TINJAUAN PARTISIPATIF &
REMBUG WARGA TAHUNAN (RWT)
KANTOR PUSAT
JL. Pattimura No.20 Kabayoran Baru Jakarta Selatan, Indonesia - 12110 KANTOR PROYEK
Jl. Penjernihan 1 No. 19 F Pejompongan Jakarta Pusat Indonesia - 10210
SEKRETARIAT TP PNPM MANDIRI www.pnpm-mandiri.org PENGADUAN P.O. BOX 2222 JKPMT SMS 0817 48048 e-mail : [email protected] www.p2kp.org | www.pnpm-perkotaan.org
PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM)
MANDIRI - PERKOTAAN
PETUNJUK TEKNIS
TINJAUAN PARTISIPATIF &
TINJAUAN PARTISIPATIF
1. Pengertian | 22. Ketentuan Umum | 2
3. Tujuan Pelaksanaan Kegiatan | 2
4. Mengapa Perlu Tinjauan secara Partisipatif |3 5. Hasil yang diharapkan | 3
6. Pelaku Kegiatan | 4
7. Bagan Alur Tinjauan Partisipatif | 4
8. Penjelasan Bagan Alur Tinjauan Partisipatif | 5 9. Lampiran | 15
1. Sosialisasi Rencana Kegiatan Tinjauan Partisipatif | 8 2. Pembentukan Tim Tinjauan Partisipatif | 8
3. Bimbingan Tata Cara Pelaksanaan Tinjauan Partisipatif | 9
4. Tinjauan Partisipatif ditingkat Masyarakat dan KSM/Panitia (Tinjauan Eksternal) | 12 5. Rumusan Tinjauan Partisipatif | 13
6. Tahapan Pasca Tinjauan Partisipatif | 14
7. Lampiran 1. Matriks Tingkat Perkembangan Organisasi BKM/LKM| 16 8. Lampiran 2. Cecklist/Daftar Periksa Review Keuangan | 19
9. Lampiran 3. Cara Pengisian | 22
10 Lampiran 4. Jejak Pendapat Tingkat Kepuasan Masyarakat | 31 11. Lampiran 5. Format Rencana Tahunan Pronangkis | 33
REMBUG WARGA TAHUNAN (RWT)
PENGERTIAN | 381. Apakah RWT itu? | 38 KETENTUAN UMUM | 39
1. Mengapa perlu dilakukan RWT? | 39 2 Apa yang menjadi syarat-syarat RWT? | 40 3 Kapankah harus dilakukan RWT? | 41 4 Apa saja agenda dalam RWT? | 41 5 Apa Yang Harus diperhatikan? | 42 6 Dimanakah RWT dilakukan ? | 43
7 Darimana pembiayaan kegiatan RWT ? | 43 TUJUAN, HASIl dAN PElAKU | 44
1. Apakah Tujuan RWT | 44
2. Apakah hasil yang diharapkan RWT | 44 3. Siapakah pelaku dalam pelaksanaan RWT | 45 4. Langkah-langkah Pelaksanaan RWT | 47
TINJAUAN
PARTISIPATIF
TINJAUAN PARTISIPATIF
1. Pengertian
Tinjauan Partisipatif adalah serangkaian kegiatan peninjauan secara partisipatif terhadap seluruh siklus kegiatan PNPM di kelurahan, kinerja BKM/LKM, capaian program (kualitas dan kuantitas) dan kinerja pengelolaan keuangan yang difasilitasi oleh BKM/LKM bersama para relawan.
2. Ketentuan Umum
• Tinjauan partisipatif dilakukan secara berkala, sekurang-kurangnya satu kali dalam satu tahun. Tinjauan dititik beratkan pada :
a) Pelaksanaan siklus kegiatan PNPM di kelurahan
b) Kinerja BKM/LKM sebagai lembaga pimpinan kolektif yang digerakkan oleh nilai-nilai universal dalam pengambilan keputusan dan pengendalian kegiatan penangulangan kemiskinan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.;
c) Implementasi dan capaian Renta Pronangkis dan atau PJM Pronangkis termasuk capaian secara fisik maupun kwalitas;
• Pengelolaan keuangan; efektifitas dlm mendukung Renta dan efisiensi, transparansi, pencatatan/ pembukuan.
• Tinjauan Partisipatif dilaksanakan mulai tahun ke-2 dan seterusnya, sedangkan untuk tahun pertama tetap dilakukan secara terbuka di waktu RWT (Rapat Warga Tahunan)
• Tinjauan Partisipatif dimulai minimal 3 bulan sebelum pelaksanaan Rapat Warga Tahunan ( bulan Sept-Nop)
• Pada tahun ke-4 kembali dilakukan perencanaan partisipatif untuk menyusun PJM Pronangkis yang baru dengan melaksanakan proses siklus seperti tahun pertama
3. Tujuan Pelaksanaan Kegiatan
• Menumbuhkan semangat dan proses pembelajaran dari pengalaman anggota BKM/LKM dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi.
• Memperkuat implementasi nilai-nilai universal; jujur, keterbukaan, partisipasi, demokrasi dan tanggunggugat BKM/LKM sebagai pemegang mandat dari masyarakat untuk memotori dan mendorong penanggulangan kemiskinan di kelurahan/desa secara mandiri dan berkelanjutan. • Mendorong terjadinya kontrol sosial warga terhadap program-program pembangunan.
• Terwujudnya komitmen bersama (BKM/LKM, masyarakat dan pemerintah kelurahan/desa) untuk menanggulangi masalah kemiskinan secara mandiri dan berkelanjutan.
• Seluruh pemangku kepentingan dapat mengetahui kinerja BKM sesuai yang digariskan dalam AD/ART
• Menilai capaian Rencana Tahunan maupun Program Jangka Menengah (apa yang telah dilaksanakan & apa yang belum dilaksanakan)
oleh KSM/Panitia
• Menilai hasil kinerja keuangan sekretariat BKM/LKM, UPK sesuai dengan indikator kinerja yang ditetapkan
4. Mengapa Perlu Tinjauan secara Partisipatif ?
BKM/LKM dibentuk sebagai lembaga pimpinan kolektif sebagai motor penggerak penumbuhan kembali capital social seperti antara lain solidaritas, kesatuan, gotong royong, dsb dalam upaya menanggulangi kemiskinan secara mandiri dan berkelanjutan. Dalam menjalankan peran tersebut, BKM/LKM mengorganisasikan warga untuk merumuskan program jangka menengah (3 tahun) dan rencana tahunan penanggulangan kemiskinan (PJM dan Renta Pronangkis). Berdasarkan PJM dan Renta Pronangkis kelurahan/desa inilah, BKM/LKM kemudian menyusun rencana kerja BKM/LKM sendiri. Seiring perjalanan waktu, BKM/LKM akan mengalami perubahan-perubahan baik yang direncanakan maupun tidak. Begitupun dengan program, ada program yang berjalan sesuai rencana dan mencapai hasil yang diinginkan dan mungkin juga ada yang tidak. Karena itu, dibutuhkan alat periksa untuk melihat dan memikirkan kembali perkembangan kelembagaan dan program yang dikerjakan.
Melalui kegiatan tinjauan ulang secara partisipatif, BKM/LKM secara sadar dapat mengontrol gerak, kesesuaian sumber daya, pilihan cara dan saling menjaga kinerja di antara para anggota dan unit pengelola. Dengan kata lain, tinjauan merupakan alat untuk mengetahui bahwa BKM/LKM sedang menuju ke arah yang benar.
Tak kalah penting, tinjauan ulang ini merupakan alat tanggunggugat atas apa yang dilakukan BKM/ LKM kepada semua pihak yang berkepentingan terhadap penanggulangan kemiskinan terutama masyarakat miskin. BKM/LKM harus tanggung gugat atas apa yang telah dilakukan kepada masyarakat miskin..
Selain menilai seluruh proses siklus, capaian program dan perkembangan organisasi, tinjauan ulang terutama diarahkan untuk meraih hal-hal yang bisa dipelajari bagi masa depan. Setiap keberhasilan yang diraih ataupun hambatan yang ditemui, semuanya dijadikan pembelajaran (perbaikan) bagi siklus, perencanaan dan pelaksanaan program berikutnya di masa depan.
5. Hasil yang diharapkan
• Internalisasi siklus kegiatan PNPM di kelurahan oleh anggota BKM/LKM, para relawan dan pemangku kepentingan lainnya
• Informasi kinerja organisasi BKM/LKM utamanya dalam penerapan nilai-nilai universal (jujur, tanpa pamrih, adil, demokrasi, transparansi, etc).
• Informasi capaian pelaksanaan PJM dan atau Renta Pronangkis.
• Informasi tingkat kepuasan masyarakat mengenai kerja BKM/LKM dan capaian Renta/PJM Pronangkis
• Renta Pronangkis tahun berikutnya dan pada tahun ke 4 termasuk PJM yang telah diperbaharui.
6. Pelaku Kegiatan
• Pelaksana : Tim Tinjuan Partisipatif yang dibagi kedalam 2 Tim yaitu tim tinjuan :Kelembagaan dan Program serta tim tinjuan Keuangan
• Peserta : Seluruh perwakilan pemangku kepentingan Kelurahan/Desa • Fasilitator : Tim Fasilitator
• Biaya : BOP BKM/LKM dan Swadaya Masyarakat
7. Bagan Alur Tinjauan Partisipatif
8. Penjelasan Bagan Alur Tinjauan Partisipatif
1. Sosialisasi Rencana Kegiatan Tinjauan Partisipatif
No Langkah Kegiatan Pelaku Output
1
Lakukan persiapan sebelum melakukan kegiatan sosialisasi, seperti menyiapkan bahan sosialisasi, koordinasi dengan Lurah/Kades dan BKM/LKM, menetapkan peserta yang akan diundang, dll
Pelaksana : Tim Fasilitator
Fasilitator : Korkot/ Askorkot
Bahan sosialisasi 2 Laksanakan sosialisasi sesuai jadwal yang
telah disepakati dengan pokok-pokok yang perlu dipahami oleh peserta adalah : • Mengapa perlu diadakan Tinjauan
partisipatif?
