MODUL GURU PEMBEL
AJAR
MA
TA PEL
AJARAN SENI MUSIK
KEL
OMPOK K
OMPE
TENSI D
MataPelajaranSeniMusik
MataPelajaranSeniMusik
SekolahMenengahPertama(SMP)
SekolahMenengahPertama(SMP)
MataPelajaranSeniMusik
SekolahMenengahPertama(SMP)
GURU PEMBELAJAR
GURU PEMBELAJAR
GURU PEMBELAJAR
KELOMPOK KOMPETENSI B
KELOMPOK KOMPETENSI B
KELOMPOK KOMPETENSI B
Profesional:
Profesional:
TeknikPenulisanNotasiMusik
TeknikPenulisanNotasiMusik
Pedagogik:
Pedagogik:
TeoridanPrinsip-PrinsipPembelajaran
TeoridanPrinsip-PrinsipPembelajaran
Profesional:
TeknikPenulisanNotasiMusik
Pedagogik:
TeoridanPrinsip-PrinsipPembelajaran
DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
MODUL PELATIHAN GURU
MODUL PELATIHAN GURU
Penulis :
Tri Widi Rahmanto, M.Pd
Penulis :
Tri Widi Rahmanto, M.Pd
Penulis :
Tri Widi Rahmanto, M.Pd
TEKNIK PENULISAN
TEKNIK PENULISAN
NOTASI MUSIK
NOTASI MUSIK
TEKNIK PENULISAN
NOTASI MUSIK
DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
KOMPETENSI PROFESIONAL
KOMPETENSI PROFESIONAL
KELOMPOK KOMPETENSI B
KELOMPOK KOMPETENSI B
KOMPETENSI PROFESIONAL
KELOMPOK KOMPETENSI B
Seni Budaya
Editor Bahasa
: Drs. Noor Widijantoro, M.Pd.
Copyright 2016
Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan
Pendidik dan Tenaga Kependidikan Seni dan Budaya,
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
c
GURU PEMBELAJAR
MODUL PELATIHAN GURU
TEKNIK PENULISAN
NOTASI MUSIK
KOMPETENSI PROFESIONAL
KELOMPOK KOMPETENSI B
Mata Pelajaran
Seni Musik
Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Penulis
: Tri Widi Rahmanto, M.Pd
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ...i
SAMBUTAN DIREKTUR JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN ..iii
DAFTAR ISI ... ...vii
DAFTAR GAMBAR ...ix
PENDAHULUAN... 1
A. LATAR BELAKANG ... 1
B. TUJUAN ... 2
C. PETA KOMPETENSI ... 2
D. RUANG LINGKUP ... 2
E. SARAN CARA PENGGUNAAN MODUL... 3
KEGIATAN PEMBELAJARAN 1: MENGENALSOFTWARE ENCORE5... 5
A. Tujuan... 5
B. Indikator Pencapaian Kompetensi... 5
C. Uraian Materi ... 5
D. Aktivitas Pembelajaran ... 10
E. Latihan/Tugas ... 10
F. Rangkuman ... 10
G. Umpan Balik/Tindak Lanjut ... 11
KEGIATAN PEMBELAJARAN 2: MENULIS NOTASI DENGANENCORE5 ... 13
A. Tujuan... 13
B. Indikator Pencapaian Kompetensi... 13
C. Uraian Materi ... 13
D. Aktivitas pembelajaran meliputi :... 24
E. Latihan/Tugas/Kasus ... 25
F. Rangkuman ... 25
C. Uraian Materi ... 27
D. Aktivitas Pembelajaran ... 33
E. Latihan / Tugas ... 33
F. Rangkuman ... 40
G. Umpan Balik ... 41
KEGIATAN PEMBELAJARAN 4: MENULIS PARTITUR ANSAMBEL... 43
A. Tujuan... 43
B. Indikator Pencapaian Kompetensi... 43
C. Uraian Materi ... 43
D. Aktifitas Pembelajaran ... 53
E. Latihan/Tugas ... 53
F. Rangkuman ... 56
G. Umpan Balik dan Tindak Lanjut ... 56
PENUTUP ... 57
EVALUASI ... 59
GLOSARIUM ... 61
DAFTAR PUSTAKA... 63
LAMPIRAN ... 65
1. Lampiran 1. Notasi aransemen lagu More Than I Can Say – Leo Sayer ...67
2. Lampiran 2. Notasi aransemen lagu And I Love Her – The Beatles ...71
3. Lampiran 3. Kunci Jawaban Latihan Kegiatan Pembelajaran 1...83
4. Lampiran 4. Kunci Jawaban Latihan Kegiatan Pembelajaran 2 ...84
5. Lampiran 5. Kunci Jawaban Latihan Kegiatan Pembelajaran 3 ...85
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1. score window toolbar ... 6
Gambar 2. Lembar Kerjaencore... 7
Gambar 3. Palet ... 8
Gambar 4. form serial number ... 9
Gambar 5. form serial number ... 9
Gambar 6. New Score ... 14
Gambar 7. New Score ... 14
Gambar 8. Layout ... 15
Gambar 9. Page setup ... 15
Gambar 10. Set Key Signature... 16
Gambar 11. Set Key Signature ... 16
Gambar 12. Teks elemen ... 17
Gambar 13. Staff Sheet... 18
Gambar 14. Staff Sheet ... 18
Gambar 15. Save File... 19
Gambar 16. Save File ... 20
Gambar 17. Create new folder... 20
Gambar 18. Create new folder ... 21
Gambar 19. Menutup encore ... 21
Gambar 20. Menutup encore ... 22
Gambar 21. Membuka encore ... 23
Gambar 22. Lembar kerja encore ... 23
Gambar 23. Open file ... 24
Gambar 24. Lembar kerja encore ... 28
Gambar 25. Clefs ... 30
Gambar 26. Graphic ... 30
Gambar 31. Staff sheet ... 45
Gambar 32. Staff sheet ... 45
Gambar 33. Staff sheet ... 46
Gambar 34. Add staff ... 47
Gambar 35. Yes / No... 48
Gambar 36. Set time signature ... 49
Gambar 37. Change tempo ... 50
Gambar 38. Add measure ... 50
Gambar 39. Delete measure ... 51
Pendahuluan
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Modul ini diperuntukan bagi peningkatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi guru seni musik. PKB paling tidak memuat 4 (empat) kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap guru, yaitu kompetensi kepribadian, sosial, pedagogik, dan profesional.Pengembangan keprofesian berkelanjutan sebagai salah satu strategi pembinaan guru dan tenaga kependidikan diharapkan dapat menjamin guru dan tenaga kependidikan mampu secara terus menerus memelihara, meningkatkan, dan mengembangkan kompetensi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Penyelenggaraan pembelajaran seni musik ditingkat Sekolah Menengah Pertama di Indonesia merupakan mata pelajaran wajib pilihan, dan hampir di semua Sekolah Menengah Pertama terdapat mata pelajaran musik. Secara garis besar pembelajaran seni musik di sekolah merupakan pembelajaran teori dan praktek. Pembelajaran teori musik berisikan berbagai persoalan dan penjelasan tentang unsur-unsur musik yang kemudian dituliskan dalam bentuk notasi, tulisan musik dimaksud adalah notasi balok.
sudah cukup untuk memainkan encore 5, bila hal ini terpenuhi makaencore
dapat diinstalldan dijalankan dengan baik.
B. Tujuan
Meningkatkan kemampuan peserta memanfaatkan teknologi dalam peningkatan kualitas pembelajaran musik dengan menggunakan software encore 5 pada komputer.
C. Peta Kompetensi
Peta kompetensi dibagi ke dalam tiga bagian, yaitu kompetensi utama (KU), Kompetensi Inti (KI), dan Standar Kompetensi Guru (SKG).
1. Terkait dengan KU, modul ini ditujukan untuk kalangan profesional.
2. Terkait dengan KI pada ranah profesional, modul ini dimaksudkan agar peserta diklat mampu menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran seni musik.
