• Tidak ada hasil yang ditemukan

Media Pembelajaran bab (4). pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Media Pembelajaran bab (4). pdf"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Pembelajaran adalah suatu kegiatan yang bernilai edukatif. Nilai edukatif

mewarnai interaksi yang terjadi antara guru dan anak didik. Interaksi yang bernilai

edukatif dikarenakan kegiatan pembelajaran yang dilakukan diarahkan untuk

mencapaitujuan tertentu yang telah dirumuskan sebelum pengajaran dilakukan. Guru

dengan sadar melakukan kegiatan pengajarannya secara sistematis dengan

memanfaatkan segala sesuatunya guna kepentingan pengajaran.

Harapan yang tidak pernah sirna dan selalu guru tuntut adalah bagaimana bahan

pelajaran yang disampaikan guru dapat dikuasai anak didik secara tuntas. Ini

merupakan masalah yang cukupsulit yang dirasakan oleh guru. Kesulitan itu

dikarenakan anak didik bukan hanya sebagai individu dengansegala keunikannya,

tetapi mereka juga sebagai makhluk social dengan latar belakang yang berbeda. Paling

sedikit ada tiga aspek yang membedakan anak didik satu dengan yang lainnya, yaitu

aspek intelektual, psikologis, dan biologis.

Ketiga aspek tersebut diakui sebagai akar permasalahan yang melahirkan

bervariasinya sikap dan tingkah lakuanakdidik disekolah. Halitu pula yang menjadikan

berat tugas guru dalam menglola kelas dengan baik. Keluhan-keluhan guru sering

terlontar hanya karena masalah sukarnya mengelola kelas. Akibat kegagalan guru

mengelola kelas,tujan pengajaran pun sukar untuk dicapai. Hal ini kiranya tidak perllu

terjadi, karena usaha yang dapat dilakukanmasih terbuka lebar. Salah satu caranya

adalah dengan meminimalkan jumlah anak didik di kelas. Mengaplikasikan beberapa

prinsip pengelolaan kelas. Kelas adalah upaya lain yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

Pendekatan terpilih mutlak dilakukan guna mendukung pengelolaan kelas. Disamping

itu juga, perlu memanfatkan beberapa media pendidikan yang telah ada dan

mengupayakan pengadaan media pendidikan baru demi terwujudnya tujuan bersama.

Dengan adanya perubahan pada dunia pendidikan maka seorang guru dituntut

untuk lebih mengasah dan mengeksplorasi kemampuan dirinya dalam mendidik dan

mencerdaskan anak bangsa. Sehingga diharapkan dengan adanya perubahan kemajuan

(2)

positif dalam pendidikan. Oleh karena itu, maka pada makalah ini akan dibahas

mengenai media pembelajaran,. Dengan adanya makalah ini diharapkan seorang guru

mampu menciptakan dan menggunakan media pembelajaran yang baik , agar

pembelajaran yang dilakukan tidak monoton, dan peserta didik memperoleh

pengetahuan serta pangalaman yang lebih maksimal.

1.2. Rumusan Masalah

a. Apa saja macam-macam media pembelajaran?

b. Apakah karakteristik media pembelajaran?

c. Apa kelebihan dan kekurangan media pembelajaran tersebut!

1.3. Tujuan

a. Mahasiswa mampu menyebutkan, memahami dan mengimplementasikan

macam-macam media pendidikan

b. Mahasiswa mampu menyebutkan, memahami karakter dari media

pembelajaran yang ada.

c. Mahasiswa mampu menyebutkan, memahami serta bisa mengatasi kesulitan

dari masing-masing media pendidkan dan bisa memanfatkan kelebihannya

(3)

BAB II PEMBAHASAN

2.1. Macam-Macam Media Pembelajaran Dan Karakteristiknya

Media pembelajaran merupakan komponen intruksional yang melliputi pesan,

orang, dan peralatan. Menurut syaifulbahri djamarah dan aswan zain,media merupakan

wahana penyalur informasi belajar atau informasi pesan. Dalam perkembangannya

media pembelajaran mengikuti perkembangan teknologi. Berdasarkan perkembangan

teknologi tersebut, media pembelajaran dikelompokkan kedalam empat kelompok,

yaitu :

1. Media Hasil Teknologi Cetak

Teknologi cetak adalah cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi,

seperti buku dan materi visual statis terutama melalui prosespercetakan mekanisatau

photografis.

