KEUANGAN PUBLI
KEUANGAN PUBLIK
K IISLA
SLAM
M
M
Makalah ini di akalah ini di buabuat untuk met untuk memenuhi tugas mata kumenuhi tugas mata kuliahliah Pengantar Ekonomi Is
Pengantar Ekonomi Islamlam
DOSEN PENGAMPU DOSEN PENGAMPU MUHAMMAD NIZAR, SE, Sy. MUHAMMAD NIZAR, SE, Sy.
NAMA
NAMA
ZAINURI
ZAINURI
NIM: 2011.86.22.0012
NIM: 2011.86.22.0012
PROGRAM STUDI EKONOMI IS
PROGRAM STUDI EKONOMI ISLA
LAM
M
FAKULTAS AGAMA ISLAM
FAKULTAS AGAMA ISLAM
UNIVERSITAS YUDHARTA P
UNIVERSITAS YUDHARTA PASURUA
ASURUAN
N
2012
KEUANGAN PUBLIK ISLAM KEUANGAN PUBLIK ISLAM
A.
A. PendahuluanPendahuluan
Untuk mencapai
Untuk mencapai falah falah yang maksimum, tidak seluruh aktifitasyang maksimum, tidak seluruh aktifitas ekonomi bisa diserahkan pada mekanisme pasar. Ada kalanya mekanisme ekonomi bisa diserahkan pada mekanisme pasar. Ada kalanya mekanisme pasar gagal menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat pasar gagal menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat ataupun mekanisme pasar tidak bekerja secara
ataupun mekanisme pasar tidak bekerja secara fair fair dan adil, fair dalam artidan adil, fair dalam arti berprinsipkan saling ridho dan adil dalam arti tidak berbuat zalim kepada berprinsipkan saling ridho dan adil dalam arti tidak berbuat zalim kepada pihak lain. Dalam hal ini pemerintah atau masyarakat perlu mengambil alih pihak lain. Dalam hal ini pemerintah atau masyarakat perlu mengambil alih peran mekanisme pasar dalam menyediakan barang atau jasa tersebut.
peran mekanisme pasar dalam menyediakan barang atau jasa tersebut. Perm
Permasalahan selanjutnyasalahan selanjutnya a yyang ang munmuncul adacul adalah baralah bara ng atau jng atau jasa apakahasa apakah yang perlu disediakan masyarakat atau pemerintah, dari mana sumber dana yang perlu disediakan masyarakat atau pemerintah, dari mana sumber dana yang digunakan untuk penyediaan barang atau jasa tersebut, bagaimana yang digunakan untuk penyediaan barang atau jasa tersebut, bagaimana alokasi dan distribusi barang atau jasa yang disediakan oleh masyarakat atau alokasi dan distribusi barang atau jasa yang disediakan oleh masyarakat atau pemerintah tersebut, apakah kriteria untuk memutuskan bahwa barang atau pemerintah tersebut, apakah kriteria untuk memutuskan bahwa barang atau jas
jasa a tertentu tertentu llayak ayak disediakan disediakan oleoleh h pemepemerintah rintah aatau tau mmasyarakat, asyarakat, dandan sebagainya.
sebagainya.
Oleh karena itu, dalam tahap awal perlu dikaji bagaimana keuangan Oleh karena itu, dalam tahap awal perlu dikaji bagaimana keuangan public ini dipraktikkan oleh Rasulullah Saw, dan para sahabatnya, public ini dipraktikkan oleh Rasulullah Saw, dan para sahabatnya, prinsip-prinsip apakah yang bisa disarikan dari sunnah Rasulullah Saw. dan prinsip apakah yang bisa disarikan dari sunnah Rasulullah Saw. dan sahabatnya, dan bagaimana implementasi keuangan publik Islam dalam masa sahabatnya, dan bagaimana implementasi keuangan publik Islam dalam masa kekinian. Diantara instrument keuangan publik Islam yang terbentuk sejak kekinian. Diantara instrument keuangan publik Islam yang terbentuk sejak awal yaitu: zakat, infaq waqf dan sebagainya.
awal yaitu: zakat, infaq waqf dan sebagainya.
1 1
B.
B. SejarSejarah Keah Ke uuangan Publik Islaangan Publik Isla mm 1.
1. KeuangKeuangan Pan Puublik pada Masa blik pada Masa RasRasulululullahlah
Negara Islam pertama yang dibangun di dunia adalah negara yang Negara Islam pertama yang dibangun di dunia adalah negara yang dibangun Rasulullah di Madinah yang dikenal dengan nama negara Islam dibangun Rasulullah di Madinah yang dikenal dengan nama negara Islam Madinah. Negara ini dibangun berlandaskan semangat keislaman yang Madinah. Negara ini dibangun berlandaskan semangat keislaman yang tercermin dari al-Q
tercermin dari al-Qur’an daur’an dan kepemimpinan Rasulullah. Modal utaman kepemimpinan Rasulullah. Modal utama yang dipergunakan untuk membangun negara ini bukanlah uang yang dipergunakan untuk membangun negara ini bukanlah uang melainkan semangat ketauhidan yang ditanamkan Rusulullah kepada melainkan semangat ketauhidan yang ditanamkan Rusulullah kepada masyarakat Madinah. Pada waktu itu kaum muhajirin yang mengungsi dari masyarakat Madinah. Pada waktu itu kaum muhajirin yang mengungsi dari Mekkah dan datang ke Madinah tanpa membawa bekal yang cukup. Mekkah dan datang ke Madinah tanpa membawa bekal yang cukup. Sementara di Madinah belum ada pemerintahan yang terorganisir dengan Sementara di Madinah belum ada pemerintahan yang terorganisir dengan baik.
baik.
