• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Rokok Terhadap Bayi Berat Badan Lahir Rendah.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Rokok Terhadap Bayi Berat Badan Lahir Rendah."

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

PENGARUH ROKOK TERHADAP BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH

FX. Jarot Dwipoyono. 2006. Pembimbing : July Ivone, dr., MS.

Merokok merupakan suatu kebiasaan buruk yang akhir-akhir ini mulai menjalar hingga ke kaum perempuan, termasuk ibu-ibu hamil. Diperkirakan 200 juta wanita dunia adalah perokok. Tujuan dari studi pustaka ini adalah untuk mengetahui pengaruh nikotin terhadap berat badan lahir rendah pada ibu yang merokok selama masa kehamilannya.

Asap rokok mengandung ribuan senyawa kimia, dan beberapa di antaranya berpotensi menyebabkan BBLR. Dari berbagai pembandingan, dapat dilihat bahwa nikotin bekerja dengan meningkatkan produksi senyawa adrenergik dan katekolaminergik yang dapat menyebabkan konstriksi pembuluh darah plasenta dan menembus plasenta dengan menon-aktifkan sistem transport protein di plasenta. Dari hasil pembandingan di atas, dapat disimpulkan bahwa nikotin memiliki pengaruh yang signifikan terhadap terjadinya BBLR dengan cara kerjanya yang spesifik.

Kata kunci : Rokok, BBLR

(2)

ABSTRACT

THE EFFECT of CIGARETTE TO LOW BIRTH WEIGHT NEONATUS

FX. Jarot Dwipoyono. 2006. Tutor : July Ivone, dr., MS.

Smoking cigarettes is a bad habit which has involved women lately, including pregnant women. It is estimated about two hundred women in this world is smoker. The goal of this literature study was to acknowledge the effect of nicotine to low birth weight neonatus born from a smoking mother.

Cigarette’s smoke contain thousands of chemical compound, some of which has potential in causing low birth weight neonatus. From the comparison held, it was described that nicotine works by enhancing the production of adrenergic and catecolaminergic compound which could cause the placenta’s vasoconstriction, and pass through the placenta’s barrier by inactivated the protein transport system. From the comparison above, it can be concluded that nicotine has a significant effect in causing low birth weight neonatus, with its spesific mechanism.

Keywords: Cigarettes, low birth weight neonatus

(3)