• Apa saja yang akan di Tinjau? • Siapa yang akan melakukan? • Siapa saja yang akan terlibat? • Kapan akan dilaksanakan
Catatan : sosialisasi ini dilakukan di
tingkat kelurahan dan selanjutnya bisa dilakukan beberapa kali di berbagai tempat dengan memanfaatkan kegiatan-2 yang ada di masyarakat seperti arisan, pengajian rutin, kegiatan PKK, dll.
Pelaksana : Lurah/ Kades Partisipan : Anggota BKM/LKM, relawan, Aparat Kelurahan/ Desa, LPM/BPD, lembaga-2/kelompok masyarakat, Tokoh Masyarakat, Warga Miskin/Perempuan Fasilitator : Fasilitator • Daftar hadir sosialisasi • Catatan proses tanya jawab
3 Buat berita acara hasil sosialisasi yang dilampiri dengan daftar hadir peserta sosialisasi
Pelaksana : Fasilitator Berita Acara hasil sosialisasi
4 Setelah acara sosialisasi, koordinasikan dengan BKM/LKM tentang rencana Tinjauan kelembagaan dan program di internal BKM/LKM, tetapkan waktu dan tempatnya
Pelaksana : Fasilitator Jadwal definitif kegiatan Tinjauan internal BKM/LKM
2. Pembentukan Tim Tinjauan Partisipatif
No Langkah Kegiatan Pelaku Output
1 BKM/LKM koordinasi dengan Lurah/ Kades dan menyampaikan maksud dan tujuan tentang rencana pembentukan tim Tinjauan partisipatif Pelaksana : BKM/LKM Peserta : Lurah/Kades Fasilitator : Tim Fasilitator Jadwal pembentukan tim
2 Lurah/Kades mengundang para relawan
untuk hadir di kelurahan/kantor desa Pelaksana : Lurah/Kades Peserta : para relawan dari unsur : masyarakat, anggota LKM/BKM, dewan pengawas, aparat kel/desa, anggota LPM/BPD/lembaga lainnya, kelompok-2 masyarakat laki-laki dan perempuan Fasilitator : Tim Fasilitator Daftar hadir undangan
3 Fasilitator menjelaskan dan mensosialisasikan kembali tentang pentingnya Tinjauan partisipatif dan menjelaskan tentang tugas-tugas dari tim Tinjauan partisipatif Peserta : para undangan (relawan) yang hadir Fasilitator : Tim Fasilitator 4 Setelah semua relawan memahami tugas
dan fungsinya dan menyatakan kesiapan untuk bergabung sebagai relawan Tim Tinjauan Partisipatif, bentuklah relawan tersebut menjadi dua tim yaitu : Tim Tinjauan Kelembagaan & Program serta Tim Tinjauan Keuangan. Selanjutnya tetapkan tim Tinjauan ini oleh lurah/ kades
Catatan : Untuk Tim Tinjauan keuangan
selain dari anggota Badan Pengawas, juga dari relawan yang punya keahlian bidang pembukuan/laporan keuangan
Peserta : para undangan (relawan) yang hadir Fasilitator : Tim Fasilitator • Berita acara pembentukan tim partisipatif • Daftar nama tim tinjauan partisipatif
5 Para relawan terpilih selanjutnya mengangkat koordinator tim Tinjauan partisipatif untuk mengkoordinir jalannya pelaksanaan Tinjauan partisipatif
Pelaksana : Tim Tinjauan Partisipatif terpilih
Peserta : Anggota Tim
Nama Koordinator terpilih
No Langkah Kegiatan Pelaku Output 6 Koordinator terpilih bersama tim
menyusun jadwal rencana kerja dan jadwal bimbingan pelaksanaan Tinjauan partisipatif
Pelaksana : Koordinator Tim Partisipatif
Peserta : Anggota Tim
Rencana kerja tim dan jadwal bimbingan
7 Informasikan tentang jadwal pelaksaaan tinjauan partisipatif kepada BKM/ LKM, Lurah/Kades dan para pemangku kepentingan
Pelaksana : Koordinator
Tim Partisipatif Jadwal terinformasikan
3. Bimbingan Tata Cara Pelaksanaan Tinjauan Partisipatif
No Langkah Kegiatan Pelaku Output
1
Koordinasikan dengan korkot atau team leader terkait rencana pelaksanaan bimbingan dan biaya yang dibutuhkan (bila ada dalam kontrak KMW)
Pelaksana : Tim Fasilitator Fasilitator : Korkot/ Team Leader/TA Pelatihan KMW Dana bimbingan diterima Tim Fasilitator 2
Koordinasi dengan BKM dan Lurah/Kades tentang kepastian pelaksanaan bimbingan dan meminta Lurah/Kades untuk
mengundang peserta dan membuka acara
Pelaksana : Fasilitator Partisipan : BKM dan Lurah/Kades Jadwal definitif pelaksanaan bimbingan
3 Undang seluruh peserta bimbingan oleh Lurah/Kades
Pelaksana : Lurah/ Kades Partisipan : BKM & relawan Undangan tersampaikan kepada peserta, sumber bukti : tanda terima undangan
4
Laksanakan bimbingan seperti yang telah di bimbingkan sebelumnya kepada fasilitator dari KMW
Amati keaktifan peserta dalam bimbingan dan tuangkan hasil pengamatan fasilitator kedalam lembar pengamatan sebagai alat ukur untuk mengevaluasi :
1. Peserta paham terhadap materi yang disampaikan
2. Peserta mampu melakukan simulasi/ praktek sesuai pedoman dan modul yang ada
Pelaksana : Fasilitator Partisipan : seluruh anggota Tim Tinjauan Kelembagaan Fasilitator : BKM/LKM & Lurah/Kades • Daftar hadir peserta • Laporan pelaksanaan bimbingan
4.a. Tinjauan Kelembagaan dan Program BKM/LKM oleh Tim RK&P (Tinjauan Internal)
No Langkah Kegiatan Pelaku Output
1
Siapkan seluruh bahan-bahan yang diperlukan (alat penggerak diskusi, kertas plano, spidol, dll) dan tetapkan pembagian tugas
Pelaksana : Tim Tinjauan Kelembagaan & Program
2
Tim Tinjauan kelembagaan dan program menjelaskan kepada BKM/LKM dan UP-UP tentang maksud dan tujuan serta tata cara pelaksanaan tinjuan
Pelaksana : Tim Tinjauan Kelembagaan & Program Peserta : anggota BKM/ LKM dan UP-UP Peserta paham maksud dan tujuan serta tata cara pelaksanaan tinjuan kelembagaan & program
3
Laksanakan tinjauan kelembagaan dan program dengan agenda dibawah ini :
• Diskusi harapan terhadap BKM/LKM • Diskusi Review tingkat perkembangan
organisasi BKM/LKM (Lampiran 1) • Diskusi review PJM Pronangkis • Diskusi review kinerja UP-UP
Catatan : Gunakan panduan fasilitasi untuk melaksanakan kegiatan ini
Pelaksana : Tim Tinjauan Kelembagaan & Program Peserta : anggota BKM/ LKM dan UP-UP • Notulensi hasil tinjauan kelembagaan & program • Matriks tingkat perkembangan organisasi BKM/ LKM
4 Tutup acara ini dengan do’a Pelaksana : Tim Tinjauan Kelembagaan & Program
Peserta : anggota BKM/ LKM dan UP-UP
4.b. Tinjauan Pengelolaan Keuangan Sekretariat dan UPK (Tinjauan Internal)
No Langkah Kegiatan Pelaku Output
1 Lakukan persiapan tinjuan keuangan oleh Tim Tinjauan Keuangan :
• Menyiapkan (menggandakan) instrumen review yang akan digunakan untuk mereview laporan keuangan BKM dan UPK
• koordinasi internal untuk membuat jadual secara rinci (Teknis pelaksanaan review sd pelaporan)
• koordinasi dengan BKM dan UP-UP tentang jadual pelaksanaan review keuangan dan dokumen apa yang perlu disiapkan Pelaksana : Tim Tinjauan Keuangan Peserta : anggota kesekretariatan BKM/ LKM dan UPK Lampiran 2 Ceklist Review Keuangan dan Lampiran 3 cara pengisian telah digandakan sesuai kebutuhan
2 Siapkan seluruh alat bukti pendukung yang diperlukan oleh Tim Tinjauan Keuangan antara lain :
• Dokumen PJM Pronangkis dan Renta • Bappuk BLM 1 sd 3
• AD/ART
• Berita Acata Keputusan/Kebijakan BKM
• Surat pengangkatan/penetapan sekretaris dan UP
• Pembukuan sekretariat BKM dan UPK • RAPB
• Buku Rek Bank, Rekening koran, Slip setor bank, dsb
• SPK (Surat Perjanjian Kerja/Kredit) • SP3 (Surat Pernyataan Penyelesaian
Pekerjaan)
• Daftar nama KSM dan Anggotanya • Usulan(RAB) Panitia/KSM
• LPJ KSM • Dsb
Pelaksana : Tim
Tinjauan Keuangan Seluruh alat bukti pendukung telah disiapkan
3 Laksanakan tinjauan pengelolaan keuangan Sekretariat dan UPK oleh Tim Tinjauan Keuangan :
b. Memverifikasi laporan keuangan sesuai dengan instrumen (ceklis) c. Mencatat temuan hasil pemeriksaan
Pelaksana : Tim Tinjauan Keuangan Peserta : anggota kesekretariatan BKM/ LKM dan UPK
Lembar kerja Tim Keuangan (ceklis yang terisi)
No Langkah Kegiatan Pelaku Output 4
Lakukan analisis data hasil tinjauan keuangan dan penyusunan laporan oleh Tim Tinjauan Keuangan
Pelaksana : Tim Tinjauan Keuangan Fasilitator : Tim faskel ekonomi
Data hasil analisis tinjauan keuangan
5. Tinjauan Partisipatif ditingkat Masyarakat dan KSM/Panitia (Tinjauan Eksternal)
No Langkah Kegiatan Pelaku Output
1
Buat jadwal pelaksanaan kegiatan dan lakukan pembagian tugas oleh koordinator kegiatan.
