlukan seseorang yang pandai akan strategi pemasaran untuk

menawarkan kepada masyarakat mengenai media iklan luar ruang neon

box untuk memasang iklan produk atau jasa yang akan dipasang melalui

biro iklan.

Selain strategi pemasaran juga dibutuhkan seorang yang pandai

desain grafis. Seorang desain grafis ini dibutuhkan karena dapat

menvisualisasikan ide-ide yang diinginkan klien, serta mampu membuat

kata-kata yang singkat namun menarik yang biasanya diserta gambar

sebagai penunjang dalam desain keseluruhan yang nantinya mampu

mengajak, mendorong, mempengaruhi, serta menarik perhatian

masyarakat untuk mengenal, mencoba, menggunakan ataupun beralih

menggunakan barang atau jasa yang sedang diiklankan sehingga target

dari iklan tersebut telah dapat tercapai.

PT. Aresta Lintas Media adalah salah satu perusahaan biro iklan di

Yogyakarta yang bergerak dibidang advertising service outdoor, indoor

serta desain grafis. Dalam bidang periklanan, PT. Aresta Lintas Media

memiliki spesialisasi yaitu spesialis untuk media outdoor/media luar

(18)

commit to user

5

dibuatnya meliputi neon sign, neon box, letter timbul, billboard,

spanduk, papan toko, branding mobil, namun tidak menutup

kemungkinan bila PT. Aresta Lintas Media juga menerima pesanan di

bidang media indoor/media dalam ruang yang meliputi cetak sparasi,

pin, marchandise, stiker, banner, serta juga dalam pembuatan iklan cetak

dengan media cetak surat kabar.

Perusahaan yang sejak dahulu telah memiliki spesialisasi untuk

bergerak dibidang media outdoor/media luar ruang ini menjadikan

perusahaan ini lebih banyak mendapatkan pesanan dari klien untuk

pembuatan media luar ruang meskipun beberapa meminta untuk

pembuatan media indoor/media dalam ruang namun jumlahnya sangat

sedikit. Media outdoor/media luar ruang yang banyak dipesan klien

adalah neon box. Namun beberapa juga memesan spanduk, letter timbul,

neon sign, umbul-umbul, serta billboard.

Kuliah Kerja Media (KKM) merupakan salah satu syarat guna

memenuhi syarat-syarat untuk memperoleh gelar Ahli Madya (A.Md.)

dalam bidang komunikasi dengan spesialisasi periklanan serta

memperoleh tambahan pengetahuan, menerapkan ilmu yang telah

diberikan ketika duduk di bangku kuliah ke bentuk asli dalam dunia

(19)

commit to user

6

Dalam hal ini penulis mendapat kesempatan untuk melaksanakan

kuliah kerja media di PT. Aresta Lintas Media, penulis berharap

memperoleh pengetahuan mengenai media outdoor dimana spesialis dari

perusahaan ini adalah media outdoor. Sebagai perusahaan periklanan

dengan spesialis media outdoor, PT. Aresta Lintas Media sangat tahu

betul bagaimana baiknya sebuah iklan dengan media luar ruang dibuat.

Maka dari itu, penulis mengambil judul “ Proses Pembuatan Media Luar

Ruang Neon Box Iklan Aneka Masakan Nusantara BOLO di PT. Aresta

Lintas Media Yogyakarta “.

B. Tujuan Kuliah Kerja Media

Tujuan penulis mengikuti Kuliah Kerja Media (KKM) di PT.

Aresta Lintas Media adalah sebagai berikut:

1. Mempraktekkan pengetahuan yang di dapat di bangku kuliah ke

dalam dunia kerja.

2. Menambah pengetahuan mengenai advertising khususnya dalam

media luar ruang/outdoor.

3. Mengetahui bagaimana sebuah perusahaan biro iklan yang

spesifikasinya bergerak di bidang media luar ruang bekerja dari

mencari klien sampai dengan pemasangan iklan itu sendiri.

4. Mengetahui proses pembuatan media luar ruang Neon Box Iklan

(20)

commit to user

dibayar oleh sponsor. Sponsor dalam hal ini merupakan perusahaan

tertentu yang nantinya menjadi klien penyedia jasa promosi. Iklan,

merupakan bentuk komunikasi satu arah melalui media yang memuat

“pesan” dari produk/jasa yang ditawarkan. Sebagai penyampai pesan,

iklan umumnya ditempatkan pada tempat-tempat dimana audience

(peminat) dapat dengan mudah atau sering mengaksesnya baik dalam

bentuk visual (gambar) atau audio (suara). Selain itu, terkadang dapat

kita temukan iklan pada kursi dudukan di troli-troli supermarket,

sepanjang dinding koridor di bandar udara, pada sisi-sisi bus (kendaraan

umum), nada tunggu telepon juga pada sistem informasi publik

(Supriyanto, 2008: 19-20).

Definisi iklan pada bidang ilmu komunikasi adalah : setiap pesan

yang dilancarkan oleh komunikator kepada komunikan ke arah pemikiran

yang diinginkan (Astrid, 1998: 64). Sedangkan iklan menurut masyarakat

periklanan Indonesia iklan didefinisikan sebagai segala bentuk pesan

tentang suatu produk yang disampaikan lewat media, ditujukan kepada

(21)

commit to user

8

Menurut Frank Jefkins (1996: 5), definisi periklanan adalah

penyampaian pesan penjualan yang paling persuasif, yang diarahkan

pada calon pembeli paling potensial atas barang dan jasa tertentu dengan

biaya semurah-murahnya.

Menurut Rhenald Kasali (1992: 8), definisi periklanan adalah

setiap bentuk presentasi dan promosi non personal mengenai ide, barang,

dan jasa yang biasanya dibiayai oleh suatu lembaga sponsor yang

dikenal.

May Lwin dan Jim Aitchhison (2005: 3) mendefinisikan periklanan

sebagai kandungan utama dari manajemen promosi yang menggunakan

media bayaran untuk menyampaikan pesan.

Sedangkan pengertian periklanan didefinisikan sebagai

keseluruhan proses yang meliputi persiapan, perencanaan, pelaksanaan,

dan pengawasan penyampaian (Bedjo, 2002: 20).

b. Jenis-jenis Periklanan

Pada dasarnya, promosi dikategorikan menjadi dua, yaitu Above

The Line Promotion (ATL) dan Below The Line Promotion (BTL) yang

dijelaskan sebagai berikut :

· Iklan Above The Line (ATL) – Iklan Lini Atas

Menurut kamus Periklanan Indonesia, arti kata Above The

Line (ATL) adalah jenis iklan yang disebarkan melalui

sarana media komunikasi massa, misalnya: surat kabar,

(22)

commit to user

9

Menurut Frank Jefkins Above The Line merupakan jenis

iklan yang mengharuskan pembayaran komisi kepada biro

iklan. Contohnya: tayangan iklan di media cetak, televisi,

radio, bioskop, billboard, dll. (Amalia, 2008: 06)

produsen/perusahaan yang beriklan menggunakan agensi

iklan untuk menempatkan promosi dan iklannya sesuai

media yang dipesan.

