• Tidak ada hasil yang ditemukan

Akhii, Laiman., Rahayu, N., dan Wulandari, C.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Akhii, Laiman., Rahayu, N., dan Wulandari, C."

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Akhii, Laiman., Rahayu, N., dan Wulandari, C. 2016. “Campur kode dan Alih kode dalam Percakapan di lingkup Perpustakaan Universitas Bengkulu”.

Jurnal Ilmiah Korpus, vol.2, no.1.

Chaer, Abdul dan Leoni Agustina. 2004. Sosiolinguistik Perkenalan Awal.

Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, Abdul. 2009. Sintaksis Bahasa Indonesia (Pendekatan Proses).

Jakarta: Rineka Cipta.

. 2010. Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Rieneka Cipta.

Fishman, J.A. 1975. The Description of Social Bilingualism. California:

Stanford University Press Grosjean.

Hamka. 2017. Tipomorfologi Kawasan Permukiman Nelayan Pesisir Pantai Pelabuhan Bajoe Kab. Bone. Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ITN: Malang. Jurnal. Nomor 29 Volume XV.

Henaulu, dkk. 2020. “Alih kode dan campur kode penjual dan pembeli di pasar tradisonal Namlea”. Jurnal Ketatabahsaan dan Kesusastraan, vol.15, no.1.

Holmes, Janet. 2001. An Introduction to Sociolinguistics. England:

Longman.

Hudson, R.A. 1980. Sociolinguistics. Cambridge: Cambridge University Press.

Keraf, Gorys. 1984. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Kholis, Muhammad Nur. 2015. “Proses Alih Kode, Campur Kode dan Interferensi dalam Percakapan Bahasa Arab Santri (Studi Kasus di Pondok Pesantren Ta‟mirul Islam Surakarta)”. Tesis. Yogyakarta:

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Kridalaksana, H. 1987. “Keutuhan Wacana” dalam Bahasa dan Sastra, Tahun IV, No. 1. Jakarta: Depdikbud.

(2)

. 1985. Fungsi Bahasa dan Sikap Bahasa. Yogyakarta:

Kanisius

. 2001. Pesona Bahasa: Langkah Awal Memahami Linguistik.

Jakarta: PT. Gramedia

Moleong, Lexy J. 2005. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mustikawati, D. A. (2015). Alih Kode dan Campur Kode antara Penjual dan Pembeli (Analisis Pembelajaran Berbahasa Melalui Studi Sosiolinguistik). Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(2), (23-32).

Nababan, P.W.J.1991. Sosiolinguistik: suatu Pengantar. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Nababan. 1984. Sosiolinguistik Suatu Pengantar. Jakarta: Gramedia.

Ohoiwutun, Paul. 1997. Sosiolinguistik. Jakarta: Kesant Blanc.

Pateda, Mansoer. 1987. Sosiolinguistik. Bandung: Angkasa Bandung.

Poedjosoedarmo, Sopomo. 1978. Kode dan Alih Kode Widyaparwa, tahun 1978. No. 15. Yogyakarta: Balai Penelitian Bahasa.

Sumarsono. 1993. Sosiolinguistik. Yogyakarta: Sabda

Suwito. 1983. Pengantar Awal Sosiolinguistik: teori dan Problema.

Surakarta: Henry offset.

. 1985. Pengantar Awal Sosiolinguistik Teori dan Problema.

Surakarta Henary Offset.

. 1996. Pengantar Awal Sosiolinguistik Teori dan Problema. EDISI TERBARU. Surakarta Henary Offset.

Sutrisni, Sri. 2005. “Alih Kode dan Campur Kode dalam Wacana Interaksi Jual-Beli di Pasar Johar Semarang”. Tesis. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Wardhaugh, Ronald. 1986. An Introduction to Sociolinguistics.

Oxford:Basil Blackwell.

Wijana, I Dewa Putu dan Muhammad Rohmadi. 2006. Sosiolinguistik Kajian Teori dan Analisis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

(3)

LAMPIRAN

(4)

Daftar Informan

1. Nama : Herman Umur : 42 Tahun Alamat : Jl. Tanggul No Telpon : 082155197441

2. Nama : Meri Umur : 25 Tahun Alamat : Jl. H. Bandu No Telpon : 085345657724

3. Nama : Musa Umur : 25 Tahun Alamat : Jl. H. Bandu No Telpon : 085345657724

(5)

DATA WAWANCARA

Data 1

Penjual (BG) : Bale Puang (Ikan Puang) Pembeli (BJ) : Siaga yae?

