ABSTRAK
MANFAAT RUMPUT LAUT UNTUK MENJAGA
KELEMBABAN KULIT
Venny Intan Meilani, 2003. Pembimbing: Savitri R. Wardhani. dr.SpKK
Kulit kering adalah suatu keadaan dimana kulit kehilangan kelembabannya sehingga akan tampak pecah-pecah. Keadaan ini menyebabkan gejala penuaan dini, sehingga dapat menimbulkan komplikasi yang bervariasi beratnya. Oleh karena itu, pemahaman yang baik mengenai faktor-faktor teIjadinya kulit kering dan pencegahaannya secara dini.
Pada kulit kering terjadi penggurangaan kadar lemak pada kulit sehingga dapat menyebabkan kekurangan sebum dan lemak, dapat pula terjadi karena ketidakadaan pelembab yang menyebabkan deskuamasi kulit. Untuk dapat mencegah hal tersebut dibutuhkan vitamin E. Sumbemya dapat berasal dari rumput laut yang dapat berfungsi menjaga kelembaban kulit, remineralizing, pembaharuan sel, memberikan oksigen pada kulit dan yang lebih sering teIjadi adalah melindungi kulit dari sinar ultraviolet.
Untuk mendapatkan kelembaban kulit dapat dilakukan pengolesan moisturizer atau pelembab secara rutin, jangan terlalu sering mandi dengan air panas atau menambahkan minyak mandi dan jangan terlalu banyak menggunakan sabun karena dapat mennyebabkan iritasi pada kulit.
ABSTRACT
THE BENEFIT OF SEAWEED TO MOISTURIZE THE SKIN
Venny Intan lvIeilani, 2003. Primarily Tutor: Savitri R. Wardhani. dr.SpKK
Dry skin is the condition where the skin is losing its moisturizer so that it will rough. This situation cause the symptom of premature aging, that generate variety of complications. Therefore a good understanding regarding mechanism factor of dry skin and early prevention is required.At dry skin happened insufficien
t formation of sebum so that can cause insufficiency secretion of sebum and other lipid, it can also happen the absent of natural moisturizer causing desquamation. To be able to prevent it, vitamin E is required. Its source can come from seaweed that able to take care the function of skin dampness, remirieralizing, reconditional of cell, oxygenating skin and the most frequent happened is to protect skin from ultraviolet.
To get dampness of skin, we must use moisturizer routinely, don't take a bath with hot water excessively or enhance bath oil and don't use soap too much because earning irritation.
DAFTAR ISI
Halaman
LEMBAR PERSETUJU AN...
ii
SURAT PERNY ATAAN
iii
ABSTRAK
iv
ABSTRA CT
v
KATA PENGANT AR
vi
DAFT AR ISI
viii
DAFT AR GAMBAR ....
x
DAFT AR TABEL
xi
BABIPENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang 1
1.2. Identifikasi Masalah 1
1.3. Maksud dan Tujuan 2
1.4. Metodologi ... ... 2
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Kulit 3
2.1.1. Kulit Normal 3
2.1.2. Kulit Kering 4
2.2. Vitamin E. ... 6
2.2.1. Farmakologi ... 7
2.2.2. Fungsi Vitamin E. 9
2.2.3. Kebutuhan Vitamin E 10
2.2.4. Sediaan Vitamin E 10
2.2.5. Sumber Vitamin E 11
2.3. Rumput Laut 11
2.3.1. Nama Lain Rumput Laut 12
2.3.2. Penggolongan Rumput Laut 12
2.3.3. Stmktur Rumput Laut 13
2.3.4. Tempat Hidup Rumput laut 14
2.3.5. Kandungan Nutrisi Rumput Laut 14
2.3.6. Fungsi Rumput laut 15
BAB III RlNGKASAN
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
4.1. Kesimpulan .. .22
4.2. Saran 23
DAFT AR PUST AKA 24
RIW AYAT HID UP 26
DAFT AR TABEL
Halaman
Tabel 2.1. Beberapa Jenis Rumput Laut Berdasarkan kelbmpoknya yang ada di
Indonesia. . . ... .12Tab~12.2. Komposisi kimia Rumput Laut
...
...15
TabeI2.3. Beberapa Marga Rumput Laut Yang Berkhasiat sebagai Obat
...17
DAFT AR GAMBAR
Halaman Gambar 2.1. Gambaran Struktur Kulit Kering 6
Gambar 2.2. Foto Kulit Kering ...6
Gambar 2.3. Struktur a-tokoferol 8
Gambar 2.4. Struktur Rumput Laut ...13
BABI
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dewasa ini, wanita lebih mengutamakan kesehatan dan kecantikan kulit
untuk menunjang kepercayaan dirinya dalam bersosialisasi dan beraktivitas, sehingga mereka membutuhkan produk-produk kecantikan yang mengandung
vitamin - vitamin yang berfungsi sebagai nutrisi pada kulit. Vitamin - vitamin tersebut biasanya lebih diutamakan yang bersumber dari bahan alami, salah satunya yang berasal dari rumput laut.
Rumput laut atau seaweed merupakan sumber daya hayati laut yang kaya akan vitamin A, B, C, dan E serta mengandung mineral, seperti kalsium, fosfor, natrium, zat besi, seng, iodium dan potasium. Beberapa jenis rumput laut yang
digunakan sebagai bahan kosmetika adalah U/va lactuca, Enteromorpha prolifera yang berasal dari kelas Chlorophyceae (algae hijau) dan Sargasum spp. yang berasal dari kelas Phaeophyceae (algae coklat). (lana Anggadiredja,
1993). Fungsi dari rumput laut antara lain rehydrating, remineralizing, pembaharuan sel, memberikan oksigen pada kulit, membersihkan dan melembutkan kulit.