· Iklan Below The Line (BTL) – Iklan Lini Bawah

Below The Line adalah segala bentuk kegiatan promosi

yang dilakukan untuk mendekatkan produk/jasa yang

ditawarkan kepada konsumennya. Kegiatan Below The Line

tidak menggunakan media perantara sehingga konsumen

yang disasar tidak menyadari bahwa kegiatan tersebut

adalah bagian dari promosi. Contohnya adalah penjualan

langsung, testimonial, merchandising, promosi langsung ke

konsumen dengan diskon atau hadiah menarik setiap

pembelian produk tertentu. Sedangkan berdasarkan Frank

Jefkins, Below The Line adalah jenis iklan yang tidak

mengharuskan adanya komisi seperti iklan pada pameran,

(23)

commit to user

10

Adapun dengan perbedaan antara Above The Line dengan Below

The Line adalah sebagai berikut :

Tabel 1

Perbedaan Above The Line dan Below The Line

Above The Line (ATL) Below The Line (BTL)

Target audiens luas. Target audiens terbatas

Lebih untuk menjelaskan sebuah

konsep atau ide. Tidak dengan

interaksi langsung dengan audiens.

Media atau kegiatannya

memberikan audiens kesempatan

untuk merasakan, menyentuh, atau

berinteraksi, bahkan langsung

melakukan pembelian.

TV, Radio, Majalah, Koran,

Billboard, Internet.

Penjualan langsung, Testimonial,

Merchandising, promosi langsung

ke konsumen dengan diskon atau

hadiah menarik setiap pembelian

produk tertentu, Iklan pada

pameran, Brosur.

(24)

commit to user

11

c. Strategi Periklanan

Strategi memegang peranan vital dalam penentuan keberhasilan

iklan. Strategi merupakan dasar membangun merek, strategi menjaga

agar periklanan dan elemen pemasaran berada dalam jalur yang tepat

serta membangun kepribadian merek dengan jelas dan konsisten. Strategi

mewakili jiwa sebuah merek dan menjadi elemen penting untuk

keberhasilan (Roman, Maas & Nisenholtz, 2005).

Strategi iklan harus mampu menjawab pertanyaan dasar dari

rancangan sebuah kampanye periklanan yang dirumuskan dalam 5W +

1H (Suhandang, 2005) yaitu :

- What : apa tujuan iklan ?

Tujuan dari strategi adalah usaha untuk menciptakan ikklan yang

efektif, oleh karena itu selain rumusan pertanyaan 5W + 1H maka

pengetahuan yang cukup tentang produk, persaingan pasar atau

kompetitor dan analis mendalam tentang konsumen merupakan kunci

pokok yang harus diketahui oleh pemasar sebelum merumuskan sebuah

(25)

commit to user

mudah untuk mengetahuinya. Media luar ruang memiliki pengaruh yang

dapat dengan cepat dan tepat mencapai target audiensnya.

Media luar ruang dalam penyajiannya yang perlu diperhatikan

adalah masalah kreatifnya. Karena meskipun media luar ruang tersebut

berukuran besar dan berada di pinggir jalan namun jika tanpa didukung

dengan kreatifitas maka pengaruh yang ditimbulkan tidak akan

maksimal.

Sekali lagi, media luar ruang adalah langkah besar untuk meraih

audiens dimanapun mereka hidup, bekerja, dan bermain. Jenis promosi

ini merupakan media yang tidak terikat pada tempat. Ketika media ini

diolah dengan kreativitas penuh, lambat laun akan menciptakan lokasi

iklan yang baru dan belum pernah ada sebelumnya. Media ini mampu

menghentikan setiap orang dari kesibukannya.

Media luar ruang tidak sama dengan promosi di TV, radio, yang

dapat mematikan atau menghidupkan kembali sesuka hati para

peminatnya. Media ini bahkan mengkontrol pasar dengan kelebihannya

yang selalu terpampang manis dilokasinya. Efektivitas inilah yang tidak

(26)

commit to user

13

a. Karakteristik Media Luar Ruang

Karakteristik media luar ruang menurut Frank Jefkins (1997: 130)

adalah seperti berikut ini :

a. Ukuran dan dominasi

Ukuran iklan outdoor pada umumnya cukup besar, maka iklan

ini mampu mendominasi pemandangan dan mudah menarik

perhatian.

b. Warna

Kebanyakan iklan outdoor dihiasi dengan aneka warna dengan

gambar-gambar visual yang realistis sehingga memudahkan

khalayak untuk mengingat produk yang diwakilinya.

c. Pesan-pesan singkat

Karena dimaksudkan untuk menarik perhatian orang-orang

yang sedang bergerak dan mungkin saja dilihat dari kejauhan,

maka pesan-pesan yang tertulis biasanya terbatas pada slogan

singkat dan dicetak besar-besar serta mencolok.

d. Zoning

Penempatan iklan outdoor secara strategis dapat menciptakan

(27)

commit to user

14

e. Efek Mencolok

Karakteristik yang paling penting adalah kemampuan iklan

outdoor dalam menciptakan kesan atau memori pemirsa

melalui penebalan, warna, ukuran, dan pengulangan.

b. Efek-Efek Media Luar Ruang

Adapun efek-efek yang dihasilkan apabila menggunakan media

luar ruang menurut Sugeng ‘Aresta’ Supriyanto (2008: 31) adalah

sebagai berikut :

a. Tata Cahaya

Pencahayaan yang atraktif menimbulkan minat orang terhadap

pesan dalam media ini.

b. Bentuk

Perlu eksperimen untuk memecahkan keterikatan pada

sudut-sudut segi empat yang membuat penampilan media ini menjadi

kaku. Dewasa ini ada yang menggunakan efek tiga dimensi

dan beberapa teknik yang lain, misalnya cutting.

c. Inflatables

Menggunakan benda-benda yang digantungkan dan

ditampilkan pada papan reklame sehingga efek tiga dimensi

(28)

commit to user

15

d. Gerakan

Panel-panel yang bergerak secara dinamis, disebut kinetic

board, digunakan untuk menyajikan pesan-pesan yang

berbeda-beda. Posisi media yang berputar atau berubah sesuai

dengan bergesernya khalayak sasaran yang lalu lalang di jalan

raya, memungkinkan audience dalam menerima pesan secara

utuh, atau bahkan iklan yang berbeda-beda pada satu media.

c. Teori – Teori Media yang Digunakan Dalam Beriklan

Ketika mendengar tentang media luar ruang yang terpikir pertama

kali di benak kita pasti billboard. Ini tidak sepenuhnya salah, namun

yang pasti ada beberapa bentuk media luar ruang selain billboard dan

jenisnya pun beraneka ragam. Billboard di Indonesia beken dengan

sebutan papan reklame. Karena ukurannya besar, dengan visualisasi

mencolok dan pesan menggelitik, bentuk promosi ini mudah terlihat oleh

pengguna jalan. Umumnya media ini terletak di area luar ruang yang

cukup padat dilalui orang.

Berdasarkan medianya, iklan diklafikasikan menjadi :

1. Media Elektronik

Media yang menggunakan alat-alat elektronik yang biasanya

terdapat unsur audio, visual, maupun gabungan dari keduanya

yaitu audio visual serta. Media ini memiliki daya tarik

tersendiri karena kemampuannya untuk di dengar, dilihat,

(29)

commit to user

16

menvisualisasikan produknya dengan sedemikian rupa dibuat

dengan semenarik mungkin untuk dapat menjangkau dan

mengubah pikiran masyarakat untuk mengetahui, mencoba atau

bahkan beralih dari produk yang lama ke produk yang baru.

