21
KONSEP DESAIN
4.1 Tujuan dan Strategi Perancangan 4.1.1. Tujuan Perancangan
Mewujudkan penampilan citra dan identitas yang ingin dicapai oleh Vista Gift Shop dalam perancangan corporate identity yang memiliki citra berkesan baik dan positif, dengan tampilan logo yang simpel, dinamis dan indah. Sehingga pada perkembangan selanjutnya dapat di tranformasikan melalui bentuk – bentuk visual yang sekiranya sesuai dengan identitas dari toko ini.
Merancang program identitas perusahaan yang terencana baik sehingga citra toko akan tampak lewat corporate identity yang baru dan didukung oleh pengaplikasian secara konsisten
4.1.2. Strategi Perancangan
Strategi perancangan corporate identity pada dasarnya merupakan keputusan desain yang diambil dalam rangka mencapai tujuan perancangan, sehingga ada beberapa unsur visual yang nantinya akan di bentuk menjadi bentuk logo dan diaplikasikan dalam sistem corporate identity yang meliputi : bentuk ikonik dan simbol, warna, tipe huruf, dan gaya visual. Dalam pemilihan beberapa unsur ada beberapa keputusan yang diambil sehingga dapat menghasilkan logo yang paling cocok.
4.1.2.1. Bentuk Ikonik
Bentuk ikonik yang dipilih adalah kado karena identik dengan hadiah. Sebagai toko gift shop yang menjual barang – barang yang unik, orang – orang yang datang ke toko ini pada umumnya membeli barang – barang yang hendak dijadikan sebagai cinderamata atau hadiah. Selain itu juga arti harafiah dari gift shop adalah toko pemberian atau dapat dikatakan juga sebagai toko hadiah, maka dari itu dipilih bentuk ikonik kado sehingga dapat menimbulkan asosiasi tentang sesuatu yang berhubungan dengan hadiah / cinderamata. Sehingga dengan logo tersebut, orang – orang sudah dapat mengetahui apa jenis toko tersebut. Pemilihan bentuk dari kado ini juga diambil dengan memperlihatkan 2 buah sisi dari sebuah kotak kado, untuk menimbulkan kesan dimensi dan juga kesan
dinamis. Sedangkan huruf “V” yang berada ditengah kotak ini diambil dari huruf depan pada Vista Gift Shop.
4.1.2.2. Warna
Dalam pemilihan warnanya digunakan warna-warna natural dan cenderung gelap yang disesuaikan dengan barang-barang yang dijual di toko tersebut yang merupakan hasil dari kekayaan alam. Warna coklat dipilih karena memiliki kesan dan arti psikologis alami, bersahabat dan eksklusif. Kesan eksklusif dipilih karena barang yang dijual termasuk barang yang memiliki harga yang cukup mahal dan juga disesuaikan dengan target market untuk orang – orang kelas menengah keatas. Sedangkan kesan alami dipilih untuk mewakili barang – barang dijual, yang merupakan benda-benda yang berasal dari hasil alam seperti mutiara, batu-batuan berharga dan juga kulit kerang yang kemudian diolah dengan menggunakan keterampilan tangan.
Warna putih pada tulisan / bentuk huruf “V” hendak menggunakan warna putih untuk memberikan kesan bersih dan segar. Segar dalam arti barang- barang yang disediakan di toko ini selalu mengikuti perkembangan atau dapat dikatakan selalu mengikuti perkembangan yang baru.
4.1.2.3. Tipe Huruf
Dalam pemilihan tipe huruf digunakan huruf – huruf yang diadaptasi dari bentukan tulisan tangan dan juga yang bersifat etnik dan unik , yang mewakili barang- barang hasil dari kerajinan dan keterampilan tangan, juga hendak lebih menonjolkan unsur seni serta dinamis.
4.1.2.4. Gaya Desain
Gaya desain yang dipilih adalah tipe gaya desain modern dengan tampilan yang sederhana yang sekiranya dapat menimbulkan image dinamis dan alami.
