• Tidak ada hasil yang ditemukan

TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PENURUNAN RASA NYERI PADA PERSALINAN DI KLINIK KASIH IBU DELI TUA SUMATERA UTARA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PENURUNAN RASA NYERI PADA PERSALINAN DI KLINIK KASIH IBU DELI TUA SUMATERA UTARA"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PENURUNAN

RASA NYERI PADA PERSALINAN DI KLINIK KASIH

IBU DELI TUA SUMATERA UTARA

Modalta Barus

This study shows that classical music plays an important role in the birth process in Klinik Kasih Ibu. Where classical music have an impact both on penurunaan pain during childbirth as well as create the impression relaxed, casual, comfortable, tends to make the pulse is constant, giving effect to calm the chaotic mind and excessive fear. From interviews with birth mothers, almost all responses are positive and all mothers love classical music therapeutic use in labor. Keyword: Terapi Musik, Persalinan PENDAHULUAN

Musik merupakan simfoni kehidupan. Musik telah menjadi bagian seni yang mewarnai kehidupan sehari-hari manusia dibumi ini. Tanpa musik dunia akan terasa sepi dan hampa. Sebab, musik mampu mencairkan suasana, merelaksasi hati dan menstimulasi pikiran manusia sebagai pemeran cerita kehidupan. Musik tidak sekedar memberi efek hiburan, tetapi juga mampu membangkitkan gairah dan semangat hidup manusia untuk memperdayakan serta memaknai hidup ini. Mendengarkan, menghayati, dan menikmatinya merupakan aktivitas yang menyenangkan dan bisa membuat manusia merasa nyaman. Efek inilah yang secara medis dan psikologis menimbulkan reaksi positif bagi kesehatan serta kecerdasan manusia, baik fisik maupun mental.

Musik klasik juga dapat menimbulkan reaksi psikologis yang

dapat mengubah suasana hati dan kondisi emosi, sehingga musik bermanfaat sebagai relaksasi yang dapat menghilangkan stress, mengatasi kecemasan, memperbaiki mood, dan menumbuhkan kesadaran spiritual. Hal ini dapat kita lihat dalam proses persalinan di Klinik Kasih Ibu Deli Tua yang menggunakan terapi musik klasik sebagai salah satu media pengobatan. Musik yang digunakan Klinik Kasih Ibu Deli Tua ialah musik klasik. Dimana pengaruh terapi musik klasik dapat dilihat terhadap penurunan rasa nyeri pada waktu persalinan berlangsung. Hal ini menyebabkan peneliti tertarik untuk meneliti tentang “ Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Rasa Nyeri pada Persalinan di Klinik Kasih ibu Deli Tua Sumatera Utara”

Dalam penelitian ini penulis merumuskan tujuan penulis sebagai berikut (1) mengetahui cara penggunaan musik klasik terhadap ibu-ibu yang bersalin di Klinik Kasih ibu Deli Tua Sumatera Utara. (2) Mengetahui jenis musik klasik yang selalu diperdengarkan kepada ibu-ibu yang bersalin di Klinik Kasih Ibu Deli Tua Sumatera Utara. (3) Mengetahui dampak musik klasik terhadap penurunan rasa nyeri pada saat persalinan di Klinik Kasih ibu Deli Tua Sumatera Utara. (4) Mengetahui yang menjadi kendala dalam penggunaan musik klasik terhadap ibu-ibu yang bersalin di Klinik Kasih ibu Deli Tua Sumatera Utara. (5) Mengetahui tanggapan ibu-ibu yang

(2)

bersalin di Klinik Kasih ibu Deli Tua Sumatera Utara.

Adapun manfaat penelitian yang diharapkan dalam penelitian ini adalah (1) Sebagai bahan informasi dan referensi bagi masyarakat akan kegunaan musik klasik dalam melakukan persalinan. (2) Sebagai bahan masukan bagi mahasiswa jurusan Seni Musik FBS Unimed Medan akan pentingnya musik klasik. (3) Sebagai bahan untuk memotivasi masyarakat menghargai musik klasik. (4) Menambah wawasan penulis dalam menuangkan gagasan, ide kedalam karya tulis. (5) Menjadi bahan studi perbandingan bagi peneliti lain yang akan mengadakan penelitian lanjutan dikemudian hari.