Contoh: Televisi, Radio, Internet

2. Media Cetak

Iklan yang dibuat dan dipasang dengan menggunakan teknik

cetak, baik cetak dengan teknologi sederhana maupun teknologi

tinggi. Media cetak digunakan masyarakat untuk beriklan

karena kemampuannya dalam mendokumentasikan sebuah

iklan. Dimana iklan yang dibuat oleh pengiklan tersimpan

sehingga bila nanti suatu saat dibutuhkan dapat dilihat kembali

serta harganya yang relatif murah. Iklan cetak ini dapat

menjangkau cakupan lokal, nasional, maupun ada beberapa

yang sudah mencapai cakupan internasional.

Contoh: Koran, Majalah, Tabloid

3. Embience

Media embience adalah media yang dalam penempatannya

tidak terduga keberadaannya untuk beriklan atau memanfaatkan

media yang ada disekitar kita yang secara tidak langsung itu

(30)

commit to user

17

temui disekitar kita terlebih di negara maju, media embience

lebih sering digunakan karena bentuknya yang unik.

Contoh: dipegangan troli supermarket, pegangan pada kereta

api, pada balon gas, sabuk pengaman pada mobil, pada lift.

4. Media Luar Ruang

Media luar ruang sudah banyak kita temukan dipinggir-pinggir

jalan. Dengan desain, bentuk, serta ukuran yang beragam

membuat media luar ruang semakin menambah masyarakat

tertarik. Meskipun harganya yang relatif mahal serta

pembuatannya yang relatif rumit dan lama namun media luar

ruang ini masih sering atau bahkan menjadi pilihan ini

dikarenakan media luar ruang menjangkau semua lapisan

masyarakat dan penontonnya tidak terbagi-bagi seperti media

lainnya.Efektifitasnya yang sangat tinggi khususnya dalam

menjangkau kalangan anak muda dan usia dewasa yang

berdaya beli tinggi (Jefkins, 1997: 130) sehingga target audiens

serta target perusahaan dapat secara tepat dan cepat dapat

terjangkau dan terpenuhi.

(31)

commit to user

18

d. Efektivitas Penempatan Media Luar Ruang

Media luar ruang memiliki efektivitas dalam penempatan

medianya, ini dimaksudkan supaya dalam menyampaikan pesannya dapat

cepat diketahui oleh masyarakat dan tepat pada sasaran atau targetnya,

sehingga perlu diperhatikan seperti :

a. Arus perjalanan

Sebelum memasang iklan, kita sebaiknya harus jeli apakah akan

dipasang di kiri atau kanan jalan. Apakah berada pada arus pulang

atau arus berangkat kerja atau sekolah.

b. Jenis produk

Arus berangkat kerja atau sekolah ialah pada pagi hari

sedangkan arus pulang adalah pada sore atau malam hari.

Maka dari itu iklan shampoo sebaiknya dipasang pada sisi kiri

jalan (arus berangkat kerja/sekolah) dan iklan rokok

ditempatkan pada sisi kanan jalan (arus pulang kerja).

c. Jangkauan

Media luar ruang memiliki jangkauan yang bersifar relatif

sangat lokal, yaitu daerah disekitar papan reklame itu saja.

Sehingga sangat penting memilih lokasi yang memiliki sudut

pandang yang luas, misalnya dengan ketinggian tertentu yang

(32)

commit to user

19 d. Kecepatan arus lalu lintas

Jika media ini dipasang di jalur bebas hambatan, maka papan

reklame tersebut sebaiknya didesain sedemikian rupa agar dari

kejauhan sudah terbaca dan dikenali pesannya. Namun jika

ingin menampilkan detai daripada reklame tersebut maka lebih

baik memilih jalur lalu lintas yang padat dan pada ketinggian

menengah. Jalur padat ini misalnya pada lokasi sekitar pusat

pembelanjaan, persimpangan jalan, jalur sekolah sehingga

orang dapat membaca dengan santai pada titik pandang yang

dekat.

e. Persepsi terhadap Lokasi

Papan reklame bertujuan untuk membangun citra. Jangan

sampai salah menempatkan produk dengan citra yang bonafit,

anggun, besar, dan modern disuatu tempat yang tidak pada

tempatnya dan tidak sesuai sasaran khalayak masyarakat.

f. Keserasian dengan bangunan sekitarnya

Papan reklame yang baik harus memperhatikan keseimbangan

bangunan dan lingkungan sekitar supaya dapat mempercantik

kota jangan justru menjadi sampah kota yang membuat

(33)

commit to user

20

Iklan luar ruang harus memperhatikan 7K, yaitu : keindahan,

kesopanan, ketertiban, keamanan, kesusilaan, keagamaan, dan

kesehatan (Khasali, 1993: 138).

e. Kelebihan dan Kekurangan Media Luar Ruang

Adapun kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh media luar

ruang adalah antara lain sebagai berikut :

a. Kelebihan

- Penampilan menarik.

- Menjangkau sasaran khalayak masyarakat luas.

- Control mudah.

- Mencolok karena ukurannya yang besar.

- Frekuensi tinggi.

- Cakupan geografis luas (wilayah lokal atau wilayah

se-Indonesia).

- Dampak visuali yang tinggi (full color) di area lokal.

- Berumur panjang.

(34)

commit to user

21

b. Kekurangan

- Kreativitas dan copy terbatas.

- Biaya terlalu mahal.

- Membahayakan masyarakat sekitar atau pengguna jalan.

- Memakai prosedur yang cukup lama (perijinan, pajak, dll).

- Terbatasnya materi yang ingin disampaikan.

- Kurangnya konsentrasi para penikmat iklan untuk mengingat

pesan-pesan iklan secara sepintas.

- Membutuhkan waktu yang relatif lama untuk merancang,

mencetak, dan memasang.

(35)

commit to user

22

BAB III

DISKRIPSI LEMBAGA/INSTANSI

A. Sejarah Perusahaan

PT. Aresta Lintas Media yang dikenal dengan merek dagang

Aresta Advertising bergerak dalam bidang media luar ruang (outdoor

reklame) berdiri sejak tahun 1992. Perusahaan ini berdiri dengan

dukungan tenaga muda yang handal, profesional, energik,

berpengalaman, dan penuh kreativitas.

Selama kurun waktu yang cukup lama tersebut, seiring dengan

kemajuan dan perkembangan teknologi yang pesat, PT. Aresta Lintas

Media berusaha mensinergikan dan menselaraskan antara kemajuan

teknologi tersebut dengan daya imajinatif dan kreativitas.

Sehebat apapun teknologi, tanpa adanya suatu kreativitas, ibarat

sayur tanpa garam. Demikian pula suatu produk, tanpa adanya suatu

proses pengenalan kepada konsumen, maka konsumen pun tidak akan

pernah mengenal produk tersebut. Hal inilah yang membawa PT. Aresta

Lintas Media sebagai bagian dari periklanan suatu produk.