4.2 Kriteria Perancangan 4.2.1. Kriteria Umum
Corporate Identity adalah identitas perusahaan dalam wujud simbol visual yang diaplikasikan pada berbagai sarana, fasilitas, kegiatan perusahaan sebagai bentuk komunikasi visual perusahaan kepada publik, dengan tujuan sebagai ciri, identitas agar mudah dikenal publik, untuk menginformasikan jenis usaha atau kegiatan yang dikelola
perusahaan untuk membangun image, karakter perusahaan dimata publik, untuk merefleksikan semangat, cita-cita perusahaan, dan menumbuhkan kebanggaan diantara anggota perusahaan tersebut. Sebuah corporate identity yang efektif harus memiliki karakter-karakter :
- Simbolis
Corporate identity tampil lewat bentuk-bentuk ikonik yang simbolis yang mampu mewakili makna yang hendak disampaikan.
- Informatif dan Komunikatif
Corporate identity mudah dimengerti dan mampu menyampaikan pesan, makna, dan citra yang terkandung di dalamnya.
- Fungsional
Corporate identity dan aplikasinya dapat berfungsi sesuai dengan tujuan desain itu dibuat.
- Praktis
Desain corporate identity mudah diaplikasikan dan dipergunakan sesuai dengan kebutuhan.
- Estetis
Desain memiliki nilai seni dan keindahan yang tinggi.
- Surprise
Desain harus unik, berbeda sehingga mengandung unsur kejutan bagi orang yang melihatnya.
- Unity
Desain harus memiliki unsur kesatuan antara elemen-elemen visual yang satu dengan yang lain.
4.2.1.1. Teori Logo
Logo menurut bentuknya memiliki dua jenis yaitu logogram dan logotype.
Logogram adalah simbol atau karakter yang digunakan untuk menyampaikan suatu kata yang menggambarkan bidang usaha dari suatu bisnis, perusahaan atau organisasi.
Logotype adalah simbol atau karakter yang berasal dari bentuk tipografi yang digunakan.
Beberapa istilah-istilah yang sering digunakan dalam perancangan suatu identitas
perusahaan :
- Huruf nama ( signature) adalah nama perusahaan yang disusun dalam huruf cetak, yang secara normal digunakan secara konsisiten dalam suatu gaya tipografis tertentu. Biasanya disebut juga logotype.
- Lambang (mark) adalah suatu rancangan yang digunakan secara konsisten sebagai suatu simbol visual untuk menampilkan sebuah perusahaan atau organisasi. Lambang ini dapat digunakan atau mungkin tidak digunakan dengan huruf nama. Biasanya disebut juga logogram.
- Simbol huruf (wordmark) adalah suatu lambang yang juga memasukkan nama perusahaan ke dalam rancangan. Secara fisik tak mungkin memisahkan kedua unsur tersebut dan masih mempunyai suatu bekas rancangan. Huruf nama dan lambang dapat dipisahkan dan seringkali dilakukan.
Sedangkan syarat-syarat logo yang baik menurut David Carter 1adalah : - Original, memiliki keunikan
- Legible, memiliki keterbacaan yang baik ketika diaplikasikan ke berbagai ukuran sesuai dengan kebutuhan
- Simpel, sederhana, mudah ditangkap, dimengerti dalam waktu relatif singkat
- Memorable, cukup mudah diingat karena keunikan atau kekhasannya bahkan dalam waktu yang relatif lama
- Mudah dihubungkan dan diasosiasikan dengan jenis udaha dan citra perusahaan - Mudah diaplikasikan pada berbagai media
Sedangkan hal yang harus dihindari dalam membuat logo menurut David Carter 2adalah : - Tergantung pada warna
- Garis yang terlalu tipis
- Menggunakan initial yang mendekati abstrak pada huruf pertama - Tidak sesuai dengan jenis usahanya
- Proposi yang salah
- Terlalu ramai atau terlalu banyak detail - Bentuk huruf yang tidak sesuai dengan syarat
1 Carter, David E. How to Improve Your Corporate Identity,1995
2 Carter, David E. How to Improve Your Corporate Identity,1995
- Kurang imajinasi sehingga logo kurang menarik - Logo dibuat secara asal-asalan
4.2.1.2. Teori Tipografi
Dalam desain komunikasi visual, tipografi dikatakan sebagai visual language, yang berarti bahasa yang dapat dilihat. Tipografi adalah salah satu sarana untuk menterjemahkan kata-kata yang terucap ke halaman yang dapat dibaca. Peran daripada tipografi adalah mengkomunikasikan ide atau informasi dari halaman tersebut ke pengamat. Dalam membuat perencanaan suatu karya desain, keberadaan elemen tipografi sudah harus selalu diperhitungkan karena dapat mempengaruhi susunan hirarki dan keseimbangan daripada karya desain tersebut. Pengertian tipografi yang sebenarnya adalah ilmu yang mempelajari bentuk huruf; di mana huruf, angka, tanda baca, dan sebagainya tidak hanya dilihat sebagai suatu desain.
