• Tidak ada hasil yang ditemukan

PT PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk. Tbk. Masa Depan Anda

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PT PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk. Tbk. Masa Depan Anda"

Copied!
237
0
0

Teks penuh

(1)

Masa Depan Anda

Dimulai Hari Ini

Masa Depan Anda

(2)

Daftar Isi

IKHTISAR KAMI DI

TAHUN 2010

4 Ikhtisar Keuangan

6 Data Keuangan

12 Sambutan Komisaris Utama

16 Profil Dewan Komisaris

PROFIL TELKOM

26 Riwayat singkat TELKOM

27 Visi, Misi dan Tujuan

28 Struktur Organisasi

30 Anak Perusahaan

32 Peta Daerah Operasional 32 Produk dan Layanan

35 Sejarah TELKOM 36 Peristiwa Penting 2010 37 Penghargaan 2010

TINJAUAN KINERJA

SDM

(SDM TELKOM- JEMBATAN PERUBAHAN) 40 Konsep 41 Profil SDM

TINJAUAN

KINERJA SAHAM

48 Kronologi Aksi Korporasi (corporate Action)

50 Kebijakan Dividen

50 Kinerja Perdagangan Pasar Modal dan ADS TELKOM 2010

50 Mekanisme Perdagangan Pasar Modal Indonesia

9 Ikhtisar Operasi

11 Ikhtisar Saham Biasa

51 Perdagangan di NYSE, LSE dan Biaya Kustodian

52 Komposisi Pemegang Saham

54 Harga dan Volume Saham

56 Hubungan dengan Pemerintah dan Lembaga Pemerintah 43 Pengembangan SDM TELKOM

TINJAUAN BISNIS

TELKOM

60 Tinjauan Operasi 60 Strategi Perusahaan

63 Strategi Anak Perusahaan

63 Tinjauan Bisnis 68 Infrastruktur Jaringan

72 Pengembangan Jaringan

75 Layanan kepada Pelanggan

76 Penjualan, Pemasaran dan Distribusi

78 Tagihan, Pembayaran dan Penagihan

78 Tarif Layanan dan Biaya Interkoneksi

84 Asuransi

84 Merek Dagang, Hak Cipta dan Paten

85 Aset Tetap 18 Sambutan Direktur Utama

24 Profil Direksi

TINJAUAN INDUSTRI

TELEKOMUNIKASI DI

INDONESIA

86 Tujuan Umum 87 Regulasi 93 Persaingan 98 Perizinan

56 Pemerintah sebagai Pemegang Saham

57 Pemerintah sebagai Regulator

58 Pemerintah sebagai Pemberi Pinjaman

58 Pemerintah sebagai Pelanggan

58 Lain-lain

LAPORAN KEPADA

PEMEGANG SAHAM

(3)

Permodalan

124 Arus Kas Bersih

125 Modal Kerja 129 Kebijakan Akuntansi yang Signifikan, Penggunaan Estimasi dan Pertimbangan 132 Informasi Tren

132 Pengaturan Transaksi di Luar Neraca 133 Kewajiban Kontraktual

INFORMASI

TAMBAHAN

(SESUAI KETENTUAN PERATURAN AMERIKA SERIKAT) 134 Informasi Keuangan 134 Faktor-Faktor Risiko

134 Risiko yang Terkait dengan Indonesia

140 Risiko Terkait dengan Bisnis TELKOM

147 Pengungkapan Kuantitatif dan Kualitatif Atas Risiko Pasar

150

Rangkuman Perbedaan Signifikan antara Praktek Tata Kelola Perusahaan Indonesia dan Standar Tata kelola Perusahaan Berdasarkan NYSE

153 Pengendalian Nilai Tukar

154 Perpajakan

TATA KELOLA

PERUSAHAAN

158 Konsep dan Landasan 160 Kerangka dan Struktur Tata Kelola Perusahaan

161 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)

163 Dewan Komisaris 166 Direksi

170 Komite di bawah Dewan Komisaris 177 Komite di bawah Direksi 179 Investor Relations 182 Tata Kelola Audit 182 Unit Internal Audit 185 Independensi Auditor 185 Biaya dan Jasa Auditor Eksternal

185 Kebijakan dan Prosedur Pre-Approval Komite Audit

185 Komunikasi dan Keterbukaan Informasi

186 Sistem Pengelolaan Kinerja 187 Pengendalian Internal 187 Budaya Korporasi dan Etika Bisnis 188 Kode Etik

188 Kepatuhan 188 Kontrak Material 188 Kasus Hukum Material 190 Kejadian Setelah Tanggal Neraca 190 Ketersediaan Dokumen 191 Perubahan Anggaran Dasar 193 Konsistensi Penerapan GCG 193 Menjamin Tata Kelola Transformasi TIME

193

Penerapan Budaya Perusahaan dan Etika Bisnis The Telkom Way 195 Penerapan Manajemen Risiko 196 Pengendalian dan Prosedur

198 Penerapan Pakta Integritas

198 Penerapan Whistleblower 199 Pengelolaan Proses Berbasis ISO

199 Penerapan Tata Kelola Perencanaan Perusahaan 201 Penerapan Tata Kelola IT 202 Penerapan e-Procurement 202 Pengembangan Kompetensi SDM 203 Pengelolaan Pengetahuan 203 Perlindungan Konsumen

204 Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan 205 Evaluasi GCG

213 Santri Indigo

214 Program Kemitraan dan Bina Lingkungan

TANGGUNG

JAWAB SOSIAL

PERUSAHAAN

207 Bagimu Guru Ku Persembahkan

208 KomunitasDigital Indonesia (Indigo)

211 Speedy Tour d'Indonesia

211 Mudik Asik

DATA

PERUSAHAAN

216 Jajaran Manajemen Senior

LAMPIRAN

220 Daftar Istilah

227 Referensi Silang Peraturan 20-F

229 Referensi Silang Peraturan Bapepam-LK No.X.K.6

218 Alamat

56 Pemerintah sebagai Pemegang Saham

57 Pemerintah sebagai Regulator

58 Pemerintah sebagai Pemberi Pinjaman

58 Pemerintah sebagai Pelanggan

(4)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 1

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini

4

IKHTISAR DAN PENCAPAIAN KAMI TAHUN 2010

LAPORAN KEPADA

PEMEGANG SAHAM PROFIL TELKOM TINJAUAN KINERJA SDM TINJAUAN KINERJA SAHAM TINJAUAN BISNIS TELKOM TINJAUAN INDUSTRI TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 1

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini

(5)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 1

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini

4 Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 1

4

Tentang Laporan

Tahunan Ini

Laporan Tahunan ini adalah untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 dan disajikan sesuai dengan peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“Bapepam-LK”) nomor X.K.6 dan X.K.7. Laporan Tahunan ini memuat informasi yang dipersyaratkan oleh United States Securities and Exchange Commission sebagaimana diatur dalam Form 20-F.

Dalam Laporan Tahunan ini, kata “TELKOM”, “Perusahaan”, dan “kami” merujuk kepada Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk dan anak perusahaan yang dikonsolidasikan. Sedangkan kata “Indonesia” merujuk kepada Republik Indonesia. “Pemerintah” adalah Pemerintah Indonesia. “Amerika Serikat” atau “AS” adalah Amerika Serikat. “Rupiah” atau “Rp” adalah mata uang resmi Indonesia dan “Dolar AS” atau “US$” adalah mata uang resmi Amerika Serikat. Beberapa angka tertentu (termasuk persentase) telah dibulatkan untuk mempermudah, sehingga angka, perhitungan, persentase dan rasio yang diberikan dengan yang sesungguhnya dapat berbeda. Kecuali jika disebutkan, semua informasi keuangan yang berhubungan dengan kami, disajikan dalam Rupiah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia.

Laporan Tahunan ini memuat informasi keuangan tertentu dan hasil usaha, yang mungkin berisi proyeksi, rencana, strategi dan tujuan Perusahaan yang bukan merupakan pernyataan data historis, yang dapat dikategorikan sebagai pernyataan yang bersifat pandang kedepan (forward looking statement) sesuai definisi ketentuan yang berlaku. Pernyataan yang bersifat pandang kedepan mengandung risiko dan ketidakpastian atas hasil dan kejadian yang mungkin berbeda secara material dari apa yang diperkirakan dan disebutkan dalam pernyataan tersebut. Tidak ada jaminan bahwa setiap hasil usaha yang diharapkan TELKOM, yang dikategorikan sebagai pernyataan, yang bersifat kedepan ini akan tercapai. Untuk informasi lebih lanjut mengenai TELKOM, silahkan hubungi Investor Relations, Grha Citra Caraka lantai 5, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52, Jakarta 12710, Indonesia. Tel. (62-21) 5215 109, Fax. (62-21) 5220 500 atau E-mail: [email protected]. Anda juga dapat melihat dokumen ini dalam versi online di website kami pada http://www. telkom.co.id.

(6)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 3

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini

2

IKHTISAR DAN PENCAPAIAN KAMI TAHUN 2010

LAPORAN KEPADA

PEMEGANG SAHAM PROFIL TELKOM TINJAUAN KINERJA SDM TINJAUAN KINERJA SAHAM TINJAUAN BISNIS TELKOM TINJAUAN INDUSTRI TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 3

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini

2

Masa Depan Anda

(7)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 3

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini

2 Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 3

2

sistem dan infrastruktur, organisasi dan budaya, serta portofolio bisnis. Hal ini dilakukan untuk

mempersiapkan perusahaan dalam menghadapi tantangan dan dinamika industri telekomunikasi

baik di dalam maupun luar negeri.

