• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS KECEPATAN AKSES LAYANAN 3.5G TELKOMSEL FLASH DALAM JARINGAN AD HOC YANG DIGUNAKAN UNTUK BERBAGI KONEKSI INTERNET SKRIPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS KECEPATAN AKSES LAYANAN 3.5G TELKOMSEL FLASH DALAM JARINGAN AD HOC YANG DIGUNAKAN UNTUK BERBAGI KONEKSI INTERNET SKRIPSI"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS KECEPATAN AKSES LAYANAN 3.5G TELKOMSEL FLASH DALAM JARINGAN AD HOC YANG

DIGUNAKAN UNTUK BERBAGI KONEKSI INTERNET

SKRIPSI

Diajukan untuk melengkapi tugas dan memenuhi syarat mencapai gelar Sarjana Komputer

RAHMAD SYAHRI 081421001

PROGRAM EKSTENSI S1 ILMU KOMPUTER DEPARTEMEN ILMU KOMPUTER

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN 2010

(2)

PERSETUJUAN

Judul : ANALISIS KECEPATAN AKSES LAYANAN 3.5G

TELKOMSEL FLASH DALAM JARINGAN AD HOC YANG DIGUNAKAN UNTUK BERBAGI KONEKSI INTERNET

Kategori : SKRIPSI

Nama : RAHMAD SYAHRI

Nomor Induk Siswa : 081421001

Program Studi : EKSTENSI (S1) ILMU KOMPUTER

Departemen : ILMU KOMPUTER

Fakultas : MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN

ALAM (FMIPA) UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

Disetujui oleh :

KomisiPembimbing

Pembimbing II, Pembimbing I,

(Syahril Efendi, S.Si, M.IT) (Prof. Dr. Muhammad Zarlis) NIP. 196711101996021001 NIP. 195707011986011003

Diketahui/Disetujuioleh:

Departemen Ilmu Komputer FMIPA USU

Ketua,

Prof. Dr. Muhammad Zarlis NIP. 19570701986011003

(3)

PERNYATAAN

ANALISIS KECEPATAN AKSES LAYANAN 3.5G TELKOMSEL FLASH DALAM JARINGAN AD HOC YANG DIGUNAKAN UNTUK BERBAGI

KONEKSI INTERNET

SKRIPSI

Saya mengakui bahwa skripsi ini adalah hasil kerja saya sendiri, kecuali beberapa kutipan dan ringkasan yang masing-masing disebutkan sumbernya.

Medan, 20 Desember 2010

RAHMAD SYAHRI 081421001

(4)

PENGHARGAAN

Syukur Alhamdulillah saya panjatkan atas kehadirat Allah SWT karena atas rezeki dan rahmat-Nya saya dapat menyelesaikan skripsi ini, dan segala sesuatu yang terjadi dalam proses penulisan skripsi adalah yang terbaik diberikan oleh-Nya kepada saya.

Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Bapak Prof. Dr. Muhammad Zarlis dan Bapak Syahril Efendi, S.Si, M.IT selaku dosen pembimbing dalam penyelesaian skripsi ini yang telah memberikan panduan dan bimbingan dengan penuh kepercayaan kepada saya untuk menyelesaikan skripsi ini. Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada Bapak Drs. Agus Salim Harahap, M.Si dan Bapak M. Andri B. ST, M.Comp.Sc, M.E.M sebagai dosen pembanding skripsi ini yang telah memberikan banyak masukan bagi saya. Saya juga tidak lupa memberikan ucapan terima kasih kepada Ketua Departemen Ilmu Komputer yang dalam hal ini juga merupakan dosen pembimbing skripsi saya, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Bapak Dr. Sutarman, Pembantu Dekan III sekaligus koordinator Program Ekstensi S1 Ilmu Komputer Bapak Drs. Agus Salim Harahap, M.Si dan sekretaris Departemen Ilmu Komputer Bapak Syahriol Sitorus, S.Si, M.IT dan seluruh dosen dan pegawai pada Departemen Ilmu Komputer dan FMIPA USU.