3. Terkait dengan SKG pada ranah profesional, modul ini dimaksukan agar peserta diklat memahami pengetahuan tentang penulisan notasi musik dengan menggunakan software encore 5.
D. Ruang Lingkup
Modul ini membahas tentang pengetahuan sistem penulisan notasi musik, yang terdiri dari pengetahuan tentang software encore5, menginstall encore 5, menulis notasi musik dengan komputer, membuat part aransemen dengan encore, mencetak encore dan editing, sehingga dapat memudahkan peserta dalam memahami simbol-simbol musik dan menerapkannya dalam kegiatan belajar mengajar serta bermain musik.
Pendahuluan
notasi musik dengan komputer. Soal-soal dan latihan yang terdapat dalam buku ini harus dikerjakan secara baik dan tuntas. Pada materi pembelajaran 1, akan mempelajari tentang aplikasi encore 5. Pada materi pembelajaran 2 berisi praktek menulis musik dengan computer menggunakan software
encore 5, mulai dari membuat file baru, menyimpan file dan mencetak file. Pada materi pembelajaran 3 berisi cara pembuatan partitur ansambel dan editing pada encore.
E. Saran Cara Penggunaan Modul
Karena konten pembahasan pada modul ini berisi tentang tata cara penulisan musik yang baik dan benar, maka pemahaman deskriptif saja tidaklah cukup untuk dijadikan standar penguasaan materi pada modul ini. Untuk itu penulis menyarankan agar peserta diklat hendaknya juga membiasakan diri untuk selalu mengerjakan setiap tugas atau evaluasi yang ada pada modul ini, dengan cara:
1. Mempelajari modul secara sistematis dari awal sampai akhir. 2. Mengikuti langkah-langkah pembelajaran yang ada.
Kegiatan Pembelajaran 1: Mengenal Software Encore 5
KEGIATAN PEMBELAJARAN 1
MENGENAL SOFTWARE
ENCORE
5
A. Tujuan
Setelah mempelajari pokok bahasan ini diharapkan peserta diklat mempunyai pengetahuan tentang sistem penulisan musik dengan menggunakan dan diharapkan mampu mengembangkan pada proses belajar mengajar seni musik.
B. Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Dengan mempelajari modul ini anda dapat menjelaskanencore5.
2. Dengan mempelajari modul ini anda dapat menggunakan toolbar pada
encore5.
3. Dengan mempelajari modul ini anda dapat mendemonstrasikan cara menginstall softwareencore5 pada computer.
C. Uraian Materi
Gambar 1 :score window toolbar
1. Baris JudulEncore(Title bar)
Menginformasikan nama lagu dan folder penyimpanan.
2. Baris MenuEncore
Baris menu (menu bar) merupakan kumpulan sejumlah perintah encore
yang tersusun secara horisontal dibawah title bar. Di dalam menu tersebut terdapat sejumlah sub menu seperti :file, edit, notes. Measure, score, view, windows, setup, help. Menu didalamnya disusun menurut spesifikasi tertentu, seperti pada menu file terdapat perintah open, new dan lainnya, seperti pada programunder windowslainnya.
3. Score Window Toolbar
Toolbar adalah alat bantu untuk melakukan perintah dalam penulisan notasi musik.
a. : Voice yaitu untuk mengerjakan partitur lebih dari satu suara.
Kegiatan Pembelajaran 1: Mengenal Software Encore 5
c. : Eraser untuk menghapus unsure-unsur yang berasal dari pallete.
d. : Penciluntuk menulis not
e. : Record untuk merekam langsung dari media keyboard.
f. : Play dan stop untuk memulai dan menghentikan lagu.
g. : Untuk menonaktifkan not h. : Thru
i. : Zoom untuk mengubah ukuran tampilan lembar kerja.
j. : Measure menunjukkan nomor birama tempat kursor berada.
k. : Untuk menampilkan halaman lembar kerja
4. Lembar Kerja
Lembar kerja dalam menulis notasi. Begitu encore diaktifkan secara otomatis akan muncul garis staff sudah dilengkapi dengan tanda-tanda seperti tanda kunci, tanda mula, garis birama. Perlu diketahui bahwa
stafftersebut untuk penulisan piano.
Gambar 2 : Lembar Kerjaencore
5. Palet
Gambar 3 :Palet
Notes : untuk notasi.
Graphic : untuk teks, lirik, dan gambar. Clefs : untuk tanda kunci paranada. Tools : untuk tanda lagu dan efek suara. Dynamic : untuk tanda dinamik lagu.
Mark 1 : untuk ornament dan teknik bow. Mark 2 : untuk tanda teknik memainkan nada. Symbols : untuk keterangan durasi, nada, dan birama. Guitar : untuk keterangan teknik dan posisi pada gitar. Express : untuk ekspresi dan beberapa tanda.
Color : untuk member efek warna.
Dalam menu windows ini masih banyak fungsi yang tersimpan seperti Toolbar, keyboard, tempo dan staff sheet.
6. Menginstal ProgramEncore
Kegiatan Pembelajaran 1: Mengenal Software Encore 5
drive CD-Rom yang berisi program master encore. Jendela seperti gambar 4 akan ditampilkan.
Gambar 4 :form serial number
Klik
Proses selanjutnya anda akan dibimbing oleh program dan ikuti perintah berikutnya dengan mengklikNext.
Pada awal menyimpan pertama anda akan menjumpai kotak dialog untuk meminta serial number. Isikan nomor seri encore yang ada di folder master encore dengan format MS-Word dan klik submitOK, seperti tampilan gambar berikut :
D. Aktivitas Pembelajaran
Aktivitas pembelajaran meliputi :1. Pemateri menyampaikan inti dari semua materi tentang teknik penulisan musik menggunakanencore5 kepada peserta dengan jelas.
2. Pemateri mendemontrasikan cara mengistall encore 5 pada komputer/laptop, dan hal-hal terkait dengan materi yang telah disampaikan kepada peserta
Peserta diberi tugas:
1. Menginstal softwareencore5 pada komputer/laptop masing-masing. 2. Mendiskusikan dengan peserta lain dari hasil kerja individu.
3. Melakukan eksperimen lanjutan hal-hal berkaitan denganencore5, agar memperoleh pemahaman yang lengkap tentang cara software ini.
Pemateri memberikan pembahasan terkait jawaban dari soal evaluasi pada kegiatan pembelajaran ini.
E. Latihan/Tugas
1. Jelaskan manfaat dariencoredalam pembelajaran musik di sekolah? 2. Jelaskan fungsi toolbar yang ada pada programencore?
3. Sebutkan langkah-langkah instalasiencore? 4. InstallEncore5 pada laptop masing-masing?
F. Rangkuman
Setiap software pada komputer selalu memiliki kemiripan sistem kerjanya, disamping itu juga memiliki perbedaan yang menjadi ciri dari masing-masing software. Encore adalah program aplikasi komputer untuk membuat tulisan musik yang lebih dikenal sebagai notasi balok. Kemampuan aplikasi ini dapat membantu proses pembelajaran musik dengan cepat dan akurat.
Kegiatan Pembelajaran 1: Mengenal Software Encore 5
dengan aplikasi yang lain, misalnya pengolah kata MS Word, pengolah angka Excel, dan lain-lain. Untuk menjalankan program ini diperlukan instalasi programencorepada komputer anda.
G. Umpan Balik dan Tindak Lanjut
Setelah mempelajari pokok bahasan ini diharapkan peserta diklat dapat menjelaskan pengertian encore. Peserta diklat juga diharapkan mampu menjelaskan fungsi menu yang ada pada jendela programencore 5.Peserta diklat diharapkan juga mampu mengistal program encore di laptopnya masing-masing.