Dari sisi produk dan layanan, sejumlah inovasi yang dikembangkan sepanjang tahun 2010 telah

menghasilkan solusi perbaikan di berbagai lini produk guna memenuhi beragam kebutuhan

pelanggan. Kami juga senantiasa memberdayakan komunitas, menciptakan peluang usaha

dengan menawarkan perubahan yang bernilai, mendukung ekonomi di tingkat lokal dan nasional,

serta berkontribusi dalam meningkatkan kecerdasan masyarakat.

Kami meyakini bahwa upaya pengembangan yang kami lakukan tidak hanya bermanfaat guna

mendukung pengembangan bisnis tapi juga membuat kami selangkah lebih maju daripada para

kompetitor kami.

Dengan berfokus kuat pada layanan TIME (telecommunication, information, media, edutainment),

kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap pelanggan kami dapat menikmati gaya

hidup masa depan - mulai hari ini.

TELECOMMUNICATION

Adalah bisnis inti TELKOM yang juga merupakan bisnis legacy dan telah menjadi ikon TELKOM

selama ini. Cakupan layanan telekomunikasi yang ditawarkan TELKOM di antaranya berupa

telepon kabel tidak bergerak, telepon nirkabel tidak bergerak, layanan komunikasi data, Plain

Ordinary Telephone Service (”POTS”), broadband, satelit, penyewaan jaringan dan interkoneksi,

serta telepon seluler yang dikelola oleh anak perusahaan Telkomsel, yang menargetkan segmen

pasar yang sangat luas, meliputi individu, usaha kecil dan menengah (UKM) serta korporasi.

INFORMATION

Adalah salah satu New Economy Business (“NEB”) yang dikembangkan TELKOM yang

merupakan layanan terintegrasi meliputi Value Added Services (“VAS”) dan Managed

Application/ IT Outsourcing (“ITO”), e-Payment dan IT enabler Services (“ITeS”) untuk

memberikan kemudahan dalam proses kerja dan transaksi.

MEDIA

Adalah salah satu layanan NEB yang dikembangkan TELKOM meliputi Free To Air (“FTA”) dan

PayTV yang menawarkan gaya hidup moderen bagi keluarga Indonesia.

EDUTAINMENT

Adalah salah satu NEB yang dikembangkan TELKOM untuk memperluas segmen pasar,

terutama anak muda, dengan cakupan layanan berupa Ring Back Tone (RBT), SMS Content,

Portal dan lain-lain.

(8)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini 4 IKHTISAR DAN PENCAPAIAN KAMI TAHUN 2010 LAPORAN KEPADA

PEMEGANG SAHAM PROFIL TELKOM TINJAUAN KINERJA SDM TINJAUAN KINERJA SAHAM TINJAUAN KINERJA USAHA TINJAUAN INDUSTRI TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA

Ikhtisar dan Pencapaian

Kami Tahun 2010

IkhtIsar keuangan

Neraca Konsolidasian

(dalam miliar Rupiah)

2006(*) 2007(*) 2008(*) 2009(*) 2010

Total Aset Lancar 13.921 15.978 14.622 16.186 18.73 1

Total Aset Tidak Lancar 61.218 66.078 76.634 81.628 81.028

TOTAL ASET 75.139 82.056 91.256 97.814 99.759

Total Kewajiban Lancar 20.943 21.018 27.218 26.893 20.473

Total Kewajiban Tidak Lancar 18.583 18.441 20.444 21.336 22.870

TOTAL KEWAJIBAN 39.526 39.459 47.662 48.229 43.343

HAK MINORITAS 8.187 9.305 9.684 10.933 11.996

EKUITAS 27.426 33.292 33.910 38.652 44.419

Laporan Laba-Rugi Konsolidasian

(dalam miliar Rupiah, kecuali untuk laba bersih per lembar saham dan laba bersih per ADS)

Tahun yang berakhir 31 Desember

2006(*) 2007(*) 2008(*) 2009(*) 2010

Jumlah Pendapatan Usaha 54.748 62.683 64.166 67.678 68.629

Jumlah Beban Usaha 32.980 36.093 41.729 44.890 46.138

EBITDA(**) 31.902 37.200 34.770 36.762 37.102

LABA USAHA 21.768 26.590 22.437 22.788 22.491

(Beban) Penghasilan lain-lain bersih 258 (721) (2.038) (341) (1.075)

LABA SEBELUM PAJAK 22.026 25.869 20.399 22.447 21.416

LABA BERSIH 11.029 13.043 10.672 11.399 11.537

Laba bersih per saham dasar 548,3 653,4 540,4 579,5 586,5

Laba Bersih per ADS (40:1 saham biasa: ADS) 21.932,9 26.136,4 21.615,2 23.180,8 23.461,6

(9)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 5

Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini

Rasio Keuangan dan Operasi Konsolidasian

2006(*) 2007(*) 2008(*) 2009(*) 2010

Laba Bersih per Total Aset (ROA) (%)1 14,7 15,9 11,7 11,7 11,6

Laba Bersih per Ekuitas (ROE) (%)2 40,2 39,2 31,5 29,5 26,0

Rasio Lancar (%)3 66,5 76,0 53.7 60,2 91,5

Total Kewajiban per Total Aset (%)4 52,6 48,1 52,2 49,3 43,4

Marjin Usaha (%)5 39,8 42,4 35,0 33,7 32,8

Rata-rata Periode Kolektibilitas Piutang (hari) 6 24,8 19,6 20,0 20,4 23,1

Marjin EBITDA (%)7 58,3 59,3 54,2 54,3 54,1

Marjin Laba Bersih (%)8 20,1 20,8 16.6 16,8 16,8

Hutang per Ekuitas (%)9 56,1 47,4 58,2 56,6 48,2

Hutang per EBITDA (%)10 48,2 42,4 56,8 59,5 57,7

EBITDA per Beban Bunga (kali)11 24,8 25,9 21,2 17,5 19,2

EBITDA per Hutang Bersih (%)12 457,5 680,2 277,2 268,9 312,4

RASIO PRODUKTIVITAS:

Total Pendapatan Usaha per Karyawan (Rp miliar) 1,6 1,9 2,1 2,4 2,6

LIS per Karyawan (sst)13 465,9 593,4 853,7 1.015,6 1.252,0

(1) ROA merupakan laba bersih dibagi total aset pada akhir tahun. (2) ROE merupakan laba bersih dibagi total ekuitas pada akhir tahun.

(3) Rasio lancar merupakan aset lancar dibagi kewajiban jangka pendek pada akhir tahun. (4) Total kewajiban per total aset merupakan total kewajiban dibagi total aset pada akhir tahun. (5) Marjin usaha merupakan laba usaha dibagi pendapatan usaha.

(6) Rata-rata periode kolektabilitas piutang merupakan jumlah piutang usaha dibagi dengan pendapatan usaha dikali 365 hari. (7) Marjin EBITDA merupakan EBITDA dibagi pendapatan usaha.

(8) Marjin laba bersih merupakan laba bersih dibagi pendapatan usaha.

(9) Hutang per ekuitas merupakan total hutang dibagi total ekuitas pada akhir tahun. (10) Hutang per EBITDA merupakan hutang dibagi EBITDA.

(11) EBITDA per beban bunga merupakan EBITDA dibagi beban bunga.

(12) EBITDA per hutang bersih merupakan EBITDA dibagi total kewajiban yang dikurangi kas dan setara kas, penyertaan sementara dan rekening escrow pada akhir tahun. (13) LIS per karyawan merupakan jumlah pelanggan telepon kabel dan nirkabel tidak bergerak dibagi dengan jumlah karyawan TELKOM (tidak termasuk anak perusahaan). *) Sebagaimana disajikan kembali, sesuai dengan implementasi PPSAK 1 (lihat catatan 2.p.i pada Laporan Keuangan Konsolidasian). (i) penyajian pendapatan interkoneksi dari penyajian

neto menjadi bruto, yang sebelumnya disajikan secara neto oleh Perusahaan sesuai dengan praktek industri telekomunikasi di Indonesia, ; (ii) reklasifikasi panggilan keluar kepada operator lain dari pendapatan interkoneksi ke pendapatan telepon; (iii) penangguhan pendapatan dari pemasangan dan koneksi; (vi) pencatatan Pola Bagi Hasil (“PBH”) dicatat sama dengan sewa pembiayaan.

**) EBITDA merupakan laba usaha sebelum penyusutan dan amortisasi. EBITDA dan rasio-rasio terkait lainnya yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini adalah sebagai indikator tambahan atas kinerja dan tingkat likuiditas Perusahaan yang tidak diwajibkan oleh atau disajikan sesuai dengan PSAK Indonesia. EBITDA tidak merupakan indikator dari kinerja atau likuiditas keuangan TELKOM sesuai dengan PSAK Indonesia dan tidak boleh dianggap sebagai pengganti dari laba bersih, laba usaha atau pengukur kinerja lainnya yang didapat sesuai dengan PSAK Indonesia atau sebagai pengganti dari arus kas yang didapat dari kegiatan operasional sebagai indikator dari tingkat likuiditas Perusahaan. TELKOM menganggap bahwa EBITDA adalah indikator yang efektif dalam mengukur kinerja operasional Perusahaan karena mencerminkan biaya kas operasional dengan menghapus penyusutan dan amortisasi. Metode yang digunakan untuk menghitung EBITDA mungkin saja berbeda dengan istilah yang digunakan oleh perusahaan lain untuk EBITDA. Berikut ini adalah rekonsiliasi laba usaha TELKOM terhadap EBITDA.