Rasa terima kasih juga saya ucapkan untuk kedua orang tua saya Syahrin Siagian dan Jurianti serta adik semata wayang saya Ratna Fitri Syahriani Siagian yang selalu memberikan dukungan, perhatian dan kasih sayangnya kepada saya selama kuliah hingga penyelesaian skripsi ini. Terima kasih juga saya ucapkan untuk wanita yang saya cintai Juni Arbi Sahfitri dan seluruh teman-teman terbaik saya Tami, Ondo, Ridwan, Selvy, Desi, Nova, Andi, Fadli, abang Ganda, Hakim, Fuzy, Asma, Melly, Hotma, Aidul, Yuni, Andika, Truman, Alex, Novita, Jernhita, Mangatur yang telah memberikan perhatian dan dukungan yang begitu solid untuk saya serta teman-teman lain yang tidak bisa saya sebutkan semuanya disini saya ucapkan banyak terima kasih.

Akhir kata saya ingin memohon maaf bila terdapat kesalahan dan kekurangan dalam skripsi saya ini. Saya mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi perbaikan di masa yang akan datang.

(5)

ABSTRAK

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis kecepatan transfer data layanan Telkomsel Flash yang dibagi pakai dalam jaringan ad hoc. Telkomsel Flash yang akrab dipanggil Flash unlimited merupakan salah satu teknologi layanan mobile internet berbasis 3.5G/HSPDA yang saat ini digemari oleh masyarakat Indonesia. Metode penelitian penyusunan skripsi ini menggunakan metode eksperimen yaitu dengan melakukan pengujian terhadap hasil kecepatan download yang diberikan layanan Flash ke dalam suatu koneksi jaringan antar mobile node yang disebut dengan MANET (Mobile Ad hoc Network). Langkah selanjutnya, melakukan studi pustaka berdasarkan literatur yang sesuai seperti mengumpulkan data dan kesimpulan dari buku teks, e-book, jurnal yang berhubungan dengan sistem jaringan ad hoc dan informasi seputar layanan Telkomsel Flash. Berdasarkan hasil analisis diperoleh suatu kesimpulan bahwa untuk masa sekarang ini, Flash dapat dihandalkan sebagai layanan mobile internet. Menurut hasil pengujian, kecepatan yang diberikan layanan ini dirasa memuaskan selama masih dalam quota. Walaupun parameter makna puas bagi setiap orang berbeda-beda namun tetap mengarah pada harapan supaya bisa mendapatkan koneksi internet yang cepat, stabil dan murah.

(6)

THE ANALYSIS OF ACCESS SPEED 3.5G SERVICES BY TELKOMSEL FLASH IN AD HOC NETWORK THAT USED FOR INTERNET

CONNECTION SHARING

ABSTRACT

This study aimed to analyze the speed of data transfer services Telkomsel Flash is divided use in ad hoc networks. Telkomsel Flash unlimited familiar is called Flash, it is one of technology-based mobile Internet services 3.5G/HSPDAwhich is currently favored by the Indonesian community.The research method of preparation scientific work uses the experimental method, that is done by evaluating the results of the download speedof Flash services into a network connection between the mobile node is called MANET (Mobile Ad Hoc Network).The next step, to study literature based on appropriate literature such as collecting data and conclusions from text books, e- books, journals relating to the ad hoc network systems and information about services Telkomsel Flash.Based on the analysis results obtained a conclusion that for this present moment, Flash reliable as mobile internet services. According to test results, speed of service provided is deemed satisfactory as long as the quota. Although the parameters meaning of 'satisfaction' for each person are differentbut still leads to hope in order to get a fast internet connection, stable and cheap.

(7)