Kegiatan Pembelajaran 2: Menulis Notasi dengan Encore 5
KEGIATAN PEMBELAJARAN 2
MENULIS NOTASI DENGAN
ENCORE
5
A. Tujuan
Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta diharapkan mempunyai kemampuan penulisan notasi musik dengan komputer menggunakan softwareencore5
B. Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Dengan mempelajari modul ini anda dapat membuat file baru. 2. Dengan mempelajari modul ini anda dapat menyimpan fileencore. 3. Dengan mempelajari modul ini anda dapat membuka fileencore. 4. Dengan mempelajari modul ini anda dapat menutup fileencore.
5. Dengan mempelajari modul ini anda dapat menulis notasi dengansingle staff, dan menulis syair.
6. Dengan mempelajari modul ini anda dapat membuat partitur ansambel denganencore.
C. Uraian Materi
Gambar 6 :New Score
1. Membuat File Baru dengan
Single Staff
Klik menu File pada lembar kerja encore dan pilih New sehingga akan muncul kotak dialog seperti berikut.
Gambar 7 :New Score
Kegiatan Pembelajaran 2: Menulis Notasi dengan Encore 5
4; measure per system 4, seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut:
Gambar 8 :Layout
Pilih maka akan muncul kotak dialog sebagai berikut :
Gambar 9 :Page setup
Sesuaikan pengaturan halaman yang dikehendaki.
Gambar 10 :Set Key Signature
(untuk merubah tanda mula dapat dilakukan dengan cara menggeser
atau Klik ok, secara otomatis tanda mula akan berganti dengan tanda mula baru, up untuk tanda mula ber kres dan down untuk tanda mula bermol)
Klik OK secara otomatis akan muncul kotak dialog yang meminta untuk menentukan tanda birama.
Kegiatan Pembelajaran 2: Menulis Notasi dengan Encore 5
(Merubah tanda birama dapat dilakukan dengan cara: klik birama yang dikehendaki ok, secara otomatis tanda birama akan berganti dengan tanda birama baru).
Klik OK secara otomatis akan muncul kotak dialog yang meminta untuk memberikan identitas lagu seperti : Score Title (Center) untuk menuliskan judul lagu; Instruction (Left Title) untuk informasi yang diperlukan seperti tempo, dinamik dan lain sebagainya; Composer (Right Title)untuk menulis nama komponis dan arranger.
Gambar 12 :Teks elemen
Gambar 13 :Staff Sheet
Klik OK secara otomatis akan muncul lembar kerja/sheet encore 5 yang siap digunakan untuk menulis notasi.
Gambar 14 :staff flute
2. Menyimpan File
Encore
Kegiatan Pembelajaran 2: Menulis Notasi dengan Encore 5
Pilih menu file klik save atau tekan Ctrl + S atau klik tombol save
pada toolbar. Kemudian muncul kotak dialog Save As. Dalam kotak teks File Name, ketik nama file anda.
Gambar 15 :Save File
Kotaksave inmemperlihatkan dalam folder apa file yang akan disimpan, folder defaultnya adalah My Documents.
Gambar 16 :Save File
Buatlah folder tempat anda menyimpan file dengan cara klikcreate new folderkotak dialog.
Kegiatan Pembelajaran 2: Menulis Notasi dengan Encore 5
Gambar 18 :Create new folder
Beri nama file pada kolom File Name misal LAGU1. Klik save .
Dokumen encore telah tersimpan pada drive D, Folder Musik dengan nama file LAGU1.
3. Menutup
Encore
Untuk menutup encore, lakukan langkah-langkah sebagai berikut. Perhatikan bahwa sekalipun langkah-langkah ini adalah untuk menutup
encore, anda masih tetap berada dalamencore.
Pilih FileClose atau tanda “x”, jika terdapat dua tombol “x” maka yang dimaksudkan adalah yang bawah.
Apabila muncul dialog save, anda dapat melakukan perintah seperti
menyimpan file. Untuk menyimpan pilih Yes.
4. Menutup Program
Ada perbedaan menutup encore dengan menutup program. Yang pertama apabila menutup file encore maka program masih dalam keadaan afktif, kedua apabila menutup program encore maka encore
akan keluar dari layar computer atau dengan kata lain keluar dari
program encore. Menutup encore dilakukan dengan cara : arahkan
cursor dan klik pada File yang tertera pada tampilan lembar kerja, dan pilih atau klikExitatau klik tanda X bagian atas.
Gambar 20 :menutup encore cara 2
Kegiatan Pembelajaran 2: Menulis Notasi dengan Encore 5
5. Membuka
Encore
Membuka encore dilakukan dengan cara : arahkan cursor anda pada gambar (shortcut) program softwareEncore 5 seperti yang tertera pada gambar di bawah ini:
Gambar 21 :membuka encore
Double klik pada shortcut Encore 5, untuk mendapatkan tampilan lembar kerja seperti berikut.
6. Membuka File
Encore
Setelah File tersimpan maka anda dapat membukanya kembali dan
melanjutkan pekerjaan berikutnya. Langkah-langkah yang harus
dilakukan adalah :
Pilih menu FileOpen
Kotak dialog open akan muncul, cari file encore di dalam folder penyimpanan.
Gambar 23 :open file
Klik pada file tersebutklik Open. Atau klik ganda pada file tersebut.
D. Aktivitas Pembelajaran
Pemateri menyampaikan inti dari semua materi tentang teknik memainkan
pianika kepada peserta dengan jelas, kemudian peserta diminta:
1. Melakukan eksplorasi pada sowtwareencoreyang telah di install 2. Membuat file baru pada denganencore5.
3. Menyimpan file pada denganencore5. 4. Membuka file pada denganencore5. 5. Menutup file pada denganencore5.
Kegiatan Pembelajaran 2: Menulis Notasi dengan Encore 5
7. Melakukan eksperimen lanjutan hal-hal berkaitan denganencore5, agar memperoleh pemahaman yang lengkap.
Pemateri memberikan pembahasan terkait jawaban dari soal evaluasi pada
kegiatan pembelajaran ini.
E. Latihan/Tugas/Kasus
1. Bagaimanakah langkah-langkah membuat file baru padaencore? 2. Bagaimanakah langkah-langkah menyimpan file padaencore? 3. Bagaimanakah langkah-langkah meutup file baru padaencore?
F. Rangkuman
Sistem pengoperasian encore pada dasarnya sama halnya dengan kerja menulis pada komputer. Seperti perintah membuat file baru, menyimpan file,
menutup file, dan membuka file. Hal ini adalah sama dengan pengoperasian
windows pada umumnya, idealnya dibutuhkan 2 kompetensi yakni
kompetensi penguasaan komputer dan kompetensi penguasaan
pengetahuan seni musik.
G. Umpan Balik dan Tindak Lanjut
Setelah mempelajari pokok bahasan ini diharapkan peserta diklat dapat
mengoperasikan encore 5. Peserta diklat juga diharapkan mampu mengajarkan materi ini kepada peserta didik di satuan pendidikan
masing-masing.
Pada kegiatan belajar 2 ini, peserta telah mempelajari cara membuat file
baru, menyimpan file, membuka file, dan membuka kembali file. Selain
itumendapatkan penjelasan tentang hal tersebut, peserta juga dianjurkan
untuk mengerjakan soal latihan yang berkaitan dengan permasalahan
Rencana pengembangan lebih lanjut yang akan dilakukan terkait dengan
kegiatan belajar 2 adalah mengaitkan encore ini ke dalam tataran aplikatif seperti membuat aransemen, mencipta lagu dan lain sebagainya.
Kegiatan belajar 2 dengan konten mengenal kerja encore 5 akan memberi input terhadap pembelajaran berikutnya yang terkait dengan pembahasan
menulis musik denganencore5.
Peserta diklat sebagai guru profesional sekolah, melalui modul ini
Kegiatan Pembelajaran 3: Menulis Notasi
KEGIATAN PEMBELAJARAN 3
MENULIS NOTASI
A. Tujuan
Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta diharapkan mempunyai
kemampuan menulis notasi musik dengan komputer menggunakan software
encore 5
B. Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Dengan mempelajari modul ini peserta dapat menulis notasi musik.
