• Tidak ada hasil yang ditemukan

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR FOREHAND DRIVE TENIS MEJA MELALUI VARIASI PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 BABALAN TAHUN AJARAN 2011/2012.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR FOREHAND DRIVE TENIS MEJA MELALUI VARIASI PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 BABALAN TAHUN AJARAN 2011/2012."

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR FOREHAND DRIVE TENIS MEJA MELALUI VARIASI PEMBELAJARAN PADA SISWA KELASVIII

SMP NEGERI 1 BABALAN TAHUN AJARAN 2011/2012

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat-syarat Memperoleh Gelar

Sarjana Pendidikan

Oleh :

DEDI RUDIYANTO NIM : 071266110135

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)

iv

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat

dan kasih karuniaNya sehingga skripsi ini dapat penulis selesaikan dengan baik

dengan waktu yang telah direncanakan. Skripsi berjudul “Upaya Peningkatan Hasil Belajar Forehand Drive Tenis Meja Melalui Variasi Pembelajaran Pada Siswa Kelas

VIII SMP Negeri 1 Babalan Tahun Ajaran 2011/2012”. Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk memenuhi salah satu syarat dalam memperoleh gelar Sarjana

Pendidikan di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan.

Dalam penyusunan skripsi ini, penulis banyak memperoleh bantuan dari

berbagai pihak, oleh karena itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima

kasih yang sebesar-besarnya kepada :

1. Prof. Dr. Ibnu Hajar Damanik, M.Si. Rektor Universitas Negeri Medan.

2. Drs. Basyaruddin Daulay, M.Kes, Drs. Suharjo, M.Pd, Drs. Mesnan, M.Kes

dan Dr. Budi Valianto, M.Pd. Masing-masing sebagai Dekan, Pembantu

Dekan I, Pembantu Dekan II dan Pembantu Dekan III di FIK Universitas

Negeri Medan.

3. Dr.Tarsyad Nugraha, M.Kes dan Drs. Suryadi Damanik, M.Kes selaku Ketua

dan sekretaris Jurusan PJKR Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri

Medan.

4. M. Irfan, S.Pd. M.Or Ketua Prodi PKR ( Pendidikan Kesehatan dan

(5)

v

5. Drs.Suryadi Damanik, M.Kes Dosen Pembimbing Skripsi yang telah banyak

memberikan bimbingan, masukan, dan nasehat selama proses penyusunan

skripsi ini berlangsung.

6. Para Dosen dan Asisten Dosen, Staf Administrasi dan perlengkapan di

lingkungan FIK UNIMED.

7. Kepala Sekolah beserta guru-guru di SMP Negeri 1 Babalan yang telah

memberikan kemudahan dan fasilitas kepada penulis dalam mengadakan

penelitian.

8. Teristimewa penulis sampaikan ucapan terima kasih kepada Ayahanda J

purba, dan Ibunda M Br.Nababan yang telah memberikan kasih sayang, doa

serta dorongan moral maupun materi kepada penulis sehingga penulis dapat

menyelesaikan skripsi ini. Doa dan arahanmu telah menghantarkan ku dalam

menyelesaikan kuliahku.

9. Kepada Abangda Parlin Purba , Kakanda Eva Juli Mariance Br.Purba dan

Adinda Elisshabet Gustriani Br.Purba dan Ade Triyesisca Br.Purba yang juga

memberikan semangat dan dorongan moral kepada penulis.

10.Tak lupa saya ucapkan terima kasih buat pacar saya rulianan jessi veronika Br.

Sinaga yang telah memberi masukan dan semangat kepada saya.

11.Kepada rekan-rekan seperjuangan PKR B-reg 07(jonis,ando, monang, widra,

husein,asep dll) yang senantiasa memberikan masukan dan dukungan dalam

penyelesaian skripsi ini.

12.Seluruh teman-teman PKR B reg A-B 2007, yang memberikan masukan dan

(6)

vi

13.Terima kasih kepada teman-teman seperjuangan PPL SMA Negeri 6 Binjai

(Koadi azam,Gery,dll) yang memberikan dukungan dari segi ilmu dan

pengetahuannya, semoga ilmu yang kita dapat menjadi bermanfaat bagi kita

sekalian.

14.Terimakasih kepada teman-teman kos Rela,Eric,jendra,tobing,adit,richard,

yang selalu memberikan semangat kepada penulis, semoga apa yang kalian

berikan tidak sia-sia demi hasil terbaik yang akan kita dapat.