Catatan : agar tidak mengganggu aktifitas masyarakat, buat jadwal kegiatan dengan memanfaatkan aktifitas rutin masyarakat ( kegiatan rutin : pengajian, arisan, posyandu, PKK, karang taruna, dll)
Pelaksana : Tim Tinjauan Kelembagaan &
Program
Pemantau : BKM/ Fasilitator
Adanya kesiapan Tim dalam melaksanakan tugasnya
2 Tetapkan masyarakat yang akan diundang
sebagai peserta.
Yang menjadi peserta adalah wakil-wakil dari kelompok-kelompok masyarakat, seperti kelompok arisan, kelompok karang taruna, kelompok pemerintahan desa, kelompok ibu-2 majelis ta’lim, kelmpok warga miskin,dll.
Pelaksana : Tim Tinjauan Kelembagaan &
Program
Pemantau : BKM/ Fasilitator
Daftar nama peserta yang akan diundang
3 Lakukan persiapan bahan materi dan perlatan yang diperlukan oleh Tim
Tinjauan Kelembagaan & Program. Pelaksana : Tim Tinjauan Kelembagaan &
Program Pemantau : BKM/ Fasilitator Lampiran 4 Jejak Pendapat Tingkat Kepuasan Masyarakat telah digandakan sesuai kebutuhan
No Langkah Kegiatan Pelaku Output
4
Lakukan simulasi terlebih dahulu sebelum
melaksanakan kegiatan Pelaksana : Tim Tinjauan Kelembagaan &
Program
Fasilitator : Tim Faskel
Kepastian Tim telah mampu melaksanakan tugas
5
Laksanakan kegiatan Tinjauan partisipatif di tingkat masyarakat sesuai jadwal dengan tahapan :
• Tim memperkenalkan diri dan menjelaskan maksud dan tujuan • Tim meminta masyarakat saling
memperkenalkan diri masing-masing dan dipersilahkan untuk mengisi daftar hadir
• Lakukan FGD dengan menggunakan bahan diskusi yang telah disiapkan (Lampiran 4) atau minta masing-masing peserta untuk mengisi daftar pertanyaan pada lampiran 4
• Buat rekapitulasi dan jumlahkan berapa anggota masyarakat yang menyatakan puas/tidak puas dari setiap pertanyaan yang ada • Tutup acara dengan do’a
Catatan :
• Gunakan Tata cara fasilitasi FGD. • Gunakan lembar pertanyaan yang ada
pada lampiran 4 sebagai pertanyaan penggerak diskusi. Pelaksana : Tim Tinjauan Kelembagaan & Program Peserta : Wakil kelompok masyarakat yang diundang
Rekapitulasi hasil jejak pendapat masyarakat
6. Rumusan Tinjauan Partisipatif
No Langkah Kegiatan Pelaku Output
1 Tim tinjauan partisipatif menyiapkan
seluruh hasil tinjauan patisipatif Pelaksana Tinjauan Partisipatif: Tim Seluruh catatan dan isian format hasil tinjauan partisipatif terkumpul
2 Tim tinjauan partisipatif berkoordinasi dengan BKM/LKM dan Lurah/Kades untuk menentukan waktu penyampian hasil tinjauan kepada BKM, relawan dan para pemangku kepentingan
Pelaksana : Tim Tinjauan Partisipatif Peserta : BKM/LKM
Jadwal presentasi dari Tim Tinjauan Partisipatif
4 Buka acara oleh Lurah/Kades atau yang mewakil dan selanjutnya diambil alih oleh mederator untuk memimpin acara hasil rumusan tinjauan partisipatif.
Pelaksana : Lirah/Kades dan Moderator Peserta : anggota BKM/ LKM, aparat kelurahan/ desa, LPM/BPD, wakil perempauan, wakil warga miskin
Fasilitator : Tim Faskel 3 Lakukan pemaparan oleh koordinator
tim kepada BKM/LKM, relawan dan para pemangku kepentingan yang diundang di tingkat kelurahan/desa
Catatan :
Peserta dari wakil masyarakat yang akan diundang cukup mewakili sampai tingkat RW atau dusun Pelaksana : Koordinator tim Peserta : anggota BKM/ LKM, aparat kelurahan/ desa, LPM/BPD, wakil perempauan, wakil warga miskin
Fasilitator : Tim Faskel
Seluruh hasil tinjauan dapat disampaikan kepada peserta
4 Berikan kesempatan kepada peserta untuk memberikan tanggapan terhadap hasil pemaparan dari tim tinjauan partisipatif
Moderator : Peserta : Fasilitator : Kesepakatan membangun upaya perbaikan terhadap hasil tinjauan partisipatif 5 BKM/LKM dibantu oleh tim tinjauan
partisipatif membuat jadwal untuk : • Penyusunan Renta Pronangkis
periode berikutnya
• Penyusunan program kerja BKM/ LKM
• Penyusunan laporan tinjauan dan rekomendasi pengelolaan keuangan
Pelaksana : Peserta : Fasilitator :
7. Tahapan Pasca Tinjauan Partisipatif
a. Penyusunan Rencana Tahunan Periode Berikutnya
No Langkah Kegiatan Pelaku Output
1 Siapkan bahan renta hasil tinjauan
partisipatif dan PJM Pronangkis Pelaksana : BKM/LKMPeserta : anggota BKM/ LKM
Fasilitator : Tim Faskel 2 Koordinasikan dengan Lurah/Kades untuk
membentuk tim penyusun Renta periode tahun berikutnya
Pelaksana : Koordinator BKM/LKM
Fasilitator : Tim Faskel
Jadwal pembentukan tim penyusuan Renta Pronangkis
3 Bentuk tim penyusun renta pronangkis oleh BKM/LKM yang anggota timnya terdiri dari unsur masyarakat, aparat dan LPM/BPD
Pelaksana : BKM/LKM Fasilitator : Tim Faskel
Daftar nama tim penyusun renta pronangkis
4 Fasilitator memberikan bimbingan kepada tim penyusun renta tentang penetapan prioritas kegiatan/program serta sumber pendanaannya
Pelaksana : Tim Faskel & Relawan Ahli Peserta : anggota tim penyusun
5 Tim penyusun renta menyusun rancangan awal renta pronangkis dan sumber pendanaannya, kemudian tuangkan kedalam format Renta Pronangkis
(Lampiran 5)
Pelaksana : Tim Penyusun
Peserta : anggota tim
Rancangan Awal Renta Pronangkis
6 Sampaikan hasil rancangan awal tersebut kepada BKM/LKM dan sosialisasikan rancangan awal Renta Pronangkis tersebut kepada seluruh masyarakat untuk memberikan tanggapan balik dari masyarakat, minimal diberikan waktu 1 minggu sejak rancangan awal renta diinformasikan kepada masyarakat.
Pelaksana : Tim PenyusunPeserta : BKM/LKM, Masyarakat
7 Dari hasil tanggapan masyarakat terhadap rancangan awal Renta Pronangkis, buatlah draft final Renta Pronangkis yang akan ditetapkan pada saat Rapat Warga Tahunan (RWT)
Pelaksana : Tim
8. Penyusunan Program Kerja BKM/LKM
No Langkah Kegiatan Pelaku Output
1
Sesuai jadwal yang telah disusun dan disepakati bersama, undang seluruh anggota BKM untuk menyusun rencana kerja BKM/LKM
Pelaksana : BKM/LKM Fasilitator : TIM Faskel
2
Berdasarkan hasil tinjauan kelembagaan BKM/LKM baik oleh internal BKM/LKM maupun oleh masyarakat buatlah program kerja BKM/LKM untuk memperkuat kelembagaan serta menyusun rencana kerja BKM/LKM untuk melaksanakan Renta Pronangkis tahun berikutnya.