Beberapa kebijakan diambil oleh Rasulullah untuk mengukuhkan Beberapa kebijakan diambil oleh Rasulullah untuk mengukuhkan pemerintahan yang ada. Sebagaimana diriwayatkan oleh Muslim, pemerintahan yang ada. Sebagaimana diriwayatkan oleh Muslim, Ra
Rasulullah bersabda, “sulullah bersabda, “kemiskinan membawa orang pada kkemiskinan membawa orang pada k eekafkafirairann.”.”MakaMaka upaya untuk mengentaskan kemiskinan merupakan bagian dari kebijakan upaya untuk mengentaskan kemiskinan merupakan bagian dari kebijakan sosial yang dikeluarkan Rasulullah. Di antara kebijakan ekonomi sosial yang dikeluarkan Rasulullah. Di antara kebijakan ekonomi Rasulullah, guna memacu pertumbuhan kegiatan perekonomian yang ada Rasulullah, guna memacu pertumbuhan kegiatan perekonomian yang ada di Madinah ketika itu adalah membangun masjid sebagai
di Madinah ketika itu adalah membangun masjid sebagai Islamic Islamic Center Center yang digunakan selain untuk beribadah juga untuk kegiatan kegiatan lain yang digunakan selain untuk beribadah juga untuk kegiatan kegiatan lain seperti tempat pertemuan parlemen, kesekretariatan, mahkamah agung, seperti tempat pertemuan parlemen, kesekretariatan, mahkamah agung, markas besar tentara, kantor urusan luar negeri, pusat pendidikan, tempat markas besar tentara, kantor urusan luar negeri, pusat pendidikan, tempat
pelatihan bagi para penyebar luas agama, asrama, baitul maal, tempat para pelatihan bagi para penyebar luas agama, asrama, baitul maal, tempat para dewan dan utusan.
dewan dan utusan.
Mempersaudarakan antara kaum mujahirin dengan kaum anshar. Mempersaudarakan antara kaum mujahirin dengan kaum anshar. Kelompok anshar memberikan sebagian dari harta mereka kepada kaum Kelompok anshar memberikan sebagian dari harta mereka kepada kaum muhajirin untuk dipergunakan dalam kegiatan produksi sampai kaum muhajirin untuk dipergunakan dalam kegiatan produksi sampai kaum muhajirin dapat melangsungkan kehidupannya.
muhajirin dapat melangsungkan kehidupannya.
Kebijakan lainnya yang diambil Rasulullah di antaranya Kebijakan lainnya yang diambil Rasulullah di antaranya merehabilitasi muhajirin dari Makkah di Madinah, menciptakan merehabilitasi muhajirin dari Makkah di Madinah, menciptakan kedamaian dalam negara, mengeluarkan hak dan kewajiban kepada warga kedamaian dalam negara, mengeluarkan hak dan kewajiban kepada warga negaranya, membuat konstitusi negara, menyusun sistem pertahanan negaranya, membuat konstitusi negara, menyusun sistem pertahanan Madinah, dan meletakkan dasar-dasar sistem keuangan negara.
Madinah, dan meletakkan dasar-dasar sistem keuangan negara.
Dua perubahan besar yang dilakukan oleh Rasulullah pada masa itu Dua perubahan besar yang dilakukan oleh Rasulullah pada masa itu adalah:
adalah: PertamaPertama, Islam telah membuang sebagian besar tradisi, ritual,, Islam telah membuang sebagian besar tradisi, ritual, norma, nilai simbul-simbul dari masa lampau dan mengganti dengan yang norma, nilai simbul-simbul dari masa lampau dan mengganti dengan yang baru sesuai al-Qur
baru sesuai al-Qur’’an dan sunnah Rasul.an dan sunnah Rasul. KeduaKedua, negara baru dibentuk , negara baru dibentuk tanpa menggunakan sumber keuangan ataupun moneter karena tidak tanpa menggunakan sumber keuangan ataupun moneter karena tidak diwarisi harta ataupun persediaan dari masa lampau.
diwarisi harta ataupun persediaan dari masa lampau. a.
a. Sumber Utama Keuangan NegaraSumber Utama Keuangan Negara
Pada masa Rasulullah hampir seluruh pekerjaan yang Pada masa Rasulullah hampir seluruh pekerjaan yang dikerjakan tidak mendapatkan upah. Tidak ada tentara formal, semua dikerjakan tidak mendapatkan upah. Tidak ada tentara formal, semua muslim yang mampu boleh menjadi tentara. Mereka tidak muslim yang mampu boleh menjadi tentara. Mereka tidak mendapatkan gaji tetap, tetapi diperbolehkan mendapat bagian mendapatkan gaji tetap, tetapi diperbolehkan mendapat bagian
rampasan perang. Pada masa perang Badar mulai diaturlah pembagian rampasan perang. Pada masa perang Badar mulai diaturlah pembagian harta rampasan perang dengan turunnya surat al-Anfaal: 41
harta rampasan perang dengan turunnya surat al-Anfaal: 41
..Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan
miskin dan ibnu sabilibnu sabil, jika kamu beriman kepada Allah dan, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang kami turunkan kepada hamba kami kepada apa yang kami turunkan kepada hamba kami (Muhammad) di hari
(Muhammad) di hari FurqaanFurqaan, yaitu di hari bertemunya dua, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Pada tahun kedua Hijrah mulai diwajibkan zakat fitrah setiap Pada tahun kedua Hijrah mulai diwajibkan zakat fitrah setiap bulan Ramadhan. Sedangkan zakat
bulan Ramadhan. Sedangkan zakat malmal mulai diwajibkan pada tahunmulai diwajibkan pada tahun kesembilan Hijrah. Adapun harta kekayaan yang dikenai pajak adalah kesembilan Hijrah. Adapun harta kekayaan yang dikenai pajak adalah sebag
sebagai berai berikut:ikut: 1)
1) Emas.Emas. 2)
2) Perak.Perak. 3)
3) Binatang ternak seperti unta, sapi, dan kambing.Binatang ternak seperti unta, sapi, dan kambing. 4)
4) Barang dagangan.Barang dagangan. 5)
5) Hasil pertanian.Hasil pertanian. 6)
6) Luqta, barang yang ditinggalkan musuh.Luqta, barang yang ditinggalkan musuh. 7)
7) Luqot Luqothohhoh(barang temuan).(barang temuan).
Dengan adanya perintah wajib ini, Rasulullah mulai Dengan adanya perintah wajib ini, Rasulullah mulai metentukan pegawai pengelolanya yang kebanyakan dari Bani metentukan pegawai pengelolanya yang kebanyakan dari Bani
Umayah, yang mana mereka tidak digaji secara resmi tetapi mereka Umayah, yang mana mereka tidak digaji secara resmi tetapi mereka mendapat bayaran tertentu dari dana zakat.
mendapat bayaran tertentu dari dana zakat.