Di sinilah peran komunikasi massa sebagai media yang akan

memperkenalkan setiap produk, dimana konsumen sendiri yang akan

memilah dan memilih produk mana yang memang menjadi kebutuhan

mereka. Terutama media luar ruang, yang sering disebut dengan

(36)

commit to user

23

Media ini sangat efektif sebagai media komunikasi, mengingat

tidak hanya mengandalkan copy write, tetapi juga mempergunakan suatu

visual sebagai pesan yang akan menggoda konsumen untuk melihat,

memahami, dan tentu saja kemudian mengkonsumsi produk tersebut.

Visi dari PT. Aresta Lintas Media adalah sebagai media

komunikasi yang menjembatani Produsen dan Konsumen untuk saling

mengenal dalam bentuk media komunikasi massa, terutama dalam media

outdoor. Dengan kata lain sebagai suatu proses untuk memperkenalkan

kepada konsumen tentang pentingnya periklanan secara outdoor, untuk

memperkenalkan produknya. PT. Aresta Lintas Media ingin menjadi

bagian dari proses tersebut, yaitu dengan membuat jembatan diantara

keduanya, untuk saling mengenal kebutuhan dalam bentuk media

komunikasi massa, dalam media outdoor.

Sedangkan untuk misi PT. Aresta Lintas Media adalah mendukung

terwujudnya iklim komunikasi massa yang kondusif dengan tetap

mengedepankan Etika, Estetika, dan Kreativitas.

Keberadaan PT. Aresta Lintas Media saat ini sudah mencapai

tingkat awareness yang cukup baik. Bisa dikatakan saat ini sudah

sebanding dengan media informasi yang ada. Melihat jumlah klien yang

bertambah dengan sangat bervariasi dengan permintaan pembuatan

media beriklan outdoor yang semakin kteatif dan bervariasi.

PT. Aresta Lintas Media kini sudah dikenal di Yogyakarta maupun

(37)

commit to user

24

B. Logo Perusahaan

Seperti yang dapat kita lihat dibawah ini PT. Aresta Lintas Media

memiliki dua logo perusahaan, yaitu sebagai berikut :

Gambar 1

Logo PT. Aresta Lintas Media yang Digunakan Perusahaan

Pada Lembar Kerja

(Sumber : Creative Design PT. Aresta Lintas Media)

Logo pada Gambar.1. memang terlihat lebih lengkap. Logo ini

biasanya digunakan perusahaan pada lembar hasil kerja. Hal ini

dimaksudkan agar pada saat menerima, klien akan mudah untuk

menghubungi bila ada desain yang kurang ataupun menyetujui desain

(38)

commit to user

25

Gambar 2

Logo PT. Aresta Lintas Media yang Digunakan

Pada Kops-Kops Surat Penawaran

(Sumber : Creative Design PT. Aresta Lintas Media)

Sedangkan logo pada Gambar.2. biasanya digunakan untuk

kops-kops surat penawaran dan pengantar. Agar lebih tampak resmi dan

simple.

C. Data Teknis

Adapun data teknis yang dimiliki oleh sebuah Perusahaan

Periklanan PT. Aresta Lintas Media yang bergerak dibidang

(39)

commit to user

26

a. Spesifikasi Produk

Spesifikasi produk yang dimiliki oleh Perusahaan Periklanan PT.

Aresta Lintas Media adalah seprti berikut ini :

· Nama Produk : PT. Aresta Lintas Media

· Jenis Produk :Perusahaan periklanan berbentuk PT

· Bidang Usaha :Advertising service outdoor, indoor, serta

design grafis

· Tahun Berdiri : 1992

· Macam Usaha : Neon Sign, Neon Box, Letter Timbul,

Billboard, Baliho, Spanduk, Banner,

Display, ID Card, Pin dan Gantungan

Kunci, Marchandise, Stiker, Shop Sign.

· Tagline : Total Promotion !

· No. Keanggotaan PPPI DIY : DIY.AA-02-024

· Akta Notaris : NO. 21, TANGGAL 26 FEBRUARI 2001

NOTARIS: S.S.M. ENARWANTO, SH.

· Pengesahan Akta : NO. 137/CV/VII/2007, TANGGAL 25

JULI 2007-06-17 PANITERA

PENGADILAN NEGERI BANTUL

LESTIJONO WARSITO, SH (NIP:

040059856)

· NO. NPWP : 02.645.181.5.541.000

(40)

commit to user

PT. Aresta Lintas Media merupakan sebuah perusahaan periklanan

yang lebih banyak membuat iklan dalam bentuk iklan outdoor. Banyak

cara beriklan outdoor menarik yang ditawarkan oleh perusahaan.

Berikut ini akan dipaparkan mengenai berbagai macam bentuk

iklan outdoor yang ada di PT. Aresta Lintas Media, diantaranya ialah :

Tabel 2

Bentuk Iklan Outdoor/Media Luar Ruang PT. Aresta Lintas Media

NO BENTUK

IKLAN

KETERANGAN

1. Neon Box Neon Box adalah reklame yang terbuat dari seng, plat

alumunium, pipa staal, acrylic, calibrate, alat

penyinar, atau bahan lain sejenis. Dipasang pada

tempat yang disediakan atau

digantung/ditempel/dibuat pada bangunan tembok,

dinding, pagar, pohon, tiang, dan sebagainya baik

(41)

commit to user

28

2. Billboard Billboard standart dibuat dengan bahan polywood

dan metal seperti alumunium dan besi dalam berbagai

bentuk baik itu persegi, oval, dan permukaan cetak

untuk materi iklan menggunakan plastic vynil yang

diprint digital. Billboard harus diletakkan dimana

banyak dilihat oleh para konsumen, biasanya ada

dijalan besar atau jalan raya. Billboard harus

menggunakan kata-kata simpel yang mengandung

point utama yang dapat ditangkap dengan cepat oleh

konsumen karena konsumen melihat iklan tersebut

dengan cepat sambil mengendarai mobil atau

kendaraan lainnya. Agar lebih efektif maka desain

Billboard dibuat dengan desain yang simple dan

clean agar lebih banyak menarik perhatian dan

menggunakan warna yang cerah dan semenarik

mungkin.

3. Baliho Variasi dari Baliho untuk waktu-waktu tertentu (1

minggu – 1 bulan) atau hanya temporary Baliho

biasanya terbuat dari bahan triplek. Atau, reklame

yang terbuat dari papan kayu/tripleks atau bahan

lainnya yang sejenis dipasang pada tiang atau

(42)

commit to user

29

4. Spanduk Sarana promosi yang terbuat dari kain yang diberikan

desain, motto, slogan, dalam bentuk vertikal, maupun

horizontal, dengan berbagai ukuran.

5. Sparasi Pembuatan media luar ruang dengan menggunakan

teknik sablon.

6. Sign Board Papan nama merupakan tanda dari suatu perusahaan

yang umumnya dipasang di depan toko atau

ditempatkan di sekitar perusahaan, dengan tujuan

memudahkan pengunjung untuk mengetahui

letak/posisi perusahaan tersebut.

7. Neon Sign Merupakan iklan yang terbuat dari lampu TL yang

berisi tabung neon atau gas inert pada tekanan rendah

dan dibentuk menjadi gambar atau tulisan.