DAFTAR ISI

Halaman

LEMBAR PERSETUJUAN………... ii

SURAT PERNYATAAN……….. iii

ABSTRAK……….……….... iv

ABSTRACT……….……….... v

PRAKATA ……….... vi

DAFTAR ISI………... viii

DAFTAR TABEL……….. x

DAFTAR GAMBAR………. xi

DAFTAR GRAFIK……… xii

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang……….. 1

1.2 Identifikasi Masalah……….. 2

1.3 Maksud dan Tujuan……….. 2

1.4 Kegunaan Penelitian………. 3

1.5 Metodologi Penulisan………... 3

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Mengenai Merokok……… 4

2.1.1 Ciri-Ciri Fisiokimia Asap Rokok……….. 5

2.1.2 Farmakologi Asap Rokok………. 7

2.1.3 Epidemiologi………. 8

2.1.4 Ciri-Ciri Perokok……….. 9

2.1.5 Jenis-Jenis Perokok………... 9

2.2 Pengaruh Rokok Terhadap Kehamilan……….... 10

2.2.1 Epidemiologi………... 10

2.2.2 Pengaruh Merokok Terhadap Janin……….. 11

2.3.2.1 Efek Nikotin Terhadap Janin………. 11

2.3.2.2 Efek Gas Karbon Monoksida Terhadap Janin……... 15

2.3.2.3 Efek Zat-Zat Lain Dalam Rokok Terhadap Janin... 15

2.2.3 Terapi……….... 17

2.2.4 Pencegahan………... 18

2.3 Bayi Dengan Berat Badan Lahir Rendah……….. 19

2.3.1 Definisi……….. 20

2.3.2 Epidemiologi………. 23

2.3.3 Mortalitas dan Morbiditas………. 24

2.3.4 Faktor Resiko……… 25

2.3.4.1 Pembatasan Sosial……….. 25

2.3.4.2 Ibu Dengan Proporsi Tubuh Kecil………. 26

2.3.4.3 Berat Badan Ibu Hamil dan Nutrisi Yang Rendah… 26 2.3.4.4 Infeksi Fetus………... 27

2.3.4.5 Malformasi Kongenital……….. 28

2.3.4.6 Kelainan Kromosom……….. 28

(4)

2.3.4.7 Kelainan Primer Pada Tulang dan Tulang Rawan... 28

2.3.4.8 Zat-Zat Kimia yang Bersifat Teratogenik... 28

2.3.4.9 Penyakit Vaskuler... 29

2.3.4.10 Penyakit Ginjal Kronis... 29

2.3.4.11 Hipoksia Kronis... 29

2.3.4.12 Anemia Maternal... 30

2.3.4.13 Abnormalitas Plasenta dan Tali Pusat... 30

2.3.4.14 Kehamilan Multipel... 30

2.3.4.15 Sindrom Antibodi Antifosfolipid... 31

2.3.4.16 Kehamilan Ekstrauterin... 31

2.3.5 Manifestasi Klinis………... 31

2.3.6 Diagnosis………... 34

2.3.6.1 Palpasi Abdomen………... 34

2.3.6.2 Tinggi Fundus Uteri………... 35

2.3.6.3 Ultrasound Biometry……….. 35

2.3.6.4 Biophysical Test………. 37

2.3.7 Penanganan / Manajemen Bayi BBLR... 38

2.3.7.1 Pemeriksaan Defek Kromosom... 38

2.3.7.2 Pengawasan Bayi BBLR... 39

2.3.7.3 Gangguan Pertumbuhan Near Term... 39

2.3.7.4 Gangguan Pertumbuan Remote From Term……….. 39

BAB III PEMBAHASAN... 41

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN 4.1 Kesimpulan... 46

4.2 Saran... 46

DAFTAR PUSTAKA... 47

RIWAYAT HIDUP... 50

(5)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Berbagai Zat Pada Asap Rokok Beserta Efeknya... 6

Tabel 2.2 Panjang, Berat, dan Lingkaran Kepala Bayi Laki-Laki Pada

Saat Lahir... 18

Tabel 2.3 Panjang, Berat, dan Lingkaran Kepala Bayi Perempuan Pada

Saat Lahir... 19

Tabel 2.4 Skor APGAR... 33

Tabel 2.5 Rumus Perkiraan Berat Badan Janin... 36

(6)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah... 32

Gambar 2.2 Perbandingan Bayi BBLR dan Bayi Normal... 32

(7)

DAFTAR GRAFIK

Halaman

Grafik 2.1 Grafik Hubungan Berat Badan Lahir dan Masa Gestasi... 22

Grafik 2.2 Morbiditas Spesifik Pada Janin BBLR... 24

(8)

RIWAYAT HIDUP

Nama : FX. Jarot Dwipoyono

Nomor Pokok Mahasiswa : 9410106

Tempat dan Tanggal Lahir : Pekanbaru, 10 Desember 1975

Alamat : Jl. Dangdeur Indah no. 1A, Bandung

Riwayat Pendidikan :

SD Methodist, Medan, 1981

SMP Santa Maria, Pekanbaru, 1987

SMA BOPKRI I, Yogyakarta, 1991

Fakultas Kedokteran – UKM, Bandung, 1994

(9)

1

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kebiasaan-kebiasaan dalam perilaku kehidupan sehari-hari memberikan

pengaruh terhadap kesehatan. Kebiasaan-kebiasaan yang baik akan memberikan

pengaruh yang baik dan menunjang kesehatan, sedangkan kebiasaan yang buruk

akan merugikan kesehatan seperti jarang berolah raga, merokok, pola makan yang

tidak baik, dan tidur atau istirahat yang kurang. Para ahli kesehatan dunia telah

menyatakan bahwa kebiasaan merokok mempunyai pengaruh yang buruk

terhadap kesehatan baik untuk perokok itu sendiri maupun untuk orang-orang

yang berada di sekitarnya.