DAFTAR ISI

Halaman

Persetujuan ii

Pernyataan iii

Penghargaan iv

Abstrak v

Abstract vi

Daftar Isi vii

Daftar Tabel ix

Daftar Gambar x

Daftar Istilah xii

Bab 1 Pendahuluan 1

1.1 Latar Belakang 1

1.2 Perumusan Masalah 4

1.3 Ruang Lingkup Penelitian 5

1.4 Batasan Masalah 5

1.5 Tujuan dan Manfaat Penelitian 8

1.6 Metode Penelitian 8

1.7 Sistematika Penulisan 9

Bab 2 Landasan Teori 10

2.1 Sistem Jaringan Komputer 10

2.1.1 Pengertian Jaringan Komputer 10

2.1.2 Tipe Jaringan Komputer 10

2.1.2.1 Jaringan Client Server 11

2.1.2.2 Jaringan Peer To Peer (P2P) 11

2.1.2.3 Jaringan Hybrid 12

2.1.3 Topologi Jaringan Wireless dan Standarisasinya 12

2.1.3.1 Topologi Jaringan Wireless 12

2.1.3.2 Standarisasi Jaringan Wireless 15

2.2 Konsep Dasar IP Address Versi 4 16

2.2.1 Mengenal IP Address Versi 4 16

2.2.2 Kelas IP Address Versi 4 17

2.2.3 Subnet Mask 18

Bab 3 Analisis 20

3.1 Solusi Mobilitas 20

3.2 Mengenal Ukuran Kecepatan Akses Internet 21

3.2.1 Bit Sebagai Satuan Dasar 21

3.2.2 Byte Sebagai Satuan Dasar Browser 22

(8)

3.3 Bandwith dan Cara Kerjanya 23 3.3.1 Uji Bandwith Melalui Situs Penguji 25 3.3.2 Menghitung Waktu Download Sebuah File 25

3.4 Generasi Teknologi Telepon Kabel 27

3.4.1 Teknologi 3G 27

3.4.2 High Speed Downlink Packet Access (HSDPA) 28

3.4.3 Teknologi 4G 29

3.5 Layanan Mobile Internet Telkomsel Flash 29

Bab 4 Implementasi dan Pengujian 32

4.1 Implementasi 32

4.1.1 Lingkungan Implementasi 32

4.1.2 Batasan Implementasi 35

4.2 Instalasi dan Pengaturan Sistem 36

4.2.1 Software Mobile Partner 36

4.2.2 Setting Koneksi Sharing Telkomsel Flash 43 4.2.3 Topologi Perancangan Sistem Jaringan 53

4.3 Metode Pengujian 53

4.3.1 Pengujian dengan Situs 55

4.3.2 Tes Download Manual 57

4.3.3 Tabel dan Grafik Hasil Pengujian 60

Bab 5 Kesimpulan dan Saran 61

5.1 Kesimpulan 61

5.2 Saran 62

Daftar Pustaka 64

Lampiran 1: Surat Riset Pengumpulan Data

Lampiran 2: Riset BTS HSDPA Telkomsel Wilayah Medan Sunggal

(9)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Kelas-Kelas IP Address Versi 4 17

Tabel 2.2 Tabel Network ID dan Host ID IP Address Versi 4 18

Tabel 2.3 Tabel Jumlah Network dan Host 18

Tabel 2.4 Tabel Subnet Mask IP Address Versi 4 19

Tabel 3.1 Satuan Ukuran Bandwith 22

Tabel 3.2 Tabel Ukuran Bandwith dalam Byte 22

Tabel 3.3 Tabel Ukuran Data atau File 23

Tabel 3.4 Jenis Koneksi dan Bandwith Yang Ditawarkan ISP 24

Tabel 4.1 Hasil Tes Download 60

(10)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 1.1 Sketsa Gambar HSDPA Coverage Lokasi Penelitian 6 Gambar 2.1 Topologi InfrastrukturJaringan Wireless 13

Gambar 2.2 Topologi Ad hoc Jaringan Wireless 13

Gambar 2.3 IP Address Dalam Bilangan Biner dan Desimal 17 Gambar 3.1 Kecepatan Download Sebenarnya yang Ditunjukkan oleh Browser 24 Gambar 3.2 Ilustrasi Perbandingan Antara Bandwithdan Throughput 25 Gambar 3.3 Hasil Dua Kali Pengujian Bandwith Melalui Speedtest.net 24 Gambar 3.4 Paket Flash Unlimied Untuk Kartu SimPATI dan Kartu AS 30 Gambar 3.5 Paket Flash Unlimied Untuk KartuHALO 31

Gambar 4.1 Jendela Proses MemulaiInstalasi 37

Gambar 4.2 Jendela License Agreement 38

Gambar 4.3 Jendela Proses PenyimpananAplikasi 38 Gambar 4.4 Jendela Proses Pembuatan Folder Start Menu 39

