• Tidak ada hasil yang ditemukan

Manajemen Operasional DESAIN & PENGEMBANGAN PRODUK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Manajemen Operasional DESAIN & PENGEMBANGAN PRODUK"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

Manajemen  Operasional

DESAIN  &  PENGEMBANGAN  

PRODUK

Putri  Irene  Kanny

(2)

Sub  Pokok  bahasan  pertemuan  ke-­5

Ø

Strategi pengembangan produk

baru

Ø

Tahap tahap pengembangan

produk

Ø

Variasi dan Inovasi

teknologi

(3)

DESAIN

Desain adalah menerjemahkan persyaratan

permintaan kedalam suatu bentuk yang  sesuai

dengan kehendak bagian produksi ataupun yang  

sesuai dengan kehendak dari para  konsumen

(Yamit,  2003)

Desain salah satu kegiatan di  Departemen Riset

dan Pengembangan. Misal,  kegiatan-­kegiatan

yang  berupaya menciptakan produk nyata dari

imajinasi fakta

à

kemungkinan-­kemungkinan

dimasa depan.

(4)

Fungsi desain

itu sendiri terletak diantara fungsi pemasaran

dan operasi.  Fungsi ini bertugas untuk

menerjemahkan

kebutuhan pasar yang  ditentukan oleh bagian pemasaran

dan kemudian oleh bagian operasi dibentuk sedemikian

rupa sehingga dapat memuaskan kebutuhan pasar.

Ada  beberapa faktor yang  perlu diperhatikan dalam

mendesain suatu produk :  

Globalisasi

selera

konsumen

Segmentasi

(5)

Asosiasi  riset

Lembaga  riset  

pemerintah

Lembaga  

pendidikan

Perusahaan-­

perusahaan  desain  

perorangan

Lisensi

Perusahaan  multi-­nasional

dinegara lain,  memiliki

desain tersendiri dari negara yang  dituju,  agar  

desain yang  dihasilkan sesuai kondisi pasar dan

selera konsumen dinegara tersebut.  Usaha  yang  

dilakukan untuk mendapatkan desainer-­desainer

tersebut :

(6)

Tahapan seleksi sebelum melepas desain

produk ke pasar

Konsepsi

Persetujuan Pelaksanaan Penterjemahan

Pra-­

operasi

(7)

PENGEMBANGAN  PRODUK

Pengembangan Produk

:  upaya suatu

perusahaan untuk senantiasa menciptakan

produk baru,  memperbaiki dan memodifikasi

produk lama  agar  dapat memenuhi tuntutan

pasar dan selera pelanggan (Yamit 2003)  

Produk baru

: sebagai produk baru bagi

perusahaan,  modifikasi dari produk yang  sudah

ada,  duplikat dari produk pesaing,  produk yang  

diakuisisi dan produk asli innovatif.  

(8)

Tantangan yang  dihadapi perusahaan dalam

pengembangkan produk yang  telah ada

Makin  terbatasnya gagasan-­gagasan tentang produk baru

Kondisi pasar yang   terfragmentasi

Hambatan sosial dan peraturan pemerintah Biaya pengembangan

produk itu sendiri yang  semakin tinggi

setiap tahunnya Usia produk yang  

(9)

Tahap-­tahap dalam Pengembangan Produk

Perencanaan produk baru

mencakup semua

kegiatan perencanaan dari  

produsen dan

penyalur

untuk menyesuaikan produknya

dengan permintaan pasar dan menentukan

susunan produk lininya.  

Adanya perencanaan produk baru ini akan  

mendorong perusahaan meningkatkan

perolehan

labanya

atau paling tidak membuat

laba menjadi

stabil

.

(10)

Friday,  December  30,  2016 Chapter  5  |  PENGEMBANGAN  PRODUK

1.Pengembangan gagasan. Jelas tujuan dari produk yang  ingin dikembangkanya,  dan harus jelas juga apakah akan memodifikasi produk lama,  membuat terobosan baru,  atau meniru pesaing,  ide  baru bias  dicari diberbagai sumber,  misalnya dari konsumen,  pesaing,ilmuan dll.  

2.Penyaringan gagasan.  Tujuan langkah ini adalah untuk menyaring gagasan,  jika buruk agar  nantinya gagasan yang  akan dikembangkan bisa realistis dan memungkinkan bisa diwujudkan secara nyata.  