(10)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini 6 IKHTISAR DAN PENCAPAIAN KAMI TAHUN 2010 LAPORAN KEPADA

PEMEGANG SAHAM PROFIL TELKOM TINJAUAN KINERJA SDM TINJAUAN KINERJA SAHAM TINJAUAN BISNIS TELKOM TINJAUAN INDUSTRI TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA

Data keuangan

KAP Tanudiredja, Wibisana & Rekan (sebelum 8 Maret 2010, KAP Tanudiredja, Wibisana & Rekan bernama KAP Haryanto Sahari & Rekan), yang merupakan anggota jaringan global PwC (“PwC”), ditunjuk untuk melakukan audit terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian TELKOM untuk tahun fiskal 2006, 2007, 2008, 2009 dan 2010 (secara keseluruhan disebut “Laporan Keuangan Konsolidasian”).

Dalam menyusun Laporan Keuangan Konsolidasian TELKOM, kami merujuk pada prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, yang dalam beberapa hal berbeda dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Amerika Serikat (U.S. GAAP). Lihat Catatan No.54 dan 55 Laporan Keuangan Konsolidasian TELKOM untuk ikhtisar dari beberapa perbedaan signifikan antara PSAK Indonesia dan U.S. GAAP, serta rekonsiliasi ke U.S. GAAP untuk jumlah laba bersih dan ekuitas pemegang saham TELKOM pada setiap akhir tahun yang disajikan dalam Laporan Keuangan Konsolidasian.

Pada tanggal 31 Desember 2010, laporan keuangan dari sembilan anak perusahaan kami telah dikonsolidasi dalam Laporan Keuangan Konsolidasian TELKOM untuk tahun buku 2010. Kesembilan perusahaan tersebut yaitu PT Telekomunikasi Indonesia International (“TII”, sebelumnya PT AriaWest International - “AWI”, 100% dimiliki oleh TELKOM), PT Dayamitra Telekomunikasi (“Dayamitra”, 100% dimiliki oleh TELKOM), PT Pramindo Ikat Nusantara (“Pramindo”, 100% dimiliki oleh TELKOM), PT Telekomunikasi Seluler (“Telkomsel”, 65% dimiliki oleh TELKOM), PT Multimedia Nusantara (“Metra”, 100% dimiliki oleh TELKOM), PT Infomedia Nusantara (“Infomedia”, 100% dimiliki oleh TELKOM, melalui kepemilikan langsung dan 49% saham dimiliki oleh Metra), PT Indonusa Telemedia (“Indonusa”, 100% dimiliki oleh TELKOM, melalui kepemilikan langsung dan 1.25% saham dimiliki oleh Metra), PT Graha Sarana Duta (“GSD”, 99,99% dimiliki oleh TELKOM), dan PT Napsindo Primatel Internasional (“Napsindo”, 60% dimiliki oleh TELKOM). Lihat Catatan 1d dalam Laporan Keuangan Konsolidasian TELKOM.

Tabel berikut merupakan rangkuman informasi keuangan TELKOM dalam beberapa tahun terakhir. Informasi ini sebaiknya dibaca bersama dengan “Pembahasan dan Analisis Manajemen - Tinjauan dan Prospek Keuangan” dengan mengacu pada Laporan Keuangan Konsolidasian TELKOM beserta catatan-catatan pendukung yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.

rekonsiliasi Laba usaha terhadap eBItDa

2006(*) 2007(*) 2008(*) 2009(*) 2010 Laba Usaha 21.768 26.590 22.437 22.788 22.491 Tambah (Kurang) : Penyusutan 9.094 9.440 11.070 12.566 13.084 Amortisasi 1.040 1.170 1.263 1.409 1.527 EBITDA disesuaikan 31.902 37.200 34.770 36.762 37.102

(11)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 7

Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini

Data keuangan

Seluler

Pendapatan pemakaian 19.591 22.726 25.335 27.402 28.024 3.110

Fitur 959 313 723 483 582 65

Pendapatan abonemen bulanan 297 372 186 424 488 54

Pendapatan jasa penyambungan 109 130 285 224 40 4

Jumlah pendapatan seluler 20.956 23.541 26.529 28.533 29.134 3.233

Jumlah pendapatan telepon 37.423 43.224 43.238 42.819 42.074 4.670

Kerjasama Operasi (KSO) 489 - - - - -

Interkoneksi 6.607 3.637 4.363 3.867 3.735 415

Data, internet dan jasa teknologi informatika 9.188 14.785 14.768 18.512 19.801 2.198

Jaringan 719 707 1.079 1.218 1.058 117

Jasa telekomunikasi lainnya 322 330 718 1.263 1.961 217

Jumlah pendapatan usaha 54.748 62.683 64.166 67.678 68.629 7.617

BEBAN USAHA

Penyusutan dan amortisasi 10.134 10.610 12.332 13.975 14.612 1.622

Karyawan 8.514 8.495 9.117 8.533 7.517 834

Operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi 7.662 9.662 12.301 14.549 16.046 1.781

Umum dan administrasi 2.316 2.502 2.366 2.644 2.352 261

Interkoneksi 3.112 3.055 3.263 2.929 3.086 343

Pemasaran 1.242 1.769 2.350 2.259 2.525 280

Jumlah Beban Usaha 32.980 36.093 41.729 44.890 46.138 5.121

Laba Usaha 21.768 26.590 22.437 22.788 22.491 2.496

Penghasilan (beban) Lain-lain

Pendapatan bunga 655 519 672 462 421 47

Bagian laba (rugi) bersih perusahaan asosiasi (7) 7 20 (30) (14) (2)

Beban bunga (1.469) (1.561) (1.641) (2.096) (1.928) (214)

Keuntungan (kerugian) selisih kurs 836 (295) (1.614) 973 43 5

Lain-lain – bersih 243 609 525 350 403 45

(Beban) Penghasilan lain - bersih 258 (721) (2.038) (341) (1.074) (119)

Laba sebelum pajak 22.026 25.869 20.399 22.447 21.416 2.377

Beban pajak (7.049) (8.015) (5.674) (6.404) (5.546) (616)

Laba sebelum hak minoritas atas laba bersih anak

perusahaan yang dikonsolidasi 14.977 17.854 14.725 16.043 15.870 1.761 Hak minoritas atas laba bersih anak perusahaan

yang dikonsolidasi – bersih (3.948) (4.811) (4.053) (4.644) (4.333) (481)

Laba Bersih 11.029 13.043 10.672 11.399 11.537 1.280

Rata-rata tertimbang saham yang beredar (juta) 20.115 19.962 19.749 19.669 19.669

Laba bersih per saham 548 653 540 580 587 0,07

Laba bersih per ADS 21.933 26.136 21.615 23.181 23.462 2,80

Data Laporan Laba Rugi Konsolidasian

PSAK Indonesia

PENDAPATAN USAHA

Telepon

Telepon tidak bergerak

Pendapatan pemakaian 12.716 15.631 12.605 10.322 9.287 1.031

Pendapatan abonemen bulanan 3.492 3.698 3.665 3.507 3.251 361

Pendapatan pasang baru 170 127 198 186 179 20

Lain-lain 89 227 241 271 223 25

Jumlah pendapatan telepon tidak bergerak 16.467 19.683 16.709 14.286 12.940 1.437

Tahun yang berakhir 31 Desember

2006(*) 2007(*) 2008(*) 2009(*) 2010 2010

(angka disajikan dalam miliar Rupiah, kecuali data yang

terkait dengan jumlah saham, dividen, dan ADS) disajikan (angka dalam juta US$, kecuali data yang terkait dengan jumlah saham, dividen, dan ADS)1

(12)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini 8 IKHTISAR DAN PENCAPAIAN KAMI TAHUN 2010 LAPORAN KEPADA

PEMEGANG SAHAM PROFIL TELKOM TINJAUAN KINERJA SDM TINJAUAN KINERJA SAHAM TINJAUAN BISNIS TELKOM TINJAUAN INDUSTRI TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA

(*) Seperti yang telah disajikan kembali, lihat Laporan Keuangan Konsolidasian, Catatan 2.p.i

(1) Nilai tukar Rupiah ke Dolar AS ditujukan hanya untuk kemudahan kepada pembaca dan menggunakan rata-rata atas nilai beli dan jual sebesar Rp9.010 per Dolar AS yang dipublikasikan oleh Reuters pada tanggal 31 Desember 2010. Kemudahan translasi ini tidak untuk diartikan sebagai representasi dari nilai tukar di mana Rupiah telah dapat atau akan, dikonversikan ke dalam Dolar AS.

(2) TELKOM pada tahun 2006 membagikan dividen per lembar saham yang terdiri dari dividen tunai tahun 2005 sebesar Rp218,86 per lembar saham dan dividen tunai interim 2006 sebesar Rp48,41 per lembar saham. Dividen yang dibagikan pada tahun 2007 terdiri dari dividen tunai untuk tahun 2006 sebesar Rp254,80 per lembar saham dan dividen tunai interim tahun 2006 sebesar Rp48,45 per lembar saham. Dividen yang dibagikan pada tahun 2008 terdiri dari dividen tunai dan spesial deviden untuk tahun 2007 sebesar Rp455,87 per lembar saham dikurangi dividen tunai interim yang didistribusikan pada bulan Nopember 2007 sebesar Rp48,45 per lembar saham. Dividen yang diumumkan pada tahun 2009 merupakan dividen tunai tahun 2008, sebesar Rp296,94 per lembar saham dan dividen tunai interim 2008 sebesar Rp26,65 per lembar saham. Pada tahun 2010, kami membagikan dividen yang terdiri dari dividen tunai tahun 2009 sebesar Rp261,41 per lembar saham dan dividen tunai interim 2010 sebesar Rp26,75 per lembar saham (sebesar Rp250,08 miliar telah didistribusikan pada 10 Januari 2011. Lihat Catatan No52c Laporan Keuangan Konsolidasian).

