KONSEP KEBEBASAN MANUSIA BERKEHENDAK DALAM AT-TAFSĪR AL-MUNĪR KARYA WAHBAH ZUHAILI
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
Setelah menolak ketiadaan Tuhan, maka manusia akan lebih bebas mengeluarkan potensi yang ada dalam dirinya sehingga kehendak untuk berkuasa ini bisa
Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan oleh penulis tentang konsep-konsep yang digunakan untuk ijtihad oleh Wahbah az-Zuhaili dalam kajian hukum keluarga, serta
Sejauh penelusuran penulis, penelitian tentang Konsep Kebebasan Kehendak Manusia dalam Pemikiran Immanuel Kant dan aliran Mu’tazilah , belum ada yang mengkaji
Poin-poin yang dapat menggambarkan pemikiran susbtantif tersebut adalah bahwa (a) manusia lahir dalam keadaan iman dan Islam dengan memiliki potensi untuk mengarah kepada
Manusia sebagai individu yang paripurna, ketika menghadap Tuhan di kehidupan yang akan datang akan bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan, dan oleh karena itu kebebasan
Dapat disimpulkan bahwa baik Wahbah az-Zuhaili, Quraish Shihab maupun Hamka sama-sama menjelaskan manfaat hujan diturukan untuk menyuburkan tanaman yang dengan tanaman itu dapat