3.Pengembangan dan Uji Konsep.  Dalam hal ini ide  yang  menarik akan dibuat konsep produk bias  dibuat beberapa konsep à ilmuan menguji (standar keinginan konsumen)  à

pabrikasi (jika belum maka tim pengembang membuat konsep baru dengan memperbaiki konsep yang  lama)

4.Strategi pemasaran.  Tahapan ini merupakan tahap perancangan pemasaran yang   strategis untuk memperkenalkan produknya ke pasaran

5.Analisa bisnis. Perusahaan  memperkirakan biaya dan laba,  serta mengevaluasi manfaat suatu produk baru dengan BEP  agar  nantinya perusahaan mengetahui berapa produk yang   akan dijual agar  impas dengan harga dan struktur biaya tertentu.  

6.Pengembangan produk.  Mengubah konsep produk tersebut àbentuk fisik,  hal ini akan menjawab pertanyaan apakah produk layak secara teknis dan komersil.  setelah prototype   jadi maka dilakukan uji fungsional dan uji konsumen.  

7.Uji pemasaran.  Produk diberi nama,  kemasan &  program  pemasaran awal untk mengujinya dalam bentuk yang  nyata.  

8.Komersialisasi.  Uji pemasaran memberikan cukup informasi untuk bisa mengambil keputusan apakah produk akan dilincurkan atau tidak,  adapun keputusan sebelum

memasArkan ,diantaranya kapan produk akan diluncurkan,  target  pasar mana yang  akan menjadi target,  dimana awal produk akan dijual,  biaya yang  dibutuhkan untuk pemasaran produk.  

(11)

Tahapan-­tahapan dalam Pengembangan Produk

Pengembangan

gagasan

Penyaringan

gagasan/seleksi

produk

Pengembangan

dan Uji Konsep

Strategi

pemasaran

produk

Analisis bisnis

Pengembangan

dan uji produk

Uji pemasaran

Pengenalan

pasar/  

Komersialisasi

(12)

Tools  

yang digunakan

v

ANALISIS  FAKTOR

Analisis ini  dapat digunakan untuk menggambarkan hubungan-­

hubungan kovarian antara beberapa variabel yang mendasari

tetapi tidak teramati,  kuantitas random yang disebut faktor

(Johnson  &  Wichern 2002)

v

ANALİSİS  CLUSTER  

merupakan

teknik  multivariat

yang mempunyai tujuan utama  

untuk mengelompokkan objek-­objek berdasarkan karakteristik  

yang dimilikinya.  Analisis ini  dapat digunakan untuk mempartisi

suatu set  objek menjadi dua  kelompok atau lebih berdasarkan

kesamaan karakteristik  khusus yang dimilikinya.  

Dalam pengembangan produk dibutuhkan alat bantu untuk

membantu dalam pengambilan keputusan oleh manajemen.  

(13)

Tools   yang digunakan lanjutan...

v

MULTIDIMENSIONAL  SCALING  (MDS)  

Prosedur Multidimensional Scaling(  MDS)  memberikan informasi

tentang hubungan yang ada  antar obyek ketika dimensi-­dimensi

evaluasi yang penting yang tidak diketahui (Dilon 1984)

v

RAMALAN

Forecasting merupakan suatu cara  atau pendekatan untuk

memprediksi berapa besar peluang pasar yang tersedia di masa  

mendatang sehingga potensi pasar yang hendak dan  sudah

dimasuki itu tergambar secara proyektif ke  depan

v

MARKOV  CHAİNS

proses  memiliki properti markov yang berarti bahwa bentuk ke  

depan hanya tergantung pada keadaan sekarang,  dan  tidak

bergantung pada bentuk sebelumnya (yaitu orang tidak perlu

memeriksa masa  lalu untuk menentukan masa  depan).  

(14)

Daur hidup produk yaitu suatu grafik yang  menggambarkan  

suatu   produk  mulai  sejak  diperkenalkan   ke  pasar  sampai

dengan ditarik  dari  pasar

P R O D U C T

L I F E

C Y C L E

( P L C )

1.

Tahap Pengembangan Produk

2.

Tahap Pengenalan Produk/Introduksi

3.

Tahap Pertumbuhan

4.

Tahap Kendewasaan Produk

5.

