• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertemuan 7 Ekologi Administrasi Publik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pertemuan 7 Ekologi Administrasi Publik"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

Hendra Wijayanto

(2)

Pentingnya Mempelajari Ekologi

Pada tahun lima puluhan (1950-an)sekelompok ilmuwan politik

dan adne menyadari bahwa memindahkan begitu saja sistem dan lembaga2 atau pranata politik dan adne dari suatu lingkungan masyarakat, bangsa dan negara tertentu ke lingkungan masyarakat, bangsa dan negara yang lain tidaklah tepat.

llmu sosiologi, antropologi, ekonomi dll memperkuat pandangan

(3)

EKOLOGI

Kata ekologi pertama kali di perkenalkan oleh Ernest Hackel,

seorang biologis Jerman pada tahun 1869.

Kata Ekologi terdiri dari kata Oikos dan Logos, Oikos =

Rumah atau tempat tinggal, sedangkan Logos = telaah atau studi.

Jadi Ekologi adalah ilmu tentang rumah atau tempat tinggal

(4)

Ekologi adalah tata hubungan total (menyeluruh) dan mutual

(timbal balik yang berguna) antara suatu organisme dan lingkungan sekelilingnya (Prajudi Atmosudirjo, 1970)

Ilmu Ekologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan

antara suatu organisme dengan yang lainnya dan diantara organisme-organisme tersebut dengan lingkungannya. (Fuad Amsyari11)

Ekologi adalah suatu kajian yang berhubungan dengan inter-relasi

(5)

Macam Ekologi

Ekologi yg terbatas pada

hewan dan

tumbuh-tumbuhan sehingga di

kenal ekologi hewan dan

ekologi tumbuh-tumbuhan

(6)

Manusia sebagai mahkluk hidup merupakan salah satu komponen

yang terpenting dalam proses saling pengaruh mempengaruhi antar manusia dan antara manusia dengan lingkungan. lingkungan ini dapat dibagi dalam tiga kelompok dasar yang sangat menonjol, yakni :

1. Lingkungan fisik (physical environment);

(7)

Ekologi Administrasi Negara

adalah Serangkaian proses yang terorganisir darisuatu

(8)

lanjutan

Ekologi Administrasi berusaha “mempelajari adanya proses

(9)

Aristoteles menyatakan bahwa negara adalah satu masyarakat

paguyuban (perkumpulan) yang paling tinggi diatas masyarakat paguyuban lainnya.“ Dimana negara bersifat kodrat dan memiliki semua sifat organisme yang terdapat pada mahluk hidup.

Tingkatan paguyuban menurut Aristoteles yaitu :

1. Keluarga,

(10)

Menurut Prof. F.W. Riggs

menyebutkan ada 5 hal yang mempengaruhi bekerja suatu sistem dalam ekologi pemerintahan :

(11)

Ekologi administrasi Negara Thailand

Negara Thailand merupakan suatu Negara yang dapat

bertahan sekalipun dilanda berbagai modernisasi dan kemajuan-kemajuan teknologi serta ilmu pengetahuan.

Dapat bertahan, dalam arti sampai sekarang Negara tersebut

merupakan kerajaan dengan symbol kekuasaan yang

(12)

a) Faktor ekonomi b) Faktor social

c) Faktor komunikasi d) Faktor symbol

(13)

Faktor Ekonomi

Ekonomi Thailand tidak di dasarkan pada system pasar,

(14)

Faktor Sosial

Di Thailand organisasi-organisasi social tidak didasarkan atas

kepentingan-kepentingan khusus dan keanggotaanyapun tidak di dasarkan atas sukarela. keanggotaan di dalam organisasi di

dasarkan atas hal-hal tertentu misalnya agama, keturunan,

(15)

Faktor Jaringan Komunikasi

Komunikasi di Thailand adalah bahasa Thai tetapi ada kelompok-kelompok minoritas yang menggunakan berbagai macam

bahasa, seperti kelompok-kelompok yang berada di perbatasan kamboja, Malaysia, laos dan Burma, mereka mempergunakan bahasa yang berbeda-beda.di Thailand terdapat

(16)

Faktor Symbol

Thailand mempunyai symbol tradisional yang siudah

berabad-abad yaitu bahwa : “raja mempunyai dasar yang sacral,

kerajaan adalah ciptaan tuhan yang tidak dapat di pecahkan oleh siapapun, termasuk masyarakat/rakyatnya”.

Hal yang bersifat sacral diwujudkan dalam diri raja yang di

anggap sebagai keturunan atau dianggap sebagai seorang yang memperoleh mandate dari tuhan untuk menyelenggarakan pemerintahan/melaksanakan kekuasaan tuhan. terhadap diri raja tidak ada persoalan, apa yang dikehendaki oleh raja pada hakekatnya merupakan apa yang dikehendaki oleh tuhan

(17)

Di kalangan masyarakat Thailand bahwa raja adalah pemegang

kekuasaan yang diperoleh dari tuhan atau super natural power. Dalam menganalisa pembuatan keputusan-keputusan kita dapat meninjau dari inputnya dan juga meninjau dari segi outputmua.

Dari segi inputnya kita melihat bahan-bahan yang diperlukan

untuk diproses dan siapa saja yang terlihat dalam proses pembuatan keputusan. dalam konteks administrasi Negara

Thailand dimasa lampau di mana raja otokrat, maka input tersebut adalah terdiri dari raja. jadi raja yang terlibat dalam pembuatan keputusan dan hanya raja saja yang mempunyai bahan untuk membuat keputusan. dalam Negara yang demokratis maka

inputnya adalah DPR, Presiden, dan seterusnya. mereka semua terlibat dalam pembuatan keputusan-keputusan.

Kemudian kalau ditinjau dari output-nya, yang berupa policynya,

instruksi-instruksi dan seterusnya; maka dalam hal ini raja yang melaksanakan keputusan-keputusan itu. maka oleh karena itu raja

Referensi

Dokumen terkait

1.1 Menghargai perilaku beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia dalam kehidupan di lingkungan sekolah, masyarakat, bangsa, dan negara 2.1 Menghargai

Demokrasi adalah ideologi bangsa kita Indonesia, dan dalam penerapan sistem demokrasi kita tidak hanya di tuntut untuk negara saja,tapi juga kehidupan sehari-hari.. Secara

Masalah lingkungan hidup memang bukan persoalan salah satu negara saja, tetapi sudah menjadi tanggung jawab seluruh bangsa dan negara. Oleh karena itulah berbagai upaya dilakukan

Ketika bangsa ini mengalami goncangan social dan politik pada era orde lama akibat ancaman komunisasi idiologi Negara yang begitu kuat melalui gerakan revolusioner Partai Komunis

Wacana untuk memindahkan ibu kota negara telah berulangkali muncul, yakni ketika timbul kejadian kritis akibat faktor sosial, ekonomi politik, lingkungan dan bencana. Ibu

Ruang lingkup administrasi negara dewasa ini meliputi cakupan perhatian dan keterlibatannya yang luas meliputi masalah-masa lah organisasi, perha- tian terhadap lingkungan

Bapak dan ibu dosen ilmu administrasi negara yang telah banyak memberikan ilmunya kepada saya serta seluruh staf pegawai tata usaha di lingkungan fakultas ilmu sosial dan ilmu politik

Pancasila sebagai dasar filsafat serta ideologi bangsa dan negara Indonesia, tidak semata-mata terbentuk begitu saja dengan hanya diciptakan oleh seseorang seperti yang terjadi pada