• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Taman Belajar dan Pusat Edukasi dengan Pendekatan Arsitektur Biophilic di Kabupaten Bojonegoro

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perancangan Taman Belajar dan Pusat Edukasi dengan Pendekatan Arsitektur Biophilic di Kabupaten Bojonegoro"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  4,  menjelaskan  faktor  kebisingan yang mempengaruhi tatanan  massa.  Area  S  merupakan  sumber  kebisingan  paling  besar,  karena  paling  dekat dekat jalan raya
Gambar di atas menjelaskan tentang perkembangan desain dari awal tapak, kemudian mengalami proses  desain menggunakan metode – metode yang telah dijelaskan sebelumnya serta pengolahan data – data  dari analisa  yang  telah  dilakukan
Gambar 8. Vertical garden dan hanging garden pada Pusat Edukasi.
Gambar 10. Sirkulasi pengunjung dengan  motor
+3

Referensi

Dokumen terkait

TAMAN BERMAIN DI SUKOHARJO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU..

Prinsip arsitektur perilaku yang diterapkan pada perancangan Pusat Pendidikan Anak Usia Dini di Pekanbaru ini adalah perancangan Pusat Pendidkan Anak Usia Dini didesain

2.2 Teori-Teori yang Relevan dengan Obyek 2.2.1 Tujuan Perancangan Pusat Edukasi Interaktif Tujuan utama Pusat Edukasi Interaktif adalah sebagai sarana belajar dalam berbagai

Prinsip arsitektur perilaku yang diterapkan pada perancangan Pusat Pendidikan Anak Usia Dini di Pekanbaru ini adalah perancangan Pusat Pendidkan Anak Usia Dini didesain

Rumah Creative dengan pendekatan arsitektur biophilic di desa canggu ini juga menitikberatkan kepada bagaimana bangunan dapat menjadi naungan bagi manusia dan juga

Sehingga Pusat Kegiatan dan Informasi Arsitektur di Denpasar ini dapat menjadi suatu wadah edukasi dan inforrmasi, eksebisi/pameran, promosi, pusat pelayanan desain arsitektur,

Dengan Merancang Pusat Edukasi dan galeri seni rupa kontemporer yang menampilkan bentuk, ruang dan tatanan lahan dengan menerapkan tema arsitektur kontemporer di harapkan

Permasalahan pada perancangan Taman Edukasi Sosial dan Budaya di Kota Yogyakarta ini adalah “Bagaimana Mewujudkan Desain Taman Edukasi Sosial dan Budaya di Kota