Kelompok media hasil teknologi cetak antara lain: teks, grafik, foto atau representasi

fotografik. Karakteristik media hasil cetak :

a. Teks dibaca secara linear

b. Menampilkan komonikasi secarasatu arah dan reseptif

c. Ditampilkan secara statis atau diam

d. Pengembangannya sangat tergantung kepada prinsip-prinsip pembahasan

e. Berorientasi atau berpusat pada siswa.

Pendekatan yang berorientasi pada siswa adalah pendekatan dalam belajar

yang ditekankan pada ciri-ciri dan kebutuhan siswa secara individual. Sedang

lembaga pendidikan dan para pengajar berfungsi dan berperan sebagai penunjang

saja. Sistem pendekatan yang berorientasi pada siswa ini didesainsedemikian rupa.

Sehingga siswa dapat belajardengan sistem yang luwes yang diarahkan agar siswa

dapat membenntuk gaya belajarnya masingmasing. Dalam hal ini guru dan lembaga

berperan sebagai penunjang, fasilitator dan semangat pada siswa yang sedang

belajar.

(4)

2. Media hasil teknologi audio-visual

Teknologi audi-visual cara menyampaikan materi dengan menggunakan

mesin-mesin mekanis dan elektronis untuk menyajikan pesan-pesan audio-visual

penyajian pengajaran secara audio-visual jelas bercirikan pemakaian perangkat keras

selama proses pembelajaran, seperti , mesin proyektor film, tape rekorder, proyektor

visual yang lebar.

Karakteristik :

a. Bersifat linear

b. Menyajikan visual yang dinamis

c. Digunakan dengan cara yang telah ditentukan sebelumnya oleh perancang

d. Merupakan representasi fisik dari gagasan real atau abstrak

e. Dikembangkan menurut prinsip psikologis behafiorisme dan kognitif

f. Berorientasi pada guru

Pendekatan yang berorientasi pada guru atau lembaga adalah sistem pendidikan

yang konfensional dimana hampir seluruh kegiatan pembelajaran dikendalikan penuh

oleh para guru dan staf lembaga penndidikan. Dalam sistemini guru

mengkomunikasikan pengethuannya kepada siswa dalam bentuk pokok bahasan dalam

beberapa macam bentuk silabus. Biasanya pembalajaran berlangsung dan selesai dalam

jangka waktu tertentu. Sedangkan metode mengajar yang dipakai tidak beragam

bentuknya, biasanya menggunakan metode ceramah dengan pertemuan tatap muka

(face to face)

3. Media hasil teknologi yang berdasarkan computer

Teknologi berbasis computer merupakan cara menghasilka atau

menyampaikanmateri dengan menggunakan sumber-suber yang berbasis

micro-prosesor.

Berbagai aplikasi teknologi berbasiskomputer dalampembelajaran ummumnya

dikenalsebagai computer assisted instruction. Aplikasi tersebut apabila dilihat dari cara

penyajiandan tujuan yang ingin dicapai melipiti tutorial, penyajian materi secara

bertahap, drills end practice latihan untuk membantu siswa menguasai materi yang

telah dipelajari sebelumnya, permainan dan simulasi (latihanuntukmengaplikaskan

(5)

dapat membantu siswa menambahh informasi dan penegtahuan sesuai dengan

keinginan masing-masing)1

Karakteristik media hasil teknologi yang berdasarkan computer :