Kekayaan pertama diperoleh pada tahun keempat Hijrah dari Kekayaan pertama diperoleh pada tahun keempat Hijrah dari Bani Nadir yang berupa tanah dan barang yang ditinggalkan ketika Bani Nadir yang berupa tanah dan barang yang ditinggalkan ketika dideportasi dari tempat tinggalnya karena melanggar pejanjian dideportasi dari tempat tinggalnya karena melanggar pejanjian Madinah. Sedangkan wakaf pertama diberikan oleh Mukhoirik, Madinah. Sedangkan wakaf pertama diberikan oleh Mukhoirik, seorang robbi Bani Nadir yang telah masuk Islam berupa tujuh kebun. seorang robbi Bani Nadir yang telah masuk Islam berupa tujuh kebun. Sumber pendapatan negara lainnya diantaranya berasal dari:
Sumber pendapatan negara lainnya diantaranya berasal dari: 1)
1) Jizyah Jizyah yaitu pajak yang dibayar oleh non-muslim khususnya ahliyaitu pajak yang dibayar oleh non-muslim khususnya ahli
kitab, untuk jaminan perlindungan jiwa, harta, ibadah dan tidak kitab, untuk jaminan perlindungan jiwa, harta, ibadah dan tidak wajib militer.
wajib militer. 2)
2) KharajKharaj yaitu pajak tanah dari non-muslim ketika Khoibaryaitu pajak tanah dari non-muslim ketika Khoibar
ditaklukkan. ditaklukkan. 3)
3) Ushr Ushr adalah bea impor barang yang dikenakan kepada semuaadalah bea impor barang yang dikenakan kepada semua
pedagang yang dibayar sekali dalam setahun yang hanya dikenakan pedagang yang dibayar sekali dalam setahun yang hanya dikenakan pada barang yang nilainya lebih dari 200 dirham.
pada barang yang nilainya lebih dari 200 dirham. b.
b. Sumber Sekunder Keuangan NegaraSumber Sekunder Keuangan Negara Di antar
Di antara a sumber pendapatan sekunder sumber pendapatan sekunder yyang dapat ang dapat memmemberberiikankan h
hasil adalaasil adalah:h:
Uang tebusan tawanan perang.pinjaman-pinjaman untuk Uang tebusan tawanan perang.pinjaman-pinjaman untuk pembebasan kaum muslimin dari Judhaima.
pembebasan kaum muslimin dari Judhaima. 1)
1) KhumusKhumus atauatau rikazrikaz, harta karun temuan pada periode sebelum, harta karun temuan pada periode sebelum
Islam. Islam.
2)
2) Amwal Fadla Amwal Fadla, barang seorang muslim yang meninggal tanpa waris., barang seorang muslim yang meninggal tanpa waris. 3)
3) Wakaf Wakaf , harta banda yang didedikasikan kepada umat Islam yang, harta banda yang didedikasikan kepada umat Islam yang disebabkan karena Allah dan pendapatannya didepositokan di disebabkan karena Allah dan pendapatannya didepositokan di
Baitul Maal. Baitul Maal.
4)
4) Nawaib Nawaib, pajak yang sangat besar yang dibebankan kepada kaum, pajak yang sangat besar yang dibebankan kepada kaum muslim yang kaya dalam rangka menutupi pengeluaran negara muslim yang kaya dalam rangka menutupi pengeluaran negara
selama masa darurat. selama masa darurat.
5)
5) HadiahHadiah
6)
6) Zakat fitrahZakat fitrah
7)
7) Bentuk lain sedekah seperti kaffarat dan qurban.Bentuk lain sedekah seperti kaffarat dan qurban.
c.
c. Lembaga Keuangan NegaraLembaga Keuangan Negara
Sumber pemasukan keuangan negara ada banyak, tetapi untuk Sumber pemasukan keuangan negara ada banyak, tetapi untuk
pendistribusiannya harus ditangani oleh satu institusi. Rasulullah pendistribusiannya harus ditangani oleh satu institusi. Rasulullah
membentuk Baitul Maal sebagai institusi yang bertugas
membentuk Baitul Maal sebagai institusi yang bertugas
mengumpulkan dan mendistribusikan kekayaan negara. Pada mengumpulkan dan mendistribusikan kekayaan negara. Pada
perkembangan selanjutnya institusi ini memegang peran penting dalam perkembangan selanjutnya institusi ini memegang peran penting dalam
bidang keuangan dan administrasi pada awal periode Islam terutama bidang keuangan dan administrasi pada awal periode Islam terutama
pada masa kepemimpinan Khulafaurrasyidin. pada masa kepemimpinan Khulafaurrasyidin.
2.
2. KeuangKeuangan Pan Puubblik pada Masa Khulafaurrasyidinlik pada Masa Khulafaurrasyidin
1.
1. Khalifah Abu Bakar SiddiqKhalifah Abu Bakar Siddiq
Pada masa kepemimpinan Abu Bakar Siddiq pengelolaan kas Pada masa kepemimpinan Abu Bakar Siddiq pengelolaan kas
negara dijalankan sebagaimana Rasulullah menjalankannya. Baitul negara dijalankan sebagaimana Rasulullah menjalankannya. Baitul
Maal teta
negara. Abu Bakar Siddiq sangat memperhatiakan keakuratan negara. Abu Bakar Siddiq sangat memperhatiakan keakuratan
perhitungan zakat. Zakat yang telah terkumpul di Baitul Maal selalu perhitungan zakat. Zakat yang telah terkumpul di Baitul Maal selalu
didistribusikan setiap periode dengan tanpa sisa. Sumber kekayaan didistribusikan setiap periode dengan tanpa sisa. Sumber kekayaan
negara yang semakin menipis menjelang wafatnya menyebabkan harta negara yang semakin menipis menjelang wafatnya menyebabkan harta
kekayaan pribadinya digunakan untuk pembiayaan negara. kekayaan pribadinya digunakan untuk pembiayaan negara.
2.
2. Khalifah Umar Bin KhattabKhalifah Umar Bin Khattab
Pada masa kekhalifahannya ada beberapa kebijakan baru yang Pada masa kekhalifahannya ada beberapa kebijakan baru yang
diambil, di antaranya adalah masalah: Baitul Maal, kepemilikan tanah, diambil, di antaranya adalah masalah: Baitul Maal, kepemilikan tanah,
zakat dan
zakat dan ushr ushr , sedekah untuk non muslim, mata uang, klasifikasi, sedekah untuk non muslim, mata uang, klasifikasi
pendapatan negara dan pengeluaran. pendapatan negara dan pengeluaran.
3.