Musik merupakan seni pengungkapan ide, gagasan, dan hasil ekspresi jiwa manusia melalui bunyi yang dituangkan dalam vokal. atau instrument dasar unsur dasar melodi, harmoni, dan irama. Hal ini sesuai dengan pendapat Amir (2003;86) menyatakan bahwa: Musik adalah pengungkapan gagasan melalui bunyi, yang unsur dasarnya berupa ritme, melodi, dan harmoni, dengan unsur pendukungnya berupa bentuk gagasan, sifat dan warna bunyi. Namun dalam penyajiannya sering masih terpadu dengan unsur-unsur lain seperti bahasa, gerak, ataupun warna. Ternyata, denyut nadi, kecepatan pernafasan, tahanan listrik pada kulit dan pembulu darah si pendengar mengalami perubahan. Bahkan terbukti bahwa denyut jantung akan menyesuaikan diri dengan irama yang didengarnya. Musik klasik adalah musik yang diproduksi dalam seni, atau berakar dalam, tradisi musik liturgi Barat dan sekuler, yang mencakup periode yang luas dari sekitar abad ke-19.

Ada pula pengertian lain dari musik klasik (walaupun yang ini jarang dipakai), yaitu semua musik dengan keindahan intelektual yang tinggi dari semua jaman, baik itu berupa simfoni Mozart, kantata Bach atau karya-karya abad 20. Istilah “keindahan intelektual” itu sendiri memiliki pengertian yang relatif bagi setiap orang. Dalam pengertian ini, musik dari era modern seperti Kitaro, Richard Clayderman, Yanni, atau bahkan Enya, juga bisa digolongkan sebagai musik klasik, tergantung dari sisi mana kita menikmatinya. Kalau kita lebih banyak menikmati elemen intelektual dalam pengertian melodi, harmoni, atau aspek komposisi lainnya, maka jadilah ia musik klasik.

Terapi musik adalah usaha meningkatkan kualitas fisik dan mental dengan rangsangan suara yang terdiri dari melodi, ritme, harmoni, timbre, bentuk dan gaya yang diorganisir sedemikian rupa hingga tercipta musik yang bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental.

Musik ternyata sangat berpengaruh dalam kehidupan apalagi selain dapat diperdengarkan dan diselenggarakan musik juga dapat dipelajari berdasarkan ilmu pengetahuan. Pythagoras, matematikiawan Yunani, pada abad 6 SM (sebelum masehi) telah mengupas suatu gejala musik. Yakni, bila seutas rentangan tali nada alat musik diperpendek lima puluh persen akan menyebabkan nada yang dihasilkan menjadi satu oktaf lebih tinggi. Sekarang yang dipelajari bukan hanya analisa nada dan perbandingan getaran dua nada yang matematis tetapi juga pengaruhnya terhadap manusia. Hal itu diketahui dari penelitian yang dilakukan dengan memperdengarkan baik musik secara

(3)

lengkap atau hanya irama. Ternyata, denyut nadi, kecepatan pernafasan, tahanan listrik pada kulit dan pembulu darah si pendengar mengalami perubahan.

Bahkan terbukti bahwa denyut jantung akan menyesuaikan diri dengan irama yang didengarnya. Irama musik dengan kecepatan per detik hampir sama kecepatannya berbagai macam irama alam. Irama tersebut sama cepatnya juga dengan denyut jantung (rata-rata 0,8 detik). Waktu 0.8 detik ini sama dengan waktu yang dibutuhkan untuk berbagai proses sederhana dalam otak. Musik apa saja yang baik berirama cepat atau pun lambat, keduanya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap manusia. Djohan (2005;135-136) Musik memiliki kekuatan untuk mengobati penyakit dan meningkatkan kemampuan pikiran seseorang. Ketika musik klasik diterapkan menjadi sebuah terapi, musik klasik dapat meningkatkan, memulihkan, dan memelihara kesehatan fisik, mental, emosional, sosial dan spiritual.

Persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi ( janin, air ketuban, plasenta, selaput ketuban). Dari rahim ibu melalui jalan lahir atau jalan lain yang kemudian janin dapat hidup didunia luar.

Setiap manusia dapat mengalami nyeri yang merupakan sensasi tidak enak. Nyeri merupakan tanda penting terhadap adanya gangguan fisiologis. Banyak orang yang datang kerumah sakit atau puskesmas dengan keluhan nyeri yang biasanya disertai dengan rasa lainnya seperti rasa tertekan, panas atau dingin. Nyeri secara umum dapat didefinisikan sebagai suatu rasa yang tidak nyaman, baik ringan maupun berat.

Nyeri dalam persalinan merupakan stimulus yang dirasakan ibu selama proses persalinan. Respon nyeri dapat dilihat dari perubahan sikap, cemas, merintih, menangis bahkan sampai meraung (Hutahean, 2009:75). Menurut Jhuda dkk (2012:35) mengatakan bahwa nyeri persalinan sebagai kontraksi miometrium, merupakan proses fisiologi dengan intensitas yang berbeda pada masing – masing individu.

Agar hasil yang diharapkan akurat dan terpercaya, penulis memilih metode penelitian Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Hal ini dimaksud agar pengukuran terhadap fenomena dapat dilakukan dengan cermat serta dapat menggambarkan gejala-gejala yang ada di lapangan.

Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif adalahsuatu penelitian yang memaparkan atau menggambarkan dengan kata-kata secara detail dan perolehan data bersumber dari ungkapan, catatan atau tingkah laku masyarakat yang diteliti. Metode ini diharapkan dapat membantu penulisan penelitian ini. Populasi dalam penelitian ini adalah dokter 1 orang, bidan 3 orang dan 5 Ibu yang datang melakukan persalinan di Klinik Kasih Ibu Deli Tua Sumatera Utara. Sehingga seluruhnya berjumlah 9 orang. Mengingat jumlah populasi dalam penelitian ini relative kecil atau kurang dari 100 orang, maka yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yaitu 1 dokter, 3 bidan, 5 ibu yang melakukan persalinan sehingga total keseluruhan populasi berjumlah 9 orang. Untuk mendapatkan data-data akurat serta gambaran-gambaran di lapangan yang mendukung penelitian

(4)

ini, penulis membutuhkan waktu antara Juni 2013 sampai dengan Agustus 2013. penulis akan melakukan penelitian di Klinik Kasih Ibu Deli Tua Sumatra Utara.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Klinik Kasih Ibu beroperasi sejak tahun 2001. Klinik Kasih Ibu berada di Jln Besar Deli Tua Gg Kasih Dusun VII No 93B Deli Tua. Klinik Kasih Ibu berada di Jalan Utama Gg Kasih, sebelah Utara berbatasan dengan rumah warga, sebelah Timur berbatasan dengan Kantor Lurah. Dengan luas ± 200 meter. Memiliki 2 kamar bersalin, 1 kamar bangsal dan 1 kamar bayi. Serta terdapat kamar inap sementara. Pemilik Klinik Kasih Ibu adalah seorang Bidan senior (Ibu R. Br Tarigan AMKeb), memiliki tiga orang pegawai yang juga berlatar belakang pendidikan D3 Kebidanan, yaitu Magdalena Barus AMKeb, Sri Rahayu AMKeb, Deni Anggriani AMK serta Dokter Kandungan sebagai penanggung jawab Dr Melvin Barus Sp,OG Penggunaan Musik klasik pada proses persalinan di Klinik Kasih ibu Deli Tua sudah di terapkan sejak tahun 2011. Semua ibu yang akan melahirkan pada dasarnya pasti akan mengalami rasa sakit yang berlebihan pada saat akan menghadapi proses persalinan. Nyeri persalinan merupakan bagian dari proses yang normal serta mempunyai batas dan dapat hilang dengan sendirinya, dimana nyeri disebabkan karna adanya kontraksi dari rahim ibu. Nyeri persalinan tidak konsisten atau bersifat Intermitten ( tidak teratur). Mendengarkan musik dengan konsentrasi penuh dan mengikuti setiap alunan musik dapat membuat

ibu menjadi rileks dan nyaman, sehingga pada kondisi tersebut terjadi pengeluaran hormon endhorpin yang dihasilkan oleh kelenjar pituari dan hypohtalamus dalam sumsum tulang belakang dan akan menghasilkan Analgesia dan perasaan nyaman. Pada saat nyeri datang dapat dihambat oleh hormon tersebut sehingga nyeri yang dirasakan berkurang atau hilang.