(3) Jumlah berdasarkan U.S. GAAP menunjukkan penyesuaian atas beberapa perbedaan perlakuan akuntansi dari imbalan pemutusan kontrak kerja secara sukarela, kapitalisasi selisih kurs ke aset dalam konstruksi, kapitalisasi biaya bunga ke aset dalam konstruksi, perjanjian pola bagi hasil (PBH), imbalan kerja, bagian rugi (laba) bersih perusahaan asosiasi, amortisasi hak atas tanah, amortisasi goodwill, sewa pembiayaan, akuisisi Dayamitra, kewajiban yang timbul dari penghentian penggunaan aset, pajak tangguhan, amandemen dan pernyataan kembali KSO di Divre VII, dan kepemilikan non-pengendali. Lihat Catatan No55 dan 56 Laporan Keuangan Konsolidasian.

(4) Termasuk porsi hutang jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam satu tahun.

(5) Pada tanggal 31 Desember 2010, Modal Saham yang ditempatkan dan disetor penuh terdiri dari satu Saham Seri A Dwiwarna dengan nilai nominal sebesar Rp250 per lembar (saham Dwiwarna) dan 20.159.999.279 saham Seri B dengan nilai nominal sebesar Rp250 per lembar (Saham Biasa) dari modal saham terdiri dari satu Saham Seri A Dwiwarna dan 79.999.999.999 Saham Seri B.

(6) Merupakan dividen interim.

a. Pendapatan usaha konsolidasian meningkat 1,4% menjadi Rp68.629,2 miliar. b. Pendapatan telepon seluler meningkat sebesar 2,1% menjadi Rp29.133,6 miliar.

c. Kontribusi pendapatan dari sektor bisnis data, internet dan jasa teknologi informatika meningkat 1,5% menjadi 28,9% terhadap total pendapatan Perusahaan.

PencaPaIan keuangan

U.S. GAAP(3)

Laba bersih 12.111 11.966 10.874 12.092 11.485 1.275

Pendapatan usaha 54.748 62.683 64.166 67.677 68.629 7.617

Laba bersih per saham 602,11 599,42 550,63 614,78 583,89 0,06

Laba bersih per ADS 24.084,40 23.976,80 22.025,34 24.591,25 23.355,80 2,59

Dividen terkait periode (berbasis akrual)(2)

Dividen per saham yang diumumkan 303,21 455,87 296,94 288,06 26,756 - Dividen per ADS yang diumumkan 12.128,40 18.234,80 11.877,60 12.522,40 1.070.00 6 0,12

Dividen dibayarkan pada periode (berbasis kas)

Dividen per saham yang diumumkan 267,27 303,25 407,42 323,59 288,16 0,03 Dividen per ADS yang diumumkan 10.692,40 12.130,00 16.296,80 12.943,60 11.526,40 1,28

Neraca Konsolidasi

Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum di Indonesia

Total Aset 75.139 82.056 91.256 97.814 99.758 11.072

Kewajiban lancar(4) 20.943 21.018 27.218 26.893 20.473 2.272

Kewajiban lain-lain 8.551 8.048 7.541 6.978 6.623 735

Hutang jangka panjang 10.032 10.393 12.903 14.358 16.247 1.803

Total kewajiban 39.526 39.459 47.662 48.229 43.343 4.810 Hak minoritas 8.187 9.305 9.684 10.933 11.996 1.331 Modal saham(5) 5.040 5.040 5.040 5.040 5.040 559 Total ekuitas 27.426 33.292 33.910 38.652 44.419 4.930 U.S. GAAP(3) Aset lancar 14.600 16.893 15.482 18.381 19.893 2.208

Aset tidak lancar 61.498 66.960 76.636 83.100 83.866 9.308

Total Aset 76.098 83.853 92.118 101.481 103.759 11.516

Kewajiban lancar 19.585 22.090 27.524 26.931 20.546 2.280

Kewajiban tidak lancar 22.038 22.623 20.262 22.522 24.489 2.718

Total kewajiban 41.623 44.713 47.786 49.453 45.035 4.998

Hak minoritas atas aset bersih anak perusahaan 8.166 9.323 9.605 11.067 12.115 1.345

Ekuitas 26.309 29.817 34.727 40.961 46.609 5.173

Total Kewajiban dan Ekuitas 76.098 83.853 92.118 101.481 103.759 11.516

Tahun yang berakhir 31 Desember

2006(*) 2007(*) 2008(*) 2009(*) 2010 2010

(angka disajikan dalam miliar Rupiah, kecuali data yang

terkait dengan jumlah saham, dividen, dan ADS) disajikan (angka dalam juta US$, kecuali data yang terkait dengan jumlah saham, dividen, dan ADS)1

(13)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 9

Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini

TELEPON KABEL TIDAK BERGERAK

Jumlah Pelanggan (dalam ribuan) 8.709 8.685 8.630 8.377 8.303

Jumlah Produksi Pulsa (dalam jutaan pulsa) 64.012 75.451 62.940 54.186 9.403* *dalam juta menit untuk tahun 2010

TELEPON NIRKABEL TIDAK BERGERAK (FLEXI)

Jumlah Pelanggan (dalam ribuan):

Classy/Pascabayar 794 828 731 649 546

Trendy/Prabayar 3.381 5.535 11.994 14.490 17.615

Campuran 4.176 6.363 12.725 15.139 18.161

ARPU (rata-rata 12 bulan-Rp1.000):

Classy/Pascabayar 135 115 93 84 82

Trendy/Prabayar 35 42 32 18 13

Campuran 54 53 38 22 15

Jaringan:

Base Transceiver Station / BTS (unit) 1.531 1.911 4.054 5.543 5.641

Jumlah kota yang termasuk dalam layanan 236 238 353 370 370

SELULER

Base Transceiver Station / BTS (unit) 16.057 20.858 26.872 30.992 36.557

Kapasitas Jaringan (dalam jutaan pelanggan) 38,8 50,5 67,3 85,2 98,6

Jumlah Pelanggan (dalam jutaan) 35,6 47,9 65,3 81,6 94,0

Pascabayar (kartuHALO) 1,7 1,9 1,9 2,0 2,1

Prabayar (simPATI + kartu As) 33,9 46,0 63,4 79,6 91,9

ARPU – campuran (Rp‘000) 84 80 59 48 42

Pascabayar (kartuHALO) 274 264 216 214 211

Prabayar (simPATI + kartu As) 74 72 53 43 38

LAIN-LAIN

Internet Broadband (Speedy):

Jumlah Pelanggan (dalam ribuan) 93 241 645 1.145 1.649

Jumlah kota yang termasuk dalam layanan 28 88 375 378 431

Internet Dial-up (TELKOMNet Instan):

Rata-rata pengguna (dalam ribuan) 680 662 574 448 103

Jumlah produksi menit (dalam miliar) 3,7 3,7 2,8 1,5 0,4

Televisi kabel dan berbayar (TELKOM-Vision):

(14)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini 10 IKHTISAR DAN PENCAPAIAN KAMI TAHUN 2010 LAPORAN KEPADA

PEMEGANG SAHAM PROFIL TELKOM TINJAUAN KINERJA SDM TINJAUAN KINERJA SAHAM TINJAUAN BISNIS TELKOM TINJAUAN INDUSTRI TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA

a. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2010, pelanggan kami meningkat sebesar 14,6% menjadi 120,5 juta pelanggan yang terdiri dari 8,3 juta pelanggan telepon kabel tidak bergerak, 18,2 juta pelanggan telepon nirkabel tidak bergerak, serta 94,0 juta pelanggan telepon seluler.

b. Kami menambah jumlah pelanggan seluler kami sebesar 15,1% atau 12,4 juta pelanggan menjadi 94,0 juta pelanggan di akhir tahun 2010.

c. Proyek kabel bawah laut Jawa-Kalimantan-Sulawesi-Denpasar-Mataram (“JaKaLaDeMa”) dan serat kabel Out Side Plan (“OSP”)yang menghubungkan Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Denpasar dan Mataram telah berhasil dirampungkan pada bulan April 2010. d. Proyek Palapa Ring Mataram-Kupang mulai

memasuki tahap pembangunan dan ditargetkan selesai pada triwulan II 2011.

Aktivitas Keterangan

Modernisasi

Infrastruktur Penggantian kabel tembaga menjadi optik dan teknologi Time Division Multiplexing (“TDM”) menjadi teknologi berbasis Multi Service Access Network (“MSAN”)/Gigabyte Passive Optical Network (“GPON”) dan Internet Protocol (”IP”) dengan kapasitas mencapai 245 ribu sst (2011), dan 6,3 juta sst di tahun 2015. Palapa Ring Manado-Jayapura, 17 Stasiun

Pendaratan (Daratan 450 km, sub-marine 3,749 kms). Internet Protocol

Television (“IPTV”)

Melayani 5 kota besar: seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, & Semarang. Produk ini akan diluncurkan pada bulanMei 2011 mendatang. Speedy-Flash Program fixed/mobile broadband

menargetkan 200.000 pelanggan sampai dengan akhir tahun setelah peluncuran di bulan April 2011.