a. Dapat digunakan secara acak, non-sekuensial atau secara linear

b. Dapat digunakan sesuai keinginan siswa atau perancang

c. Gagasan disajikan dalam gaya abstrak dengan simbol dan grafik

d. Prinsip-prinsip ilmu kognitif untuk mengembangkan media ini

e. Beroriatasi pada siswa dan melibatkan interaktifitas siswa yang tinggi

4. Media hasil gabungan tenologi cetak dan teknologi computer

Teknologi gabungan adalah cara unntukmenghasilkan dan menyampaikan

materi yang menggabungkan pemakaian beberapa bentuk media yang dikendalikan

komputer. Komputer yang memiliki kemampuan yang hebat seperti jumlah random

akses memori yang besar, hard disk yang besar, dan monitor yang beresolusi tinggi

ditambah dengan pararel(alat-alat tambahan), seperti: vidio disk player, perangkat

keras untuk bergabung dalam suatu jaringan dan sistem audio.

a. Dapat digunkan secara acak, sekuensial, linear

b. Dapat digunakan sesuai keinginan siswa, bukan saja dengan direncanakan dan

diinginkan oleh perancangnya

c. Gagasan disajikan secara realistik sesuai dengan pengalaman siswa, menurut apa

yang relefan dengan siswa dan dibawah pengendalian siswa

d. Prinsip ilmu kognitif dan konstruktifisme ditetapkan dalampengembangan dan

penggunaan pelajaran

e. Pembelajaran ditata dan terpusat pada lingkup kognitif sehingga pengetahuan

dikuasai jika pengetahuan itu digunakan

f. Bahan-bahan pelajaran melibatkan interaktif siswa

g. Bahan-bahan pelajaran memadukan kata dan visual dari berbagai sumber

Selain pembagian itu ada lagi pembagian media pembelajaran menurut jenis, daya

liput, dan bahannya.

1

Purwanto, M. Ngalim, Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. (Bandung : PT Remaja

(6)

2.2. Media Pembelajaran Dilihat dari jenisnya,

Media terbagi menjadi:

a) Media auditif

Media yang hanyamengandalkan suara saja seperi radio,kaset rekoorder,

peringan hitam.media ini tidak cocok untuk orang tuli atau mempunyai

kelainan pendengaran

b) Media visual

Media yang hanya mengandalkan indera penglihatan. Media ini ada yang

menampilkan gambar diam seperti film strip, slides, foto, gambar atau

lukisan, dan cetakan. Ada pula yang menampilkan gambar atau simbol yang

bergerak seperti film bisu, dan film kartun.

c) Media audio visual

Media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini

mempunya kemampuan yang lebih baik karena meliputi kedua jenis media

yang pertama dan kedua.

Media ini dibagi dalam:

1) Audio visual murni yaitu baik unsur suara maupun unsur gambar derasal dari satu

sumberseperti video kaset

2) Audio visual tidak murni yaitu unsur suara dan unsur gambarnya berasal dari

sumber yang berbeda. Misalnya filmbingkai suara yang unsur gambarnya berasal

dari slides proyektor dan unsur suaranya berasal dari tape recorder.

2.3. Media Pembelajaran Dilihat dari Daya Liputnya Media terbagi menjadi

a) media dengan daya liput luas dan serentak

Penggunaan media ini tidak terbatas oleh tempat dan ruang serta dapat

menjangkaujumlah anak didik yang banyak dalam waktu yang sama.seperti

radio dan televisi serta internet

b) Media dengan daya liput terbatas oleh ruang dan tempat

Media ini dalam penggunaannya membutuhkan ruang dan tempat yang

khusus seperti film sound slides film rangkai, yang harus menggunakan

(7)

c) Media untuk pembelajaran invidual

Media ini penggunaannya hanya untuk seorang diri.termasuk media ini adalh

modul berprogram dan pengajaran melalui komputer.

