Uji Efektivitas Beberapa Jenis Fungisida Terhadap Penyakit Bercak Daun (Curvularia eragrostidis) Pada Bibit Kelapa Sawit di Main-Nursery
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Perlakuankombinasi waktu dan volume pemberian air pada bibit kelapa sawit berpengaruh nyata terhadap parameter pertambahan tinggi, pertambahan jumlah daun, dan luas
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi fungisida berbahan aktif asam kloro bromo isosianurik efektif menekan intensitas penyakit blas leher dan penyakit hawar pelepah daun,
g/polybag pada media inseptisol merupakan jumlah daun bibit kelapa sawit terbanyak yaitu 5,50 helai, berbeda nyata dengan interaksi pemberian pupuk majemuk dosis 0
Aplikasi solid dosis 200 g/polybag menunjukkan hasil berbeda tidak nyata dengan dosis 240 g/polybag terhadap pertambahan jumlah daun bibit kelapa sawit, hal ini
menunjukkan bahwa kombinasi pemberian kompos TKKS dan mulsa helaian anak daun kelapa sawit pada medium tanam sub soil bibit kelapa sawit ( Elaeis guineensis
KEVIN EFRIANDHANI: Respons Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit ( Elaeis guineensis Jacq. ) Pada Berbagai Komposisi Media Tanam dan Pemberian Limbah Cair Pabrik Kelapa
(1991) menemukan korelasi moderat hingga tinggi untuk karakter yang sama antara komponen ketahanan terhadap penyakit bercak daun hitaxi dan terhadap penyakit bercak daun
Berdasarkan hasil dari sidik ragam pada pengamatan minggu ke-2 menunjukkan bahwa perlakuan pada bibit jabon memberikan hasil yang tidak berbeda nyata terhadap jumlah daun bebas bercak