(berapa ini)

Penjual (BG) : dua puloh sebbu sigoppo Puang (dua puluh ribu semua ini puang) Pembeli (BJ) : weddingma ditambangang due kaju?

(bisakah ditambahkan dua ekor?) Penjual (BG) : weddingma Puang.

(bisa puang) Pembeli (BJ) : Arenna pale yae.

(tolong berikan yang ini)

Data 2

Pembeli (BJ) : Siaga yae baleta?

(berapa ini ikanta?)

Penjual (BG) : Limappulo lima sitoddo puang.

(lima ouluh lima satu tusuk Puang) Pembeli (BJ) : Kole kurang?

(bisa kurang?)

Penjual (BG) : Kole limappulonona sebbu ta allangi puang.

(bisa, lima puluh saja kita ambilkan puang).

Pembeli (BJ) : Arenna pale sitoddo.

(berikan saya satu tusuk)

(6)

Penjual (BG) : Iye Puang.

(iya puang).

Data 3

Penjual (BG) : Aga disappa-sappa Puang?

(apa yang kita cari puang?) Pembeli (BJ) : siaga yae bajuta?

(berapa harganya ini baju?) Penjual (BG) : tellu puloh lima siddi Puang.

(tiga puluh lima ribu satu Puang) Pembeli (BJ) : tellu datus nah?

(tiga seratus yah?)

Penjual (BG) : baa iye alani Puang. Tegae ta eloki?

(iya ambilmi puang. Yang mana kita mau?)

Data 4

Penjual (BG) : bale bale dua pulo sebbu sipanteng.

(ikan ikan dua puluh ribu satu ember) Pembeli (BJ) : bele aga aranna yae?

(ikan apa namanya ini?) Penjual (BG) : bale Layang.

(ikan Layang)

Data 5

Penjual (BG) : Bale bale bale…

(ikan ikan ikan) Pembeli (BJ) : Siaga yae baleta?

(berapa harganya ini ikanta?)

(7)

Penjual (BG) : Patappulona ta alangi si samboh saba’ elona’ lisu.

(empat puluh ribu saja satu tusuk karena saya sudah ingin pulang) Pembeli (BJ) : Tellu pulona na?

(tiga puluh saja yah?)

Penjual (BG) : de’naulle, denre limappulo sebbu kubalukangi sikoe.

(sambil mengangkat ikannya)

(tidak bisa, tadi lima puluh ribu saya jualkan segini) Pembeli (BJ) : arenna pae.

Data 6

Penjual (BG) : Bale, bale, bale.

(ikan, ikan, ikan) Pembeli (BJ) : Bale bau iyae?

(ikan baru ini?)

Penjual (BG) : iye bau denrepi ele’na ditiwikanga iyae.

(iya, ikan baru tadi pagi saya dibawakan ini) Pembeli (BJ) : siaga yaro si samboh?

(berapa harganya itu satu tusuk?)

Penjual (BG) : patappulo lima sikoe (sambil mengangkat ikannya)

(empat puluh lima ribu segini (sambil mengangkat ikannya)) Pembeli (BJ) : parenna anu bauma to?

(berikan saya, ini baruji?) Penjual (BG) : iye.

(iya)

Data 7

Pembeli (BJ) : Tassiaga ye baleta?

(8)

(berapa ini ikanta?) Penjual (BG) : limappulo lima sitoddo.

(lima puluh lima ribu satu tusuk) Pembeli (BJ) : de’nakurang?

(tidak bisa kurang?)

Penjual (BG) : sia toddo ta eloki Puang?

(berapa tusuk yang kita inginkan puang?) Pembeli (BJ) : due samboh.

(dua ikat)

Penjual (BG) : seratuna ta alangi Puang.

(seratusmi kita ambilkan Puang) Pembeli (BJ) : iye arenna

(iya kasima) Data 9

Pembeli (BJ) : siaga ye baleta?

(berapa ini ikanta?)

Penjual (BG) : seppulo lima ta alangi puang.

