• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lampiran 1: Deskripsi Tanaman Pepaya Varietas Red Lady

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Lampiran 1: Deskripsi Tanaman Pepaya Varietas Red Lady"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran 1: Deskripsi Tanaman Pepaya Varietas Red Lady

Pertumbuhan cepat, kuat, produktif, dan toleran terhadap ring spot virus. Tanaman mulai berbuah pada ketinggian 60-80 cm dari permukaan tanah dan memiliki lebih dari 30 buah per tanaman pada setiap musim buah. Buah pendek lonjong pada tanaman betina dan agak berbentuk panjang pada tanaman biseksual, berat sekitar 1,5-2 kg. Daging tebal, merah, dengan 13% kadar gula, dan aroma yang harum.

(2)

X X X X X

X X X X X

X X X X X

X X X X X

X X X X X

X X X X X

X X X X X

X X X X X

X X X X X

X X X X X

Lampiran 2. Bagan Penanaman Benih Pada Seed Bag 22 cm

38 cm

2,5 cm

(3)
(4)

Lampiran 4. Data pengamatan kecepatan tumbuh benih (%/etmal)

Perlakuan Ulangan Total Rataan

I II III

P0K0S0 0,04 0,03 0,00 0,07 0,02

P0K0S1 0,04 0,03 0,04 0,11 0,04

P0K1S0 0,03 0,04 0,00 0,07 0,02

P0K1S1 0,07 0,00 0,00 0,07 0,02

P0K2S0 0,03 0,03 0,00 0,06 0,02

P0K2S1 0,03 0,03 0,00 0,06 0,02

P1K0S0 0,00 0,04 0,00 0,04 0,01

P1K0S1 0,03 0,00 0,00 0,03 0,01

P1K1S0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

P1K1S1 0,03 0,00 0,00 0,03 0,01

P1K2S0 0,04 0,00 0,00 0,04 0,01

P1K2S1 0,00 0,03 0,00 0,03 0,01

P2K0S0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

P2K0S1 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

P2K1S0 0,00 0,03 0,00 0,03 0,01

P2K1S1 0,03 0,00 0,00 0,03 0,01

P2K2S0 0,02 0,04 0,03 0,09 0,03

P2K2S1 0,04 0,00 0,00 0,04 0,01

Total 0,43 0,31 0,08 0,81

Rataan 0,02 0,02 0,00 0,02

Lampiran 5. Transformasi akar data kecepatan tumbuh benih �(x + 0,5)

Perlakuan Ulangan Total Rataan

I II III

P0K0S0 0,74 0,74 0,73 2,20 0,73

P0K0S1 0,74 0,74 0,73 2,20 0,73

P0K1S0 0,73 0,73 0,73 2,19 0,73

P0K1S1 0,76 0,76 0,71 2,22 0,74

P0K2S0 0,73 0,73 0,73 2,18 0,73

P0K2S1 0,73 0,73 0,73 2,18 0,73

P1K0S0 0,71 0,71 0,74 2,15 0,72

P1K0S1 0,73 0,73 0,71 2,17 0,72

P1K1S0 0,71 0,71 0,71 2,12 0,71

P1K1S1 0,73 0,73 0,71 2,17 0,72

P1K2S0 0,73 0,73 0,71 2,17 0,72

P1K2S1 0,71 0,71 0,73 2,14 0,71

P2K0S0 0,71 0,71 0,71 2,12 0,71

P2K0S1 0,71 0,71 0,71 2,12 0,71

P2K1S0 0,71 0,71 0,73 2,14 0,71

P2K1S1 0,73 0,73 0,71 2,16 0,72

P2K2S0 0,72 0,72 0,74 2,17 0,72

P2K2S1 0,73 0,73 0,71 2,17 0,72

Total 13,03 13,03 12,94 38,99

(5)

Lampiran 6. Tabel sidik ragam kecepatan tumbuh benih

SK db JK KT F.hit F.tab ket

Blok 2 0,000001959 0,000000980 3,516433421 3,28 tn perlakuan 17 0,000005156 0,000000303 1,088771062 1,94 *

P 2 0,000002310 0,000001155 4,145240734 3,28 * linier 1 0,000001535 0,000001535 5,509483459 4,13 * kuadratik 1 0,000000775 0,000000775 2,780997985 4,13 tn K 2 0,000000193 0,000000097 0,346789560 3,28 tn

Galat 34 0,000009472 0,000000279

Total 53 0,00001659

Lampiran 7. Data persentase perkecambahan total (%)