Sebenarnya ada banyak lagu-lagu musik klasik yang diputar di klinik tersebut. Tetapi musik karya Mozart dan Bethoveen lah yang menjadi dominan atau yang paling sering diputar. Kemungkinan karna bagi ibu-ibu yang bersalin di klinik tersebut sebagai orang awam, mereka lebih mengenal atau mengetahui musik klasik itu adalah musik karya mozart dan Bethoveen. Fur Ellis karya bethoveen adalah musik yang paling disukai ibu-ibu. Karna Fur Ellis sudah sering didengar bagi orang awam atau terpopuler pada jaman nya sampai pada saat ini.

Musik-musik tersebut memiliki kesan dan dampak psikofisik yang relatif sama, seperti menimbulkan kesan rileks, santai cenderung membuat detak nadi bersifat konstan, memberi dampak menenangkan dan menurunkan kesetabilan atau menenangkan pikiran kita yang kacau menghilangkan rasa takut yang berlebihan.

Kendala-kendala yang dihadapi adalah (1) Karna rasa nyeri yang datang tidak beraturan, ibu sering kali kurang konsentrasi dalam mendengarkan alunan musik. (2) Keluarga pasien merasa asing dengan tindakan mendengarkan musik pada saat bersalin. Karna dahulu tidak ada seperti itu. (3) Ada beberapa pasien merasa terganggu dengan suara yang

(5)

datang dari luar Klinik. Karna Klinik Kasih Ibu berada berada di tepi jalan raya. (4) Keinginan anggota keluarga pasien (mertua,suami,anak kecil) untuk ikut bersama-sama mendampingi ibu bersalin.

Sementara ibu harus berkonsentrasi dalam mendengar alunan musik. Menurut ibu Ayu (wawancara 7 juli 2013) musik klasik yang di perdengarkan ke pada saat ketika melakukan persalinan sanggat membantu, karna ibu tersebut mendapatkan ketenangan pada saat melakukan persalinan. Menurut ibu Nurmala (wawancara 15 juli 2013) memperdengarkan musik klasik pada saat melakukan persalinan pada tahap kala 1 sangat membantu dalam mengurangi rasa nyeri pada saat bersalin dapat membuat perasaan tenang, nyaman, dan persalinan pun berjalan dengan lancar.

KESIMPULAN

1. Musik klasik di berikan kepada ibu yang bersalin ketika ibu tersebut memasuki kala 1 pada fase pembukaan yang terdiri dari tiga pembukaan. Pada fase pembukaan inilah musik klasik berperan penting dalam mengurangi rasa nyeri serta kecemasan ibu yang melakukan persalinan.

2. Musik klasik yang digunakan di Klinik Kasih ibu adalah karya Mozart dan karya Bethoveen. Karya mereka memiliki beberapa kelebihan, yaitu karena karya musik merka bersifat nyaman, menenangkan, membuat rileks, berstruktur, dan universal. Lagu tersebut yaitu, Theme from elvira madingan, Sympony 9, Minute, Fur E.

3. Secara umum musik klasik dianggap memiliki dampak yang

universal oleh sebagian orang. Musik-musik tersebut memiliki kesan dan dampak psikofisik yang relatif sama, seperti menimbulkan kesan rileks, santai cenderung membuat detak nadi bersifat konstan, memberi dampak menenangkan dan menurunkan kesetabilan atau menenangkan pikiran kita yang kacau menghilangkan rasa takut yang berlebihan.

4. Tidak banyak kendala yang dihadapi dalam pemberian terapi musik klasik. Hanya saja ibu sering kali kurang konsentrasi dalam mendengarkan musik tersebut, sehingga ada beberapa ibu masih merasakan nyeri.