Pelaksana : BKM/LKM Fasilitator : TIM Faskel
3 Informasikan hasil program kerja BKM/LKM tersebut kepada Lurah/Kades, LPM/
BPD dan masyarakat
Pelaksana : BKM/LKM Fasilitator : TIM Faskel
Lampir an 1. Ma trik s Tingk at P erk embang an Or ganisasi BKM/LKM
Lampir an 2. Ceklis/Da ftar P erik sa R evie w K euang an Nama BKM TTD P anitia : Kec ama tan Kot a/K ab Tem uan Tangg al Par af A. R ek onsiliasi dan R ek ening Bank Nomor R ek ening Bank (1): __________________ Per Bulan: _____________________ Nomor R ek ening Bank (2): __________________ Per Bulan: _____________________ Apak ah ada saldo Bulanan? Verifik asi saldo a w al dan akhir tahun Ca ta tan: B. Bank dan K as Temuan Tanggal Paraf Tr ans fer dari K PPN (dana BLM) dan pihak lain (BFI, Pemda, dll) di rek. Bank div erifik asi per tang gal Se tor an Bank div erifik asi per tang gal Penarik an Bank div erifik asi per tang gal Buk u Kas (sekr) div erifik asi per tang gal Kas Masuk (sekr) div erifik asi per tang gal Kas K eluar (sekr) div erifik asi per tang gal Saldo K as ra ta-r at a ≤Rp. 1.000.000,-Jml uang tunai sesuai saldo buk u kas Selisih dic ari dan diselesaik an Buk u Kas (UPK) div erifik asi per tang gal Kas Masuk (UPK) div erifik asi per tang gal Kas K eluar (UPK) div erifik asi per tang gal Saldo K as ra ta-r at a ≤Rp. 1.000.000,-Jml uang tunai sesuai saldo buk u kas Selisih dic ari dan diselesaik an Ca ta tan:
ftar P erik sa R evie w K euang an TTD P anitia : Tem uan Tangg al Par af ek ening Bank Bank (1): __________________ Bank (2): __________________ Bulanan? a w al dan akhir tahun as Temuan Tanggal Paraf PPN (dana BLM) dan pihak lain (BFI, rek. Bank div erifik asi per tang gal div erifik asi per tang gal div erifik asi per tang gal div erifik asi per tang gal div erifik asi per tang gal div erifik asi per tang gal at a ≤Rp. sesuai saldo buk u kas diselesaik an div erifik asi per tang gal div erifik asi per tang gal div erifik asi per tang gal at a ≤Rp. sesuai saldo buk u kas diselesaik an
C. P enerimaan Temuan Tanggal Paraf Buk ti kas masuk dise tujui deng an benar Dana dise tor k e Bank sesuai a tur an Tr ansak si Sekr et aris dicek thd Buk u Besar Perbanding an c at at an sekr et aris & UPK Penerimaan lain div erifik asi Permin taan cttn k e pihak pemberi dana Konfirmasi/penegasan k e pemberi dana: Dikirim/dit emui per tang gal (dida ftar) Dit erima k embali per tang gal (dida ftar) Selisih dic ari dan diselesaik an Ca ta tan uang masuk UPK dir evie w per tgl Ca ta tan uang masuk UPK di dibandingk an deng an Buk u Kas, Bank, dll Kartu pinjaman diperik sa Kartu Pinjaman dic oc okk an deng an saldo pinjaman (K SM terk ait) Ca ta tan : D. P eng eluar an Temuan Tanggal Paraf Buk ti kas k eluar(BKK) dise tujui deng an benar dan tertib Pembua tan BKK menunjukk an bah w a uang dik eluark an un tuk pihak y ang tepa t Adminis tr asi dan P ajak bank dic at at Kegia tan (Lingk ung an,Sosial) diba yar sesuai per enc anaan Tr ansak si kas k eluar dicek terhadap Buk u-buk u terk ait Perbanding an c at at an sekr et aris dan UPK Konfirmasi k e P anitia/K SM (L ,S): Dikirim/dit emui per tang gal (dida ftar) Dit erima k embali per tang gal (dida ftar) Ca ta tan uang k eluar UPK diperik sa per tang gal Ca ta tan uang k eluar UPK di cek deng an Buk u-buk u terk ait Pemberian pinjaman (K SM) sesuai per se tujuan Ner ac a Saldo dan Buk u Besar dimut asi harian Buk u Pendapa tan dan Bia ya dimut asi harian Konfirmasi k e K SM P eminjam: Dikirim/dit emui per tang gal (dida ftar) Dit erima k embali per tang gal (dida ftar) Selisih dic ari dan diselesaik an
Temuan Tanggal Paraf (L ,S) lengk ap, benar dan diar sipk an an k euang an disajik an LKM dilapork an dalam Lapor an P eng eluar an Dana LKM an UPK tertuang dalam lapor an ac a) Biaya UPK tertuang dalam Lapor an disajik an dalam Lapor an peng embalian pinjaman disajik an Tingk at P eng embalian an sec ar a rutin diberik an k epada JOK, Lur ah, dsb) dit empel di 5 tempa t y ang str at egis k ebijak an dit empel di 5 tempa t ta tan Temuan Tanggal Paraf ung an, sosial, ek onomi, dan BOP) u sendiri-sendiri taris dic at at ter sendiri ca ta tan tahun lalu sudah benar tahun lalu digunak an un tuk tahun berik utn ya
G. Adminis tr asi Temuan Tanggal Paraf BAPPUK disimpan deng an baik RAPB disimpan deng an baik BA dan Notulensi disimpan deng an baik Pr osposal P anitia/K SM disimpan dg baik LP J-P anitia/K SM disimpan deng an baik Kon tr ak k erja sekr et aria t dan UP -UP lengk ap Rek ening K or an bank disimpan dg baik Buk ti-buk ti kas disimpan deng an baik Dok umen-2 disimpan deng an baik Ada c at at an dok umen k eluar -masuk Ca ta tan : H. P emba yar an Insen tif Temuan Tanggal Paraf Ar sip-ar sip pribadi disimpan deng an baik dan dijag a ker ahasiaann ya Insen tif diba yark an sesuai deng an y ang dise tujui (perjanjian) Daftar hadir sesuai jadw al k erja diisi deng an tertib Semua pengur ang an insen tif dic at at lengk ap Ca ta tan :
a P engisian erifik asi Penjelasan ening Bank Bank (1): Diisi nomor rek ening y ang dimiliki BKM, dan perik sa: 1. Nama rek ening
harus nama lembag
a 2. Penanda tang an harus 3 or ang , c oc okk an deng an sur at k uasa y ang disahk an not aris dan c op y pembuk aan rek ening bank. Diisi bulan pembuk aan rek ening ter sebut Bank (2): Sama deng an di a tas Sama deng an di a tas Bulanan? Saldo akhir di rek.bank harus = saldo akhir di buk u bank pada bulan y ang sama. a w al dan akhir tahun 1. Saldo akhir tahun di rek.bank harus = saldo akhir buk u bank, dan = saldo a w al buk u bank tahun berik utn ya. 2. Saldo akhir tahun di rek.Ba nk harus = y ang ter can tum dalam Lapor an K euang an akhir tahun. as PN(dana BLM) dan pihak di rek. Bank div erifik asi 1. Perik sa tang gal dan jumlah tr ans fer per tang gal (buk u dan rek. bank) 2. Coc okk an deng an K uit ansi di berk as penc air an. div erifik asi per tang gal Perik sa tr ansak si se tor bank dan jumlahn ya per tang gal (buk u dan re k)
Aspek V erifik asi Penjelasan Penarik an div erifik asi per tang gal 1. Coc okk an penanda tang an p enarik an dana bank (slip penarik an bank) deng an sur at k uasa bernot aris dan c op y pembuk aan rek ening bank, harus 3 or ang . 2. Perik sa jumlah dana y ang dit arik dan saldo k as masuk pada tang gal-bulan y ang sama (buk u dan re k). Jik a jumlah rek
ening bank lebih dari satu, lak
uk
an hal serupa pada semua rek
ening bank dan c
oc okk an dengan buk u bank. Buk u Kas (Sekr) div erifik asi per tgl 1. Perik sa penjumlahan k e samping dan k e ba w ah semua tang gal tr ansak si di buk u kas Sekr et aria t 2. Perik sa saldo akhir bulan = saldo a w al bulan berik ut. 3. Perik sa tanda-t ang an tutup buk u per bulan Kas Masuk (Sekr) div erifik asi per tgl 1. Perik sa tr ansak si kas masuk per tang gal tr ansak si, jumlah k as harus = y ang tertulis di buk ti kas masuk pada tang gal y ang sama. 2. Semua k as masuk jelas siap a pen ye torn ya dan peneriman ya. Kas K eluar (Sekr) div erifik asi per tgl 1. Perik sa tr ansak si kas k eluar per tang gal tr ansak si, jumlah k as harus = y ang tertulis di buk ti kas keluar pada tang gal y ang sama. 2. Semua k as k eluar jelas k eberun tuk ann ya, peneriman ya, pen ye tujun ya, dan pembuk un ya. 3. Coc okk an k as k eluar pert ang gal deng an B APPUK, RAPB , Pr oposal, dan/ at au B A per se tujuann ya. Saldo K as ra ta-r at a ≤Rp. 1.000.000,-1. Hitun g ra ta-r at a saldo k as per tang gal tr ansak si 2. Jik a ter dapa t saldo lebih da ri Rp. tidak lebih dari 2x24 jam (2 hari e fek tif )
erifik asi Penjelasan sesuai saldo buk u kas 1. Hitun g jumlah uang tunai p ada tang gal pemerik saan 2. Pas tik an jumlah ter sebut = saldo buk u kas pada tang gal pemerik saan. 3. Guna kan F orm P enghitung an k as diselesaik an Jik a terjadi selisih an tar a uang tunai dan saldo buk u kas pada tang gal pemerik saan, c ari sebabn ya, dan selesaik an pada tang gal ter sebut. an menunda penc
arian sebab selisih t
ersebut pada hari lain. Semua sebab k
etidak
samaan uang tunai dan saldo buk
