• Tidak ada hasil yang ditemukan

MODEL PEMILIHAN ANGKUTAN TAKSI DI KOTA MEDAN (TEKNIK STATED PREFERENCE)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MODEL PEMILIHAN ANGKUTAN TAKSI DI KOTA MEDAN (TEKNIK STATED PREFERENCE)"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

MODEL PEMILIHAN ANGKUTAN TAKSI DI KOTA MEDAN

(TEKNIK STATED PREFERENCE)

TUGAS AKHIR

Diajukan untuk melengkapi tugas-tugas dan memenuhi syarat untuk menempuh

Ujian Sarjana Teknik Sipil

Disusun Oleh:

050404010

KHAIRUNNISA LUBIS

BIDANG STUDI TRANSPORTASI

DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL

FAKULTAS TEKNIK

(2)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati prilaku perjalanan angkutan taksi, yaitu mengetahui dan menganalisis karekteristik pengguna taksi di kota Medan dan melihat preferensi pemilihan moda akibat perubahan ongkos, pelayanan (fasilitas) dan tingkat keandalan (waktu). Yaitu: apakah pemilihan angkutan taksi lebih dipengaruhi oleh perubahan ongkos, perubahan pelayanan atau waktu tunggu taksi.

Kegiatan penelitian yang dilakukan meliputi survei awal dan survei utama yaitu melalui pembagian kuisioner yang disusun dengan metoda stated preference. Penelitian ini dilakukan kepada 120 responden dan terkumpul sebanyak 62 yang memenuhi syarat (valid). Kuisioner tersebut dibagikan di pusat-pusat perbelanjaan, bandara, rumah sakit, pusat perkantoran dan perumahan warga.

Hasil kuisioner selanjutnya diolah untuk mendapatkan karakteristik pengguna taksi dan model pemilihan taksi. Beberapa karakteristik pengguna taksi di Kota Medan berikut ini telah berhasil diperoleh: sebagian besar pengguna taksi di Medan berpenghasilan antara Rp. 2.000.000 sampai Rp. 4.000.000; sebagian besar perjalanan yang dilakukan berasal dari rumah atau menuju ke rumah. Sebagian besar pengguna menggunakan taksi 2 – 4 kali sebulan atau seminggu sekali. Dalam banyak hal, kemudahan/mobilitas dan kecepatan/waktu merupakan alasan utama penggunaan taksi.

Model pemlihan angkutan taksi yang telah diperoleh dalam bentuk persamaan linier: y = 0.144 - 0.0000686X1 - 0.256X2 + 0.022X3. Dengan 3 atribut yaitu: X1

adalah ∆ cost, X 2 adalah ∆ time dan X3 adalah ∆ service. Hasil pengukuran

(3)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini.

Adapun judul dari tugas akhir ini adalah “Model Pemilihan Angkutan

Taksi Kota Medan (Teknik Stated Preference)”. Tugas Akhir ini disusun

sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan Strata I (S1) di Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara.

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan tugas akhir ini tidak terlepas dari bimbingan, dukungan dan bantuan dari semua pihak. Penulis hanya dapat mengucapkan terima kasih atas segala jerih payah, motivasi dan doa yang diberikan hingga penulis dapat menyelesaikan studi di Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara, terutama kepada :

1. Bapak Medis S Surbakti, ST MT, selaku Dosen Pembimbing yang telah berkenan meluangkan waktu, tenaga dan pemikiran untuk membantu, membimbing dan mengarahkan penulis hingga selesainya tugas akhir ini. 2. Bapak Prof. Dr. Ing. Johannes Tarigan, selaku Kepala Departemen Teknik

Sipil Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara.

3. Bapak Ir. Teruna Jaya, M.Sc, selaku Sekretaris Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara.

(4)

telah memberikan masukan dan kritikan yang membangun dalam menyelesaikan tugas akhir ini.