2.4. Media Pembelajaran Dilihat Dari Bahan-Bahannya Media terbagi menjadi :

a) Media sederhana

Media ini bahan dasarnya mudah diperoleh dan harganya murah, cara

pembuatannya mudah, danpenggunaannya tidak sulit.

b) Media kompleks

Media ini adalah media yang bahan dasarnya kompleks sulit didapat serta mahal

harganya, sulit membuatnya, dan penggunaanya memerlukan keterampilan yang

memadai.

2.5. Jenis-jenis Fisik Media Pembelajaran Serta Kelebihan dan Kekurangannya

1. Media audio antara lain: radio, alat perekam pita magnetic dan laboratorium

bahasa.

2. Media proyeksi antara lain: film bingkai, proyektor transparasi dan proyektor

tak tembus pandang.

3. Media tiga dimensi (3D).

4. Media berbasis manusia.

5. Media visual.

6. Media audio-visual.

7. Media komputer.

8. Media cetak.

Kelebihan dan Kekurangan Jenis-jenis Media Pembelajaran 1. Media Audio

a) Radio

Kelebihannya:

 Dapat memusatkan perhatian dan mempertahankan pemusatan perhatian.2

 Harga relatif murah.

2

(8)

 Sifatnya mudah dipindahkan.

 Bisa mengatasi masalah waktu jika digunakan bersama-sama.

 Dapat mengembangkan daya imajinasi anak.

 Dapat merangsang partisipasi aktif.

 Dapat memusatkan perhatian siswa.

Kekurangannya:

Sifat komunikasinya satu arah.

Biasanya siaran disentralisasikan sehingga guru tidak dapat mengontrol.

Penjadwalan pelajaran dan siaran sering menimbulkan masalah.

b) Alat perekam pita magnetic Kelebihannya:

Memiliki fungsi ganda yang efektif untuk merekam menampilkan rekaman dan

menghapusnya.

Pita rekam dapat diputar berulang-ulang.

Rekaman dapat dihapus secara otomatis.

Pita rekam dapat digunakan sesuai jadwal yang ada.

Program kaset memberikan efisiensi dalam pembelajaran bahasa.

Kekurangannya:

Daya jangkau terbatas.

Dari segi biaya pengadaan bila untuk sasaran yang banyak menjadi lebih mahal.

c) Laboratorium bahasa Kelebihannya:

Untuk melatih siswa mendengar dan berbicara dalam bahasa asing dengan cara

menyajikan materi pelajaran.

Kekurangannya:

Pengadaan laboratorium bahasa cenderung memakan banyak baiaya.

2. Media Proyeksi a) Film Bingkai Kelebihannya:

(9)

Perhatian anak dapat dipusatkan pada objek tertentu.

Fungsi berpikir penonton dirangsang dan dikembangkan secara bebas.

Film bingkai berada di bawah kontrol Guru.

Penyimpanannya mudah.

Film bingkai dapat mengatasi keterbatasan ruang.

Film bingkai adalah media yang relatif sederhana.

Kekurangannya:

Karena bersifat lepas, maka film bingkai lebih mudah hilang.

Hanya mampu menyajikan objek-objek secara diam.

Memerlukan ruang yang gelap.

b) Proyeksi Transparansi Kelebihannya:

Pantulan proyeksi gambar dapat terlihat jelas pada ruangan yang terang.

Dapat menjangkau kelompok yang besar.

Guru selalu dapat bertatap muka dengan siswa karena OHP dapat diletakkan di

depan kelas.

Transparansi dapat dengan mudah dibuat sendiri oleh guru baik yang dibuat

secara manual maupun yang lainnya.

Memiliki kemampuan untuk menampilkan warna.

Dapat disimpan dan digunakan berulang kali.

Kekurangannya:

Fasilitas OHP harus tersedia.

Listrik pada ruang atau lokasi harus tersedia.