PencaPaIan

OPerasIOnaL

Peningkatan jaringan di tahun 2010:

Jumlah pelanggan kami

meningkat 14,6%

120,5 juta

(15)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 11

Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini

grafik harga dan Volume Perdagangan saham teLkOM

di Bursa efek Indonesia

grafik harga dan Volume Perdagangan aDs teLkOM

di New York Stock Exchange

IkhtIsar sahaM BIasa

Volume Harga Volume Harga 05/0 2/09 05/0 1/09 10/0 3/09 14/04 /09 14/05 /09 25/09 /09 17/07 /09 26/11/ 09 04/0 2/10 12/04 /10 15/06 /10 12/05 /10 15/0 7/10 16/08/ 10 23/09 /10 29/12/ 10 25/10 /10 25/11/ 10 16/06 /09 20/08/ 09 27/1 0/09 09/0 3/10 05/0 1/10 0 20 40 60 80 100 120 140 5.500 6.200 6.900 7.600 8.300 9.000 9.700 10.400 Volume Harga 02/ 02/ 09 02/ 01/09 03/0 3/09 31/03 /09 29/04 /09 21/08/ 09 25/06 /09 19/10 /09 14/0 1/10 15/0 3/10 11/05 /10 13/04 /10 09/06 /10 08/ 07/10 05/08/ 10 29/11/ 10 29/10 /10 28/ 12/10 02/ 09/10 01/10 /10 28/ 05/09 24/0 7/09 21/09 /09 12/02/ 10 15/12/ 09 16/11/ 09 1.400 1.200 1.000 800 600 400 200 0 18,00 22,0 26,00 30,00 34,00 38,00 42,00 46,00 Volume Harga (juta saham) (Rp)

(16)

IKHTISAR DAN PENCAPAIAN KAMI TAHUN 2010

LAPORAN KEPADA

PEMEGANG SAHAM PROFIL TELKOM TINJAUAN KINERJA SDM TINJAUAN KINERJA SAHAM TINJAUAN BISNIS TELKOM TINJAUAN INDUSTRI TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini

12

“Tahun 2010 menjadi catatan tersendiri bagi TELKOM

karena kami mampu meraih pertumbuhan kinerja yang

membanggakan. Ini merupakan prestasi gemilang di

tengah situasi bisnis yang menantang. Keberhasilan kami

di antaranya adalah pertumbuhan jumlah pelanggan,

melambatnya penurunan pada layanan telepon tidak

bergerak yang menjadi bisnis

legacy kami serta percepatan

pertumbuhan bisnis

new wave yang merupakan tiga

prestasi penting sehingga kami mampu mempertahankan

posisi unggul di industri ini”.

Sambutan

(17)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 13

Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini

Dengan mengucapkan Syukur A l h a m d u l i l l a h ke p a d a Tu h a n YME, perkenankan kami mewakili Dewan Komisaris menyampaikan Laporan Tahunan PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. tahun buku 2010. Pada tahun 2010, TELKOM mampu meraih pertumbuhan kinerja yang patut dibanggakan. Di tengah situasi bisnis yang menantang, pertumbuhan jumlah pelanggan dapat ditingkatkan, laju penurunan layanan telepon tidak bergerak dapat diperlambat serta pertumbuhan bisnis new wave dapat dipercepat. Tiga Prestasi yang menonjol ini telah mampu mengantarkan TELKOM untuk mempertahankan posisi unggulnya di industri telekomunikasi Indonesia. Serangkaian langkah strategis telah dilakukan manajemen sehingga mampu mendorong Perusahaan mencapai:

Peningkatan pertumbuhan p e n d a p a t a n ko n s o l i d a s i T E L K O M s e b e s a r 1 , 4 % mencapai Rp68.629,2 miliar

Peningkatan pertumbuhan

pendapatan telepon seluler T E L K O M s e b e s a r 2 , 1 % mencapai Rp29.133,6 miliar di tahun 2010.

Peningkatan jumlah pelanggan sebesar 14,6% mencapai 120,5 juta pelanggan.

B e b e r a p a t a h u n t e r a k h i r, p e r t u m b u h a n b i s n i s l e g a c y telepon tidak bergerak, terkendala persaingan yang muncul dari bisnis telepon bergerak, seperti telepon nirkabel, telepon seluler, dan layanan broadband. Tantangan bagi TELKOM, tentunya adalah mempertahankan bisnis legacy te l e p o n t i d a k b e rg e ra k d a r i penurunan pertumbuhan pangsa

pasarnya. Diperlukan langkah reorientasi dan restrukturisasi untuk memperbaiki proses bisnis dan mendorong peningkatan efisiensi guna memenuhi target pengendalian biaya yang telah ditetapkan. Pada saat yang sama, tingkat kepuasan layanan dan loyalitas pelanggan memerlukan perhatian seksama melalui program sistematis berkesinambungan untuk memastikan kualitas dan kehandalan jaringan di samping berinovasi dalam ragam produk dan layanan, terutama bagi pelanggan bisnis dan ritel TELKOM.

Penurunan pasar telepon tidak bergerak, kami respon dengan strategi investasi teknologi dan diversifikasi portofolio bisnis. Guna mengantisipasi dinamika pada industri ini, TELKOM telah mengambil langkah strategis yang bertumpu pada peningkatan portofolio bisnis, dan melakukan

(18)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini 14 IKHTISAR DAN PENCAPAIAN KAMI TAHUN 2010 LAPORAN KEPADA

PEMEGANG SAHAM PROFIL TELKOM TINJAUAN KINERJA SDM TINJAUAN KINERJA SAHAM TINJAUAN BISNIS TELKOM TINJAUAN INDUSTRI TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA

transformasi untuk membuka peluang pertumbuhan yang lebih besar pada sektor bisnis layanan informasi, media dan edutainment (IME). Pada tahun 2010, kami berhasil mencatat pertumbuhan pada bisnis layanan broadband, enterprise dan teknologi informasi (TI). Diharapkan di masa mendatang portofolio ini mampu berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan pendapatan kami dalam tiga tahun mendatang.

Kontributor terbesar terhadap pertumbuhan kinerja Perusahaan berasal dari Telkomsel, Anak P e r u s a h a a n T E L K O M p a d a bisnis seluler. Pada tahun 2010 Telkomsel mampu memperkuat basis pelanggannya mencapai 94 juta pelanggan. Persaingan yang sangat ketat di pasar telepon seluler telah berdampak pada harga dan keuntungan Perusahaan. Telkomsel berhasil mempertahankan posisi unggul terhadap para pesaingnya pada tahun 2010. Keberhasilan untuk melewati tantangan dan dinamika pasar secara efektif ini perlu diikuti dengan langkah manajemen Telkomsel untuk merestrukturisasi organisasinya, termasuk menambah jumlah anggota Direksinya untuk mempertajam daya saing dan meningkatkan pendapatannya. L a n g ka h t ra n s fo r m a s i d a l a m rangka menghadapi tantangan di industri yang kian dinamis

tetap menjadi fokus utama bagi Perusahaan. Keberhasilan TELKOM melakukan transformasi terhadap p o r to fo l i o, i n f ra st r u kt u r d a n organisasi, akan diikuti dengan menumbuhkembangkan budaya Perusahaan yang lebih kompetitif dan lincah serta cepat dalam merespon perubahan lingkungan strategis yang dinamis dan “hypercompetitive” saat ini.

Sebagai Dewan Komisaris, kami telah melaksanakan pengawasan terhadap jalannya Perusahaan dengan dibantu oleh tiga komite yang ada: Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, serta Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan Risiko. Ketiga komite tersebut berperan penting untuk memperkuat pengawasan dan memastikan akuntabilitas Perusahaan selama tahun ini.

Kami merasa bangga dan terhormat dengan tiga penghargaan penting yang kami terima pada tahun 2010 yang mengakui kepemimpinan TELKOM. Pada bulan April 2010, TELKOM mencapai peringkat t e r t i n g g i d i a n t a r a s e p u l u h Perusahaan Indonesia lainnya dalam Daftar Forbes Global 2000. TELKOM juga berhasil meraih penghargaan tertinggi pada kategori Best Managed Company, Best Corporate Governance, Best Investor Relations, dan Best CSR pada ajang

penghargaan Finance Asia Awards dan meraih penghargaan ‘Best of the Best State-Owned Enterprises 2010’ dari Majalah BUMN Track.

Dewan Komisaris sepakat dengan hasil evaluasi atas prospek bisnis TELKOM yang dilakukan Direksi dan sangat mendukung tujuan strategis yang diagendakan untuk tahun depan. Sejumlah skema aksi korporasi yang telah direncanakan dan beragam inovasi produk serta inovasi layanan terhadap pelanggan tentunya akan memberikan peluang bagi Perusahaan untuk menambah sumber daya dan berinvestasi d i s e kto r - s e kto r b i s n i s ya n g menjanjikan pertumbuhan di masa depan. Kami juga meyakini bahwa langkah restrukturisasi organisasi

Ditengah situasi bisnis

yang menantang,

pertumbuhan jumlah

pelanggan dapat

ditingkatkan, laju

penurunan layanan

telepon tidak bergerak

diperlambat serta

pertumbuhan bisnis

new wave dapat

(19)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 15

Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini

yang ditempuh Telkomsel dan anak perusahaan lainnya akan semakin memperkuat eksistensi TELKOM di industri telekomunikasi. Selain itu, kami melihat peluang yang signifikan untuk mengembangkan bisnis layanan telepon berbasis Code Division Multiple Acces (“CDMA“)/ telepon nirkabel tidak bergerak melalui rencana konsolidasi dan rangkaian program efisiensi serta peningkatan produktivitas yang diyakini dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan. Langkah ini di samping memiliki potensi yang sangat besar pada bisnis new wave, juga menawarkan percepatan pertumbuhan kinerja dalam jangka panjang.

Saya bangga terhadap kerja keras dan dedikasi seluruh sumber daya manusia yang ada di jajaran TELKOMGroup serta dukungan dari para pelanggan, mitra maupun pemegang saham. Melalui teamwork yang baik, kami mampu mengelola perusahaan searah dengan tujuan untuk menciptakan pertumbuhan y a n g b e r k e l a n j u t a n . B i s n i s telekomunikasi sangat dinamis dan penuh tantangan, namun demikian terdapat peluang yang menjanjikan. Saya yakin bahwa dengan manajemen yang berdisiplin tinggi dan kapasitas perusahaan yang mampu beradaptasi d a n b e r ke m b a n g , k a m i s i a p memanfaatkan peluang yang ada dan menjadi pemimpin di industri ini pada tahun mendatang.

