• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penentuan Prioritas Teknik Sampling Menggunakan Analytical Hierarchy Process (Ahp)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penentuan Prioritas Teknik Sampling Menggunakan Analytical Hierarchy Process (Ahp)"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

KUESIONER PENELITIAN

PREFERENSI KOORDINATOR STATISTIK KECAMATAN (KSK) BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN ASAHAN TENTANG PENGGUNAAN TEKNIK SAMPLING

IDENTITAS RESPONDEN: pendapat anda atas perbandingan dua kriteria yang dibandingkan pada tabel.

2. Pada kolom , berilah angka kebalikan dari angka yang terisi di kolom di atas,

1: kedua kriteria sama penting (equal importance)

3: kriteria (A) sedikit lebih penting (moderate importance) dibanding dengan (B) 5: kriteria (A) lebih penting (strong importance) dibanding dengan (B)

(2)

PROBABILITY SAMPLING

MATRIKS PERBANDINGAN BERPASANGAN UNTUK SEMUA FAKTOR :

TINGKAT

KETERANGAN : TS1 = TEKNIK SAMPLING 1 = SIMPLE RANDOM SAMPLING TS2 = TEKNIK SAMPLING 2 = STRATIFIED RANDOM SAMPLING TS3 = TEKNIK SAMPLING 3 = CLUSTER SAMPLING

(3)

MATRIKS PERBANDINGAN BERPASANGAN PROBABILITY TEKNIK SAMPLING UNTUK KRITERIA TINGKAT KESULITAN

TS1 TS2 TS3 TS4 TS5

TS1 TS2 TS3 TS4 TS5

MATRIKS PERBANDINGAN BERPASANGAN PROBABILITY TEKNIK SAMPLING UNTUK KRITERIA PROSEDUR PELAKSANAAN

TS1 TS2 TS3 TS4 TS5

(4)

MATRIKS PERBANDINGAN BERPASANGAN PROBABILITY TEKNIK SAMPLING UNTUK KRITERIA EFISIENSI WAKTU/DANA

TS1 TS2 TS3 TS4 TS5

(5)

NON PROBABILITY SAMPLING

MATRIKS PERBANDINGAN BERPASANGAN UNTUK SEMUA FAKTOR :

TINGKAT KESULITAN

PROSEDUR PELAKSANAAN

EFISIENSI WAKTU/DANA TINGKAT

KESULITAN PROSEDUR PELAKSANAAN EFISIENSI WAKTU/DANA

(6)

MATRIKS PERBANDINGAN BERPASANGAN TEKNIK SAMPLING UNTUK KRITERIA TINGKAT KESULITAN

NTS1 NTS2 NTS3

NTS1 NTS2 NTS3

MATRIKS PERBANDINGAN BERPASANGAN TEKNIK SAMPLING UNTUK KRITERIA PROSEDUR PELAKSANAAN

NTS1 NTS2 NTS3

NTS1 NTS2 NTS3

MATRIKS PERBANDINGAN BERPASANGAN TEKNIK SAMPLING UNTUK KRITERIA EFISIENSI WAKTU/DANA

NTS1 NTS2 NTS3

Referensi

Dokumen terkait

Hasil dari penyebaran kuesionernya adalah nilai perbandingan dari masing-masing kriteria dan sub kriteria berupa skala tingkat kepentingan yang kemudian hasilnya akan

Adapun kriteria-kriteria yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah Kondisi jalan dengan sub kriteria kondisi jalan sedang, rusak rusak berat, lalu kriteria

Dari hasil perhitu- ngan pada tabel diatas diperoleh urutan prioritas untuk kriteria biaya yakni gedung pertemuan menjadi prioritas pertama dengan nilai bobot 0,257 ke- mudian

Pemberian nilai tiap kriteria ditentukan sendiri sesuai tingkat kepentingan perbandingan antar kriteria dengan metode pairwise tingkat kepentingan perbandingan antar

Dalam penelitian ini akan dilakukan beberapa tahapan, dimana tahapan ini dapat dilihat pada gambar 3, pada tahapan pertama diawali dengan menentukan kriteria inputan dan

Pengujian IV merupakan pengujian sistem pendukung keputusan penentuan lokasi BTS dimana kombinasi yang digunakan dengan mayoritas sub-kriteria yang digunakan adalah “Cukup”

Dalam pemilihan Ketua SIC tidaklah sembarangan karena SIC harus memiliki tanggung jawab terhadap nama baik jurusan di bidang akademik .kriteria yang harus diseleksi oleh SIC

Vektor Eigen Antar Kriteria Kriteria Nilai Kriteria Flaksibilitas Waktu Kuliah Tatap Muka 0.100 E-Learning 0.900 Kriteria Kemudahan Memahami Materi Tatap Muka 0.900 E-Learning