Menerapkan tegangan tinggi (biasanya beberapa ribu

volt) membuat cahaya gas cerah. Neon sign

diproduksi oleh kerajinan lentur gelas tubing ke

dalam bentuk. Seorang pekerja terampil dalam

kerajinan ini dikenal sebagai Bender kaca, neon, atau

Bender tabung. Neon sign tabung dibedakan dari

lampu neon oleh panjangnya, bentuk disesuaikan,

tegangan operasi yang lebih tinggi, dan berbagai

warna.

(43)

commit to user

30

d. Struktur Perusahaan

Struktur perusahaan yang dimiliki oleh perusahaan periklanan PT.

Aresta Lintas Media adalah sebagai berikut :

Bagan 1

Struktur Perusahaan PT. Aresta Lintas Media

Direktur Utama

Direktur Lapangan

Client Service Creative Design Administrasi Pajak Keuangan Produksi

Staf

(Sumber : Creative Design PT. Aresta Lintas Media)

e. Struktur Organisasi

PT. Aresta Lintas Media memiliki struktur organisasi dalam

perusahaannya, ini dimaksudkan supaya dalam menjalankan tugasnya dapat

berjalan teratur, struktur organisasi tersebut adalah sebagai berikut :

Pendiri : Alm. Sugeng Suprianto

Direktur Utama : Yeni Aristina

Direktur Eksekutif : Sulistya

Creative Design : Sutriyanto

(44)

commit to user

31

Client Service : S. Waluyo Siswono

Administrasi : Yuli

Finance : Heni

Pajak : Aini

Produksi

Ka. Produksi : Sugi

Air Brusher : Sofyan

Eko

Teknikal Support : Gentot

Dirjo

Lelo

Suroso

Eko

Electrical : Jono

Muji

Marwoto

Marno

Driver : Kanio

Yatno

(45)

commit to user

32

D. Deskripsi Kerja Karyawan

PT. Aresta Lintas Media merupakan sebuah perusahaan yang tidak

lepas dari struktur organisasi guna mengatur peran setiap bagian sesuai

dengan fungsinya, supaya dapat berjalan dengan lancar. Karena tanpa

adanya struktur organisasi yang jelas, maka akan sulit untuk

mengkoordinasi kelangsungan akan sebuah perusahaan.

Seperti halnya dengan PT. Aresta Lintas Media yang memiliki

struktur organisasi yang terdiri dari beberapa bagian penting untuk

menjalankan usahanya, yaitu Direktur Utama, Direktur Eksekutif, Client

Service, Creative Disign, Administrasi, Pajak, Finance/Keuangan, dan

Produksi.

Tugas serta peran masing-masing bagian dan organisasi PT. Aresta

Lintas Media adalah :

1. Direktur Utama

a. Bertanggung jawab terhadap kelangsungan perusahaan

b. Melakukan penelitian strategis perusahaan

c. Memantau hasil yang dicapai perusahaan

d. Memimpin rapat umum perusahaan

2. Direktur Eksekutif

a. Mengatur managemen perusahaan

b. Menjalankan rencana strategis perusahaan

c. Meningkatkan kualitas dan kuantitas karyawan perusahaan

(46)

commit to user

33 3. Client Service

a. Bertugas mencari klien

b. Penghubung antara klien dengan biro iklan

c. Mengkomunikasikan keinginan klien kepada

departemen-departemen lain.

4. Creative Design

a. Bertugas membuat desain-desain iklan yang sesuai dengan

keinginan klien

b. Menyiapkan materi untuk pitching

c. Bertanggung jawab pada peralatan elektronik, seperti komputer

yang digunakan

d. Sekaligus merangkap sebagai copywriter

5. Administrasi

a. Bertugas mencatat dan menerima order yang masuk

b. Mengatur data-data yang dimiliki

c. Membuat laporan kegiatan perusahaan setiap tahunnya

6. Pajak

a. Bertugas membayar pajak untuk setiap iklan

b. Memberikan informasi pada klien tentang pajak

(47)

commit to user

34

7. Finance/keuangan

a. Bertugas mengatur keuangan perusahaan

b. Mengatur kontrak dengan klien

c. Melakukan penagihan biaya iklan pada klien

d. Melakukan penawaran harga pada klien

8. Produksi

a. Merealisasikan desain yang sudah dibuat oleh Creative Design dan

sudah disetujui oleh klien

b. Memasang iklan yang sudah jadi

c. Mengecek/membenahi iklan yang lama terpasang

d. Menentukan tempat yang cocok untuk peletakan iklan

E. Hari dan Jam Kerja

Hari dan jam kerja setiap satu perusahaan dengan perusahaan lain

berbeda-beda. PT. Aresta Lintas Media mempunyai hari dan jam kerja

resmi yaitu hari Senin hingga dengan hari Jumat pukul 08.30 WIB

hingga dengan pukul 16.00 WIB. Sedangkan hari Sabtu pukul 08.30 WIB

(48)

commit to user

35

F. Proses Produksi dan Suasana Kerja

Proses produksi dimulai dari tahap perkenalan kepada konsumen,

memahami keinginan atau kemauan konsumen, mengerti produk, lokasi,

serta informasi-informasi yang mendukung dalam proses yang

selanjutnya.

Data atau informasi yang diperoleh kemudian dipergunakan oleh

creative design untuk membuat suatu desain iklan yang diinginkan oleh

konsumen. Design tersebut lalu dibuat dalam beberapa design sebagai

alternatif, sehingga memberikan keuntungan bagi para konsumen untuk

memilih mana yang sesuai dengan keinginan serta kebutuhannya.

Proses produksi tahap berikutnya adalah mempersiapkan semua

bahan yang diperlukan dalam proses produksi. Dalam proses ini semua

bagian turut terlibat didalamnya, bukan hanya sekedar bagian produksi

saja, namun Creative Design juga memastikan bahwa desAIN yang telah

dibuatnya sama dengan hasil produksi dilapangan.

Suasana kerja yang terbangun antar setiap bagian tidak jauh

berbeda dengan suasana kerja media periklanan pada umumnya.

Masing-masing jabatan mempunyai tugas serta tanggung jawab, serta

menjalankan tugas sesuai dengan bagiannya masing masing. Suasana

kerja yang terbangun santai namun tetap serius dan profesional dalam

melakukan tugas yang telah menjadi tanggung jawab masing-masing

(49)

commit to user

36

G. Daftar Klien PT. Aresta Lintas Media

PT. Aresta Lintas Media memiliki beberapa klien yang telah

bersedia membangun bekerja sama yang baik selama ini. Ini akan selalu

berhubungan baik antara perusahaan dengan klien, ini dimaksudkan

supaya nantinya klien akan selalu bekerjasama denngan perusahaan.

