• Tidak ada hasil yang ditemukan

SARANA DAN PRASARANA DALAM FILSAFAT PEND

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "SARANA DAN PRASARANA DALAM FILSAFAT PEND"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

SARANA DAN PRASARANA DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN

ISLAM

MAKALAH

Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Filsafat Pendidikan Islam

Dosen Pengampu : Syamsul Huda

Disusun oleh :

Riski Arum Umi Zaida (932132115)

Kelas :

PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM JURUSAN TARBIYAH

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI

(2)

1. Latar Belakang

Filsafat pendidikan Islam merupakan bagian dari ilmu filsafat, maka dalam mempelajarinya maka perlu memahami terlebih dahulu tentang pengertian filsafat terutama dalam hubungannya dengan masalah pendidikan, khususnya pendidikan Islam. Secara harfiah filsafat berarti “cinta kepada ilmu”. Filsafat berasal dari kata Philo yang artinya cinta dan Shopos artinya ilmu/hikmah. Secara historis, filsafat menjadi induk segala ilmu pengeahuan yang berkembang sejak zaman Yunani kuno sampai zaman modern sekarang.1

Dalam suatu pendidikan terdapat beberapa komponen pendukung untuk tercapainya sebuah tujuan pendidikan, komponen tersebut diantaranya ialah pendidik, peserta didik, kurikulum serta sarana dan prasarana. Nah, untuk makalah kali ini, pemakalah akan menjelaskan tentang pengertian, peranan, serta posisi sarana dan prasarana dalam filsafat pendidikan Islam.

Sebagai lembaga pendidikan, sekolah memerlukan dukungan sarana dan prasarana pendidikan. Sarana dan prasarana pendidikan merupakan material pendidikan yang sangat penting. Banyak sekolah memiliki sarana dan prasarana yang lengkap sehingga sangat menunjang proses pendidikan di sekolah. Baik guru maupun siswa, merasa terbantu dengan adanya fasilitas tersebut.2

Apabila salah satu komponen dari pendidikan tersebut tidak ada, maka tujuan pendidikan tersebut tidak akan tercapai secara optimal. Jadi, sarana dan prasarana merupakan salah satu komponen pendidikan yang menunjang proses pembelajaran, untuk mempermudah mencapai tujuan pendidikan secara optimal.

1 Muzayyin Arifin, Filsafat Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 2010, 3.

(3)

2. Pembahasan

A. Pengertian Sarana dan Prasarana

Dalam pengertian yang luas, peralatan adalah semua yang digunakan guru dan murid dalam proses pendidikan. Ini mencangkup peralatan keras dan perangkat lunak. Perangkat keras misalnya gedung sekolah dan alat laboratorium; perangkat lunak seperti kurikulum, metode dan administrasi pendidikan.

Peralatan yang berupa gedung, perpustakaan, alat-alat yang digunakan tatkala belajar di kelas, amat erat hubungannya dengan mutu sekolah, apalagi bila alat-alat peraga, alat bantu seperti dalam pengajaran fisika, biologi, anatomi, atau geografi. Banyak sekali pengetahuan yang harus dipelajari murid yang amat sulit, bahkan tidak mungkin dipahami tanpa bantuan alat pelajaran.3

Sarana pendidikan adalah peralatan dan perlengkapan yang secara langsung dipergunakan dan menunjang proses pendidikan, khususnya proses belajar mengajar seperti gedung, ruang kelas, meja kursi, serta alat-alat dan media pengajaran. Adapun yang dimaksud dengan prasarana pendidikan adalah fasilitas yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan atau pengajaran, seperti halaman, kebun, taman sekolah, teteapi jika dimanfaatkan secara langsung untuk proses belajar dan mengajar, seperti taman sekolah Islam untuk pengajar an biologi, halaman sekolah Islam sebagai sekaligus lapangan olah raga, komponen tersebut merupakan sarana pendidikan.4