“Merokok dapat menyebabkan kanker, impotensi, dan gangguan kehamilan

dan janin”, demikianlah kalimat peringatan pemerintah yang terdapat di setiap

bungkus rokok dan yang mengikuti iklan produk rokok. Namun jumlah perokok

tetap saja tinggi, baik di seluruh dunia maupun di Indonesia.

WHO memperkirakan bahwa dari seluruh penduduk dewasa sedunia sekitar

sepertiganya atau 1,1 milliar orang, adalah perokok, dan 200 juta diantara para

perokok tersebut adalah wanita. Data menunjukkan bahwa di seluruh dunia

terdapat sekitar 47 % pria dan 12 % wanita yang perokok. Dinegara-negara

berkembang tercatat 48 % pria dan 8 % wanita yang perokok, sementara di negara

maju 42 % pria dan 24 % wanita yang perokok (Pdpersi, 2005).

Indonesia merupakan negara yang menempati urutan ke-13 dalam hal

persentase penduduk yang perokok, atau merupakan yang tertinggi di Asia

Tenggara. Menurut kajian Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok (LM3) dan

berdasarkan Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 1980, 1986, 1992,

dan 1995 terdapat peningkatan pravalensi merokok baik pada pria maupun wanita

pada kelompok usia di atas 10 tahun. Prevalensi merokok di daerah perkotaan

lebih rendah di bandingkan dengan di pedesaan, dan kebiasaan merokok

(10)

2

Pada remaja wanita maupun kaum ibu, merokok dapat menyebabkan

gangguan pada kehamilan, baik gangguan kesehatan ibu maupun gangguan

kondisi dan perkembangan janin. Merokok meningkatkan risiko terjadinya

abortus, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah (BBLR), gangguan

pernapasan janin, cacat bawaan (kongenital), dan janin kecil untuk masa

kehamilan akibat kekurangan oksigen atau hipoksia. Keadaan kurang oksigen

tersebut akan diteruskan dari ibu ke aliran darah plasenta, ke plasenta, dan

akhirnya mempengaruhi janin. Akibat dari kekurangan oksigen tersebut, akan

terjadi gangguan pada perkembangan organ-organ janin (Bangun, 2003).

1.2 Identifikasi masalah

Bagaimana mekanisme rokok dalam menyebabkan BBLR?

1.3 Maksud dan Tujuan

1.3.1 Maksud

Maksud dari penyusunan Karya Tulis Ilmiah ini adalah untuk memberikan

gambaran secara umum pengaruh rokok terhadap bayi berat badan lahir rendah.

1.3.2 Tujuan

Tujuan umum dari penulisan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan

pemahaman secara lebih mendalam mengenai kebiasaan merokok, pengaruh

merokok secara umum terhadap kesehatan.

Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh rokok

(11)

3

1.4 Kegunaan Penelitian

1. Memberikan informasi kepada pembaca, khususnya kepada mahasiswa

fakultas kedokteran mengenai pengaruh rokok terhadap bayi berat badan

lahir rendah.

2. Bagi penelitian berikutnya, penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan

pertimbangan.

3. Hasil Karya Tulis Ilmiah dapat di publikasikan sehingga diharapkan

masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan mengenai pengaruh rokok

bagi kesehatan khususnya bayi berat badan lahir rendah.

1.5 Metodologi Penulisan

Karya Tulis Ilmiah ini merupakan sebuah studi pustaka.