u harus ersebut. div erifik asi per tgl 1. Perik sa penjumlahan k e samping dan k e ba w ah semua tang gal tr ansak si di buk u kas UPK. 2. Perik sa saldo akhir bulan = saldo a w al bulan berik ut. 3. Perik sa tanda-t ang an tutup buk u per bulan div erifik asi per tgl 1. Pas tik an jumlah k as masuk per tang gal = jumlah akhir hari pada tang gal ter sebut di Ca ta tan Uang Masuk . 2. Semua k as masuk jelas, sia pa pen ye torn ya dan peneriman ya. div erifik asi per tgl 1. Pas tik an jumlah k as k eluar per tang gal = jumlah akhir hari pada tang gal ter sebut di Ca ta tan Uang Keluar . 2. Semua k as k eluar jelas k eberun tuk ann ya, peneriman ya, pen ye tujun ya, dan pembuk un ya. at a ≤Rp. 1.000.000,-1. Hitun g ra ta-r at a saldo k as per tang gal tr ansak si 2. Jik a ter dapa t saldo lebih da ri Rp. tidak lebih dari 2x24 jam (2 hari e fek tif )
Aspek V erifik asi Penjelasan Jml uang tunai sesuai saldo buk u kas 1. Hitun g jumlah uang tunai p ada tang gal pemerik saan 2. Pas tik an jumlah ter sebut = saldo buk u kas pada tang gal pemerik saan. 3. Guna kan F orm P enghitung an k as Selisih dic ari dan diselesaik an Jik a terjadi selisih an tar a uang tunai dan saldo buk u kas pada tang gal pemerik saan, c ari sebabn ya, dan selesaik an pada tang gal ter sebut. C. P enerimaan Buk ti kas masuk dise tujui deng an benar dan tertib Perik sa per buk ti, bah w a semua buk ti sudah mempun yai No.Buk ti, urut dan sis tema tis, Jelas dari mana sumber penerimaan (nama) dan dit anda tang ani deng an lengk ap dan benar oleh pihak -pihak terk ait. Jik a ada k esalahan sudah dipar af , dan tidak di ”tipp-e x’’ Dana dise tor sesuai a tur an 1. Semua dana y ang dit erima dari pihak lain, harus dise tor k e bank. 2. Dana tunai tidak lebih dari Rp. 1.000.000,-3. Coc okk an deng an dok umen penduk ung penerimaan dana ter sebut. 4. Tidak ada dana masuk tanp a sepeng et ahuan pihak -pihak y ang terk ait dan ber w enang men ye tujuin ya Tr ansak si kas masuk dicek terhadap Buk u Besar Coc okk an per tang gal bah w a semua buk ti kas masuk telah dic at at deng an benar di buk u besar y ang terk ait. Penc at at an di buk u besar lengk ap, menc an tumk an no.buk ti , nilai tr ansak si, dan saldo Perbanding an c at at an sekr et aris dan UPK Jik a tr ansak si sekr et aris berhubung an deng an UPK, c oc okk an penc at at an sekr et aris deng an Ca ta tan Uang K eluar UPK
erifik asi Penjelasan div erifik asi Jik a ter dapa t penerimaan lain (selain dari BLM), pas tik an penerimaan ter sebut ada buk ti penduk ungn ya: • Pinjm phk -3 harus diduk un g BA per se tujuan pinjam • Dana P emda harus diduk un g buk ti ak ur at dari P emda • Dana pr ogr am lain harus d iduk ung dok umen penc air an y ang terk ait k e pihak pemberi dana Dapa tk an c at at an a tau k et er ang an y ang v alid k epada pemberi dana. Bandingk an c at at an ter sebut deng an c at at an sekr et aris Perik sa jug a ca ta tan-c at at an ter sebut dalam lapor an k euang an. per tang gal (dida ftar) Panit a/Tim membua t da ftar tang gal, k epada P emberi dana darimana, sur at k on firmasi dikirim a tau kapan dit emui per tang gal (dida ftar) 1. Panit a/Tim membua t da ftar tang gal, dari mana sur at k on firmasi dit erima. 2. Perik sa isi sur at k on firmasi deng an c at at an sekr et aris. diselesaik an Jik a ter dapa t perbedaan, perik salah tang galn ya, k etidak coc ok an penc at at an, a tau k ar ena hal-hal lain. masuk UPK ditinjau per 1. Perik sa penjumlahan k e samping dan k e ba w ah di se tiap baris dan k olom. Jik a terjadi selisih, c ari sebabn ya, dan k on firmasi deng an UPK. 2. Coc okk an se tiap baris c at at an V s buk ti kas masuk. 3. Pas tik an Ca ta tan ditutup p er tang gal tr ansak si, lengk ap deng an tanda tang an pembuk un ya. masuk UPK di cek dg Buk u 1. Pas tik an jumlah di bagian b aw ah c at at an telah benar 2. Coc okk an jumlah di se tiap k olom V s buk u besarn ya. Jik a terjadi selisih, c ari sebabn ya. 3. Pas tik an saldo akhir bulan buk u besar menjadi saldo a w al bulan berik utn ya, dan = jumlah y ang ada di lapor an k euang an (laba rugi dan a tau Ner ac a)
Aspek V erifik asi Penjelasan Kartu pinjaman di tinjau 1. Semua k artu harus terisi lengk ap deng an da ta K SM, jumlah dana y ang dipinjam, sis tem angsur an, ja tuh tempon ya, dan mut asi angsur an per tang gal. 2. Coc okk an k artu pinjaman V s berk as pr oposal pinjaman, per se tujuan kr edit, sert a buk ti kas k eluar dan buk ti kas masuk. Kartu Pinjaman di cek dg saldo pinjaman 1. Jumla h saldo realisasi selur uh k artu harus = saldo pinjaman pada lapor an k euang an di bulan yang sama (Ner ac a, lap.K olek tibilit as, dan lap tingk at peng embalian) 2. Cek outs tan ding loan, haru s = minimal 90%.
(saldo pinjaman: modal awal dana bergulir)x 100%
3. Cek tingk at peng embalian (RR ), harus = minimal 80% (saldo pinjaman-tunggak
an yang lebih dari 3 bln/kl angsuran); saldo pinjaman x 100%
D. P eng eluar an Buk ti kas k eluar(BKK) dise tujui deng an benar dan tertib Perik sa per buk ti, bah w a semua buk ti sudah mempun yai No.Buk ti urut dan sis tema tis, tang gal tr ansak si, dan dit anda tang ani deng an lengk ap dan benar oleh pihak -pihak terk ait y ang ber w enang. Jik a ada k esalahan sudah dipar af , dan tidak di ”tipp-e x’’ Pembua tan BKK menunjukk an bah w a uang dik eluark an un tuk pihak y ang tepa t 1. Coc okk an BKK deng an buk ti penduk ungn ya (Pr oposal P anitia/K SM dan berk as per se tujuann ya, Bon/Not a pembelian dari pihak k e-3 y ang v alid, dan buk ti penduk ung lainn ya) 2. Peng eluar an un tuk BOP (r apa t, tr ansport, A TK) harus diduk ung deng an B A dan Notulensi rapa t. Kegia tan (L ,S) diba yar sesuai per enc anaan 1. Semua BKK un tuk k egia tan (L ,S) dic oc okk an deng an B APPUK dan Pr oposal P anitia. 2. Hitun g jumlah seluruh pr op osal minimal 10 Tr ansak si kas k eluar dicek terhadap Buk u Besar Coc okk an per tang gal bah w a semua buk ti kas k eluar telah dic at at deng an benar di buk u besar y ang terk ait. Penc at at an di buk u besar lengk ap, menc an tumk an no.buk ti , nilai tr ansak si, dan saldo Perbanding an c at at an sekr et aris dan UPK Jik a tr ansak si peng eluar an sekr et aris berhubung an deng an UPK, c oc okk an penc at at an sekr et aris deng an Ca ta tan Uang Masuk UPK
erifik asi Penjelasan anitia/K SM (L ,S): Panitia/Tim mengirimk an sejumlah sur at k on firmasi (lampir an) a tau menemui k epada sejumlah Paniti/K SM (L ,S) y ang terpilih sec ar a ac ak un tuk memas tik an jumlah k as k eluar benar adan ya. per tang gal (dida ftar) Panit a/Tim membua t da ftar tang gal, k epada P anitia/K SM mana, sur at k on firmasi dikirim a tau k apan dit emui per tang gal (dida ftar) 1. Panit a/Tim membua t da ftar tang gal, dari mana sur at k on firmasi dit erima. 2. Perik sa isi sur at k on firmasi deng an jumlah k as k eluar . k eluar UPK dir evie w per 1. Perik sa penjumlahan k e samping dan k e ba w ah di se tiap baris dan k olom. Jik a terjadi selisih, c ari sebabn ya, dan k on firmasi deng an UPK. 2. Coc okk an se tiap baris c at at an V s buk ti kas masuk. 3. Pas tik an Ca ta tan ditutup p er tang gal tr ansak si, lengk ap deng an tanda tang an pembuk un ya. k eluar UPK di cek deng an 1. Pas tik an jumlah di bagian b aw ah c at at an telah benar 2. Coc okk an jumlah di se tiap k olom V s buk u besarn ya. Jik a terjadi selisih, c ari sebabn ya. 3. Pas tik an saldo akhir bulan buk u besar menjadi saldo a w al bulan berik utn ya, dan = jumlah y ang ada di lapor an k euang an (laba rugi dan a tau Ner ac a) (K SM-E) sesuai 1. Coc okk an berk as pr oposal pinjaman V s per se tujuan pinjaman, sert a buk ti kas k eluar . 2. Jik a terjadi k etidak sesuaian , c ari sebabn ya pinjaman adalah da ftar tung gu 1. Coc okk an tang gal tr ansak si buk ti kas k eluar penc air an pinjaman V s da ftar tung gu K SM. 2. Jik a ter dapa t K SM peminja m tidak ada di da ftar tung gu, c ari sebabn ya dan Buk u Besar dimut asi 1. Cek penc at at an mut asi Ner ac a Saldo dan Buk u Besar . 2. Coc okk an pert ang gal deng an Ca ta tan Uang Masuk dan Ca ta tan Uang K eluar . Jik a terjadi seslisih, cari sebabn ya.