Perlakuan Ulangan Total Rataan

(6)

Lampiran 8. Transformasi akar data persentase perkecambahan total �(x + 0,5)

Perlakuan Ulangan Total Rataan

I II III

Lampiran 9. Tabel sidik ragam persentase perkecambahan total

(7)

Lampiran 10. Data Kecambah Normal (%)

Perlakuan Ulangan Total Rataan

I II III

P0K0S0 8,00 8,00 0,00 16,00 5,33

P0K0S1 4,00 14,00 4,00 22,00 7,33

P0K1S0 0,00 4,00 0,00 4,00 1,33

P0K1S1 18,00 0,00 0,00 18,00 6,00

P0K2S0 2,00 8,00 0,00 10,00 3,33

P0K2S1 2,00 14,00 0,00 16,00 5,33

P1K0S0 0,00 2,00 0,00 2,00 0,67

P1K0S1 2,00 0,00 0,00 2,00 0,67

P1K1S0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

P1K1S1 4,00 0,00 0,00 4,00 1,33

P1K2S0 2,00 0,00 0,00 2,00 0,67

P1K2S1 0,00 12,00 0,00 12,00 4,00

P2K0S0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

P2K0S1 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

P2K1S0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

P2K1S1 2,00 0,00 0,00 2,00 0,67

P2K2S0 2,00 6,00 6,00 14,00 4,67

P2K2S1 10,00 0,00 0,00 10,00 3,33

Total 56,00 68,00 10,00 134,00

Rataan 3,11 3,78 0,56 2,48

Lampiran 11. Transformasi akar data Kecambah Normal �(x + 0,5)

Perlakuan Ulangan Total Rataan

I II III

P0K0S0 2,92 2,92 0,71 6,54 2,18

P0K0S1 2,12 3,81 2,12 8,05 2,68

P0K1S0 0,71 2,12 0,71 3,54 1,18

P0K1S1 4,30 0,71 0,71 5,72 1,91

P0K2S0 1,58 2,92 0,71 5,20 1,73

P0K2S1 1,58 3,81 0,71 6,10 2,03

P1K0S0 0,71 1,58 0,71 3,00 1,00

P1K0S1 1,58 0,71 0,71 3,00 1,00

P1K1S0 0,71 0,71 0,71 2,12 0,71

P1K1S1 2,12 0,71 0,71 3,54 1,18

P1K2S0 1,58 0,71 0,71 3,00 1,00

P1K2S1 0,71 3,54 0,71 4,95 1,65

P2K0S0 0,71 0,71 0,71 2,12 0,71

P2K0S1 0,71 0,71 0,71 2,12 0,71

P2K1S0 0,71 0,71 0,71 2,12 0,71

P2K1S1 1,58 0,71 0,71 3,00 1,00

P2K2S0 1,58 2,55 2,55 6,68 2,23

P2K2S1 3,24 0,71 0,71 4,65 1,55

Total 29,14 30,31 15,98 75,43

(8)

Lampiran 12. Tabel sidik ragam kecambah normal

Lampiran 13. Data perubahan kadar air (%)

Perlakuan Ulangan Total Rataan

(9)

Lampiran 14. Tabel sidik ragam data perubahan kadar air

Lampiran 15. Data tinggi kecambah (cm)

Perlakuan Ulangan Total Rataan

(10)

Lampiran 16. Transformasi akar data tinggi kecambah �(x + 0,5)

Perlakuan Ulangan Total Rataan

I II III

Lampiaran 17. Tabel sidik ragam tinggi tanaman

(11)

Lampiran 18. Data bobot segar kecambah (gr)

Perlakuan Ulangan Total Rataan

I II III

P0K0S0 1,19 1,32 0,00 2,51 0,84

P0K0S1 0,62 1,65 0,25 2,52 0,84

P0K1S0 0,10 0,36 0,00 0,46 0,15

P0K1S1 3,56 0,00 0,00 3,56 1,19

P0K2S0 0,08 0,61 0,00 0,69 0,23

P0K2S1 0,07 2,10 0,00 2,17 0,72

P1K0S0 0,00 0,29 0,00 0,29 0,10

P1K0S1 0,26 0,00 0,00 0,26 0,09

P1K1S0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

P1K1S1 0,17 0,00 0,00 0,17 0,06

P1K2S0 0,41 0,00 0,00 0,41 0,14

P1K2S1 0,00 1,72 0,00 1,72 0,57

P2K0S0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

P2K0S1 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

P2K1S0 0,00 0,39 0,00 0,39 0,13

P2K1S1 0,32 0,00 0,00 0,32 0,11

P2K2S0 0,39 0,52 0,33 1,24 0,41

P2K2S1 1,57 0,00 0,00 1,57 0,52

Total 8,74 8,96 0,58 18,28

Rataan 0,49 0,50 0,03 0,34

Lampiran 19. Transformasi akar data bobot Segar kecambah �(x + 0,5)