2. Dengan mempelajari modul ini peserta dapat menulis lirik/syair
3. Dengan mempelajari modul ini peserta dapat mencetak file.
C. Uraian Materi
1. Menulis Notasi
Menurut teori musik nilai dan durasi not ditentukan oleh gambar not dan
tanda diam yang terdapat pada palet notes, juga beberapa tanda
aksidentaldantooluntuk penulisantrioljuga ada di palet ini.
a. Menulis not dan tanda diam
Gambar 24 : lembar kerja
2) Klik notasi atau tanda diam yang dikehendaki, geser cursor
yang telah berganti gambar dari notasi terpilih, letakkan pada
garis paranada sesuai dengan tinggi rendah nada yang
dikehendaki.
b. Mengatur arah tangkai notasi
Arah tangkai notasi akan teratur secara otomatis sesuai dengan
aturan yang ada, apabila ada kehendak lain untuk mengatur arah
tangkai maka blok notasi yang akan diatur arah tangkainya, lalu klik
Notes, kemudian pilih/ klik Stems. Di sini akan ada tiga pilihan arah tangkai, yakni naik (Up), turun (Down), dan normal (normalize).
c. Menuliskan not dan tanda diam bertitik.
1) Klik notasi atau tanda diam yang dikehendaki.
2) Klik tanda titik dibagian bawah pallet, geser cursor yang telah berganti gambar dari notasi.
3) Letakkan pada garis paranada sesuai dengan tinggi rendah
Kegiatan Pembelajaran 3: Menulis Notasi
d. Memberi tanda legato
1) Blok notasi-notasi yang akan dilegato.
2) Klik Notes, kemudian pilih Tie Notes sehingga tertera tanda legato pada notasi-notasi yang dipilih.
e. Menuliskan bentuk nottriol
1) Klik notasi yang dikehendaki
2) Klik , geser cursor yang telah berganti gambar dari notasi.
3) Letakkan pada garis paranada sesuai dengan tinggi rendah
nada yang dikehendaki.
f. Menentukan tanda kunci
Dalam membuat file baru, garis paranada secara otomatis akan
tertera tanda kunci G. Tanda kunci dapat diganti sesuai yang
dikehendaki, untuk menentukan tanda kunci adalah sebagai berikut:
1) KlikWindows
Gambar 25 : clefs
3) Klik salah satu tanda kunci yang dikehendaki sehingga cursor
akan bergambar tanda kunci yang telah dipilih.
4) Geser cursor dan klik pada tempat di mana tanda kunci tersebut diletakkan, secara otomatis kunci akan berubah.
2.
Menulis Lirik Lagu
a. KlikPalettepada menúWindows.
b. KlikGraphics. Maka akan muncul gambar seperti di bawahini :
Gambar 26 : graphic
c. Pilih L kemudian klik pada notasi pertama, untuk suku kata berikutnya tekanspacepada keyboard computer.
3. Memberikan Simbol-Simbol Musik
Untuk menampilkan dan memberi simbol musik seperti ekspresi, dinamik dan simbol lainnya, dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:
Kegiatan Pembelajaran 3: Menulis Notasi
Gambar 27 : simbol musik
b. Klik salah satu jenis simbol musik yang dikehendaki.
c. Klik salah satu dari tanda tersebut kegaris para nada, letakkan sesuai
dengan tempat dan fungsinya.
4. Mencetak File Encore
a. Mencetak full score
Seperti pada program windows lainnya, mencetak file encore
dilakukan dengan pilih menu fileprint. Untuk mendapatkan hasil cetakan yang maksimal aturlah terlebih dahulu Page Setup pada menufile.
b. Mencetak partisi
Untuk mencetak partisi atau masing masing instrumen dilakukan
dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1) Blok instrument yang dikehendaki.
2) Klik file pada menu barExtract Part
3) Klik print.
Kegiatan Pembelajaran 3: Menulis Notasi
D. Aktivitas Pembelajaran
Aktivitas pembelajaran meliputi :
1. Pemateri menyampaikan inti dari semua materi kepada peserta dengan
jelas.
2. Peserta diberikan tugas:
a. Menulis notasi dengan encore 5, dengan terlebih dahulu
mengidentifikasi jumlah birama, kemudian mengidentifikasi tanda
mula.
b. Mengoreksi hasil pekerjaan.
c. Mendiskusikan dengan kolega dari hasil pekerjaan masing-masing.
d. Melakukan eksperimen lanjutan dengan materi lain yang lebih sulit,
seperti adanya tanda aksidental, tanda dinamik, tanda ekspresi.
3. Pemateri memberikan pembahasan terkait jawaban dari soal evaluasi
pada kegiatan pembelajaran ini.
E. Latihan/Tugas
1. Jelaskan apa yang anda ketahui tentang key signature dan
bagaimanakah cara penulisannya di dalam notasi musik?
2. Jelaskan fungsi teks element dalamencore? 3. Sebutkan langkah-langkah menulis syair!
4. Tulislah kembali notasi lagu berikut kedalam komputer musik
a. Tulislah kembali notasi lagu Indonesia Bersatulah dengan menggunakan
Kegiatan Pembelajaran 3: Menulis Notasi
b. Tulislah kembali notasi lagu Hamba Menyanyi dengan menggunakan
c. Tulislah kembali notasi lagu Halo-halo Bandung dengan menggunakan
Kegiatan Pembelajaran 3: Menulis Notasi
d. Tulislah kembali notasi lagu Tanah Airku dengan menggunakan encore
e. Tulislah kembali notasi lagu Merindukan Amboina dengan
Kegiatan Pembelajaran 3: Menulis Notasi
f. Tulislah kembali notasi lagu Irama Desa dengan menggunakan encore
g. Tulislah kembali notasi lagu Sumpah Kita dengan menggunakan
encore 5, dengan tanda mula 3#
F. Rangkuman
Pada dasarnya mengoperasikan program encore adalah sama halnya
dengan menjalankan aplikasi windows pada umumnya. Dalam program ini
notasi yang tertulis dapat didengarkan melalui fasilitas loud speakerdari PC
Kegiatan Pembelajaran 3: Menulis Notasi
G. Umpan Balik
Setelah mempelajari pokok bahasan ini diharapkan peserta diklat dapat
menulis notasi musik dengan komputer menggunakan encore 5. Peserta diklat juga diharapkan juga mampu menulis lirik/syair dan mencetak file.
Peserta diklat sebagai guru dan pengajar yang profesional sekolah,
diharapkan dapat mengembangkan kemampuan musiknya dengan komputer
Kegiatan Pembelajaran 4: Menulis Partitur Ansambel
KEGIATAN PEMBELAJARAN 4
MENULIS PARTITUR ANSAMBEL
A. Tujuan
Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta diharapkan mempunyai
pengetahuan menulis partitur ansambel dengan menggunakan encore 5,
dan mampu menerapkan dalam kegiatan belajar mengajar.
B. Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Dengan mempelajari modul ini peserta dapat menulis partitur ansambel.
2. Dengan mempelajari modul ini peserta dapat menggunakan pilihan
suara / karakter alat musik dengan fasilitas encore 5.
C. Uraian Materi
Cara cepat untuk mendapatkan tampilan lembar kerja encore 5 adalah dengan langkah-langkah sebagai berikut:
Pilih New, pada menu File, sehingga akan muncul kotak dialog new score:
Dalam kotak starting template, pilih salah satu jenis ansambel yang dikehendaki.
KlikCreate.
1. Membuat Partitur Ansambel
Jenis format yang disediakan encore 5 pada new score kadang-kadang
tidak sesuai dengan keinginan kita untuk membuat partitur ansambel.