Tipografi adalah bagian yang sangat penting dari program identitas perusahaan, karena bentuk huruf yang digunakan akan mengkomunikasikan banyak hal tentang perusahaan, seperti asesoris yang digunakan oleh seseorang akan mengkomunikasikan tentang orang tersebut.
Ada ribuan variasi tipe huruf dan beberapa jenis utama dapat menunjukkan suasana hati, seperti halnya warna dapat menciptakan suatu suasana dan menunjukkan suatu karakteristik.3
Ada beberapa kategori huruf : - Old style
Huruf Roman yang pertama.
- Transitional
Karakteristik sudah sedikit berubah tetapi masih sangat dekat dengan old style - Modern
Tebal tipis stroke kontras - San Serif
Tidak memiliki serif - Slab Serif
3 Carter, David E. How to Improve Your Corporate Identity,1995
Serif segi empat, terkesan berat, tidak cocok untuk teks tetapi sangat bagus untuk periklanan
- Outline
Baik untuk nama headline dan nama produk - Italic
Bentuk huruf miring ke kanan - Stylistic atau Ornamentic
Unik dan dekoratif, untuk kesan, mood, dan efek khusus Catatan:
Stroke adalah garis-garis yang membentuk suatu huruf.
Serif adalah adalah stroke pendek yang keluar dari ujung stroke utama sebuah huruf.
Prinsip tipografi :
- Legibility, adalah kualitas dari huruf sehingga huruf tersebut terbaca. Misalnya bentuk huruf yang terlalu abstrak bisa membuat huruf tersebut tidak dikenali atau tidak terbaca.
- Readibility, adalah kualitas pada teks yang membuat teks tersebut mudah dibaca, menarik, dan tidak melelahkan mata. Teks dapat legible tetapi tidak readible. Hal ini berhubungan pula dengan jarak antar huruf dan jarak antar baris.
- Visibility, adalah kemampuan huruf dan teks untuk terbaca. Misalnya ukuran huruf pada poster yang ada di pinggir jalan harus cukup besar.
- Clarity, adalah kualitas pada teks dan huruf untuk dapat dimengerti dengan jelas.
Misalnya slogan berbahasa Inggris pada billboard di pinggir jalan harus bisa dimengerti atau dipahami.
4.2.1.3. Teori Warna
Warna dapat menjadi alat yang sangat efektif dalam program identitas perusahaan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah :
- Warna dapat menciptakan suasana hati.
- Untuk banyak produk, penggunaan warna hampir ditunjukkan oleh produk itu sendiri.
- Walaupun warna merupakan bagian dari sistem identitas perusahaan, warna itu tidak akan senantiasa digunakan. Contohnya, kebanyakan iklan suratkabar menggunakan logo hitam putih.
- Warna-warna yang beragam akan memakan biaya.