Penggunaan vitamin E secara topikal selain berfungsi sebagai anti oksidan,
juga berefek pada pengobatan luka, luka bakar, age spot, kulit kering dan bahkan dalam industri kosmetik digunakan dalam pelembab alami untuk menghilangkan kekeringan pada kulit dan kerut-kerut pada kulit. (Inne Arline, 1990). Oleh karena itu KTI ini dibuat untuk memperluas wawasan mengenai
manfaat vitamin E yang berasal dari rumput laut dan penggunaanya secara
topikal.
2
1.2. Identifikasi Masalah
Apakah manfaat vitamin E topikal dari rumput laut dapat bermanfat pada
kulit?
Zat aktif apa yang terdapat pada rumput laut yang dapat bermanfaat? Bagaimana cara kerja vitamin E pada kulit?
Perubahan apa yang teIjadi pada kulit kering?
1.3. Maksud dan Tujuan Maksud
Memberikan informasi manfaat dan sumber vitamin E topikal dari
rumput laut.
Tujuan
Agar pembaca mengetahui:
1. Jenis-jenis rumput laut, fungsinya dalam kosmetik dan penggunaannya.
2. Fungsi, proses-proses yang terdapat pada penggunaan vitamin E secara topikal.
1.4. Metode
Dalam skripsi ini digunakan metode studi pustaka.
1.5. Lokasi dan Waktu
BABIV
KESIMPULAN
DAN SARAN
4.1. Kesimpulan
1. Kandungan vitamin E pada rumput laut dapat bermanfaat bagi kulit karena berfungsi:
·
Sebagai anti oksidan·
Oksigenasi sel· Rehydrating dan remineralizing
·
Pembaharuan sel·
Mengurangi pembentukan jaringan parut·
Membersihkan dan melembutkan kulit2. Faktor-faktor penyebab dari kulit kering yaitu: faktor USia (proses penuaan), cuaca, paparan zat kimia, metabolisme tubuh, faktor
keturunan, kontak dengan sablm, detergen, bahan pelarut dan oleh gesekan pada kulit yang menyebabkan iritasi atau kulit pecah-pecah.
3. Proses yang terjadi pada kulit kering yaitu: terjadinya pengurangan
kadar lemak pada kulit sehingga terjadi insufisiensi sebum dan lemak. Juga karena ketidakadaan pelembab alami dari kulit.
4. Rumput laut dalam industri kosmetik digunakan dalam pembuatan salep, lotion, krim, sabun dan shampoo
5. Rumput laut bermanfaat pula untuk pengobatan tradisional, sebagai antibiotik, antitumor, antimikroba, antibakteri, antikesuburan,
antijamur, menurunkan kolesterol, gangguan perut, pencahar, antivirus,
tekanan darah tinggi, gangguan ginjal dan penyakit kelenjar.
23
4.2. Saran
1. Melihat besarnya manfaat dari rumput laut, sebaiknya penggembangaan, pembudidayaan dan penelitian rumput laut sebagai
tanaman yang bermanfaat bagi industri farmasi, kosmetik dan makanan lebih dioptimalkan sehingga pemanfaatannya lebih optimal.
DAFTAR
PUSTAKA
Anna
Poedjiadi. 1994. Dasar - Dasar Biokimiawi. Jakarta: penerbit VIElna Kartawiguna. 1998. Vitamin yang Dapat Berfungsi Sebagai Antioksidan. Majalah Ilmu Fakultas Kedokteran USAKTI, 1 (17): 16-26.
Wiwied. 1995. Bermanfaatkah Vitamin Dosis Tinggi. Panassea, Ill: 23-25
Broadhurst
C. Leight.
2000. Antiaging Product For Skin, Hair & Nails.
Nutrition Science News, October, X.
Mayers A. Peter. 1999. Stuktur dan Fungsi Vitamin yang Larnt Dalam Lemak
Dalam: Robert K. Murray., Darly K. Granner., Peter A. Mayes., Victor W.
Rodwell., editor: Biokimia Harper. edisi 24. Jakarta: EGC. p. 637 -641.
Inne Arline. 1990. Peranan Vitamin E Pada Kulit. Refrat Bagian Kulit Kelamin RSHS, Agustus: 1-10.
Jana Anggadiredja. 1993. Pemanfaatan Sumberdaya Hayati Laut, Makroalgae Dalam Industri Farmasi (Makanan & Obat-obatan). Bulletin Dewan RisetNasional, (27): 31-42.
Kasijan Romimohmarto., Sri Juwana. 2001. Biologi Laut. Jakarta: Djambatan.
Anugerah Nontji. 1993. Laut Nusantara. Jakarta: Djambatan.
Morgan
K. c.,
Wright
J. L., Simpson
F. J.,1980. Riview of Chemical
Constituens of The Red Algae Palmaria Palmata (Dulse). Econ .Bot 34: 27-50.
Marcus R., Coulston M. A. 1980. The Pharmacological Basis Of Therapeutic In:
Goodman and Gilman's. six ed. New York: Mac Millan co. p.1544-51, 1586-91.
Metzler D.E., 1977. Biochemestry The Chemical Reaction of Living Cell.
Warta konsumen., 2001. Seputar Vitamin E.
http://www .lipid.co. uk/infores/lipid/ ceramides
http://seaweed.htm
http://egregore.com/herbs/bladderfucus.html
http://www.nakula.rvs.uni-bielefelad.de/mai alahllaut/rnmput.html
25
http://www.anispharmacy.com/spirulina.htm
http://www.grandmananb.comldulse.htm
"http://www.roc.comlvs-version!cataloguepathologycallaccveil.htm
http://www.anispharmacy.comlepo.htm
http://www.sfsu.edul~shs/skin.htm