Agar format aransemen dapat sesuai dengan kebutuhan, maka dapat
dibuat dengan langkah-langkah sebagai berikut :
a. Buka lembar kerja baru dengan melakukan klik menu file new pada menu bar, maka terdapat gambar seperti berikut ini:
Gambar 30 : new score
Gambar tersebut harus diisi sesuai dengan kebutuhan dalam
membuat aransemen. Pindahkan blok yang terdapat pada piano ke
single staves sehingga instruksi yang terdapat pada layout akan aktif.
b. Menuliskan kebutuhan instrument yang akan diaransemen pada
layout(lihat keterangan membuat single staff langkah 2). Jika kotak dialog terisikan seperti dibawah ini
Kegiatan Pembelajaran 4: Menulis Partitur Ansambel
c. Memberi nama instrumen pada partitur.
Untuk memperjelas posisi setiap instrumen perlu diberikan tulisan
dengan langkah-langkah berikut:
a. Pada menu bar pilihwindowsstaff sheet, untuk menampilkan kotak dialog berikut.
Gambar 31 : staff sheet
b. klik kotaknamepadastaff sheet
c. Tulislah instrument padakotak teks. Setiap nomor ditulis instrument sesuai dengan urutan dalam partitur, chanel diisi
sesuai dengan instrument. Khusus perkusi/drum menggunakan
chanel 10.
Gambar 33: staff sheet
Setelah itu akan muncul dalam lembar kerja seperti ini:
2. Menambah Staff
Anda dapat menambahkan beberapa staff didalam partitur,
langkah-langkah yang dilakukan adalah :
Kegiatan Pembelajaran 4: Menulis Partitur Ansambel
b. Klik score dan pilih Ad Staff.
Secara otomatis akan muncul kotak dialog sebagai berikut:
Gambar 34: add staff
c. Pilih jenis staff yang dikehendaki pada kolom Type, dan klik Add
Above untuk menghendaki staff tersebut berada di atas staff yang di
tambah pada kolom Placement dan pilih Add Below jika menghendaki
Ini menunjukkan bahwa staff bertambah satu untuk penulisan part
notasi.
3. Menghapus Staff
Jika anda menghendaki untuk menghapus staff yang tidak terpakai tidak
digunakan, maka langkah-langkah untuk menghapus adalah:
a. Blok salah satu staff yang hendak dihapus.
b. Klik score dan pilih Delete Measure, maka akun muncul kotak dialog
untuk memastikan perintah karena anda tidak bias melakukan undo.
Gambar 35: yes / Mo
c. Klik Yes, secara otomatis staff akan terhapus.
4. Editing
Proses editing dilakukan untuk merapikan baik tulisan maupun suara, agar mendapatkan hasil yang sesuai dengan yang dikehendaki di
Kegiatan Pembelajaran 4: Menulis Partitur Ansambel
a. Membuat Birama gantung (pick up bar) 1) Letakkan cursor pada birama pertama.
2) Klik tanda birama pada toolbar
sehingga akan muncul kotak dialog seperti berikut:
Gambar 36: st time signature
3) Tentukan sukat birama gantung pada kolom “other” yang sesuai dengan jumlah ketukan yang dibutuhkan untuk memainkan
melodi awal lagu.
4) Klik pick up barOK
b. Merubah tempo
Tempo standar yang diberikan encore adalah 100. Namun setiap
lagu memiliki tempo yang berbeda-beda, untuk merubah tempo
a) Klik measurepilih tempo.
Gambar 37:change tempo
b) Klik set all tempo to isikan tempo sesuai yang dikehendaki OK
c. Menambah dan mengurangi birama
1) Menambah birama
Klik toolbar seperti gambar berikut
maka akan muncul kotak dialog sebagai berikut:
Kegiatan Pembelajaran 4: Menulis Partitur Ansambel
Kotak dialog diatas dapat dimaknai sebagai berikut :
adalah jumlah birama yang akan
ditambahkan ataupun disisipkan, tergantung berapa jumlah
birama yang akan ditambahkan; adalah
menunjukkan posisi cursor pada birama ke1, angka ini juga
tergantung pada birama ke berapa akan ditambahkan dan
disisipkan; apabila kita menginginkan tambahan
birama tersebut diletakkan sebelum notasi yang tertulis;
apabila kita menginginkan tambahan birama diletakkan
sesudah birama notasi tertulis; penambahan birama
berlaku untuk seluruh staff; penambahan birama
hanya pada staff tertentu.
2) Mengurangi birama
Untuk mengurangi dilakukan dengan langkah-langkah berikut
ini:
a) Pilih measures pada menu bar dan klik delete measure.
Encore akan menampilkan kotak dialog sebagai berikut:
b) Tulislah birama yang akan dikurangi kedalam kotak dialog.
(Gambar diatas menunjukkan bahwa birama lagu yang akan dikurangi/dibuang adalah sebanya 2 birama, yaitu birama ke 2 sampai dengan ke 3)
c) Klik OK.
d. Memberikan nomor birama
Untuk memberi nomor pada birama, lakukan langkah-langkah
berikut:
1) Pilih measures pada menu bar dan klik measures number.
Maka akan muncul kotak dialog sebagai berikut:
Gambar 40:st time signature
2) Aktifkan Add number sehingga muncul . Isikan
untuk menentukan setiap berapa
birama akan dimunculkan nomor birama. Isikan angka pada
untuk menentukan pada birama berapa
lagu akan di beri nomor. Pilih above mana Space(s) untuk
memberi nomor diatas staff dan pilih below above untuk
Kegiatan Pembelajaran 4: Menulis Partitur Ansambel
D. Aktivitas Pembelajaran
1. Pemateri menyampaikan semua materi pengetahuan akor kepada
peserta dengan jelas.
2. Peserta diberi tugas:
a. Melakukan pengamatan tentang naskah musik/partitur lagu yang
ditulis dengan menggunakan komputer(lihat lampiran).
b. Melakukan identifikasi partitur.
c. Menulis partitur ansambel.
d. Mencetak partitur ansambel.
e. Mendiskusikan dengan kolega dari hasil pengamatan.
f. Melakukan eksperimen lanjutan hal-hal berkaitan dengan penulisan
partitur ansambel, agar memperoleh pemahaman yang lengkap.
3. Pemateri memberikan ulasan/ rangkuman terkait materi yang telah
disampaikan kepada peserta.
4. Pemateri memberikan pembahasan terkait jawaban dari soal evaluasi
pada kegiatan pembelajaran ini.
E. Latihan/Tugas
1. Tulislah kembali notasi aransemen berikut kedalam komputer
Kegiatan Pembelajaran 4: Menulis Partitur Ansambel
2. Cermati kembali tugas anda yang telah dikerjakan pada kegiatan
pembelajaran III.
3. Lakukan editing pada partitur sehingga tulisan musik anda tampak rapi
F. Rangkuman
Membuat partitur untuk sebuah aransemen dapat dilakukan dengan
menggunakan tamplete/format yang tersedia dalam fasilitas encore 5, tetapi
kita dapat juga membuat partitur dengan format sesuai dengan yang kita
kehendaki.
Proses editing dilakukan untuk memotong menghapus birama, menambah, mengurangi birama, menyisipkan notasi, keheningan, dan masih banyak lagi
yang dapat dilakukan dalam encore. Hal ini dilakukan bertujuan untuk
menyempurnakan tulisan musik agar dapat sesuai dengan yang kita
harapkan baik tulisan maupun suara apabila dimainkan.
G. Umpan Balik dan Tindak Lanjut
Setelah mempelajari pokok bahasan ini diharapkan peserta diklat dapat
membuat partitur dengan encore 5. Peserta diklat juga diharapkan mampu
mengajarkan membuat aransemen dengan menggunakan software ini
kepada peserta didik di satuan pendidikan masing-masing.
Pada kegiatan belajar III ini, peserta telah mempelajari teknik menulis partitur
dengan encore 5. Selain mendapatkan penjelasan tentang materi ini, peserta
juga dianjurkan untuk mengerjakan soal latihan sehingga akan menghadapi
permasalahan langsung tentang penulisan partitur dengan encore 5.
