• Tidak ada hasil yang ditemukan

S TE 1206123 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S TE 1206123 Chapter5"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

34 Ranti Damayanti, 2016

ANALISIS PROFIL BEBAN LISTRIK MENGGUNAKAN TEKNIK CLUSTERING Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1Kesimpulan

Berdasarkan pada penelitian mengenai analisis profil beban menggunakan

teknik clustering di atas, dapat disimpulkan bahwa:

1. Pengelompokkan profil beban listrik dapat dilakukan menggunakan tiga metode

teknik clustering, yaitu K-means, Fuzzy c-means, dan K-harmonic means. Dari

ketiga metode tersebut, K-harmonic means merupakan metode yang paling baik

dalam mengelompokkan profil beban listrik. Hal ini ditunjukkan dengan nilai

rasio simpangan baku dalam kelompok dan simpangan baku antar kelompoknya

memiliki nilai yang paling rendah dibandingkan dengan metode K-means dan

Fuzzy c-means.

2. Untuk mengetahui jumlah cluster yang paling optimum digunakan indikator

validitas clustering, yaitu Davies-Bouldin Index. Kriteria banyaknya kelompok

yang optimum ditunjukkan oleh nilai DBI terkecil yang terdapat pada cluster

yang berjumlah 2.

3. Dari kedua cluster profil beban listrik yang dihasilkan, dapat diketahui bahwa

setiap kelompok memiliki pola konsumsi beban yang berbeda, seperti yang

ditunjukkan oleh typical load profile dari masing-masing kelompok. Pada cluster

1 pola profil beban cenderung tidak beraturan yang didominasi dengan hari-hari

libur, dimana sebagian besar perkantoran dan industri tutup. Sedangkan pada

cluster 2, pola profil beban menggambarkan konsumsi beban pada hari kerja,

dimana banyaknya aktivitas perkantoran dan industri yang menyebabkan

permintaan beban lebih tinggi dibandingkan dengan cluster 1, tetapi pada cluster

ini pun terdapat beberapa hari libur yang masuk kedalamnya. Hal ini

menunjukkan bahwa pola permintaan beban yang tidak beraturan terjadi tidak

hanya pada hari libur, namun pada hari biasa juga dapat tejadi permintaan beban

(2)

35

35 Ranti Damayanti, 2016

ANALISIS PROFIL BEBAN LISTRIK MENGGUNAKAN TEKNIK CLUSTERING Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

5.2Rekomendasi

Data mining merupakan salah satu proses penggalian informasi yang dapat

dilakukan dalam setiap bidang ilmu. Profil beban listrik merupakan salah satu set

data yang dapat dimanfaatkan untuk menggali informasi yang dapat berguna di

masa mendatang. Salah satu teknik data mining yang berupa teknik clustering

berbasis partisi telah digunakan dalam penelitian ini. Penulis menyarankan agar

penelitian ini dikembangkan dengan mencoba mengelompokkan profil beban

listrik berdasakan jenis konsumennya, sehingga diharapkan informasi yang di

dapat dari hasil analisis profil beban listrik dapat lebih banyak lagi dan

Referensi

Dokumen terkait

Berangkat dari momen ini, tulisan ini bukan ingin mengajak berdiskusi perlu atau tidak perlu ujian nasional, namun mengajak untuk melihat kembali, dengan mengkaji apa

bentuk komunikasi non verbal lainnya sampai desis atau suara dapat menjadi pesan yang.. sangat

Pada hari ini Kamis, tanggal Dua Puluh Dua bulan Mei Tahun Dua Ribu Empat Belas, sesuai dengan jadwal yang termuat pada Portal LPSE

Dari hasil penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah aplikasi sistem pakar yang nantinya dapat digunakan untuk mendiagnosa tingkat depresi yang di alami

Kualitas layanan KP2KP berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak Pengaruh Responsibilitas KP2KP terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Responsibilitas dinilai dari bentuk tanggung

Manfaat rekam medis sangat besar bagi dokter maupun pasien, selain itu rekam medis juga termasuk salah satu bahan baku Sistem Informasi Kesehatan (SIK), yang

menempatkan pendidikan karakter dalam rangka dinamika dan dialektika proses pembentukan individu, para insan pendidik seperti guru, orang tua, staf sekolah, masyarakat dan

Jelaskan proses penyusunan dan penetapan APBN dan bandingkan dengan proses penyusunan dan penetapan APBD berbasis peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai dasar