Tanpa layar yang dapat dimiringkan sulit untuk mengatasi distorsi tayangan

yang berbentuk trapesium.

harus memiliki teknik khusus untuk pengaturan urutan baik dalam hal penyajian

maupun penyimpanan.

c) Proyeksi Tak Tembus Pandang Kelebihannya:

Bisa langsung memproyeksikan pesan yang ada di buku, koran, majalah, foto,

(10)

Kekurangannya:

Harus digunakan pada ruangan yang gelap.

3. Media Tiga Dimensi (3D). Kelebihannya:

Siswa seakan-akan melihat benda yang nyata dengan media 3D.

Menimbulkan ketertarika siswa untuk berpikir dan menyeledikinya.

Pembelajaran akan berjalan dengan lebih sempurna karena siswa dapat belajar

langsung dengan menggunakan bahan-bahan replika atau mirip dengan aslinya.

Siswa dapat memahami tentang sifat bentuk serta pergerakan suatu benda itu

dengan baik.

Memberi pengalaman tentang keadaan sebenarnya sesuai banda atau bahan itu.

Menggalakkan murid membuat kajian lebih lanjut mengenai pembelajaran

melalui media.

Memberi lebih banyak peluang kepada murid berinteraksi diantara satu sama

lain.

Kekurangannya:

Biaya pembuatannya mahal dan membutuhkan banyak waktu.

Membutuhkan keterampilan dalam pembuatannya.

Siswa tidak akan memahami jika bentuk 3D tidak sama dengan nyatanya.

Terbentur alat untuk membuat media 3D.3

4. Media Berbasis Manusia Kelebihannya:

Membantu siswa dalam menghubungkan pengetahuan baru dan pengetahuan

terdahulu.

Membantu siswa membentuk dan menginternalisasi representasi masalah atau

tugas.

Membantu siswa mengidentifikasi persamaan antara masalah baru dan

pengalaman yang lalu yang berisikan masalah yang serupa.

Membiarkan eksplorasi siswa tak terintangi.4

3

(11)

Kekurangannya:

Membuat siswa menjadi lebih cepat bosan.

Tidak efektif penyampaiannya jika terlalu banyak audiens.

Penyampain materi tidak akan dipahami oleh siswa jika suara tidak terdengar.

5. Media Visual Kelebihannya:

Meningkatkan keefektifan pencapaian tujuan pengajaran..

Memungkinkan terjadinya proses pengajaran yang lebih mudah dan cepat.5

Memperlancar pemahaman dan memperkuat ingatan.

Dapat menumbuhkan minat siswa dan dapat memberikan hubungan antara isi

materi pelajaran dengan dunia nyata.

Kekurangannya:

Memerlukan pengamatan yang ekstra hati-hati.6

Pesan atau informasi yang panjang/rumit mengharuskan untuk membagi ke

dalam beberapa bahan visual yang mudah dibaca dan mudah dipahami.

Perlu adanya keterpaduan yang mengacu kepada hubungan yang terdapat

diantara elemen-elemen visual sehingga ketika diamati akan berfungsi secara

bersama-sama.

6. Media Audio-Visual Kelebihannya:

Menarik dan memotivasi siswa untuk mempelajari materi lebih banyak

menjadikan model yang akan ditiru oleh siswa.

Menyiapkan variasi yang menarik dan perubahan tingkat kecepatan belajar

mengenai suatu pokok bahasan atau sesuatu masalah.7

Kemampuan media ini dianggap lebih baik dan menarik karena dua unsur media,

yaitu audio dan visual.8

4

Azar Arsyad, Media Pembelajaran, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, cet5, 2003),hlm.80-81. 5

Abuddin Nata, Perspektif Islam tentang Strategi Pembelajaran,(Jakarta:Kencana,2008),hlm.302. 6

Azar Arsyad, Media Pembelajaran...,hlm.89. 7

Cecep Kustandi dan Bambang Sutjipto, Media Pembelajaran...,hlm.104-105 8

(12)

Kekurangannya:

Terlalu menekankan pada penguasaan materi daripada proses

pengembangannya dan tetap memandang materi audio visual sebagai alat bantu

guru dalam proses pembelajaran.9

7. Media Komputer Kelebihannya:

 Sebagai peranan supervisi dan meringankan beban pendidik terhadap berbagai

tanggug jawab managerial yang memakan waktu.