Penulis telah berupaya semaksimal mungkin dalam menyelesaikan skripsi

ini, namun penulis menyadari dengan keterbatasan Ilmu dan kemampuan penulis

bahwa skripsi ini belum sempurna, baik dari segi isi, tulisan maupun kualitasnya.

Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk

memperbaiki skripsi ini. Akhir kata penulis mengharapkan semoga skripsi ini

dapat bermanfaat bagi pembaca dan semoga skripsi ini bermanfaat dalam

memperkaya khasanah Ilmu Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi terkhusus di

Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan.

Medan, Agustus 2012 Penulis

(7)

iii ABSTRAK

DEDI RUDIYANTO. NIM. 071266110135. Upaya Peningkatan Hasil Belajar Forehand Drive Tenis Meja Melalui Variasi Pembelajaran Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Babalan Tahun Ajaran 2011/2012

(

Pembimbing

:

SURYADI DAMANIK

)

Skripsi. Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIMED 2012.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Variasi Pembelajaran dalam Meningkatkan Hasil Belajar Forehand Drive Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Babalan. Penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang menjadi sampel dengan jumlah siswa sebanyak 40 orang yang akan diberikan tindakan berupa pembelajaran melalui variasi pembelajaran Forehand Drive Tenis Meja Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Babalan.terhadap hasil belajar Tenis Meja. Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research).

Untuk memperoleh data dalam penelitian ini dilakukan tes hasil belajar di akhir setiap siklus yang berbentuk aplikasi penilaian forehand drive Tenis Meja. Dengan pelaksanaan penelitian tes hasil belajar ini dilaksanakan selama dua minggu atau dua kali pertemuan. Analisis data dilakukan dengan reduksi data dan paparan data.

(8)
(9)

viii

B. Populasi dan Sampel ... 29

C. Metode Penelitian ... 30

D. Disain Penelitian ... 30

E. Instrumen Penelitian ... 37

F. Teknik Analisa Data... 39

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 42

A. Deskripsi Data Penelitian ... 42

B. Hasil Penelitian ... 43

C. Pembahasan Penelitian ... 44

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN ... 48

A. Kesimpulan ... ... 48

B. Saran ... 48

DAFTAR PUSTAKA ... 50

(10)

ix

DAFTAR TABEL

(11)

x

DAFTAR GAMBAR

1. Posisi Siap ... 18

2. Posisi Memukul ... 19

3. Posisi Perkenaan Bola ... 19

4. Posisi Akhir ... 20m 5. Memantulkan Bola Kedinding ... 24

6. Memukul Bola Dengan Menggunakan Meja ... 25

7. Memantulkan Bola Kedalam Lingkaran ... 25

8. Memukul Bola Berpasangan Tanpa Memantul Dilantai ... 26

9. Skema Siklus Dalam Penelitian Tindakan Kelas ... 30

(12)

xi

DAFTAR LAMPIRAN

1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus I ... 52

2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus II ... 55

3. Kisi-kisi Penilaian Forehand Drive Tenis Meja ... 58

4. Portofolio Penilaian Tes Awal Proses Hasil Belajar ... 60

5. Paparan Nilai Tes Awal ... 62

6. Portofolio Penilaian Siklus I Proses Hasil Belajar ... 63

7. Paparan Nilai Siklus I ... 65

8. Portofolio Penilaian Siklus II Proses Hasil Belajar ... 67

9. Paparan Nilai Siklus II ... 69

(13)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan

cara perbaikan proses belajar mengajar. Pencapaian keberhasilan seorang

guru dalam mengajar didukung oleh beberapa keterampilan dasar mengajar

diantaranya yaitu keterampilan mengadakan variasi dan metode mengajar

yang dapat diterima oleh peserta didik yang heterogen.

Menurut Aman (2007:24) mengatakan bahwa variasi pembelajaran

adalah tindakan atau perbuatan guru dalam konteks interaksi pembelajaran

yang dimaksudkan untuk mengatasi kebosanan siswa, sehingga perhatian

mereka tetap terpusat pada pelajaran yang sedang mereka ikuti.

Dari kutipan diatas penulis menyimpulkan bahwa variasi

mengandung makna perbedaan. Dimana dalam kegiatan pembelajaran tujuan

utama guru mengadakan variasi dalam kegiatan pembelajaran untuk

mengurangi kebosanan siswa.

Selaku calon pendidik, kita harus mempersiapkan pendekatan

pembelajaran yang tidak saja membuat proses pembelajaran menarik, tapi

juga memberikan ruang bagi murid untuk berkreativitas dan terlibat secara

aktif sepanjang proses pembelajaran.