1.6 Lokasi dan Waktu

(12)

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan

Rokok dapat menyebabkan janin lahir dengan berat badan lahir rendah karena

efeknya dalam meningkatkan produksi epinefrin dan katekolamin yang

menyebabkan konstriksi pembuluh darah plasenta.

4.2 Saran

1. Larangan untuk merokok di depan umum.

2. Bila suami ingin merokok, maka sebaiknya tidak merokok di dekat ibu

yang sedang mengandung.

3. Sebaiknya diadakan penyuluhan-penyuluhan tentang bahaya merokok bagi

calon ibu, pasangan usia muda, wanita hamil, suami, dan wanita menyusui.

(13)

47

DAFTAR PUSTAKA

Abrams, B., Selvin, S. 1995. Obstetrics & gynecology.

http://www.greenjournal.org/cgi/content/abstract/86/2/163. July 22nd, 2005.

Alfirevic, Z., Neilson, J.P. 1995. Doppler ultrasound for fetal assessment in high risk pregnancies.

http://www.cochrane.org/cochrane/revabstr/AB000073.htm. July 22nd, 2005.

Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 1985. Buku kuliah 3 ilmu kesehatan anak. Edisi 4. Jakarta: Infomedika. p.1048-1056.

Behrman, R.M., Kliegman, R.M., Arvin, A.M. 1999. Nelson ilmu kesehatan anak volume 1. Edisi 15. Jakarta: EGC. p.561 – 573.

Bobrow, C.S., Soothill, P.W. 1999. Causes and consequences of fetal acidosis. http://fn.bmjjournals.com/cgi/content/full/80/3/F246. September 21st, 2005.

Clausson, B., Cnattingius, S., Axelsson, O. 1999. Outcomes of post-term births: the role of fetal growth restriction and malformations.

http://www.greenjournal.org/cgi/content/abstract/94/5/758. December 23rd, 2005.

Cliver, et al. 1995. The effect of cigarette smoking on neonatal anthropometric measurements.

http://www.greenjournal.org/cgi/reprint/85/4/625. September 25th, 2005.

Cunningham, F.G., Gant, N.F., Levend, K.J., et al. 2001. Williams obstetrics. Edisi 21. USA: The McGraw-Hill Companies, Inc. p.745-757. March 25th, 2005.

End Decade Goal Report. 2000. Situasi kesehatan dan gizi dan issue kebijakan memasuki milenium ketiga.

www.gizi.net/lain/download/SKG-1.doc. 16 December 2005.

Fiore, M.C., Bailey, W.C., Cohen, S.J., et al. Treating tobacco use and dependence: clinical practice guideline.

Grohe, 1992

http://web.indstate.edu/thcme/anderson/lg.html. April 1st, 2005.

Harbison, M.D., Lee, P.A. 2005. Small for gestational age.

(14)

48

Kompas, 3 Juli 2003

http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0507/02/daerah/1859940.htm. 1 April 2005.

Kroetz, D. 1998. Transport and disposition of nicotine in the human placenta. http://web.indstate.edu/thcme/anderson/lg.html. August 17th, 2005.

Kuczkowski, 2003. Labor analgesia for the Drug abusing parturient: Is there cause for concern?.

. August 17

http://www.obgynsurvey.com/pt/re/obgynsurv/abstract.00006254-200309000-00022.htm th, 2005.

Lee, P.A., Kendig, J.W., Kerrigan, J.R. 2003. Persistent short stature, other potential outcomes, and the effect of growth hormone treatment in children who are born small for gestational age.

http://pediatrics.aappublications.org/cgi/content/full/112/1/150. May 5th, 2005.

Lichtensteiger, et. al., 1988. Prenatal adverse effects of nicotine on the developing brain.

http://jpet.aspetjournals.org/cgi/content/abstract/248/2/786. October 5th, 2005.