Tabel 3

Beberapa Klien PT. Aresta Lintas Media

NO NAMA KLIEN PRODUK LOKASI

1. Asli Motor Panel Board Yogyakarta/

Jateng

2. Bank Central Asia Neon Box Yogyakarta

3. Bank Buana Neon sign on box Yogyakarta

4. Bank BPD DIY Billboard 5m x 10m Yogyakarta

5. Balong Waterpark Neon sign on box Yogyakarta

6. Channel 5 Neon Box Yogyakarta

7. Dowa Letter 3D Alumunium Yogyakarta

8. Happy Land Neon box/Neon sign Yogyakarta

9. Indosat Yogyakarta Shop sign/Mural Yogyakarta

10. Indosat Semarang Neon Sign/Mural Yogyakarta

11. Indofood Yogyakarta Shop Sign Yogyakarta

(50)

commit to user

37

13. Kedaulatan Rakyat Billboard 5m x 10m Yogyakarta/

Jateng

14. KFC Shop Sign Yogyakarta

15. Ludiro Husodo RS Billboard Yogyakarta

16. Met Life Insurance Neon Box Yogyakarta

17. Pemkota DIY Billboard Yogyakarta

18. PT. Alam Persada Billboard Yogyakarta

19. PT. Djarum Indonesia Neon Box Yogyakarta

20. PT. Gudang Garam

Indonesia

Billboard Yogyakarta

21. PT. Pertamina Shop Sign Yogyakarta/

Solo

22. Palms Building Billboard Yogyakarta

23. Papa Rons Road Sign Yogyakarta

24. Pemda Bantul Billboard Yogyakarta

25. Rama Cordyn Neon Box Yogyakarta

26. Sarinah Letter 3D Alumunium Yogyakarta/

Jakarta

27. Tosiba Billboard Yogyakarta

28. UMY Letter 3D Alumunium Yogyakarta

29. UNY Letter 3D Alumunium Yogyakarta

(51)

commit to user

38

31. Univ. Sarjanawiyata Letter 3D Alumunium Yogyakarta

32. Zest Neon Box Yogyakarta

(52)

commit to user

39

BAB IV

PELAKSANAAN KULIAH KERJA MEDIA

A. Waktu Pelaksanaan Kuliah Kerja Media

Penulis melakukan Kuliah Kerja Media dihitung dari tanggal 14

Februari 2011 sampai dengan tanggal 14 April 2011. Dimana waktu

pelaksanaannya adalah hari Senin hingga Jumat pukul 08.30 WIB sampai

pukul 16.00 WIB sedangkan hari Sabtu pukul 08.30 WIB sampai pukul

15.00 WIB.

Disini penulis melakukan Kuliah Kerja Media selama 2 bulan.

Selama itu penulis mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman

tambahan yang mana tidak penulis dapatkan selama duduk di bangku

perkuliahan. Dan ini membantu penulis untuk mempersiapkan diri ketika

hendak terjun ke dunia kerja.

B. Lokasi Perusahaan

Dimana data mengenai perusahaan tempat penulis melakukan

Kuliah Kerja Media adalah sebagai berikut :

Nama Perusahaan : PT. Aresta Lintas Media

Alamat : Jl. Gedong Kuning Selatan Gang Cendana

Rj. 257 Banguntapan Yogyakarta 55198

Telepon : (0274) 451375, (0274) 451376

Fax : (0274) 451375

(53)

commit to user

40

Web : www.arestaadv.com

Bidang Usaha : Advertising service outdoor, indoor, serta

desain grafis

Waktu Pelaksanaan : 14 Februari 2011 – 14 April 2011

C. Posisi Penulis Selama Kuliah Kerja Media

Selama melaksanakan Kuliah Kerja Media di PT. Aresta Lintas

Media penulis ditempatkan di posisi Produksi. Dimana di posisi ini

penulis diberi kesempatan untuk melihat dan turut ikut dalam pembuatan

iklan atau proses produksi iklan.

Penulis diajarkan oleh perusahaan bagaimana caranya

memproduksi media luar ruang/outdoor. Dari tahap awal sampai dengan

tahap akhir, secara langsung tidak langsung telah perusahaan ajarkan

kepada penulis meskipun tidak semuanya, mengingat kapasitas posisi

yang penulis tempati dan beberapa yang dianggapnya bersifat rahasia.

D. Laporan Mingguan

Laporan mingguan atau disebut juga laporan periodik ini penulis

lakukan seminggu sekali. Ini berguna untuk mengetahui apa yang penulis

lakukan selama Kuliah Kerja Media dan kendala serta kemajuan apa saja

(54)

commit to user

41

1. Minggu Pertama (14 Februari 2011 – 20 Februari 2011)

a. Berkenalan dengan para staf dan melihat bagaimana proses bekerja

di PT. Aresta Lintas Media.

Aktivitas pertama kali yang dilakukan adalah berkenalan dan

melihat sekilas proses kerja dari karyawan di Perusahaan PT. Aresta

Lintas Media. Ini dilakukan supaya nantinya dalam melaksanakan

Kuliah Kerja Media penulis setidaknya mengenal beberapa pegawai

yang ada.

b. Membuat desain Billboard Pariwisata Daerah “Garongan”.

Tugas pertama yang penulis dapatkan adalah membuat desain

atau mendesain ulang dengan selera masing-masing yang pasti

diusahakan lebih baik daripada desain yang sudah ada. Desain yang

dimaksudkan adalah desain Billboard Periwisata Daerah “Garongan”.

c. Membuat desain Spanduk dan Umbul-Umbul “Jogja Bike”.

Tugas selanjutnya adalah mendesain spanduk dan umbul-umbul

acara “Jogja Bike”. Ini juga mendesain ulang dari desain yang sudah

ada, yaitu desain Jogja Bike tahun lalu. Mendesain ulang ini

(55)

commit to user

42

d. Membuat desain Backdroop “Seminar Banguntapan”.

Berhubung adanya pesanan backdrop untuk seminar

banguntapan, maka penulis diberi kesempatan untuk turut ikut dalam

memberikan alternatif pilihan. Selanjutnya desain yang penulis buat di

olah lagi dan disempurnakan oleh bagian desain grafis yang akhirnya

desain yang digunakan adalah desain dari PT. Aresta Lintas Media.

2. Minggu Kedua (21 Februari 2011 - 26 Februari 2011)

a. Membuat desain Money Changer Bank BPD.

Ini juga ditugaskan kepada penulis untuk mendesain karena

adanya pesanan dari Bank BPD untuk dibuatkan neon box Money

Changer. Desain dibuat sesederhana mungkin dengan menonjolkan

tulisan Money Changer dan menyertakan Bank BPD dibagian

bawahnya.

b. Membuat desain Roll Banner Bank BCA.

Pesanan yang tiba-tiba dan dikejar waktu seringkali membuat

karyawan bagian desain grafis merasa kewalahan. Ini dikarenakan di

perusahaan ini hanya memiliki dua bagian desain grafis dan ini juga

dialami oleh penulis. Hanya dengan diberikan waktu yang tidak

banyak sekitar 4-5 jam, penulis diharuskan sudah menciptakan

(56)

commit to user

43

c. Melihat proses produksi iklan media luar ruang/outdoor seperti

Neon Box Money Changer Bank BPD, Spanduk SMKI 1, Payung

BCA, dan Neon Box Aneka Masakan Nusantara BOLO.

Penulis diberi kesempatan untuk melihat dan turut ikut dalam

proses produksi. Dimana produksi yang sedang dikerjakan saat itu

adalah Neon Box Money Changer Bank BPD, Spanduk SMKI 1,

Payung BCA, serta Neon Box Aneka Masakan Nusantara BOLO.

Dimana Neon Box Aneka Masakan Nusantara BOLO ini yang penulis

ambil untuk penulisan Tugas Akhir.

d. Melihat pemasangan Neon Box Money Changer BPD.