3. Khalifah UtsmanKhalifah Utsman
Untuk meningkatkan hasil sumber daya alam maka pada masa Untuk meningkatkan hasil sumber daya alam maka pada masa
kekhalifahannya digali banyak aliran air, digalakkan menanam pohon kekhalifahannya digali banyak aliran air, digalakkan menanam pohon
buah-buahan dan pembentukan organisasi kepolisian tetap untuk buah-buahan dan pembentukan organisasi kepolisian tetap untuk
mendukung keamanan perdagangan. Beliau tidak mengambil upah dari mendukung keamanan perdagangan. Beliau tidak mengambil upah dari
kantornya. Beberapa kebijakan baru yang diambil diantaranya: kantornya. Beberapa kebijakan baru yang diambil diantaranya:
meningkatkan dana pensiun, meningkatkan keamanan dan pertahanan meningkatkan dana pensiun, meningkatkan keamanan dan pertahanan
laut, pembangunan wilayah taklukan baru, meningkatkan
laut, pembangunan wilayah taklukan baru, meningkatkan kharajkharaj dandan
jizyah
jizyah..
4.
4. Khalifah Ali Bin Abi ThalibKhalifah Ali Bin Abi Thalib
Perbedaan Khalifah Ali dengan tiga khalifah sebelumnya Perbedaan Khalifah Ali dengan tiga khalifah sebelumnya
adalah: kepemimpinannya yang sangat sederhana, ketat dan melakukan adalah: kepemimpinannya yang sangat sederhana, ketat dan melakukan
pen
pendistrdistriibusian busian hharta arta Baitul Maal dari pBaitul Maal dari p uusat ke sat ke provinsi-proprovinsi-provinvinsi sesi setiatiapp
pekan sekali. pekan sekali.
C.
C. Karakteristik Keuangan Publik Yang Berlandaskan KeadilanKarakteristik Keuangan Publik Yang Berlandaskan Keadilan
Dalam problematika makanan pokok, Islam memandang ada beberapa Dalam problematika makanan pokok, Islam memandang ada beberapa
poin penting yang harus dipenuhi untuk mencapai keadilan. poin penting yang harus dipenuhi untuk mencapai keadilan.
1.
1. Hajat hidup orang banyak harus dikelola dan menjadi tanggung jawabHajat hidup orang banyak harus dikelola dan menjadi tanggung jawab
n
negara. egara. RasulullahRasulullah per per nah nah bersabda babersabda bahwa “hwa “manusia berserikat dalam tmanusia berserikat dalam tigaiga hal yaitu a
hal yaitu a pi, pi, aair, ir, dan dan rumputrumput””. Dalam konteks kekinian, rumput dalam. Dalam konteks kekinian, rumput dalam hadits tersebut meliputi sumber makanan pokok masyarakat. Artinya, hadits tersebut meliputi sumber makanan pokok masyarakat. Artinya,
menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memastikan bahwa rakyat menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memastikan bahwa rakyat
dalam kondisi mampu memenuhi kebutuhan pokoknya. Karena itu sudah dalam kondisi mampu memenuhi kebutuhan pokoknya. Karena itu sudah
selayaknya sektor pertanian didukung sepenuhnya. Tidak sekadar selayaknya sektor pertanian didukung sepenuhnya. Tidak sekadar
menjamin untuk membeli, tetapi bagaimana meningkatkan produktivitas. menjamin untuk membeli, tetapi bagaimana meningkatkan produktivitas.
2.
2. Mekanisme pasar harus berjalan sempurna;Mekanisme pasar harus berjalan sempurna; ikhtikar ikhtikar dan spekulasi harusdan spekulasi harus ditangani. Islam memandang keadilan harus menjadi prinsip sistem ditangani. Islam memandang keadilan harus menjadi prinsip sistem
ekonomi. Dalam pandangan Islam, mekanisme pasar bebas adalah sistem ekonomi. Dalam pandangan Islam, mekanisme pasar bebas adalah sistem
yang alami, sistem yang memungkinkan pelaku ekonomi berkompetisi yang alami, sistem yang memungkinkan pelaku ekonomi berkompetisi
menuai h
menuai hasil atas usaasil atas usaha mha masing-asing- masing.masing.
Tetapi Islam menekankan perlunya perlindungan kepada si lemah oleh Tetapi Islam menekankan perlunya perlindungan kepada si lemah oleh
pemerintah. Islam memandang pentingnya pengorbanan si kuat untuk berbagi pemerintah. Islam memandang pentingnya pengorbanan si kuat untuk berbagi
kepada sesama. Bukan sebaliknya, para pedagang besar terus menggerus kepada sesama. Bukan sebaliknya, para pedagang besar terus menggerus
keuntungan yang seharusnya milik mereka para petani yang telah berkeringat. keuntungan yang seharusnya milik mereka para petani yang telah berkeringat.
Upaya untuk '
Upaya untuk ''mensyariahkan'mensyariahkan'' sektor pertanian. Dalam hal ini'' sektor pertanian. Dalam hal ini lembaga-lembaga keuangan syariah memiliki tanggung jawab vertikal dan lembaga-lembaga keuangan syariah memiliki tanggung jawab vertikal dan horisontal untuk merealisasikan tujuan keadilan.
horisontal untuk merealisasikan tujuan keadilan.
D.
D. Instrumen Pembiyaan Publik Instrumen Pembiyaan Publik
Pada masa awal pemerintahan negara Islam, keuangan publik Islam Pada masa awal pemerintahan negara Islam, keuangan publik Islam dan kebijakan fiskal belum banyak berperan dalam kegiatan perekonomian. dan kebijakan fiskal belum banyak berperan dalam kegiatan perekonomian. Kebijakan fiskal belum dijalankan sebagaimana dilakukan pada analisis Kebijakan fiskal belum dijalankan sebagaimana dilakukan pada analisis kebijakan fiskal dewasa ini, karena memang belum ada pemasukan negara saat kebijakan fiskal dewasa ini, karena memang belum ada pemasukan negara saat itu. Rasulullah dan stafnya tidak mendapat gaji sebagaimana lazimnya suatu itu. Rasulullah dan stafnya tidak mendapat gaji sebagaimana lazimnya suatu pemerintahan. Penerimaan pemerintah hanya berasal dari sumbangan pemerintahan. Penerimaan pemerintah hanya berasal dari sumbangan masyarakat. Zakat belum diwajibkan pada awal pemerintah Islam tersebut. masyarakat. Zakat belum diwajibkan pada awal pemerintah Islam tersebut. Kalau Rasulullah membutuhkan dana untuk membantu fakir miskin, maka Kalau Rasulullah membutuhkan dana untuk membantu fakir miskin, maka Bilal biasa meminjam dari orang Yahudi.