Perlakuan Ulangan Total Rataan

I II III

P0K0S0 1,30 1,35 0,71 3,36 1,12

P0K0S1 1,06 1,47 0,87 3,39 1,13

P0K1S0 0,77 0,93 0,71 2,41 0,80

P0K1S1 2,01 0,71 0,71 3,43 1,14

P0K2S0 0,76 1,05 0,71 2,52 0,84

P0K2S1 0,75 1,61 0,71 3,07 1,02

P1K0S0 0,71 0,89 0,71 2,30 0,77

P1K0S1 0,87 0,71 0,71 2,29 0,76

P1K1S0 0,71 0,71 0,71 2,12 0,71

P1K1S1 0,82 0,71 0,71 2,23 0,74

P1K2S0 0,95 0,71 0,71 2,37 0,79

P1K2S1 0,71 1,49 0,71 2,90 0,97

P2K0S0 0,71 0,71 0,71 2,12 0,71

P2K0S1 0,71 0,71 0,71 2,12 0,71

P2K1S0 0,71 0,94 0,71 2,36 0,79

P2K1S1 0,91 0,71 0,71 2,32 0,77

P2K2S0 0,94 1,01 0,91 2,86 0,95

P2K2S1 1,44 0,71 0,71 2,85 0,95

Total 16,84 17,10 13,09 47,03 0,87

(12)

Lampiran 20. Tabel sidik ragam bobot segar kecambah

Lampiaran 21. Data nilai puncak kecambah (%/hari)

Perlakuan Ulangan Total Rataan

(13)

Lampiran 22. Transformasi akar data nilai puncak kecambah �(x + 0,5)

Perlakuan Ulangan Total Rataan

I II III

Lampiran 23. Sidik ragam data nilai puncak

(14)

Lampiran 24. Lampiran Foto

gambar penampang melintang biji pepaya http://kews.org

Tanpa Pemeraman Pemeraman 2 Hari

Pemeraman 4 hari

Bagian Pemotongan Buah

Blok 1

embrio endosperma

(15)

P0K0S0 P0K0S1

P0K1S0 P0K1S1

(16)

P1K0S1 P1K1S1

P2K1S1 P1K2S1

(17)

Blok II

P0K2S1 P0K1S0

P0K2S0 P0K0S0

(18)

P1K2S1 P2K1S0

(19)

Blok III

Gambar

gambar penampang melintang biji pepaya

Referensi

Dokumen terkait

media tanam yang tepat pada tanaman pot Dipladenia splendens varietas My Fair.. Lady dan Red

Di daerah yang memiliki musim kering antara 4 – 5 bulan, tanaman pisang masih dapat tumbuh subur apabila kedalaman air tanah tidak lebih dari 150 cm di bawah permukaan

Kebun induk mulai diambil/dipanen seteknya setelah sulur mencapai 7-9 ruas (umur 7-9 bulan). Sulur panjat dipangkas pada ketinggian ± 30 cm dari permukaan tanah seperti pada

Ketinggian perangkap yang paling efektif untuk menangkap hama lalat buah baik pada tanaman monokultur maupun pada polikultur adalah 1,5 m dari permukaan

1) Penyambungan sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan. 2) Batang bawah dikerat pada ketinggian ± 50 cm dari permukaan tanah. 3) Entres yang digunakan untuk sambung samping

Bahan tanaman rumput raja ada dua macam yaitu dengan stek dan robekan rumpun yang dapat tumbuh pada tempat sampai ketinggian 1500 meter dari permukaan air

Tanaman sukun dapat tumbuh dan dibudidayakan pada berbagai jenis tanah mulai dari tepi pantai sampai pada lahan dengan ketinggian ±600 m dari permukaan laut.Sukun juga

Bahan : *Batang Karet Memilih panel sadap dengan membagi pokok karet menjadi 2 bagian dengan ketinggian 130 cm dari permukaan tanah Cara Kerja: *Tempelkan penggaris pada pokok karet,