(lima belas ribu kita ambilkan puang) Pembeli (BJ) : wedding ditambangang due kau?

(bisakah ditambahkan dua ekor?) Penjual (BG) : kole puang.

(tidak bisa puang)

Pembeli (BJ) : iye pale arenna sigoppo.

(iya berikan saya satu)

Data 10

Pembeli (BJ) : Tassiaga ellina baleta sitolo?

(9)

(Berapakah harga ikan nya seikat ?) Penjual (BG) : Sangaa sebbu sitolo puang

(sembilan ribu seikat tuan)

Data 11

Pembeli (BJ) : Masih segarji ikanta ?

(Apakah ikannya masih segar ?) Penjual (BG) : Iye Babau puang

(masih baru tuan)

Data 12

Pembeli (BJ) : Bisa kita kasika ini 20.000 natiga ?

(Boleh saya mendapatkan tiga buah dengan harga 20.000 ?) Penjual (BG) : Mude sekalimi ini de

(Murah sekali ini dik)

Data 13

Pembeli (BJ) : Engka mopa bale lajatta puang?

(Masih tersediakah ikan layarnya tuan ?) Penjual (BG) : Nia masi ndi

(Masih ada dik)

Data 14

Pembeli (BJ) : Masih adaji temanta yang menjual ikan kering nanti siang daeng ?

(Apakah masih menjual ikan kering teman daeng siang nanti?) Penjual (BG) : Molemi ndi

(Sudah pulang dik)

(10)

Data 15

Pembeli (BJ) : engka mompa baleta ? (Apakah masih ada ikan?) Penjual (BJ) : Siaga ingko?

(berapa ekor?)

Pembeli (BJ) : Siaga yaku tellu ingko?

(Berapa jika tiga ekor?)

Penjual (BJ) : duempulu talangngi tellu ingko (Dua puluh saja diambilkan tiga ekor)

Data 16

Penjual (BJ) : Bale antelo (ikan bertelur) Pembeli (BJ) : engka ga antelo?

(adakah yang ada telurnya?) Penjual (BJ) : iye

(iya) Pembeli (BJ) : Lima nah

(Lima yah)

Data 17

Pembeli (BJ) : Pabbalu‟, Dayah Bau?

(Penjual, Ikan Barukah?) Penjual (BJ) : iye’ Dayah Bau

(iya Ikan Baru)

(11)

Data 18

Pembeli (BJ) : Magi nakkiro balu’ta?

(Kenapa begitu yang dijual?) Penjual (BJ) : Dayah diki puang

(Ikan kecil Puang) Pembeli (BJ) : Degaga laing ga?

(tidak ada yang lain?)

Penjual (BJ) : Iye Dayah diki bawang puang (iya hanya Ikan kecil Puang)

Referensi

Dokumen terkait

Apabila tejadi pelanggaran dalam pelaksanaan dan penggunaan anggaran, bersedia menerima sanksi dan hukuman sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundangan yang

Maksud dan tujuan Perjanjian Kerja Sama ini adalah untuk mengefektifkan fungsi dan peran PARA PIHAK dalam rangka menunjang layanan perbankan PIHAK KEDUA melalui ruang lingkup

(2) Apabila PIHAK KEDUA tidak dapat mencapai target luaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5, maka kekurangan capaian target luaran tersebut akan dicatat sebagai

Seluruh pekerjaan jasa pelayanan bantuan hukum dimaksud dalam Pasal 2 (ayat) 1 dianggap sudah selesai apabila PIHAK KEDUA telah memberikan laporan pada Ketua Pengadilan Agama

dalam hal kuorum sebagaimana dimaksud pada huruf – (a) tidak tercapai, Rapat Umum Pemegang Saham ---- kedua dapat diadakan dengan ketentuan Rapat Umum - Pemegang Saham kedua

Banyak orang membayangkan dirinya mengolola bisnis milik mereka sendiri, membuat keputusan-keputusan kunci, dan menghasilkan keuntungan.Peluang merupakan suatu kesempatan

Objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendapatan Asli Daerah yang diperoleh dari pajak hotel dan pajak restoran pada kurun waktu 10 tahun terakhir

Investor dan end user dapat mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian pada Apartemen Green Bay Pluit dan faktor-faktor tersebut juga dapat