Bilal biasa meminjam dari orang Yahudi.
Sumber penerimaan lainnya pada awal tahun pemerintahan tersebut Sumber penerimaan lainnya pada awal tahun pemerintahan tersebut adalah harta yang diperoleh dari rampasan perang (
adalah harta yang diperoleh dari rampasan perang (GhonimahGhonimah), dan ini baru), dan ini baru
diizinkan untuk menjadi salah satu sumber keuangan pemerintahan tersebut diizinkan untuk menjadi salah satu sumber keuangan pemerintahan tersebut setelah turunnya surah al-Anfal: 41 pada tahun kedua Hijriah. Selanjutnya setelah turunnya surah al-Anfal: 41 pada tahun kedua Hijriah. Selanjutnya pada tahun kedua Hijriah tersebut zakat fitrah merupakan kewajiban yang pada tahun kedua Hijriah tersebut zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus dibayarkan oleh setiap muslim dan ini kemudian menjadi salah satu harus dibayarkan oleh setiap muslim dan ini kemudian menjadi salah satu sumber keuangan pemerintahan.
sumber keuangan pemerintahan.
Sumber keuangan lainnya berasal dari
Sumber keuangan lainnya berasal dari Jizyah Jizyah yaitu pajak yangyaitu pajak yang
dibayarkan oleh kelompok nonmuslim, khususnya ahli kitab, yang dibayarkan oleh kelompok nonmuslim, khususnya ahli kitab, yang
memperoleh jaminan perlindungan kehidupan dalam pemerintahan Islam. memperoleh jaminan perlindungan kehidupan dalam pemerintahan Islam. Sumber-sumber lainnya adalah
Sumber-sumber lainnya adalah KharajKharaj (pajak tanah yang dipungut dari(pajak tanah yang dipungut dari
nonmuslim),
nonmuslim), Ushr Ushr (bea impor) yang dikenakan kepada setiap pedagang dan(bea impor) yang dikenakan kepada setiap pedagang dan dibayarkan hanya sekali selama setahun dan hanya berlaku kalau nilai dibayarkan hanya sekali selama setahun dan hanya berlaku kalau nilai perdagangannya melebihi Islam 200 dirham.
perdagangannya melebihi Islam 200 dirham.
Dengan berjalannya waktu dan mulai terkumpulnya sumber-sumber Dengan berjalannya waktu dan mulai terkumpulnya sumber-sumber keuangan, pemerintahan mulai dapat membiayai berbagai pengeluaran keuangan, pemerintahan mulai dapat membiayai berbagai pengeluaran terutama digunakan untuk mempertahankan eksistensi negara. Misalnya terutama digunakan untuk mempertahankan eksistensi negara. Misalnya pengeluaran untuk membiayai pertahanan, pembayaran utang negara, bantuan pengeluaran untuk membiayai pertahanan, pembayaran utang negara, bantuan untuk musafir, pembayaran gaji untuk wali, guru, dan pejabat negara lainnya. untuk musafir, pembayaran gaji untuk wali, guru, dan pejabat negara lainnya.
Baru setelah itu, turun ayat yang menyangkut ketentuan pengeluaran Baru setelah itu, turun ayat yang menyangkut ketentuan pengeluaran dana z
dana zakat kepada deakat kepada dellapaapan gn goolonlonggaann, sebagaimana terca, sebagaimana terca ntum ntum dada llam surat QSam surat QS at-Taubah ayat 60. at-Taubah ayat 60.
..Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu'allaf yang orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu'allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Dengan turunnya ayat ini maka tampak kebijakan fiskal dengan tegas Dengan turunnya ayat ini maka tampak kebijakan fiskal dengan tegas menetapkan jenis-jenis pengeluaran yang dapat digunakan atas dana zakat menetapkan jenis-jenis pengeluaran yang dapat digunakan atas dana zakat yang ada. Penggunaan dana zakat di luar ketentuan yang ditetapkan oleh ayat yang ada. Penggunaan dana zakat di luar ketentuan yang ditetapkan oleh ayat tersebut adalah tidak sesuai dengan ketentuan al-Qur
bagaimana ekonomi Islam sangat peduli pada kaum miskin, yang derajat bagaimana ekonomi Islam sangat peduli pada kaum miskin, yang derajat kehidupannya perlu dibantu dan diangkat ke tingkat yang layak.
kehidupannya perlu dibantu dan diangkat ke tingkat yang layak.
Ditinjau sisi keuangan publik maka pengumpulan dan pengeluaran Ditinjau sisi keuangan publik maka pengumpulan dan pengeluaran dan
dana a zakat dapat dipandang sebagai kegiatan zakat dapat dipandang sebagai kegiatan ununtuk distuk distritribbusi pendusi pendapatan apatan yangyang lebih merata. Islam tidak menghendaki adanya harta yang diam dalam tangan lebih merata. Islam tidak menghendaki adanya harta yang diam dalam tangan seseorang. Apabila harta tersebut telah cukup nisabnya, maka wajib seseorang. Apabila harta tersebut telah cukup nisabnya, maka wajib dikeluarkan zakatnya. Dengan demikian di sini tampak adanya usaha untuk dikeluarkan zakatnya. Dengan demikian di sini tampak adanya usaha untuk mendorong orang memutarkan hartanya ke dalam sistem perekonomian, mendorong orang memutarkan hartanya ke dalam sistem perekonomian, sehingga bisa menghasilkan
sehingga bisa menghasilkan growthgrowth..
Dengan semakin berkembangnya Islam yang tercermin dengan Dengan semakin berkembangnya Islam yang tercermin dengan semakin luasnya daerah kekuasaan pemerintahan Islam, maka peran dari semakin luasnya daerah kekuasaan pemerintahan Islam, maka peran dari kegiatan keuangan publik semakin penting. Pengumpulan zakat melalui kegiatan keuangan publik semakin penting. Pengumpulan zakat melalui lembaga amil merupakan model pengumpulan dana zakat yang ada pada lembaga amil merupakan model pengumpulan dana zakat yang ada pada waktu itu. Lembaga Baitul Maal merup
waktu itu. Lembaga Baitul Maal merupakan “departemen keuangan” atauakan “departemen keuangan” atau lembaga penyimpanan kas Pemerintahan Islam yang berfungsi sebagai lembaga penyimpanan kas Pemerintahan Islam yang berfungsi sebagai penerima pendapatan dan membelanjakannya.
penerima pendapatan dan membelanjakannya.