Peserta diklat dengan modul ini diharapkan dapat mengembangkan materi,
khususnya pada pembelajaran praktek membuat aransemen di sekolah
masing-masing, sehingga bisa dipahami di kalangan siswa serta bisa
Penutup
PENUTUP
Demikian penjelasan ringkas modul 2 dengan materi teknik dasar memainkan
instrumen musik. Modul ini diharapkan dapat memudahkan peserta dalam
belajar, karena bisa dibuka dan dipelajari di mana dan kapan saja. Manfaat
modul guru pembelajar Seni Budaya Musik SMP Kelompok Kompetensi B ini
adalah :
1. Memberi pengetahuan tentang pengetahuan dasar instrumen musik
sehingga peserta memiliki bekal dalam melaksanakan kegiatan
pembelajaran seni musik disekolah.
2. Encore adalah salah satu software musik yang fungsi utamanya adalah
untuk penulisan musik.
3. Perkembangan encore dimulai dari encore 4.11, 45, dan yang terakhir
adalah encore 5
4. Perintah dalam software ini sama halnya dengan komputer lainnya, karena dalam sistemnya menggunakan sistem under windows, dengan demikian
data yang diolah berupa data digital.
5. Aplikasi ini berkaitan dengan indera pendengaran, maka dalam kerjanya
Penutup
EVALUASI
1. Cara menuliskan judul lagu pada encore 5 dapat dilakukan melalui:
a. Measure system
b. Teks elemen
c. Peges setup
d. Transcription setup
2. Untuk menuiliskan tanda ulang dapat dilakukan melalui:
a. Klik score– barline b. Klik file – barline c. Klik measure – barline d. Klik score – barline
3. Untuk menghapus staff dapat dilakukan dengan cara : a. Blok staff – score – delete mesure
b. Blok staff – measure – delete staff c. Blok staff – score – delete saff d. Blok staff – delete staff
4. Alat bantu untuk melakukan perintah penulisan lagu dalam encore adalah : a. Widebar
b. Menubar c. Screenbar d. toolbar
5. Untuk menuliskan nama instrumen yang digunakan pada partitur dilakukan dengan cara :
6. Pada menu Graphic berfungsi
a. Menulis judul
b. Menulis lyrik lagu
c. Menulis notasi
d. Menulis tanda diam
7. Untuk menuliskan tanda mula dapat digunakan :
a. Time signature
b. Key signature
c. Transposisi
d. Clef signature
8. gambar disamping pada encore berfungsi :
a. Merekam langsung dari keyboard
b. Merekam langsung vokal
c. Merekam partitur
Penutup
GLOSARIUM
Teks elemens : menulis teks, seperti judul dll
Grafic : menulis syair/lirik
Staff : sangkar nada
Measure : birama
Key signature : tanda mula
Time signature : tanda birama
Partitur : naskah musik/lagu
Staff sheet : lembar kerja musik
Voice : untuk mengerjakan partitur lebih dari satu suara
Arrow : memilih tools
Penutup
DAFTAR PUSTAKA
Buku Seni Musik Non Klasik. 2008. Jakarta
Heussenstamm, George. 1987.The Norton Manual of Music Notation. New York : W.W. Norton & Company, Inc.
Komputer Wahana. 2004. Pengolahan Audio dengan Cakewalk, Jakarta: Salemba Infotek
M. Pardosi Siagian.,1975. Indonesia Kucinta. Yogyakarta: Penyebar Musik Indonesia.
M. Suharto. 1984. Belajar Notasi Balok. Jakarta: Gramedia
Music Notation. Boston USA: Barklee Press,
Roger Evans. 1989. How To Read Musik, Gread Britain: St Edmunds Burry Press Ltd
Lampiran 3.
Kunci Jawaban Latihan Kegiatan Pembelajaran 1
1. Encore merupakan program aplikasi musik, dipergunakan untuk menuliskan notasi musik dengan dengan computer. Manfaatencoredalam pembelajaran dapat digunakan sebagai media pembelajaran secara efektif.
2. Fungsi toolbar
- : Voiceyaitu untuk mengerjakan partitur lebih dari satu suara.
- : Arrowyaitu untuk memilih tools
- : Eraser untuk menghapus unsure-unsur yang berasal dari
pallete.
- : Penciluntuk menulis not
- : Recorduntuk merekam langsung dari media keyboard.
- : Playdan stop untuk memulai dan menghentikan lagu.
- : Untuk menonaktifkan not
- : Thru
- : Zoomuntuk mengubah ukuran tampilan lembar kerja.
- : Measuremenunjukkan nomor birama tempat kursor berada.
- : Untuk menampilkan halaman lembar kerja
3. Langkah-langkah mengistallencore
Yaitu Klik , selanjutnya akan dibimbing oleh program dan
1. Langkah-langkah membuat file baru padaencore.
a. Klik menuFilepada lembar kerjaencoredan pilihNew,
b. KlikSingle staves
c. Pilih create
d. Ok
2. Langkah-langkah menyimpan file padaencore. a. Pilih menu file
b. Pilih save
c. Isikan kotak dialog
d. Ok
3. Langkah-langkah menutup file baru padaencore. a. Pilih menu file
b. Close
Lampiran 5.
Kunci Jawaban Latihan Kegiatan Pembelajaran 3
1. Key signature adalah tanda mula
2. fungsi teks element dalamencore?
Untuk menuliskan identitas karya misalnya : judul lagu, arranger, tempo, dll
3. langkah-langkah menulis syair!
4. Mengerjakan dengan cara menulis kembali lagu-lagu diatas, dengan
memperhatikan jumlah birama, jumlah halaman, judul lagu, nama pencipta,
1. Tulis kembali partitur ansambel Edelweis.
2. Cermati kembali tugas anda yang telah dikerjakan:
a. Posisi/letak nada
b. Tanda mula
c. Tanda aksidental
d. Tanda kunci
3. Editingpada partitur diantaranya:
a. Center Staves b. Center System c. Measure per system d. Page setup
TEORI DAN PRINSIP-PRINSIP
TEORI DAN PRINSIP-PRINSIP
PEMBELAJARAN
PEMBELAJARAN
TEORI DAN PRINSIP-PRINSIP
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI PEDAGOGIK
KOMPETENSI PEDAGOGIK
KELOMPOK KOMPETENSI B
KELOMPOK KOMPETENSI B
KOMPETENSI PEDAGOGIK
KELOMPOK KOMPETENSI B
GURU PEMBELAJAR
MODUL PELATIHAN GURU
Penulis :
Winarto, M.Pd.
Penulis :
Winarto, M.Pd.
Penulis :
Winarto, M.Pd.
DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
2016
2016
DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
Copyright 2016
Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan
Pendidik dan Tenaga Kependidikan Seni dan Budaya,
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
c
GURU PEMBELAJAR
MODUL PELATIHAN GURU
KOMPETENSI PEDAGOGIK
KELOMPOK KOMPETENSI B
Penulis : Winarto, M.Pd
Editor Substansi : Drs. Taufiq Ekoyanto
Editing Bahasa : Lisa Astari, S.Pd.