Jusman Syafii Djamal

(20)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini 16 IKHTISAR DAN PENCAPAIAN KAMI TAHUN 2010 LAPORAN KEPADA

PEMEGANG SAHAM PROFIL TELKOM TINJAUAN KINERJA SDM TINJAUAN KINERJA SAHAM TINJAUAN BISNIS TELKOM TINJAUAN INDUSTRI TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA

Profil Dewan

Komisaris

JusMan syafII DJaMaL

Jusman Syafii Djamal, 57 tahun, menjabat Komisaris Utama TELKOM sejak tanggal 1 Januari 2011. Beliau merupakan salah satu Ahli Teknologi Perancangan Pesawat Terbang yang ditunjuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 20 Mei 2010 sebagai Anggota Komite Inovasi Nasional. Sebelumnya Beliau memangku beberapa jabatan strategis yaitu Menteri Perhubungan Kabinet Indonesia Bersatu I (Mei 2007 - Oktober 2009), Anggota Tim Nasional Evaluasi Keselamatan Dan Keamanan Transportasi (Januari - Mei 2007), Presiden Direktur PT Dirgantara Indonesia (2000-2002), Direktur Helikopter, Sistem Senjata dan Antariksa PT Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN), Chief Project Engineer Pengembangan dan Rancang Bangun Pesawat

Terbang Advanced, N250 (1989-1995). Berpengalaman selama 20 tahun bekerja sebagai Professional Engineer Aerodynamics di IPTN. Penerima Medali Kehormatan Bintang Jasa Nararya RI pada ulang tahun emas Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1995. Penerima Hak Kekayaan Intelektual berupa paten nomor No ID 0 021 669 Flight Control Systems berbasis Elektronik tanggal 15 Agustus 2008. Ketua Yayasan Matsushita Gobel. Komisaris Independen PT Jasa Angkasa Semesta Tbk. Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi Pengusaha Angkutan Darat. Wakil Ketua Dewan Pakar Persatuan Insinyur Indonesia. Business Technology Advisor pada unit inkubator teknologi BPPT. Meraih gelar sarjana jurusan Teknik Mesin Aeronautical Engineering dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1983.

ruDIantara

Rudiantara, 52 tahun, menjabat Komisaris Independen TELKOM sejak tanggal 1 Januari 2011. Beliau sebelumnya dipercaya memegang berbagai jabatan penting, di antaranya sebagai Direktur dan Komisaris di berbagai perusahaan telekomunikasi seluler seperti Indosat, Telkomsel dan XL, serta pernah menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT PLN Persero dan Wakil Direktur Utama PT Semen Gresik Persero dan menjabat sebagai

CEO Bukitasam Transpacific Railways dan Rajawali Asia Resources. Beliau meraih gelar sarjana bidang Statistika dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Padjadjaran, serta gelar MBA dari IPPM, Universitas Indonesia.

JOhnny swanDI sJaM

Johnny Swandi Sjam, 51 tahun, menjabat Komisaris Independen TELKOM terhitung sejak tanggal 1 Januari 2011, Beliau di antaranya pernah menjabat berbagai posisi penting di anak perusahaan Indosat, seperti Satelindo, Sisindosat dan Intikom (1997-2002), Presiden Direktur Satelindo (2002-2003), Direktur Indosat (2005-2007) dan Direktur Utama Indosat (2007-2009) dan anggota Dewan Komisaris PT INTI (2010 - 1 Maret 2011). Saat ini Beliau juga merupakan Ketua Komite Tetap Bidang Infrastruktur

& Jasa Telekomunikasi Kamar Dagang Indonesia. Beberapa gelar pendidikan diraihnya, yaitu gelar Diploma III bidang Ahli Teknik Komputer dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Diploma IV Manajemen Industri dari Sekolah Tinggi Manajemen Industri, Departemen Perdagangan, gelar Sarjana bidang Manajemen Informatika dari Universitas Gunadharma serta gelar Pasca Sarjana bidang Administrasi & Kebijakan Bisnis dari Universitas Indonesia.

(21)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 17

Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini

MahMuDDIn yasIn

Mahmuddin Yasin, 57 tahun, menjabat Komisaris TELKOM sejak tanggal 29 Juni 2007. Beliau juga menjabat sebagai Deputi Menteri BUMN Bidang Restrukturisasi dan Privatisasi sampai dengan bulan September 2010 dan pernah menjabat sebagai Deputi Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (“BPPN”). Beliau juga pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Socfin Indonesia, Komisaris Utama PT Pupuk Sriwijaya dan sebagai

Komisaris PT Indo Farma Tbk. Beliau juga pernah dipercaya sebagai Ketua Dewan Pengawas Rumah Sakit Kanker Dharmais (2001-2003). Meraih gelar Sarjana bidang Ekonomi dari Universitas Krisnadwipayana, Jakarta, dan gelar Master of Business Administration dari Washington University, St. Louis, AS.

BOBBy a.a. nazIef

Bobby A.A. Nazief, 51 tahun, menjabat Komisaris TELKOM sejak tanggal 19 September 2008. Beliau juga merupakan Penasihat Senior TI bagi Menteri Keuangan Republik Indonesia dan dosen Fakultas Ilmu komputer Universitas Indonesia, Sebelumnya beliau menjabat sebagai Penasihat Senior TI bagi Pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dan Direktur Pusat Ilmu Komputer di

Universitas Indonesia. Dosen di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia ini adalah lulusan bidang Ilmu Komputer, Universitas Illinois di Urbana-Champaign, AS, dengan gelar PhD.

(22)

IKHTISAR DAN PENCAPAIAN KAMI TAHUN 2010

LAPORAN KEPADA

PEMEGANG SAHAM PROFIL TELKOM TINJAUAN KINERJA SDM TINJAUAN KINERJA SAHAM TINJAUAN BISNIS TELKOM TINJAUAN INDUSTRI TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini

18

“Pada tahun 2010 dan tahun-tahun terakhir ini, kami

mencatat bahwa tren di industri telekomunikasi saat ini

didominasi oleh konvergensi yang mencakup jaringan,

layanan, perangkat dan industri itu sendiri. Dalam rangka

mengantisipasi dan menjawab tantangan tersebut, sejak

empat tahun lalu, TELKOM bangkit mendiversifikasi

layanannya mengikuti perkembangan industri dan

kebutuhan pelanggan guna mempertajam daya saing

perusahaan”.

Sambutan

(23)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 19

Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini

Para pemangku kepentingan, pemegang saham dan pelanggan yang terhormat, tahun 2010, TELKOM telah melaksanakan s e j u m l a h a g e n d a s t r a t e g i s , mempersembahkan pertumbuhan yang tetap solid dan pada beberapa sektor strategis pertumbuhannya melebihi harapan. Kami juga berhasil mengendalikan biaya. Lebih penting lagi, dengan tetap membawa semangat transformasi TELKOM, kami terus berupaya m e m p e r k u a t l a n d a s a n b a g i p e r t u m b u h a n b i s n i s ka m i d i masa depan menyusul perubahan paradigma dalam layanan yang kami tawarkan dari jasa telekomunikasi s t a n d a r m e n j a d i l a y a n a n Telecommunication, Information, Media dan Edutainment (TIME). Upaya ini secara umum membuahkan hasil yang baik, dengan peningkatan di sisi pendapatan konsolidasi mencapai 1,4% dibandingkan kinerja tahun lalu. Bisnis telekomunikasi yang kami layani masih memberikan kontribusi dominan terhadap

pendapatan Perusahaan meskipun kami mulai menikmati pertumbuhan kontribusi dari bisnis IME (Information, Media dan Edutainment) yang tumbuh tinggi.

Kami juga melihat pertumbuhan kinerja yang sangat baik pada layanan TELKOMSpeedy, yang mewakili layanan broadband kami, dengan peningkatan pendapatan sebesar 38% dan 44% dalam jumlah pelanggan, pencapaian ini tercapai karena dukungan investasi yang cermat di sisi infrastruktur serta kegiatan pemasaran yang cukup agresif. Dengan tagline baru Speedy ‘Lead Your Life’, kami berupaya memposisikan layanan broadband ini tidak hanya sebagai platform untuk mengakses maupun berbagi data, namun lebih pada pemenuhan gaya hidup, yang memungkinkan pelanggan dapat saling berinteraksi dengan pengguna lain melalui komputer, laptop, netbook, smartphone dan bahkan perangkat lainnya, kapanpun dan di manapun mereka butuhkan.

Bisnis telepon kabel tidak bergerak kami pada tahun 2010 mencatat k i n e r j a ya n g p o s i t i f d e n g a n melambatnya penurunan tingkat pendapatan bisnis ini menjadi satu digit, setelah sebelumnya m e n g a l a m i p e n u r u n a n ya n g signifikan akibat subtitusi kepada l a y a n a n s e l u l e r. K e m u d i a n , pertumbuhan yang stabil pada kinerja Flexi yang mewakili layanan telepon nirkabel tidak bergerak kami menghasilkan pertambahan jumlah pelanggan sebesar 20,0% menjadi sekitar 18,2 juta. Meskipun ARPU menurun sebesar 30,2% dibandingkan dengan tahun lalu, Flexi mampu memposisikan diri menjadi pemain yang dominan di bisnis ini dengan pangsa pasar sekitar 56,5%. Pasar ini merupakan pasar yang sangat kompetitif dengan enam operator telepon nirkabel tidak bergerak berlisensi yang menggarap bisnis ini sehingga menyisakan peluang pertumbuhan yang sedang, kecuali Perusahaan mampu meningkatkan spektrum bandwidth lebih luas lagi guna

(24)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini 20 IKHTISAR DAN PENCAPAIAN KAMI TAHUN 2010 LAPORAN KEPADA

PEMEGANG SAHAM PROFIL TELKOM TINJAUAN KINERJA SDM TINJAUAN KINERJA SAHAM TINJAUAN BISNIS TELKOM TINJAUAN INDUSTRI TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA

memberikan kesempatan untuk mengkreasikan produk baru yang berkualitas tinggi, termasuk dengan dukungan layanan data yang lebih besar. Atas dasar itulah, kami tengah mengkaji kemungkinan m e l a k u k a n m e r g e r d e n g a n pesaing utama kami di tahun yang akan datang.