5. Bapak/Ibu Staf Pengajar Departemen Teknik Sipil Universitas Sumatera Utara.

6. Ayahanda Chairuddin Lubis dan Ibunda Asmah tercinta, yang selalu mendukung, membimbing, dan memotivasi penulis dalam menyelesaikan tugas akhir ini.

7. Kepada kedua abangku Hanafi Lubis, ST dan Irham Lubis, Spd (sukses buat S2 nya) terima kasih buat semua dukungan, motivasi dan rasa sayang nya buat penulis.

8. Buat sahabat-sahabatku : Ida, Ina, Enny, dan Af (sobatqiu), terima kasih untuk selalu membantu dalam hal apapun (thanks buat kebersamaan kita). 9. Buat teman-teman ’05 Mumu, Rio, Andreas, Widi, Tanti, Wida, Ica, Henny,

Vika, Arie, Kace, Rini, Abah, Habibie, Zime’, Uje’, Grace, Nensi, Lady, Sakinah dan teman-teman CIV05 yang tidak dapat disebutkan namanya satu persatu, thanks buat bantuan dan dukungannya.

10. Abang-abang senior 04: Bang Leo, bang Cris, bang Roy, bang Emir, bang Sawal, bang Meijer dan yang tidak dapat disebutkan namanya satu persatu. Semoga Allah SWT membalas dan melimpahkan rahmat dan karuniaNya kepada kita semua, dan atas dukungan yang telah diberikan penulis ucapkan terima kasih. Akhirnya, semoga tugas akhir ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Medan, Mei 2010 Hormat Saya

(5)

DAFTAR ISI

ABSTRAK ... i

KATA PENGANTAR... ii

DAFTAR ISI ... iv

DAFTAR GAMBAR ... vi

DAFTAR GRAFIK ... vii

DAFTAR TABEL ... viii

DAFTAR ISTILAH ... ix

DAFTAR NOTASI ... xi

BAB I PENDAHULUAN ... 1

I.1 Umum ... 1

I.2 Latar Belakang ... 2

I.3 Tujuan Penelitian ... 4

I.4 Pembatasan Masalah... 4

I.5 Metodologi ... 10

I.6 Hasil Yang Diharapkan ... 12

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 14

II.1 Konsep Pemodelan ... 14

II.1.1 Pemodelan Transportasi ... 14

II.1.2 Konsep Dasar Pemodelan Transportasi ... 15

II.2. Model Pemilihan Jenis Kendaraan/Moda ... 15

II.2.1 Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Moda ... 18

II.2.2 Pemilihan Moda Transportasi ... 21

II.2.3 Pendekatan Model Pemilihan Moda ... 22

II.2.3.1 Pendekatan Agregat ... 23

II.2.3.2 Pendekatan Disagregat ... 24

a. Pendekatan Disagregat Determinstik ... 24

b. Pendekatan Disagregat Stokastik ... 24

II.3 Model Pemilihan Diskrit ... 25

II.4 Model Logit Biner / Binomial ... 28

II.5 Teknik Stated Preference ... 30

II.5.1 Identifikasi Pilihan ... 32

II.5.2 Analisa Data Stated Preference ... 33

II.5.4 Estimasi Parameter Stated Preference ... 34

II.6 Studi Terdahulu Yang Berkaitan Dengan Moda Choice ... 36

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 40

III.1 Umum ... 40

III.2 Pendekatan dan Pemecahan Masalah ... 44

III.3 Penjelasan Rencana Kerja ... 45

III.3.1 Studi Pendahuluan dan Kajian Pustaka ... 45

III.3.2 Perancanaan dan Survei Pendahuluan ... 45

(6)