Aspek V erifik asi Penjelasan Buk u Pendapa tan dan Bia ya dimut asi harian 1. Cek penc at at an mut asi Buk u Pendapa tan dan Bia ya 2. Coc okk an pert ang gal deng an Ca ta tan Uang Masuk dan Ca ta tan Uang K eluar . Jik a terjadi seslisih, cari sebabn ya. Konfirmasi k e K SM P eminjam: Dikirim/dit emui per tang gal (dida ftar) Panit a/Tim membua t da ftar tang gal sur at k on firmasi dikirim a tau k apan dit emui, nama K SM peminjam, jumlah saldo pinjaman. Dit erima k embali per tang gal (dida ftar) 1. Panit a/Tim membua t da ftar tang gal penerimaan k embali sur at k on firmasi, nama K SM, dan saldo pinjaman. 2. Perik sa isi sur at k on firmasi deng an c at at an sekr et aris. Selisih dic ari dan diselesaik an Jik a ter dapa t perbedaan, perik salah tang galn ya, k etidak coc ok an penc at at an, a tau k ar ena hal-hal lain. E. P elapor an LP J P anitia/K SM (L ,S) lengk ap, benar dan diar sipk an deng an tertib 1. Cek seluruh k egia tan y ang dir ealisasik an ter dapa t LP Jn ya. 2. Cek bah w a LP J K SM lengk ap, meliputi: dok umen penduk ung peng eluar ann ya peng gunaan dana kegia tan, rincian sw ada ya mas yar ak at, dan ban tuan pemda/ sw as ta. 3. Pas tik an jumlah peng eluar an dan sw ada ya sesuai deng an RAB Pr oposal P anitia/K SM Seluruh lapor an k euang an disajik an 1. Cek lapor an k euang an bula nan secr ar a rutin dihasilk an Sekr et aria t dan UPK, meliputi: Lapor an P emasuk an dan P eneluar an Dana BKM, Ner ac a, Laba-Rugi, K olek tibilit as, dan Tingk at peng embalian. 2. Jik a tidak disajik an, c ari sebabn ya. Seluruh dana BKM dilapork an dalam Lapor an P emasuk an dan P eng eluar an Dana BKM 1. Cek semua saldo k as dan b ank di lapor an sama deng an saldo di buk u besar dalam bulan y ang sama 2. Cek semua mut asi peng eluar an k egia tan(L ,S,E) dan BOP sama deng an mut asi buk u besar masing-masing.
erifik asi Penjelasan an tertuang dalam an (Ner ac a) 1. Selur uh saldo di ner ac a sama deng an saldo dalam buk u besar dan ner ac a saldo. 2. Laba/ rugi tahun berjalan sa ma deng an laba/rugi dalam lapor an Laba Rugi bulan-t ahun y ang sama. Bia ya tertuang dalam 1. Saldo pendapa tan dan bia ya sama deng an saldo dalam buk u pendapa tan dan bia ya. 2. Laba/ rugi tahun berjalan sa ma deng an laba/rugi dalam Laba Rugi bulan-t ahun y ang sama. disajik an dalam tibilit as 1. Cek semua k elompok penu ng gak dan c oc okk an deng an k artu K SM y ang ber sangk ut an, sert a pas tik an jumlah saldo pinjaman = saldo dalam Ner ac a. 2. Jumla h kelompok 3 sampa i deng an 5 adalah peminjam bermasalah. P as tik an jumlah ter sebut sebag ai pengur ang saldo pinjaman dalam perhitung an tingk at peng embalian. peng embalian pinjaman Lapor an Tingk at 1. Pas tik an pr osen tase pinjam an bermasalah (NPL) dan tingk at peng embalian (RR) dapa t dik et ahui. 2. Pas tik an RR minimal sebes ar 80%. an sec ar a rutin pihak terk ait (KMW , 1. Pas tik an semua pihak terk ait mendapa t lapor an k euang an bulanan dan tepa t w ak tu. 2. Jik a tidak, c ari sebabn ya. dit empel di 5 tempa t 1. Pas tik an semua lapor an k euang an bulanan sec ar a rutin dit empel di 5 tempa t y ang str at egis tepa t pada w ak tun ya. 2. Jik a tidak, c ari sebabn ya k ebijak an k euang an tempa t y ang str at egis. 1. Pas tik an semua perubahan k ebijak an k euang an diduk ung deng an ab sensi rapa t dan ada Notulenn ya. 2. Pas tik an k ebijak an k euang an ter sebut tidak men yimpang dari AD/ AR T. 3. Semua hasil rapa t dit empe l di 5 tempa t s tr at egis.
Aspek V erifik asi Penjelasan F. Buk u Besar Dana khusus (Lingk ung an, sosial, ek onomi, dan BOP) dic at at sendiri-sendiri 1. Perik sa semua buk u besar meliputi buk u dana lingk ung an, dana sosial, dana ek onomi hibah, dana ek onomi ber gulir , dan dana BOP . 2. Pas tik an semua penjumlah ann ya (k esamping dan k e ba w ah) tidak ada selisih. 3. Cek saldo akhir bulan men jadi saldo a w al bulan berik utn ya. 4. Ambil masing-masing tidak lebih 10 tang gal tr ansak si, telusuri buk ti kas k eluarn ya, pr oposal, LP J, dan buk ti penduk ungn ya. Buk u/k artu In ven taris dic at at ter sendiri 1. Cek semua in ven taris y ang dimiliki BKM, pas tik an semua telah ter ca ta t dalam buk u in ven taris senilai har ga per olehann ya. 2. Har ga per olehan=har ga fak tur/not a + bia ya tr ansport + bia ya pemasang ann ya sampai siap pak ai. 3. Jelask an k ondisi phisikn ya dan k eman faa tann ya dalam memban tu k egia tan BKM dan UP -UPn ya. Saldo buk u besar tahun lalu sudah benar 1. Cek saldo akhir buk u besar tahun lalu, penjumlahan k e samping dan k e ba w ah. 2. Jumla h harus benar . Jik a terjadi selisih c ari sebabn ya. Saldo buk u besar tahun lalu digunak an un tuk tahun berik utn ya 1. Cek saldo a w al tahun haru s = saldo akhir buk u besar tahun lalu 2. Jik a terjadi selisih c ari sebabn ya. G. Adminis tr asi BAPPUK disimpan deng an baik 1. Cek semua B APPUK (T ahap penc air an 1,2, dan3) ter simpan deng an baik dan mudah diak ses. 2. Jik a tidak dapa t dit emuk an, c ari sebabn ya RAPB disimpan deng an baik 1. Cek R APB BKM dan UPK ad a dan ter simpan deng an baik dan mudah diak ses. 2. Cek tidak lebih 10 tr ansak si, bah w a peng eluar an BOP meng acu pada RAPB. 3. Jik a tidak, c ari sebabn ya
erifik asi Penjelasan disimpan deng an baik 1. Cek B A, Notulensi, dan ase n rapa t ada dan t er simpan deng an baik dan mudah diak ses. 2. Jik a tidak dapa t dit emuk an, c ari sebabn ya SM disimpan dg baik 1. Cek seluruh pr oposal P aniti a/K SM ada, lengk ap dan t er simpan deng an baik dan mudah diak ses. 2. Pas tik an RAB disusun deng an benar 3. Jik a tidak dapa t dit emuk an, c ari sebabn ya disimpan deng an baik 1. Cek seluruh LP J P anitia/K SM ada dan t er simpan deng an baik dan mudah diak ses. 2. Pas tik an semua peng eluar an diduk ung deng an buk ti valid dan ber dasark an RAB 3. Jik a tidak dapa t dit emuk an, c ari sebabn ya sekr et aria t dan UP -UP 1. Cek k on tr ak k erja sekr et aria tdan UP -UP ada, t er simpan deng an baik dan mudah diak ses. 2. Jik a tidak dapa t dit emuk an, c ari sebabn ya an bank disimpan dg baik 1. Cek rek ening k or an/r ek enin g bank ada dan t er simpan deng an baik dan mudah diak ses. 2. Jik a tidak dapa t dit emuk an, c ari sebabn ya disimpan deng an baik 1. Cek buk ti kas masuk dan b uk ti kas k eluar ada, t er simpan deng an baik dan mudah diak ses. 2. Jik a tidak dapa t dit emuk an, c ari sebabn ya deng an baik 1. Cek dok ummen-dok umen lain (P edoman umum, P edoman teknis, AD/ AR T, PJM, Berk as Penc air an,dll) ada, t er simpan deng an baik dan mudah diak ses. 2. Jik a tidak dapa t dit emuk an, c ari sebabn ya umen k eluar -masuk 1. Pas tik an ter dapa t buk u ca ta tan a tau k umpulan buk ti keluar masuk dok umen. 2. Jik a tidak dapa t dit emuk an, c ari sebabn ya
Aspek V erifik asi Penjelasan H. P eng gajian File-2 pribadi disimpan deng an baik dan dijag a ker ahasiaann ya 1. Pas tik an semua da ta pribad i sekr et aria t dan UP -UP(CV , c op y ijaz ah, k on tr ak k erja, dll) ada, ter simpan deng an baik, dan dijag a ker ahasiaann ya. 2. Jik a tidak dapa t dit emuk an, c ari sebabn ya Insen tif diba yark an sesuai deng an y ang dise tujui (k on tr ak) 1. Cek buk ti kas k eluar un tuk pemba yar an insen tif (tidak lebih dari 10 tr ansak si) pas tik an jumlahn ya sesuai deng an per se tujuan (k on tr ak). 2. Jik a tidak dapa t dit emuk an, c ari sebabn ya Time shee t (da ftar hadir) sesuai jadw al kerja diisi deng an tertib 1. Cek da ftar hadir k erja, sesu ai jadw al, dan sec ar a tertib diisi. 2. Jik a tidak dapa t dit emuk an, c ari sebabn ya Semua pengur ang an insen tif dic at at lengk ap 1. Cek semua pengur ang an a tas insen tif telah dic at at sec ar a lengk ap dan ada buk ti penduk ungn ya. 3. Jik a tidak dapa t dit emuk an, c ari sebabn ya
lAMPIRAN 4. JEJAK PENdAPAT TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT Nama Kelurahan/Desa :... RT/RW/Dusun :... Nama Pemandu :... Tanggal Pelaksanaan :... A. Komponan Infrastruktur
1. Apakah bapak/ibu (puas/tidak puas) dengan pendampingan proposal dari Unit Pengelola Lingkungan dari BKM/LKM?
2. Apakah bapak/ibu (puas/tidak puas) dengan kualitas infrastruktur yang dibangun/rehab? 3. Apakah bapak/ibu (puas/tidak puas) dengan manfaat yang diperoleh dari infrastruktur yang
dibangun/rehab?