Setelah Neon Box Money Changer Bank BPD sudah selesai

dibuat dan sudah selesai dalam proses pembayaran, maka saatnya

untuk pemasangan. Pemasangan ini dilakukan oleh

karyawan-karyawan yang sudah berpengalaman dan ahli dibidangnya.

Membutuhkan kurang lebih 5-7orang untuk memasang neon box

tersebut.

3. Minggu Ketiga (28 Februari 2011 - 5 Maret 2011)

a. Membuat desain iklan cetak Pamflet dan Gatefold (Produk

AQUA).

Rencana kegiatan di minggu ketiga ini adalah mendesain iklan

cetak pamflet dan gatefold produk AQUA. Rencana kegiatan ini

(57)

commit to user

44

PT. Aresta Lintas Media yang selanjutnya desain yang dibuat ini

dikunsultasikan kepada bagian desain grafis untuk mendapatkan

masukan dan dibenahi yang kurang.

b. Hunting fotografi Objek Wisata (Taman Sari dan Benteng

Vandeburg).

Hunting fotografi ini bertujuan selain untuk mengenal lebih

dekat tentang apa yang ada di Yogyakarta khususnya objek wisatanya

juga untuk mempromosikan objek wisata yang ada di Yogyakarta.

4. Minggu Keempat (7 Maret 2011 – 12 Maret 2011)

a. Membuat desain Background Studio Musik.

Tugas ini diberikan oleh direktur perusahaan. Dimana ketika itu

Ia mendapatkan tugas kuliah dan penulis diberi tugas untuk membuat

desain untuk dijadikan referensi. Desain yang telah dibuat hanya

sebagai gambaran yang selanjutnya dibenahi kembali oleh bagian

desain grafis.

b. Membuat desain Marchandise Bank BCA.

Tugas ini merupakan rencana kegiatan yang penulis buat selama

Kuliah Kerja Media. Marchandise yang dibuat antara lain seperti pin,

mug, notebook, payung, topi, kaos, bolpoint, jam dinding, paper bag,

(58)

commit to user

45

c. Membuat desain Ambient Unconvensional untuk rumah sakit.,

Ambient atau iklan unconvensional adalah iklan yang

penempatannya tidak diduga-duga, atau memanfaatkan fasilitas umum

untuk beriklan, ataupun beriklan namun dengan sadar atau tidak sadar.

Ini juga merupakan tugas dari direktur perusahaan. Ambient ini

ditujukan untuk mengiklankan rumah sakit pada media yang ada di

rumah sakit. Penulis mengambil masker sebagai salah satu medianya.

d. Fotografi Human Interest

Fotografi human interest ini penulis mengambil beberapa orang

yang ada di Malioboro. Kerena Malioboro penulis anggap memiliki

daya tarik tersendiri. Ini terbukti dengan adanya berbagai macam

karakter dan tingkah laku orang di sini. Orang yang sedang berjualan,

orang yang sedang bertransaksi jual beli, maupun orang yang letih

karena berjualan atau menunggu pembeli.

5. Minggu Kelima (14 Maret 2011 - 19 Maret 2011)

a. Membuat desain Neon Sign toko assesories “HEART”

Rencana kegiatan selanjutnya adalah membuat neon sigh toko

assesories HEART. Neon sigh ini adalah penunjuk toko dengan media

yang terbuat dari kaca yang dibuat sedemikian rupa membentuk

tulisan atau gambar yang didalamnya sudah diberi lampu dengan

warna yang bermacam-macam. Ini akan terlihat cantik ketika malam

(59)

commit to user

46 b. Fotografi Jurnalistik .

Fotografi jurnalistik disini penulis mengambil sosok pekerja

penarik andong yang ada di Malioboro. Ini dikarenakan Yogyakarta

diidentikkan dengan Malioboro dan Malioboro diidentikkan dengan

andong. Sehingga penulis mengambil pekerja penarik andong yang

usianya sudah tua. Dan ini menjadi daya tarik tersendiri, baik bagi

penulis maupun bagi orang lain yang ingin mengetahuinya.

c. Membantu bagian Front Office.

Membantu bagian front office adalah pekerjaan yang baru

pertama kali dilakukan. Mengangkat telepon, menerima fax, maupun

menghubungkan dengan bagian yang dituju merupakan pekerjaan

yang menurut penulis mengasikkan. Terlebih bila ada klien atau tamu

datang.

d. Mengantarkan iklan koran Lowongan Pekerjaan di Kedaulatan

Rakyat

Mengantarkan iklan koran adalah pekerjaan baru juga yang

penulis lakukan. Iklan yang sebelumnya dibuat dikantor, di burn

(dibakar) pada CD kemudian menghitung berapa besar

pengeluarannya. Sehingga setibanya di Harian Kedaulatan Rakyat

penulis hanya menyerahkan kepada operator, antri sebentar, lalu

(60)

commit to user

47

e. Melihat pemasangan Neon Box Aneka Masakan Nusantara BOLO.

Ketika proses produksi telah selesai maka Neon Box Aneka

Masakan Nusantara BOLO siap untuk dipasang. Sebelum dipasang

antara klien dengan perusahaan sudah melakukan transaksi

pembayaran serta permohonan izin untuk memasang baru pemasangan

dilaksanakan. Pemasangan ini sendiri membutuhkan banyak oranng

karena ukurannya yang besar dan membutuhkan waktu seharian.

6. Minggu Keenam (21 Maret 2011 - 26 Maret 2011)

a. Membantu bagian Font Office.

Membantu bagian front office. Pekerjaan yang sama penulis

lakukan ketika sebelumnya bekerja di bagian front office. Karyawan

sibuk dengan pekerjaannya masing-masing sehingga diperintahkan

untuk membantu bagian front office.

b. Menjadi Client Service Surat Kabar Media Nusantara.

Menjadi client service pertama kali karena pada saat itu bagian

marketing sedang tidak ada di kantor sehinngga penulis menggantikan

untuk membantu marketing dari Surat Kabar Media Nusantara ketika

(61)

commit to user

48 c. Menjadi bagian Marketing.

Menjadi bagian mareting menurut penulis susah-susah gampang.

Memasuki toko-toko, rumah makan, hotel, ataupun jenis usaha lain

yang sekiranya apabila dilihat dari kondisi media outdoornya telah

rusak adalah masalah mudah, namun ketika masuk dan menjelaskan

dari perusahaan periklanan mereka kebanyakan menolak dengan

berbagai alasan.

d. Mengirimkan iklan cetak di Surat Kabar Kedaulatan Rakyat.

Mendapat tugas menyerahkan iklan cetak surat kabar di Harian

Kedaulatan Rakyat. Tugas sama persis dengan yang sudah dilakukan

kemarin. Materi dibuat di kantor dan di Harian Kedaulatan Rakyat

hanya menyerahkan materi kepada operator, mengantri sebentar, lalu

menyerahkan sejumlah uang di kasir.

e. Mengambil pesanan barang di Print World.

Penulis ditugaskan untuk mengambil barang pesanan di Print

World. Dimana barang pesanan ini keesok harinya akan digunakan

untuk seminar. Sehingga harus cepat diambil dan karena tidak adanya

pegawai yang ada di kantor maka pemimpin perusahaan menugaskan

(62)

commit to user

49

f. Mengirimkan surat perijinan iklan di Argus Optik.