(14)

Oleh karena itu dalam mendesain kegiatan belajar mengajar yang

optimal diperlukan keterampilan guru dalam mengadakan variasi

pembelajaran dan strategi pembelajaran yang telah ditetapkan. Begitu juga

dalam pelajaran pendidikan jasmani khususnya Tenis meja.

Tetapi kenyataannya pada hasil observasi dan diskusi yang

dilakukan peneliti bahwa siswa mengalami kesulitan dalam pelajaran

pendidikan jasmani dilihat dari nilai rata-rata pelajaran pendidikan jasmani

pada materi tenis meja belum memenuhi KKM (Kriteria Ketuntasan

Minimal) yaitu 70. Fokus kesulitan yang dialami siswa tersebut terletak

karena kurangnya variasi bentuk latihan tenis meja yang diberikan oleh guru

pendidikan jasmani pada saat pembelajaran pendidikan jasmani.Sehingga

siswa cepat jenuh dan merasa bosan pada saat pembelajaran khususnya pada

saat latihan tenis meja, motivasi siswa untuk belajar berkurang.Pada saat

pembelajaran, perhatian dan rasa ingin tahu siswa pada materi tersebut juga

berkurang, karena kurangnya variasi latihan tersebut mengakibatkan kemauan

dan semangat siswa untuk belajar menjadi berkurang, mengakibatkan siswa

mengalami kesulitan untuk tenis meja. Untuk menghindari hal tersebut

sebaiknya guru pendidikan jasmani membuat variasi latihan pada saat

pembelajaran, sehingga siswa tidak merasa bosan untuk berlatih dan

(15)

secara bertahap dapat melewati kesulitan-kesulitan dalam pembelajaran

tersebut.

Sejalan hal itu dalam penggunaan Variasi Pembelajaran sebagai alat

bantu pelaksanaan mengajar merupakan salah satu bentuk pendekatan yang

bisa diharapkan dalam meningkatkan hasil belajar. Variasi pembelajaran bisa

diterapkan dalam berbagai mata pelajaran, salah satunya adalah pendidikan

jasmani. Pendidikan jasmani pada hakekatnya adalah belajar gerak, dimana

fungsi motorik seseorang itu memang disiapkan sedemikian rupa untuk bisa

menuju kearah perubahan tingkah laku sebagai hasil belajar dan berlatih.

Didalam kurikulum pendidikan jasmani untuk sekolah lanjutan, permainan

Tenis Meja telah dimasukkan sebagai salah satu mata pelajaran pilihan di

sekolah.

Dalam permainan Tenis Meja terdapat berbagai teknik dasar meliputi Cara

Memegang Bet, Sikap berdiri, dan Pukulan (servis, smash dll). Pukulan Drive

merupakan pukulan dengan ayunan panjang sehingga menghasilkan pukulan yang

datar dan keras (Sutarmin, 2007:36).

Berdasarkan observasi yang penulis lakukan memperlihatkan bahwa masih

rendahnya hasil belajar Pukulan Forehand Drive dalam Permainan Tenis Meja

pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Babalan dikarenakan faktor mengajar yang

pada umumnya guru penjas selalu berorientasi pada gaya mengajar komando.

Gaya mengajar komando pada hakekatnya lebih menonjolkan peran guru dari

pada siswa. Guru sepenuhnya mengambil peran dalam kegiatan belajar mengajar

(16)

tersebut. Sedangkan siswa lebih cenderung untuk mengikuti instruksi guru

sehingga efektivitas waktu sepenuhnya dikuasai oleh guru. Ini yang membuat

siswa menjadi bosan dan malas dalam belajar.

Hal ini menunjukkan bahwa kurangnya minat siswa untuk mengikuti

pelajaran penjas yang dikarnakan keterbatasan sarana dan prasarana olah raga

dandisini peran guru penjas belum menggunaka variasi dalam gaya mengajar

yang lain, sehingga mengakibatkan kegiatan hasil belajar mengajar hanya

diperankan oleh guru itu sendiri. Disamping itu peserta didik merasa jenuh

mengikuti pelajaran karena tidak melibatkan siswa berinteraksi dalam kegiatan

belajar mengajar tetapi sepenuhnya dikuasai oleh guru.

Berdasarkan uraian di atas penulis merasa tertarik untuk menerapkan

Variasi Pembelajaran yang lain. Variasi Pembelajaran yang dapat digunakan

adalah: 1. Forehand Drive Memukul Bola Ke dinding. 2. Forehand Drive

Memukul bola dengan menggunakan meja. 3. Memantulkan bola kedalam

lingkaran. 4. Memukul bola berpasangan tanpa memantul di lantai.