4. Apakah bapak/ibu (puas/tidak puas) dengan keterbukaan KSM/panitia pembangunan dalam laporan administrasi keuangan?
5. Apakah bapak/ibu (puas/tidak puas) dengan hasil swadaya masyarakat? B. Komponen Ekonomi Bergulir
1. Apakah bapak/ibu /penerima manfaat (puas/tidak puas) dengan pendampingan proposal dari UPK?
2. Apakah bapak/ibu /penerima manfaat (puas/tidak puas) dengan jumlah pinjaman yang diterima? 3. Apakah bapak/ibu /penerima manfaat (puas/tidak puas) dengan bunga pinjaman yang ditetapkan
oleh BKM/LKM?
4. Apakah bapak/ibu /penerima manfaat (puas/tidak puas) dengan pelayanan UPK dalam menagih angsuran pinjaman?
5. Apakah bapak/ibu /penerima manfaat (puas/tidak puas) dengan keterbukaan BKM/LKM dalam menginformasikan perkembangan ekonomi bergulir?
C. Komponen Kegiatan Sosial
1. Apakah bapak/ibu (puas/tidak puas) dengan pendampingan dari UPS?
2. Apakah bapak/ibu at (puas/tidak puas) dengan jenis kegiatan sosial yang dilaksanakan?
3. Apakah bapak/ibu (puas/tidak puas) dengan manfaat yang diperoleh dari kegiatan sosial tersebut?
LAMPIRAN 5. FORMAT RENCANA TAHUNAN PRONANGKIS Nama BKM/LKM : _______________________
Desa/kelurahan : _______________________ Kecamatan : _______________________ Kota/kabupaten : _______________________
Berdasarkan hasil pembahasan usulan-usulan yang telah dibahas oleh tim penyusun Renta Pronangkis dengan mempertimbangkan daftar prioritas masalah, potensi dan kebutuhan yang telah kami susun, usulan tata ruang wilayah kami serta PJM Pronangkis tahun.……...sampai dengan tahun.……..., maka bersama ini disepakati Rencana Tahunan Program Penanggulangan Kemiskinan (Pronangkis) periode tahun.…………di kelurahan ________________________,
Dalam Rencana tahunan Pronangkis ini, diusulkan beberapa rencana kegiatan yang akan dilaksanakan secara swadaya, rencana kegiatan yang memerlukan bantuan dari PNPM Mandiri Perkotaan, serta rencana kegiatan yang memerlukan koordinasi dan dukungan pihak pemerintah daerah:
No Program KegiatanRincian Lokasi Vol PJ
Sumber
dana Penerima Manfaat
BLM Swadaya APBD
Lainnya (swasta) L P Kesehatan Target 1 : …….. Target 2 : ...dst Pendidikan Target 1 : …….. Target 2 : ...dst Lingkungan Target 1 : ...dst Ekonomi Target 1 : ...dst
Untuk tahun selanjutnya di buat berdasarkan PJM 3 tahun Tanggal _____________
_____________________ ___________________ Wakil Tim Penyusun Wakil BKM/LKM/Relawan
____________________ (Kepala Desa/Lurah)
REMBUG
WARGA
TAHUNAN
PENGERTIAN
1. Apakah RWT itu?RWT adalah singkatan dari Rembug/Rapat Warga Tahunan warga kelurahan/desa yang dilakukan secara rutin pada bulan Desember untuk setiap tahunnya. RWT juga merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi dari paguyuban/himpunan warga kelurahan/desa.
RWT merupakan wujud dari kedaulatan warga untuk melakukan kontrol terhadap lembaga/ organisasi yang sebelumnya telah diberikan amanah oleh warga untuk mengelola kegiatan pembangunan khususnya upaya untuk penanggulangan kemiskinan di kelurahan /desa dengan acuan PJM (perencanaan jangka menengah) Pronangkis (program penanggulangan kemiskinan). RWT merupakan forum musyawarah warga untuk membahas dan menetapkan beberapa agenda utama kegiatan yang meliputi:
a. Laporan pertanggungjawaban LKM/BKM:
i. Pengelolaan keuangan (hasil audit & tinjauan partisipatif) ii. Pelaksanaan program pembangunan
iii. Kinerja kelembagaan LKM/BKM
b. Rencana tahunan (Renta) PJM Pronangkis untuk tahun berikutnya c. Rencana kerja LKM/BKM
d. Pemilu tingkat kelurahan dan penetapan LKM/BKM periode berikutnya (bagi LKM/BKM yang telah habis masa baktinya)
Rembug Warga Tahunan merupakan sarana untuk melakukan evaluasi terhadap penerapan prinsip-prinsip demokrasi, partisipasi, transparansi dan akuntabilitas oleh BKM/LKM. Kualitas penerapan dari prinsip-prinsip ini merupakan proses perubahan sosial yang sekaligus sebagai derajat perkembangan keberdayaan masyarakat (civil society).
KETENTUAN UMUM
1. Mengapa perlu dilakukan RWT?Keberadaan LKM/BKM di tingkat kelurahan/desa mengemban misi untuk membangun kapital sosial dengan menumbuhkan kembali nilai-nilai kemanusiaan, ikatan-ikatan sosial dan menggalang solidaritas sosial sesama warga agar saling bekerjasama demi kebaikan, kepentingan dan kebutuhan bersama serta pada gilirannya akan memperkuat keswadayaan masyarakat warga.
Rembug Warga Tahunan perlu untuk dilakukan masyarakat dalam rangka menjamin tegaknya supremasi masyarakat sipil yaitu tetap mempunyai ruang publik untuk memperjuangkan aspirasinya, menyelesaikan, memecahkan, permasalahan sendiri secara bebas demi terwujudnya kesejahteraan sosial.
Selain itu untuk kepentingan mewujudkan sebuah tatanan masyarakat berdaya (civil society) yang ditandai dengan semakin mandirinya lembaga masyarakatnya untuk mengemban amanah dalam melaksanakan program penanggulangan kemiskinan yang diamanahkan oleh masyarakat. Semakin melembaganya kontrol sosial masyarakat terhadap pengambilan dan pelaksanaan kebijakan dari kelembagaan yang ada dimasyarakat, sehingga bisa dijamin kemanfaatannya optimal bagi kepentingan warga miskin.
Untuk mengetahui kinerja LKM/BKM dalam mengemban misinya maka diperlukan sebuah mekanisme kontrol dari masyarakat selaku pihak pemberi amanah kepada LKM/BKM selaku pengemban amanah yang dilakukan dalam sebuah forum resmi pertanggunjawaban. Forum inilah yang kemudian disebut dengan istilah Rembug Warga Tahunan (RWT).
RWT merupakan sebuah kegiatan yang penting untuk dilaksanakan oleh masyarakat warga karena beberapa alasan tertentu sebagai berikut:
a. Keberadaan LKM/BKM merupakan prakarsa dan inisiatif warga sehingga berhasil dibangun dan difungsikan sebagai lembaga yang menjadi motor untuk membangun kepedulian dan memanfaatkan segenab potensi yang ada di masyarakat untuk upaya penanggulangan kemiskinan.
b. Sebagai wujud lembaga yang terbuka dan menerapkan prinsip-prinsip; transparansi, demokrasi, partisipasi, akuntabilitas maka LKM/BKM diharapkan mampu secara optimal menyerap dan mengakomodasi aspirasi dan kebutuhan masyarakat sehingga partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan tentang pembangunan akan terus meningkat dan tumbuh secara alamiah.
yang telah diberikan dan diterima sehingga semakin memperkuat modal sosial dan penerapan prinsip keterbukaan (transparansi) dan tanggung gugat(akuntabilitas) dimasyarakat.
e. Masyarakat Warga dan LKM/BKM terus berupaya membangun kepercayaan yang semakin luas kepada pihak lain; baik pemerintah maupun swasta hingga terjalinnya kerjasama, hal ini sekaligus sebagai bukti nyata kemampuan untuk mengakses sumberdaya dari pihak luar untuk program penanggulangan kemiskinan.
f. Masyarakat Warga dan LKM/BKM semakin mampu merencanakan, menyusun, melaksanakan dan mengevaluasi program penanggulangan kemiskinan secara optimal, efektif dan berkelanjutan, sehingga bisa menjamin kemanfaatannya bagi kelompok sasaran yaitu keluarga miskin.
g. Pelaksanaan RWT oleh masyarakat secara rutin, tepat waktu, produktif merupakan salah satu indikasi semakin tumbuhnya kesadaran kritis masyarakat akan arti pentingnya keberadaan BKM/LKM sebagai lembaga sosial yang diprakarsai oleh masyarakat untuk melakukan usaha penanggulangan kemiskinan ditingkat kelurahan/desa.
2 Apa Yang Menjadi Syarat-Syarat RWT?
LKM/BKM sebagai lembaga yang memiliki legitimasi kuat di masyarakat kelurahan/desa karena pimpinan kolektifnya dipilih secara langsung melalui pemilu, maka konsekuensinya adalah pertanggungjawaban BKM juga berpulang kepada masyarakat pula. Mekanisme kerja LKM/BKM selanjutnya ditetapkan dan termaktub dalam Anggaran Dasar (AD) BKM.
Selanjutnya ditangan masyarakatlah parakarsa pelaksanaan serangkaian kegiatan penanggulangan kemiskinan berada, masyarakat warga termasuk didalamnya BKM/LKM bertanggungjawab sepenuhnya untuk melaksanakan beragam kegiatan program pembangunan, dan kegiatan kelembagaan LKM/BKM, termasuk didalamnya tentang Rembug Warga Tahunan (RWT).
