• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN HASIL WAWANCARA DENGAN PETANI IK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "LAPORAN HASIL WAWANCARA DENGAN PETANI IK"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN HASIL WAWANCARA DENGAN PETANI IKAN PATIN

SISTEM KARAMBA

OLEH

NABILA LIZARIANI HAFSHA

KELAS : V.A

SEKOLAH DASAR NEGERI 3 RAJA

PANGKALANBUN

(2)

ikan patin bagi kesehatan ditandai dengan adanya kandungan lemak yang lebih rendah dibandingkan dengan ikan yang lain, ikan patin juga mengandung dua asam lemak esensial DHA dan EPA. Kedua jenis Omega-3 asam lemak ini biasanya dihasilkan dari ikan yang hidup di air dingin seperti ikan salmon, ikan tuna dan ikan sarden. Kadar lemak total yang terkandung dalam ikan patin adalah sebesar 2,55% sampai dengan 3,42%, dimana asam lemak tak jenuh nya adalah diatas 50%. Asam Oleat adalah asam lemak tak jenuh tunggal yang paling banyak terkandung dalam daging ikan patin yaitu sebesar 8,43%.

Berdasarkan hasil penelitian, kandungan gizi di dalam ikan patin yang berupa lemak tak jenuh sangatlah bagus untuk mencegah terjadinya resiko penyakit Kardiovaskular. Lemak tak jenuh juga bermanfaat untuk menurunkan besarnya kadar kolesterol total dan kolesterol LDL yang terkandung didalam daran sehingga dapat mencegah dan mengurangi terkena penyakit jantung koroner.

Berikut adalah hasil wawancara dengan petani ikan patin :

A. DATA PETANI IKAN

1. Nama : Imam Harianto

2. Umur : 40 tahun

3. Pekerjaan : Petani ikan sistem karamba

(3)

B. BIAYA MODAL UNTUK KARAMBA

1. Karamba

Untuk 1 karamba biaya adalah Rp.6.000.000. Petani punya 5 karamba jadi 5 X Rp.6.000.000 = Rp 30.000.000

2. Obat-obatan untuk ikan = Rp 3.000.000 / 6 bln

3. Bibit ikan

1 karamba berisi 2500 ekor ikan

5 karamba = 5 X 2500 ekor ikan = 12500 ekor ikan

4. Harga ikan

1 ekor ikan = Rp. 500

Jadi untuk 5 karamba = Rp.500 X 12.500ekor = Rp 6.250.000

(4)

Untuk 1 karamba memerlukan 20 sak.

5 X 20 sak = 100 sak pakan

1 sak pakan = Rp. 300.000

100 sak X Rp. 300.000 = Rp.30.000.000 / 6bln

6. Total Biaya Panen = Rp. 5.000.000

TOTAL MODAL adalah point 1 + 2 + 4 + 5 + 6

= Rp. 30.000.000 + Rp. 3.000.000 + Rp. 6.250.000 + Rp. 30.000.000 +

Rp. 5.000.000

= Rp. 74.250.000

C. PERKIRAAN IKAN HIDUP

Kematian ikan diperkirakan sebesar 7 %.

Total jumlah ikan di 5 karamba = 12.500 ekor X 7% = 875ekor (ikan yg mati)

(5)

D. TOTAL BERAT IKAN PATIN

1 ekor ikan patin = 500 gram

1 kg berisi = 2 ekor ikan patin

Total berat ikan patin untuk 5 karamba = 11.625 ekor ikan patin yang hidup X 500gram = 5.812.500 gram

= 5812,5 Kg.

E. HARGA JUAL IKAN PATIN

(6)

Jadi harga jual ikan patin untuk 5 karamba seberat 5812,5 Kg adalah

Rp 25.000 X 5812,5 Kg = Rp 145.312.500

F. LABA BERSIH PETANI IKAN PATIN

Untuk menghitung laba bersih adalah HARGA JUAL (E) – MODAL (B)

= Rp. 145.312.500 – Rp.74.250.000

= Rp. 71.062.500 / 6 bulan

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisis menunjukkan kandungan asam lemak jenuh (SFA) lebih banyak dibandingkan dengan asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA) dan asam lemak tak jenuh jamak (PUFA)..

Berdasarkan uraian tersebut, peneliti tertarik melakukan penelitian tentang asupan zat gizi (energi, karbohidrat, lemak, asam lemak jenuh, asam lemak tidak jenuh tunggal,

Asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA) sebesar 34,06% pada minyak kacang kedelai sedangkan pada minyak kacang hijau hanya mengandung asam lemak tak jenuh tunggal

Oleh karena itu adanya informasi mengenai kandungan gizi, jenis asam amino, asam lemak dari filet ikan patin lokal, dan warna daging ikan pada penelitian ini

Asam oleat merupakan salah satu komponen utamaasam lemak tidak jenuh tunggal pada minyak sawit yang baik untuk kesehatan.Asam oleat bersifat stabil dandiketahui mampu mengurangi

Kandungan asam lemak tak jenuh yang cukup tinggi pada daging lintah laut kering seperti oleat dan linoleat sangat berguna bagi tubuh manusia apabila

Kandungan asam lemak jenuh tertinggi pada belut adalah asam palmitat dan mengalami penurunan sebesar 0,91%, kandungan asam lemak tak jenuh tunggal tertinggi

Sumber asam lemak Jenis asam lemak Hewani Nabati Asam lemak jenuh SFA Lemak hewan unggas & ruminansia, mentega Minyak kelapa, kelapa sawit Asam lemak tak jenuh tunggal MUFA