Lucile Packard Children’s Hospital. 2005. High-risk newborn – small for gestational age.

http://www.lpch.org/DiseaseHealthInfo/HealthLibrary/hrnewborn/sga.html. March 25th, 2005.

Lundgren, M. 2003. Impact of linear catch-up grow.

http://www.diva-portal.org/diva/getDocument?urn_nbn_se_uu_diva-3563-1__fulltext.pdf. October 5th, 2005.

Navarro, et. al., 1989. Prenatal nicotine exposure alters the response to nicotine. www.nature.com/npp/journal/v29/n5/full/1300401a.html. October 5th, 2005.

Pdpersi, 2005: Rokok di mata dunia.

www.pdpersi.co.id/pdpersi/news/ kesling.php3?id=875. 22 Juli 2005.

Rahmanifar, A. 2002 : Smoking during pregnancy: Indiana, 1989-2000. www.statehealth.IN.gov. October 5th, 2005.

(15)

49

Soothill, P.W., Ajayi, R.A., Campbell, S., Nikolaides, K.H. 1993 : Prediction of morbidity in small and normally grown fetuses by fetal heart rate variability, biophysical profile score and umbilical artery Doppler studies.

http://www.ncbi.nlm.nih.gov/entrez/query.fcgi?cmd=Retrieve&db=PubMed& list_uids=8399012&dopt. July 22nd, 2005.

Stein, Aryeh, Ravelli, Anita, Lumey, 1995. Third-trimester pregnancy weight gain, and intrauterine growth: the dutch famine birth cohort study. Human Biology v. 67, iss. 1 (Feb. 1995) p. 135.

Thieme. 2003. Risk factors for neonatal thrombocytopenia in preterm infants. http://pt.wkhealth.com/pt/re/ajrp/abstract.00001833-200320010-00008.htm.

December 23rd, 2005

Thureen, P.J., Anderson, M.S., Hay, W.W. 2001. The small-for-gestational age infant.

http://neoreviews.aappublications.org/cgi/content/full/2/6/e139. April 1st, 2005.

Tsen, Lawrence C., 2003. Anesthetic management of the parturient with cardiac and diabetic diseases.

www.clinicalobgyn.com/pt/re/clnobgyn/fulltext.00003081-200309000-00022.htm. August 17th, 2005.

WHO, 2006. Code of practice on tobacco control for health professional organizations.

Referensi

Dokumen terkait

Bayi berat badan lahir rendah ( BBLR ) adalah : bayi baru lahir yang berat badan lahirnya pada saat kelahiran kurang dari 2500 gram.. Dahulu neonatus dengan berat badan lahir

Berdasarkan penelitian mengenai Efek Frekuensi Pemberian Air Susu Ibu + Susu Formula Berat Badan Lahir Rendah Terhadap Kenaikan Berat Badan Bayi Berat Badan

Berdasarkan hasil dari wawancara pada tanggal 2 Januari 2012 pada 5 orang ibu hamil yang pernah melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah di RSUD

Berdasarkan hasil dari wawancara pada tanggal 2 Januari 2012 pada 5 orang ibu hamil yang pernah melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah di RSUD

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 41 responden (73,2%), yang terpapar asap rokok selama kehamilan, sebanyak 23 orang melahirkan bayi dengan berat badan

Masalah pengaturan suhu yang masih rendah, bayi berat lahir rendah memiliki daya tahan tubuh yang masih lemah dan pembentukan antibodi belum sempurna sehingga perlindungan

Bayi berat badan lahir rendah ( BBLR ) adalah : bayi baru lahir yang berat badan lahirnya pada saat kelahiran kurang dari 2500 gramc. Dahulu neonatus dengan berat badan

Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan | 103 HUBUNGAN PAPARAN ASAP ROKOK DAN KONSUMSI KAFEIN TERHADAP BERAT BADAN BAYI LAHIR DI RS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TAHUN 2017 Tri