III.3.4 Pengumpulan dan Pengolahan Data ... 49

III.3.5 Analisa Validasi dan Uji Statistik ... 51

III.3.6 Uji Sensitivitas ... 51

III.3.7 Kesimpulan dan Saran ... 52

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA ... 53

IV.1 Gambaran Umum Wilayah Studi ... 53

IV.2 Perusahaan (Operator) Yang Melayani Taksi di Kota Medan ... 54

IV.3 Operator Moda Taksi Yang Diteliti ... 56

IV.3.1 Taksi Express ... 56

IV.3.2 Taksi Matra ... 57

IV.4 Survei Penumpulan Data Primer ... 58

IV.4.1 Teknik Penumpulan Data... 58

IV.4.2 Jumlah Sampel ... 59

IV.4.3 Pelaksanaan Survei Pengumpulan Data... 62

IV.4.4 Pemaparan Hasil Survei ... 63

IV.5 Analisa Regresi Linier ... 71

IV.5.1 Analisis Persamaan Fungsi Selisiih Utilitas ... 71

IV.5.2 Kompilasi Data ... 73

IV.5.3 Korelasi ... 74

IV.5.4 Alternatif Persamaan Fungsi Utilitas ... 75

IV.5.5 Interpretasi Hasil Kalibrasi ... 76

IV.5.6 Validasi dengan Uji Statistik... 78

IV.5.7 Persamaan Model ... 79

IV.5.8 Grafik Pemilihan Moda ... 80

IV.5.9 Sensitivitas Model ... 81

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 85

IV.5.1 Kesimpulan ... 85

IV.5.1 Saran ... 87

DAFTAR PUSTAKA ... 88

(7)

DAFTAR GAMBAR

(8)

DAFTAR GRAFIK

Grafik 4.1 Distribusi Responden Pengguna Moda Taksi Matra dan Taksi Express di Kota Medan

Grafik 4.2 Distribusi Asal Perjalanan Responden Pengguna Taksi Matra dan Taksi Express untuk perjalanan di sekitar/kawasan kota Medan Grafik 4.3 Distribusi Tujuan Perjalanan Responden Pengguna Taksi Matra dan

Taksi Express untuk perjalanan di sekitar/kawasan kota Medan Grafik 4.4 Distribusi Tingkat Pendapatan Responden Pengguna Taksi Matra

dan Taksi Express untuk perjalanan di sekitar/kawasan kota Medan Grafik 4.5 Distribusi Alasan Pemilihan Moda Responden Pengguna Taksi

Matra dan Taksi Express untuk perjalanan di sekitar/kawasan kota Medan

Grafik 4.6 Pemilihan Moda

(9)

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1 Operator-operator yang melayani pengguna moda taksi di kota Medan

Tabel 4.2 Acuan menentukan jumlah sampel : probabilitas individu memilih taksi Matra/taksi Express

Tabel 4.3 Kusioner yang tidak memenuhi syarat

Tabel 4.4 Distribusi reponden pengguna moda Taksi Matra dan Taksi Express untuk perjalanan di sekitar/kawasan kota Medan

Tabel 4.5 Distribusi Asal Perjalanan Responden Pengguna Taksi Matra dan Taksi Express untuk perjalanan di sekitar/kawasan kota Medan Tabel 4.6 Distribusi Tujuan Perjalanan Responden Pengguna Taksi Matra dan

Taksi Express untuk perjalanan di sekitar/kawasan kota Medan Tabel 4.7 Distribusi Tingkat Pendapatan/Penghasilan Responden Pengguna

Taksi Matra dan Taksi Express untuk perjalanan di sekitar/kawasan kota Medan

Tabel 4.8 Distribusi Alasan Pemilihan Moda Responden Pengguna Taksi Matra dan Taksi Express untuk perjalanan di sekitar/kawasan kota Medan

Tabel 4.9 Distribusi Frekuensi Rata-rata Responden Pengguna Taksi untuk perjalanan di sekitar/kawasan kota Medan

Tabel 4.10 Distribusi Responden Pengguna Moda Berdasarkan Pekerjaan Tabel 4.11 Nilai Skala Numerik

(10)