 Memungkinkan siswa untuk belajar lebih lama dan dapat mengungkapkan

berbagai kebutuhan khusus siswa.10

 Komputer dapat mengakomodasi siswa yang lamban menerima pelajaran karena

ia dapat memberikan iklim yang lebih efektif dengan cara yang lebih individual

tidak pernah lupa, tidak pernah bosan sangat sabar dalam menjalankan instruksi

seperti yang diinginkan program yang digunakan.

 Komuter dapat merangsang siswa untuk mengerjakan latihan dan melakukan

kegiatan laboratorium atau simulasi. hal ini karena tersedianya animasi grafik

warna dan musik dalam komputer sehingga dapat menambah realisme.

 Kendali berada di tangan siswa, sehingga tingkat kecepatan belajara siswa dapat

disesuaikan dengan tingkat penguasaannya.

 Dapat berhubungan dan mengendalikan peralatan lain seperti compact disc

video tape dan lain-lain

Kekurangannya:

 Meskipun harga perangkat keras komputer cenderung semakin menurun

(murah) namun pengembangan perangkat lunaknya masih relatif mahal.

 Untuk menggunakan komputer diperlukan pengetahuan dan keterampilan

khusus tentang komputer.

 Keragaman model komputer (hardware) sering menyebabkan program

(software) yang tersedia untuk satu model tidak cocok dengan model yang

lainnya.11

9

Andi Riyanto,/2010/10/kelebihan-dan-kekurangan-media.html Sabtu 30-03-2013 pkl:12.00. 10

Mukhtar, Desain Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, (Jakarta:Misaka Galisa,2003).hlm.107 11

(13)

8. Media Cetak Kelebihannya:

 Siswa dapat belajar dan maju sesuai dengan kecepatan masing-masing. Materi

pelajaran dirancang sedemikian rupa sehingga mampu memenuhi kebutuhan

siswa baik yang cepat maupun yang lamban membaca dan memahami. Namun

pada akhirnya semua siswa diharapkan dapat menguasai materi pelajaran itu.

 Di samping dapat mengulangi materi dalam media cetakan siswa akan mengikuti

urutan pikiran secara logis.

 Perpaduan teks dan gambar dalam halaman cetak dapat menambah daya tarik

serta dapat memperlancar pemahaman informasi yang disajikan dalam dua

format verbal dan visual.

 Meskipun isi informasi media cetak harus diperbaharui dan direvisi sesuai

dengan perkembangan dan temuan-temuan baru dalam bidang ilmu itu materi

tersebut dapat direproduksi dengan ekonomis dan didistribusikan dengan

mudah.

Kekurangannya:

Sulit menampilkan gerak dalam halaman media cetakan.

Biaya pencetakan akan mahal jika ingin menampilkan ilustrasi gambar atau foto

yang berwarna-warni.

Proses pencetakan media seringkali memakan waktu beberapa hari bahkan

berbulan-bulan tergantung kepada peralatan percetakan dan kerumitan

informasi pada halaman cetakan.

(14)

BAB III PENUTUP

3.1. KESIMPULAN

Media pembelajaran adalah bahan, alat, maupun metode/teknik yang digunakan

dalam kegiatan belajar mengajar dengan maksud agar proses interaksi komunikasi

edukatif antara guru dan anak didik dapat berlangsung secara efektif dan efesien sesuai

dengan tujuan pengajaran yang telah dicita-citakan. Dalam Suatu proses belajar

mengajar, dua unsure yang amat penting adalah metode mengajar dan media

pembelajaran.

3.2 Kritik

Banyak para pendidik menyampaikan materi secara menoton tanpa adanya

peubahan atau cara menyampaikan materi dengan menggunakan media yang menarik

dan dapat dimengerti sehingga siswa cepat menerima materi.