TEORI DAN PRINSIP-PRINSIP
TEORI DAN PRINSIP-PRINSIP
PEMBELAJARAN
PEMBELAJARAN
DAFTAR ISI
SAMBUTAN DIREKTUR JENDERAL ... iii
GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN ... iii
KATA PENGANTAR ... v
DAFTAR ISI ... vii
TEORI DAN PRINSIP-PRINSIP ... 1
PEMBELAJARAN ... 1
A. Tujuan ... 1
B. Indikator Pencapaian Kompetensi ... 1
C. Uraian Materi ... 1
D. Aktivitas Pembelajaran ... 35
E. Alur Kegiatan Pembelajaran ... 35
F. Latihan/Kasus/Tugas ... 37
G. Rangkuman ... 38
Teori dan Prinsip-prinsip Pembelajaran
TEORI DAN PRINSIP-PRINSIP
PEMBELAJARAN
A. Tujuan
Setelah mempelajari topik ini, peserta diklat dapat:
1. memahami pengertian teori pembelajaran
2. memahami prinsip-prinsip pembelajaran
3. menerapkan teori dan prinsip-prinsip pembelajaran, dan
4. menganalisis hasil penerapan teori dan prinsip-prinsip pembelajaran
B. Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Mengidentifikasi berbagai teori pembelajaran dan ciri-cirinya;
2. Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan masing-masing teori
pembelajaran;
3. Memahami berbagai strategi pembelajaran dan ciri-cirinya;
4. Memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing strategi
pembelajaran;
5. Menerapkan teori pembelajaran yang mendidik, menyenangkan, dan
6. Menerapkan strategi pembelajaran yang mendidik dan menyenangkan.
C. Uraian Materi
1. Teori Pembelajaran
Dalam psikologi dan pendidikan, pembelajaran secara umum
didefinisikan sebagai suatu proses yang menyatukan kognitif, emosional,
lingkungan, dan pengaruh pengalaman untuk memperoleh,
meningkatkan, atau membuat perubahan pengetahuan, keterampilan,
nilai, dan pandangan dunia. Belajar sebagai suatu proses berfokus pada
apa yang terjadi ketika belajar berlangsung. Penjelasan tentang apa yang
menggambarkan bagaimana orang dan hewan belajar, sehingga
membantu kita memahami proses kompleks inheren pembelajaran.
Belajar merupakan suatu proses usaha sadar yang dilakukan oleh
individu untuk suatu perubahan dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak
memiliki sikap menjadi bersikap benar, dari tidak terampil menjadi
terampil melakukan sesuatu. Belajar tidak hanya sekedar memetakan
pengetahuan atau informasi yang disampaikan, namun bagaimana
melibatkan individu secara aktif membuat atau pun merevisi hasil belajar
yang diterimanya menjadi suatu pengalamaan yang bermanfaat bagi
pribadinya.
Pembelajaran merupakan suatu sistem yang membantu individu belajar
dan berinteraksi dengan sumber belajar dan lingkungan. Teori adalah
seperangkat asas yang tersusun tentang kejadian-kejadian tertentu dalam
dunia nyata. Teori merupakan seperangkat preposisi yang didalamnya
memuat tentang ide, konsep, prosedur, dan prinsip yang terdiri dari satu
atau lebih variabel yang saling berhubungan satu sama lainnya dan dapat
dipelajari, dianalisis, dan diuji serta dibuktikan kebenarannya. Dari dua
pendapat di atas. Teori adalah seperangkat asas tentang
kejadian-kejadian yang didalamnnya memuat ide, konsep, prosedur dan prinsip
yang dapat dipelajari, dianalisis, dan diuji kebenarannya. Teori belajar
adalah suatu teori yang di dalamnya terdapat tata cara pengaplikasian
kegiatan belajar mengajar antara guru dan peserta didik, perancangan
metode pembelajaran yang akan dilaksanakan peserta didik di kelas
maupun di luar kelas.
2. Macam-macam Teori Belajar
Ada tiga kategori utama atau kerangka filosofis mengenai teori-teori
belajar, yaitu: teori belajar behaviorism, teori belajar kognitif, dan teori belajar konstruktif. Teori belajar behaviorisme hanya berfokus pada
aspek objektif diamati pembelajaran. Teori kognitif melihat melampaui
Teori dan Prinsip-prinsip Pembelajaran
pandangan konstruktif belajar sebagai sebuah proses di mana pelajar
aktif membangun ide-ide baru atau konsep.
a. Teori belajar Behaviorism
Teori behaviorism adalah sebuah teori yang dicetuskan oleh Gage dan Berliner tentang perubahan tingkah laku sebagai hasil dari
pengalaman. Teori ini lalu berkembang menjadi aliran psikologi
belajar yang berpengaruh terhadap arah pengembangan teori dan
praktik pendidikan dan pembelajaran yang dikenal sebagai aliran
behaviorism. Aliran ini menekankan pada terbentuknya perilaku yang tampak sebagai hasil belajar.
Teori behaviorism dengan model hubungan stimulus-responsnya, mendudukkan orang yang belajar sebagai individu yang pasif.
(Respons atau perilaku tertentu dengan menggunakan metode pelatihan atau pembiasaan semata). Munculnya perilaku akan
semakin kuat bila diberikan penguatan dan akan menghilang bila
dikenai hukuman.
Seseorang dianggap telah belajar sesuatu apabila ia mampu
menunjukkan perubahan tingkah laku. Dengan kata lain, belajar
merupakan bentuk perubahan yang dialami peserta didik dalam hal
kemampuannya untuk bertingkah laku dengan cara yang baru
sebagai hasil interaksi antara stimulus dan respons.
Menurut teori ini yang terpenting adalah masukan atau input yang berupa stimulus dan keluaran atau output yang berupa respons. Sedangkan apa yang terjadi di antara stimulus dan respons dianggap tidak penting diperhatikan karena tidak bisa diamati. Faktor lain yang
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menerapkan teori behaviorism
adalah ciri-ciri kuat yang mendasarinya, yaitu:
1) mementingkan pengaruh lingkungan
2) mementingkan bagian-bagian
3) mementingkan peranan reaksi
4) mengutamakan mekanisme terbentuknya hasil belajar melalui
prosedur stimulus respons,
5) mementingkan peranan kemampuan yang sudah terbentuk
sebelumnya, dan
6) mementingkan pembentukan kebiasaan melalui latihan dan
pengulangan
Hasil belajar yang dicapai adalah munculnya perilaku yang
diinginkan.
Sebagai konsekuensi teori ini, para guru yang menggunakan
paradigma behaviorism akan menyusun bahan pelajaran dalam bentuk yang sudah siap, sehingga tujuan pembelajaran yang harus
dikuasai peserta didik disampaikan secara utuh oleh guru. Guru tidak
banyak memberi ceramah, tetapi instruksi singkat yang diikuti
contoh-contoh baik dilakukan sendiri maupun melalui simulasi. Bahan
pelajaran disusun secara hierarki dari yang sederhana sampai pada
yang kompleks.
Tujuan pembelajaran dibagi dalam bagian kecil yang ditandai dengan
pencapaian suatu keterampilan tertentu. Pembelajaran berorientasi
pada hasil yang dapat diukur dan diamati. Kesalahan harus segera
diperbaiki. Pengulangan dan latihan digunakan agar perilaku yang
diinginkan dapat menjadi kebiasaan. Hasil yang diharapkan dari
penerapan teori behaviorism ini adalah tebentuknya suatu perilaku yang diinginkan. Perilaku yang diinginkan mendapat penguatan
positif dan perilaku yang kurang sesuai mendapat penghargaan
Teori dan Prinsip-prinsip Pembelajaran
Kritik terhadap behaviorism adalah pembelajaran peserta didik yang berpusat pada guru, bersifat mekanistik, dan hanya berorientasi pada
hasil yang dapat diamati dan diukur. Kritik ini sangat tidak berdasar
karena penggunaan teori behaviorism mempunyai persyaratan tertentu sesuai dengan ciri yang dimunculkannya. Tidak setiap mata
pelajaran bisa memakai metode ini, sehingga kejelian dan kepekaan
guru pada situasi dan kondisi belajar sangat penting untuk
menerapkan kondisi behaviorism.
Menurut Guthrie hukuman memegang peranan penting dalam proses
belajar. Namun ada beberapa alasan mengapa Skinner tidak
sependapat dengan Guthrie, yaitu:
1) Pengaruh hukuman terhadap perubahan tingkah laku sangat
bersifat sementara;
2) Dampak psikologis yang buruk mungkin akan terkondisi (menjadi
bagian dari jiwa si terhukum) bila hukuman berlangsung lama; dan
3) Hukuman yang mendorong si terhukum untuk mencari cara lain
(meskipun salah dan buruk) agar ia terbebas dari hukuman.