Selain lembaga lembaga tersebut, dalam pemerintahan Islam juga Selain lembaga lembaga tersebut, dalam pemerintahan Islam juga terdapat lembaga lain yang cukup berperan dalam meningkatkan kesejahteraan terdapat lembaga lain yang cukup berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yaitu lembaga yang berkaitan dengan kegiatan wakaf. Dalam masyarakat yaitu lembaga yang berkaitan dengan kegiatan wakaf. Dalam sejarah Islam, tercatat bahwa lembaga wakaf ini sedemikian besar peranannya sejarah Islam, tercatat bahwa lembaga wakaf ini sedemikian besar peranannya dalam sistem perekonomian.
E.
E. Lembaga Keuangan Islam Bank dan Non-Bank Lembaga Keuangan Islam Bank dan Non-Bank
Untuk mewujudkan sistem keuangan yang adil dan efisien, maka Untuk mewujudkan sistem keuangan yang adil dan efisien, maka setiap lapisan masyarakat harus terwadahi keinginannya dalam berinvestasi setiap lapisan masyarakat harus terwadahi keinginannya dalam berinvestasi dan berusaha, sesuai dengan kemampuan dan keinginannya. Untuk dan berusaha, sesuai dengan kemampuan dan keinginannya. Untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut maka didentuklah lembaga keuangan memfasilitasi kebutuhan tersebut maka didentuklah lembaga keuangan perbankan dan non-perbankan.
perbankan dan non-perbankan. 1.
1. Lembaga Keuangan Bank Lembaga Keuangan Bank a.
a. BanBank Sk Syyariahariah
Bank Syariah adalah lembaga keuangan yang usaha pokoknya Bank Syariah adalah lembaga keuangan yang usaha pokoknya memberikan kredit dan jasa-jasa lain dalam lalulintas pembayaran dan memberikan kredit dan jasa-jasa lain dalam lalulintas pembayaran dan peredaran uang yang beroprasi disesuaikan dengan prinsip-prinsip peredaran uang yang beroprasi disesuaikan dengan prinsip-prinsip syariah.
syariah. b.
b. Produk Produk 1)
1) Penyaluran DanaPenyaluran Dana a)
a) Ba’iBa’i(jual beli)(jual beli) -- Murabahah Murabahah
Murabahah
Murabahah adalah transaksi jual beli, dimana bank adalah transaksi jual beli, dimana bank mendapat sejumlah keuntungan. Dalam hal ini, bank mendapat sejumlah keuntungan. Dalam hal ini, bank menjadi penjual dan nasabah menjadi pembeli.
menjadi penjual dan nasabah menjadi pembeli. -- SalamSalam
Salam
Salam adalah transaksi jual beli, dimana barangnya belumadalah transaksi jual beli, dimana barangnya belum ada, sehingga barang yang menjadi objek transaksi tersebut ada, sehingga barang yang menjadi objek transaksi tersebut
diserahkan secara tangguh. Dalam transaksi ini, bank diserahkan secara tangguh. Dalam transaksi ini, bank menjadi pembeli dan nasabah menjadi penjual.
menjadi pembeli dan nasabah menjadi penjual. -- Istishna Istishna
Alur trankasksi
Alur trankasksi Istishna Istishna mirip denganmirip dengan SalamSalam, hanya saja, hanya saja dalam
dalam Ist Istishnaishna, Bank dapat membayar harga pembelian, Bank dapat membayar harga pembelian dalam beberapa kali termin pembayaran.
dalam beberapa kali termin pembayaran. b)
b) Ijarah Ijarah (sewa)(sewa)
Secara prinsip, Ijarah sama dengan transaksi jual beli, hanya Secara prinsip, Ijarah sama dengan transaksi jual beli, hanya saja yang menjadi objek dalam transaksi ini adalah dalam saja yang menjadi objek dalam transaksi ini adalah dalam bentuk manfaat. Pada akhir masa sewa dapat saja diperjanjian bentuk manfaat. Pada akhir masa sewa dapat saja diperjanjian bahwa barang yang diambil manfaatnya selama masa sewa bahwa barang yang diambil manfaatnya selama masa sewa akan dijual belikan antra bank dan nasabah yang menyewa akan dijual belikan antra bank dan nasabah yang menyewa (Ijarah
(Ijarah muntahhiyah bittamlik muntahhiyah bittamlik atau sewa yang diikuti denganatau sewa yang diikuti dengan berpin
berpindahnya dahnya kepemilikan)kepemilikan) c)
c) SyirkahSyirkah
-- Musyarakah Musyarakah Musyarakah
Musyarakah adalah bentuk umum dari usaha bagi hasil.adalah bentuk umum dari usaha bagi hasil. Dalam kerjasama ini para pihak secara bersama-sama Dalam kerjasama ini para pihak secara bersama-sama memadukan sumber daya baik yang berwujud ataupun memadukan sumber daya baik yang berwujud ataupun tidak berwujud untuk menjadi modal proyek kerjasama, dan tidak berwujud untuk menjadi modal proyek kerjasama, dan secara bersama-sama pula mengelola proyek kerjasama secara bersama-sama pula mengelola proyek kerjasama tersebut.
-- Mudarabah Mudarabah Mudharabah
Mudharabah adalah salah satu bentuk spesifik dariadalah salah satu bentuk spesifik dari Musyarakah. Dalam
Musyarakah. Dalam Mudarabah Mudarabah, salah satu pihak berfungsi, salah satu pihak berfungsi sebagai
sebagai Shahibul MalShahibul Mal (pemilik modal) dan pihak yang lain(pemilik modal) dan pihak yang lain berper
berperan sebagaan sebagaii Mudha Mudharibrib(pengelola).(pengelola). d)
d) Akad PelengkapAkad Pelengkap -- Hi Hiwalahwalah
Hiwalah adalah transaksi pengalihan utang piutang. Dalam Hiwalah adalah transaksi pengalihan utang piutang. Dalam praktek perbankan syariah, fasilitas hiwalah lazimnya untuk praktek perbankan syariah, fasilitas hiwalah lazimnya untuk membantu supplier mendapatkan modal tunai agar dapat membantu supplier mendapatkan modal tunai agar dapat melanjutkan produksinya, sedangkan bank mendapat ganti melanjutkan produksinya, sedangkan bank mendapat ganti biaya atas jasa.
