1
Asosiasi Sarjana Sosial, Ekonomi dan Politik Indonesia (ASSEPI)
Jurnal Sosial Ekonomi dan Politik
Volume 1 Nomor 3 Oktober 2020
Available online http://www.jsep.org/index.php/jsep/index
PEMBINAAN DAN DOKTRIN BELA NEGARA DALAM TINDAKAN PREVENTIF PADA TERORISME (STUDI KASUS BOM BUNUH DIRI SURABAYA) COACHING AND DOCTRIN OF STATE DEFENSE IN PREVENTIVE MEASURES OF
TERRORISM (CASE STUDY OF SURABAYA SUICIDES BOMBING) Moch. Ali Mashuri
1*, Irna Tri Anjani
2, Regita Safiira Adina
3Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia Diterima: 16 April 2020; Disetujui: 13 Mei 2020; Dipublish: 1 Oktober 2020
*Coresponding Email: [email protected] Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembinaan dan doktrin bela negara dalam tindakan preventif pada terorisme di Kota Surabaya. Manfaat penelitian yaitu untuk mengembangkan nilai-nilai bela negara terhadap masyarakat Kota Surabaya. Sehingga diperlukan adanya penguatan pembinaan dan doktrin Bela negara dalam tindakan preventif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif pendekatan studi kasus dengan teknik pengambilan data melalui literatur review. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang didapat dari artikel yang relevan, jurnal, buku dan media berita daring (dalam jaringan). Hasil penilitian yang dilakukan membuktikan bahwa pembinaan dan doktrin bela negara dengan pengamalan nilai-nilai pancasila menunjukan hasil yang baik. Hasil tersebut dapat diketahui dari meningkatnya partisipasi masyarakat Kota Surabaya dalam Pemilu Presiden 2019 (setelah kasus bom bunuh diri), sebesar 6,91% (enam koma sembilan puluh satu persen) lebih tinggi dari pada Pemilu Presiden 2014 ( sebelum kasus bom bunuh diri). Kesadaran berbangsa dan bernegara yang ditunjukkan warga Kota Surabaya lewat ikut aktif dalam organisasi kemasyarakat, profesi maupun politik. Ikut serta dalam pemilihan umum. Serta masyarakat Surabaya berpartisipasi aktif dalam pembangunan yang dilakukan di Kota Surabaya. Dengan adanya sikap dan praktik yang telah dilakukan warga Kota Surabaya dapat menjadi sebuah kekuatan tidakan preventif yang dapat dikembangkan di dalam masyarakat dalam mencegah aksi terorisme yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Kata Kunci: Pembinaan, Doktrin, Bela Negara.
Abstract
This study aims to find out how fostering and doctrine of national defense in preventive measures against terrorism in the city of Surabaya. The benefits of research are to develop the values of state defense towards the Surabaya Citizens. So it is necessary to strengthen coaching and doctrine of the Defending the country in preventive action. The method used in this research is a qualitative case study approach with data collection techniques through literature review. The data used are secondary data obtained from relevant articles, journals, books and online news media (in the network). The results of the research carried out prove that the development and doctrine of national defense by practicing the values of Pancasila show good results. These results can be seen from the increasing participation of the Surabaya City community in the 2019 Presidential Election (after the suicide bombing case), By 6.91% (six point ninety-one percent) higher than in the 2014 Presidential Election (before the suicide bombing case).
National and state awareness shown by Surabaya citizens through active participation in community, professional and political organizations. Take part in the general election. As well as the people of Surabaya actively participating in the development carried out in the city of Surabaya. With the attitudes and practices that have been carried out by Surabaya citizens, it can become a preventive action force that can be developed within the community in preventing acts of terrorism that can occur at any time.
Keywords: Forstering, Doctrine, National Defense.
How to Cite: (2020). Pembinaan dan Doktrin Bela Negara dalam Tindakan Preventif pada Terorisme