Dengan kata lain, hukuman dapat mendorong si terhukum
melakukan hal-hal lain yang kadangkala lebih buruk daripada
kesalahan yang diperbuatnya.
b. Teori Belajar Kognitivism
Teori belajar kognitif mulai berkembang pada abad terakhir sebagai
protes terhadap teori perilaku yang yang telah berkembang
sebelumnya. Model kognitif ini memiliki perspektif bahwa para
peserta didik memproses informasi dan pelajaran melalui upayanya
mengorganisir, menyimpan, dan kemudian menemukan hubungan
antara pengetahuan yang baru dengan pengetahuan yang telah ada.
Model ini menekankan pada bagaimana informasi diproses.
Peneliti yang mengembangkan teori kognitif ini adalah Ausubel,
Bruner, dan Gagne. Dari ketiga peneliti ini, masing-masing memiliki
pengelolaan (organizer) yang memiliki pengaruh utama terhadap belajar. Bruner bekerja pada pengelompokkan atau penyediaan
bentuk konsep sebagai suatu jawaban atas bagaimana peserta didik
memperoleh informasi dari lingkungan.
c. Teori Belajar Kognitivism dan Penerapannya
Teori ini lebih menekankan pada proses belajar daripada hasil
belajar. Bagi yang menganut aliran kognitivism belajar tidak hanya melibatkan hubungan antara stimulus dan respons. Lebih dari itu belajar adalah melibatkan proses berpikir yang sangat kompleks.
Menurut teori kognitivism, ilmu pengetahuan dibangun di dalam diri seseorang melalui proses interaksi yang berkesinambungan dengan
lingkungan. Proses ini tidak hanya berjalan terpatah-patah,
terpisah-pisah, tetapi melalui proses mengalir, bersambung dan menyeluruh.
Menurut psikologi kognitif belajar dipandang sebagai usaha untuk
mengerti sesuatu. Usaha itu dilakukan secara aktif oleh peserta didik.
Keaktifan itu dapat berupa mencari pengalaman, mencari informasi,
mencermati lingkungan, mempraktekkan sesuatu untuk mencapai
suatu tujuan tertentu. Para psikolog pendidikan kognitif berkeyakinan
bahwa pengetahuan yang dimiliki sebelumnya sangat menentukan
keberhasilan mempelajari informasi atau pengetahuan yang baru.
1) Robert M. Gagne
Salah satu teori yang berasal dari psikolog kognitif adalah teori
pemrosesan informasi yang dikemukakan oleh Robert M. Gagne.
Menurut teori ini belajar dipandang sebagai proses pengolahan
informasi dalam otak manusia. Sedangkan pengolahan otak
manusia sendiri dapat dijelaskan sebagai berikut:
a) Reseptor (alat indera): menerima rangsangan dari lingkungan
dan mengubahnya menjadi rangsangan neural, memberikan
simbol informasi yang diterimanya dan kemudian di teruskan.
b) Sensory register (penampungan kesan-kesan sensoris): terdapat pada syaraf pusat, yang berfungsi menampung
Teori dan Prinsip-prinsip Pembelajaran
terbentuk suatu kebulatan perceptual. Informasi yang masuk sebagian masuk ke dalam memori jangka pendek dan
sebagian hilang dalam sistem.
c) Short term memory (memory jangka pendek): menampung hasil pengolahan perceptual dan menyimpannya. Informasi tertentu disimpan untuk menentukan maknanya. Memori
jangka pendek dikenal juga dengan informasi memori kerja,
kapasitasnya sangat terbatas, waktu penyimpanannya juga
pendek. Informasi dalam memori ini dapat ditransformasi
dalam bentuk kode-kode dan selanjutnya diteruskan ke
memori jangka panjang.
d) Long Term memory (memori jangka panjang):menampung hasil pengolahan yang ada di memori jangka pendek.
Informasi yang disimpan dalam jangka panjang, bertahan
lama, dan siap untuk digunakan kapan saja.
e) Response generator (pencipta respons): menampung informasi yang tersimpan dalam memori jangka panjang dan
mengubahnya menjadi reaksi jawaban.
2) Jean Piaget
Menurut Piaget proses belajar sebenarnya terdiri atas tiga
tahapan, yaitu
a) Asimilasi: proses pengintegrasian informasi baru ke struktur
kognitif yang sudah ada.
b) Akomodasi: proses penyesuaian struktur kognitif ke dalam
situasi baru.
c) Equilibrasi:penyesuaian yang berkesinambungan antara
asimilasi dan akomodasi.
Piaget juga mengemukakan bahwa proses belajar harus
disesuaikan dengan tahap perkembangan kognitif yang dilalui
peserta didik. Proses belajar yang dialami seorang anak berbeda
pada tahap satu ke tahap lainnya yang secara umum semakin
semakin abstrak cara berpikirnya. Oleh karena itu guru
seharusnya memahami tahap-tahap perkembangan kognitif anak
didiknya serta memberikan isi, metode, dan media pembelajaran
yang sesuai dengan tahapannya.
3) Ausubel
Menurut Ausubel peserta didik akan belajar dengan baik jika isi
pelajarannya didefinisikan dan kemudian dipresentasikan dengan
baik dan tepat kepada peserta didik (advanced organizer), dengan demikian akan mempengaruhi pengaturan kemampuan belajar
peserta didik.
Advanced organizer adalah konsep atau informasi umum yang mewadahi seluruh isi pelajaran yang akan dipelajari oleh peserta
didik. Advanced organizer memberikan tiga manfaat, yaitu: menyediakan suatu kerangka konseptual untuk materi yang akan
dipelajari, berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan
antara yang sedang dipelajari dan yang akan dipelajari, dapat
membantu peserta didik untuk memahami bahan belajar secara
lebih mudah.
4) Bruner
Sementara Bruner mengusulkan teori yang disebutnya free discovery learning. Teori ini menjelaskan bahwa proses belajar akan berjalan dengan baik dan kreatif jika guru memberikan
kesempatan kepada peserta didik untuk menemukan suatu aturan
termasuk konsep, teori, ide, definisi dan sebagainya melalui
contoh-contoh yang menggambarkan atau mewakili aturan yang
menjadi sumbernya.
a) Keuntungan belajar menemukan adalah menimbulkan rasa
ingin tahu peserta didik sehingga dapat memotivasi peserta
didik untuk menemukan jawabannya, dan menimbulkan
Teori dan Prinsip-prinsip Pembelajaran
mengharuskan peserta didik untuk menganalisis dan
memanipulasi informasi.
Teori-teori kognitif ini juga syarat akan kritik terutama konsep
Piaget karena sulit diterapkan ditingkat lanjut. Selain itu
beberapa konsep tertentu, seperti inteligensi, belajar, dan
pengetahuan yang mendasari teori ini sukar dipahami dan
pemahaman itu sendiripun belum tuntas.
b) Kelebihan Kognitivism dan kekurangan teori belajar.
Kelebihan teori belajar kognitivsm adalah
(1) menjadikan siswa lebih kreatif dan mandiri,
(2) membantu siswa memahami bahan belajar secara lebih
mudah.
Kekurangan teori belajar kognitivsm adalah
(1) teori tidak menyeluruh untuk semua tingkat pendidikan,
(2) sulit di praktikkan khususnya di tingkat lanjut, dan
(3) beberapa prinsip seperti intelegensi sulit dipahami dan
pemahamannya masih belum tuntas.
d. Teori Belajar Konstruktivisme
Kontruksi berarti bersifat membangun, dalam konteks filsafat
pendidikan konstruktivisme dapat diartikan suatu upaya membangun
tata susunan hidup yang berbudaya modern. Konstruktivisme
merupakan landasan berfikir (filosofi) pembelajaran kontekstual
yaitu bahwa pengetahuan dibangun oleh manusia sedikit demi
sedikit, yang hasilnya diperluas melalui konteks yang terbatas dan
tidak serta merta.
Pengetahuan bukanlah seperangkat fakta, konsep, atau kaidah yang