Gambar 4.5 Jendela Proses SedangInstalasi 39

Gambar 4.6 Jendela Proses InstalasiSelesai 40

Gambar 4.7 Icon Mobile Partner Di Jendela Desktop 40

Gambar 4.8 JendelaUtama Mobile Partner 41

Gambar 4.9 Menu Pilihan Tools – Options 41

Gambar 4.10 Tampilan Jendela Profile Management 42 Gambar 4.11 Hasil Konfigurasi Profile Management 42 Gambar 4.12 Jendela Utama Dalam Melakukan Koneksi 43 Gambar 4.13 Klik Kanan Icon Network Di Taskbar 44 Gambar 4.14 Jendela Network and Sharing Center Windows 7 44

Gambar 4.15 Jendela Network Connections 44

Gambar 4.16 Jendela Telkomsel Flash Properties 45

Gambar 4.17 Jendela Advance Setting 46

Gambar 4.18 Klik Kanan Wireless Network Connection 46 Gambar 4.19 Wireless Network Connection Properties 47 Gambar 4.20 Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) Properties 47 Gambar 4.21 Jendela Network and Sharing Center Internet Connected 48 Gambar 4.22 Jendela Set Up a Connection or Network 48

Gambar 4.23 Jendela Set Up an Ad Hoc Network 49

Gambar 4.24 Jendela Network Name and Security Options 49 Gambar 4.25 Jendela Progress Konfigurasi Ad Hoc 50

Gambar 4.26 Jendela Akhir Konfigurasi Ad Hoc 50

Gambar 4.27 Jendela Network And Sharing Center AkhirKonfigurasi 51 Gambar 4.28 Client – Klik Kanan Wireless Network Connection 51 Gambar 4.29 Client - Wireless Network Connection Properties 52 Gambar 4.30 Client - Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) Properties 52

Gambar 4.31 Topologi Sistem Jaringan Ad Hoc 53

Gambar 4.32 Diagram Aktifitas Pengujian 54

(11)

Gambar 4.33 Hasil Tes di Laptop Server 55 Gambar 4.34 Hasil Tes di Laptop Server (Kiri) dan Client1 (Kanan) 55 Gambar 4.35 Hasil Tes di Laptop Server (Kiri), Client1 (Kanan) dan

Client2 (Bawah) 56

Gambar 4.36 Hasil Tes di Laptop Server (Kiri), Client1 (Kanan),

Client2 (Kiri Bawah) dan Client3 (Kanan Bawah) 56 Gambar 4.37 Hasil Tes di Laptop Server (Kiri Atas), Client1 (Kanan Atas),

Client2 (Kiri Tengah), Client3 (Kanan Tengah) dan

Client4 (Bawah) 57

Gambar 4.38 Hasil Tes di Laptop Server 58

Gambar 4.39 Hasil Tes di Laptop Server (Kiri) dan Client1 (Kanan) 58 Gambar 4.40 Hasil Tes di Laptop Server (Kiri), Client1 (Kanan) dan

Client2 (Bawah) 58

Gambar 4.41 Hasil Tes di Laptop Server (Kiri), Client1 (Kanan),

Client2 (Kiri Bawah) dan Client3 (Kanan Bawah) 59 Gambar 4.42 Hasil Tes di Laptop Server (KiriAtas), Client1 (Kanan Atas),

Client2 (Kiri Tengah), Client3 (Kanan Tengah) dan

Client4 (Bawah) 60

Gambar 4.43 Grafik Jumlah Hasil Tes Download Dalam Dua Cara

Pengujian 61

(12)

DAFTAR ISTILAH

GSM : Singkatan dari Global System for Mobile Communication yang merupakan sebuah teknologi komunikasi selular yang bersifat digital. Teknologi ini memanfaatkan gelombang mikro dan pengiriman sinyal yang dibagi berdasarkan waktu, sehingga sinyal informasi yang dikirim akan sampai pada tujuan. GSM dijadikan standar global untuk komunikasi selular sekaligus sebagai teknologi selular yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia.