biaya atas jasa. -- Rahn Rahn
Rahn
Rahn, dalam bahasa umum lebih dikenal dengan Gadai., dalam bahasa umum lebih dikenal dengan Gadai. Tujuan akad
Tujuan akad Rahn Rahn adalah untuk memberikan jaminanadalah untuk memberikan jaminan pembayaran kembali kepada bank dalam memberikan pembayaran kembali kepada bank dalam memberikan pembiayaan.
pembiayaan. -- QardhQardh
Qardh
Qardh adalah pinjaman uang. Misalnya dalam hal seorangadalah pinjaman uang. Misalnya dalam hal seorang calon haji membutuhkan dana pinjaman talangan untuk calon haji membutuhkan dana pinjaman talangan untuk memenuhi syarat penyetoran biaya perjalanan haji. Bank memenuhi syarat penyetoran biaya perjalanan haji. Bank memberikan pinjaman kepada nasabah calon haji tersebut memberikan pinjaman kepada nasabah calon haji tersebut
dan si nasabah melunasinya sebelum keberangkatan dan si nasabah melunasinya sebelum keberangkatan Hajinya.
Hajinya. -- WakalahWakalah
Wakalah
Wakalah dalam praktek Perbankan syariah terjadi apabiladalam praktek Perbankan syariah terjadi apabila nasabah memberikan kuasa kepada bank untuk mewakili nasabah memberikan kuasa kepada bank untuk mewakili dirinya melakukan pekerjaan jasa tertentu, seperti dirinya melakukan pekerjaan jasa tertentu, seperti pembukuan L/C, inkaso dan transfer uang.
pembukuan L/C, inkaso dan transfer uang. -- KafalahKafalah
Kafalah
Kafalah dalam bahasa umum lebih dikenal dengan istilahdalam bahasa umum lebih dikenal dengan istilah bank garansi, yang ditujukan untuk menjamin pembayaran bank garansi, yang ditujukan untuk menjamin pembayaran suatu kewajiban pembayaran. Bank dapat mensyaratkan suatu kewajiban pembayaran. Bank dapat mensyaratkan nasabah untuk menempatkan sejumlah dana untuk fasilitas nasabah untuk menempatkan sejumlah dana untuk fasilitas ini sebagai
ini sebagai Rahn Rahn. Bank dapat pula menerima dana tersebut. Bank dapat pula menerima dana tersebut dengan prinsip
dengan prinsip wadi’ahwadi’ah. Bank mendapatkan pengganti. Bank mendapatkan pengganti biaya atas jasa yang diberikan.
biaya atas jasa yang diberikan. 2)
2) Penghimpun DanaPenghimpun Dana a)
a) Wadi’ahWadi’ah
Prinsip
Prinsip Wadi’ahWadi’ah yang diterapkan dalam perbankan syariahyang diterapkan dalam perbankan syariah adalah
adalah wadiahwadiah yad yad dhamanahdhamanah yang diterapkan pada produk yang diterapkan pada produk rekening giro. Dalam konsep
rekening giro. Dalam konsep wadi’ah yad dhamanahwadi’ah yad dhamanah, bank , bank dapat mempergunakan dana yang dititipkan, akan tetapi bank dapat mempergunakan dana yang dititipkan, akan tetapi bank bertanggung jawab penuh atas keutuhan dari dana yang bertanggung jawab penuh atas keutuhan dari dana yang dititipkan.
b)
b) Mudharabah Mudharabah
-- Mudarabah Mutlaqah Mudarabah Mutlaqah Mudarabah
Mudarabah MutlaqahMutlaqah adalahadalah Mudarabah Mudarabah yang tidak yang tidak disertai dengan pembatasan penggunaan dana dari
disertai dengan pembatasan penggunaan dana dari SahibulSahibul Mal
Mal..
-- Mudarabah Muqayadah on Mudarabah Muqayadah on BalBalancance Sheet e Sheet Mudarabah
Mudarabah Muqayadah Muqayadah on on BalBalance ance SheSheet et adalah Aqadadalah Aqad Mudarabah
Mudarabah yang disertai dengan pembatasan penggunaanyang disertai dengan pembatasan penggunaan dan
dana dara dariiSahibul MalSahibul Mal untuk investsi-investasi tertentu.untuk investsi-investasi tertentu. -- Mudarabah of Balance Sheet Mudarabah of Balance Sheet
Dalam
Dalam Mudarabah Mudarabah of of Balance Balance Sheet Sheet , bank bertindak , bank bertindak sebagai
sebagai arranger arranger , yang mempertemukan nasabah pemilih, yang mempertemukan nasabah pemilih modal dan nasabah yang akan menjadi
modal dan nasabah yang akan menjadi mudharibmudharib.. 3)
3) Jasa PerbankanJasa Perbankan a)
a) Sharf Sharf (jual beli valuta asing)(jual beli valuta asing)
Pada prinsipnya jual beli valuta asing sejalan dengan prinsip Pada prinsipnya jual beli valuta asing sejalan dengan prinsip Sharf
Sharf , sepanjang dilakukan pada waktu yang sama, sepanjang dilakukan pada waktu yang sama (spot)(spot). Bank . Bank mengambil keuntungan dari jual beli valuta asing ini.
mengambil keuntungan dari jual beli valuta asing ini. b)
b) Ijarah Ijarah (Sewa)(Sewa) Jenis kegiatan
Jenis kegiatan Ijarah Ijarah antara lain penyewaan kotak simpananantara lain penyewaan kotak simpanan (safe deposit box)
(safe deposit box) dan jasa tata-laksana administrasi dokumendan jasa tata-laksana administrasi dokumen (custodian)
2.
