• Tidak ada hasil yang ditemukan

EKONOMI MIKRO RINA FITRIANA,ST,MM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "EKONOMI MIKRO RINA FITRIANA,ST,MM"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

EKONOMI MIKRO

RINA FITRIANA,ST,MM

(2)

Definisi Ilmu Ekonomi

 Ekonomi adalah studi dari pilihan manusia untuk membuat dan menghasilkan interaksi yang

mereka miliki satu sama lain

 Ilmu Ekonomi sangat penting bagi manusia untuk mengelola sumberdaya yang sifatnya

terbatas agar dapat digunakan secara efisien.

(3)

Ilmu Ekonomi

 Dikelompokkan dalam: lmu Ekonomi Mikro dan Ilmu Ekonomi Makro

 Ekonomi Mikro (teori harga): menitikberatkan pada perilaku ekonomi individu rumah tangga, perusahaan dan pasar, dalam mengelola

sumberdaya ekonomi secara efisien

 Ekonomi Makro: menitikberatkan pembahasan tentang perekonomian secara keseluruhan

(agregatif), pengangguran, inflasi, pertumbuhan

ekonomi dan perdagangan internasional

(4)

Faktor Penggerak Kegiatan Ekonomi

Kebutuhan Ekonomi, sifatnya tidak terbatas

Kelangkaan (Scarcity), ketersediaannya terbatas

Pilihan (Alternatif)/ Opportunity cost , penggunaan sumberdaya untuk tujuan tertentu

Konsep Ekonomi, dibedakan antara

kebutuhan (need) dan Keinginan (want)

(5)

INFORMASI ASYMMETRIC

• Informasi Asymmetric: Perbedaaan dalam mengakses pengetahuan yang berhubungan dengan pengetahuan yang relevan

• Contoh : Pekerja tahu lebih banyak dari atasannya tentang berapa banyak usaha yang ia lakukan

untuk pekerjaannya- tindakan tersembunyi

• Contoh : Pekerja dan pembeli mobil inign

mengetahui karakteristik mobil - Karakteristik

tersembunyi

(6)

INFORMASI ASYMMETRIC

• Moral Hazard : kecenderungan seseorang yang tidak sempurna memonitor ketidakjujuran

atau perilaku lain yang tidak menyenangkan

• Agent : seseorang yang menampilkan perilaku untuk orang lain disebut sebagai principal

• Principal: seseorang yang oleh orang lain

disebut agent yang menampilkan beberapa

perilaku

(7)

INFORMASI ASYMMETRIC

• Di banyak transaksi ekonomi, informasi adalah asymetric.

• Ketika ada tindakan yang tersembunyi pemilik lebih memilih agent yang menderita persoalan moral hazard

• Ketika ada karakteristik yang tersembunyi

pembeli lebih memikirkan persoalan pemilihan diantara penjual.

• Pasar swasta kadang-kadang mengatahui

informasi asymmetric dengan signal dan

screening.

(8)

EKONOMI POLITIK

• Meskipun kebijakan pemerintah kadang-kadang meningkatkan penghasilan masyarakat,

pemerintah adalah institusi yang tidak sempurna

• Paradox memperlihatkan mayoritas peraturan

gagal tidak memihak kepentingan masyarakat dan kemungkinan tidak adanya sistem pemilihan yang sempurna

• Di banyak situasi institusi demokrasi akan memproduksi hasil yang diingnkan oleh titik

tengah pembeli tergantung pilihan dari sebagian

pemilih

(9)

CONDORCENT PARADOX

• Kegagalan kebanyakan aturan untuk

memproduksi pilihan transitive untuk

masyarakat

(10)

THE MEDIAN VOTER THEOREM

• Hasil matematika yang memperlihatkan jika pemilih memilih titik sepanjang garis dan masing-masing

memilih menginginkan titik terdekat dan mayoritas

aturan akan menempatkan mayoritas titik terpilih pada

titik tengah pemilih

(11)

Kegiatan dan Sumberdaya Ekonomi

 Kegiatan Ekonomi; 3 macam kegiatan pokok ekonomi/ aktivitas ekonomi, (Boediono, 1982);