5. Dari tanggapan-tanggapan yang diberikan oleh ibu-ibu yang bersalin, hampir semua tanggapan bersifat positif. Hampir semua ibu-ibu menyukai terapi musik klasik. Terapi musik klasik ini membuat dirinya tidak merasa takut lagi merasakan nyeri yang berlebihan. DAFTAR PUSTAKA

Aizid, Rizem. 2011. Sehat dan Cerdas dengan Terapi Musik. Yogjakarta Arikunto, 2002. Metode Penelitian Sosial.

Jakarta

Aswita, Effi & Thamrin, 2009. Metode Penelitian Pendidikan. Medan : Diktat Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan Djohan, 2005. Psikologi Musik.

Yogyakarta

Hutahaean,S. 2009. Asuhan Keperawatan Dalam Maternitas Dan Ginekologi, Jakarta

Judha, M, Sudarti, Afroh, F,2012. Teori Pengukuran Nyeri dan Nyeri persalinan. Cetakan 1, Yogyakarta, Nuha Medika.

(6)

Maryaeni. 2005. Metode Penelitian

Kebudayaan. Jakarta: Bumi

Aksara.

Maryunani, A, 2010. Nyeri Dalam Persalinan, Edisi 1, Jakarta, Trans info media.

Naibaho, Enny, S T. 2009. Peranan Beat House Senam Aerobik Di Rumah Sakit Sembiring Delitua. Skripsi: Universitas Negeri Medan

Sari, Nurmala. 2009. Musik Klasik Sebagai Alternatif Mengatasi Gangguan Tidur Pada Penderita Insomnia. Skripsi: Universitas Negeri Medan

Putra, Tommy, Mivika. 2009. Aktifitas Musik Di Pusat Rehabilitasi Yayasan Persekutuan Doa Matius 5

Medan. Skripsi: Universitas

Negeri Medan

Pardede,Purnama, L. 2008. Peranan Musik Pada Senam Aerobik Di Sovi Senam Medan. Skripsi: Universitas Negeri Medan Situmorang, Jilla YH. 2009. Peranan

Musik Latar Terhadap Kinerja Pegawai Bank Sumut Medan. Skripsi: Universitas Negeri Medan

Wahyuni, Y, 2009. Metodologi Penilitian Bisnis Bidang Kesehatan, Edisi I, Fitramaya Yogyakarta. Internet : http://classicalmusicismylife.blogspot. com/2010/06/understanding-of-classical-music.html http://my.opera.com/farhans1/blog/ index.dml/tag/pengertian%20te rapis

Referensi

Dokumen terkait

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Lama Waktu Tanggap Perawat Pada Penanganan Asma Di Instalasi Gawat Darurat RSUD Panembahan Senopati Bantul, Jurnal Keperawatan

a) Masing-masing soal bagian pertama bernilai 1 (satu) angka. b) Beberapa pertanyaan dapat memiliki lebih dari satu jawaban yang benar. Anda diminta memberikan jawaban yang

Suprabakti Mandiri terkait dengan citra merek dan keputusan pembelian dalam keputusan konsumen untuk membeli ulang produk belt cleaner martin sehingga dapat menjadi pedoman

Temuan penelitian menunjukkan bahwa Studi Islam Interdisipliner di Era Millenial adalah di mana studi Islam yang sudah dilengkapi berbagai

Dalam acara ngurisang, naskah yang dibacakan bisa takepan lndariaya, sedangkan dalam acara pernikahan dapat dibacakan naskah Dewi Rengganis.. Takepan lndariaya berisi

RINCIAN KEGIATAN,BIAYA PENGADAAN DAN CARA PENGADAAN BARANG / JASA SATKER RUMKIT BHAYANGKARA DENPASAR.

the textbook used can support the student’s reading ability by having various levels and being appropriate for the student’s needs based on K13, this study entitled

Arsitek besarnya Sinan membangun serangkaian Masjid di abad 16 yang memamerkan kekuatan struktur dan kehalusan dekorasi yang ekual dengan terdapat pada High