2. Lembaga Keuangan Non-Bank Lembaga Keuangan Non-Bank
Pengertian lembaga keuangan non bank adalah semua badan yang Pengertian lembaga keuangan non bank adalah semua badan yang melakukan kegiatan di bidang keuangan, yang secara langsung atau tidak melakukan kegiatan di bidang keuangan, yang secara langsung atau tidak langsung menghimpun dana terutama dengan jalan mengeluarkan kertas langsung menghimpun dana terutama dengan jalan mengeluarkan kertas berharga dan menyalurkan dalam masyarakat terutama guna membiayai berharga dan menyalurkan dalam masyarakat terutama guna membiayai investasi perusahaan. Di antara lembaga keuangan non bank adalah:
investasi perusahaan. Di antara lembaga keuangan non bank adalah: a.
a. Reksadana Syariah adalah pola pengelolaan dana investasi di manaReksadana Syariah adalah pola pengelolaan dana investasi di mana investor dapat menanamkan modal
investor dapat menanamkan modal dengan cara membeli unitdengan cara membeli unit penyertaan reksadana. Dana ini kemudian dikelola oleh manajer penyertaan reksadana. Dana ini kemudian dikelola oleh manajer investasi ke dalam pasar modal, baik berupa saham, obligasi maupun investasi ke dalam pasar modal, baik berupa saham, obligasi maupun pasar uang.
pasar uang. b.
b. AsuransiAsuransi (Takaful)(Takaful)
Asuransi adalah sebuah sistem untuk merendahkan kehilangan Asuransi adalah sebuah sistem untuk merendahkan kehilangan finansia
finansial l dedengan ngan mmenenyyaalurkan lurkan risrisiko iko kehilangakehilanga n n dardari i seseoraseseora ng ng atauatau badan ke lainnya. Asuransi dalam Undang-Undang No.2 Th 1992 badan ke lainnya. Asuransi dalam Undang-Undang No.2 Th 1992 tentang usaha perasuransian adalah perjanjian antara dua pihak atau tentang usaha perasuransian adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan.
kehilangan keuntungan yang diharapkan.
Di antara lembaga keuangan non bank yang lain adalah Pegadaian Di antara lembaga keuangan non bank yang lain adalah Pegadaian (Rohn)
F.
F. KesimpulanKesimpulan
Pada masa awal pemerintahan negara Islam, keuangan publik Islami Pada masa awal pemerintahan negara Islam, keuangan publik Islami dan kebijakan fiskal belum banyak berperan dalam kegiatan perekonomian. dan kebijakan fiskal belum banyak berperan dalam kegiatan perekonomian. Rasulullah dan stafnya tidak mendapat gaji sebagaimana lazimnya suatu Rasulullah dan stafnya tidak mendapat gaji sebagaimana lazimnya suatu pemerintahan. Penerimaan pemerintah hanya berasal dari sumbangan pemerintahan. Penerimaan pemerintah hanya berasal dari sumbangan masyarakat. Zakat belum diwajibkan pada awal pemerintah Islam tersebut. masyarakat. Zakat belum diwajibkan pada awal pemerintah Islam tersebut. kalau Rasulullah membutuhkan dana untuk membantu fakir miskin, maka kalau Rasulullah membutuhkan dana untuk membantu fakir miskin, maka Bilal biasa meminjam dari orang Yahudi.
Bilal biasa meminjam dari orang Yahudi.
Sumber penerimaan lainnya pada awal tahun pemerintahan tersebut Sumber penerimaan lainnya pada awal tahun pemerintahan tersebut adalah harta yang diperoleh dari rampasan perang
adalah harta yang diperoleh dari rampasan perang (Ghonimah)(Ghonimah), Sumber, Sumber keuangan lainnya berasal dari
keuangan lainnya berasal dari Jizyah Jizyah yaitu pajak yang dibayarkan olehyaitu pajak yang dibayarkan oleh kelompok nonmuslim. Sumber-sumber lainnya adalah
kelompok nonmuslim. Sumber-sumber lainnya adalah KharajKharaj (pajak tanah(pajak tanah yang dipungut dari nonmuslim),
yang dipungut dari nonmuslim), Ushr Ushr (bea impor).(bea impor).
Dengan berjalannya waktu dan mulai terkumpulnya sumber-sumber Dengan berjalannya waktu dan mulai terkumpulnya sumber-sumber keuangan, pemerintahan mulai dapat membiayai berbagai pengeluaran keuangan, pemerintahan mulai dapat membiayai berbagai pengeluaran terutama digunakan untuk mempertahankan eksistensi negara. Baru setelah terutama digunakan untuk mempertahankan eksistensi negara. Baru setelah itu, turun QS at-Taubah ayat 60 yang menyangkut ketentuan pengeluaran dana itu, turun QS at-Taubah ayat 60 yang menyangkut ketentuan pengeluaran dana zakat kepada delapan golongan
zakat kepada delapan golongan..
Dengan semakin berkembangnya Islam yang tercermin dengan Dengan semakin berkembangnya Islam yang tercermin dengan semakin luasnya daerah kekuasaan pemerintahan Islam, maka peran dari semakin luasnya daerah kekuasaan pemerintahan Islam, maka peran dari kegiatan keuangan publik semakin penting. Pengumpulan zakat melalui kegiatan keuangan publik semakin penting. Pengumpulan zakat melalui lembaga amil merupakan model pengumpulan dana zakat yang ada pada lembaga amil merupakan model pengumpulan dana zakat yang ada pada
waktu itu. Lembaga Baitul Maal merupakan
waktu itu. Lembaga Baitul Maal merupakan ““departemen keuangandepartemen keuangan”” atauatau lembaga penyimpanan kas pemerintahan Islam yang berfungsi sebagai lembaga penyimpanan kas pemerintahan Islam yang berfungsi sebagai penerima pendapatan dan membelanjakannya.
Daftar Pustaka Daftar Pustaka
Al-Al-Qur’aQur’an Al-Kaim.n Al-Kaim. Hidayat, Mohammad.
Hidayat, Mohammad. The Sharia Economic Pengantar Ekonomi SyariahThe Sharia Economic Pengantar Ekonomi Syariah, , JaJakarta:karta: Zikrul Hakim, 2010.
Zikrul Hakim, 2010. P3EI,
P3EI, Ek Ekonomi Islamonomi Islam, Jakarta: Rajawali Press, 2011., Jakarta: Rajawali Press, 2011. Sudarsono, Hari.
Sudarsono, Hari. Konsep Ekonomi Islam Suatu Pengantar Konsep Ekonomi Islam Suatu Pengantar , Yogyakarta: Ekonisia,, Yogyakarta: Ekonisia, 2002.
2002. Syafi’i Antonio
Syafi’i Antonio, Muhammad., Muhammad. Bank Bank Syariah daSyariah da ri Teorri Teori ki ke Pe Praktraktiik k , Jakarta: Gema, Jakarta: Gema
Insani, 2001. Insani, 2001. Syalabi,
Syalabi, Sejarah dan Kebudayaan IslamSejarah dan Kebudayaan Islam, Jilid I, Jakarta: Jaya Murni, Tth., Jilid I, Jakarta: Jaya Murni, Tth. http://tutorq.blogspot.com/2011/05/keuangan-publik-islam.html