Variasi Pembelajaran merupakan cakupan dengan memperkenalkan

berbagai tingkat Perubahan. Dari bentuk Variasi ini diharapkan mampu menjadi

masukan dan cara alternatif lain dalam penggunaan dan penerapan mengajar

pendidikan jasmani di sekolah-sekolah. Sehingga pelaksanaan belajar mengajar

itu sendiri lebih meningkat serta mampu menumbuhkan kemampuan dan

kreativitas.

Dari uraian diatas penulis ingin melaksanakan penelitian dengan judul

(17)

Pembelajaran Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Babalan Tahun Ajaran

2011/2012”

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang masalah diatas dapat dibuat suatu

gambaran tentang permasalahan yang dihadapi, agar tidak terlalu jauh

permasalahan yang dihadapi, maka masalah yang akan diteliti dapat diidentifikasi

sebagai berikut :

Apakah melalui variasi pembelajaran dapat mempengaruhi hasil belajar

forehand drive tenis meja pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Babalan Tahun

Ajaran 2011/2012? Faktor-Faktor apa yang diperlukan untuk meningkatkan hasil

belajar forhand drive tenis meja pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Babalan

Tahun Ajaran 20011/2012? Bagaimanakah pengaruh variasi pembelajaran dalam

meningkatkan hasil belajar forehand drive tenis meja pada siswa kelas VIII SMP

Negeri 1 Babalan Tahun Ajaran 2011/2012 ? Apakah dengan menerapkan Variasi

Pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar Forehand Drive siswa kelas

VIII SMP Negeri 1 Babalan Tahun Ajaran 2011/2012?

C. Pembatasan Masalah

Agar penelitian ini efektif dan efisien maka peneliti membuat pembatasan

masalah yang akan diteliti. Maka yang menjadi batasan masalah dalam penelitian

ini adalah Hasil Belajar Forehand Drive Tenis Meja adalah Hasil dalam aspek

psikomotor melalui Variasi Pembelajaran Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1

(18)

Berdasarkan paparan di atas, maka terdapat dua variabel penelitian sebagai

berikut:

1. Variabel bebas yakni variasi pembelajaran.

2. Variabel terikat yakni hasil belajar Forehand drive tenis meja.

D. Rumusan Masalah

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: “Bagaimanakah Proses

Variasi Pembelajaran Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Forehand Drive Tenis

Meja pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Babalan Tahun Ajaran 2011/2012?

E. Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Forehand

Drive Tenis Meja Melalui Variasi Pembelajaran Pada Siswa Kelas VIII SMP

Negeri 1 Babalan.

F. Manfaat Penelitian

Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai

berikut:

1. Meningkatkan hasil belajar dan menambah wawasan pada siswa untuk

belajar kreatif, aktif dan efektif dalam pembelajaran forehand drive

tenis meja dengan menggunakan variasi pembelajaran

2. Sebagai bahan masukan bagi guru pendidikan jasmani dalam memilih

pendekatan dan model variasi pembelajaran yang tepat terhadap

(19)

3. Hasil penelitian ini di harapkan memberikan gambaran tentang kualitas

hasil belajar siswa yang di timbulkan dengan menggunakan variasi

pembelajaran.

4. Memperkaya wawasan peneliti dalam pembelajaran tenis mejadan

5. Sebagai bahan bacaan yang berguna bagi mahasiswa UNIMED

khususnya Fakultas Ilmu Keolahragaan yang ingin melaksanakan karya

(20)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil belajar siswa pada siklus I setelah tes hasil belajar I

dapat dilihat bahwa kemampuan awal siswa dalam melakukan teknik dasar

forehand drive tenis masih rendah. Dari 40 siswa terdapat 27 siswa (67,5%)

yang telah mencapai ketuntasan belajar, sedangkan 13 siswa (32,5%) belum

mencapai ketuntasan belajar. Dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah

70,93. Sedangkan pada siklus II dapat dilihat kemampuan siswa dalam

melakukan tes hasil belajar secara klasikal sudah meningkat. Dari 40 siswa

terdapat 36 siswa (90%) yang telah mencapai ketuntasan belajar sedangkan 4

siswa (10%) belum mencapai ketuntasan belajar. Dengan nilai rata-rata hasil

belajar siswa adalah 82,18. Berdasarkan hal itu maka dapat ditarik kesimpulan

bahwa pembelajaran melalui variasi pembelajaran dapat meningkatkan hasil

belajar forehand drive tenis meja pada siswa kelas VII3 SMP Negeri 1 Babalan

Kec. Babalan Kab. Langkat T.A 2011/2012

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan diatas, maka peneliti menyarankan sebagai

berikut :

1. Kepada guru pendidikan jasmani agar dapat mengembangkan gaya

mengajar, siswa tidak bosan mengikuti pembelajaran penjas, terutama

pada pembelajaran Tenis meja.