Jadi RWT sepenuhnya merupakan bagian dari program kegiatan masyarakat warga kelurahan/ desa, oleh karenanya dalam masa pelaksanaan tugas satu tahun kegiatan maka kegiatan RWT dijadikan kegiatan rutin penutup tahun. Semua hasil pelaksananan kegiatan yang telah dilakukan oleh BKM/LKM bisa dimintakan pertanggung jawabanya .
Sebelum melaksanakan kegiatan RWT maka ada beberapa syarat-syarat yang harus terlebih dahulu dipenuhi oleh masyarakat warga dan BKM/LKM antara lain:
a. BKM/LKM telah resmi dibentuk oleh masyarakat warga dalam sebuah rembug pembentukan BKM/LKM dan secara resmi pula telah dicatatkan pula ke notaris. (untuk wilayah Lokasi baru).
b. BKM/LKM telah menyelesaikan kegiatan Tinjauan Partisipatif yang dibuktikan dengan adanya dokumen hasil tinjauan partisipatif yang memuat antara lain: pengelolaan keuangan, pelaksanaan program pembangunan (renta/ PJM Pronangkis), kinerja kelembagaan LKM/BKM (untuk lokasi lama).
c. BKM/LKM telah menyelesaikan audit independent dan dibuktikan dengan adanya laporan hasil audit.
Apabila syarat diatas sudah dipenuhi maka warga masyarakat sebuah kelurahan/ desa sudah bisa melakukan serangkaian kegiatan RWT pada setiap akhir tahun.
3 Kapankah harus dilakukan RWT?
RWT bukan merupakan kegiatan yang terpisah dan berdiri sendiri, namun bisa ditegaskan bahwa RWT merupakan bagian dari kegiatan yang telah dicanangkan dalam program Warga kelurahan/ desa. Rembug Warga Tahunan dilaksanakan secara rutin setiap tahun, tepatnya pada bulan Desember.
Untuk dapat melaksanakan RWT diakhir tahun maka BKM/LKM sudah harus juga mempunyai rencana kerja yang didalamnya juga memuat rencana pelaksanaan kegiatan RWT. Hal ini dimaksudkan agar kegiatan RWT telah dijadikan bagian dari program masyarakat yang juga masuk dalam Anggaran Dasar (AD) BKM/LKM.
4 Apa saja agenda dalam RWT?
Berdasarkan pada pedoman pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan 2009, Bab IV tentang kegiatan di masyarakat (hal 26), menjelaskan bahwa kegiatan dimasyarakat dibagi menjadi; siklus I, siklus 2, dan siklus 3, dan siklus 4. Dari semua jenis siklus tersebut diakhiri dengan pelaksanaan kegiatan RWT pada bulan Desember.
Karena perbedaan karakteristik kelurahan/desa yang menjadi lokasi pelaksanaan P2KP maupun PNPM MP serta menu pembelajaran yang sudah dilakukan oleh masyarakat warga maka agenda pelaksanaan RWT-nya juga berbeda pula.
Daftar agenda kegiatan RWT berdasarkan tahun siklusnya sebagai berikut: a. Agenda RWT tahun I (khusus lokasi baru)
i. Paparan tim Pemetaan Swadaya tentang hasil Lokakarya PS kelurahan
ii. Paparan tim Pembangunan LKM/BKM tentang hasil pelaksanaan kegiatan, tantangan dan kendala, rekomendasi.
iii.Penyampaian rencana kerja BKM/LKM setahun ke depan b. Agenda RWT tahun II :
i. Paparan Tim tinjauan partisipatif tentang hasil pelaksanaan Tinjauan Partisipatif ii. Laporan pertanggungjawaban LKM/BKM dan penetapannya
iii.Pembahasan dan Penetapan Anggaran Dasar BKM/LKM (bila ada perubahan) iv.Penetapan Renta PJM Untuk periode satu tahun kedepan.
iii.Pembahasan dan Penetapan Anggaran Dasar BKM/LKM (bila ada perubahan) iv.Penetapan Renta PJM Untuk periode satu tahun kedepan.
v. Penetapan Daftar Usulan Program Musrenbang (DUPM)
vi.Penyampaian rencana kerja BKM/LKM setahun ke depan termasuk rencana pelaksanaan siklus RK, PS, pemilihan ulang BKM/LKM, dan PJM Pronangkis.
d. Agenda RWT tahun IV: (masa bakti BKM 3 tahun selesai)
i. Paparan Tim tinjauan partisipatif tentang hasil pelaksanaan Tinjauan Partisipatif ii.Laporan pertanggungjawaban BKM/LKM dan penetapannya
iii. Pemilihan pimpinan kolektif LKM/BKM tingkat Kelurahan dan penetapannya iv. Pembahasan dan Penetapan Anggaran Dasar BKM/LKM
v. Penetapan PJM Pronangkis 3 tahun kedepan vi. Penetapan Renta PJM setahun kedepan.
vii. Penetapan Daftar Usulan Program Musrenbang (DUPM) e. Agenda RWT tahun V
Agenda kegiatan yang dilaksanakan dalam RWT untuk tahun V adalah: menggunakan kembali agenda yang sama dengan agenda pelaksanaan RWT tahun II, demikian pula seterusnya untuk agenda tahun ke VI agendanya sama dengan agenda pelaksanaan RWT tahun ke III. 5 Apa Yang Harus diperhatikan?
Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian dalam pelaksanaan RWT:
a. Periode masa bakti BKM/LKM saat ini ada yang 2 tahun atau 3 tahun, hal ini tidak menjadi masalah karena keduanya juga dimungkinkan. Namun agar periode BKM/LKM sama dengan periodenya PJM Pronangkis maka masyarakat bisa mempertimbangkan periode masa bakti BKM/LKM menjadi 3 tahun.
b. Bentuk forum RWT adalah sebuah musyawarah (sidang) organisasi maka agenda kegiatan RWT diawali dengan sidang pembahasan dan penetapan tata tertib RWT yang didalamnya mengatur antara lain mengenai pemilihan pimpinan RWT, pimpinan sidang-sidang, mekanisme pengambilan keputusan dalam sidang, dll.
c. Daftar Usulan Program Musrenbang (DUPM) adalah program-program yang diambilkan dari menu di PJM Pronangkis untuk diusulkan pada musrenbang tingkat kelurahan/desa dan kecamatan. Karena daftar tersebut adalah usulan untuk kegiatan 2 tahun kedepan maka “tidak cukup” hanya kegiatan yang direncana tahunan seperti yang ada pada renta PJM Pronangkis setahun kedepan.
d. Apabila periode masa bakti BKM/LKM adalah dua tahunan maka agenda RWT tahun III ditambahkan agenda: Pemilihan pimpinan kolektif LKM/BKM tingkat Kelurahan dan penetapannya. Sedangkan untuk PJM Pronangkisnya, bila bertepatan dengan periode ke tiga maka agendanya adalah penetapan PJM pronangkis tiga tahun kedepan. Namun apabila bertepatan dengan tahun kesatu dan kedua periode PJM pronangkisnya maka agenda RWT-nya haRWT-nya menetapkan rencana tahunan saja.
e. Untuk agenda RWT yang periode tahunnya bertepatan dengan agenda pemilihan ulang pimpinan kolektif BKM maka agenda: penyampaian rencana kerja LKM/BKM bisa dilakukan oleh BKM terpilih pada waktu dan forum yang berbeda. Hal ini dikarenakan untuk memberi ruang dan waktu kepada BKM untuk menyusun agenda kerja tahunannya.
6 Dimanakah RWT dilakukan ?
BKM/LKM adalah kelembagaan tingkat kelurahan yang proses pembentukannya dilakukan oleh utusan masyarakat pada tingkat kelurahan/ desa, maka seyogyanya pelaksanaan RWT juga dilakukan pada tingkatan yang sama yaitu kelurahan/desa oleh para utusan masyarakat.
Untuk tempat pelaksanaan RWT dipersilahkan kepada BKM dan warga serta aparat kelurahan/ desa menentukannya. Beberapa hal bisa menjadi bahan pertimbangan dalam pemilihan tempat antara lain :
• kenyamanan, seperti aspek luas karena terkait daya tampung peserta
• Ketersediaan fasilitas minimal seperti tempat duduk dan pencahayaan yang baik. • kemudahan akses bagi peserta rembug seperti perempuan, orang tua, dan utusan dari
wilayah yang jauh (bila ada lokasi demikian).
Umumnya dilakukan di balai desa/ balai pertemuan warga, namun bila kelurahan/desa belum memiliki fasilitas ini maka tempat-tempat lain seperti ruang kelas sekolah bisa menjadi pilihan bagi masyarakat.
7 Darimana pembiayaan kegiatan RWT ?
Rembug Warga Tahunan merupakan rembug warga ditingkat kelurahan/desa, maka inisiasi kegiatan ini sepenuhnya bersumber pada kekuatan warga masyarakat, tentu termasuk didalamnya BKM. Dengan mempertimbangkan kemanfaatan RWT maka sudah sepatutnya pihak-pihak terkait juga berpartisipasi dalam pembiayaan kegiatan ini seperti lazimnya pada kegiatan masyarakat lainnya.
Beberapa pihak yang bisa menjadi sumber pembiayaan pelaksanaan Rembug Warga Tahunan (RWT) antara lain:
a. Swadaya Masyarakat, upaya penggalangan dana untuk kegiatan tahunan ini bisa dilakukan oleh BKM dan pelaku masyarakat yang lain.
b. BOP LKM/BKM, apabila LKM/BKM sudah berjalan maka sebagian BOP, atau penyisihan dari pendapatan bersih tahunan bisa dialokasikan untuk menujang kegiatan ini.
c. Sumbangan BOP dari APBD apabila sudah dianggarkan, atau sumbangan pelaksanaan kegiatan dari pemerintah desa atau kantor kelurahan.