DAFTAR ISTILAH

Agrometer Meter taksi sebagai alat penunjuk pemakaian atau penyewaan taksi

Cost Ongkos / Biaya perjalanan

Correlation Mengukur ketepatan garis regresi dalam menjelaskan nilai variabel

Discrate Choice Model Model pemilihan yang didasarkan pada pendekatan terhadap prilaku individu

Deterministic Dapat terukur

Door to door Pelayanan pintu ke pintu Inteerview Survey Survei wawancara

Kalibrasi Proses penentuan nilai parameter dalam suatu persamaan yang memberikan hasil terbaik dengan hasil pengamatan di lapangan

Model Logit Biner Model dimana pengambilan keputusan dihadapkan pada alternatif yang dipilih yang mempunyai utilitas (keistimewaan, maksimum) terbesar

Option Pilihan

Probability Peluang dalam memilih Random Utility Utilitas acak

Skala Semantik Pilihan terhadap jawaban yang diberikan

(11)

Sensistivity Models Perubahan nilai pobabilitas bila dilakukan perubahan nilai atribut

Service Pelayanan/fasilitas yang diberikan

Surveyor Petugas survei

Teknik Stated Preference Teknik yang digunakan kepada responden mengenai pilihan apa yang diinginkan untuk melakukan sesuatu

Time Waktu

Traveller Pelaku perjalanan

Utilitas Ukuran istimewa seseorang dalam menentukan

(12)

DAFTAR NOTASI

a : Konstanta regresi

b1,…bn : Koefisien masing-masing atribut/ Parameter model Cn : Sekumpulan alternative yang dapat dipilih

g : Galat yang dikehendaki k : Jumlah atribut

n : Jumlah observasi

εin : Kesalahan acak (random error)

PMatra : Probabilitas memilih taksi Matra

PExpress : Probabilitas memilih taksi Express

Pin : Probabilitas memilih alternatif i bagi individu n

R² : Koefisien determinasi, yaitu untuk mengetahui seberapa besar persentase pengaruh seluruh atribut terhadap utilitas pemilihan moda

Uin : Utilitas alternatif I bagi pembuat keputusan n

Vin : Fungsi deterministic utilitas i bagi individu n

xi….xn : Nilai atribut/atribut pelayanan

X1 : Selisih tarif minimum antara taksi Matra dan taksi Express

X2 : Selisih waktu tunggu antara taksi Matra dan taksi Express

X3 : Selisih pelayanan/service antara taksi Matra dan taksi Express

Zα : Nilai kritis distribusi α : Tingkat keberartian σ : Standard deviasi sampel

Referensi

Dokumen terkait

Kondisi eksisting angkutan umum yang beroperasi antar provinsi dengan rute perjalanan Medan-Lhokseumawe semakin mengalami kemajuan dalam hal pelayanan angkutan serta

Karena data pada survei ini dikumpulkan pada level individu, maka metoda analisis yang digunakan terhadap data tingkat bangkitan pergerakan taksi saat ini dengan

Pemilihan moda merupakan suatu tahapan proses perencanaan angkutan yang bertugas dalam menentukan pembebanan perjalanan atau mengetahui jumlah (dalam arti proporsi) orang dan

Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik pengguna moda, menentukan faktor – faktor yang mempengaruhi pemilihan moda, memperoleh suatu model

Dari kedua hal diatas dapat disimpulkan, dengan hanya mempertimbangkan faktor waktu kedatangan antar angkutan untuk membuat pelanggan berpindah moda dari taksi

Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik pengguna moda, menentukan faktor – faktor yang mempengaruhi pemilihan moda, memperoleh suatu model

Karakteristik perjalanan responden berdasarkan alasan memilih moda dapat dilihat bahwa banyak beragam alasan yang membuat responden memilih moda bus untuk melakukan

Moda yang diteliti adalah angkutan kota yang melintasi rencana rute satu monorel. Pada moda angkutan kota dikenakan atribut biaya perjalanan, waktu tempuh,