(21)

2. Agar guru memberikan perhatian kepada siswa-siswa supaya mereka bisa

merasakan dan bermanfaat bagi mereka pembelajaran penjas.

3. Kepada para peneliti selanjutnya terutama mahasiswa FIK UNIMED agar

dapat mencoba melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan

(22)

Daftar Pustaka

Achmad dan Nurlan Kusmaedi, 1991. Olahraga pilihan Tenis Meja. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. Bandung.

Ahmad Sabri. 2007. Startegi Belajar Mengajar. Padang. Quantum Teaching.

Agung, Sunarno. (2005). Evaluasi Hasil Belajar Pendidikan Jasmani. Diktat perkuliahan FIK Universitas Negeri Medan.

Akhmad Jaya dkk. 1976. Teknik Permainan Tenis Meja. Bandung.PTMSI

Aman. 2007. Kemampuan Dasar Mengajar. Universitas Negeri Medan, Fakultas Ilmu Pendidikan.

Arikunto. 2009. Prosedur penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Daryanto. 2010. Belajar dan Mengajar. Bandung. Yrama Widya

Dimyanti. 2003. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta. Rineka Cipta

Djamarah, dan Aswan Zain. 2002. Strategi belajar mengajar. Jakarta: Rineka Cipta

Hamalik,Oemar. 1985. Psikologi belajar dan mengajar. Bandung: Sinar baru Algensindo.

Husdarta. 2000. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta

Kertamanah. 2003. Teknik & Taktik Mahir Permainan Tenis Meja, Jakarta:Raja Grafindo Persada.

Larry Hodges. 2007. Tenis Meja.Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Muhajir. 2007. Pendidikan Jasmani. Penerbit Yudhistira. Jakarta

Mulyono, 2009. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar.Jakarta : Rineka Cipta.

Nadisah. 1992. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Jasmani dan Kesehatan.

(23)

Rijsdorp (Dalam M. Irfan). 2007. Sejarah Pendidikan Jasmani Olahraga dan Rekreasi. Medan. FIK Unimed.

Rusli Lutan. 2000. Belajar Keterampilan Motorik Pemgantar Teori dan Metode.

Jakarta. Depdikbud

Sadiaman Arief dkk. 2006. Media pendidikan, pengertian, pengembangan dan pemanfaatanya. Penerbit PT. Raja Grafindo Persada.

Slameto,2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi. Jakarta : Rineka Cipta.

Suryosubroto, B. 1997. Proses belajar mengajar di sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Sutarmin, 2007, Terampil Berolahraga Tenis Meja, Surakarta: Era Intermedia.

Gambar

gambaran tentang permasalahan yang dihadapi, agar tidak terlalu jauh

Referensi

Dokumen terkait

Nilai feeding rate tertinggi menggunakan metode SNI adalah papan partikel sengon kerapatan rendah (78,33 µg/ekor/hari untuk SNI dan 16,67 µg/ekor/hari untuk JIS) dan feeding

Therefore,it can be concluded that the top-down technique of reading is more effective to be used than the bottom-up technique of reading for junior high school

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui nilai konstanta waktu penyimpanan ( k ) dan nilai faktor berat relatif/penimbang ( x ), sehingga kita dapat menghitung

Hipotesis yang diajukan adalah (1) ada hubungan positif antara kecerdasan emosi dan self efficacy dengan kesiapan psikologis dalam menghadapi ujian semester, (2) ada hubungan

Berdasarkan pada pertimbangan karakteristik sinar matahari tersebut, maka dalam perancangan Sekolah Tinggi Penerbangan Surakarta (STPS) ini, faktor potensi cahaya

[r]

Desain Prototipe Mesin Tipe Silinder Berotasi Untuk Produksi Maltodekstrin Berbahan Baku Tapioka dengan Metode Hidrolisis Kering.. Di bawah bimbingan : Khaswar Syamsu dan

Menurut Heidjrachman dan Husnan (2000: 219) dalam hubungannya dengan kinerja dijelaskan bahwa pola kepemimpinan seorang manajer berpengaruh dalam pencapaian tujuan