Sebagai lembaga pendidikan, sekolah memerlukan dukungan sarana dan prasarana pendidikan. Sarana dan prasarana pendidikan merupakan material pendidikan yang sangat penting. Banyak sekolah memiliki sarana dan prasarana yang lengkap sehingga sangat menunjang proses pendidikan di sekolah. Baik guru maupun siswa, merasa terbantu dengan adanya fasilitas tersebut.5

Depdiknas (2008: 37), telah membedakan antara sarana pendidikan dan prasaraana pendidikan. Sarana pendidikan adalah semua perangkat peralatan, bahan, dan perabot yang secara langsung digunakan dalam proses pendidikan di sekolah. Sedangkan prasarana pendidikan adalah semua perangkat kelengkapan dasar yang secara tidak langsug menunjang pelaksanaan proses pendidikan di sekolah . penekanan pada pengertian tersebut ialah pada sifatnya, sarana bersifat

3Ahmad Tafsir, Ilmu pendidikan dalam Perspektif Islam, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011, 90. 4Sulistyorini, Manajemen Pendidikan Islam: Konsep, Strategi dan Aplikasi, Yogyakarta: Teras, 2009,115.

(4)

langsung dan prasarana bersifat tidak langsung dalam menunjang proses pendidikan.6

B. Peran dan Posisi Sarana Prasarana

Pentingnya peran dan posisi sarana prasarana pendidikan, yang dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai pelengkap, sebagai pembantu dan sebagai tujuan.

a. Sebagai pelengkap, sarana dan prasarana tidak harus ada, sifatnya hanya sebagai pelengkap, seperti AC. Alat peraga dan lingkungan yang kondusif juga termasuk dalam kategori ini.

b. Sebagai pembantu, adanya sarana prasarana sebagai pembantu lebih diperlukan, karena sifatnya yang dapat membantu berhasilnya proses pembelajaran, seperti meja, kursi, papan tulis, kurikulum dan metode atau cara mengajar yang baik juga termasuk kedalamnya.

c. Sebagai tujuan, dalam kategori sarana prasarana sebagai tujuan sudah berang tentu tidak berarti “alat berubah menjadi tujuan”. Melainkan “sarana atau prasarana bertujuan”, yang saling membantu antara satu dengan yang lainnya. Misalnya penguasaan bahasa inggris atau bahasa arab adalah bagian dari alat mencapai tujuan pendidikan tertentu. Maka dalam pencapaian tujuan seperti “alat atau sarana yang satu menjadi alat atau sarana bagi pencapaian tujuan yang lain. Diantara satu dengan yang lainnya terdapat hubungan hirarkis.7

Tokoh-tokoh pendidikan Islam dahulu sudah mengetahui pentingnya alat-alat bagi peningkatan mutu pendidikan yang bersumber dari hadis rasulullah SAW yaitu:

افلتخت لو اعواطتو ارفنت لو ارشعبو ارسعتلو ارسي

Artinya: “mudahkanlah, janganlah engkau persulit, berilah kabar-kabar yang menggembirakan dan jangan sekali-kali engkau memberikan kabar-kabar yang menyusahkan sehingga mereka lari menjauhkan diri darimu, saling taatlah kamu dan jangan berselisih yang dapat merenggangkan kamu.”

(5)

Dari hadis diatas dapat ditarik kesimpulann bahwa dalam menyelenggarakan kegiatan untuk kesejahteraan hidup manusia termasuk di dalamnya penyelanggaraan (sarana prasarana) pendidikan Islam harus mendasar kepada: a. Memudahkan dan tidak mempersulit

b. Menggembirakan dan tidak menyusahkan

c. Dalam memutuskan sesuatu hendaknya memiliki kesatuan pandangan dan tidak berselisih paham yang dapat membawa pertentangan bahkan pertengkaran.

C. Sarana dan Prasarana Pembelajaran dalam Filsafat Pendidikan Islam

Sarana dan Prasarana pembelajaran sangatlah penting dalam membantu efektifitas dan efisiensi pembelajaran. Dalam hal ini, media dalam pembelajaran merupakan salah satu sarana dalam proses pembelajaran.