Argus Optik adalah klien dari perusahaan PT. Aresta Lintas

Media. Kerja sama yang belum lama ini membuat berkas-berkas

masih sering menyusul karena tidak bisa langsung. Seperti surat

perijinan yang baru keluar dan langsung diserahkan kepada pemilik

Argus Optik.

7. Minggu Ketujuh (28 Maret 2011 - 2 April 2011)

a. Membantu bagian Font Office.

Membantu bagian front office karena karyawan masih sibuk

pada pekerjaannya masing-masing dan penulis ditugaskan untuk

membantu bagian front office. Pekerjaan masih sama seperti yang

sudah-sudah, karena memang inilah pekerjaan dari seorang front

office yang bekerja di bagian depan.

b. Mengantar iklan koran di Harian Kedaulatan Rakyat.

Mengantarkan iklan cetak koran di Harian Kedaulatan Rakyat.

Masih sama seperti yang kemarin bila materi di buat di kantor oleh

bagian desain grafis, kemudian di Harian Kedaulatan Rakyat hanya

menyerahkan materi kepada operator, antri sebentar, lalu

(63)

commit to user

50

8. Minggu Kedepalan (4 April 2011 - 9 April 2011)

a. Membuat miniatur gapura FISIP UNS.

Perusahaan memberikan tugas untuk setiap mahasiswa yang

malaksanakan magang di perusahaan PT. Aresta Lintas Media untuk

membuat miniatur gapura dari Universitasnya. Ini dimaksudkan untuk

kenang-kenangan kepada perusahaan dari anak didiknya.

b. Rekap buku kas dan pajak perusahaan

Merekap buku kas dan pajak perusahaan dengan melihat buku

kas dan pajak perusahaan sebelumnya karena penulis tidak mengerti

akan cara penulisannya. Selain itu juga bagian pajak mengajari kepada

penulis tentang bagaimana cara penulisannya. Rekap ini digunakan

untuk mengetahui pemasukan dan pajak untuk setiap klien

perusahaan.

c. Rekap pajak SSP (Surat Setoran Pajak).

Rekap Surat Setoran Pajak dengan melihat contoh yang ada

sebelumnya. Karena penting maka penulis meminta contoh yang

sudah ada kepada karyawan bagian pajak. Supaya nantinya tidak salah

(64)

commit to user

51

9. Minggu kesembilan (11 April 2011 – 14 April 2011)

a. Pamitan kepada seluruh staf di PT. Aresta Lintas Media.

Pamitan dengan seluruh karyawan yang ada di perusahaan PT.

Aresta Lintas Media, mengucapkan terima kasih karena telah

diberikan kesempatan untuk melaksanakan Kuliah Kerja Media serta

atas kerja samanya dan mohon maaf apabila selama penulis

melaksanakan Kuliah Kerja Media, penulis melakukan kesalahan atau

merepotkan.

b. Menyelesaikan miniatur gapura FISIP UNS.

Menyelesaikan tugas miniatur gapura FISIP UNS supaya ketika

meninggalkan perusahaan penulis merasa tidak ada beban karena

tugas sudah terselesaikan. Meskipun hasilnya kurang baik namun

penulis sudah berusaha semampunya.

c. Membantu bagian FO.

Terakhir kalinya penulis berada di bagian front office karena

tugas dirasakan sudah selesai. Dan sesaat membantu bagian produksi.

Meskipun penulis melaksanakan Kuliah Kerja Media 2 bulan namun

waktu terasa berlalu begitu cepat. Hingga tidak terasa waktu telah

(65)

commit to user

52

E. Produksi Media Outdoor/Media Luar Ruang

a. Pra Produksi

1. Koreksi

Gambar 3

Beberapa Hasil Desain

( Sumber : Creative Design PT. Aresta Lintas Media)

Koreksi bertujuan untuk menghindari kesalahan pada desain dan

menjaga kualitas. Mengoreksi tidak mesti harus semua komponen yang

ada pada desain, tetapi hanya sebagian komponen saja yang dirasa

(66)

commit to user

53

Seperti menurut Rhenald Khasali (1992: 8) periklanan adalah setiap

bentuk presentasi dan promosi non personal mengenai ide, barang, dan

jasa yang biasanya dibiayai oleh suatu lembaga sponsor yang dikenal.

Disini klien dapat mengajukan atau meminta hasil desain melalui

email, hardcopy, ataupun fax setelah desain selesai dibuat, dimana desain

yang dikirimkan lebih dari satu. Ini dimaksudkan sebagai alternatif

desain untuk klien.

Biasanya klien akan langsung diterima, ditolak, atau hanya

meminta untuk direvisi (merubah) sedikit desain yang telah diajukan. Ini

dilakukan apabila klien telah mengatakan setuju atau telah terjadi

persetujuan dan kesepakatan dari desain yang telah dibuat.

Pada desain ini klien hanya meminta untuk menambahkan alamat

saja pada neon box dibawah kalimat Aneka Masakan Nusantara. Ini

dimaksudkan supaya khalayak masyarakat luas dapat mengetahui letak

atau lokasi tempat keberadaan daripada Aneka Masakan Nusantara Bolo

(67)

commit to user

54 2. Persetujuan

Gambar 4

Hasil Desain yang Disetujui

( Sumber : Creative Design PT. Aresta Lintas Media)

Desain yang sudah jadi setelah diperbaiki dan dikoreksi klien

kemudian dikirim lagi kepada klien. Apabila desain serta penawaran

garga yang meliputi rincian harga sudah sesuai maka iklan tersebut dapat

diproduksi dengan terlebih dahulu klien membayar 50% dari total

pembayaran dan pelunasannya dilakukan setelah iklan neon box tersebut

terpasang.

Seperti menurut May Lwin dan Jim Aitchison (2005: 3) yang

mendefinisikan periklanan sebagai kandungan utama daari manajemen

Gambar

Tabel 1. Perbedaan Above The Line dan Below The Line ........................ 10
Tabel 1
gambar-gambar visual yang realistis sehingga memudahkan
        Gambar 1
+7

Referensi

Dokumen terkait

Iklan A Mild versi Go A Head gambar para diving didasar laut yang di muat di media luar ruang billboard serentak di seluruh wilayah Indonesia Pada.. Tanggal

Merupakan media luar ruang yang wujudnya berbentuk tugu atau monumen kecil yang menyatu dengan lingkungan yang

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media placement iklan luar ruang di sepan- jang jalan Gejayan terhadap tingkat brand awareness seseorang yang

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara media luar ruang yang meliputi jenis media luar ruang, efek

Dari hasil analisa tersebut dapat disimpulkan bahwa perasaan terhadap iklan media luar ruang calon legislatif ialah 59,5% yang berarti dalam kurang baik, karena

Papan reklame adalah media luar ruang untuk iklan kampanye politik yang dapat memberikan stimulasi rangsangan langsung kepada masyarakat penonton melalui

Dari hasil proses analisis jalur diketahui bahwa iklan media luar ruang “gratis ganti KWH meter lama dengan KWH meter prabayar” berpengaruh terhadap keputusan

Pengetahuan Terkait Iklan Media Luar Ruang Terhadap Sikap Memilih Peneliti juga menayakan bagaimana pengetahuan Bapak/Ibu melihat gambar dari calon Presiden yang di pasang terlalu