1. Konsumsi 2. Produksi 3. Pertukaran

 Sumberdaya Ekonomi; Sumberdaya adalah input (faktor-faktor) yang digunakan dalam proses produksi untuk menghasilkan barang atau jasa yang diinginkan, terdiri:

1. Sumberdaya Alam, contoh: tanah, cadangan mineral

2. Sumberdaya Manusia, contoh: tenaga kerja dan enterpreneurship 3. Sumberdaya Modal, contoh: peralatan phisik, mesin, bangunan,

komputer

Teori Ekonomi 1 (Mikro)

Halaman 11

(12)

Hasil Kegiatan Produksi dan Sistem Ekonomi

 Hasil Kegiatan Produksi; Unit usaha

(Perusahaan) menghasilkan barang dan jasa.

3 kata tanya bagi perusahaan;

“What, How dan For Whom”

 Sistem Ekonomi; dianut suatu negara akan menentukan mekanisme ekonomi tersebut dalam menjawab pertanyaan; “What, How dan For Whom”. 3 macam sistem ekonomi;

“Sistem ekonomi pasar, sistem ekonomi

sentralistik dan sistem ekonomi campuran”.

(13)

Barang Ekonomi dan Barang Bebas

Exclusion Non Exclusion Rivalry Barang Ekonomi Barang Semi

Bebas Non Rivalry Barang Semi

Ekonomi

Barang Bebas

Keterangan:

Exclusion; pengorbanan Rivalry; bersinggungan dengan hak orang lain

Non-Exclusion; tanpa pengorbanan Non-Rivalry; tanpa bersinggungan dengan hak orang lain

Tabel 1.1 Sifat barang ekonomi dan barang bebas

(14)

Fungsi Pasar

 Pasar dalam pengertian tempat (place) tidak semata- mata secara phisik, negosiasi antara penjual dan

pembeli memungkinkan dilakukan transaksi jarak jauh menggunakan telepon, internet sejalan dengan

perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

 5 fungsi utama pasar (menjawab What, How, For Whom);

1. Pasar menentukan harga barang 2. Pasar mengorganisasi produksi

3. Pasar mendistribusikan barang dan jasa 4. Pasar melakukan penjatahan

5. Pasar menyediakan barang dan jasa untuk masa

datang

(15)

Gambar 1.1 Diagram Alir Melingkar Kegiatan Ekonomi (circular flow diagram)

Pasar Produk

Pasar Faktor Produksi

Teori Ekonomi 1 (Mikro) Halaman 15

Rumah Tangga

Uang

Barang dan Jasa

Perusahaan

Uang Sumberdaya

Pengeluaran Penerimaan

Biaya Pendapatan

(16)

PERILAKU EKONOMI

• Bagian dari ekonomi yang berintegrasi dengan psikologi

• Manusia tidak selalu rasional :

– Manusia terlalu percaya diri

– Manusia memberikan terlalu banyak bobot untuk sejumlah kecil obeservasi

– Manusia tidak mudah untuk merubah

(17)

PERILAKU EKONOMI

• Studi tentang psikologi dan ekonomi terhadap pengambilan keputusan manusia lebih

kompleks daripada asumsi teori ekonomi konvensional

• Manusia tidak selalu rasional, mereka lebih peduli tentang keadilan hasil ekonomi dan mereka bisa tidak konsisten dengan

berjalannya waktu

(18)

Mekanisme Pasar (Teori Permintaan)

 Permintaan Pasar dan Kurva Permintaan (market demand curve), menunjukkan hubungan antara jumlah barang yang diminta dari berbagai tingkat harganya.

 Hukum Permintaan (law of demand), menyatakan bahwa jika harga naik maka jumlah permintaan turun, ceteris paribus.

Atau sebaliknya.

 Ceteris paribus, adalah asumsi bahwa faktor-faktor lain/selain harga dianggap konstan.