Dari layanan data internet, TI dan media, kami berhasil mencatatkan kinerja yang memuaskan dengan kontribusi sebesar 28,9% terhadap jumlah pendapatan Perusahaan pada tahun 2010. Sebaliknya bisnis telepon seluler yang dilayani Telkomsel, anak Perusahaan kami, walaupun jumlah penggunanya tumbuh tinggi (15,1%) namun pertumbuhan pendapatan mencatat kinerja yang lebih rendah dari target yang ingin dicapai. Namun, secara umum dapat kami sampaikan, Telkomsel tetap yang terdepan. Telkomsel mampu memberdayakan inovasi produk yang berkelanjutan, citra Perusahaan yang kuat dan jaringan yang lebih baik terhadap peningkatan 15,1% dalam sisi jumlah pelanggan serta memanfaatkan ke u n g g u l a n ko m p e t i t i f k a m i dalam hal kemampuan untuk memberikan layanan yang lengkap dan berkualitas.

Selama tahun 2010 kami juga m e l a n j u t k a n u p a y a - u p a y a penciptaan efisiensi pada struktur biaya Perusahaan. Kontribusi biaya terbesar masih berasal dari sektor bisnis telepon tidak bergerak. Untuk mengkompensasi penurunan pendapatan yang dialami pada sektor ini, kami telah memangkas biaya karyawan melalui penerapan program pensiun dini yang berhasil menekan biaya karyawan sebesar 11,9% selama tahun 2010. Pada tahun yang akan datang, kami berencana meluncurkan program serupa. Kreatifitas untuk menciptakan optimalisasi dalam efisiensi biaya juga dilakukan di pos-pos operasional lainnya, di antaranya dengan

pembentukan gugus tugas khusus untuk melaksanakan proses tersebut pada bulan Agustus 2010. Upaya ini menghasilkan efisiensi awal yang berarti, yang ditunjukkan melalui keberhasilan reorganisasi ruang di kantor pusat Jakarta dan Bandung serta pencapaian-pencapaian lainnya yang memuaskan pada tahun ini.

kOnDIsI Pasar

seLaMa tahun 2010

Indonesia berhasil lolos dari masa resesi paling buruk yang telah mendominasi perekonomian global pada beberapa tahun terakhir dan pada tahun 2010 berhasil mencapai pertumbuhan yang relatif kuat sekitar 6%. Namun disisi lain, regulasi dan kompetisi telah menekan tarif kami dalam beberapa tahun terakhir sehingga secara otomatis b e rd a m p a k p a d a p e n u r u n a n ARPU walaupun penggunaan layanan telekomunikasi sebaliknya menunjukkan pertumbuhan sehingga menciptakan peluang stabilitas dan penguatan ARPU ditahun-tahun mendatang.

Dari sisi peraturan pemerintah terkait dengan bisnis telekomunikasi, kami menilai tidak banyak perubahan yang terjadi selama tahun 2010, namun, kami tidak berhenti membangun hubungan yang baik dengan regulator dalam rangka menciptakan iklim bisnis yang adil dan sehat yang akan melindungi kepentingan para operator dan para pelanggan. Persaingan dalam bisnis telepon seluler yang kami hadapi masih menunjukkan tekanan yang kuat terutama dari pesaing terdekat kami. Pada tahun 2010, bisnis telepon seluler Perusahaan menghadapi tantangan yang besar namun masih memberikan ruang bagi kami untuk memperluas pangsa pasar. Tantangan ini masih perlu diantisipasi ke depannya dan kami berkeyakinan bahwa Perusahaan mampu meningkatkan kinerja dan memenuhi target-target pertumbuhan bisnis yang ditetapkan.

InVestasI PenDukung

PertuMBuhan

Posisi keuangan TELKOM yang kuat sangat mendukung rencana investasi strategis Perusahaan dalam rangka meningkatkan kapasitas maupun kualitas dari kemampuan dan infrastruktur jaringan inti kami. Kami dapat melaporkan bahwa proyek JaKaLaDeMa akhirnya berhasil dirampungkan pada tahun 2010. Penggelaran kabel bawah laut ini akan menghubungkan Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali (Denpasar) dan Lombok (Mataram) dengan bandwidth berkecepatan tinggi yang memfasilitasi layanan suara, video dan data. Kami juga melanjutkan proyek instalasi kabel serat optik yang menghubungkan Mataram dengan Kupang, Nusa Tenggara Timur, yang merupakan bagian dari proyek pembangunan Palapa Ring. Kabel Mataram-Kupang ini yang diharapkan dapat mulai beroperasi pada kuartal kedua tahun 2011 akan mengakomodasi kebutuhan akan layanan broadband yang lebih besar dengan dukungan dari jaringan berkapasitas tinggi dan handal yang mampu memfasilitasi berbagai layanan. Kedua kabel yang digelar sepanjang 2.500 km dengan nilai investasi total mencapai US$117,2 juta merupakan backbone yang sangat kuat untuk mendukung volume trafik yang terus meningkat selain merefleksikan komitmen TELKOM untuk memperluas jangkauan jaringan generasi berikutnya ke wilayah timur Indonesia.

Kemudian, proyek lain yang juga menelan nilai investasi besar adalah pembangunan satelit komunikasi yang kami namai TELKOM-3. Setelah merampungkan tender pelaksanaannya pada tahun 2010, satelit itu kini tengah dibangun di Rusia dengan biaya mencapai hampir US$178,9 juta. Kami berharap satelit TELKOM-3 yang rencananya mulai beroperasi pada awal tahun 2012 itu dapat meningkatkan kapasitas layanan

(25)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 21

Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini

kami secara signifikan serta mampu memberikan dukungan yang besar terhadap perusahaan-perusahaan maupun sistem pertahanan nasional. Dalam rangka menjaga posisi perusahaan sebagai penyelenggara layanan IME serta Telekomunikasi, k a m i t e r u s m e m b e r d a ya k a n infrastruktur yang dibangun dengan mengembangkan dan menawarkan paket solusi maupun aplikasi yang dikemas dalam portofolio bisnis new wave.

Peluncuran Plasa.com pada bulan Maret 2010 menandai penetrasi kami ke bisnis pemasaran secara online (e-Commerce), pada akhir tahun 2010, situs ini berhasil menjadi salah satu situs pemasaran secara online favorit di Indonesia. Lalu, inisiatif bisnis lainnya melalui anak Perusahaan, Metra, untuk m e n a n d a t a n g a n i ke r j a s a m a pembentukan sebuah perusahaan gabungan, PT Melon Indonesia, dengan South Korea Telcom. Melon merupakan kependekan dari Melody Online sukses diluncurkan pada bulan November 2010 dengan fokus bisnis sebagai portal penjualan musik digital online terbesar di Indonesia. Kami akan menyediakan lebih dari satu juta lagu lokal maupun internasional sehingga menjadikannya satu-satunya portal di Indonesia yang menyediakan layanan sebesar ini. Teknologi telekomunikasi yang terus berkembang menciptakan peluang baru untuk berbisnis dan menjangkau pasar yang lebih luas baik bagi perusahaan multinasional maupun perusahaan skala mikro. Oleh karenanya, permintaan dunia usaha terhadap perangkat komunikasi yang lebih handal, kuat dan cepat serta pengelolaan informasi dengan sendirinya menjadi faktor pendorong inovasi di bidang teknologi. Melalui sebuah program yang mendukung pertumbuhan non-organik, baik di level domestik dan internasional, di manapun terbuka kesempatan, TELKOM semakin memperkuat

eksistensinya di pasar layanan TI dan Multimedia, memberikan dukungan bagi dunia usaha baik dalam kapasitasnya sebagai penyedia layanan maupun pengembang konten. Portofolio bisnis kami kini telah berkembang dengan merangkul AdMedika, yang bertindak sebagai penghubung bagi perusahaan asuransi, penyedia layanan kesehatan dan pelanggan jasa kesehatan melalui jaringan layanan kesehatan elektronik. 75% saham AdMedika dimiliki oleh Metra pada Februari 2010. Juga, melalui anak perusahaan, PT TELKOM Indonesia International (TII), kami juga meningkatkan kepemilikan saham kami di Scicom, sebuah perusahaan yang berbasis di Malaysia yang fokus pada jasa alih daya (outsourcing) proses bisnis, menjadi sebesar 30%, sehingga mendudukkan TII sebagai pemegang saham mayoritas di perusahaan tersebut. Kami melihat potensi yang besar bagi pelaksanaan sinergi antara Scicom dengan lini bisnis korporat yang kami layani, terutama Infomedia, yang eksistensinya terus meningkat di pasar call center. Keputusan kami untuk menempatkan dua eksekutif TELKOM di jajaran direksi Scicom mencerminkan pentingnya segmen bisnis ini bagi sustainabilitas pertumbuhan bisnis Perusahaan dalam jangka panjang. Pada bulan Agustus 2010, TELKOM melalui Metra kembali melakukan aksi korporasi strategis dengan mengakuisisi 20% saham lainnya di PT Sigma Cipta Caraka, setelah sebelumnya penguasaan saham di perusahaan ini mencapai 80,0% sejak tahun 2008. Sigma telah terkenal sebagai pemain TI yang terkemuka di Indonesia, terutama untuk layanan perbankan dan keuangan.