3G : Dari bahasa Inggris third-generation technology, merupakan sebuah standar untuk diaplikasikan pada jaringan telepon selular.

Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel versi ke-tiga. Melalui 3G, pengguna telepon selular dapat memiliki akses cepat ke internet dengan bandwidth sampai 384 kilobit setiap detik ketika alat tersebut berada pada kondisi diam atau bergerak secepat pejalan kaki.

Access Point : Access point adalah sebuah perangkat keras yang digunakan untuk mengembangkan jaringan lokal kabel menjadi wireless.

ADSL : Singkatan dari Asymmetric Digital Subscriber Line adalah salah satu bentuk dari teknologi DSL yang menggunakan sambungan kabel telepon sebagai jaringan penghubung dengan Internet Service Provider (ISP).

AMPS : Singkatan dari Advanced Mobil Phone Service, merupakan salah satu teknologi komunikasi selular analog dirancang hanya untuk transmisi suara, lalu dikembangkan menjadi transmisi suara dan data.

Bandwith : Merupakan jumlah maksimal bit data yang melewati jaringan tiap detiknya.

Browser : Merupakan program aplikasi yang menterjemahkan kode HTML dan merepresentasikan halaman web site.

BTS : Singkatan dari Base Transceiver Station, merupakan benda yg terpasang di menara-menara (tower) bercat merah-putih milik operator selular. BTS merupakan perangkat yg bertugas memberi dan menerima sinyal dari ponsel untuk diteruskan ke ponsel lain.

CDMA : Singkatan dari Code-Division Multiple Access, adalah teknologi

(13)

seluler digital yang menggunakan teknik penyebaran spektrum.

Client server : Merupakan sebuah paradigma dalam teknologi informasi yang merujuk kepada cara untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua pihak seperti pihak klien dan pihak server.

DNS server : Merupakan sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer.

E-Book : Singkatan dari buku elektronik atau buku digital, adalah versi elektronik dari buku. Jika buku pada umumnya terdiri dari kumpulan kertas yang dapat berisikan teks atau gambar, maka ebook berisikan informasi digital yang juga dapat berwujud teks atau gambar.

EV-DO : Singkatan dari Evolution Data Optimized atau Evolution Data Only, merupakan sebuah standar pada wireless broadband berkecepatan tinggi.

File server : Suatu komputer yang berfungsi sebagai komponen penyimpanan jaringan lokal dan bisa mengatur agar para pengguna bisa memakai bersama-sama hard disk, file dan tempat penyimpanan file.

GPRS : Singkatan dari General Packet Radio Service adalah suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat sampai 160 kbps.

HSDPA : Singkatan dari High-Speed Downlink Packet Access, lahir dari pengembangan teknologi WCDMA yang merupakan sebuah protokol telepon genggam atau ponsel yang juga disebut dengan teknologi 3,5 G.

IP Address : Merupakan deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.

ISP : Singkatan dari Internet Service Provider, merupakan suatu perusahaan atau badan yang menyelenggarakan jasa sambungan Internet dan jasa lainnya yang berhubungan. Kebanyakan perusahaan telepon merupakan penyelenggara jasa Internet yang menyediakan jasa seperti hubungan ke Internet, pendaftaran nama domain, dan hosting.

Link : Disebut juga hyperlink, merupakan sebuah acuan dalam dokumen hiperteks ke dokumen yang lain atau sumber lain.

(14)

hoc Network yang tidak memiliki router tetap. Node-node dalam jaringan ini berfungsi juga sebagai router yang bertanggung jawab untuk mencari dan menangani rute ke setiap node di dalam jaringan.

Mobile Internet

: Merupakan akses internet portabel yang dapat digunakan kapan saja dan dimana saja.

Mobile Nodes

: Merupakan perangkat keras seperti laptop, PDA, iPad dan lainnya yang bisa dibawa-bawa.

Network Administrator

: Seseorang yang profesional bertanggung jawab terhadap pemeliharaan komputer seperti hardware and software yang diintegrasikan dengan jaringan komputer.

NMT : Singkatan dari Nordic Mobile Telephone adalah salah satu jenis sistem telepon seluler yang beroperasi mulai tahun 1981.