 Permintaan pasar adalah akumulasi dari seluruh permintaan- permintaan individual

 Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan suatu barang (x); Harga barang (x), Harga barang lain (y), Selera (T), Pendapatan (I), Ekpektasi (E) dan faktor non ekonomi

Gambar 1.2 Kurva permintaan daging

(ceteris paribus)

Keterangan:

P = Harga daging

Q = Jumlah permintaan daging

Teori Ekonomi 1 (Mikro) Halaman 18

P

12

10

0 1.500 2.200 Q

D

(19)

Mekanisme Pasar (lanjutan)

Teori Ekonomi 1 (Mikro) Halaman 19

Gambar 1.3a

Kurva perubahan jumlah barang yang diminta (ceteris paribus)

P

P0

P1

Q0 Q1 Q

D A

B

Gambar 1.3b

Kurva Perubahan Permintaan P

P2 P0

P*

P1

0 0 Q1Q* Q0 Q2 Q

D2 D0

D1

Faktor perubahan harga barang Faktor perubahan selain harga

(20)

Mekanisme Pasar (contoh kasus)

Harga (P) 2 3 4

Jumlah (Q) 40 30 20

Teori Ekonomi 1 (Mikro)

Halaman 20

Kasus 1.1 Permintaan suatu barang

ditunjukkan oleh persamaan Q = 60 – 10P, dimana Q adalah jumlah barang yang diminta dan P adalah harga. Buatlah (a) skedul permintaan, (b) gambarkan kurva permintaan barang tersebut.

Jawab:

(a) Skedul permintaan dapat ditunjukkan dengan beberapa alternatif tingkat harga

(b) Berdasar skedul permintaan maka gambar kurva, sbb:

P

4 3 2

0 20 30 40 Q

D ; Q = 60 – 10P

(21)

Mekanisme Pasar (Teori Penawaran)

 Penawaran Pasar dan Kurva

Penawaran Pasar, adalah keinginan dan kemampuan penjual

menawarkan/ memproduksi sejumlah barang pada berbagai tingkat harga.

 Hukum Penawaran, hubungan antara jumlah barang yang ditawarkan

terhadap perubahan harga adalah searah, ceteris paribus.

 Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran; Biaya produksi, tingkat persaingan, teknologi, ekspektasi pasar dan faktor non ekonomi yang lain.

Gambar 1.4

Kurva Penawaran Daging (ceteris paribus)

Keterangan:

P = Harga daging

Q = Jumlah Penawaran

Teori Ekonomi 1 (Mikro) Halaman 21

S P

20

10

0 4.500 6.000 Q

(22)

Mekanisme Pasar (lanjutan)

Gambar 1.5a

Perubahan jumlah barang yang ditawarkan (ceteris paribus)

Gambar 1.5b

Perubahan Penawaran

Teori Ekonomi 1 (Mikro) Halaman 22

P

P0 P1

0 Q1 Q2 Q

S

Faktor perubahan harga

P

P2 P0 P*

P1

0 Q1 Q0Q* Q2 Q

Faktor perubahan selain harga S1

S0 S2

(23)

Mekanisme Pasar (contoh kasus)

Harga (P) 2 3 4

Jumlah (Q) 25 30 35

Teori Ekonomi 1 (Mikro)

Halaman 23

Kasus 1.2 Penawaran suatu barang

ditunjukkan dengan persamaan Q

= 5P + 15, dimana Q adalah jumlah barang yang ditawarkan dan P adalah harga.

Buatlah (a) skedul penawaran dan (b) gambarkan dalam kurva.

Jawab:

(a) Skedul penawaran dapat ditunjukkan, sbb:

(b) Berdasarkan skedul penawaran, kurva penawaran, sbb:

P

0 Q

4 3 2

25 30 35

(24)

Mekanisme Pasar (lanjutan)

 Penentuan Harga Pasar, interaksi antara permintaan pasar dan penawaran pasar akan menghasilkan harga (P) dan jumlah (Q) keseimbangan

(ekuilibrium) pasar barang tersebut.

 Secara grafik, keseimbangan pasar ditunjukkan pada titik perpotongan kurva penawaran dengan kurva permintaan.