MeLanJutkan

transfOrMasI

Kami mencatat bahwa tren layanan dan gaya hidup pelanggan di industri telekomunikasi saat ini didominasi oleh konvergensi yang mencakup jaringan, layanan, perangkat dan industri itu sendiri. Dampaknya terhadap bisnis

telepon tidak bergerak yang tradisional tentunya sangat jelas, yakni bahwa bisnis ini tidak lagi dominan dalam rantai usaha yang memberikan nilai tambah di samping faktanya memang telah terjadi penurunan setiap tahunnya bahkan pada tingkat global. Pada saat yang sama, pertumbuhan yang luar biasa di pasar telepon seluler dalam satu dekade terakhir mulai mendekati kondisi stabil, dengan lebih 200 juta pengguna telepon genggam dari total penduduk Indonesia yang mencapai sekitar 230 juta jiwa. Oleh karena itu, TELKOM mulai empat tahun lalu bangkit untuk mendiversifikasi sumber-sumber pendapatannya dengan tanpa meninggalkan bisnis telekomunikasi yang menjadi legacy-nya guna mempertajam daya saing Perusahaan. Karenanya, kami meluncurkan transformasi secara menyeluruh di tubuh Perseroan untuk memperkokoh eksistensinya di sektor IME yang semakin berkembang agar dapat menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam jangka panjang. U p aya t ra n s fo r m a s i i n i ka m i fokuskan pada sisi portofolio, infrastruktur dan sistem, organisasi dan budaya perusahaan.

Sejak akhir tahun 2010, transformasi portofolio telah selesai kami lakukan. Hal itu membuat penataan segmen IME kami lebih terstruktur rapi dalam organisasi kami. Meskipun bisnis telepon tidak bergerak masih memiliki kontribusi positif lebih dari 35-40% terhadap pendapatan konsolidasi saat ini, kami berharap bisnis new wave akan menggantikan posisinya mulai tahun 2015 yang diikuti oleh penurunan kontribusi telepon seluler secara proporsional. (Lihat “Faktor-Faktor Risiko” - Pernyataan-pernyataan yang bersifat pandangan ke depan yang belum tentu akurat).

Kemudian, dalam hal infrastruktur, transformasi kami arahkan agar sejalan dengan master plan INSYNC2014. Upaya ini termasuk penerapan seluruh jaringan next generation berbasis IP, perubahan sisi operasional menjadi

(26)

Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia, Tbk. 2010 Masa Depan Anda di Mulai Hari Ini 22 IKHTISAR DAN PENCAPAIAN KAMI TAHUN 2010 LAPORAN KEPADA

PEMEGANG SAHAM PROFIL TELKOM TINJAUAN KINERJA SDM TINJAUAN KINERJA SAHAM TINJAUAN BISNIS TELKOM TINJAUAN INDUSTRI TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA

lebih ramping dengan fokus yang kuat pada penanganan pengalaman pelanggan, dengan broadband sebagai faktor pendorong utamanya. Target kami dalam hal ini adalah memberikan layanan akses broadband yang luas bagi pelanggan residensial maupun korporat.

Kami juga telah menyelesaikan transformasi organisasi dengan membentuk divisi independen untuk menangani Flexi, sentralisasi Divisi Akses yang dimulai pada awal tahun serta perampingan pada tujuh Divisi Regional menjadi hanya dua divisi yang dirampungkan seluruhnya pada bulan April 2010. Bentuk organisasi yang lebih fleksibel dan dinamis memungkinkan terciptanya akuntabilitas dan deskripsi tanggung jawab yang lebih jelas, hal ini merupakan kunci sukses bagi peningkatan performa bisnis legacy Perusahaan.

Pada tahun 2009, kami melakukan rebranding sebagai upaya untuk memperkenalkan ke publik bagaimana Perusahaan telah bertransformasi. Tahun 2010 merupakan periode kelanjutan upaya transformasi yang kami wujudkan dengan mengambil sejumlah langkah untuk menyelaraskan budaya perusahaan dengan dinamika baru Perusahaan sekaligus memperkuat komitmen grup Perusahaan kepada masa depan bisnis kami. Budaya Perusahaan ‘5C’ yang baru sudah diluncurkan melalui inisiatif yang kami sebut T Lab – sebuah kelompok kecil karyawan yang terfokus yang berasal dari berbagai divisi dan bekerja sama menghasilkan beragam solusi inovatif untuk mengatasi isu-isu yang muncul, dengan tujuan utama penambahan nilai dan peningkatan kualitas. Salah satu wujud konkritnya adalah kelompok ini telah menciptakan kreativitas bersama terhadap pengembangan layanan broadband Speedy di samping mengupayakan peningkatan layanan serta jumlah pelanggan.

T-Lab merupakan salah satu contoh, namun dalam skala kecil, dari sinergi yang terus dikembangkan dalam jajaran TELKOMGroup. Hal ini telah ditunjukkan terutama pada pendekatan kami kepada pengembangan jaringan dan penguatan integrasi pemasaran produk kami. Mungkin hal yang paling menonjol adalah kami kini tumbuh bersama secara stabil dan berbagi pengetahuan melalui mutasi karyawan antara TELKOM dan anak perusahaan, serta di antara anak perusahaan juga. Mereka juga saling bertukar ide dan saling memperkuat kepercayaan satu sama lain terutama sejak kami meluncurkan program pengembangan eksekutif yang memfasilitasi pengembangan kompetensi karyawan yang punya talenta besar dari berbagai divisi.

tata keLOLa

Perusahaan yang

BaIk

Sejalan dengan misi kami untuk menjadi panutan dalam pengelolaan perusahaan di Indonesia, kami terus meningkatkan nilai dalam praktik-praktik yang terkait dengan tata kelola perusahaan. TELKOM telah menjadi model pemanfaatan teknologi informasi di negara ini dalam upaya meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik, serta mengaplikasikan TI pada seluruh sistem pengendalian internal, pengadaan, fungsi whistleblower, dan operasional serta transaksi lainnya. Di samping itu kami terus memfokuskan pada upaya perluasan dan pendalaman pemahaman te r h a d a p p o te n s i r i s i ko d a n m e n c i p t a ka n ke b i j a ka n ya n g efektif untuk mengelolanya. Kami juga secara proaktif melakukan identifikasi, pengukuran dan upaya mitigasi atas dampak dari aktivitas ya n g ka m i l a ku ka n te r h a d a p lingkungan dan masyarakat.

Komitmen kami terhadap pelaksanaan transparansi dan tata kelola yang baik telah mendapat pengakuan dari kalangan investor. Bahkan Laporan Tahunan TELKOM tahun 2009 berhasil meraih peringkat kedua pada Annual Report Awards yang diselenggarakan Bapepam-LK, yang merupakan peningkatan dari posisi ketiga di tahun-tahun sebelumnya. Kami juga meraih penghargaan sebagai ‘Most Trusted Company’ dari institusi Corporate Governance Indonesia serta sejumlah penghargaan lainnya yang tentunya mencerminkan upaya untuk mempertahankan standar tertinggi dalam pelaksanaan integritas usaha.

Ini juga merupakan saat yang tepat untuk menyampaikan penghargaan kepada Komisaris Independen kami, almarhum Bapak Arif Arryman, yang telah wafat pada bulan September 2010. Beliau telah mendedikasikan dirinya dengan memberikan kontribusi signifikan yang telah memperkuat pelaksanaan tata kelola perusahaan dan pengawasan di TELKOM, kami sangat kehilangan dengan kepergian beliau.

tanggung JawaB

sOsIaL

Pada tahun 2011, Indonesia akan mengemban tugas sebagai tuan rumah South East Asian Games. Dalam kesempatan ini dengan bangga

Posisi Keuangan

TELKOM yang

kuat memfasilitasi

pencapaian agenda

investasi strategis

Perusahaan.

Gambar

grafik  harga dan Volume Perdagangan saham teLkOM  di Bursa efek Indonesia
Tabel dan grafik di bawah ini menguraikan secara rinci jumlah karyawan TELKOM pada tanggal 31 Desember 2010:
Grafik Komposisi Karyawan Berdasarkan Tingkat   Pendidikan dari 2009 ke 2010Manajemen SeniorManajemen Madya11.813 3.372 11.381281 LainnyaPengawas < 30 31 - 45 > 45 4,2 % 4,6 % 36,6 %30,1 % 59,2 % 65,3 %20092010Pra KuliahLulusanDiplomaLulusanUniversit
tabel kelompok usia
+7

Referensi

Dokumen terkait

Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Laporan Keuangan Publikasi Tahunan Bank Umum Swasta Nasional dan Bank Asing yang diterbitkan oleh Bursa Efek

Penawaran Umum (Go Public) adalah kegiatan penawaran Efek yang dilakukan oleh Emiten untuk menjual Efek kepada masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur dalam Undang-undang

KAJIAN LITERATUR PENERAPAN INTERNATIONAL FINANCIAL REPORTING STANDARDS PADA PERUSAHAAN YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2011 (Studi Kasus pada

Secara umum kinerja keuangan bank umum persero dan swasta nasional dominasi asing yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2011 tergolong baik, namun

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja perusahaan dengan menggunakan metode Du pont System pada 3 perusahaan feedmill yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia,

Perusahaan Tekstil & Garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) No PERUSAHAAN KODE KRITERIA PENENTUAN SAMPEL EMITEN 1 2 3 1

Para Pemegang Saham yang namanya tercatat dengan sah dalam DPS Perseroan pada penutupan perdagangan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia tanggal 3 November

Fadhillah Ramadhani Nasution,Lisa Marlina 2013 Pengaruh Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih Pada Bank Swasta Nasional Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Hasil penelitian yang