Media dalam prespektif pendidikan merupakan instrumen yang sangat strategis dalam ikut menentukan keberhasilan proses belajar mengajar. Sebab keberadaannya secara langsung dapat memberikan dinamika tersendiri terhadap peserta didik.

Dalam proses pembelajaran, media cetak dan grafis merupakan media yang paling banyak dan paling sering digunakan. Media ini termasuk media visual nonproyeksi yang berfungsi untuk menyalurkan pesan dari pemberi ke penerima pesan. Secara sederhana media grafis dapat diartikan sebagai media yang mengandung pesan yang dituangkan dalam bentuk tulisan, huruf-huruf, gambar-gambar dan simbol-simbol yang mengandung arti. Media grafis juga termasuk media visual diam.

Media proyeksi adalah media yang dapat digunakan dengan bantuan proyektor. Media ini harus menggunakan alat elektronik untuk menyampaikan pesan atau informasi.

Media audio adalah media atau bahan yang mengandung pesan dalam bentuk auditif, yang dapat merangsang pikiran dan perasaan pendengar sehingga terjadi proses belajar.

Media komputer merupakan jenis media yang secara virtual dapat menyediakan respons yang segera terhadap hasil belajar yang dilakukan oleh peserta didik.8

(6)

3. Penutup A. Kesimpulan

Sarana dan prasarana merupakan salah satu komponen pendidikan yang penting untuk menunjang proses pembelajaran. Sarana adalah peralatan yang menunjang proses pembelajaran secara langsung, seperti buku, papan tulis, alat tulis dan lain sebagainya. Sedangkan prasarana merupakan peralatan yang menunjang proses pembelajaran secara tidak langsung, seperti gedung sekolah, perpustakaan, taman dan lainnya.

Peran dan posisi sarana prasarana pendidikan ialah penunjang dari proses pembelajaran. Nah, dilihat dari peran dan posisinya tersebut, sarana dan prasarana pendidikan dibagi menjadi tiga, yaitu sebagai pelengkap, sebagai pembantu dan sebagai tujuan.

(7)

DAFTAR PUSTAKA

Arifin, Muzayyin. Filsafat Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 2010.

Barnawi dan M. Arifin, Manajemen Sarana dan Prasarana Sekolah, Jogjakarta: Ar-Media, 2012.

Sulistyorini, Manajemen Pendidikan Islam: Konsep, Strategi dan Aplikasi, Yogyakarta: Teras, 2009.

Tafsir, Ahmad. Ilmu pendidikan dalam Perspektif Islam, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa prasarana pendidikan adalah perlengkapan dasar/fasilitas dasar yang secara tidak langsung menunjang jalannya

Administrasi sarana dan prasarana pendidikan merupakan hal yang sangat menunjang atas tercapainya suatu tujuan dari pendidikan, sebagai seorang personal pendidikan kita dituntut

Mulyasa (2014: 49) juga menambahkan pemahaman mengenai prasarana pendidikan yang merupakan fasilitas yang yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan

Yang dimaksud dengan sarana dan prasarana di sini adalah lahan, bangunan, dan berbagai peralatan untuk menunjang pencapai tujuan pendidikan di FE Unimed.. Rasional

Prasarana pendidikan merupakan struktur pendukung tidak langsung bagi proses pendidikan, seperti pekarangan, lapangan, kebun dan sebagainya (Fatmawati et al., 2019).

Administrasi sarana dan prasarana pendidikan merupakan hal yang sangat menunjang atas tercapainya suatu tujuan dari pendidikan, sebagai seorang

dan prasarana pendidikan adalah semua benda bergerak dan tidak bergerak yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, baik secara langsung maupun

b) Prasarana sekolah yang keberadaannya tidak digunakan untuk proses belajar mengajar, tetapi secara langsung sangat menunjang terjadinya proses belajar