Tahap Penurunan Produk

(15)
(16)

PLC  lanjutan…

1

Tahap pengembangan produk

:  Tahap ketika perusahaan

menemukan &  mengembangkan produk baru.  Selama tahap ini

penjualan=nol &  biaya investasi perusahaan besar

2

Tahap pengenalan produk (introduksi)  

:  Periode pertumbuhan

penjualan yg lambat ketika produk mulai diperkenalkan di  pasar.  

Laba belum ada karena biaya pengeluaran untuk

memperkenalkan produk sangat  besar

3

Tahap pertumbuhan

:  Merupakan periode penerimaan pasar &  

peningkatan laba yang pesat.  

4

Tahap menjadi dewasa

:  Periode pertumbuhan penjualan yang

mulai menurun krn produk telah diterima oleh sebagian pembeli  

potensial.   Tingkat laba tetap/mulai turun  karena biaya

pengeluaran bertambah akibat banyaknya pesaing.  

(17)
(18)

Penyebab  Produk  

Memiliki  Siklus  Hidup  

Ø

Produk memiliki umur  terbatas

Ø

Penjualan produk melewati tahap-­tahap yang

berbeda,  dengan tantangan yang berbeda bagi

penjual.

Ø

Laba naik turun  pada tahap yang berbeda

dalam siklus hidup produk

Ø

Produk membutuhkan strategi pemasaran,  

keuangan,  produksi,  pembelian dan  personel  

yang berbeda dalam tiap tahap siklus hidup

produk.

(19)

PENGEMBANGAN  PRODUK  BARU  

Produk yang benar-benar inovatif & unik. Yaitu sampai

sekarang belum ditemukan, padahal sangat dibutuhkan &

berbeda dengan produk yang ada tapi sama-sama memuaskan

keinginan. Contoh : Plastik yg bersaing dengan kayu/besi

Produk pengganti yang benar-benar berbeda dari produk

yang sudah ada. Contoh : Kopi instan yang menggantikan kopi

tubruk

Produk imitasi. Produk yang baru bagi perusahaan produk

tertentu, tapi di pasar bukan merupakan produk baru. Contoh :

Rokok mild

(20)

Faktor  yang  menunjang  

pengembangan   produk  baru

q

Kemajuan teknologi

q

Perubahan dlm kebutuhan konsumen

q

Daur hidup produk yg semakin pendek

q

Makin meningkatnya persaingan pasar

(21)

Faktor  penghambat

pengembangan produk baru

ü

Makin  tingginya biaya modal

ü

Peraturan pemerintah

ü

Biaya tenaga kerja yang mahal

ü

Pemusatan perhatian pada laba jangka pendek

ü

Kurangnya perhatian manajemen pada produk

baru,  yang tercermin dari riset  pemasaran yang

tidak memadai dan kekurangan strategi  produk

baru

(22)

Gambar

Grafik PLC

Referensi

Dokumen terkait

peritoneum tikus diambil untuk dilakukan pemeriksaan NO makrofag.. 5) Kelompok P1 diberi pakan standar dan paparan asap rokok dengan dosis dua kali dalam sehari pada pagi dan

Struktur yang telah mengalami tekuk tidak mempunyai kemampuan layan lagi (Daniel L. Fenomena tekuk merupakan suatu mode kegagalan yang pada umumnya sebagai hasil dari

Bahwa setelah Saksi mengetahui dari pemotongan gaji pada bulan Januari 2010 Terdakwa telah meminjam uang di BRI sebesar Rp.30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah) tersebut,

2. Memberikan perlindungan terhadap masyarakat. Pemerintah memberikan pengawasan untuk melindungi uang rupiah dari adanya kurs jual dan beli mata uang asing dimasyarakat, dimana

Hipotesis kedua menunjukkan bahwa CSR keseluruhan tidak ada pengaruh pada ROE, hal ini mendukung hasil penelitian yang dilakukan oleh Marissa Yaparto, Dianne Frisko, dan

Sedangkan   penjelasan   mengenai   Analisis  Break   Even  berikut   adalah 

Produk yang dijual atau ditawarkan oleh suatu perusahaan agar dapat dikenal dengan baik oleh para konsumen dan dapat dilihat berbeda dari produk yang disajikan oleh perusahaan

- Biaya perencanaan kualitas. - Biaya desain, pengembangan, dan pengujian peralatan inspeksi. - Biaya peninjauan ulang kualitas produk baru. - Biaya verifikasi desain produk baru.