Berikut uraian suasana hati yang diasosiasikan dengan warna : 4.3.1.3.1 Uraian Suasana Hati Dihubungkan dengan Warna
warna suasana hati
Merah Kemarahan, keberanian, sema ngat, membahana, vitalitas, emosional, sensual
Kuning Pencerahan, kemeriahan, keceriaan, kegembiraan, kehangatan Kuning emas Kemewahan, kejayaan, kemuliaan, keagungan
Biru Kalem, sendu, melankolis, tenang, damai, kesunyian, keluasan, ilmu pengetahuan dan teknologi, modern
Ungu Kemuliaan, kebesaran, kemewahan, kemandirian, kekuasaan
Hijau Natural, kemudaan, kepercayaan, pengharapan, ketelitian, segar, sejuk, kedamaian, santai
Jingga Kemajuan, perkembangan
Coklat Hangat, bersahabat, dramatis
Abu-abu Maskulin, serius
Putih Suci, mahal, bersih, segar, murni, sportif
Hitam Kegelapan, misteri, perkabungan, bencana, sengsara, berwibawa, berbobot, konservatif
4.2.1.4 Teori tentang Signage
Untuk beberapa jenis bisnis, outdoor sign adalah kunci untuk menarik konsumen.
Contoh signage dalam hal ini adalah billboard, papan tanda nama perusahaan. Perusahaan seperti motel, restoran, dan lain- lain harus memiliki sign yang efektif untuk menarik pelanggan yang baru pertama kali melihat.
Sementara prinsip -prinsip desain yang umum harus diikuti, ada satu hal tambahan yang sangat penting - tanda-tanda harus terlihat dari jarak jauh. Hal ini termasuk
penggunaan tipografi yang terbaca dari dari jarak jauh.
Untuk banyak bisnis, hotel, restoran, dan lain- lain, tanda-tanda tersebut adalah media periklanan yang paling penting.4
4 Carter, David E. How to Improve Your Corporate Identity,1995
4.2.2. Kriteria Khusus
Sesuai dengan teori-teori yang diperoleh, maka logo Vista Gift Shop dirancang sedemikian rupa agar dapat menampakkan citra sebagai toko yang menjual barang-barang yang unik dan menarik terutama yang berasal dari kulit kerang, mutiara, batuan berharga, dan juga perak. Dalam perkembangannya digunakan bentukan dasar segitiga yang juga mewakili untuk membentuk huruf v yang diambil dari huruf depan dari nama toko. Juga diberikan ikonik berupa bentukan kado yang memperkuat karakteristik dari toko tersebut.
4.3. Tema Pokok yang Diangkat
Tema yang dipilih adalah kealamiah yang disesuaikan dengan karakteristik dari toko ini yang banyak menjual hasil alam yang telah diolah
4.4. Pendukung Tema
Ekslusif dalam arti hendak memberikan suatu kesan dimana barang yang dijual di toko ini akan sulit ditemukan di tempat lainnya, karena toko ini banyak menjual barang – barang yang unik
4.5. Rencana Aplikasi Logo dalam Sistem Corporate Identity
Pengaplikasian logo ini akan digunakan pada stationary, sarana promosi, kendaraan, seragam, perlengkapan toko, signage, merchandise, dan kemasan.
4.6. Biaya Mug
Harga persatuan : Rp 10.000,-.
Harga total : 50 buah x Rp 10.000,- = Rp 500.000,-
Sticker
Cutting sticker bahan Oracle Jumlah : 500
Ukuran 23 x 12 cm = Rp 1.000.000,- (sticker logo)
Amplop
Biaya cetak dan kertas 10 box (isi 100) = Rp 150.000, Kertas surat
Biaya cetak dan kertas 1 rim HVS 60 gr, full colour Rp 35.000,- Dengan j umlah 5 rim : Rp 35.000 x 5 =Rp.175.000,-
Kartu nama
Biaya cetak dan kertas 20 dus isi 100 = Rp 800.000, Memo
Cover Art Paper ,120 gr, isi HVS 60 gr Ukuran 8 X 12 cm , 100 lembar = Rp 3000,- Minimal 100 buku
Total Harga = Rp 300.000,- Topi
Rp 4000,- perbuah, 100 buah = Rp 400.000,- Gantungan kunci
Rp. 1700,- perbuah , 100 buah = Rp 170.000,- Tas belanja besar
Bahan Prime Manila Board, 250 gr Jumlah 1000 buah
Biaya cetak dan kertas = Rp. 1.500.000 Jumlah Total aplikasi adalah Rp. 4.995.000