Teori Ekonomi 1 (Mikro) Halaman 24

P

Q 0

D S P* E

Q*

Gambar 1.6 Kurva keseimbangan pasar Gambar 1.7 Terjadi Kelebihan

Penawaran dan kelebihan Permintaan P

0 Q

P1

P*

P2

Q*

S

D

K L

M N

(25)

Mekanisme Pasar (contoh kasus)

Harga (P) 2 3 4

Jml Diminta 40 30 20

Jml Ditawarkan 25 30 35

Teori Ekonomi 1 (Mikro)

Halaman 25

Kasus 1.3 Permintaan suatu barang ditunjukkan dengan persamaan Q = 60 – 10P; dan penawaran barang ditunjukkan dengan persamaan Q = 5P + 15. dimana Q adalah

jumlah barang dan P adalah harga. Buatlah (a) skedul keseimbangan (ekuilibrium) dan (b) gambarkan kurva keseimbangan permintaan dan penawaran barang tersebut

Jawab:

(a) Skedul;

P

Q 0

3

30

(b) Keseimbangan secara matematis;

Qs = Qd

5P + 15 = 60 – 10P 15P = 45

Maka P = 3 dan Q = 30

(26)

Harga Dasar (floor price) Harga Tertinggi (ceiling price)

 Suatu kebijakan pemerintah dalam perekonomian untuk mempengaruhi bekerjanya mekanisme pasar, yang

bertujuan mengendalikan keseimbangan (ekuilibrium) pasar.

 Harga dasar adalah harga eceran terendah yang ditetapkan oleh

pemerintah terhadap suatu barang, disebabkan oleh melimpahnya

penawaran barang tersebut di pasar.

 Harga tertinggi adalah harga maksimum yang ditetapkan berkenaan dengan

menurunnya penawaran barang di pasar, pemerintah melakukan operasi pasar.

Gambar 1.8 Kebijakan harga dasar dan harga tertinggi terhadap barang X.

P1 = harga tertinggi (ceiling price) P2 = harga terendah (floor price)

Teori Ekonomi 1 (Mikro) Halaman 26

P

Q 0

Sx

Dx P1

P2

(27)

Teori Ekonomi 1 (Mikro) Halaman 27

Kebijakan harga tertinggi (ceiling price), efektif dalam melindungi konsumen dari gejolak kenaikan harga tak terhingga.

Kebijakan harga melalui “Operasi Pasar”

pada waktu tertentu, pemerintah menambah jumlah barang yang ditawarkan ke pasar.

P

0 Q

P1

Sx2 Sx Sx1

Kebijakan harga terendah (floor price),

efektif melindungi produsen dari penurunan harga barang sampai tak terhingga.

Mekanisme kebijakan ini dengan peran pemerintah untuk membeli surplus produksi.

Gambar 1.9 Kebijakan harga tertinggi

P

Q Dx

P2

Sx

Dx Sx1

Dx1 Gambar 1.10 Kebijakan harga terendah

Referensi

Dokumen terkait

Ilmu ekonomi membahas aktivitas yang berkaitan dengan alokasi sumberdaya yang langka untuk kegiatan produksi barang dan jasa; ekonomi juga membahas aktivitas yang

Valuasi ekonomi merupakan upaya untuk memberikan nilai kuantitatif terhadap barang dan jasa yang dihasilkan oleh sumberdaya alam dan lingkungan, baik atas dasar

Perusahaan/Produsen Dalam ekonomi, yang dimaksud dengan kegiatan produksi adalah usaha untuk menghasilkan barang dan jasa guna memenuhi kepentingan Perilaku Konsumen dan

Bila sistem ekonomi mengalokasikan sumber daya untuk menghasilkan barang dan jasa yang tidak diinginkan oleh masyarakat, maka yang terjadi adalah inefisiensi.. Umpamanya

Produksi merupakan hasil akhir dari proses atau aktivitas ekonomi dengan memanfaatkan beberapa masukan atau input dan input tersebut akan menghasilkan sebuah

Dalam ilmu ekonomi faktor modal adalah salah satu faktor produksi yang diperlukan dalam suatu produksi untuk menghasilkan barang atau jasa dengan tujuan

4 pelaku ekonomi Rumah Tangga Konsumen Rumah Tangga Produsen Pendapatan konsumen : sewa, upah, bunga, laba Faktor-faktor produksi Pembelian barang dan jasa Barang dan jasa Rumah

produksi contoh produk barang/jasa 3.8 Menerapkan proses kerja pembuatan contoh produk barang/jasa 4.8 Membuat contoh produk barang/jasa 3.8.1 Mengurutkan proses kerja pembuatan