3.3 Saran

 Pengertian, tujuan, manfaat, macam-macam media, Prinsip – prinsip Pemilihan

dan Penggunaan Media, dan Faktor-faktor yang Perlu Diperhatikan dalam

Memilih Media pembelajaran hendaknya dipahami oleh para pendidik dan

diterapkan dalam dunia pendidikan dengan benar, sehingga tujuan pendidikan

akan benar-benar dapat dicapai.

 Ketika kegiatan evaluasi pembelajaran telah dilaksanakan, hendaknya segera

(15)

DAFTAR PUSTAKA

Purwanto, M. Ngalim, Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. (Bandung : PT

Remaja Rosdakarya, 2002).

http://bangsies.blogspot.com/2012/02/pengertian-penilaian.html

Arikunto, Suharsimi, Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2012).

Arikunto, Suharsiwi, Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2010).

Nur Kancana, Wayan, Sumartana, (Surabaya: Usaha Nasional, 1986Aksara,2010).

Nana Sudjana dan Ahmad Rifai, Media Pengajaran, (Bandung:CV Sinar Baru

cet3,1997),hlm.130.

Cecep Kustandi dan Bambang Sutjipto, Media Pembelajaran,(Bogor: Ghalia

Indonesia,2002),hlm.65-72.

http://gtnheni.blogspot.com/2011/12/kelebihan-dan-kekurangan-jenis-jenis.html

diunggah Kamis 28-03-2013 pkl:19.00

Azar Arsyad, Media Pembelajaran, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, cet5,

2003),hlm.80-81.

Abuddin Nata, Perspektif Islam tentang Strategi Pembelajaran, (Jakarta:Kencana,2008),

hlm.302.

Azar Arsyad, Media Pembelajaran...,hlm.89.

Cecep Kustandi dan Bambang Sutjipto, Media Pembelajaran...,hlm.104-105

Wina Sanjaya, Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan, (Jakarta:

Kencana Prenada Media Group, cet3, 2007), hlm.172.

Andi Riyanto,/2010/10/kelebihan-dan-kekurangan-media.html

Mukhtar, Desain Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, (Jakarta:Misaka

Galisa,2003).hlm.107

Cecep Kustandi dan Bambang Sutjipto, Media Pembelajaran...,hlm.76-77.

Referensi

Dokumen terkait

Selanjutnya penggunaan media secara kreatif akan memperbesar kemungkinan bagi siswa untuk belajar lebih banyak, mencamkan apa yang dipelajarinya lebih baik, dan meningkatkan

Salah satu tujuan kegiatan pembelajaran di sekolah yaitu untuk mengembangkan kemampuan berpikir siswa. Kemampuan berpikir dapat dikembangkan melalui kegiatan

Bagi peserta didik, dengan adanya model atau maket, maka mereka dapat belajar dengan lebih mudah.Mereka dapat mengamati objek atau benda secara

1) Kemampuan fiksatif, yaitu kemampuan media untuk menangkap, menyimpan, dan menampilkan kembali suatu objek kejadian. Dengan kemampuan ini, objek atau kejadian dapat

dapat mengurangi verbalisme. Misalnya dengan menggunakan gambar, skema, grafik, model, dan sebagainya. 2) Membangkitkan motivasi, sehingga dapat memperbesar perhatian

Stage adalah lembar kerja yang digunakan untuk membuat atau mendesain objek yang akan dianimasikan. Objek yang dibuat dalam lembar kerja dapat berupa objek vektor, movie

Kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan yang dapat dipelajari dan dapat dikembangkan. Keterampilan berpikir kritis tidak akan berkembang dengan baik tanpa ada

Hal ini memungkinkan karena siswa dapat secara langsung berhubungan dengan objek yang dipelajari; sedangkan siswa akan lebih abstrak memperoleh pengetahuan melalui benda