Peer To Peer : Sistem P2P yang sebenarnya adalah suatu sistem yang tidak hanya menghubungkan ujung kabel satu dengan lainnya yang saling berhubungan secara dinamis dan berpartisipasi dalam mengarahkan lalu lintas komunikasi informasi, pemrosesan, dan penugasan pembagian bandwidth yang intensif, dimana bila sistem ini tidak ada, tugas-tugas ini biasanya diemban oleh server pusat.

Platform : Istilah dalam teknologi informasi mengenai sebuah perangkat lunak yang dapat digunakan di beberapa sistem operasi yang berbeda seperti Microsoft Windows, Linux, Mac OS, BSD dan lain sebagainya.

Proxy Server : Sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap konten dari Internet atauIntranet.

Quota : Quota adalah pembatasan jumlah fisik terhadap barang/jasa yang diterima dalam periode waktu yang ditentukan.

Router : Sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing.

Throughput : Merupakan jumlah bit data yang melewati jaringan pada saat- saat tertentu.

Transmitter : Suatu alat yang berfungsi sebagai pemancar gelombang (seperti radio atau infra merah), biasanya bersamaan dengan receiver yang berfungsi menerima gelombang untuk meneruskan dalam suatu perintah.

UMTS : Singkatan dari Universal Mobile Telecommunications System

(15)

adalah salah satu teknologi telepon genggam 3G (generasi ke-3).

Sekarang ini bentuk yang paling banyak digunakan adalah W- CDMA yang distandarisasi oleh 3GPP. UMTS seringkali dipasarkan sebagai 3GSM, menekankan dasar 3G dari teknologi ini.

USB : Singkatan dari Universal Serial Bus, adalah standar bus serial untuk perangkat penghubung, biasanya kepada komputer namun juga digunakan di peralatan lainnya seperti konsol permainan, ponsel dan PDA.

W-CDMA : Singkatan dari Wideband Code-Division Multiple Access merupakan teknologi generasi ketiga (3G) untuk GSM, biasa disebut juga UMTS yang memiliki kecepatan mencapai 384 kbps dan dimasa akan datang akan meningkat sampai mungkin sekitar 10Mbps.

WiMax : Singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access, merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas.

Wireless Broadband

: WiBro (Wireless Broadband) yaitu layanan internet portabel yang dipancarkan pada frekuensi 2,3 GigaHertz (GHz) yang memungkinkan akses internet broadband ke berbagai perangkat seperti ponsel, komputer notebook, dan PDA. Dari segi mobilitas, Wibro juga dinilai lebih efisien ketimbang WiFi.

Kedepannya akan menjadi standar internet nirkabel dengan Jangkauan sampai jarak 1 kilometer dari stasiun pemancarnya.

Wireless Card Adapter

: Perangkat keras yang berfungsi untuk menangkap dan menerima sinyal dari access point atau perangkat sejenis.

Wireless Multihop

: Berarti bahwa node dapat berkomunikasi dengan node lain secara tidak langsung dengan menggunakan node terdekat sebagai relay.

Referensi

Dokumen terkait

The writer’s research results that the implementation from the principle of the Good Corporate Governance in the PT.Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah that is

Berdasarkan latar belakang tersebut, dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut; bagaimana ketentuan hukum yang mengatur tentang kewenangan apoteker melakukan tindakan

Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau yang telah secara substantif berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan interim dan yang akan digunakan

Nilai kapasitas panas pada suhu tinggi sesuai dengan nilai kapasitas panas yang diperoleh berdasarkan hasil eksperimen, sedangkan untuk suhu rendah nilai kapasitas

Dengan demikian maka dapat di simpulkan bahwa hipotesis penelitian yang menyatakan ada pengaruh pijat oksitosin terhadap onset laktasi pada ibu postpartum di RSU

Penafsiran dan pe- nyimpulan dari hasil penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan tahap- tahap penyimpulan, meliputi: mengamati kemampuan siswa dalam bermain

Referensi persona orang pertama yang digunakan oleh siswa kelas VII SMPN 31 Purworejo meliputi referensi persona -ku, saya, kami, dan kita sebagaimana terdapat dalam korpus data

[r]